cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 02163942     EISSN : 25496883     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
This journal is a scientific journal publications to develop knowledge in the field of Medical Science and Health. Topics of papers that can be published in the Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (JKK) Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta is scientific topics that correspond to areas of interest in the Faculty of Medicine and Health are Medical Science, Public Health, Obstetrics, Nursing, Pharmacy, Nutrition, other fields of health sciences. This journal is published periodically since 2004, 2 (two) times in 1 year (January and July). Available online since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Efek Inhibitor Proteasom terhadap Histopatologi Arteri Koronaria pada Tikus Model Aterosklerosis Ismawati ismawati; Ilhami Romus; Elfima Aditya Utami
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.16.2.135-142

Abstract

Penelitian sebelumnya menunjukkan peranan proteasom pada setiap tahap aterosklerosis yaitu tahap inisiasi, progresi dan komplikasi. Hal ini mendorong penelitian inhibitor proteasom sebagai terapi aterosklerosis dan bortezomib merupakan inhibitor proteasom yang pertama kali dikembangkan. Pada penelitian ini akan dianalisis efek pemberian inhibitor proteasom (bortezomib) terhadap pembentukan lesi aterosklerosis pada arteri koronaria tikus model aterosklerosis tahap progresi. Penelitian ini menggunakan 15 ekor tikus (Rattus novergicus) strain Wistar jantan yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol (I), kelompok aterosklerosis (II), dan kelompok aterosklerosis dengan pemberian bortezomib (III). Induksi aterosklerosis dilakukan dengan pemberian vitamin D3 (700.000 IU/kg) secara oral, dan dilanjutkan dengan diet aterogenik (kolesterol 2%, lemak kambing 5%, asam kolat 0,2 % dan diet standar 100%) selama 4 hari. Pemberian bortezomib dosis rendah (50 μg/kgBB) pada hari ke-1 dan ke-3 secara intraperitoneal. Penilaian lesi aterosklerosis dilakukan dengan sistem skoring. Hasil penelitian didapatkan skor lesi tertinggi pada kelompok model aterosklerosis dan adanya penurunan rerata skor lesi aterosklerosis pada kelompok aterosklerosis yang diberi bortezomib (0,70 vs 0,44, p<0,05). Disimpulkan bahwa pemberian bortezomib dapat menghambat pembentukkan lesi aterosklerosis pada tahap progresi.
Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II pada Lanjut Usia di Indonesia (Analisis Riskesdas 2018) Fibra Milita; Sarah Handayani; Bambang Setiaji
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.9-20

Abstract

Diabetes Mellitus adalah salah satu gangguan metabolik dengan karakteristik hiperglikemi karena kelainan kelainan insulin yang disebabkan gangguan kerja dan atau sekresi insulin.  DM tipe 2 merupakan 90% dari seluruh kategori diabetes mellitus. Lansia secara alami juga akan menghadapi masalah yaitu perburukan kondisi kesehatan. Salah satu penyakit yang menyertai lansia adalah Diabetes Mellitus. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian DM tipe 2 pada lansia di Indonesia. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain potong lintang. Penelitian ini menganalisis data sekunder yaitu data Riskesdas 2018. Hasil bivariat penelitian ini menggambarkan, terdapat hubungan DM tipe 2 pada lansia dengan pendidikan (OR=0,403, nilai p=0,000), pekerjaan (OR=3,010, nilai p=0,000), aktivitas fisik (OR = 1,466, nilai p=0,000), kebiasaan merokok (OR = 0,764, nilai p=0,000), konsumsi buah sayur (OR=0,797, nilai p=0,000), obesitas (OR=1,896, nilai p=0,000) dan riwayat hipertensi (OR=1,960, nilai p=0,000) serta makanan/minuman yang berisiko kecuali makanan bakar (nilai p=0,577) dan makanan pengawet (nilai p=0,577). Dapat disimpulkan hampir semua variabel konsumsi makanan/minuman berisiko berhubungan secara signifikan dengan DM tipe 2, kecuali konsumsi makanan bakar serta makanan pengawet. Saran dari peneliti, dibutuhkan upaya preventif dan promotif berupa deteksi dini faktor-faktor risiko DM serta edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat.
Prevalensi Efek Samping Kontrasepsi Depo Medroksi Progesteron Asetat Injeksi pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Suliki Sumatera Barat Dinah Ainil Fadhilah; Arief Rinaldy; Fidiariani Sjaaf; Dita Hasni
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.16.2.103-110

Abstract

Depo-medroxyprogesterone Acetate (DMPA) merupakan metode kontrasepsi hormonal yang diberikan secara Injeksi. Obat ini mengandung progesterone dan memiliki angka kegagalan < 1 % pertahun. Data di Indonesia pada tahun 2013 terdapat pengguna kontrasepsi suntik 48,74% dari seluruh akseptor KB, Data di Sumatera Barat diperoleh pengguna kontrasepsi suntik sebesar 52,45% dari seluruh akseptor KB. Obat ini dapat menimbulkan keluhan berupa gangguan haid, perubahan berat badan, keputihan, perasaan lesu, tertundanya kesuburan, mual dan muntah, pusing atau sakit kepala, dan cloasma. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prevalensi efek samping kontrasepsi depo medroksi progesterone acetat injeksi pada subjek penelitian. Penelitian cross-sectional ini  mengikutsertakan 96 subjek yang direkrut menggunakan metode consecutive sampling  pada partisipan yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eklusi . Penelitian ini melaporkan adanya keluhan akibat pemakaian alat kontrasepsi DMPA yaitu amenorrhea sebesar 53,1%, mengalami perdarahan bercak (spotting) sebesar 26%, peningkatan berat badan sebesar 50%, 17,7% subjek mengalami penurunan berat badan, sakit kepala sebesar 9,4% dan mual muntah sebesar 7,3%. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keluhanefek samping DMPA berupa amenorrhea,spotting, gangguan berat badan, sakit kepala, mual dan muntah.
Predisposing, Enabling and Reinforcing Factors Associated with Sexual Intercourse Intention among Indonesian Young Men Mohammad Ainul Maruf; Kerry Richter; Amara Soonthorndada
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.66-76

Abstract

Premarital sex among young men is more acceptable than young women. The Indonesian Demographic and Health Survey data consistently shows that the percentage of sexual experiences in young men is higher than that of young women and is increasing every year (6% versus 1% in 2007 and 8% versus less than 1% in 2012). This study aims to investigate which factors influence sexual intercourse intention among young men in Indonesia. This study obtained data from the 2012 Indonesian Demographic and Health Survey, especially the Adolescent Reproductive Health component with a total number of respondents of 9,109 young unmarried men. Data were analyzed descriptively and inferentially using the chi-square test and the Mann Whitney test. There are 21.1% of young men who intend to have premarital sex. Predisposing factors such as knowledge and attitudes on reproductive health, enabling factors such as dating behavior, as well as reinforcing factors such as sources of reproductive health information (peers, siblings/relatives, health service providers, religious leaders and the media) were found to be associated with the intention to have sexual intercourse. These findings indicated the need to strengthen the role of peer educators and health service providers as well as the involvement of religious leaders, and the media in adolescent reproductive health programs.
Gambaran Tingkat Kepadatan Nyamuk Aedes Aegypti Berdasarkan Indeks Ovitrap di Kota Ternate Amalan Tomia
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.16.2.143-150

Abstract

Ovitrap merupakan alat yang digunakan untuk mendeteksi tingkat kepadatan populasi nyamuk Aedes sp. ke suatu wilayah yang sebelumnya pernah dikendalikan. Kegiatan survei telur dengan menggunakan ovitrap dinilai sangat efektif untuk mendeteksi keberadaan nyamuk Aedes sp. di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan vektor DBD dengan menggunakan ovitrap di Kota Ternate .Penelitian ini dilakukan pada 20 kelurahan di Kota Ternate. Hasil penelitian ditemukan ovitrap yang positif telur yaitu ovitrap yang dipasang dalam rumah. Rata-rata nilai IO pada 18 kelurahan berada pada kategori  20 % sampai 35% (sedang/level 3) dan 40% sampai 60% (tinggi/level 4) 2 kelurahan.                      .  
Pengaruh Kopi terhadap Parameter Darah pada Tikus Putih Galur Wistar Diabetik yang Diinduksi Aloksan Annisa Maulidia; Safari Wahyu Jatmiko
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.35-43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kopi terhadap hemoglobin, hematokrit, eritrosit, dan leukosit pada tikus putih galur wistar diabetik yang diinduksi aloksan. Hasil yang didapatkan yaitu p=0,457, p=0,381, p=0,450, dan p=0,388 berturut-turut pada hemoglobin, hematokrit, eritrosit, dan leukosit, sehingga dapat disimpulkan bahwa kopi tidak berpengaruh signifikan terhadap parameter darah, yaitu hemoglobin, hematokrit, eritrosit, dan leukosit. Penurunan kadar hemoglobin paling dipengaruhi oleh terjadinya perdarahan pada lambung. Pada penelitian ini perdarahan pada lambung belum terjadi, sehingga kadar hemoglobin tidak mengalami penurunan signifikan. Kadar hemoglobin akan memengaruhi kadar hematokrit dan eritrosit, karena hemoglobin tidak mengalami penurunan signfikan, maka kadar hematokrit dan eritrosit juga demikian. Nilai leukosit tidak mengalami peningkatan signifikan disebabkan keadaan inflamasi gaster yang belum muncul.
Jarak Persalinan Berhubungan dengan Perdarahan Postpartum di RSUD Undata Palu Tahun 2017-2018 Artika Dewie; Sumiaty Sumiaty; Rahmawati Tangahu
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.16.2.111-118

Abstract

Hampir 75% kematian ibu disebabkan oleh komplikasi saat kehamilan dan persalinan seperti perdarahan dan infeksi setelah melahirkan, eclampsia dan preeklampsia, serta persalinan dan aborsi yang tidak aman. Komplikasi yang berkembang saat kehamilan dan persalinan sebagian besar dapat dicegah atau diobati. Perdarahan hebat setelah melahirkan dapat membunuh wanita sehat dalam beberapa jam jika dia tidak dirawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan jarak persalinan dengan perdarahan postpartum di RSUD Undata Palu. Pengambilan data penelitian ini dilakukan secara retrospektif menggunakan rekam medik RSUD Undata yang merupakan salah satu RS rujukan di Kota Palu Periode tahun 2017 – 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin multipara di RSUD Undata Palu periode tahun 2017 - 2018. Dengan menggunakan desain kasus kontrol, Besar sampel terdiri dari 37 sampel kasus dan 37 sampel kontrol. Hasil yang diperoleh menunjukkan nilai p-nya adalah <0,001 yang artinya terdapat hubungan antara jarak persalinan dengan perdarahan postpartum di RSUD Undata Palu. Dapat disarankan kepada petugas kesehatan dapat memberikan informasi yang tepat mengenai jarak persalinan yang tepat serta melakukan kegiatan edukasi guna pencegahan terjadinya perdarahan postpartum.
Analisis Faktor Risiko Ketidaklengkapan Imunisasi Dasar pada Bayi di Wilayah Jadetabek Istianah Surury; Siti Nurizatiah; Siti Riptifah Tri Handari; Ridhwan Fauzi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.77-89

Abstract

Imunisasi dasar lengkap merupakan kebutuhan esensial bagi bayi. Bayi yang tidak diimunisasi dengan lengkap, berisiko terinfeksi penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan imunisasi. Telah terjadi penurunan cakupan imunisasi di beberapa wilayah seperti Tangerang dan DKI Jakarta dalam beberapa tahun terakhir. Cakupan imunisasi dasar lengkap di DKI Jakarta tahun 2018 mengalami penurunan dari tahun 2017 sebesar 95,17% menjadi 87,9%. Begitu juga yang terjadi di Kota Tangerang, cakupan imunisasi dasar tahun 2018 yang dicapai sebesar 95,80%, namun terjadi penurunan cakupan dari tahun 2017 sebesar 96,73%. Tujuan studi ini adalah mengetahui faktor-faktor pada ibu yang berhubungan dengan ketidaklengkapan imunisasi dasar pada bayi di wilayah Jadetabek tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 170 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring dan data yang dikumpulkan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil statistik mendapatkan bayi dengan imunisasi dasar tidak lengkap sebesar 32,9%. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga, dan sikap ibu. Ditemukan tidak adanya hubungan yang signifikan antara keterjangkauan tempat pelayanan dengan ketidaklengkapan imunisasi dasar pada bayi. Diharapkan agar ibu dapat menambah pengetahuan terkait dengan imunisasi dasar pada bayi dengan mengikuti penyuluhan yang diberikan oleh tenaga kesehatan ataupun melalui sumber informasi daring lebih mudah dijangkau.
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek 2 Elevated Triana Srisantyorini; Rika Safitriana
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.16.2.151-163

Abstract

Pekerjaan kontruksi di ketinggian merupakan pekerjaan yang memiliki tingkat potensi bahaya tinggi. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 tentang tingkat potensi bahaya tinggi, perusahaan yang memiliki potensi bahaya dapat mengakibatkan kecelakaan yang merugikan jiwa manusia, terganggunya proses produksi, dan pencemaran lingkungan kerja. Tujuan penelitian adalah mengetahui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek 2 Elevated PT. X. Jenis penelitian adalah mix method (penelitian kuantitatif yang memperkuat penelitian kualitatif). Data dianalisis secara deskriptif sehingga diperoleh kesimpulan, selanjutnya dibandingkan dengan standar regulasi PP. Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3. Hasil yang diperoleh bahwa penerapan SMK3 di Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta Cikampek 2 Elevated dengan variabel penelitian komitmen dan kebijakan K3, perencanaan K3, pelaksanaan rencana K3, pengukuran dan evaluasi kinerja, serta tinjauan ulang dan peningkatan oleh pihak manajemen terhadap penerapan SMK3 telah sesuai dengan standar regulasi PP Nomor 50 Tahun 2012 dengan kategori penilaian diri dengan jumlah kriteria yang tercapai 163 kriteria dari total 166 kriteria penerapan tingkat lanjutan, dengan kata lain pencapaian penerapan sebesar 98,04% termasuk dalam kategori perusahaan dengan tingkat penilaian penerapan memuaskan. Pihak PT.X, khususnya pada proyek ini dapat mempertahankan dan meningkatkan penerapan SMK3.
Potensi Konsumsi Kelapa Muda (Cocos nucifera L.) pada Orang Sehat dalam Meningkatkan Nafsu Makan dan Berat Badan Aris Prasetyo; Mudji Rahayu
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.58-65

Abstract

Gangguan nafsu makan dapat memengaruhi menurunnya asupan makanan sehingga akan menimbulkan terjadinya penurunan berat badan hingga kekurangan gizi. Galaktomanan adalah senyawa  yang kemungkinan dapat meningkatkan nafsu makan dan berat badan. Di Indonesia sumber galaktomanan yang cukup potensial adalah buah kelapa muda (Cocos nucifera L.). Tujuan penelitian ini adalah melihat potensi kelapa muda dalam meningkatkan nafsu makan dan berat badan pada orang sehat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental uji klinis pre-post-test. Subjek penelitian ini adalah 20 orang sehat yang berusia sekitar 18-25 tahun yang terdiri atas 10 laki-laki dan 10 perempuan. Subjek diberikan perlakuan berupa mengonsumsi air  buah kelapa muda sebanyak 150 ml dan daging kelapa muda sebanyak 250 gram dengan pemberian sekali dalam sehari selama 14 hari. Awal dan akhir perlakuan diukur berat badan dan mengisi kuesioner nafsu makan menggunaan Simplified Nutritional Appetite Questionnaire (SNAQ). Setelah 14 hari pemberian buah kelapa muda ditemukan bahwa uji wilcoxon signed rank test pada nafsu makan nilainya signifikan yaitu 0,028. Hasil  uji berat badan dengan paired t-test nilainya tidak signifikan yaitu 0,135. Disimpulkan bahwa, konsumsi buah kelapa muda pada orang sehat dapat meningkatkan nafsu makan tetapi tidak meningkatkan berat badan.

Page 10 of 23 | Total Record : 222