cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)
ISSN : 25492683     EISSN : 25277057     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraaan (JPK) The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of Pancasila and Civics Education, will publish the journal twice a year: in January and July
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
Pembiasaan Nilai-Nilai Karakter Motivasi dan Kemandirian Menyelesaikan Studi di UPBJJ-UT Yogyakarta Purwatiningsih, Ary; Permana, Septian Aji
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 5 No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v5i1.1827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai motivasi dan kemandirian belajar mahasiswa jarak jauh di UPBJJ-UT Yogyakarta dalam menyelesaikan studi di UPBJJ-UT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis nilai-nilai karakter motivasi belajar dan kemandirian mahasiswa UPBJJ-UT Yogyakarta untuk menyelesaikan studi mereka. Informan dalam penelitian ini adalah Manajer UPBJJ-UT Yogyakarta, Mahasiswa UPBJJ-UT Yogyakarta, dan Keluarga Mahasiswa UPBJJ-UT Yogyakarta. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipan dan wawancara mendalam. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik domain dengan pendekatan tipologi umur, jarak rumah, dan pendapatan. Temuan menunjukkan bahwa motivasi dan kemandirian dibutuhkan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan perkuliahan. Motivasi dan kemandirian yang tinggi membuat siswa lebih rajin belajar, sebaliknya mahasiswa yang memiliki motivasi dan kemandirian rendah membuat mereka malas untuk belajar. Fnomena yang terjadi di UPBJJ-UT Yogyakarta terlihat bahwa motivasi dan kemandirian mahasiswa masih relatif rendah. Secara umum, mahasiswa UPBJJ-UT Yogyakarta hanya akan belajar jika mendekati waktu ujian atau jika ada tugas tutorial saja. Rendahnya nilai motivasi dan kemandirian mahasiswa UPBJJ-UT Yogyakarta berdampak pada rendahnya daya tahan belajar siswa.Tingkat kelulusan rata-rata mahasiswa UPBJJ-UT Yogyakarta menunjukkan bahwa 70% tidak dapat lulus tepat waktu, semakin tinggi motivasi dan kemandirian mahasiswa UPBJJ-UT Yogyakarta, maka mahasiswa dapat lulus sesuai dengan waktu yang ditentukanHabitual Character Values Motivation and Independence Complete Study at UPBJJ-UT Yogyakarta. This study aims to analyze the internalization of the motivation and independence of distance learning at UPBJJ-UT Yogyakarta in completing studies at UPBJJ-UT. This study uses a qualitative approach to analyze the values of learning motivation and independence of UPBJJ-UT Yogyakarta students to complete their studies. Informants in this study were UPBJJ-UT Yogyakarta Managers, UPBJJ-UT Yogyakarta Students, and UPBJJ-UT Yogyakarta Student Families. Data collection techniques are done by participant observation and in-depth interviews. The data collected was then analyzed using domain techniques with the typology approach of age, home distance, and income. The study shows that motivation and independence are needed by students in completing studies. High motivation and independence make students more diligent in learning, whereas students who have low motivation and independence make them lazy to learn. The phenomena occurring at UPBJJ-UT Yogyakarta shows that students' motivation and independence are still relatively low. In general, UPBJJ-UT Yogyakarta students will only study if approaching the exam time or if there are tutorial assignments only. The low value of motivation and independence of UPBJJ-UT Yogyakarta students has an impact on the low endurance of student learning. The average graduation rate of UPBJJ-UT Yogyakarta students shows that 70% cannot graduate on time, the higher the motivation and independence of UPBJJ-UT Yogyakarta students, then students can graduate following the specified time.
Internalisasi Pendidikan Multikultural dan Inklusif pada Anak Pengungsi Internasional di Kota Makassar Syahrul, Syahrul
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 3 (2019): SPECIAL ISSUE SEMNAS FKIP
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i3.1908

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) hubungan pendidikan multikultural dan inklusif pada anak pengungsi internasional di Kota Makassar dan (2) internalisasi pendidikan multikultural dan inklusif pada anak pengungsi internasional di Kota Makassar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling yang terdiri atas anak pengungsi internasional, guru, pekerja sosial, dan psikolog. Proses pengumpulan data dalam penelitian dilakukan melalui wawancara, observasi dan catatan lapangan. Teknik analisis data penelitian menggunakan analisis kualitatif yang bergerak dalam lingkaran di antara pengumpulan data, pengorganisasian data, pembacaan, memoing, deskripsi, klasifikasi, penafsiran, penyajian dan visualisasi. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan, yaitu (1) kurikulum pendidikan multikultural dan inklusif didesain atas dasar filosofis yang sama, yaitu eksistensi anak pengungsi internasional tidak dilihat dari latar belakang keluarga, bentuk tubuh, ras, dan budaya tetapi eksistensi mereka diterima atas dasar pluralisme. (2) Internalisasi pendidikan multikultural dan inklusif dapat memberikan solusi pada tiga masalah yang dialami oleh anak pengungsi internasional, yaitu masalah perhatian, masalah kognisi, dan masalah sosial dan emosiInternalization of Multicultural and Inclusive Education in International Refugee Children in Makassar City. The aims of this study were to analyze (1) relation of multicultural and inclusive education for children of international refugee in Makassar City? (2) Internalization of multicultural and inclusive education for children of international refugee in Makassar City? Subject of research was determined of technic of purposive sampling such as children of international refugee, teachers, social workers, and psychologies. Meanwhile, the data was collected through in-depth interview, observation, file note, and document. The research uses qualitative method in one circle to analyze data among collection, organization, reading/memo, description, classification, interpretation, and visualization. As a result, the study found (1) curriculum of multicultural and inclusive education was formed on the same of philosophy, namely existence of children of international refugee was not seen from familial background, body, race, and culture, but their existence were known as pluralism. (2) Internalization of multicultural and inclusive education can give solution on three problems for children of international refugee such as attention, cognition, and social and emotion
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Lembaga Pendidikan sulianti, ani; Efendi, Yusuf; Sa’diyah, Halimatus
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 5 No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v5i1.1910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam membangun moral peserta didik di lembaga pendidikan di sekolah, 2. Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Membangun Moral Staf/Pegawai Di Lingkungan Lembaga Pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Penerapan nilai nilai yang terkandung pada Pancasila, mulai dari penerapan sila pertama hingga sila kelima di lembaga pendidikan di sekolah yaitu peserta didik tidak hanya mengembangkan daya intelektualnya namun juga sikap dan perilakunya. 2. Peran pancasila dalam mengembangkan moral guru sangatlah membantu, hal ini bertujuan untuk menunjang keberhasilan peserta didik dalam proses belajar mengajar, untuk itu guru di haruskan memiliki 5 karakter untuk memfasilitasi belajar mengajar terhadap peserta didik.Application Of Pancasila Values In Education Institutions. This research aims to look at: 1.The application of moral values pancasila in developing students in an educational institution, school 2.The application of moral values pancasila in building staff. employees in the educational institutionsNamely research the kind of research with a qualitative approach. descriptive. The research results show that: 1.The values contained on pancasila, as from the first and fifth in the educational institution in as the school students not only develop resources but also his intellectual. attitudes and behavior 2.The role of pancasila in developing moral teachers, it is been helpful it is meant to support the students to the learning process, for that teachers in haruskan having 5 character to facilitate teaching and learning to students.
Metode Pembelajaran Berbasis Budaya Jawa dalam Rangka Menyukseskan Pendidikan Multikultural di Era Revolusi Industri 4.0 Setyawan, Bagus Wahyu
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 3 (2019): SPECIAL ISSUE SEMNAS FKIP
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i3.1989

Abstract

Kesuksesan dari proses pembelajaran ditentukan oleh beberapa aspek, salah satunya adalah pemilihan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi pembelajaran. Sebuah metode pembelajaran yang baik ketika metode tersebut dapat memudahkan siswa untuk memahami materi pembelajaran sehingga mereka dapat mencapai tujuan dari pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan, yaitu untuk mengembangkan metode pembelajaran berbasis budaya Jawa untuk menyongsong pembelajaran multikultural di era revolusi industri 4.0. Dalam penelitian R&D terdiri dari sepuluh tahapan, tetapi dalam penelitian ini hanya diambil empat tahap saja, yaitu 1) studi awal atau eksplorasi, 2) pengembangan prototype model, 3) pengujian prototype, dan 4) diseminasi produk. Dari penelitian ini diketahui bahwa tujuan dari pembelajaran bahasa Jawa juga menanamkan rasa mencintai terhadap bahasa dan budaya Jawa. Selanjutnya, untuk meraih poin tersebut dapat menggunakan metode pembelajaran berbasis budaya Jawa. Hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan metode pembelajaran yang ada (seperti jigsaw, numbered head together, make a match, TGT, dll) kemudian dikombinasikan dengan beberapa elemen dari budaya Jawa. Hal mengacu fenomena di era globalisasi seperti sekarang, banyak generasi muda yang mulai tergerus rasa memiliki terhadap budaya sendiri, khususnya budaya Jawa. Dengan mengaplikasikan metode pembelajaran berbasis budaya Jawa secara tidak langsung dapat digunakan untuk sarana reaktualisasi pengetahuan tentang budaya Jawa kepada siswa di era revolusi industry 4.0.learning method based on java culture in order to success multicultural education in the era of industrial revolution 4.0. The success of the learning process one of many reason is determined by learning method which using by the teacher to explain learning materials. A good learning methods when its method can easily make student know the learning materials so they can reach the goal of learning. This research is research development which develop the learning method based on Javanese culture for facing the multicultural learning in industrial revolution era 4.0. The research and development consist of ten stages, but only four stages were applied in this research, including (1) preliminary study or exploration, (2) prototype development, (3) prototype testing, and (4) product dissemination. From this research know that the purposes of Javanese language learning also embed the sense of belonging with Javanese language and culture. Therefore, to reach that point can using learning method based on Javanese culture. This matter can be done with developming the existing learning method (like jigsaw, numbered head together, make a match, TGT, etc) then combine with some elements of Javanese local wisdom. The aims of integrated the Javanese local wisdom elements on learning methods is for embed-knowing Javanese culture. Considering of phenomena in this time most of young generation who already eroded the sense of belonging with their own culture, especially the Javanese culture. By applying learning method based on Javanese culture indirectly can be used for re-actualizing knowledge of Javanese culture for student in industrial revolution era 4.0.
Representasi Civic Disposition melalui Pendekatan Moral pada Anak Didik Pemasyarakatan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Sukamiskin Provinsi Jawa Barat Halimah, Lili -; Nurlela, Khoffifah
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 5 No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v5i1.2076

Abstract

Di era yang sangat pesat akan perkembangan teknologi ini pasti berdampak pada penyimpangan prilaku anak-anak yang kian sulit diatasi. Apabila masalah ini terus menerus terjadi maka akan berdampak negatif bagi pengembangan karakter generasi muda, remaja, masyarakat dan orang tua. Tujuan penelitiaan adalah untuk mengetahui representasi civic disposition melalui pendekatan moral pada anak didik pemasyarakatan di lembaga pembinaan khusus anak Sukamiskin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan subjek penelitian adalah anak-anak yang sedang bersangkutan dengan hukum atau ABH. Hasil penelitian menunjukan bahwa LPKA Sukamiskin merupaka lembaga yang efektif  bagi pembentukan karakter yang baik bagi anak didik pemasyarakatan. Pembinaan dan pendidikan yang ditanamkan berupa kesadaran agama, berbangsa dan bernegara, kemampuan intelektual dan kecerdasan, kesadaran hukum, dan integrasi diri dengan masyarakat. Hal tersebut nampak dari perubahan sikap anak didik selama proses pembinaan sampai masa tahanan selesai.Representation of Civic Disposition through the Moral Approach in Correctional Students in Sukamiskin Children's Special Development Institution (LPKA) West Java Province. In an era of rapid technological development, this will inevitably have an impact on the deviations of children's behavior that is difficult to overcome. If this problem continues it will have a negative impact on the development of the character of the younger generation, adolescents, society and parents. The purpose of this research is to find out the representation of civil disposition through moral contributions to correctional students in Sukamiskin children's development institutions. This study uses qualitative and research subjects are children who are approved by law or ABH. The results showed that LPKA Sukamiskin was an effective institution for good character for correctional students. The fostering that is applied is the fostering and education of religious awareness, fostering and education of national and state awareness, fostering and education of intelligence and intelligence skills, capability of fostering and educating legal awareness, fostering and education integrating oneself with the community. This can be seen from the change in attitudes of students during the coaching process until the detention period is complete.
Membangun Wawasan Kebangsaan yang Religius Demi Mewujudkan Integrasi Nasional Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Widodo, Bali
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 3 (2019): SPECIAL ISSUE SEMNAS FKIP
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i3.2102

Abstract

Ketidaksamaan dalam cara pandang setiap warga negara dalam memaknai keberagaman dalam konteks negara-bangsa Indonesia dapat menimbulkan persoalan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Artikel ini bertujuan untuk menyampaikan hasil penelitian tentang membangun wawasan kebangsaan yang religius melalui pendidikan kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif terhadap realitas yang ada dengan tujuan untuk mendapatkan kebenaran ilmiah yang alamiah dengan melakukan penafsiran terhadap fenomena sosial dalam bentuk telaah kepustakaan dan pengamatan dari suatu peristiwa. Penelitian ini tidak berangkat dari suatu teori karena memang tidak untuk membuktikan suatu teori, yang ingin didapatkan bukan bagaimana yang seharusnya tetapi bagaimana adanya, sesuai gambaran nyata yang ada di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan yang berwawasan kebangsaan yang berlandaskan pada nilai Ketuhanan Yang Maha Esa ini menumbuhkan kesadaran bahwa perbedaan yang ada dalam masyarakat Indonesia merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus disyukuri. Kesadaran warga negara bahwa negara ini dibangun atas perbedaan inilah yang kemudian dapat mewujudkan integrasi nasional.building a religious nation insight for reaching national integration through education of citizenship. Inequality in the perspective of every citizen in interpreting diversity in the context of the Indonesian nation-state can lead to problems that lead to national disunity. This article aims to convey the results of research on building a religious national outlook through civic education. The research method used is a type of qualitative research that is descriptive of existing reality intending to obtain natural-scientific truth by interpreting social phenomena in the form of literature review and observation of an event. This research does not depart from theory because it is not to prove a theory, what is wanted is not how it should be but how it is, according to the real picture in society. The results showed that Citizenship Education with a nationalist vision based on the value of the Almighty God raised the awareness that differences in Indonesian society were gifts from God Almighty to be grateful for. Citizens' awareness that this country was built on this difference can then realize national integration.
Kelayakan Aspek Materi dan Media dalam Pengembangan Bahan Ajar Mobile Learning pada Matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan di IKIP Budi Utomo Saputro, Yulianto Dwi; Wahyu, Tri Asih
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 3 (2019): SPECIAL ISSUE SEMNAS FKIP
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i3.2109

Abstract

Penelitian pengembangan bahan ajar mobile learning pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar yang berbasis android sehingga dapat dipelajari kapan pun dan dimana pun (mobile learning). Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan Dosen Pengampu Matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan didapatkan bahwa belum pernah dikembangkan buku pendidikan kewarganegaraan yang berbasis android. Bahan ajar yang disusun berupa power point presentation (ppt) yang kurang interaktif dan monoton serta belum memberdayakan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Model pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model 4D yakni define, design, develop, dan disseminate. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan wawancara, angket validasi ahli materi, media, dan bahasa serta angket keterbacaan. Hasil penelitian ini berupa bahan ajar mobile learning yang sudah divalidasi oleh ahli materi dan ahli media pembelajaran sehingga produk bahan ajar merupakan produk yang valid dan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Kesimpulannya bahan ajar mobile learning pada matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan telah divalidasi dan layak digunakan dalam pembelajaran.Feasibility of Material and Media Aspects in the Development of Mobile Learning Teaching Materials in the Civics Education Course at IKIP Budi Utomo. Research on the development of mobile learning teaching materials in the Civics Education course aims to produce teaching materials based on Android so that they can be learned anytime and anywhere (mobile learning). Based on observations and interviews with the Citizenship Education Subject Lecturer, it has been found that an android-based citizenship education book has never been developed. Teaching materials compiled in the form of power point presentations (ppt) are less interactive and monotonous and have not empowered students' critical thinking skills. The development model in this study uses the 4D model, which is define, design, develop, and disseminate. Research instruments in the form of observation and interview sheets, material expert validation questionnaire, media, and language as well as readability questionnaires. The results of this study are in the form of mobile learning teaching materials that have been validated by learning material experts and instructional media experts so that the teaching materials products are valid products that are suitable for use as teaching materials in Civics Education subject learning. In conclusion, mobile learning teaching material in the Civics Education course has been validated and is suitable for use in learning
Implementasi penguatan pendidikan karakter untuk mengembangkan kecerdasan moral di Sekolah Menengah Atas Muchtarom, Moh.; Winarno, Winarno; Suryono, Hassan
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 3 (2019): SPECIAL ISSUE SEMNAS FKIP
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i3.2110

Abstract

Penelitian ini berupaya mendeskripsikan implementasi penguatan pendidikan karakter di Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Nur Hidayah, Sukoharjo, Jawa Tengah dengan menggunakan pendekatan penelitian analisis kualitatif deskriptif  studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, studi dokumen, dan FGD untuk memperoleh data. Analisis data melalui tahapan reduksi data, display data, dan kesimpulan. Sedangkan  analisis implementasi metode penguatan pendidikan karakter untuk pengembangan moral peserta didik menggunakan pendekatan moral knowing, moral feeling, dan moral action/ behavior. Subyek yang diteliti adalah peserta didik, pendidik, dan pimpinan Sekolah. Ada sebelas  metode penguatan karakter diantaranya pengajaran di dalam kelas, outing class, penugasan, konseling, tsaqafah, berorganisasi, mentoring, pramuka, pengontrolan, habituasi, keteladanan, hukuman dan penghargaan. Dampak dari metode penguatan pendidikan karakter ini terinternalisasinya kecerdasan moral pada siswa berupa nilai-nilai religius, disiplin, bekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, semangat kebangsaan, menghargai prestasi, peduli lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab. Dengan demikian metode penguatan pendidikan karakter ini dapat diimplementasikan di sekolah-sekolah menengah atas di Indonesia.Implementation of strengthening character education to develop moral intelligence in High School. The present study seeks to describe the implementation of the method of character education enhancement in Nur Hidayah Integrated Islamic Senior High School of Sukoharjo city of Central Java province of Indonesia. It applied descriptive qualitative approach using analytical case study. This research uses interview, observation, document study, and FGD techniques to obtain data. Data analysis through the stages of data reduction, data display, and conclusions. While the analysis of the implementation of the method of strengthening character education for the moral development of students uses the approach of moral knowing, moral feeling, and moral action / behavior. Subjects studied were students, educators, and school leaders.There were eleven methods of character enhancement; classroom instruction, outing class, assignation, counseling, civilizing, organizing, mentoring, controlling, habituation, exemplar, as well as punishment and reward. The impact of the methods of character education enhancement involved the internalization of moral intelligence of students. Therefore, such methods can be implemented in senior high schools
Penerapan program Patroli Keamanan Sekolah (PKS) untuk menguatkan Karakter Disiplin dan Tanggung jawab pada peserta didik kelas 5 SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya fuad, Agus nur; Amin, Siti Maghfirotun; Mariana, Neni
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 4 No 3 (2019): SPECIAL ISSUE SEMNAS FKIP
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v4i3.2114

Abstract

Hasil pelaksanaan program PKS di SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya berjalan baik, untuk menanaman karakter bagi peserta didik sangatlah baik, menguatkan karakter disiplin sangat baik, sedangkan menguatkan karakter tanggung jawab juga sangat baik. Patroli Keamanan Sekolah adalah sebuah program, yang memiliki tugas mengadakan pengawasan keamanan, ketertiban, kelancaran lalu lintas di sepanjang jalan menuju ke sekolah. Selain itu PKS juga merupakan program unggulan di SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya. Oleh karena itu, peneliti melalukan penelitian dengan judul “Penerapan Program Patroli Keamaman Sekolah (PKS) untuk Mengutakan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab pada Peserta didik Kelas 5 SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya”. PKS adalah sebuah program yang dilaksanakan di SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya. Mengapa PKS itu sendiri diteliti karena untuk mengetahui pelaksanaan program PKS di SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya, untuk mengetahui pelaksanaan program pendidikan karakter di SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya, pelaksanaan program PKS guna menguatkan karakter disiplin peserta didik, pelaksanaan program PKS guna menguatkan karakter tanggung jawab peserta didik di SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya.Implementation of the School Safety Patrol (PKS) program to strengthen the Discipline Character and Responsibility of Grade 5 students at Tenggilis Mejoyo I Elementary School in Surabaya. The results of the implementation of the PKS program at SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya went well, to cultivate character for students is very good, strengthen the character of discipline very well, while strengthening the character of responsibility is also very good. The School Safety Patrol is a program, which has the task of carrying out security, order, and smooth traffic control along the road to the school. Besides that PKS is also a superior program in Tenggilis Mejoyo I Elementary School, Surabaya. Therefore, researchers conducted a study with the title "The Implementation of the School Safety Patrol Program (PKS) to Explain Discipline Character and Responsibility to Students in Grade 5 at SD Tenggilis Mejoyo I Surabaya". PKS is a program implemented at SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya. Why PKS itself was researched because to find out the implementation of PKS program in SDN Tenggilis Mejoyo I Surabaya, to know the implementation of character education programs at Tenggilis Mejoyo I SDN Surabaya, the implementation of PKS program to strengthen the discipline character of students, the implementation of PKS program to strengthen the character of the responsibility of participants students at Tenggilis Mejoyo I Elementary School, Surabaya
Implementasi PPKn berbasis Nilai-nilai Islam di SD Muhammadiyah Kecamatan Depok Sleman Yogyakarta Sukmayadi, Trisna; Suyitno, Suyitno
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 5 No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v5i1.2119

Abstract

Tujuan dari penenlitian ini adalah untuk mengetahui implementasi model, pendekatan, strategi, teknik dan perangkat pembelajaran pembelajaran PPKn berbasis nilai-nilai Islam di SD Muhammadiyah di Kecamatan Depok, dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penyajian data melalui metode observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mengumpulkan, mereduksi, dan menyajikan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Pendekatan pembelajaran yang efektif dalam mengimplementasikan PPKn berbasis nilai-nilai Islam adalah dengan menggunakan pendekatan berorientasi kepada siswa, supaya siswa lebih aktif dan kreatif; 2) Strategi pembelajaran yang dapat digunakan adalah melalui pembelajaran kontekstual; 3) Metode pembelajaran menggunakan cermah interkatif, diskusi, penugasan, tematik, tutor sebaya, dan pengelompokan level atas (melalui soal-soal ujian), menengah dan bawah (pendampingan individu); 4) Teknik pembelajaran dilakukan dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis audio visual; 5) Secara spesifik, tidak ada penulisan nilai-nilai Islam dalam silabus dan RPP. Akan tetapi secara langsung disampaikan pada saat proses pembelajaran dan pembiasaan di kelas.Implementation of PPKn based on Islamic values in Muhammadiyah Elementary School, Depok Sleman, Yogyakarta. The purpose of this research is to find out the implementation of models, approaches, strategies, techniques and learning tools for teaching PPKn based on Islamic values in Muhammadiyah Elementary School in Depok Subdistrict, using descriptive qualitative research. Presentation of data through observation, interviews and documentation studies. Data were analyzed by collecting, reducing and presenting data. The results showed that 1) An effective learning approach in implementing PPKn based on Islamic values is to use a student-oriented approach, so students are more active and creative; 2) Learning strategies that can be used are through contextual learning; 3) Learning methods use interactive, discussion, assignment, thematic, peer tutoring, and top-level grouping (through exam questions), middle and bottom (individual assistance); 4) Learning techniques are carried out by utilizing audio visual based learning media; 5) Specifically, there is no writing of Islamic values in the syllabus and lesson plans. But directly delivered during the learning process and habituation in class