cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal IPA Terpadu
ISSN : 25978977     EISSN : 25978985     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2022)" : 15 Documents clear
PENELITIAN PENDAHULUAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASSESSMEN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS CALON GURU FISIKA Dewi Hikmah Marisda; Ardiansah Hasin; Riskawati R
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.25685

Abstract

Karakteristik mata kuliah Fisika Dasar pada kurikulum Prodi Pendidikan Fisika UNISMUH Makassar menekankan pada proses aktif penggunaan pikiran dalam mempelajari gejala alam. Penelusuran mengenai instrumen tes (assessmen) pada mata kuliah Fisika Dasar 3 (tiga) tahun terakhir merupakan dasar yang memberikan intervensi bagi peneliti melalui riset, maupun bagi dosen pada pemilihan perangkat penilaian (assessmen) yang tepat untuk perkuliahan Fisika Dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif jenis analisis isi atau dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi, kemudian melakukan analisis soal (instrument tes) menggunakan lembar penilaian dan rubrik penilaian. Analisis dilakukan oleh tiga jenis sumber, yaitu dosen pengampu mata kuliah, peneliti, dan perwakilan mahasiswa. Setelah data diperoleh selanjutnya dilakukan Focus Group Discussion dan telaah terhadap instrument tes yang digunakan pada mata kuliah Fisika Dasar 3 (tiga) tahun terakhir. Dari hasil penelitian ditawarkan untuk mengembangkan penilaian, dalam hal ini instrument assessmen yang berorientasi pada keterampilan berpikir kritis, khususnya pada keterampilan interpretasi, analisis, dan inferensi. Pengembangan keterampilan berpikir kritis perlu dilakukan dalam rangka menyiapkan calon guru Fisika untuk menghadapi tantangan perkembangan abad 21 (dunia kerja).
RANCANGAN MODEL PEMBELAJARAN 5E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI EKOSISTEM Lis Afriyanti; Irdam Idrus; Sri Irawati; Kasrina Kasrina; Alif Yanuar Zukmadini
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.31792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancangan model pembelajaran 5E (learning cycle) sebagai alternatif untuk membelajarkan materi ekosistem. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Metode penelitian yaitu metode deskriptif. Tahap penelitian meliputi: 1) Analisis Kurikulum, 2) Analisis Kompetensi Dasar, 3) Telaah Materi Pelajaran, 4) Merumuskan Indikator dan Tujuan Pembelajaran, 5) Menentukan Model Dan Metode Pembelajaran, 6) Memilih Media Pembelajaran, 7) Penyusunan Perangkat Pembelajaran. Analisis data meliputi: 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, 3) Menarik Kesimpulan. Hasil penelitian berupa perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran yang dirancang adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) materi ekosistem yang dirancang untuk 2 kali pertemuan tatap muka. RPP disusun sesuai dengan indikator dan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. RPP terdiri dari kegiatan awal, kegiatan inti, dan penutup yang mengacu pada sintaks pembelajaran model 5E (learning cycle) yang terdiri dari 5 tahap yaitu: 1) Pembangkitan minat (Engagement), 2) Eksplorasi (Exploration), 3) Penjelasan (Explanation), 4) Elaborasi (Elaboration), 5) Evaluasi (Evaluation).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN E-LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP NEGERI 30 MAKASSAR Nida Alfiah Khazanah; Hasanuddin Hasanuddin; Muh Tawil
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.26585

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui : (1) Besar hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII sebelum dan setelah diberikan model E-learning menggunakan aplikasi Google Classroom, (2) Besar hasil belajar IPA peserta didik perempuan dan laki-laki kelas VIII sebelum dan setelah   dilakukan  penerapan model E-learning menggunakan aplikasi Google Classroom, (3) Perbedaan hasil belajar IPA peserta didik laki-laki dan perempuan setelah dilakukan penerapan model E-learning menggunakan aplikasi Google Classroom. Penelitian ini merupakan pra-eksperimen dengan One Group Pre-test Posttest Design. Populasi peserta didik kelas VIII SMPN 30 Makassar adalah 350 orang, sample dipilih dengan menggunakan teknik puprposive sampling sehingga terpilih 2 kelas sebanyak 40 peserta didik. Instrumen penelitian adalah pretest dan posttest berupa soal pilihan ganda. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ditemukan: (1) Rata-rata skor hasil belajar IPA sebelum diajar adalah 46,40 (kategori rendah), (2) Rata-rata skor hasil belajar IPA peserta didik perempuan kelas VIII sebelum diajar adalah 48,46 (kategori rendah) dan setelah   diajar adalah 75,08 (kategori tinggi), (3) Skor hasil belajar IPA peserta didik laki-laki sebelum diajar adalah 42,27 (kategori rendah) dan setelah diajar adalah 71,42 (kategori tinggi), (4) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik laki-laki dan perempuan setelah penerapan model pembelajaran E-learning menggunakan aplikasi Google Classroom.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR FISIKA KELAS XI MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING Yuni Erviyanti; Kaharuddin Arafah; Anis Nur
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.30681

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar pada pokok bahasan Elastisitas zat padat setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah kurangnya aktivitas peserta didik selama guru mengajar karena proses pembelajaran hanya berfokus pada guru. Pembelajaran Fisika dirasa tidak bermakna sehingga peserta didik pasif saat pembelajaran berlangsung. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA 6 MA Unggulan Amanatul Ummah Surabaya yang berjumlah 27 peserta didik perempuan. Langkah-langkah yang diterapkan dalam penelitian ini antara lain perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yakni dengan merekam kejadian selama pembelajaran serta lembar observasi oleh observer selanjutnya data dianalisis secara kualitatif. Penelitian dianggap berhasil jika lebih dari 70 % peserta didik terlibat dalam aktivitas pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan bahwa pada siklus pertama aktivitas peserta didik masih belum mencapai indikator keberhasilan. Oleh karena itu pada tindakan siklus dua peneliti merefleksi dengan cara lebih menekankan pentingnya solusi dari masalah yang disajikan serta menjelaskan secara detail komponen-komponen pada langkah-langkah pembelajaran. Pada siklus kedua didapatkan hasil bahwa keterlibatan aktivitas peserta didik sebanyak lebih dari 70% sehingga dapat dikatakan mencapai keberhasilan.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK SMP NEGERI 5 SATU ATAP SUBAH DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Dede Suryadie; Ramlawati Ramlawati; Rusdianto Rusdianto
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.31510

Abstract

Penelitian   ini   dilatarbelakangi   oleh   model pembelajaran yang konvensional yang diterapkan pada pembelajaran IPA kelas VII sehingga mengakibatkan rendahnya tingkat ketuntasan hasil belajar IPA peserta didik kelas VII di SMPN Satu Atap Subah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil dan aktivitas belajar peserta didik dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian Tindakan Kelas (PTK).  Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VII SMPN 5 Satu Atap Subah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar kognitif, serta lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran dan aktivitas peserta didik untuk psikomotorik dan afektif peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa terdapat peningkatan hasil belajar IPA dan aktivitas belajar peserta didik yang berada pada kategori tinggi yaitu di atas 90%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model problem based learning meningkatkan hasil belajar peserta didik.
IMPLEMENTASI APLIKASI RUMAH BELAJAR KEMENDIKBUD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 2 PINRANG Ainun Hastri Z; Sitti Rahma Yunus; Muh Tawil
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.22237

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Pinrang dengan menerapkan aplikasi Rumah Belajar Kemendikbud (2) Untuk mengetahui hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Pinrang sebelum dan setelah menggunakan aplikasi rumah belajar Kemendikbud. Jenis Penelitian ini adalah Pre-Experimental Design. Desain penelitian adalah One Group Pretest-Postest Desaign. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Pinrang tahun ajaran 2020/2021. Sampel yang dipilih dengan Teknik Purposive Sampling dan diperoleh kelas VIII.1 30 orang; kelas VIII.2 31 orang. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan pemberian pretest dan posttest. Data analisis melalui statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis disimpulkan: (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Pinrang dengan menerpakan aplikasi Rumah Belajar Kemendikbud tergolong kategori sedang. (2) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Pinrang setelah menggunakan aplikasi rumah belajar Kemendikbud
PENGARUH VIDEO PRAKTIKUM INTERAKTIF TERHADAP KETERAMPILAN LABORATORIUM DAN HASIL BELAJAR SISWA SMA St Hayatun Nur Abu; Nurul Aulia Rahman; Nur Asbirayani Limatahu; Nurfatimah Sugrah
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.14874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video praktikum interaktif terhadap keterampilan laboratorium dan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 9 Tidore Kepulauan pada materi hidrokarbon. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian pre-experimental dengan desain one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 9 Tidore Kepulauan. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas Xb berjumlah 24 dengan teknik pengambilan sampel yaitu Simple Purposive. Instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini berupa lembar observasi keterampilan laboratorium untuk mengukur kemampuan laboratorium siswa dan soal essay sebanyak 12 item yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa.Teknik analisis data adalah teknik analisi statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan SPSS21. Hasil uji hipotesis dalam penelitian ini ialah: (1) Uji hipotesis diperoleh sig < 0,05 thitung > ttabel atau 22,683 > 1,71 maka penggunaan video praktikum interaktif berpengaruh terhadap keterampilan laboratorium siswa (2) Uji hipotesis diperoleh sig <0,05 thitung>ttabel atau 43,479>1,71 maka penggunaan video praktikum interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI PESERTA DIDIK KELAS VII SMPN 24 MAKASSAR PADA MATERI LAPISAN BUMI Uswatun Nisa; Nurhayani H Muhiddin; Ramlawati Ramlawati
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.24187

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) miskonsepsi yang terjadi pada peserta didik didik kelas VII SMPN 24 Makassar pada materi lapisan bumi dan (2) persentase peseta didik kelas VII SMPN 24 Makassar yang mengalami miskonsepsi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain survei deskriptif. Populasi penelitian sebanyak     360 peserta didik kelas VII dengan teknik sampling secara Random Sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 133 peserta didik. Penelitian menggunakan tes tertulis dengan soal pilihan ganda beralasan dengan tingkat keyakinan (three-tier diagnostic test) sebanyak 17 butir soal yang telah melalui validasi ahli dan validasi item. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa: (1) miskonsepsi terjadi pada semua konsep yang ada pada materi lapisan bumi dengan kategori tinggi (2) persentase miskonsepsi peserta didik pada konsep komponen penyusun atmosfer sebesar 65,41% (tinggi), hubungan antara ketinggian tempat, tekanan udara dan jumlah molekul udara di atmosfer sebesar sebesar 62,91% (tinggi), karakteristik lapisan troposfer sebesar 68,80% (tinggi), karakteristik lapisan stratosfer sebesar 60,15% (tinggi), karakteristik lapisan mesosfer sebesar 71,43% (tinggi), karakteristik lapisan termosfer sebesar 77,45% (tinggi), karakteristik lapisan eksosfer sebesar 71,43% (tinggi), karakteristik litosfer sebesar 60,53% (tinggi), penyebab terjadinya gempa bumi 63,91% (tinggi), penyebab terbentuknya gunung api 50,38% (sedang), dan karakteristik hidrosfer 67,67% (tinggi).
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF SIMULASI PHET (PHYSICS EDUCATION TECHNOLOGY) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 3 DUA PITUE KALOSI Risma Sunandar; Muhammad Aqil Rusli; sitti saenab
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.31270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hasil belajar IPA peserta didik kelas VII setelah diajar dengan menggunakan media pembelajaran Interaktif PhET (2) peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII yang diajar dengan menggunakan penerapan media pembelajaran Interaktif PhET. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre experiment dan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Dua Pitue Kalosi. Sampel dipilih dengan Teknik Random Sampling dan diperoleh kelas ekperimen VII.1 dengan jumlah peserta didik sebanyak 20 orang. Instrumen penelitian berupa soal tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan pemberian pretest dan posttest. Data dianalisis dengan statistik deskriptif untuk mengetahui hasil belajar IPA peserta didik dan statistik inferensial untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran interaktif PhET. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) Hasil  belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Dua pitue kalosi secara signifikan lebih tinggi dari sebelum diajar dengan menggunakan media pembelajaran interaktif PhET (2) Peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Dua pitue kalosi diperoleh  N- Gain 0,71 yang berada pada kategori tinggi.
DESKRIPSI HASIL BELAJAR DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 7 MAKASSAR (STUDI PADA MATERI GERAK DALAM KEHIDUPAN) Muhammad Hilmy Afiq; Salma Samputri; Muhammad Aqil Rusli
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.30522

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian survey yang bertujuan untuk: (1) mengetahui jenis gaya belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Makassar, (2) mengetahui hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 7 Makassar, dan (3) mengetahui hasil belajar IPA ditinjau dari gaya belajar peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 7 Makassar. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diperoleh data tentang kecenderungan gaya belajar peserta didik paling dominan adalah gaya belajar auditorial sebanyak 48 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, visual sebanyak 37 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, kinestetik sebanyak 26 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, visual auditorial sebanyak 5 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, visual kinestetik sebanyak 2 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, auditorial kinestetik sebanyak 6 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik, dan visual auditorial kinestetik sebanyak 9 peserta didik dengan hasil belajar pada kategori sangat baik. Maka dari itu, guru IPA seharusnya dapat menggunakan bermacam-macam metode dan strategi mengajar untuk mengakomodasi gaya belajar peserta didik dengan materi yang berbeda-beda di dalam kelas.

Page 1 of 2 | Total Record : 15