cover
Contact Name
Shohibul Arifin
Contact Email
tadarus@um-surabaya.ac.id
Phone
+628563036373
Journal Mail Official
tadarus@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
TADARUS : Islamic Education Journal Universitas Muhammadiyah Surabaya Jalan Sutorejo No.59, Surabaya, East Java 60113 Telephone: (031) 3811966 Fax: (031) 3813096 Email : tadarus@um-surabaya.ac.id
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20899076     EISSN : 25490036     DOI : 10.30651/Tadarus
Core Subject : Education, Social,
TADARUS is a Islamic education journal published by UMSurabaya Publishing, Muhammadiyah Surabaya University. This journal focuses on the publication of research results and scientific articles on Islamic education from a multidisciplinary perspective, create innovative concepts, theories, paradigms and methodologies in Islamic education.
Articles 343 Documents
Gerakan Keagamaan Muhammadiyah Kajian Filosofis Pendidikan Muh Jauhari; Romelah Romelah; Moh Nurhakim
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.14465

Abstract

Muhammadiyah merupakan gerakan keagamaan Islam dengan Dakwah amar makruf nahi munkar, akidah Islam serta berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Sunnah. Muhammadiyah didirikan oleh K.H. A. Dahlan pada Dzulhijjah, 18 November 1912 M di Yogyakarta. Muhammadiyah tumbuh dan berkembang dengan pesat. Hanya beberapa tahun, banyak cabang Muhammadiyah didirikan di Srandakan, Wonosari, Imogiri, dan beberapa daerah lainnya. Perkembangan Muhammadiyah mendapat perlawanan dari Hindia Timur Belanda. Pendirian  Muhammadiyah dilandasi oleh motivasi teologis bahwa derajat keimanan dan ketaqwaan yang sempurna akan dapat dicapai oleh manusia jika memiliki kedalaman pengetahuan. Rasa nasionalisme akan berkembang jika setiap individu warga negara mematuhi hukum, kemudian mengajukan kewajiban sebelum menuntut haknya. Hal ini kemudian dapat dicapai jika setiap warga negara memiliki disiplin tinggi dan cinta tanah air
TEORI KOGNITIF DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN Shokhibul Arifin
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.14826

Abstract

Belajar menurut teori kognitif pada dasarnya adalah peristiwa mental, suatu proses usaha yang melibatkan aktifitas mental sebagai akibat dari proses interaksi aktif dengan lingkungannya untuk memperoleh pengetahuan, pemahaman, tingkah laku, keterampilan nilai sikap. Berbagai teori belajar berdasarkan aliran kognitif ini diantaranya adalah teori pemrosesan informasi, teori perkembangan Piaget, teori penemuan Bruner, teori belajar bermakna ausubel. Karena teori kognitif mendukung keterlibatan aktif pelajar, penetapan tujuan, perencanaan, dan pemantauan diri adalah strategi yang harus didorong. Pendidik harus merencanakan cara bagi peserta didik untuk menerima umpan balik yang cepat atas upaya mereka sehingga peserta didik dapat lebih efektif merencanakan ke depan untuk situasi belajar di masa depan
Pengembangan Organisasi Keagamaan Islam Nisa Nurrohmah; Tasman Hamami
TADARUS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.11452

Abstract

Selama ini terdapat permasalahan dengan kurikulum pendidikan Agama Islam Islam di sekolah, karena hingga kini kurikulum tersebut belum berfungsi efektif. Di antara problem kurikulum tersebut adalah adanya kesenjangan antara pemahaman kognitif anak didik tentang pendidikan agama Islam dengan tingkah laku dan sikap mereka dalam kehidupan dan kegiatan sehari-hari. Masalah ini tidak terlepas dari model organisasi pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan menelaah model pengembangan organisasi kurikulum pendidikan agama Islam. Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif dengan analisis reflektif. Penelitian ini mengidentifikasi model-model pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam dan mengungkapkan bahwa pengembangan kurikulum terintegrasi (Integrated Curriculum) dan model kurikulum aktifitas (Activity Curriculum) merupakan alternatif model pengembangan kurikulum yang dapat menghasilkan lulusan kemampuan peserta didik secara utuh. 
Implementasi Metode Qiro’ati Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca Al-Qur’an Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Di MIS Sambinae Kota Bima Abdussahid Abdussahid; dewi masitha; Umi Yati; Shokhibul Arifin
TADARUS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.16660

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh Kurangnya minat dan motivasi siswa ini apabila ditelaah lebih lanjut melalui observasi awal ternyata disebabkan oleh beberapa faktor. Umumnya siswa mengatakan bahwa lemahnya kemampuan membaca Al-Qur’an terletak pada bahasa yang digunakan di dalam kitab suci Al-Qur’an adalah memahami makhorijul huruf  dan tajwid. Siswa menganggap materi membaca Al-Qur’an lebih sulit dibandingkan dengan materi yang lain sehingga banyak yang kurang termotivasi untuk membaca Al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengunpulan data berupa metode observasi, metode interview/wawancara,  metode dokumentasi dan angket (kuesioner). Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui Implementasi dan efektifitas metode Qiro’ati dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca Al-Qur’an pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits siswa kelas V MIS Sambinae Kota Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Qiro’ati dapat meningkatkan kemampuan literasi membaca Al-Qur’an pada peserta didik. Dalam kegiatan ini tampak peserta didik sudah mampu membaca Al-Qur’an dengan baik  serta memahami kandungan dari Al-Qur’an. Pembelajaran Al-Qur’an Hadits berjalan dengan baik dan meningkatkan kemampuan literasi membaca Al-Qur’an siswa. Pelaksanaan pembelajaran dengan metode Qiro’ati ini pada siklus II lebih baik daripada siklus I. Kekurangan pada siklus I telah diperbaiki pada siklus II, yaitu alokasi siwa dapat mengikakan belajar membaca Al-Qur’an dengan baik. Motode Qiro’ati ini sangat cocok dan efktiv sekali untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca Al-Qur’an bagi siswa kelas V di MIS Sambinae kota Bima.
Implementasi Pendidikan Toleransi Lintas Agama Pada Aktifisme Komunitas M. Febriyanto Firman Wijaya; Dimas Surya Dewa; Much. Thal'at Fahim; Fajrul Islam
TADARUS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.10342

Abstract

Masyarakat memang bebas dalam memilih agamanya masing-masing serta beribadah sesuai dengan kepercayaan agamanya, dalam Undang-undang Dasar 1945 juga tertuang pada UUD No. 40 tahun 2008 yang menjelaskan penghapusan Diskriminasi Etnis dan Ras, pasal 1 (2) Ras adalah golongan bangsa bedasarkan ciri-ciri fisik dan garis keturunan, (3) etnis adalah penggolongan manusia bedasarkan kepercayaan, nilai, kebiasaan, adat istiadat, norma bahasa, sejarah, geografis, dan hubungan kekerabatan. Ditambah pada pasal 22 (1) setiap orang bebas memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya. Perihal itu dapat kita temui dikota Surabaya yang tergolong metropolitan namun hubungan tentang kepercayaan keagamaannya lebih toleran dan pada contoh kecilnya bisa di lihat aktifitas salah satu komunitas yang beranggotakan berbagai macam agama seperti Love Suroboyo. Penelitian kami ingin lebih dalam mengetahui implementasi nilai toleransi dengan pendekatan Manajemen Makna Terkoordinasi (Coordinated Management of Meaning) dalam menerapkan sikap toleransi antar anggota. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa interpretasi dan interaksi dalam kebersamaan komunitas dengan seluruh elemen masyarakat diimplementasikan dengan aksi sosial pemuda bangsa yang menjadi suatu praktek hubungan yang sudah dijalankan oleh komunitas dengan tanpa melihat dasar agama, sedangkan hubungan tersebut hanya sebatas hubungan pada dhohir dan duniawi bukan pada hubungan ukhrowi. Pola budaya yang telah diterapkan oleh Komunitas dalam toleransi antarumat beragama adalah konteks keperdulian merupakan konsep akhlak yang didalamnya terkandung nilai-nilai kebaikan untuk diterapkan dalam berhubungan baik kepada sesama muslim, kristiani  maupun berhubungan kepada semua pemeluk agama
EVALUASI PROSES PEMBELAJARAN PAI DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI 4 KOTA BIMA Muamar Muamar; Ruslan Ruslan; Syarifuddin Syarifuddin; Ahmad Ahmad
TADARUS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.16847

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pelaksanaan pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kelas X di SMA Negeri 4 Kota Bima (2) Evaluasi Pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kelas X di SMA Negeri 4 Kota Bima (3) kelebihan dan kekurangan Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kelas X di SMA Negeri 4 Kota Bima. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk mengungkapkan gejala holistic kontekstual memulai pengumpulan data dan menyelidiki tentang masalah yang terjadi di lokasi penelitian. Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) yakni penelitian yang berlangsung di lapangan yang dalam hal ini dilakukan di SMA Negeri 4 Kota Bima.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam hal pengolahan dan analisis data ini peneliti menggunakan analisis deskripsi kualitatif dengan model analisis non statistic. Hasil penelitian menunjukan  bahwa proses pembelajaran PAI lebih menekankan pada siswa agar lebih aktif didalam proses pembelajaran dan guru hanya menjadi fasilitator, Guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran dikelas menekankan pentingnya akan tujuan materi, kemandirian, dan aplikasi pada kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan evaluasi pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kelas X di SMA Negeri 4 Kota Bima sebagian besarnya masih menggunakan evaluasi pada kurikulum sebelumnya
Model Pembelajaran Online Untuk Pengembangan Karakter Sabar Berbasis Neurosains Bagi Siswa Terdampak Social Distancing Akibat Pandemic Covid-19 Hendrian Hendrian; Suyadi Suyadi
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.5490

Abstract

Kasus baru tentang covid-19 yang menjerat siswa untuk belajar online yang mengembangkan karakter kesabaran bagi siswa dalam menghadapi pandemic social distancing akibat covid-19 akibatnya banyaknya siswa yang harus terjerat belajar secara online tanpa tatap muka. Dalam hal ini siswa harus mengembangkan karakter kesabaran. Tujuan penelitian ini untuk melihat perkembangan kesabaran siswa dalam melewati social distancing. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakter kesabaran berbasis neurosains sangat baik bagi siswa. Model pembelajaran online ini berpotensi mengembangkan karakter kesabaran bagi siswa dalam melakukan proses belajar jarak jauh dengan cara mampu menerapkan teknologi informasi secara efektif.
ISLAM DI MADINAH MASA RASULULLAH SAW. Evi Nur Hidayah
TADARUS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.15218

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan kembali gambaran metode, pendekatan, lembaga dan strategi Rasulullah Saw dalam melahirkan pengejawantahan proses pendidikan Islam. Penelitian deskriptif kualitatif bersumberkan tinjauan literatur dengan membaca dan mempelajari bahan teoritis dari sumber yang berhubungan dengan penelitian. Dengan eksistensinya Rasulullah Saw maka terjadilah perubahan, perubahan yang terjadi bukan hanya pada perilaku manusia melainkan pada cara pandang dan sistem pendidikan yang dibawa oleh Rasulullah Saw. Pelaksanaan pendidikan pada masa Rasulullah Saw berdasarkan petunjuk dan bimbingan langsung dari Allah SWT. Pendidikan di Mekah menggarisbawahi pada pembinaan akidah, akhlak serta tauhid kepada masyarakat Arab, sedangkan pendidikan di Madinah lebih menggarisbawahi pada pembinaan sosial dan politik. Dengan impian figur  pendidikan pada masa Rasulullah Saw sebagai penanggulangan  untuk menghadapi pendidikan Islam dimasa kini.
BAIT NADHAM BAHASA JAWA DALAM KITAB BAHASA ARAB PADA PENDIDIKAN PESANTREN Mirwan Akhmad Taufiq; Rimayul Wafa; Durrotul Hasanah
TADARUS Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v10i2.9812

Abstract

Naskah Arab-Pegon berbahasa Jawa masih banyak digunakan sebagai bahan ajar di beberapa pondok pesantren salaf. Beberapa naskah tersebut merupakan hasil intelektual kiai itu sendiri yang diungkap dengan bahasa Jawa, yang masih menggunakan wazan bahr bahasa Arab, kombinasi nadham unik bahasa Jawa dan bahasa Arab. Penelitian ini mengungkap naskah kitab muh}a>fadhatu al-S}ibya}>n karya Muhaimin bin Jamroh dan Zainudin Tamsir pada sisi konten, nilai yang terkandung dalam kitab tersebut, pola penyajian tema-tema gramatika bahasa Arab, dan relevansi penggunaannya dalam pendidikan bahasa Arab di era milenial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian filologi. Konsep dan langka analisa menggunakan konsep kerja Edward Djamaris dan Manassa; penentuan sasaran penelitian, observasi pendahuluan, deskripsi naskah, transliterasi naskah, penyuntingan, penerjemahan teks, dan nilai-nilai kandungan naskah. Hasil penelitian ditemukan kolaborasi indah antara bahasa Jawa dan bahasa Arab; nadham berbahasa Jawa, wazan berpola bahasa Arab, bahar rajaz. Materi nadham bukan hasil terjemah murni tapi hasil dari cuplikan beberapa kitab klasik nahwu yang dipadu dengan nasehat-nasehat luhur kehidupan. Nadham ini lebih tepat diajarkan kepada anak-anak berasal dari suku Jawa. Nadham Jawa ini menunjukkan sumbangsih penulis untuk memenuhi pendidikan yang berbasis kearifan lokal dalam mengajarkan kaidah-kaidah bahasa Arab.Kata Kunci: Filologi, Nadham Jawa, Arab-Pegon, Pendidikan Bahasa Arab.
Program Kesejahteraan Sosial Melalui Beasiswa Pendidikan Anak Yatim di Al BINAA IBS Eko Riyanto; Endin Mujahidin; Abas Mansur Tamam; Akhmad Alim; Nesia Andriana
TADARUS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/td.v11i1.16215

Abstract

AL BINAA IBS merupakan lembaga yang misinya memberikan beasiswa pendidikan anak yatim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui program pendidikan anak yatim yang mendapatkan beasiswa pendidikan penuh di pesantren AL BINAA IBS. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif analitik. Dari hasil penelitian bahwa program kesejahteraan sosial melalui beasiswa pendidikan anak yatim di AL BINAA IBS diintegrasikan melalui pendidikan formal dari tingkat SD, SMP dan SMA dan kegiatan inti kepesantrenan. Terdapat tambahan program khusus pembinaan dan pengasuhan anak yatim meliputi: 1. Ibadah, 2. Kemandirian, 3. Muhadhoroh, 4. Daar Al-umahat, 5. Distribusi, 6. Abang sayang, 7. Pekan Sehat, 8. Saling berbagi, 9. Tausiyah Subuh, 10. Rihlah, 11. Mudik Ramadan. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa program kesejahteraan sosial melalui beasiswa pendidikan anak yatim di AL BINAA IBS berjalan baik sesuai programnya. Semua anak yatim dari tingkat SD, SMP dan SMA mendapatkan beasiswa pendidikan penuh selayaknya santri reguler belajar di AL BINAA IBS pada umumnya. Untuk mendapatkan beasiswa pendidikan tersebut dimulai dari jenjang SD maksimal sepuluh tahun atau kelas 4 SD