cover
Contact Name
Fitra Lestari, M.Eng, Ph.D
Contact Email
fitra.lestari@uin-suska.ac.id
Phone
+628116901601
Journal Mail Official
jti.fst@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. HR. Subrantas KM 15 Kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
ISSN : 2460898X     EISSN : 27146235     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/jti
(ISSN : 2460-898X) JTI merupakan jurnal akademik yang dipublikasikan 2 kali setahun, meliputi bulan Juni dan Desember. Tujuan jurnal ini menyediakan tulisan yang memiliki yang fokus pada bidang Teknik Industri. lebih lanjut jurnal ini dipulikasikan oleh Jurusan Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan syarif Kasim Riau. Tulisan yang diterima merupakan hasil originalitas dan memberikan kontribusi yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 373 Documents
Analisis Rekayasa Kualitas Produk Peralatan Kesehatan dengan Pendekatan DMAIC Metode Six Sigma Studi Kasus CV Nuri Teknik Nurwan Tjadis Ibrahim; Bramantiyo Eko Putro; Akhmad Sutoni
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i2.16971

Abstract

CV Nuri Teknik adalah perusahaan  manufaktur peralatan rumah sakit dan medis yang beroperasi dengan produk seperti tempat tidur, meja, kabinet, matras, strecter dan lain sebagainya. Sebagai perusahaan manufaktur yang memproduksi secara masal akan menghasilkan produk cacat/produk reject yang terjadi pada saat produksi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengendalian kualitas, menganalisis tingkat produk cacat dan memberikan rekomendasi perbaikan. Data yang digunakan adalah data produk yang tidak sesuai pada tahun 2019. Metode yang digunakan adalah metode DMAIC  dengan 5 tahapan analisis define, measure, analyze, improvement dan control. Pendekatan six sigma adalah alat untuk mengendalikan dan penurunan kegagalan produksi atau produk cacat yang dihasilkan oleh proses produksi. Level sigma yang didapat dari produk  Hospital bed, Instrument trolly, Instrument Cabinet, Foot step, Examination table, dan Overbed table berada dalam level 4 sigma artinya tingkat produk cacat yang dihasilkan kurang sekitar 0,621% dari produksi yang dilakukan. Penyebab yang menghasilkan tingkat produk cacat pada tahun 2019 adalah human error. Perbaikan yang dilakukan antara lain proses pengawasan, melakukan ketegasan dan pelatihan terhadap karyawan, penyesuaian pengangkutan dan perlakuan terhadap bahan baku, dan penyesuaian jumlah produk dengan kapasitas penyimpanan.
Strategi Digital Shelf Management UMKM dengan Algoritma Apriori Mohamad Jihan Shofa; Wahyu Oktri Widyarto; Reza Wiliyanto; Alifia Mahirah; Faisal Ibnu Firmansyah
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i2.19005

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada sebagian Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) mengalami penurunan penjualan 70-80% dari sebelumnya. Oleh karena itu, perlu strategi yang tepat dalam rangka meningkatkan penjualan. Upaya yang dilakukan adalah dengan menciptakan stimulus pada sisi permintaan melalui pemanfaatan e-commerce. Permasalahan yang terjadi dari penerapan e-commerce salah satunya adalah digital shelf management -penempatan produk pada e-commerce-UMKM yang tidak sesuai dengan pola pembelian konsumen. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dengan menggunakan pendekatan algoritma apriori. Tahapan yang dilakukan adalah data selection, pre-processing data, pengembangan model. Hasil penelitian ini adalah usulan digital shelf management khususnya pada tata letak produk UMKM pada e-commerce dengan pendekatan algoritma apriori.
Perancangan Pemeliharaan Mesin Filter Press dengan metode FMECA dan Reliability Centered Maintenance (RCM) (Studi Kasus PT. XYZ) Fajar Samharil; Elly Ismiyah; Efta Dhartikasari Priyana
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i2.20094

Abstract

PT. XYZ ialah perusahaan yang bergelut dalam bidang FMCG dengan hasil produk berupa minyak goreng. Salah satu faktor yang mesti diperhatikan dalam upaya melakukan peningkatan produktivitas perusahaan ialah dalam aktivitas perawatan mesin atau maintenance. Hambatan yang sedang dihadapi perusahaan dalam proses produksi saat ini ialah sering terjadinya downtime pada mesin filter press walaupun sudah dilakukannya aktivitas preventive maintenance . oleh karena itu,  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan interval maintenance yang optimal berdasarkan penilaian titik kritis dari metode FMECA dan perhitungan RCM. Hasil dari penilaian titik kritis berdasarkan FMECA ini terdapat lima komponen yang akan dilakukan pengkajian lebih dalam yaitu selenoid, frame plate, filter cloth, frame design, dan hose air shaker. Dari tiap komponen tersebut dilakukan perhitungan dengan metode RCM guna mendapatkan waktu interval maintenance yang optimal. Hasil perhitungan ini yaitu komponen filter cloth dilakukan perawatan setiap 12 jam, komponen frame design dilakukan perawatan setiap 16 jam, komponen hose air shaker dilakukan perawatan setiap 12 jam, komponen frame plate dilakukan perawatan setiap 11 jam dan selenoid dilakukan perawatan setiap 15 jam. Dengan dilakukannya perawatan pada tiap komponen tersebut dapat menghemat biaya perawatan sebesar Rp. 35.156.067.
Analisis Perancangan Tempat Pengolahan Limbah Masker Medis dengan Mengimplementasi Antropometri dan Ergonomic Function Deployment Yahya Zulkarnain; Ridwan Ridwan
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i2.20038

Abstract

Awal tahun 2020 muncul virus baru yang menjadi ancaman bagi seluruh negara di dunia yaitu virus covid-19. Indonesia merupakan salah satu negara yang juga terdampak. Akibatnya, pemerintah Indonesia membatasi aktivitas dan mengurangi interaksi secara langsung. Pada Juli 2020, jumlah kasus penderita covid-19 di Indonesia mencapai 106.336 orang. Hal ini dikarenakan penularan virus tersebut sangat cepat. Penularan virus ini mendorong pemerintah Indonesia untuk menerapkan aktivitas baru yang biasa disebut protokol kesehatan, yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker. Masker merupakan kebutuhan utama saat pandemi berlangsung, khususnya masker medis. Oleh karena itu penggunaan masker medis terus meningkat dan menyebabkan limbah masker medis terus meningkat pula. Hal tersebut mendorong penelitian ini tercipta, untuk dapat menurunkan tingkat limbah masker medis dengan melakukan perancangan tempat pengolahan limbah masker medis. Metode yang digunakan adalah Ergonomic Function Deployment dengan mengimplementasikan Antropometri dalam pengukurannya. Penelitian ini menggunakan 4 dimensi ukur, yaitu tinggi siku sebesar 124,40 cm, tinggi popliteal sebesar 25,78 cm, Panjang rentang tangan sebesar 79,5 cm dan rentang siku sebesar 73,67. Penyebaran kuesioner disebar kepada responden menghasilkan 14 poin kebutuhan pengguna yang dikategorikan menjadi 4 kategori, yaitu efektif, nyaman, aman, sehat dan efisien.
Analisis Pengukuran Kerja Dalam Menentukan Waktu Baku Pada Operator Mesin Broaching Dengan Metode Pengukuran Waktu Jam Henti (Studi Kasus: PT XYZ) Pelangi Elok Sekarningsih; Aulia Fashanah Hadining
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i2.19936

Abstract

Kegiatan produksi menjadi salah satu kegiatan yang penting dan krusial dalam sebuah industri manufaktur. Agar kegiatan perusahaan dapat berjalan dengan baik, diperlukan pengoptimalan pada bidang produksi. Upaya pengoptimalan produksi dapat dilakukan dengan meningkatkan produktivitas. Terdapat beberapa cara dalam meningkatkan produktivitas, salah satunya adalah dengan melakukan pengukuran kerja untuk mengetahui waktu baku. Pada penelitian kali ini dilakukan pengukuran kerja dengan menggunakan metode jam henti yang bertujuan untuk mengetahui berapa nilai waktu baku dan produktivitas operator mesin Broaching pada PT XYZ, sehingga dapat memberikan pandangan kepada perusahaan dalam menentukan penjadwalan produksi dan jumlah produksi. Penelitian dilakukan dengan mengukur waktu pada setiap elemen gerakan yang dilakukan oleh operator mesin Broaching. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan jam henti dan dilakukan secara kontinu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa waktu baku untuk elemen gerak A, B, C, dan D secara berurutan adalah 4,23 detik, 1,93 detik, 5,00 detik, dan 1,71 detik.
Perencanaan Jadwal Waktu Proyek Modular House Two Storey Menggunakan Pendekatan Critical Path Method di PT XYZ Robby Rahmansah; Verani Hartati
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i2.17998

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang rancang bangun rumah dengan design yang sederhana, praktis dan efisien. Perusahaan tersebut membuat berbagai jenis dan ukuran bangunan modular house yang bisa digabung dan dikombinasikan menjadi sebuah rumah dengan tipe atau ukuran sesuai keinginan. Salah satu produknya adalah modular house two storey. Dalam pelaksanaan pembangunan rumah modular ini, terjadi  keterlambatan pekerjaan aktifitas proyek dikarenakan jadwal yang tidak sesuai sehingga dibutuhkannya perencanaan jadwal proyek untuk mencapai hasil optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jalur kritis, durasi penyelesaian dan rencana jadwal waktu proyek modular house two storey. Perencanaa jadwal waktu proyek dilakukan menggunakan metode pendekatan critical path method  (CPM) yang didalamnya meliputi penentuan penyelesaian seperti hubungan aktifitas ketergantungan, jaringan CPM, perhitungan maju dan mundur, perhitungan lintasan kritis dan gantt chart. Hasil penelitian ini menunjukan penyelesaian proyek modular house two storey selama 67 hari mempunyai jadwal waktu yang terdiri dari 12 aktifitas lintasan kritis, 3 lintasan hampir kritis dan 8 lintasan kurang kritis.
Peramalan Penjulan Pupuk Organik PT. Petrokindo Cipta Selaras Dengan Mekanisme Single Exponential Smoothing Dan Moving Average Fath Iqbal Alfarisi; Akhmad Wasiur Rizqi; Said Salim Dahda
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i2.19466

Abstract

Peluang penggunaan pupuk organik akan semakin besar dengan semakin sadarnya para petani akan pengaruh buruk pupuk kimia pada tanah yang bisa membuat tanah menjadi semakin tidak subur. Tetapi untuk jumlah permintaan pupuk organik yang fluktuatif membuat PT. Petrokopindo Cipta Selaras (PCS) harus membuat perencanaan produksi yang terencana sehingga bisa menjual pupuk sesuai dengan permintaan PT. Petrokimia Gresik (PG) selaku penyalur pupuk organik.Penelitian ini dilakukan pabrik pupuk organik berada di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan data penjualan quartal 1 tahun 2021 sampai quartal 3 tahun 2022 sebagai sampel. Menggunakan Mean Absolute Percentage Error metode untuk menentukan nilai error terkecil, sebagai indikator akan digunakan Moving Average dan Single Exponential Smoothing untuk memprediksi hasil penjualan pupuk.Dari penelitian ini terdapat pola permintaan dari pupuk yang menunjukkan trend menurun tetapi selalu ada kenaikan pada quartal tertentu. Hasil dari peramalan didapatkan bahwa kebutuhan pupuk organik pada quartal 4 2022 dengan menggunakan Moving Average sebesar 6,904.42 dengan nilai error 26% sedangkan dengan metode Single Exponential Smoothing didapatkan nilai sebesar 7.620,41 dengan nilai error 17%. Maka dapat disimpulkan bahwa peramalan dengan menggunakan metode Single Exponential Smoothing dengan nilai error kecil yang akan digunakan sebagai acuan untuk produksi pupuk organik oleh PT. PCS.
Analisis Postur Tubuh Pekerja Di Graph Multimedia Menggunakan Metode Rula (Rapid Upper Limb Assessment) Untuk Mengetahui Tingkat Resiko Pekerja Printing Prisko Ariyo; Moch. Nuruddin
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i2.20034

Abstract

Penerapan prinsip ergonomi sangatlah penting di dunia kerja. Desain tempat kerja akan sangat bergantung pada jenis pekerjaan dan alat atau fasilitas yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan operasi kerja. Graph multimedia pekerjaan printing belum menerpakan prinsip ergonomic seperti meja dan kursi belum menerapkan prinsip ergonomi. Hal itu akan menyebabkan terkjadinya MSDS. Metode yang digunakan yaitu kuesioner Nordic body map untuk mengetahui keluhan pekerja. RULA digunakan sebagai analisis postur kerja yang berpotensi menimbulkan keluhan. Antropometri digunakan sebagai usulan alat bantu meja dan kursi. Hasil yang didapatkan Keluhan yang dirasakan Pekerja printing di graph multimedia dengan menggunakan kuesioner Nordic body map  diktehaui pekerja memiliki skor 69 Yang artinya . Analisis postur kerja dengan menggunakan metode RULA dikethui pekerja printing memiliki skor 5 yang artinya pekerja printing graph multimedia tergolong Action Level 3: Skor 5 atau 6 menunjukkan bahwa penyelidikan dan perubahan dibutuhkan segera. Desain usulan alat bantu dengan menggunakan metode antropometri diantaranya ukuranya sebagai berikut. Tinggi sandaran punggung 54,89cm, Lebar sandaran punggung 38,75 cm, Lebar dudukan kursi 32,32 cm.Tinggi kaki kursi 40,07 cm, Panjang dudukan kursi 39,88 cm, Tinggi meja , 60.39, Panjang meja kedepan 39,88 cm. 
IDENTIFIKASI HUMAN ERROR YANG TERJADI PADA PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE ERGONOMI MAKRO Dinda Okta Dwiyanti Ridwan Gucci; Muhammad Adi Sukma Nalendra
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i2.19480

Abstract

Human error adalah kegagalan untuk menyelesaikan suatu tugas atau pekerjaan yang spesifik (atau melakukan tindakan yang tidak diizinkan) yang dapat menimbulkan gangguan terhadap jadwal operasi atau mengakibatkan kerusaakan benda dan peralatan. Penelitian ini akan menggunakan metode identifikasi human error yaitu Ergonomi Makro.. Hasil dari penelitian ini berupa identifikasi berdasarkan 5 elemen ergonomic karo yaitu manusia, organisasi, teknologi, lingkungan dan pekerjaan. Pada elemen manusia dari 20 orang operator dihasilkan bahwa  sangat minim yang memilihi Pendidikan tinggi, pengalaman kerja rata-rata hanya dibawah 10 tahun dan tidak ada yang tersertifikasi. Pada elemen teknologi sampai saat ini belum diterapkannya penggunaan teknologi berbasis informasi. Berdasarkan data identifikasi potensi bahaya pada alat dan mesin terdapat beberapa potensi yang dapat menyebabkan human error pada operator. Pada elemen organisasi masih belum diterapkan adanya kebijakan K3, SOP yang lengkap serta system insentif. Hal ini juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab human error yang terjadi pada kalangan operator. Pada elemen lingkungan, pencahayaan, kesisingan, tempratur yang melebihi dari ambang batas juga membuat penyebab human error pada operator. Pada elemen terakhir yaitu pekerjaan,  untuk pekerjaan yang membutuhkan perhatian yaitu pada pemasangan rumput. Hal ini dikarenakan pemasangan rumput ini pada tanah yang tinggi dan miring. Sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan kerja apabila human error yang terlalu besar. PT X juga memberikan target produksi berdasarkan perminggu kepada seluruh operator untuk menyelesaikan tugas pengerjaan mingguan perstasiun kerja.Kata Kunci: Human Error, Ergonomi Makro
PERANCANGAN VISUAL DISPLAY INFORMASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI DAN KOMUNIKASI VISUAL Dinda Okta Dwiyanti Ridwan Gucci; Muhammad Adi Sukma Nalendra
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 8, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v8i2.19482

Abstract

Bahaya dapat terjadi dimanapun dan kapanpun, tidak terkecuali ketika manusia sedang bekerja di lingkungan kerja. Pekerja sering melupakan akan adanya bahaya yang mengancan disekitar mereka. Perlunya ajakan kepada pekerja untuk dapat menjaga keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) dalam bekerja adalah upaya yang dirasa dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap diri sendiri dan orang lain agar terhindar dari bahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang visual display informasi dengan pendekatan ergonomi dan komunikasi visual. Pendekatan ergonomi merupakan pendekatan yang memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia dalam merangcang suatu sistem kerja sehingga manusia dapat hidup dan  bekerja pada sistem itu dengan baik, yaitu mencapai tujuan yang diinginkan melalui pekerjaan itu dengan prinsip ergonomi. Sedangkan, pendekatan komunikasi visual adalah pendekatan tentang konsep komunikasi dan ungkapan daya kreatif, yang diaplikasikan dalam berbagai media komunikasi visual dengan mengolah elemen desain grafis terdiri dari gambar (ilustrasi), huruf, warna, komposisi dan layout. Dari penelitian ini mendapatkan hasil berupa hasil perhitungan lebar dan tinggi huruf yang baik pada perancangan display berdasarkan pendekatan ergonomi, jenis typografi yang baik untuk digunakan dalam perancangan display dan perancangan display berdasarkan pendekatan ergonomic dan komunikasi visual.Kata Kunci: Pendekatan Ergonomi, Kesehatan Keselamatan Kerja, Komunikasi Visual