cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,364 Documents
Male and Female Youth’s Opportunities to Attend Higher Education: Gender Equality Perspective in the Village Ni Wayan Desi Ratna Sari; Luh Putu Artini; Dewa Putu Ramendra
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64475

Abstract

This study discusses gender inequality in access to higher education among male and female youth in rural communities. Although education is a fundamental right for both men and women, social and cultural practices in many villages still prioritize males in obtaining higher educational opportunities. Economic limitations, patriarchal values, and traditional perceptions regarding gender roles often influence parents’ decisions in supporting their children’s education. Therefore, this research aims to analyze the opportunities of male and female youth to continue higher education from a gender equality perspective in the village context. This study employed a qualitative descriptive approach conducted in a village in Sekotong, West Lombok, Indonesia. The participants consisted of 26 individuals, including 10 parents and 16 students (8 male and 8 female students). Data were collected through in-depth interviews and analyzed using transcription, coding, and thematic analysis. The findings reveal that parents generally provide stronger support for sons to pursue higher education because men are considered future family breadwinners and decision-makers. In contrast, daughters are often expected to focus on domestic responsibilities after marriage. Economic hardship also contributes to the unequal educational opportunities experienced by female youth. In conclusion, gender inequality in rural education remains strongly influenced by patriarchal culture and financial limitations, which continue to restrict equal access to higher education for women.
Bisnis One-Stop Shop Pet Care: Membentuk Repurchase Intention Melalui Pengalaman Layanan Terintegrasi Muhammad Ihsan Suhar; Henry Susanto Pranoto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh service convenience dan service quality terhadap repurchase intention dengan customer satisfaction sebagai variabel mediasi pada pelanggan Coco Pet Shop Samarinda. Penelitian ini menggunakan kerangka Stimulus-Organism-Response (S-O-R), dengan service convenience dan service quality sebagai stimulus, customer satisfaction sebagai organism, dan repurchase intention sebagai response. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 170 pelanggan yang dipilih secara purposive dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa service convenience berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer satisfaction dan repurchase intention. Service quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer satisfaction, tetapi tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap repurchase intention. Selanjutnya, customer satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Hasil mediasi menunjukkan bahwa customer satisfaction memediasi secara parsial hubungan service convenience terhadap repurchase intention dan memediasi secara penuh hubungan service quality terhadap repurchase intention. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam model bisnis one-stop shop pet care, kemudahan layanan berperan langsung dan tidak langsung dalam mendorong niat pembelian ulang, sedangkan kualitas layanan bekerja melalui pembentukan kepuasan pelanggan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur pemasaran jasa kontekstual serta implikasi manajerial bagi pengembangan bisnis pet care terintegrasi.
Pengaruh Citra Merek dan Pemasaran Media Sosial yang Dimoderasi Oleh Persepsi Harga Produk dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Melalui Aplikasi Signal Trading Pada Gen Z Erwin Sanjaya; Bernard T. Widjaja; Jimmy Lizardo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64491

Abstract

Penelitian ini bertujuan antuk melihat pengaruh Pengaruh Citra Merek dan Pemasaran Media Sosial yang dimoderasi oleh Persepsi Harga Produk dalam membangun Keputusan Pembelian melalui aplikasi Signal Trading pada Gen Z. Studi kasus adalah pengguna maupun calon pengguna aplikasi penyedia signal trading Arbit Finder. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan jumlah 80 responden pengguna maupun calon pengguna aplikasi. Data diperoleh melalui kuesioner tertulis yang diberikan secara langsung kepada responden. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Square - Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan menggunakan program SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, demikian pula pemasaran media sosial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Namun, persepsi harga tidak mampu memoderasi hubungan antara citra merek dengan keputusan pembelian, sementara persepsi harga justru berpengaruh negatif atau memperlemah secara signifikan hubungan antara pemasaran media sosial dengan keputusan pembelian. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa citra merek dan pemasaran media sosial merupakan faktor penting yang mendorong keputusan pembelian, namun persepsi harga perlu dikelola secara hati-hati karena dapat mereduksi efek positif dari aktivitas pemasaran media sosial.
Perlindungan Hukum Hak Cipta Atas Label, Leaflet, dan Materi Informasi Produk dalam Industri Farmasi di Indonesia Antonius Dewanto Purnomo; I Komang Kartika Yasa
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64494

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kerangka pengaturan hukum hak cipta terhadap label, leaflet, dan materi informasi produk farmasi di Indonesia; mengkaji kualifikasi objek-objek tersebut sebagai ciptaan yang dilindungi beserta batas-batasnya; serta mengidentifikasi tipologi pelanggaran dan mekanisme perlindungan hukum yang tersedia — baik preventif maupun represif — termasuk analisis dimensi tumpang tindih dengan rezim hak kekayaan intelektual lainnya. Penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statutory approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan perbandingan hukum (comparative law approach). Bahan hukum primer mencakup Undang-Undang Dasar 1945, UU No. 28/2014 tentang Hak Cipta, UU No. 30/2000 tentang Rahasia Dagang, UU No. 17/2023 tentang Kesehatan, serta Peraturan BPOM No. 10/2024 tentang Penandaan Produk. Analisis dilakukan secara kualitatif-deduktif dengan kerangka dikotomi ide-ekspresi (idea-expression dichotomy) dan teori perlindungan hukum preventif-represif. Label, leaflet, dan materi informasi produk farmasi memenuhi syarat sebagai ciptaan yang dilindungi sepanjang mengandung ekspresi intelektual konkret yang dapat dibedakan dari fakta teknis atau data regulatif semata. Empat tipologi pelanggaran diidentifikasi: penggandaan tanpa izin, pengumuman dan distribusi tanpa izin (termasuk di platform digital), adaptasi atau modifikasi tanpa izin, serta pelanggaran hak moral berupa penghilangan identitas pencipta dan distorsi ciptaan. Dimensi tumpang tindih dengan rahasia dagang dan paten menghasilkan kompleksitas perlindungan yang belum sepenuhnya diakomodasi dalam kerangka regulasi Indonesia. Hak cipta merupakan rezim hukum yang relevan dan perlu dioptimalkan dalam melindungi materi informasi produk farmasi di Indonesia. Diperlukan penguatan melalui pencatatan aktif, harmonisasi antar-rezim HKI, serta keseimbangan antara perlindungan hak eksklusif pencipta dan kepentingan akses publik atas informasi kesehatan.
Sejarah Partai Gerakan Indonesia Raya dan Pengaruh Politiknya pada Pemilu Presiden 2019 Audrey G.D Tangkudung; Fajar Kurniawan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64496

Abstract

Kemunculan partai-partai politik baru di Indonesia pascareformasi telah secara signifikan mengubah dinamika kompetisi demokrasi, di mana Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menonjol sebagai aktor penting meskipun tergolong partai yang relatif baru didirikan pada tahun 2008. Artikel ini menelaah secara mendalam proses lahirnya serta dinamika pertumbuhan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sekaligus menelusuri kontribusi dan dampak kekuatan politiknya pada kontestasi Pemilihan Presiden Indonesia tahun 2019. Kajian ini menerapkan perspektif kualitatif dalam ranah sejarah dan politik dengan teknik pengumpulan data melalui telaah literatur, pengkajian arsip resmi organisasi, regulasi pemilihan umum, laporan pers nasional, dan berbagai publikasi akademik yang relevan. Kerangka teoretis yang digunakan meliputi teori institusional partai politik, teori kepemimpinan karismatik, dan teori koalisi elektoral. Hasil kajian menunjukkan bahwa Gerindra sebagai partai politik relatif baru mampu berkembang pesat melalui penguatan struktur organisasi, sentralitas figur kepemimpinan, dan strategi koalisi elektoral yang adaptif. Dalam konteks Pilpres 2019, Gerindra memainkan peran signifikan dalam membentuk oposisi politik dan memengaruhi dinamika kompetisi demokratis di Indonesia. Temuan ini memperkaya kajian tentang peran partai oposisi dan kepemimpinan karismatik dalam demokrasi elektoral Indonesia.
Kepercayaan Pasien Memediasi Pengaruh Waktu Tunggu Pindah dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pasien Sendy Suki; Melitina Tecoalu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu tunggu pindah dan kualitas layanan terhadap kepuasan pasien dengan kepercayaan pasien sebagai variabel intervening pada pasien rawat inap RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 150 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pasien yang telah menjalani proses perpindahan dari IGD ke ruang rawat inap. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta analisis jalur dengan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu tunggu pindah berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikansi 0,027. Kualitas layanan juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikansi <0,001. Selain itu, waktu tunggu pindah dan kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan pasien, masing-masing dengan nilai signifikansi <0,001. Kepercayaan pasien juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikansi 0,013. Hasil uji Sobel menunjukkan bahwa kepercayaan pasien mampu memediasi pengaruh waktu tunggu pindah dan kualitas layanan terhadap kepuasan pasien. Dengan demikian, peningkatan kepuasan pasien tidak hanya ditentukan oleh kecepatan proses perpindahan dan kualitas layanan, tetapi juga oleh kemampuan rumah sakit dalam membangun kepercayaan pasien.
Pertanggungjawaban Hukum terhadap Majelis Pengawas Notaris yang Melakukan Pelanggaran terhadap Tugas dan Jabatan Stefanie Hartanto; Angeline Iroth; Bidadari Sekarwulan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64498

Abstract

Notaris sebagai pejabat umum menjalankan sebagian fungsi negara dalam bidang hukum perdata, sehingga pengawasan terhadap pelaksanaan jabatannya menjadi hal yang krusial. Pengawasan tersebut dilakukan oleh Majelis Pengawas Notaris yang dibentuk oleh Menteri Hukum berdasarkan Undang-Undang Jabatan Notaris. Namun demikian, keberadaan kewenangan yang luas tidak menutup kemungkinan Majelis Pengawas untuk melakukan kesalahan dalam menjalankan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban Majelis Pengawas Notaris apabila terjadi kesalahan dalam pelaksanaan tugas dan jabatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif empiris dengan pendekatan judicial case study, mengacu pada Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Nomor 235/G/2019/PTUN.JKT. Sumber data mencakup bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah, yang didukung oleh data primer melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Pengawas dapat melakukan kesalahan prosedural maupun substantif dalam pemeriksaan Notaris. Kesalahan prosedural berkaitan dengan pelanggaran prinsip due process of law, sedangkan kesalahan substantif terjadi akibat kekeliruan penafsiran hukum dan penyalahgunaan wewenang. Sebagai Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara, Majelis Pengawas wajib mempertanggungjawabkan tindakannya secara administratif, yuridis melalui mekanisme gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara, serta secara etik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan mekanisme pengawasan internal dan penyempurnaan pedoman pemeriksaan guna meminimalisir subjektivitas dalam penilaian pelanggaran Notaris.
Korupsi dan Kekuasaan di Indonesia Era Demokrasi Sidratahta Mukhtar; Audrey G.D Tangkudung
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64499

Abstract

Kegagalan transisi demokrasi di Indonesia pascareformasi dalam memberantas korupsi telah menjadi fenomena paradoksal, di mana negara ini diakui sebagai yang paling demokratis di Asia namun sekaligus yang paling korup. Tulisan ini bertujuan untuk membahas masalah korupsi dilakukan oleh elite penguasa di Indonesia. Reformasi pada tahun 1998 pada awalnya untuk mengubah negara menjadi demokratis, rule of law dan bebas dari korupsi. Namun, kekuasaan yang tersebar di berbagai cabang kekuasaan eksekutif pusat daerah, legislatif dan yudikatif dipraktikkan dengan cara kekuasaan yang power over. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis telaah literatur, kajian sumber terbuka yang kredibel, serta studi teoritis dan empiris tentang korupsi dan kekuasaan di Indonesia dan global. Data dianalisis menggunakan teori kekuasaan dan korupsi menurut Jeffrey Winters dan Francis Fukuyama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan kekuasaan material yang ekstrem dalam masyarakat Indonesia membentuk dan mendistorsi praksis politik, di mana kekayaan menjadi sumber daya paling ampuh dalam memengaruhi hasil politik. Selain itu, studi ini menemukan bahwa institusi-institusi negara belum kapabel dalam mencegah korupsi dari sistem kekuasaan yang ada, yang dibuktikan dengan lemahnya penegakan hukum, impunitas, dan campur tangan kekuasaan di lembaga peradilan. Di tengah Indonesia yang semakin demokratis dan mengembangkan industrialisasi sejak era Jokowi, tindakan koruptif seperti tiada henti dilakukan oleh elit-elit yang berkuasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan lembaga antikorupsi dengan pendekatan pencegahan, disertai pengawasan publik yang kuat, sangat penting untuk memutus siklus penyalahgunaan kekuasaan dalam demokrasi Indonesia.
Analisis Koefisien Direct Cost dan Indirect Cost Akibat Unforeseen Condition Pada Proyek EPC Lawe-lawe Facilities RDMP RU V-Balikpapan Dudi Mulyadi; Ferry Rusgiyarto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i5.64509

Abstract

Proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) memiliki tingkat kompleksitas dan ketidakpastian tinggi sehingga rentan mengalami perubahan struktur biaya akibat Unforeseen Condition. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan koefisien Direct Cost dan Indirect Cost pada Proyek EPC Lawe-Lawe Facilities RDMP RU V Balikpapan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus tunggal melalui analisis dokumen RABOP pada empat fase proyek. Analisis dilakukan menggunakan perhitungan koefisien biaya (K) dan korelasi Spearman. Kebaruan penelitian terletak pada penggunaan koefisien biaya proyek (K = Indirect Cost / Direct Cost) sebagai indikator evaluasi dinamika struktur biaya proyek EPC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien K meningkat dari 0,072 menjadi 0,136 saat terjadi Unforeseen Condition, kemudian menurun menjadi 0,100 setelah dilakukan penanganan. Hasil uji Spearman menghasilkan koefisien sebesar 0,82 dengan nilai p-value 0,041 yang mengindikasikan adanya kecenderungan hubungan positif antara Unforeseen Condition dan peningkatan Indirect Cost. Penelitian ini merekomendasikan struktur biaya proyek EPC yang lebih adaptif dengan komposisi Direct Cost ±78%, Indirect Cost ±12%, serta contingency sebagai mitigasi risiko dan pendekatan early warning system dalam pengendalian biaya proyek EPC.
Studi Alternatif Metode Perbaikan Tanah Lunak Dangkal dan Alternatif Metode Perkuatan Timbunan Tinggi Pada Proyek Jalan Tol Pekanbaru Dumai Seksi 4A Akses Pinggir Sta 1+200 – 1+400 Andy Yarzis Qurniawan; Ria Asih Aryani Soemitro; Trihanyndio Rendy Satrya
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i6.64521

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Ruas Pekanbaru – Dumai menyoroti pentingnya infrastruktur dalam memajukan ekonomi Riau, memperpendek waktu tempuh dari 5-6 jam menjadi 2-2.5 jam. Penelitian di Seksi 4a Akses Pinggir STA 1+375 menekankan pemahaman karakter tanah dan metode perbaikan yang sesuai untuk memastikan keberhasilan proyek. Analisis dan rekomendasi perbaikan tanah dari penelitian ini berpotensi memberikan panduan berharga bagi para pemangku kepentingan, mendukung pengembangan infrastruktur jalan tol di wilayah tersebut secara efisien dan berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas tanah terkait sliding dengan melakukan back analysis menggunakan data tanah sebelum terjadi sliding. Selanjutnya dilakukan perbandingan efektivitas perbaikan tanah menggunakan kombinasi geotextile dan Pile Embangkment dengan variasi jarak antar tiang (spacing) 2.5 m, 3 m dan 3.5 m berdasarkan data tanah terbaru. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi keefektifan dan efisiensi perbaikan terhadap perkuatan tanah. Penelitian ini mengadopsi desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengumpulkan data numerik terkait kondisi tanah, kestabilan struktur dan efektivitas metode perbaikan. Metode ini digunakan dalam proyek jalan tol Pekanbaru-Dumai Seksi 4A Akses Pinggir STA 1+375.

Filter by Year

2016 2026