cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 02163942     EISSN : 25496883     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
This journal is a scientific journal publications to develop knowledge in the field of Medical Science and Health. Topics of papers that can be published in the Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (JKK) Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta is scientific topics that correspond to areas of interest in the Faculty of Medicine and Health are Medical Science, Public Health, Obstetrics, Nursing, Pharmacy, Nutrition, other fields of health sciences. This journal is published periodically since 2004, 2 (two) times in 1 year (January and July). Available online since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Hubungan Obesitas pada Pra Lansia dengan Kejadian Hipertensi di Kecamatan Senen Jakarta Pusat Tahun 2017-2018 Juwita Kartika; Endang Purwaningsih
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.326 KB) | DOI: 10.24853/jkk.16.1.35-40

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global termasuk Indonesia. Prevalensi hipertensi akan meningkat dengan bertambahnya usia. Hipertensi mempunyai berbagai macam faktor risiko dimana salah satunya adalah obesitas. Pemeriksaan yang digunakan dalam menentukan obesitas adalah indeks massa tubuh. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan obesitas pada pra lansia dengan kejadian hipertensi di Kecamatan Senen Jakarta Pusat Tahun 2017-2018 dan tinjauannya dari sisi Islam. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan survey analitik secara cross sectional. Jumlah sampel penelitian 100 subjek dan pengambilan sampel dengan teknik cluster sampling. Pengukuran yaitu tekanan darah sistolik dan diastolik, tinggi badan, dan berat badan. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan angka kejadian hipertensi pada pra lansia adalah 65 orang (65%) dan terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas pada pralansia dengan kejadian hipertensi (p=0,029, OR=2,53). Disimpulkan bahwa obesitas berhubungan dengan kejadian hipertensi pada pra lansia dengan risiko 2,53 kali lebih besar dibandingkan dengan tidak obesitas.
Identifikasi Keluhan Peningkatan Berat Badan Pada Pasien Skizofrenia Yang Mendapat Terapi Antipsikotik Di RSJ HB. Saanin Padang Dita Hasni; Althof Sona; Mutiara Anissa; Fredia Heppy
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.454 KB) | DOI: 10.24853/jkk.16.1.6-11

Abstract

Penggunaan antipsikotik pada penderita skizofrenia memiliki efek blokade reseptor dopaminergik dan serotonergik yang menimbulkan penurunan gejala skizofrenia. Obat ini juga dapat menimbulkan efek samping berupa peningkatan berat badan yang meningkatkan risiko sindroma metabolik dan penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keluhan peningkatan berat badan subjektif pada penderita skizofrenia yang mendapat terapi antipsikotik. Penelitian deskriptif ini menggunakan metode potong lintang dan mengikutsertakan 104 subjek penelitian yang terdiagnosis skizofrenia  dan  menjalani terapi rawat jalan di RS HB Saanin Padang. Subjek direkrut secara konsekutif sampling setelah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa subjek yang mendapat terapi obat atipikal, tipikal, dan kombinasi mengeluhkan peningkatan berat badan subjektif masing-masing sebesar 59,6% , 60,0% dan 53,2%.  Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat keluhan peningkatan berat badan subjektif pada subjek penelitian yang memperoleh obat antipsikotik terutama golongan atipikal dan kombinasi.
Pengetahuan dan Pengalaman Wanita Pekerja Seks dalam Pencegahan Infeksi Menular Seksual di Panti Sosial Karya Wanita Mulya Jaya Jakarta Rr. Arum Ariasih; Mizna Sabilla
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.01 KB) | DOI: 10.24853/jkk.16.1.41-54

Abstract

Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan salah satu penyakit paling serius di dunia.  Wanita Pekerja Seks (WPS) merupakan kelompok yang paling rawan untuk menularkan IMS karena perilaku seksualnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan pengalaman pencegahan IMS pada WPS. Metode penelitian yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan mix method. Pendekatan kuantitatif menggunakan cross sectional dengan total sampel 68 orang WPS di Panti Sosial Karya Wanita Mulya Karya Jakarta dengan analisis data univariat. Pendekatan kualitatif dengan indepth interview kepada 6 informan utama (WPS) dan 1 informan kunci (petugas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 94,1% berusia reproduksi sehat. Tingkat pendidikan tertinggi responden adalah pendidikan dasar 50%, Status pernikahan responden paling banyak 48,5% adalah cerai hidup. Sebanyak 48,5% responden menjadi WPS kurang dari 6 bulan.  Sebanyak 60,3% responden memiliki pengetahuan kurang terutama dalam memahami  IMS (pengertian, jenis, gejala, dan dampak). Responden yang memiliki pengalaman kurang terhadap pencegahan PMS adalah 60,3%. Alasan utama mereka menjadi WPS adalah ekonomi, ajakan teman dan lingkungan, keinginan, serta trauma/kegagalan masa lalu. Hal yang membuat WPS kurang dalam melakukan pencegahan IMS adalah: 1) Kurangnya pengetahuan tentang IMS dan pencegahannya; 2) Tidak menggunakan kondom karena melakukan dengan orang dekat (pacar,teman) dan bentuk pelayanan kepada pelanggan (sesuai permintaan pelanggan).
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Mencucitangan pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Hermina Galaxy Bekasi Ridhwan Fauzi; Elsa Octaviani
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.853 KB) | DOI: 10.24853/jkk.16.1.12-19

Abstract

Kebersihan tangan merupakan salah satu elemen kunci dalam mencegah terjadinya infeksi nosokomial dan melindungi penyakit akibat kerja pada tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan mencuci tangan pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Hermina Galaxy Bekasi. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Pengambilan data dilakukan kepada seluruh perawat dan bidan yang bekerja di ruang perawatan yang berjumlah 75 orang. Penilaian kepatuhan mencuci tangan sebelum dan setelah tindakan dilakukan dengan observasi langsung. Adapun variabel independen terdiri dari jenis kelamin, usia, masa kerja, supervisi, dan sikap. Data dianalisis dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kepatuhan mencuci tangan sesuai dengan standar pada perawat dan bidan sebesar 32%. Analisis bivariat menunjukan terdapat hubungan bermakna antara usia dan masa kerja dengan kepatuhan mencuci tangan pada nilai p<0,01. Kepatuhan mencuci tangan masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi secara berkelanjutan tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan bagi tenaga kesehatan.
Hubungan Kepuasan Kerja dengan Komitmen Organisasional Perawat di Rumah Sakit Prikasih Jakarta Nurul Zakiah; Rahmah Hida Nurrizka; Yuri Nurdiantami; Fathinah Ranggauni Hardy
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.16.1.55-67

Abstract

Berdasarkan data Risnakes 2017, kepuasan kerja staf rumah sakit di DKI Jakarta sebagian besar di kategori sedang (50,1%) dan tinggi (25,2%). Perawat yang kepuasan kerjanya tinggi akan membantu orang lain dengan lebih antusias jauh melebihi harapan yang normal dalam pekerjaan mereka dan akan menimbulkan komitmen kepada rumah sakit tempat mereka bekerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan kepuasan kerja dengan komitmen organisasional pada perawat di Rumah Sakit Prikasih. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan uji chi square. Sampel pada penelitian ini sebanyak 104 perawat yang diambil dengan teknik proporsional sampling. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi komitmen organisasional tinggi sebanyak 58 perawat (55,8%) dan kepuasan kerja tinggi sebanyak 52 perawat (50%), perawat dengan kepuasan kerja tinggi memiliki komitmen organisasional tinggi sebanyak 36 perawat (69,2%), dan ada hubungan antara kepuasan kerja dengan komitmen organisasional (p-value=0,010) dengan nilai PR = 1,875 dan 95% CI = 1,173-2,998. Perawat yang mempunyai kepuasan kerja tinggi maka lebih berpeluang untuk berkomitmen organisasional tinggi. Diharapkan pihak Rumah Sakit Prikasih lebih memerhatikan kepuasan kerja perawat, agar mereka mampu mempertahankan dan meningkatkan komitmen terhadap Rumah Sakit Prikasih.
Perbedaan Glukosa Serum dan Plasma NaF Dengan Penundaan 12 Jam Pada Pasien Diabetes Melitus Elfred Rinaldo Kasimo
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.787 KB) | DOI: 10.24853/jkk.16.1.20-24

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit degeneratif, dengan ciri hiperglikemia akibat kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan glukosa serum dan plasma NaF dengan penundaan 12 jam pada pasien diabetes melitus. Metode yang digunakan cross-sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden, diambil secara purposive sampling. Kadar glukosa serum dan plasma NaF dengan penundaan 12 jam diperiksa dengan metode GOP-PAP dan sebagai pembanding adalah glukosa serum  segera diperiksa.  Darah dimasukkan dalam 3 tabung berbeda, darah segera diperiksa, glukosa serum dan plasma NaF dengan penundaan 12 jam. Hasil penelitian ditemukan perbedaan glukosa serum dan plasma NaF dengan penundaan 12 jam pada pasien diabetes melitus  p > 0,05(p = 0,000 dan 0,118). Kesimpulan dari penelitian ini ditemukan perbedaan bermakna antara glukosa serum dan plasma NaF dengan penundaan 12 jam pada pasien diabetes melitus.
Alpha Lipoic Acid Effect on Collagen of Extra Cellular Matrix β Cell Pancreas in Type 2 Diabetic Rats Ismawati Ismawati; Ilhami Romus; Dhea Ayu Kartini Surya Putri
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.237 KB) | DOI: 10.24853/jkk.16.1.68-75

Abstract

Kelainan pulau Langerhans (isletopathy) merupakan salah satu komplikasi DM tipe 2. Penelitian mengenai  efek asam alfa lipoat (ALA) terhadap matriks ekstraseluler pankreas (ECM) pada DM tipe 2 masih  terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ALA terhadap ketebalan kolagen ECM sel β pankreas pada tikus diabetes melitus tipe 2. Penelitian eksperimental dengan design post test only control group design  ini menggunakan 15 ekor tikus Rattus novergicus galur Wistar jantan yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok kontrol, kelompok diabetes melitus tipe 2, dan kelompok diabetes melitus tipe 2 yang diberi ALA. Induksi diabetes melitus tipe 2 dilakukan dengan pemberian streptozotosin (50 mg/kgBB) diikuti nikotinamid (110 mg/kgBB) intraperitoneal. Dosis ALA yang digunakan 60 mg/kgBB/hari diberikan selama 3 minggu. Ketebalan kolagen matriks ekstraseluler sel β pankreas dinilai dengan pewarnaan Verhoeff's van Gieson (VvG) dengan sistem skoring. Hasil penelitian menunjukkan ketebalan kolagen matriks ekstraseluler pulau Langerhans pankreas tetap normal pada semua kelompok penelitian. Pemberian ALA 60 mg/kgbb selama 3 minggu pada tikus DM tipe 2 tidak memiliki efek terhadap ketebalan kolagen ECM pankreas. Dengan demikian perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai efek ALA terhadap kolagen matriks ekstra seluler pankreas DM tipe 2 tahap lanjut.
Uji Sensitifitas dan Spesifisitas Keluhan Penderita Diabetes Melitus Berdasarkan Keluhan dan Hasil Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS) Irma irma; La Ode Alifariki; Adius Kusnan
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.212 KB) | DOI: 10.24853/jkk.16.1.25-34

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah penyakit tidak menular yang bersifat degeneratif dengan faktor predisposisi utamanya adalah gaya hidup dan faktor lingkungan serta perilaku. Life style yang kurang sehat seperti kurangnya aktivitas, tidak berolahraga secara teratur, kebiasaan merokok, obesitas dan konsumsi lemak atau kolesterol yang tinggi dan tidak terkontrol.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi DM dan mengukur tingkat keakuratan diagnosa DM berdasarkan keluhan utama dan khas yang dialami responden. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif dengan pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua warga masyarakat yang ada di RW I Kelurahan Jagir yang berumur di atas 30 tahun dengan jumlah sampel sebanyak 74 orang yang diambil dengan non random sampling yaitu dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi DM 9,5% dan nilai spesifitas dan sensitifitas keakuraratan penegakkan diagnosis berdasarkan keluhan responden adalah 85,71% dengan keluhan yang paling sering dialami dan dirasakan adalah polidipsia dan poliuria. Simpulan penelitian adalah seseorang dengan DM akan cenderung memiliki keluhan berupa yang berupa polidipsia, polifagia, dan poliuria.
Uji Fitokimia dan Potensi Antidiabetes Fraksi Etanol Air Benalu Kersen (Dendrophtoe petandra (L) Miq) Sadakata Sinulingga; Subandrate Subandrate; Safyudin Safyudin
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.716 KB) | DOI: 10.24853/jkk.16.1.76-83

Abstract

Pengobatan diabetes melitus dengan acarbose belum sepenuhnya optimal. Perlu pengembangan obat baru dari tanaman obat. Salah satu tanaman obat yang dipercaya masyarakat memiliki potensi antidiabetes adalah daun benalu kersen (Dendrophtoe petandra (L) Miq). Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium yang bertujuan mengetahui kandungan fitokimia dan potensi antidiabetes fraksi etanol air daun benalu kersen. Kandungan daun benalu kersen diuji secara fitokimia dan potensi antidiabetes daun benalu kersen diuji dengan cara inhibisi enzim alfa glukosidase. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa fraksi etanol air daun benalu kersen mengandung flavonoid, tannin, saponin, terpenoid/steroid, dan alkaloid. Uji inhibisi oleh fraksi etanol air memperlihatkan bahwa daun benalu kersen menghambat enzim alfa glukosidase dengan kekuatan kuat (IC50= 75,73 µg/ml). Terpenoid dan saponin dalam daun benalu kersen diduga memiliki aktivitas inhibisi enzim alfa glukosidase. Hambatan terhadap kerja enzim alfa glukosidase menyebabkan penurunan hidrolisis amilum di usus halus sehingga hanya sedikit glukosa yang dapat diserap. Dengan demikian fraksi etanol air daun benalu kersen memiliki potensi sebagai obat antiadiabetes.
Pengaruh Peningkatan Tekanan Darah Terhadap Memori Jangka Pendek Pada Pralansia Di Kota Depok Ria Maria Theresa
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.877 KB) | DOI: 10.24853/jkk.16.1.1-5

Abstract

Tekanan  darah yang meningkat atau hipertensi dapat berakibat terhadap kerusakan pada endotel pembuluh darah di otak. Hal tersebut merupakan faktor risiko terjadinya penurunan fungsi memori pada pralansia. Penurunan fungsi memori yang diakibatkan peningkatan tekanan darah dapat memengaruhi aktifitas dan kualitas hidup pada pralansia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh peningkatan tekanan darah terhadap memori jangka pendek pada pralansia di Depok. Penelitian analitik dengan teknik potong lintang, jumlah sampel sebanyak 138 orang, usia 45-59 tahun, pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Data dianalisis dengan uji Spearman. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh antara peningkatan tekanan darah dengan tes Digit Span Backward dengan kekuatan korelasi lemah (p = 0,001 dan r = 0,273),  tidak ada pengaruh antara peningkatan tekanan darah dengan tes Digit Span Forward (p = 0,137 dan r = -0,127). Fungsi memori jangka pendek penting dipertahankan oleh para pralansia agar aktivitas sehari-hari dapat terlaksana dengan baik dan para pralansia tetap mandiri.

Page 9 of 23 | Total Record : 222