cover
Contact Name
Shohibul Arifin
Contact Email
tadarus@um-surabaya.ac.id
Phone
+628563036373
Journal Mail Official
tadarus@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
TADARUS : Islamic Education Journal Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalan Sutorejo No.59, Surabaya, East Java 60113 Telephone: (031) 3811966 Fax: (031) 3813096 Email : tadarus@um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20899076     EISSN : 25490036     DOI : 10.30651/Tadarus
Core Subject : Education, Social,
TADARUS is a Islamic education journal published by UMSurabaya Publishing, Muhammadiyah Surabaya University. This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on Islamic education from a multidisciplinary perspective, create innovative concepts, theories, paradigms and methodologies in Islamic education.
Articles 343 Documents
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kemampuan Berkolaborasi dan Kreatifitas Belajar Siswa Kelas IV Di SDN Inpres Padende Abdussahid Abdussahid; Fuaddudin Fuaddudin; Misnah Misnah; Yuridin Yuridin
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.16828

Abstract

Pandemi Covid-19 adalah krisis kesehatan yang pertama dan terutama di dunia. Banyak hal yang belum pernah terjadi bisa terjadi pada pandemi covid-19. Misalnya penutupan bandara, penutupan sekolah, baik dari  jenjang sekolah dasar maupun perguruan tinggi penutupan tokoh, pemberlakuan WFH dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi covid-19  terhadap kemampuan berkolaborasi dan kreatifitas belajatr siswa di SDN Inpres Padende dan kendala apasajakah yang di hadapin dalam pembelajaran daring selama pandemi covi-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Subjek penelitian ini di antarannya yaitu guru, siswa, dan orang tua siswa. Sumber data yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa desain Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP)  yang di buat oleh guru dalam proses pembelajaran  selama pandemi covid-19 di SDN Inpres Padende sudah memenuhi unsur dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi dan kreatifitas belajar siswa, selanjutnya dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran oleh guru kelas IV SDN Inpres Padende sudah dapat meningkatkan kemampuan berkolaborasi dan kreatifitas belajar siswa selama pandemi covid-19. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring selama pandemi covid-19 di SDN Inpres Padende yaitu kurangnya minat belajar anak dan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan oleh guru dalam pembelajaran  dan kurangnya strategi guru  dalam menyampaikan materi kepada orang tua siswa. Respon anak yang saya lihat saat proses pembelajaran daring berlangsung, terkadang merasa jenuh atau cepat bosan, dengan alasan malas belajar lewat HP karena tidak bisa bermain sama teman- temannya seperti di sekolah.
Pengaruh Metode Multisensory Terhadap Kemampuan Membaca Peserta Didik Pada Pelajaran Tematik Kelas 1 SDN Turi Nada, Lisa Qurrotun; Anggraini, Kiky Chandra Silvia; Fitriyah, Musa’adatul
TADARUS Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.17078

Abstract

Penelitian berjudul Pengaruh Metode Multisensory Terhadap Kemampuan Membaca Peserta Didik Pada Pelajaran Tematik Kelas 1 SDN Turi. Latar belakang rendahnya kemampuan membaca dikarenakan kurangnya minat membaca sehingga tidak memahami materi yang tertulis dalam buku ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Multisensori terhadap kemampuan membaca pada pelajaran tematik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan one group Pretest Postest design. Setelah itu, uji t (Paired Sample t test) digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil Pretest (48,2) > Postest (80,4). Sedangkan uji t diperoleh nilai signifikan 0,000. Hal ini menunjukkan pengaruh metode Multisensori terhadap keterampilan membaca siswa pada pelajaran tematik.
Menanamkan Pendidikan Islam dan Akhlak Mulia di Masa Perkembangan Neonatus (Bayi) Muhammad Rasyid; Abas Mansur Tamam; A. Rahmat Rosyadi; Imas Kania Rahman
TADARUS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.17408

Abstract

Kelahiran seorang anak adalah kebahagiaan bagi kedua orang tua. Namun, harus diingat bahwa anak -anak adalah kepercayaan dari Tuhan. Berikan perhatian khusus kepada anak -anak sejak awal kelahiran, ketika bayi, sampai cara mendidik sesuai dengan apa yang telah ditahbiskan Allah adalah keharusan mutlak bagi umat Islam. Islam tidak mengizinkan manusia ketika mereka turun ke kehidupan bumi ini tetapi telah menetapkan aturan dan hukum untuknya. Oleh karena itu, bagi mereka yang diberkati dengan anak -anak berkewajiban menerapkan undang -undang ini. Islam adalah perkembangan pikiran perilaku manusia dan penataan perilaku berdasarkan agama Islam, dengan niat menyadari ajaran Islam dalam kehidupan individu dan masyarakat, yaitu di seluruh bidang kehidupan. Pembiasaan dan pengajaran adalah salah satu cara atau metode pendidikan anak. Jika anak selalu terbiasa dan diajarkan untuk berbuat baik maka ia akan memiliki kecenderungan untuk berbuat baik sampai ia tumbuh dewasa atau bahkan hingga usia tua. Masalah itu terjadi karena nilai -nilai kebaikan telah meresap ke dalam dirinya dan telah menjadi pola pikir, sikap dan perilaku. Jika anak dapat memenuhi tugas perkembangannya maka itu berarti akan dapat mengembangkan potensi yang ia miliki secara fisik maupun spiritual. Penelitian ini adalah jenis penelitian perpustakaan, yaitu kegiatan untuk mengeksplorasi, memeriksa, memeriksa, dan mengidentifikasi hal -hal yang sudah ada. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu menggambarkan secara sistematis, faktual dan akurat menurut subjek atau objek yang ada. Pendidikan anak pada periode pascanatal sesuai dengan perspektif Islam adalah memberikan kabar baik dan selamat atas kelahirannya, menggemakan panggilan untuk berdoa di telinga kanan dan iqomah di telinga kiri kemudian, lalu Tahnik (madu ke dalam mulut yang baru lahir), memberikannya nama yang bagus, direkomendasikan untuk aqiqah, menyusui selama dua tahun penuh dan diresepkan untuk disunat sebelum pubertas
Pengaruh Pembelajaran Agama Islam Berbasis Google Classroom Terhadap Perilaku Religius di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya Zakki Tifani Ibadu Rochman; Moch. Charis Hidayat; Ika Puspitasari
TADARUS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.17915

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran berbasis google classroom di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, dan menjelaskan pengaruh penggunaan googel classroom terhadap perilaku religius siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas VII SMP Muhammadiyah 11 Surabaya. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan Teknik Purposive sampling yaitu siswa dan siswi kelas VII SMP Muhammadiyah 11 Surabaya. Teknik pengumpulan data mengunakan angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa: (1). Terdapat pengaruh positif singnifikan penggunaan google classroom, terhadap perilaku religius siswa pada mata pelajaran Pendidikan agama Islam kelas VII di SMP Muhammadiyah 11 Surabaya dengan nila tabel (9,210 > 5,991). Artinya penggunaan google classroom dapat memiliki pengaruh terhadap perilaku religius  siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam kelas VII SMP Muhammadiyah 11 Surabaya.
Strategi Guru PAI Dalam Mengarahkan Karakter Kebiasaan Shalat Dengan Benar Pada Siswa Di SMP Muhammadiyah 20 Tebluru Lamongan Dhimas Labibah Lestari
TADARUS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.17949

Abstract

Strategi guru PAI dalam membentuk karakter siswa adalah sangat penting. Stategi guru diperlukan ketika menyampaikan pembelajaran kepada siswa agar mudah menerimanya, khususnya nilai karakter agar sesuai dengan Al-Quran dan Hadits. Melalui nilai karakter tersebut diharapkan siswa menjadi generasi penerus bangsa yang hebat. Meilhat banyaknya siswa yang masih berperilaku tidak bagus maka pembentukan nilai-nilai karakter harus ditanamkan agar masalah-masalah dapat diselesaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui strategi guru PAI dalam mengarahkan kebiasaan shalat dengan benar pada siswa, 2) Mengetahui karakter siswa di SMP Muhammadiyah 20 Tebluru 3. Mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan strategi guru PAI dalam mengarahkan karakter kebiasaan shalat dengan benar pada siswa. Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif, karena penelitian ini berangkat dari teori, gagasan para ahli maupun pemahaman peneliti berdasarkan pengalamannya. Selain itu untuk mendukung uraian si penulis menyertakan dokumentasi sebagai pelengkap dan penguat penelitian. Kemudian metode pengumpulan data penulis menggunakan wawancara dan dokumentasi. Data analisis dengan cara mengumpulkan data, mendeskripsikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan penulis dapat disampaikan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam membangun karakter kebiasaan shalat dengan benar pada siswa SMP Muhammadiyah 20 Tebluru adalah menggunakan strategi pembiasaan serta menggunakan strategi belajar mengajar, adapun karakter siswa di SMP Muhammadiyah 20 Tebluru dibangun melalaui kegiatan ekstrakulikuler. Faktor pendukung karakter siswa diantaranya melakukan shalat berjamaah, berdoa bersama, mengikuti ekstrakulikuler, membiasakan budaya salim. Faktor penghambat dikarenakan fasilitas yang masih kurang dan kurangnya semangat dari orang tua. 
Kerja Sama Orang Tua dan Guru Dalam Mewujudkan Pendidikan dan Kematangan Karir Bermutu Muntolib Muntolib; Endin Mujahidin; Nesia Andriana; Akmad Alim; Hasbi Indra
TADARUS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.17649

Abstract

Penelitian ini bermaksud guna mengenali peran kerja sama antara orang tua murid serta guru di sekolah dalam mewujudkan pendidikan bermutu serta kematangan karir. Pendidikan merupakan penentu kemajuan sebuah bangsa. Bangsa Indonesia dihadapakan dengan berbagai masalah pendidikan di antaranya masih rendahnya mutu pendidikan. Berbagai usaha telah dilakukan dalam rangka untuk memperbaiki mutu pendidikan namun belum menunjukan perbaikan yang signifikan. Beberapa indikator menunjukan mutu pendidikan yang masih rendah termasuk dalam hal ini adalah permasalahan kematangan karir. Tidak sedikit dari orang tua yang menganggap kewajiban mendidik anak merupakan kewajiban guru di sekolah sehingga orang tua melepas tanggung jawab mendidik begitu saja serta menyerahkan sepenuhnya kepada guru di sekolah. Padahal untuk mencapai tujuan pendidikan dan kematangan karir dibutuhkan kerja sama dari semua pihak. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan studi kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kerja sama antara orang tua murid  dengan guru sekolah memiliki efektifitas dalam peningkatan mutu pendidikan serta kematangan karir. Kewajiban mendidik hakikatnya ada di pundak orang tua. Bekerja sama dalam hal kebaikan merupakan hal yang sangat dianjurkan oleh islam terlebih dalam mewujudkan pendiidkan dan kematangan karir yang bermutu. Kerja sama tersebut dapat di aplikasikan melalui: parenting, komunikasi, volunteering, belajar di rumah, pengambilan keputusan bersama.
Efektivitas Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran PAI di Indonesia : Sistematika Literatur Review Dan Meta-Analisis M Karim
TADARUS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.18168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model problem based learning terhadap ketrampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian meta-analisis. Sumber data dalam penelitian ini terdiri 15 jurnal nasional maupun internasional yang telah terbit dari tahun 2017-2023. Penelusuran sumber data melalui google scholar, MPDI, Sciencedirect, Taylor of Francis, Wiley, ProQuest, Eric dan Springer. Metode penelitian adalah metode PRISMA. Teknin pengumpulan data adalah observasi langsung dengan mengamati dan menelusuri sumber melalui database jurnal. Kata kunci yang digunakan dalam penelitian yaitu model problem based learning dana ketrampilan berpikir siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Analisis data adalah teknik analisis kualitatif dan kuantitatif dengan bantuan aplikasi Comprehensive Meta-analysis (CMA). Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa model problem based learning sangat efektif untuk meningkatkan ketrampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PAI di Indonesia. Hal ini terlihat dari nilai effect size sebesar 1.05 dengan kategori sangat tinggi. Penerapan model problem based learning dalam pembelajara PAI memberikan dampak yang positif bagi siswa dalam mendorong ketrampilan berpikir kritis. Selanjutnya, guru harus mampu menerapkan model problem based learning ini dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.
Strategi Guru Dalam Mengoptimalkan Pengelolaan Kelas Dalam Meningkatkan Kreatifitas dan Critical Thinking Siswa Kelas III SD Muhammadiyah Gilipanda Herman Herman; Rahmawati Rahmawati; Yusuf Masi; Syarifuddin Syarifuddin; Syahru Ramadhan
TADARUS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.18319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam mengoptimalkan pengelolaan kelas, dan bagaimana implementasinya dalam mengoptimalkan kelas untuk meningkatkan kreativitas dan berpikir kritis siswa kelas III di SD Muhammadiyah Gilipanda Kota Bima, salain itu penelitian ini untuk mengetahui kendala dan solusi yang harus dilakukan oleh guru dalam mengoptimalkan pengelolaan kelas. Penelitian  ini  merupakan  jenis penelitian  kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, sumber data primer dan sekunder sedangkan tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara  dan  dokumentasi. Adapun tehnik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara teoritis, perencanaan yang dilakukan oleh guru dalam mengoptimalkan pengelolaan kelas di Sekolah Dasar Muhammadiyah Gilipanda yaitu, dengan mempersiapkan rencana pelaksaan pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang diterapkan pada lembaga pendidikan tersebut. Sedangkan secara empiris, berdasarkan data yang diperoleh di lapangan menunjukan bahwa dalam pelaksanaan proses pengelolaan kelas yaitu; a). Menggunakan panduan dari strategi dengan kondisi lingkungan fisik yang memadai, b). Ruangan belajar disesuaikan dengan tema dan materi yang akan diajarkan kepada siswa, c). Tempat duduk diatur sedemikian rupa, jendela yang cukup besar agar cahaya dan udara masuk dengan maksimal. Dengan cara demikian anak didik dapat belajar dengan tenang, semangat, respon dan aktif dalam menyampaikan ide atau gagasan terkait materi yang disampaikan. Sedangkan kendala guru dalam mengelola kelas adalah kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah salah satunya LCD.
Strategi Guru Dalam Manajemen Waktu Pembelajaran Al-Islam di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Arwintya Noor Aziza
TADARUS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.19461

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah 1. Bagaimana strategi guru dalam waktu pembelajaran Al-Islam kelas X SMA Muhammadiyah 2 Surabaya 2. Kompetensi siswa dalam pembelajaran Al-Islam kelas X di SMA Muhammadiyah Surabaya 3. Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam manajemen waktu pembelajaran Al-Islam kelas X di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang 1. Strategi guru dalam manajemen waktu pembelajaran Al-Islam kelas X di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya 2. Kompetensi siswa dalam pembelajaran Al-Islam kelas X di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya 3.Faktor pendukung dan penghambat dalam manajemen waktu pembelajaran Al-Islam kelas X di SMA Muhammadiyah 2 Surabaya.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian kualitatif yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis deskriptif kualitatif yang digunakan adalah dengan mengumpulkan data, mereduksi data, mendisplay data dan penarikan kesimpulanHasil dari penelitian menunjukkan strategi yang digunakan guru untuk mengelola waktu pembelajaran Al-Islam kelas X SMA Muhammadiyah 2 Surabaya dengan metode diskusi dan inquiry serta media pembelajaran audio visual berupa video pembelajaran. Kompetensi siswa dalam pembelajaran Al-Islam kelas X SMA Muhammadiyah 2 Surabaya siswa mampu memahami dan mengaplikasikan materi terlihat pada kegiatan penilaian portofolio maupun unjuk kerja dan serangkaian pre-tes, post-tes dan tes tulis. Faktor yang mendukung dan menghambat dalam manajemen waktu pembelajaran Al-Islam kelas X SMA Muhammadiyah 2 Surabaya faktor sarana dan prasarana, pembinaan kompetensi guru, serta faktor kurang kondusifnya kelas dan tingkat kesulitan materi. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam mengelola waktu pembelajaran Al-Islam kelas X perlu adanya kerjasama antara guru dan kepala sekolah.
MODEL PEMBELAJARAN FIQIH SEKOLAH DASAR FASE C DI SDIT ALBINAA ISLAMIC BOARDING SCHOOL BEKASI Harianto Harianto; Ulil Amri Syafri; Ahmad Ahmad
TADARUS Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i2.17744

Abstract

Pembelajaran zaman sekarang, dimana masa usia baligh semakin hari semakin cepat, baik yang dikarenakan potensi dan pengaruh dari melimpahnya gizi yang dikosumsi maupun sampainya waktu baligh anak dengan dipengaruhi oleh media, kemudian adanya hasil dan dampak yang baik dengan ragam model pembelajaran fiqih terhadap hasil belajar para peserta didik. Dengan kondisi ini menjadi tantangan para pendidik untuk menyiapkan generasi muda yaitu anak-anak sekolah dasar yang semakin cepat waktu datangnya baligh ini mendapatkan ilmu pengetahuan dengan beragam model pembelajaran  fiqih. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan model pembelajaran fiqih di SDIT ALBinaa Islamic Boarding School. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang mendeskripsikan subyek penelitian. Adapun hasil dari penelitian ini bahwa model pembelajaran fiqih yang dilaksanakan di SDIT ALBinaa Islamic Boarding School fase C ini adalah meliputi pertama: Model pembelajaran demonstrasi, dimana guru fiqih memilih model pembelajaran ini ketika membahas materi-materi yang harus diperjelas dengan metode demonstrasi, untuk materi yang didemonstrasikan di antaranya adalah materi bersuci dengan wudhu, tayamum  ibadah shalat dan tempatnya di masjid. Adapun materi haji dan umrah demonstrasinya dilapangan, kedua: Model pembelajaran habit forming yaitu siswa dibiasakan dalam praktek materi pembelajaran yang meliputi wudhu, shalat, dzikir dan puasa senin kamis, ketiga: Model pembelajaran reward and punishment yang diberlakukan dalam semua materi fiqih ketika semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Adapun reward yang diberikan guru berbentuk pujian, aplus, pemberian hadiah dan doa. Sedangkan punishment yang diterapkan ketika siswa melakukan pelanggaran yang berbentuk nasehat, respon muka masam maupun pemberian tugas tambahan dari guru.