cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Economica: Jurnal Ekonomi Islam
ISSN : 20859325     EISSN : -     DOI : -
EEconomica: Jurnal Ekonomi Islam is a scientific journal in the field of Islamic economics studies published twice a year by the Institute of Islamic Economic Research and Development (LP2EI), Faculty of Islamic Economics and Business UIN Walisongo Semarang. The editors receive scientific articles in the form of conceptual script or unpublished research results or other scientific publications related to Islamic Economics themes which cover Islamic Finance, Islamic Banking, Islamic Accounting, Islamic Marketing, also Behavioral Economics, Management, and Human Resources in Islamic perspective.
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
Backmatter (Author Guidelines, Acknowledgement, and Back Cover) Fuadi, Nasrul Fahmi Zaki
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf sebagai Instrumen Ekonomi Pembangunan Islam Fuadi, Nasrul Fahmi Zaki
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2711

Abstract

This study aimed to analyze the role of waqf as an economic instrument for Islamic development. This was motivated by unresolved poverty conditions. That poor people still experience difficulties in meeting their primary needs. On the other hand, endowments as Islamic economic instruments have excellent potential in developing the economy and providing benefits to the community. This study uses qualitative methods by reviewing kinds of literature in obtaining waqf models in several countries and their success. The results show that endowments have potential in economic development. Some countries show their success in managing waqf and providing benefits to the community. The results of this study also show that Indonesia has a very good waqf potential and is able to be a solution to the problem of poverty.Artikel ini mencoba untuk menganalisis bagaimana peran wakaf sebagai intrumen ekonomi pembangunan Islam. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi kemiskinan yang belum terselesaikan. Bahwa penduduk miskin masih mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan primernya. Di sisi lain, wakaf sebagai intrumen ekonomi Islam memiliki potensi yang sangat baik dalam pengembangan perekonomian dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkaji beberapa sumber dalam mendapatkan model wakaf di beberapa negara dan keberhasilannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakaf memiliki potensi dalam pembangunan ekonomi. Beberapa negara menunjukkan keberhasilannya dalam mengelola wakaf dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi wakaf yang sangat baik dan mampu menjadi solusi dari masalah kemiskinan.
Hiijrah: Islamic E-Commerce Disurpted Strategy Maika, M. Ruslianor; Kautsar, Irwan Alnarus
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2019.10.1.3217

Abstract

The aims of this research is to find an Islamic eCommerce disrupted strategy using 5C model. Our methodologies is a qualitative descriptive to evaluate and describe aspects of innovation based on 5C model. We propose a systematic approach to identify disruptive strategies of Prophet Muhammad displacing the big incumbent market and also provide commercialize the strategy for developing and implementing Islamic Commerce to be electronics. Hijrah is the best disruptive approach that was proven by Prophet Muhammad (PBUH) with the closing of the Bani Qainuqa market. He implemented 4C model commerce, collaboration, communication, connection, and only computation that He can?t. The state art of this research are the customers not only ?go shopping?, but literally are shopping. While the sellers not only ?go selling? but Hijrah with the great intention. It is not only about adopting technology but also as a disrupted strategy.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan sebuah strategi diruptif eCommerce Islam menggunakan model 5C (Commerce, Collaboration, Communication, Connection, and Computing). Metodologi yang kami gunakan adalah deskriptif kualitatif, untuk mengevaluasi dan menggambarkan aspek inovasi berdasarkan model 5C. Kami menawarkan sebuah pendekatan sistematik untuk mengenali strategi disruptif Nabi Muhammad dalam menggusur pasar besar milik petahana dan juga menyediakan strategi komersil dalam mengembangkan dan menerapkan perdagangan Islam secara elektronik (Islamic e-commerce). Hijrah adalah pendekatan distruptif terbaik yang pernah dibuktikan oleh Nabi Muhammad Saw dengan menutup pasar Bani Qainuqa. Nabi Muhammad Saw menjalankan model 4C yaitu perdagangan, kolaborasi, komunikasi, koneksi, dan hanya komputasi yang tidak dapat dilakukan. Hasil temuan-temuannya menunjukan bahwa pelanggan tidak hanya untuk ?berbelanja?, tapi ada tujuan lain memahami kaidah Ilmu sebelum amal dalam berbelanja. Sedangkan penjual tidak sekedar ?berjualan? namun berhijrah dengan nilai yang lebih agung. Hal ini tidak hanya perihal penggunaan teknologi tapi juga sebagai strategi disruptif.
The Effects of Spiritual Intelligence and Organizational Citizenship Behavior to Employees Performance: Study at Sharia Banks in Gorontalo Province HM, Muhdar
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.2.2806

Abstract

The employees? existence as an organizational locomotive need to get attention for management because, it is employees who make the organization perform well. Spiritual intelligence and organizational citizenship behaviour (OCB) are known to have effect for improving employee performance. To see this effect, then research was conducted at Sharia Bank in Gorontalo Province with the aim of analyzing and describing the effect of: spiritual intelligence on OCB, spiritual intelligence on employee performance, OCB on employee performance, and spiritual intelligence on employee performance through OCB. The findings of this study are spiritual intelligence had positive and significant effect on OCB. OCB has positive and significant effect on employee performance. Spiritual intelligence has positive and insignificant effect on employee?s performance, but spiritual intelligence has positive and significant effect for employee performance through OCB.Keberadaan karyawan sebagai lokomotif organisasi perlu mendapat perhatian oleh manajemen karena karyawan yang membuat organisasi berkinerja baik. Kecerdasan spiritual dan perilaku kewargaan organisasional (OCB) diketahui memiliki implikasi untuk meningkatkan kinerja karyawan. Untuk melihat implikasi ini, maka dilakukan penelitian pada Bank Syariah di Provinsi Gorontalo dengan tujuan menganalisis dan menggambarkan implikasi dari: kecerdasan spiritual terhadap OCB, kecerdasan spiritual terhadap kinerja karyawan, OCB terhadap kinerja karyawan, dan kecerdasan spiritual terhadap kinerja karyawan melalui OCB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual memiliki implikasi positif dan signifikan terhadap OCB. OCB berimplikasi positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kecerdasan spiritual berimplikasi positif dan tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, tetapi kecerdasan spiritual berimplikasi positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan melalui OCB
Mengembangkan Koperasi Syariah di Indonesia: Pendekatan Interpretative Structural Modelling (ISM) Rusydiana, Aam Slamet; Devi, Abrista
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2181

Abstract

Despite growing rapidly, but Islamic cooperatives are still experiencing many obstacles in its development, both from the internal, external and regulatory side. This study attempts to identify the factors of needs, activities, and objectives in the development of sharia cooperatives in Indonesia, using the Interpretative Structural Modelling (ISM) approach. The results of this study provide some conclusions include: (1) Elements of the needs of the key key in sharia cooperative development strategy in Indonesia to improve SMEs is the need for strong support on the legal aspects of sharia cooperatives, (2) Elements of activities that are key to Shariah cooperative development are to conduct training and certification programs for shariah cooperative management and members, and (3) Elements of actors/institutions that are key in sharia cooperative development strategy in Indonesia to improve UMKM is sharia financial institution.Walaupun tumbuh dengan pesat, namun koperasi syariah masih mengalami banyak kendala dalam pengembangannya, baik dari sisi internal, eksternal maupun regulasi. Penelitian ini mencoba untuk mengidentifikasi faktor-faktor kebutuhan, aktifitas dan tujuan dalam pengembangan koperasi syariah di Indonesia, dengan pendekatan metode Interpretative Structural Modelling (ISM). Hasil penelitian memberikan beberapa kesimpulan, antara lain: (1) Elemen kebutuhan yang menjadi kunci utama dalam strategi pengembangan koperasi syariah di Indonesia untuk meningkatkan UMKM adalah perlu adanya dukungan yang kuat pada aspek hukum koperasi syariah, (2) Elemen aktifitas yang menjadi kunci utama dalam pengembangan koperasi syariah adalah mengadakan training dan program sertifikasi bagi manajemen koperasi syariah dan anggota, dan (3) Elemen pelaku/lembaga yang menjadi kunci utama dalam strategi pengembangan koperasi syariah di Indonesia untuk meningkatkan UMKM adalah lembaga keuangan syariah.
Islamic Banking Selection Criteria: Case in Indonesia Using Analytic Network Process Rusydiana, Aam Slamet; Hasib, Fatin Fadhilah
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2019.10.1.2846

Abstract

The Islamic banking industry is currently one of the main indicators of the development of Islamic economics in Indonesia. In Islamic banking issue, one of the important issues is related to people's preferences and behavior towards Islamic banks. The study of the criteria for selecting a bank has been the concern of many bank marketing researchers. Compared to conventional, such studies are relatively minimal, especially in Indonesia. This study tries to analyze the preferences and behavior of criteria for selection of Islamic banks in Indonesia through the Analytical Network Process (ANP) approach.The results conclude that the most priority criteria that influence the selection of Islamic banks in Indonesia are service factors and religiosity factors or the suitability of banks with sharia principles. Therefore, Islamic banks need to constantly improve the quality of services both services and products so that they can compete with conventional banks.Industri perbankan syariah saat ini merupakan salah satu indikator utama perkembangan ekonomi Islam di Indonesia. Dalam masalah perbankan syariah, salah satu masalah penting adalah terkait dengan preferensi dan perilaku pemilihan masyarakat terhadap bank syariah. Studi tentang kriteria pemilihan bank syariah telah menjadi perhatian banyak peneliti. Studi tersebut relatif minimal jika dibandingkan dengan bank konvensional, terutama di Indonesia. Penelitian ini mencoba menganalisis preferensi dan perilaku pemilihan kriteria bank syariah di Indonesia melalui pendekatan Analytical Network Process (ANP). Hasilnya menyimpulkan bahwa kriteria yang paling prioritas yang mempengaruhi nasabah dalam memilih bank syariah di Indonesia adalah faktor layanan dan faktor religiusitas atau kesesuaian bank dengan prinsip syariah. Oleh karena itu, bank syariah perlu terus meningkatkan kualitas layanan baik produk maupun jasa sehingga mereka dapat bersaing dengan bank konvensional.
Maqāṣid al-Sharī‘ah sebagai Landasan Dasar Ekonomi Islam Rohmati, Dani; Anggraini, Rachmasari; Widiastuti, Tika
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.2.2051

Abstract

Islam exists and is trusted by its adherents as a doctrine that regulates all forms of human activity universally and comprehensively, between human beings as creatures with God as their Creator and human beings as fellow creatures of His creation. Muslims will never be free from all kinds of economic activities, therefore as Muslims in their economic activities must be based on Islam in order to get welfare and maslahah. Then the purpose of this study will researching in more detail about the foundations of Islamic economics and Maq??id al-Shar??ah so that in the economic activities of Muslims get falah and maslahah. The hope of the results of this study can be used as a reference for both readers and writers.Islam ada dan dipercaya oleh para pengikutnya sebagai doktrin yang mengatur semua bentuk aktivitas manusia secara universal dan komprehensif, antara manusia sebagai makhluk dengan Tuhan sebagai Pencipta dan manusia sebagai sesama makhluk ciptaan-Nya. Muslim tidak akan pernah bebas dari segala macam kegiatan ekonomi, oleh karena itu sebagai Muslim dalam kegiatan ekonomi mereka harus didasarkan pada Shar??ah untuk mendapatkan kesejahteraan dan maslahah. Maka tujuan penelitian ini akan meneliti secara lebih detail tentang pondasi ekonomi Islam dan Maq??id al-Shar??ah sehingga dalam kegiatan ekonomi umat Islam mendapatkan kesejahteraan dan maslahah. Harapan hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi baik pembaca maupun penulis.
Model Inovasi Produk Perbankan Syariah di Indonesia Apriyanti, Hani Werdi
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2053

Abstract

Sharia banking faces various challenges in order to reach market share both sharia banking and the other one. The sharia banking industry in Indonesia must take competitive advantage through product innovation. This research suggests conceptual model product innovation for sharia banking industry using the opportunity of global sharia economic development and the international trust in Indonesia. Product innovation for sharia banking can achieved by strengthening Sharia Banking Working Group, sharia compliance, financial stability, product innovation activity. This model expected to encourage market expansion both domestically and abroad. It?s achieved by providing a variety of products that are closer and accepted by the community, with products that have a high social attachment (close to the society).Perbankan syariah saat ini dihadapkan pada persaingan yang ketat dalam meraih pangsa pasar, baik persaingan antara bank syariah dengan bank konvensional maupun antarsesama bank syariah. Oleh karena itu, perbankan syariah harus memiliki keunggulan kompetitif dengan melakukan inovasi produk. Penelitian ini mengusulkan model inovasi produk dengan memanfaatkan peluang pesatnya perkembangan ekonomi syariah global dan membaiknya kepercayaan dunia internasional terhadap ekonomi Indonesia dengan dukungan penguatan Working Group Perbankan Syariah (WGPS), pemenuhan ketentuan syariah (sharia compliance), pencapaian stabilitas keuangan, serta peningkatan dalam aktivitas inovasi produk. Model yang diusulkan diharapkan dapat mendorong perluasan pasar perbankan syariah baik di dalam negeri maupun luar negeri dengan menyediakan beragam produk yang lebih dekat dan diterima masyarakat. Perbankan syariah diharapkan melakukan inovasi produk yang memiliki kelekatan sosial tinggi (dekat, dapat diterima, serta sesuai dengan preferensi masyarakat).
Increasing Community Awareness and Intention in Encouraging The Growth of Cash Waqf Iqbal, Muhammad; Nadya, Prameswara Samofa; Saripudin, Saripudin; Hadiyati, Puji
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2019.10.1.3152

Abstract

This study aims to identify factors that determine the awareness, intention and decision of the Indonesian people to cash waqf. Data collection techniques using purposive sampling with PLS (Partial Least Squared) method as a data analysis tool in this study includes a path analysis model. The results obtained show that the social environment and understanding affect one's awareness and interest in cash waqf. The emergence of awareness and intention will encourage the person to carry out cash waqf. While the promotion of cash waqf does not affect awareness and intentions which in the end will not encourage someone to cash waqf.Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan kesadaran, minat dan keputusan masyarakat Indonesia untuk berwakaf uang. Teknik penggumpulan data menggunakan purposive sampling dengan metode PLS (Partial Least Squared) sebagai alat analisis data yang dalam penelitian ini memuat model analisis jalur. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa lingkungan sosial dan pemahaman mempengaruhi kesadaran dan minat seseorang akan wakaf uang. Munculnya kesadaran dan minat akan mendorong orang tersebut untuk melaksanakan wakaf uang. Sedangkan promosi tentang wakaf uang tidak mempengaruhi kesadaran dan minat yang pada akhirnya tidak akan mendorong seseorang untuk berwakaf uang.
Analisis Ekonomi Islam terhadap Pemenuhan Upah Layak Tenaga Kerja Industri Batik (Studi Kasus: Sentra Batik Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon) Hartono, Nono
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.2.2835

Abstract

This research aims to identify the wage system for batik industry workers, and analyze the economic outlook of Islam on the labor wage system, and develop appropriate wage models in the batik industry. Sampling technique used purposive sampling method. Data analysis using multiple linear regression. The results showed that the factors that significantly influence the wage level of the home-based unit of the batik industry are the length of work per day, work experience and operational costs, while the home-based unit variables of the batik industry have no significant effect. To increase labor wages, a decent wage model is needed in accordance with sharia provisions.Peneliltian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sistem pengupahan tenaga kerja industri batik, dan menganalisis pandangan ekonomi islam terhadap sistem pengupahan tenaga kerja, serta menyusun model pengupahan yang layak pada industri batik. Teknik pengabilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat upah tenaga kerja unit rumahan industri batik adalah lama kerja perhari, pengalaman bekerja dan biaya operasional, sedangkan variabel unit rumahan industri batik berpengaruh tidak signifikan. Untuk meningkatkan upah tenaga kerja, diperlukan model pengupahan yang layak sesuai dengan ketentuan syariah.

Page 9 of 37 | Total Record : 366