cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 02163942     EISSN : 25496883     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
This journal is a scientific journal publications to develop knowledge in the field of Medical Science and Health. Topics of papers that can be published in the Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (JKK) Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta is scientific topics that correspond to areas of interest in the Faculty of Medicine and Health are Medical Science, Public Health, Obstetrics, Nursing, Pharmacy, Nutrition, other fields of health sciences. This journal is published periodically since 2004, 2 (two) times in 1 year (January and July). Available online since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Hubungan Kematangan Emosi terhadap Penyesuaian Sosial Remaja di Panti Asuhan Tunas Melati Kota Pontianak Dellaneira Ananda; Wilson Wilson; M In'am Ilmiawan
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.16.2.119-127

Abstract

Masa remaja dikenal sebagai masa peralihan anak-anak menjadi individu yang dewasa yang mengalami perubahan emosi dan sosial. Penyesuaian sosial yang baik diikuti dengan perkembangan emosi positif berguna bagi individu untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi terhadap penyesuaian sosial remaja di Panti Asuhan Tunas Melati Kota Pontianak.  Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi analitik observasional jenis cross-sectional. Subjek penelitian adalah remaja berusia 12-15 tahun yang tinggal di   Panti Asuhan Tunas Melati Kota Pontianak yang berjumlah 27 orang. Kematangan Emosi diukur menggunakan kuesioner dengan 11 pertanyaan dan Penyesuaian sosial diukur menggunakan kuesioner dengan 28 pertanyaan. Analisis statistik menggunakan uji Spearman’s rho diperoleh nilai p=0,012 (p<0,05), dan koefisien korelasi r = 0,478 Hal ini menujukkan terdapat korelasi yang signifikan dan cukup kuat antara kematangan emosi dengan penyesuaian sosial. Subjek dalam penelitian ini pada umumnya memiliki kematangan emosi yang sedang (mean = 25,85) dan mempunyai penyesuaian sosial yang tinggi (mean = 76,48). Kematangan emosi memiliki hubungan yang signifikan terhadap penyesuaian sosial remaja di panti asuhan.
Faktor-Faktor Kejadian Kecelakaan Kerja pada Pekerja Ketinggian di PT. X Tahun 2019 Siti Riptifah Tri Handari; Meidisty Samrotul Qolbi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.90-98

Abstract

Bidang kontruksi merupakan suatu bidang yang dinamis yang mengandung risiko bahaya kecelakaan. Pada tahun 2018, di PT. X terdapat 12 kecelakaan kerja yang disebabkan karena faktor manusia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja ketinggian di PT. X, Proyek Jalan Tol Ruas Serpong-Cinere tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan responden sebanyak  110 pekerja konstruksi yang diambil secara total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis chi-square,variabel dependennya adalah kejadian kecelakaan kerja, dan variabel independen meliputi kelengkapan APD, pengetahuan, pelatihan, dan lingkungan kerja. Pada penelitian ini sebanyak 74,5% pekerja mengalami kejadian kecelakaan kerja. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelengkapan APD (p-value=0,010; PR=3,556 (CI 1,436-8,805) dan pengetahuan (p-value=0,003; PR=4,215 (CI 1,710-10,389) dengan kejadian kecelakaan kerja, sementara untuk variabel pelatihan (p-value=0,182) dan lingkungan kerja (p-value=0,125) tidak memiliki hubungan yang siginifikan dengan kejadian kecelakaan kerja. Perusahaan perlu mengadakan Tool Box Meeting (TBM) dan peer to peer educator secara rutin untuk pekerja dan meningkatkan pengawasan/safety patrol secara rutin dan tegas pada pekerja.
Korelasi Suhu Udara dan Curah Hujan terhadap Demam Berdarah Dengue di Kota Tangerang Selatan Tahun 2013-2018 Andriyani Asmuni; Najwa Khairina; Nadia Ellya Pramesti; Nurmalia Lusida
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.16.2.164-171

Abstract

Negara dengan iklim tropis menjadi daerah endemik bagi nyamuk pembawa virus Dengue untuk menyebarkan Demam Berdarah Dengue, salah satunya Indonesia. Salah satu kota di Provinsi Banten dengan tingkat Demam Berdarah Dengue paling banyak adalah Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan dan membuktikan korelasi antara suhu udara dan curah hujan sebagai variabel iklim yang berpengaruh terhadap segala aspek kehidupan manusia terutama yang tinggal di wilayah tropis dengan Demam Berdarah Dengue di Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan desain studi ekologi dengan menggunakan data sekunder dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment yang akan menghasilkan p-value dan koefisien korelasi (r). Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan pada variabel suhu udara dengan  Demam Berdarah Dengue di Kota Tangerang Selatan dengan p-value 0,043 dan kekuatan korelasi lemah dengan arah negatif yaitu -0,239, sedangkan variabel curah hujan tidak memiliki korelasi dengan p-value 0,119, sehingga dapat disimpulkan bahwa pada suhu udara rendah, Demam Berdarah Dengue akan meningkat.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kepatuhan Peserta Mandiri Membayar Iuran BPJS di Kelurahan Benda Baru Noor Latifah; Wafa Nabila; Fini Fajrini
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.16.2.84-92

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakan badan penyelenggara yang kepesertaannya bersifat wajib sebagaimana tertuang dalam UU No.40 Tahun 2004. Di wilayah Banten, Kota Tangerang Selatan menduduki peringkat ke-2 sebagai wilayah dengan peserta BPJS terbanyak memiliki tunggakan dalam pembayaran BPJS di mana Kecamatan Pamulang memiliki jumlah tunggakan tertinggi yaitu 32.484 jiwa dan Kelurahan Benda Baru memiliki jumlah tunggakan tertinggi sebesar 4.586 jiwa. Iuran sangat berpengaruh terhadap kelancaran berjalannya BPJS Kesehatan agar tidak terjadi defisit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang Memengaruhi kepatuhan peserta mandiri dalam membayar iuran BPJS di Kelurahan Benda Baru. Penelitian dilakukan di Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan pada bulan Juli-Agustus Tahun 2019. Sampel yang diambil adalah peserta BPJS mandiri sebanyak 102 orang. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan  teknik pengambilan data purposive sampling. Analisis dilakukan dengan uji univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan peserta mandiri dalam membayar iuran BPJS (p-value = 0,000). Perlu adanya sosialisasi secara rutin dari petugas BPJS Kesehatan mengenai informasi pembayaran iuran tepat waktu.
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19): Patogenesis, Manifestasi Klinis dan Pilihan Terapi Yelvi Levani; Aldo Dwi Prastya; Siska Mawaddatunnadila
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.44-57

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) ditemukan pada akhir tahun 2019 tepatnya bulan Desember di Kota Wuhan, Provinsi Huebei, China dan kemudian menyebar ke hampir seluruh dunia. Covid-19 disebabkan oleh betacoronavirus jenis baru yang cenderung mirip SARS-CoV dan MERS-CoV. Tujuan penulisan ini untuk memberikan telaah mengenai patofisiologi, manifestasi klinis, dan perkembangan penelitian tatalaksana Covid-19. Jenis review yang digunakan dalam artikel ini berbentuk literature review terhadap 41 artikel Covid-19 dengan menggunakan database PubMed dan Google Scholar. Covid-19 termasuk dalam genus betacoronavirus, hasil anasilis menunjukkan adanya kemiripan dengan SARS. Gejala umum di awal penyakit adalah demam, kelelahan atau myalgia, batuk kering. Serta beberapa organ yang terlibat seperti pernapasan, gastrointestinal, dan neurologis. Sampai saat ini, WHO dan beberapa Negara sedang melaksanakan uji klinis untuk menemukan obat yang tepat untuk Covid-19, studi ini bernama SOLIDARITY. Terdapat 4 kelompok dalam studi ini, yaitu kelompok LPV/r dan Interferon-beta, Remdesivir, Klorokuin dan Hidroksiklorokuin. Faktor virus dengan respon imun menentukan keparahan dari infeksi Covid-19. Gejala umum di awal penyakit adalah demam (83-98%), kelelahan atau myalgia, batuk kering (76-82%) dan sesak napas (31-55%). Dari telaah terhadap studi yang ada didapatkan bahwa sampai saat ini Remdesivir adalah obat yang paling berpotensi efektif terhadap Covid-19, walaupun begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut dengan melakukan uji klinis yang lebih luas.
Profil dan Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Hemostasis Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Tak Terkontrol Mukhyarjon Muslim Ajin; Irza Wahid; Asman Manaf
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.16.2.128-134

Abstract

Hiperkoagulasi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler. Resistensi insulin dan hiperglikemia yang meningkat pada diabetes melitus tipe 2 (DMT2) tidak terkontrol, memainkan peran penting dalam patogenesis terjadinya hiperkoagulasi. Meskipun banyak studi telah dilakukan, namun penelitian pada subjek di Indonesia masih terbatas.  Penelitian ini bertujuan mengetahui profil dan faktor-faktor yang berhubungan dengan hemostasis pada pasien DMT2 tak terkontrol. Ini merupakan studi analitik observasional dengan rancangan potong lintang. Lima puluh pasien diabetes melitus (DM) tak terkontrol berpartisipasi pada penelitian ini. Variabel bebas meliputi umur, onset dan jenis kelamin, sedangkan variabel terikat adalah prothrombine time (PT), activated partial thromboplastin time (APTT), fibrinogen dan D-dimer. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan nilai p<0,05 dianggap bermakna. PT yang rendah tidak ditemukan pada penelitian ini sementara APTT yang rendah ditemukan pada 2% pasien. Hiperfibrinogenemia ditemukan pada 34% pasien dan D-dimer tinggi ditemukan pada 28% pasien. Terdapat hubungan hiperfibrinogenemia dengan onset DM namun tidak dengan umur dan jenis kelamin. D-dimer tinggi berhubungan dengan usia namun tidak dengan gender dan onset penyakit. Studi ini dapat disimpulkan bahwa hiperfibrinogenemia dan D-dimer tinggi sering ditemukan pada pasien DMT2 tidak terkontrol sehingga evaluasinya perlu dipertimbangkan terutama pada DMT2 yang disertai faktor-faktor risiko penyakit kardiovaskuler yang lain. 
Persepsi Pasien Dalam Implementasi Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemik COVID-19 di Wilayah Kota Bekasi Tahun 2020 Nadya Rahma Puspita; Mustakim Mustakim
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.99-109

Abstract

Masa pandemik telah terjadi beberapa bulan dan memberikan dampak psikologis masyarakat, seperti timbul rasa panik dan cemas, dikarenakan kurangnya gambaran umum masyarakat tentang penjelasan mengenai COVID-19 dan bagaimana implementasi pelayanan kesehatan dalam menyikapi COVID-19. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran persepsi pasien terhadap implementasi pelayanan kesehatan selama masa pandemik COVID-19 di wilayah Kota Bekasi. Studi penelitian menggunakan desain studi cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi kepuasan pasien terhadap implementasi pelayanan kesehatan selama masa pandemik COVID-19 di wilayah Kota Bekasi. Purposive sampling dipilih sebagai teknik pengambilan sampel dengan kriteria yaitu pasien yang berobat/berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan pada bulan Maret sampai bulan Juni tahun 2020, fasilitas pelayanan kesehatan yang dikunjungi berada di wilayah Kota Bekasi, dan pasien bersedia menjadi responden dalam penelitian. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 107 sampel. Hasil dari penelitian menunjukkan 52,3% memiliki persepsi bahwa penerapan pengendalian teknis sudah sesuai, 56,1% memiliki persepsi bahwa penerapan pengendalian administratif sudah sesuai, dan 52,3% memiliki persepsi bahwa penerapan Alat Pelindung Diri (APD) di pelayanan kesehatan wilayah Kota Bekasi sudah sesuai. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa pelayanan kesehatan di Kota Bekasi telah mengimplementasikan pelayanan kesehatan dengan program pencegahan dan pengendalian infeksi yang sesuai selama masa pandemik COVID-19.
Hubungan Tingkat Depresi terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Poli Penyakit Dalam RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak Florentina Vina; Wilson Wilson; M. In&#039;am Ilmiawan
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.1-8

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang membutuhkan intervensi terapi seumur hidup. Beban psikososial akibat tata laksana diabetes dan kejadian komplikasi dapat menyebabkan gangguan fungsional dan memengaruhi keparahan depresi pada pasien diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat depresi terhadap kadar glukosa darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional menggunakan kuesioner beck depression inventory II (BDI II) dan data rekam medis kadar glukosa darah pasien. Penelitian dilakukan di Poli Penyakit Dalam RSUD Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak sebanyak 30 responden menjadi partisipan dalam penelitian ini. Analisis statistik menggunakan uji Kendall’s Tau B diperoleh 0,011 hubungan bermakna antara tingkat depresi dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2. Tingkat depresi memengaruhi kadar glukosa darah puasa pasien diabetes melitus tipe 2.
Keberhasilan Penggunaan Virgin Coconut Oil secara Topikal untuk Pencegahan Luka Tekan (Dekubitus) Pasien Stroke di Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon Dene Fries Sumah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.16.2.93-102

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak olahan alami yang mengandung senyawa MCFA (Medium Chain Fatty Acids) atau asam lemak, vitamin E dan polifenol yang berfungsi sebagai antimikroba serta antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan VCO terhadap pencegahan luka tekan (dekubitus) pasien stroke di Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon. Jenis penelitian yang digunakan yakni Quasi eksperimen dengan desain one group pretest – posttest. Sampel dalam penelitian ini yakni pasien stroke yang berjumlah 15 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi penilaian integritas kulit, VCO (Virgin Coconut Oil) dan Standar Operasional Prosedure Penggunaan Obat Topikal yang dikolaborasikan dengan massage efluarage dan perubahan posisi miring kanan-miring kiri 2 jam sekali. Data dianalisis menggunakan uji non-parametrik yaitu uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan skor integritas jaringan kulit sebelum intervensi sebesar 7,53 dan skor integritas jaringan kulit setelah intervensi sebesar 5,13. Ada perbedaan signifikan skor integritas jaringan kulit setelah intervensi VCO (p value = 0,000 < 0,05). Disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunan VCO terhadap pencegahan luka tekan (dekubitus) pada pasien stroke di Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon. Disarankan agar penelitian ini dapat diaplikasikan pada pasien stroke dalam upaya pencegahan luka tekan (dekubitus) melalui penggunaan VCO.
Hubungan Karakteristik Pasien dengan Perilaku Swamedikasi Analgesik di Apotek Kabupaten Kediri, Indonesia Tsamrotul Ilmi; Yayuk Suprihatin; Neni Probosiwi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.21-34

Abstract

Swamedikasi adalah upaya masyarakat dalam mengobati dirinya sendiri secara mandiri terhadap penyakit yang ringan. Analgesik merupakan salah satu jenis obat yang banyak digunakan secara swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik pasien dengan perilaku swamedikasi analgesik di apotek Kabupaten Kediri tahun 2019. Metode penelitian adalah survei analitik Cross-Sectional, menggunakan kuesioner yang melibatkan 106 pasien di 37 apotek Kabupaten Kediri. Apotek ditentukan secara Stratified Random Sampling berdasarkan data jumlah apotek di seluruh Kabupaten Kediri. Variabel independen yaitu karakteristik pasien, sedangkan variabel dependen yaitu perilaku swamedikasi analgesik. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik non-parametrik Chi-Square. Hasil penelitian menemukan bahwa perempuan lebih banyak menggunakan analgesik secara swamedikasi sebesar 51,9%, usia 30 tahun ke atas sebanyak 67%, pekerjaan terbanyak adalah karyawan swasta/wiraswasta sebesar 49,1%, pendidikan terbanyak pasien adalah lulusan SMA sebesar 50%, dan 74,5% berpenghasilan rendah. Sebagian besar pasien memiliki perilaku yang baik dalam melakukan swamedikasi analgesik (79,2%). Simpulan penelitian adalah karakteristik pasien yang meliputi pekerjaan (p=0,013) dan pendidikan (p=0,001) berhubungan dengan perilaku swamedikasi analgesik di apotek Kabupaten Kediri tahun 2019. Karakteristik pasien yang tidak berhubungan meliputi jenis kelamin, usia dan penghasilan.

Page 11 of 23 | Total Record : 222