cover
Contact Name
Shohibul Arifin
Contact Email
tadarus@um-surabaya.ac.id
Phone
+628563036373
Journal Mail Official
tadarus@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
TADARUS : Islamic Education Journal Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalan Sutorejo No.59, Surabaya, East Java 60113 Telephone: (031) 3811966 Fax: (031) 3813096 Email : tadarus@um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20899076     EISSN : 25490036     DOI : 10.30651/Tadarus
Core Subject : Education, Social,
TADARUS is a Islamic education journal published by UMSurabaya Publishing, Muhammadiyah Surabaya University. This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on Islamic education from a multidisciplinary perspective, create innovative concepts, theories, paradigms and methodologies in Islamic education.
Articles 343 Documents
Penerapan Metode Resitasi Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di MTs Muhammadiyah 07 Takerharjo Sasky Yulina Apriliyah
TADARUS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.19462

Abstract

Belajar merupakan suatu hal yang tidak akan lepas dari kehidupan manusia, selama manusia hidup maka dia akan terus belajar. Dalam lembaga pendidikan, guru merupakan tenaga pendidik yang sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Sehingga guru diharapkan untuk selalu bisa meningkatkan motivasi belajar siswa agar terus semangat. Hal itu bisa dilakukan dengan menghadirkan metode dan strategi yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Dalam karya ilmiah ini, penulis merumuskan tiga permasalahan utama, yaitu proses pembelajaran fiqih kelas 8 di MTs Muhammadiyah 07 Takerharjo, hasil penerapan metode resitasi terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran fiqih, serta faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan metode resitasi. Dalam proses penyelesaian karya ilmiah, penelitian ini menggunakan jenis penelitian field research dengan analisis data penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode resitasi dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran fiqih kelas 8 di MTs Muhammadiyah 07 Takerharjo dikatakan baik, hal ini dibuktikan adanya peningkatan semangat belajar pada siswa. Seperti, memperhatikan saat pembelajaran, aktif dalam diskusi, rajin mengerjakan tugas, rasa ingin tahunya meningkat, serta adanya keinginan berhasil.
Penerapan Strategi Pembelajaran Crossword Puzzle untuk Meningkatkan Kreativitas dan Berfikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Kelas IV di MIS Sambinae Kota Bima Nurwahidah Nurwahidah; Ruslan Ruslan; Dewi Masitha; Nurhidayanti Nurhidayanti
TADARUS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.17950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan strategi pembelajaran crossword puzzle untuk meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa pada pembelajaran IPA kelas IV MIS Sambinae Kota Bima. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus memuat perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tehnik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, pre test dan post test, angket dan dokumentasi. Hasil observasi menunjukkan permasalahan rendahnya kreativitas dan berfikir kritis peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran crossword puzzle dapat meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa. Pada Prasiklus kemampuan kreativitas memperoleh presentase sebanyak 66,93% berada pada kategori sedang, sedangkan pada siklus I kreativitas memperoleh presentase sebanyak 79,73%  berada pada kategori sedang dan pada siklus II memperoleh presentase sebanyak 86,33% berada pada kategori tinggi. Kemampuan berfikir kritis siswa juga mengalami peningkatan secara signifikan dari beberapa siklus seperti pada prasiklus presentase yang diperoleh yaitu sebanyak 60,08 berada pada kategori rendah, sedangkan pada siklus I berfikir kritis memperoleh presentase sebanyak 77,75% berada pada kategori sedang dan  pada siklus II kemampuan berfikir kritis memperoleh presentase sebanyak 85,66% berada pada kategori tinggi. Hal ini menujukan bahwa penerapan strategi pembelajaran crossword puzzle selain dapat meningkatkan kreativitas dan berfikir kritis siswa, juga dapat meningkatkan hasil belajar/kemampuan kognitif siswa.
Pandangan Masyarakat Terhadap Sekolah Pemerintah dan Swasta dalam Menentukan Keberlanjutan Pendidikan Anak di Kelurahan Majapahit Nurlila Kamsi; Justitia Malyani
TADARUS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.18901

Abstract

Dalam mencapai kesejahteraan hidup di dalam masyarakat dibutuhkan suatu upaya salah satunya peningkatan mutu SDM di setiap daerah. Pendidikan merupakan salah satu upaya yang dapat menjadikan seseorang memiliki nilai dan kualitas diri. Pendidikan dapat diperoleh dari tiga lembaga, yaitu formal, nonformal, dan informal. Lembaga formal yaitu lembaga yang memiliki struktur yang terorganisasi seperti sekolah. Berdasarkan penanggung jawabnya sekolah terbagi menjadi dua jenis, yaitu Sekolah Negeri yaitu sekolah di bawah naungan pemerintahan, dan Sekolah Swasta yaitu sekolah di bawah naungan yayasan atau organisasi. Kedua sekolah ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang menonjol. Masyarakat di Kota Lubuklinggau tepatnya di Kelurahan Majapahit memiliki pendapat masing-masing mengenai pemilihan sekolah bagi anak-anak mereka. Para orang tua berharap agar anak-anak mereka dapat mengenyam pendidikan terbaik di sekolah yang juga terbaik. Tentunya dengan mempertimbangkan banyak hal seperti antara lain : kualitas pengajaran, kualitas pengajar, lokasi sekolah , agama, fasilitas sekolah, citra sekolah, biaya sekolah, serta lingkungan sekolah sebelum memasukkan anak mereka ke sekolah pilihan.
Problematika Pembelajaran Daring Dan Upaya Mengatasinya Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMA Muhammadiyh 5 Dukun Diani Farah
TADARUS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.19460

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini membahas tentang Problematika pembelajaran daring dan uapaya mengatasinya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 5 Dukun. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui Proses pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 5 Dukun, problematika  pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 5 Dukun, dan ingin mengetahui bagaimana problematika  pembelajaran daring pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Muhammadiyah 5 Dukun. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi dan Wawancara.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika pembelajaran daring pada mata pelajaran pendidikan agama islam dapat dilihat dari  sisi yaitu, guru dan siswa. Sedangkan upaya mengatasi problematika pembelajaran daring dengan cara pengelolaan pembelajaran daring yang kondusif dan memberikan motivasi dari lingkungan keluarga supaya siswa semangat dan terdorong belajar dengan baik.
NILAI RELIGIUS DALAM FILM AJARI AKU ISLAM DAN RELEVANSINYA TERHADAP MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Rohmawati, Fifi; Amiruddin, Noor; Ladamay, Ode Moh. Man Arfa
TADARUS Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v12i1.19455

Abstract

Pendidikan dapat mencapai keberhasilan karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu tujuan, pendidik, peserta didik, proses, media, dan lingkungan yang ada dalam lingkup pendidikan. Media adalah salah satu kunci keberhasilan dalam pendidikan sangat perlu untuk diperhatikan dalam pengembangannya, tidak hanya menggunakan media visual seperti buku cetak dan LKS saja, tetapi bisa dikembangkan pada media audio visual melalui karya sastra film, Karena pesan-pesan dalam film tidak hanya dapat didengar atau dilihat saja, tetapi dapat dilihat dan didengar secara bersamaan, dan hal itu akan lebih memudahkan dalam pembelajaran yang membutuhkan contoh yang nyata. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah nilai-nilai religius apa saja yang terdapat dalam film Ajari Aku Islam dan bagaimana relevansinya terhadap materi pendidikan agama Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yang menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data didapatkan dari setiap dialog dan tindakan dari tokoh terkait dengan nilai-nilai religius dalam film tersebut. Berdasarkan penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa nilai-nilai religius yang tercantum dalam film Ajari Aku Islam, yaitu nilai akidah yang meliputi enam rukun iman, nilai akhlak meliputi akhlak terhadap diri sendiri, orang tua, keluarga dan masyarakat, nilai ibadah meliputi shalat. Secara keseluruhan nilai religius dalam film Ajari Aku Islam memiliki relevansi terhadap materi Pendidikan Agama Islam.
INTERNALISASI NILAI-NILAI KEISLAMAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA PADA MASA COVID-19 DI SEKOLAH LUAR BIASA SIDOARJO Rafiuddin, Muhammad Rifki; Basri, Hasan; Sya'bani, Moh. Ahyan Yusuf
TADARUS Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v12i1.19456

Abstract

Proses internalisasi nilai-nilai akhlak sangat penting karena berperan mencegah dampak negatif perkembangan zaman. Pendidikan Agamabagi tunagrahita bertujuan membentuk pribadi beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berakhlak mulia. Tujuan penelitian ini: (1) Mengetahui apa konsep Internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam bagi anak Tunagrahita pada masa covid-19 (2) Mengetahui faktor Penghambat dan Pendukung dalam menerapkan strategi internalisai nilai-nilai Pendidikan Agama Islam bagi anak tunagrahita pada masa covid-19 di SLB Putra Mandiri Tarik Sidoarjo.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Konsep internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam adalah suatu proses memasukkan nilai-nilai agama Islam secara penuh ke dalam hati sehingga ruh dan jiwa bergerak berdasarkan ajaran agama. Proses Internalisasi melalui 3 tahap: transformasi nilai, transaksi nilai,transinternalisasi nilai. (2) Faktor pendukung melalui pembacaan doa sehari-hari. Adapun faktor penghambat: Pertama, keterbatasan tenaga pengajar,Kedua kondisi mental atau fisik siswa, Ketiga kurang maksimalnya keterlibatan orang tua, terakhir keterbatasan dana pendidikan.
Menuju Paradigma Baru: Filsafat Sains Dalam Islam Arifin, Syamsul; Humaid, M Nurul; Asrori, Asrori
TADARUS Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji paradigma baru filsafat sains dalam Islam dari sisi pertama, mendeskripsikan sains dan krisis peradaban modern. Kedua, mendeskripsikan sains dan konsep ‘ilm dalam Islam. Ketiga, mendeskripsikan sains modern menuju paradigma baru. Keempat, mendeskripsikan pensinergian agama dan sains. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research. Hasil penelitian Pertama, sains dan krisis peradaban modern; melalui metode ilmiah, penelitian, dan eksperimen, sains telah membantu manusia memahami alam semesta, menciptakan teknologi canggih, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Namun, seiring dengan kemajuan sains, juga muncul beberapa isu dan krisis yang harus diatasi diantaranya krisis alam, krisis kebudayaan-peradaban, krisis sosial-ekonomi, dan krisis pendidikan dan moralitas. Kedua, sains dan konsep ilmu dalam Islam memiliki hubungan yang kuat, di mana pemahaman tentang alam semesta dan pengetahuan diperlukan untuk lebih mendekati Tuhan. Islam mendorong umatnya untuk mengamati, memahami, dan menggali rahasia-rahasia alam semesta sebagai bentuk ibadah dan penghormatan terhadap penciptaan Allah. Ketiga, sains modern menuju paradigma baru, sains selalu berkembang seiring waktu, mengikuti kemajuan teknologi, penelitian, dan pemahaman manusia tentang alam semesta. Perubahan paradigma dalam sains sering terjadi ketika pandangan kita tentang dunia fisik mengalami pergeseran mendasar, menghasilkan penemuan baru dan cara berpikir yang berbeda. Pergeseran paradigma dalam sains biasanya terjadi melalui penemuan berulang, pengujian ulang teori-teori yang ada, dan integrasi pemahaman baru dengan pengetahuan yang sudah ada. Keempat, Upaya untuk mensinergikan agama dan sains (Islamisasi sains) membuka harapan baru bagi umat Islam khususnya dalam menghadapi persaingan global. Posisi umat Islam sebagai konsumen teknologi diharapkan dapat berubah menjadi produsen teknologi modern secara berlahan-lahan. Sinergi agama dan sains juga akan menjadikan identitas dan memberikan nilai tambah terhadap lembaga pendidikan Islam.
Integrasi Teknologi Dalam Pendidikan: Perpektif Industri 4.0 Hayumuti
TADARUS Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.21610

Abstract

Tujuan penelitian dari judul "Integrasi Teknologi Dalam Pendidikan: Perspektif Industri 4.0" adalah untuk menyelidiki dampak integrasi teknologi, khususnya dalam konteks Industri 4.0, terhadap sistem pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana teknologi, seperti kecerdasan buatan, Internet of Things, dan teknologi terkini lainnya, dapat secara efektif diintegrasikan dalam proses pembelajaran. Selain itu, tujuan penelitian ini juga mencakup pemahaman tentang bagaimana integrasi ini mempengaruhi pengembangan keterampilan yang relevan dengan tuntutan pasar kerja masa depan. Dengan merinci dampak, tantangan, dan peluang integrasi teknologi dalam pendidikan, penelitian ini bermaksud memberikan wawasan yang mendalam untuk mendukung perencanaan dan implementasi strategi pendidikan yang responsif terhadap era Industri 4.0.Penelitian ini menggunakan metode library research untuk menyelidiki integrasi teknologi dalam pendidikan dari perspektif Industri 4.0. Pendekatan library research memanfaatkan sumber-sumber literatur, seperti buku, artikel jurnal, dan publikasi terkait lainnya, untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi yang relevan. Proses pencarian literatur melibatkan identifikasi konsep-konsep kunci, seperti Industri 4.0, integrasi teknologi dalam pendidikan, dan dampaknya terhadap pengembangan keterampilan. Peneliti akan menjelajahi kerangka kerja konseptual dan temuan-temuan penelitian terdahulu untuk memahami tren, perkembangan, serta tantangan yang terkait dengan penggunaan teknologi dalam konteks pendidikan. Hasil dari library research ini diharapkan dapat menyajikan sintesis informasi yang kuat, mendukung pemahaman mendalam tentang peran teknologi dalam mencapai tujuan pendidikan, serta memberikan pandangan yang kaya terhadap pergeseran paradigma pendidikan di era Industri 4.0.Dari sisi tantangan, penelitian ini mengidentifikasi beberapa aspek, termasuk tantangan terkait infrastruktur teknologi, pembaruan kurikulum, dan pelatihan tenaga pendidik. Hasilnya mencerminkan kompleksitas implementasi integrasi teknologi dalam sistem pendidikan dan memberikan pemahaman mendalam terkait dengan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam perencanaan dan pelaksanaan strategi ini.
Analisis Peran Pendidikan Islam dalam Pengembangan Karakter Mahasiswa: Sebuah Kajian Literatur Hayumuti
TADARUS Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Islam dalam pengembangan karakter mahasiswa melalui kajian literatur. Fokus utama mencakup evaluasi dampak pendidikan Islam terhadap moralitas dan akhlak mahasiswa, serta analisis nilai-nilai keislaman dalam membentuk karakter. Penelitian juga ingin mengeksplorasi kontribusi pendidikan Islam terhadap kemandirian dan kepemimpinan mahasiswa. Dengan merinci temuan dari berbagai referensi jurnal, penelitian ini bertujuan memberikan pandangan komprehensif terkait peran pendidikan Islam dalam membentuk karakter mahasiswa. Harapannya, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman mendalam mengenai pengaruh pendidikan Islam dalam aspek moral dan karakteristik kepribadian mahasiswa.Metode penelitian yang digunakan adalah library research, yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal, dan artikel yang terkait dengan topik yang diteliti. Dalam kajian literatur ini, penulis akan melakukan analisis terhadap berbagai sumber literatur yang terkait dengan peran pendidikan Islam dalam pengembangan karakter mahasiswa.Hasil dari kajian literatur "Analisis Peran Pendidikan Islam dalam Pengembangan Karakter Mahasiswa: Sebuah Kajian Literatur" menunjukkan bahwa pendidikan karakter, terutama yang didasarkan pada prinsip-prinsip Islam, memiliki peran penting dalam pembentukan mahasiswa. Pendidikan karakter pada mahasiswa bertujuan untuk membentuk individu yang kuat, bermoral, bertoleran, berjiwa patriotik, dan berorientasi pada ilmu pengetahuan dan teknologi yang disertai dengan iman dan taqwa kepada Allah
MENINGKATKAN EMPATI GUNA MENAGGULANGI PERILAKU BULLYING DI PESANTREN TINGKAT SMP Rozak, Syah
TADARUS Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orang membutuhkan orang lain dalam hidupnya, seperti keluarga, teman, dan rekan kerja, yang dapat saling membantu ketika seseorang menghadapi situasi sulit dalam hidupnya. Empati adalah istilah psikologis yang berarti dimana satu orang dapat merasakan apa yang orang lain rasakan. Di era globalisasi atau yang biasa disebut dengan era modern ini menjadikan merosotnya tingkat empati bagi individu, khususnya para remaja. Pada perkembangan zaman yang pesat ini menjadikan tingginya egoisme pada tiap remaja sehingga kepedulian orang lain semakin berkurang. Kenyataan hari ini adalah bahwa kepedulian terhadap manusia lain berkurang dan lebih disibukkan dengan kepentingan terhadap diri sendiri. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya masalah sosial yang sering kita temui saat ini. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan sikap empati guna meminimalisir perilaku bullying pada santri. Teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif oleh Miles dan Huberman, yaitu teknik analisis interaktif secara berkala. Hasil dari siklus I diperoleh skor empati 64 sedangkan siklus II diperoleh skor empati 82. Kemampuan empati perlu diasah setiap orang agar dirinya dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya.