cover
Contact Name
Hasruddin Nur
Contact Email
asrul23.23.a2@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asrul23.23.a2@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Phinisi Integration Review
ISSN : 26142325     EISSN : 26142317     DOI : -
Phinisi integration review dikelola oleh program studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dengan ISSN: 2614-2317 (online) dan ISSN: 2614-2325 (Cetak), terbit 2 kali dalam setahun pada bulan februari dan agustus. Phinisi integration review menerima artikel atau tulisan ilmiah dalam bentuk hasil-hasil kajian analitis, penelitian, aplikasi teori, dan pembahasan perpustakaan tentang ilmu pengetahuan sosial terdiri dari pendidikan sejarah, pendidikan IPS terpadu, pendidikan ekonomi, IPS Ke SD-an, Pendidikan Hukum dan Kewarganegaraan, pendidikan sosiologi, Pendidikan Antropologi.
Arjuna Subject : -
Articles 375 Documents
Peran Karang Taruna SMADAP Dalam Menyiapkan Pemimpin Berkarakter di Desa Pollewani Kecamatan Tutar Kabupaten Polewali Mandar Ismail Ismail; Andi Kasmawati; Mustari Mustari
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38105

Abstract

This study aims to examine and describe the role of SMADAP Karang Karuna in preparing character leaders in Pollewani Village, Tutar Subdistrict, Polewali Mandar Regency, Implementation of SMADAP Youth Organization work programs in preparing character leaders in Polewani Village, Tutar District, Polewali Mandar Regency, Barriers to SMADAP Youth Organizations in preparing leaders. Characterized in Pollewani Village, Tutar District, Polewali Mandar Regency and Constructing SMADAP Youth Organizations in preparing character leaders in Pollewani Village, Tutar District, Polewali Mandar Regency. This type of research uses descriptive qualitative research by determining the number of informants consisting of 9 informants selected with the criteria of management informants and members of SMADAP youth organizations, local government, local BPD members, community leaders and youth leaders who live in Pollewani Village. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The data analysis technique used by the researcher went through three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The data validation technique used is the addition of observations, increased persistence, triangulation, and member checks. The results showed that (1) the implementation of the SMADAP youth organization work program was still not running optimally because there was no work program in the field of human resource education and training that led to an increase in character values in preparing character leaders in Pollewani village, (2) Barriers This can be seen because the SMADAP youth organization's work program is unclear and does not have a program that leads to strengthening leadership character values. And external obstacles due to the lack of human resources for this SMADAP youth group have competencies related to leadership issues. (3) Constructing SMADAP youth groups in preparing leaders with character in the village of pollewani, namely collaborating with related parties with the local government and the community in the village of pollewani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan peran karang karuna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di desa pollewani kecamatan tutar kabupaten polewali mandar, Pelaksanaan program kerja karang taruna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di desa pollewani kecamatan tutar kabupaten polewali mandar, Hambatan karang taruna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di desa pollewani kecamatan tutar kabupaten polewali mandar dan Mengkonstruksi karang taruna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di Desa Pollewani Kecamatan Tutar kabupaten polewali mandar. Jenis penelitian ini menggunankan penelitian deskriptif kualitatif dengan penentuan jumlah informan terdiri dari 9 informan yang dipilih dengan kriterian informan pengurus serta anggota karang taruna SMADAP, pemerintah setempat, anggota BPD setempat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda yang tinggal di Desa Pollewani. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obervasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti melalui tiga tahapan kerja yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yang digunakan yakni perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan program kerja karang taruna SMADAP masih kurang berjalan secara optimal disebabkan karena belum ada program kerja dibidang pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia yang mengarah kepada penguatan nilai-nilai karakter dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di desa Pollewani, (2) Hambatan utama ataupun internal karang taruna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter di desa pollewani kecamatan tutar kabupaten polewali mandar hal ini dapat dilihat karena program kerja dari karang taruna SMADAP ini yang tidak jelas dan tidak memiliki program yang mengarah kepada penguatan nilai-nilai karakter kepemimpinan. Dan hambatan eksternal karena kurangnya sumber daya manusia dari karang taruna SMADAP ini yang memiliki kompetensi yang terkait tentang masalah kepemimpinan. (3) Mengkonstruksi karang taruna SMADAP dalam menyiapkan pemimpin berkarakter didesa pollewani yakni melakukan kerja sama dengan pihak-pihak terkait pemerintah setempat dan masyarakat di desa pollewani.
Adaptasi Pembelajaran Secara Blended Learning di Masa New Normal di SMK Negeri 3 Makassar Anisah Aah Marfuah; Firdaus W Suhaeb; M Rasyid Ridha; Muhamad Ihsan Azhim
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.37546

Abstract

This study aims to (1) apply blended learning carried out at SMK 3 Makassar in the new normal period. The research is qualitative and uses a descriptive approach. This research data will use primary and secondary data sources. In collecting the data using observation, interview and doc-umentation techniques. There are three stages in the data analysis process, namely data reduc-tion, data presentation and conclusions. The data validity technique used is to use source trian-gulation, method trigulation, and theoretical trigulation. (1) The application of blended learning in the new normal period at SMK Negeri 3 Makassar in its application Blended learning also sees the situation of covid19 conditions increasing which allows students to learn online again at home and if this condition changes from the school also begins to treat Blendedd laerning back at school 50% and 50% study at home. The application must be carefully prepared so as to pro-vide a change to teachers and students. From blended learning at SMK Negeri 3 Makassar, we also get to take advantage of the facilities that have been provided by the school using the LMS application which is in accordance with the government's recommendations to use when study-ing online.Tujuan dari penelitian ini adalah (1) penerapan pembelajaran blended learning yang dilakukan di SMK  3 Makassar di masa new normal. Penelitiannya berjenis kualitatif dan menggunakan pendekatan deskriptif. Data yang akan digunakan bersumber dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Ada tiga tahapan dalam proses analisis data yakni reduksi data, penyajian data dan penyimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan yakni menggunakan triangulasi sumber, trigulasi metode, dan trigulasi teori. Hasil penelitian di memperlihatkan jika: (1) Penerapan pembelajaraan blended learning di masa new normal di SMK Negeri 3 Makassar dalam penerapannya Blended learning juga melihat situasi kondisi covid19 meningkat yang memungkinkan siswa belajar online kem-bali dirumah dan jika kondisi ini berubah dari pihak sekolah juga mulai memperlakukan Blend-edd laerning kembali di sekolah 50% dan 50% belajar dirumah. Penerapan harus di siapkan dengan matang sehinggah memberikan suatu perubahan kepada guru dan siswa. Dari pembelaja-ran blended learning di SMK Negeri 3 Makassar juga mendapatkan memanfaatkan fasilitas yang sudah di sediakan oleh pihak sekolah menggunakan aplikasi LMS yang sesuai anjuran pemerintah di gunakan saat belajar online. Sudah sangat relevan dan cocok di laksanakan pada kondisi saat ini, khususnya di SMK Negeri 3 Makassar.
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 Melalui Media Kartu Huruf Di UPT SDI Ballabulo 104 Kepulauan Selayar Andi Nirwana
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38248

Abstract

The aim of this research is to improve the early reading ability of grade 1 students through letter cards at UPT SDI Ballabulo 104 Selayar Islands. This research includes descriptive research designed through classroom action research, carried out in two cycles. The research instrument is a test and an observation sheet. The results of the research data were analyzed quantitatively and qualitatively. The results of this study indicate that: (1) the students' initial reading ability in the first cycle is on average 6.66 and increases in the second cycle with an average value of 9.83. Mastery learning in the first cycle was 33% and increased in the second cycle to 83.33%. Thus, the application of letter card media can improve students' initial reading skills. (2) Letter card media improves students' initial reading ability. These indicators of improvement can be observed based on the results of observations from cycle I and cycle II which experienced changes, especially changes in attitudes, motivation, enthusiasm, and student values and understanding of the lesson. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 melalui media kartu huruf di UPT SDI Ballabulo 104 Kepulauan Selayar. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yang didesain melalui penelitian tindakan kelas (class room action research), dilaksanakan sebanyak dua siklus. Instrumen penelitian ini adalah tes dan lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kemampuan membaca permulaan siswa siklus I rata-rata 6,66 dan meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata 9.83. Ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 33% dan meningkat pada siklus II menjadi 83,33%. Dengan demikian, penerapan media kartu huruf dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. (2) Media kartu huruf meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Indikator peningkatan tersebut dapat dicermati berdasarkan hasil observasi dari siklus I dan ke siklus II yang mengalami perubahan, terutama pada perubahan sikap, motivasi, antusias, dan nilai siswa serta memahami pelajaran.
Pengaruh Minat Belajar Dana Manajemen Waktu Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Bisnis Daring dan Pemasaran SMK Negeri 1 Gowa Nurul Atifa Mawaddah; Tamrin Thahir; Basri Bado; Inanna Inanna; Nurafiah Nurafiah
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38162

Abstract

This study aims to discover the influence of learning interest and time management partially, simultaneously, and dominantly on learning outcomes in grade XI of Online Business and Marketing at SMKN 1 Gowa. This type of study is quantitative research. The population were all students of grade XI of Online Business and Marketing at SMKN 1 Gowa with the total of 101 students and the research samples were 34 students. Data collection techniques used were questionnaires and documentation. The data analysis techniques used were descriptive data analysis, classical assumption test, and hypothesis testing supported by SPSS program. The results of the t-test obtained are the t-count of learning interest is greater than the t-table (2.878 >1.694) and the t-count of time management is greater than the t-table (2.542>1.694) with each sig value. 0.007 and 0.016 at a significant level of 5%. The learning interest and time management are able to explain variations in learning outcomes by 21.7%, while the rest is influenced by other variables that are not included in this study. The results of the study indicate that the learning interest and time management partially and simultaneously have a positive and significant influence on learning outcomes in grade XI of Online Business and Marketing at SMKN 1 Gowa, and the learning interest has a more dominant influence on learning outcomes in grade XI of Online Business and Marketing at SMKN 1 Gowa. Therefore, it can be concluded that the proposed hypothesis is accepted. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar dan manajemen waktu secara parsial, simultan, dan dominan terhadap hasil belajar siswa kelas XI Bisnis Daring dan Pemasaran SMK Negeri 1 Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasinya adalah seluruh siswa kelas XI Bisnis Daring dan Pemasaran SMK Negeri 1 Gowa yang berjumlah 101 siswa, sedangkan jumlah sampel adalah 34 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan bantuan program SPSS. Hasil uji-t yang diperoleh adalah t hitung minat belajar lebih besar dari t tabel (2,878>1,694) dan t hitung manajemen waktu lebih besar dari t tabel (2,542>1,694) dengan masing-masing nilai sig. 0,007 dan 0,016 pada taraf signifikan 5%. Minat belajar dan manajemen waktu mampu menjelaskan variasi terhadap hasil belajar siswa sebesar 21,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar dan manajemen waktu secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas XI Bisnis Daring dan Pemasaran SMK Negeri 1 Gowa, serta minat belajar lebih dominan pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa kelas XI Bisnis Daring dan Pemasaran SMK Negeri 1 Gowa. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan dinyatakan diterima.
Perkawinan Anak Di Bawah Umur Berdasarkan Perspektif Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 di Kecamatan Tonra Kabupaten Bone Sulkarnain Saguni
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38099

Abstract

The study was conducted with the aim to discover the existence of Law No. 1 of 1974 in reducing child marriage behavior, the attitudes of the Office of Religious Affairs on child marriage as well as the social impact on child marriage. The type of this research is qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques used were observation, interview, and documentation, while data analysis techniques used was qualitative descriptive with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that (i) the existence of Law No. 1 of 1974 cannot reduce and suppress the number and behavior of child marriages in Tonra subdistrict, (ii) the attitude of the apparatus of the Office of Religious Affairs on marriage of children does not support and approve of the existence of child marriage, (iii) the social impact for the perpetrator of child marriage are (1) the impact on the perpetrator: the child marriage will cause various problems in the household, and (2) the impact on children: children who marry under age take care of themselves more than they care for their children, this certainly has an impact on childcare. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan Untuk mengetahui keberadaan Undang-undang No 1 tahun 1974 dalam mengurangi perilaku perkawinan anak di bawah umur, sikap aparat Kantor Urusan Agama terhadap perkawinan anak di bawah umur, Serta dampak sosial terhadap perkawinan anak di bawah umur. Jenis penelitian yang di gunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Tekhnik pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi, sedangkan teknik analisis data mengguakan deskriftif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (i) Keberadaan Undang-undang No 1 tahun 1974 tidak dapat mengurangi serta menekan angka dan perilaku perkawinan anak di bawah umur di kecamatan Tonra. (ii) Sikap aparat Kantor Urusan Agama terhadap perkawinan anak di bawah umur tidak mendukung dan menyetujui adanya perkawinan anak dibawah umur. (iii) Dampak sosial bagi pelaku perkawinan anak dibawah umur yaitu  (1) dampak bagi pelaku : perkawinan anak dibawah umur akan menimbulkan berbagai persoalan dalam rumah tangga. (2) dampak terhadap anak : anak yang menikah dibawah umur lebih mengurus diri mereka ketimbang mengurus anak mereka yang telah dilahirkan, hal ini tentu berdampak pada pengasuhan anak.
Mekanisme Pembagian Kerja Berdasarkan Gender Pada Keluarga Petani Jagung di Kabupaten Soppeng Muhammad Syukur; M Ridwan S Ahmad; Mardayani Mardayani; Sofiyana Sofiyana; Masniati Masniati; Khairunnisa Alwi
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38258

Abstract

This study aims to determine differences in the division of labor based on gender, namely based on the type of work and time allocation for corn farmers in Soppeng Regency. This research uses a qualitative approach with a qualitative descriptive type of research. Methods Data collection is done through interviews, observation, and documentation. Informants were selected based on a purposive sampling technique (deliberately) with the criteria of being corn farmers with the criteria that they have been married for at least 3 years and have children. Data collection techniques in this study are observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis technique was carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that there were three stages of work in corn farming families, namely pre-planting, cultivation, sales, and handling of the results, which indicated a division of labor. Men are more dominant in the public sector by playing a role in a variety of jobs ranging from planting to sales. While women, besides monopolizing work in the domestic sector, also help their husbands in the public sector, from pre-planting to the stage of selling and handling the produce. This division of labor makes women experience a double workload. However, harmony in the family remains because of the consensus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pembagian kerja berdasarkan gender, yaitu berdasarkan pembagain jenis pekerjaan dan alokasi waktu pada petani jagung di Kabupaten Soppeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dipilih berdasarkan teknik purposive sampling (secara sengaja) dengan kriterianya adalah petani jagung dengan kriteria yang sudah berkeluarga minimal 3 tahun dan telah memiliki anak. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tahapan pekerjaan pada keluarga petani jagung yaitu pratanam, budidaya, penjualan dan penanganan hasil yang memperlihatkan adanya pembagian kerja. Laki-laki lebih dominan di sektor publik dengan berperan dalam berbagai pekerjaan mulai dari pratanam sampai pada penjualan. Sedangkan perempuan disamping menopoli pekerjaan di sektor domestik juga serta membantu suami dalam sektor publik mulai dari saat pratanam sampai tahap penjualan dan penanganan hasil. Pembagian kerja seperti ini membuat kaum perempuan mengalami beban kerja ganda. Namun, keharmonisan dalam keluarga tetap terjalin karena adanya.
Analisis Karakter Siswa Kelas Tinggi Pada Diskusi Pembelajaran PPKn SD Inpres 7/83 Pasempe Muliadi Muliadi; Muhammad Amran; Asriadi Asriadi; Rina Bella Saputri
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.34836

Abstract

This research was a qualitative descriptive type that aimed to describe the high-class students character in the discussion of civic education learning at SD Inpres 7/83 Pasempe Palakka District Bone Regency. The subject in this research were students of grade IVth and Vth in SD Inpres 7/83 Pasempe Palakka District  Bone Regency, count to 27 people. Data collections technique used were observation and documents study technique. Data analysis techniques used were data reduction, data display and conclusion drawing/verification. Conclusion of this research indicated that the high-class students character in the discussion of civic education at SD Inpres 7/83 Pasempe Palakka District Bone Regency were religious, nasionalist, integrity, cooperate and independent. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan karakter siswa kelas tinggi pada diskusi pembelajaran PPKn SD Inpres 7/83 Pasempe Kecamatan Palakka Kabupaten Bone. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V SD Inpres 7/83 Pasempe Kecamatan Palakka Kabupaten Bone. Data penelitian diperoleh dari melalui observasi partisipasi pasif dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah data reduction, data display, dan verification/conclusion drawing. Kesimpulan penelitian ini bahwa karakter siswa kelas tinggi pada diskusi pembelajaran PPKn di SD Inpres 7/83 Pasempe Kecamatan Palakka Kabupaten Bone menunjukkan karakter religius, nasionalis, integritas, gotong royong dan mandiri.
K.H Hayyung : Peranan Dalam Perkembangan Islam di Selayar Hingga Pasca Kemerdekaan 1927-1961 Muh Nur Fajri Ramadhana; Ahmadin Ahmadin; Najamuddin Najamuddin
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38106

Abstract

. The purpose of this study was to determine the life history background of KH. Hayyung in conducting the Islamic research in Selayar and the role of K.H. Hayyung to seize and defend the Indonesian independence, especially in Selayar. The type of this study was a qualitative research using historical research methods, including (i) Heuristics (ii) Criticism (iii) Interpretation (iv) Historiography with other supporting science theory approaches, such as (i) Renewal Theory and (ii) Collective Action Theory. The results of this study revealed that K.H. Haiyyung had a Buginese aristocratic lineage of Pammana Wajo through his father named La Mattulada (Haji Abdul Rahim) with the title of ‘Fetta’. At 12 years old, he started to study Islam in the Al-Falah Islamic Boarding School, Marwah. The struggle of K.H. Haiyyung to the Islamic developmental in Selayar divided into two struggle phases. The first phase was characterised by an idea which intended to return Islamic teachings into its appropriate guidances. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang kehidupan KH. Hayyung dalam melakukan pembaharuan ajaran Islam di Selayar serta peranan K.H. Hayyung masa merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia khususnya di Selayar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan metode penelitian sejarah yaitu (i) Heuristik (ii) Kritik (iii) Interpretasi (iv) Historiografi dengan pendekatan teori ilmu bantu lain, seperti (i) Teori Pembaruan dan  (ii) Teori Aksi Kolektif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa K.H. Haiyyung mempunyai garis bangsawan Bugis Pammana Wajo melalui ayahnya yang bernama La Mattulada (Haji Abdul Rahim) dengan gelar Fetta. Mempelajari Islam dimulai sejak usia 12 tahun dengan belajar di Pondok Pesantren Al-Falah di Marwah. Perjuangan K.H. Haiyyung dalam perkembangan Islam di Selayar dibagi kedalam dua fase perjuangan. Fase pertama ditandai dengan ide pembaharuan yang bertujuan mengembalikan ajaran Islam sesuai dengan tuntutan Al-Qur’an dan Sunah dengan mendirikan Muhammadiyah  sebagai media pembaharuan ajaran agama Islam. Fase  kedua ditandai dengan partisipasi K.H. Haiyyung dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan melalui pembentukan Hizbullah yang merupakan cikal bakal AMRIS sebagai wadah perjuangan yang beranggotakan santri pengajian Muhammadiyah. Selanjutnya, dalam hal pemerintahan K.H. Haiyyung menjadi anggota urusan agama.
Peran Benteng Rotterdam di Kota Makassar Sebagai Sumber Belajar Sejarah Muh Anugerah Saputera; Mustari Bosra; Bahri Bahri
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.37549

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze about the role of the fort of Rotterdam as a source of learning history. This type of research uses descriptive qualitative research. Data was collected by means of participant observation, in-depth interviews and documentation. The validity of the data using the persistence of observations, triangulation of sources and detailed descriptions. The data analysis techniques used were: making small notes, grouping data, analyzing, presenting data and drawing conclusions. The results showed (1) Fort Rotterdam has been used as a historic site in the city of Makassar. In the 1970s this fort was renovated on a large scale and on 27 April 1977 the Makassar Archaeological Heritage Preservation Office was inaugurated, which is now known as the Cultural Heritage Preservation Center (BPCB) of South Sulawesi Province and based on the decision of the Minister of Culture and Tourism of the Republic of Indonesia, Rotterdam fort was designated as a Cultural Heritage Object in 2010 which is used as a center for culture, education, and a place for art and cultural performances, a place for historical tours, and a place to learn history. (2) Based on interviews with the fort management, as well as with educators, they said that they supported the Rotterdam fort being used as a historical learning resource for those who want to know and learn history. The government continues to make efforts so that historical sites can be preserved as a source of learning history. One example of the government's efforts to make this fort a source of learning is by setting up a BPCB office and the La Galigo Museum inside the fort complex and creating the “Museum Entrance School” program to raise awareness about the importance of history for future generations.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis tentang peranan benteng Rotterdam sebagai sumber belajar sejarah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan, triangulasi sumber dan uraian rinci. Teknik analisi data yang dilakukan: membuat catatan kecil, mengelompokkan data, menganalisis, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) Benteng Rotterdam telah dijadikan sebagai situs bersejarah yang ada di kota Makassar. Pada tahun 1970-an benteng ini telah dipugar secara besar-besaran dan pada 27 April 1977 diresmikan Kantor Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Makassar, yang kini dikenal dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Sulawesi Selatan dan berdasarkan keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia, benteng Rotterdam ditetapkan sebagai Benda Cagar budaya pada tahun 2010 yang dijadikan sebagai pusat budaya, pendidikan, dan tempat pertunjukan seni dan budaya, tempat berwisata sejarah, dan tempat belajar sejarah. (2) Berdasarkan wawancara dengan pengelola benteng, maupun dengan tenaga pendidik mengatakan bahwa mereka mendukung benteng Rotterdam dijadikan sebagai sumber belajar sejarah bagi mereka yang ingin mengetahui dan belajar sejarah. Pemerintah terus melakukan upaya agar situs-situs bersejarah dapat terus dilestarikan sebagai sumber belajar sejarah. Salah satu contoh upaya pemerintah menjadikan benteng ini sebagai sumber belajar adalah dengan mendirikan kantor BPCB dan Museum La Galigo di dalam kompleks benteng dan membuat program “Museum Masuk Sekolah” untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya sejarah bagi generasi-genarasi penerus bangsa. 
Hubungan Tingkat Kesulitan Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas Tinggi SD 6/75 Biru Muhammad Irfan; Muhammad Amran; Asriadi Asriadi; Novitasari Muhajir
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.38249

Abstract

This study is a correlational study with a quantitative approach which aims to determine whether there is a relationship between learning difficulties and science learning outcomes for high-class students of SD Inpres 6/75 Biru, Bone Regency. The population in this study were all high school students of SD Inpres 6/75 Biru, Bone Regency, which were used as samples with a total of 81 students. The sample was selected using a non-probability sampling technique, namely a saturated sample. The data obtained from the questionnaire (questionnaire) in the form of a Likert scale and documentation were then analyzed descriptively and analyzed inferentially. Based on the results of descriptive statistical analysis, the results of the study of learning difficulties have an average of 94,28 and a percentage of 57% in the medium category, while the science learning outcomes have an average of 80,94 and a percentage of 72% in the medium category. Based on the results of inferential statistical analysis shows that the value of rcount (-0,221) is greater (>) than the value of rtable (0,219) at a significance level of 5%, thus H0 is rejected and H1 is accepted. The conclusion of this research is that there is a negative and significant relationship between learning difficulties and science learning outcomes for high grade students of SD Inpres 6/75 Biru, Bone Regency. Penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kesulitan belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas tinggi SD Inpres 6/75 Biru Kabupaten Bone. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas tinggi SD Inpres 6/75 Biru Kabupaten Bone yang dijadikan sampel berjumlah 81 siswa. Sampel dipilih dengan teknik nonprobability sampling yakni sampel jenuh. Data yang diperoleh dari kuesioner (angket) berbentuk skala likert dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskriptif dan dianalisis secara inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh hasil penelitian kesulitan belajar memiliki rata-rata 94,28 dan persentase 57% dengan kategori sedang sedangkan hasil belajar IPS memiliki rata-rata 80,94 dan persentasi 72% dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa nilai rhitung (-0,221) lebih besar (>) dari nilai rtabel (0,219) pada taraf signifikansi 5% dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara kesulitan belajar dengan hasil belajar IPS siswa kelas tinggi SD Inpres 6/75 Biru Kabupaten Bone.