cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)
ISSN : 25492683     EISSN : 25277057     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraaan (JPK) The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of Pancasila and Civics Education, will publish the journal twice a year: in January and July
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2024): Juli" : 9 Documents clear
Penguatan Kesadaran Demokrasi Masyarakat Kelurahan Gadingrejo Melalui Partisipasi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pada Pemilu 2024 Safiudin, Khamdan; Damayanti, Ayu Maya
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.8994

Abstract

Penelitian ini mengfokuskan pada penguatan kesadaran demokrasi di Kelurahan Gadingrejo menjelang Pemilu 2024. Keterlibatan aktif Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dianggap krusial untuk memastikan proses pemilihan yang adil. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengimplementasikan program penguatan kesadaran demokrasi melalui partisipasi aktif KPPS, dengan harapan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan KPPS, masyarakat, dan pihak terkait. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat kesadaran masyarakat dengan data yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman demokrasi masyarakat Gadingrejo setelah kegiatan edukasi KPPS. Pemberdayaan KPPS juga berkontribusi pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum. Meskipun demikian, resistensi sebagian kecil masyarakat dan hambatan logistik menjadi tantangan yang perlu diatasi. Kesimpulannya, penguatan kesadaran demokrasi melalui partisipasi aktif KPPS memiliki dampak positif, namun perlu penanganan lebih lanjut terhadap tantangan yang muncul.
Penerapan Penggunaan Buku Kegiatan Project Based Learning Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Civic Disposition Mahasiswa Novitasari, Novitasari; Yasnanto, Yasnanto; Mazid, Sukron
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku kegiatan Project Based Learning berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan civic disposition mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian campuran dengan metode penelitian dan pengembangan Borg dan Gall. Terdapat 8 langkah dalam penelitian dan pengembangan Borg dan Gall, antara lain: (1) studi kepustakaan; (2) survei lapangan; (3) penyusunan instrument; (4) uji coba terbatas; (5) revisi hasil uji coba; (6) uji coba lebih luas; (7) penyempurnaan produk akhir; (8) desiminasi dan implementasi. Instrument penelitian yang digunakan untuk mengambil data adalah angket, test, pedoman wawancara, dan pedoman observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa buku kegiatan PJBL yang telah disusun memenuhi unsur kelayakan untuk digunakan, penerapan penggunaan buku kegiatan PJBL berbasis kearifan lokal dilaksanakan melalui dua tahapan, yaitu pelaksanaan dan pelaksanaan, serta memiliki pengaruh terhadap perubahan civic disposition mahasiswa. Penggunaan buku kegiatan PJBL berbasis kearifan lokal pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan civic disposition mahasiswa. Namun, perubahan tersebut tidak mengarah kepada peningkatan tetapi mengarah kepada penurunan karena rata-rata skor yang dihasilkan pada posttest mengalami penurunan dibandingkan dengan rata-rata skor pretest. Berdasarkan hasil dan simpulan yang diperoleh, saran bagi peneliti yang ingin melakukan penelitian serupa adalah menggunakan pendekatan kualitatif agar dapat diketahui penyebab yang lebih rinci tentang penurunan civic disposition pada mahasiswa setelah menggunakan buku kegiatan PJBL pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
Implementasi Strategi Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Ridwanulloh, M. Ubaidillah; Huda, Rizkiana Putri Rohmatul; Maslahah, Hanum Mir'atul; Surur, Agus Miftakus
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9037

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implemetasi strategi pendidikan multicultural di SDI NU Pare yang menggunakan pendekatan kearifan local dalam prosesnya. Melalui penerapan nilai-nilai pendidikan multikultural diharapkan siswa atau peserta didik mampu mengoptimalkan pola pikir dan pengetahuannya pada nila-nilai karakter berbasis multikultural serta akhlak sehingga terwujud dalam perilaku Multikulturalisme di dalam masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang menggambarkan secara rinci dan mendalam objek yang sedang dibahas. Hasil penelitian menunujukkan implemetasi pendidikan multicultural berjalan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan. Diantara strategi implementasinya membangun dan menanamkan sikap gotong royong, toleransi, Bersatu dalam keragaman dan saling menghormati serta tenggang rasa, dan membangun komunikasi lintas budaya. Selain strategi itu, SDI NU Pare menggunakan strategi komunikasi Bahasa local atau Bahasa jawa pada saat di sekolah di hari-hari tertentu. Tujuannya untuk mengenalkan budaya local setempat serta melestarikannya melalui komunikasi formal. Implementasi pendidikan multicultural dari hasil penelitian diharapkan dilakukan oleh lembaga pendidikan lain serta dikembangkan lebih lanjut agar nilai karakter berbasis multicultural dapat tertanam dengan baik pada peserta didik.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Yang Terkandung Dalam Tradisi Pamali Suku Bugis di Desa Lameong-meong Putra, Zulfikar; Jasrudin, Jasrudin; Lestari, Eka
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9222

Abstract

Pamali merupakan salah satu bentuk kepercayaan yang ada di masyarakat yang berkaitan dengan kebiasaan dan tata krama. Pamali atau biasa distilahkan sebagai larangan atau pantangan yang tidak boleh dilanggar karena dianggap akan dapat berdampak buruk bagi pelakunya. Tidak hanya berupa tindakan atau perilaku yang dianggap tidak boleh, tetapi juga penggunaan kalimat atau bahasa tertentu yang dianggap tidak pantas atau layak didengar Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai pendidikan yang terkandung dalam tradisi Pamali dan juga nilai karakter yang terkandung dalam tradisi Pamali di Desa Lameong-meong. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung dengan informan yang mengetahui dan memahami tradisi pamali. Adapun hasil dari penelitian ini, bahwa nilai-nilai karakter yang terkandung dalam tradisi pamali terdiri dari nilai kesopanan, nilai tata krama, dan nilai saling menghargai sedangkan kandungan nilai pendidikannya terdiri dari nilai moral dan nilai sosial.
Makna Moderasi Beragama dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan Hatami, Wisnu; Palkih, Muhamad Haikal
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9242

Abstract

Konsep moderasi beragama masih mencari titik temu untuk menjadi gagasan yang sangat matang. Terlebih di Indonesia dengan kondisi keanekaragaman budaya dan juga terdapat beberapa agama di dalamnya, moderasi beragama merupakan suatu keharusan. Sebagai negara yang memiliki perbedaan-perbedaan tersebut, masih ditemukan masalah sosial seperti konflik antar suku dan budaya di masyarakat, adanya diskriminasi maupun masalah sosial lainnya. Maka, pendidikan damai dan moderasi beragama muncul untuk meredam potensi-potensi negatif. Artikel ini bertujuan untuk mengkontruksi makna moderasi beragama dalam perspektif pendidikan kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan dalam kegiatan ini adalah para guru Pendidikan kewarganegaraan di lingkungan SMA dan MA di Kabupaten Cirebon. Data penelitian diambil pada Januari sampai April 2024 menggunakan wawancara, observasi dan literatur. Data dianalisis menggunakan reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pendidikan damai dan moderasi beragama di Indonesia memang dibutuhkan. Hal ini karena Indonesia memang memiliki berbagai kondisi yang membuat masyarakat perlu untuk menjadi moderat, paham pencegahan konflik dan juga paham akan resolusi konflik. Dengan begitu, Indonesia akan tetap menjadi negara multikultur yang memiliki begitu banyak perbedaan latar belakang budaya, agama dan juga bahasa. (2)  Baik itu pendidikan damai, pendidikan kewarganegaraan maupun moderasi beragama sebetulnya memiliki tujuan yang sama dalam mengembangkan aspek kognitif, afektif dan skill.
Pengembangan E-Book Berbasis Bookcreator Materi Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Bensi, Ekarista Indriani Wahyuni; Supriyono, Supriyono; Rahayuningsih, Sri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9301

Abstract

Perkembangan teknologi membawa perubahan yang sangat signifikan dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang muncul yaitu dengan penggunaan e-book sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-book berbasis BookCreator pada materi penerapan nilai-nilai Pancasila untuk siswa kelas V sekolah dasar. Melalui e-book ini siswa diajak untuk memahami makna dari setiap sila dalam Pancasila dan menerapkan pemahamannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu analysis (analisis), design (rancangan), development (pengembangan). Implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Data dikumpulkan dengan memberikan angket kepada guru kelas V untuk memvalidasi media, materi, dan keefektifan produk. Peneliti juga mengumpulkan hasil respon guru dan siswa berkaitan dengan produk yang diimplementasikan. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa kelas V sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan dengan hasil validasi media rata-rata persentase sebesar 90%, validasi ahli materi rata-rata persentase sebesar 85,6%, hasil respon guru sebesar 91,75%, hasil respon siswa sebesar 91%, dan tes hasil belajar sebesar 83%. Hasil ini menunjukkan bahwa pengembangan e-book berbasis BookCreator pada materi penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di siswa kelas V sekolah dasar dapat dijadikan solusi dan layak dilaksanakan dalam pembelajaran. Penggunaan e-book ini efektif karena menggunakan tambahan gambar, video yang sangat membantu siswa untuk memahami penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan menarik perhatian siswa untuk lebih fokus pada materi yang diajarkan. Temuan ini menunjukkan bahwa e-book berbasis BookCreator dapat menjadi solusi interaktif dan inovatif dalam mengenalkan dan memberi pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dengan Metode Snowball Throwing Di Kelas X-8 SMAN21 Surabaya Syahira, Nabila; Listyaningsih, Listyaningsih; Estuningsih, Kristiwi
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9348

Abstract

Penelitian ini membahas model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan pentingnya keterampilan berpikir kritis, dengan tujuan menggabungkan metode snowball throwing dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian yang berfokus pada pemahaman siswa tentang konsep kebangsaan, nasionalisme, dan upaya mempertahankan NKRI ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang melibatkan dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, implementasi, pengumpulan data, dan refleksi. Populasi penelitian adalah siswa kelas X-8 di SMA Negeri 21 Surabaya yang dipilih secara acak sebagai sampel, dengan instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis dan observasi selama proses pembelajaran. Analisis data menggunakan statistik deskriptif menunjukkan bahwa penggunaan model PBL dengan metode snowball throwing berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan peningkatan signifikan pada semua indikator yang diamati, yakni rata-rata sebesar 20%. Temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menunjukkan efektivitas PBL dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dan integrasi metode snowball throwing menambah dimensi kolaboratif yang memperkuat hasil pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menunjukkan bahwa kombinasi metode snowball throwing dan model PBL dapat secara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Pengaruh Motivasi Belajar dan Perhatian Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar PPKn Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan se-Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen Dhea, Fernanda; Sumardjoko, Bambang
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9370

Abstract

Motivasi memainkan peran vital dalam kegiatan belajar. Rendahnya motivasi menyebabkan prestasi belajar siswa menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana keterlibatan orang tua dan motivasi belajar mempengaruhi prestasi akademik pada kelas Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini berjenis korelasional dan dilakukan di beberapa SMK di Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen. Populasi terdiri dari 2.534 peserta didik dari lima sekolah, dengan sampel sebanyak 244 peserta didik. Informasi prestasi belajar PPKn diperoleh melalui dokumentasi, sedangkan informasi motivasi belajar dan perhatian orang tua diperoleh melalui angket. Uji t dan uji F digunakan dalam analisis data untuk mengidentifikasi pengaruh parsial dan simultan. Temuan penelitian menunjukkan adanya korelasi yang kuat dan baik antara prestasi belajar PPKn, fokus orang tua, dan motivasi belajar. Perhatian orang tua dan motivasi belajar memberikan kontribusi sebesar 23% terhadap kisaran ketuntasan belajar PPKn, sedangkan faktor yang tidak termasuk dalam penelitian ini memberikan kontribusi sebesar 77% terhadap variasi tersebut. Penelitian ini menyarankan untuk melihat variabel tambahan yang mempengaruhi prestasi belajar PKn secara lebih rinci.
Keterlibatan Warga Dalam Gerakan Filantropi Ningrum, Julia Putri Sintia; Sulton, Sulton; Sutrisno, Sutrisno
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i2.9428

Abstract

Tingginya angka kemiskinan di Indonesia mengakibatkan kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin. Tentunya dibutuhkan jalan keluar untuk dapat menekan angka kemiskinan, maka dari itu disamping tugas dari pemerintah dibutuhkan juga suatu keterlibatan warga. Salah satu keterlibatan warga yang banyak dipraktekkan di Indonesia adalah filantropi. Komitmen Muhammadiyah dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan sudah ada sejak abad pertama Muhammadiyah berdiri. Semangat filantropi tersebut yang sekarang tertuang dalam Lembaga Amal Zakat Infaq Muhammadiyah. Maka dari itu Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui bentuk-bentuk keterlibatan warga dalam gerakan filantropi yang diorganisasikan LAZISMU Kabupaten Ponorogo, 2)untuk mengetahui strategi yang dilakukan LAZISMU Kabupaten Ponorogo untuk meningkatkan keterlibatan warga khususnya dalam filantropi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pengambilan data melalui wawancara di LAZISMU Kabupaten Ponorogo dan kantor layanan LAZISMU Universitas Muhammadiyah Ponorogo Hasil penelitian ini adalah 1) bentuk-bentuk dari keterlibatan warga dalam gerakan filantropi di LAZISMU yaitu Keterlibatan politik meliputi keterlibatan warga dalam mengajukan proposal bantuan, keterlibatan warga membangun pengelola ZIS. dan membangun komunitas, keterlibatan moral meliputi memberikan ide gagasan keterlibatan sosial meliputi pemberian dana sumbangan oleh warga, keterlibatan tenaga warga dan keterlibatan melalui media sosial, keterlibatan sipil meliputi kesadaran warga memberikan donasi melalui LAZISMU dan kesadaran warga ikut andil dalam program LAZISMU. 2) Strategi yang dilakukan LAZISMU Kabupaten untuk meningkatkan keterlibatan warga yaitu direnct fundraising yang meliputi melakukan sosialisasi dan edukasi dan menjalin sinergi kolaborasi dengan pimpinan cabang Muhammadiyah serta indirect fundraising yang meliputi melakukan promosi melalui media sosial dan ivent. Maka dari itu perlunya koordinasi dan konsolidasi antara kantor LAZISMU dan kantor layanan LAZISMU di Kabupaten Ponorogo untuk melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat lebih giat lagi agar masyarakat mengerti terkait pentingnya saling memberi terhadap sesama.

Page 1 of 1 | Total Record : 9