cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
ISSN : 25811800     EISSN : 25974122     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
ELSE adalah jurnal ilmiah tentang pendidikan dan pembelajaran sekolah dasar oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 613 Documents
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif dengan Menggunakan Metode Mind Mapping pada Mata Kuliah Pendidikan IPA SD Kelas Awal Mahasiswa PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hasyim Asy’ari. Nuruddin, Muhammad
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i1.1224

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Hasyim Asy’ari pada mata kuliah Pendidikan IPA SD Kelas Awal dengan Menerapkan Metode Mind Mapping. Karena dengan metode Mind mapping mahasiswa dapat menuangkan ide-ide yang ada di otaknya serta dapat menuangkan kreativitas yang dimilikinya di atas sebuah kertas kosong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas kolaboratif bersiklus. Dalam penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa PGSD semester IV Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hasyim Asy’ari dengan jumlah mahasiswa 37 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan catatan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada siklus 1 menunjukkan peningkatan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan IPA SD Kelas Awal hal ini ditunjukkan dengan persentase pada siklus 1 sebesar 65,71% dan mengalami peningkatan pada siklus 2 dengan persentase 80%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode mind mapping dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Hasyim Asy’ari pada mata kuliah Pendidikan IPA SD Kelas Awal.Kata Kunci: Keterampilan berpikir kreatif, metode mind mappingAbstract: The purpose of this research is to improve the creative thinking skill of PGSD student, Faculty of Education, Hasyim Ash'ari University in the IPA Elementary School Class of Early Class by Applying Mind Mapping Method. Because with the method of Mind mapping students can pour ideas in his brain and can pour his creativity on an empty paper. This research is a descriptive research. This study uses a collaborative classroom action research design. In this study consist of two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection. Subjects in this research are PGSD students of fourth semester of Education Faculty of Hasyim Asy'ari University with 37 students. Technique of data collecting is done by observation, test, and field note. Based on the results of research conducted on cycle 1 shows the improvement of students' creative thinking skills in the IPA Primary School Elementary Class This is indicated by the percentage in cycle 1 of 65.71% and increased in cycle 2 with the percentage of 80%. From the result, it can be concluded that the application of mind mapping method can improve the creative thinking skill of PGSD students, Faculty of Education, Hasyim Ash'ari University in the IPA Elementary School Primary Class.Keywords: Creative thinking skill, mind mapping method
Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Multiple Intelligences Kurikulum Tahun 2013 pada Peserta Didik Kelas X Bahasa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Tahun Pelajaran 2017/2018 Mubarok, Insani Wahyu
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i1.1387

Abstract

Abstrak: Pembelajaran MI didasarkan pada jenis kecerdasan yang dominan, gaya belajar, dan kecenderungan kerja otak kanan-kiri. Selanjutnya, guru menyesuaikannya dengan menentukan penggunaan model, pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran yang tepat. Hal inilah yang terjadi pada guru mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X Bahasa tahun pelajaran 2017/2018. Oleh sebab itu, fenomena tersebut dijadikan fokus penelitian: (1) Jenis-jenis kecerdasan majemuk, modalitas belajar, dan kecenderungan otak kanan-kiri, (2) Bentuk pembelajaran Bahasa Indonesia yang berbasis Multiple Intelligences pada peserta didik kelas X Bahasa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya tahun pelajaran 2017/2018, dan (3) Faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Multiple Intelligences Kurikulum Tahun 2013 Pada Peserta Didik Kelas X Bahasa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan fenomenologi. Fenomena yang hendak diteliti adalah jenis-jenis kecerdasan majemuk, gaya belajar, dan kecenderungan otak kanan-kiri, bentuk Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Multiple Intelligences Kurikulum Tahun 2013 Pada Peserta Didik Kelas X Bahasa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Tahun Pelajaran 2017/2018dan faktor-faktor pendukung serta penghambatnya. Untuk memperoleh data-data, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara kualitatif, dan dokumentasi.Kata kunci: Multiple Intelligences, Pembelajaran Bahasa Indonesia, dan Program Studi BahasaAbstract: The learning of MI is based on the dominant type of intelligence, learning styles, and the tendency of right-left brain work. Furthermore, teachers adjust it to determine the appropriate use of models, approaches, strategies, methods, and instructional techniques. This is what happened to the teacher of Indonesian Language Class X Language lesson year 2017/2018. Therefore, the phenomenon is used as the focus of research: (1) Types of multiple intelligences, learning modalities, and right-left brain tendencies, (2) Form of learning in Indonesia based on Multiple Intelligences in class X students SMA SMA Muhammadiyah 2 Surabaya academic year 2017/2018, and (3) Supporting and Inhibiting Factors in Indonesian Language Learning Based Multiple Intelligences Curriculum Year 2013 On Class X Students Class SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Lesson Year 2017/2018. This research is a qualitative research using phenomenology approach. The phenomenon to be studied is the types of multiple intelligences, learning styles, and the tendency of right-left brain, the form of Indonesian Based Learning Multiple Intelligences Curriculum Year 2013 On Students Class X Language SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Lesson Year 2017/2018 and supporting factors as well as its inhibitor. To obtain the data, researchers use observation techniques, qualitative interviews, and documentation.Keywords: Learning Indonesian, Multiple Intelligences, and Language Studies Program
Efektivitas Penerapan Sistem Informasi ULO_21 Pada Proses Belajar Mengajar di SDN Wedoro Waru Sidoarjo Rosadi, Aswin
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i1.1389

Abstract

Abstrak: Saat ini, sistem informasi memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan kepada sekolah, yang memberikan dukungan untuk layanan administrasi, sebagai alat pengajaran dan sarana komunikasi dan penggunaan Teknologi Informasi untuk membantu pengambilan keputusan. Program aplikasi ULO_21 berfungsi sebagai pengganti evaluasi ujian siswa proses yang sebelumnya dilakukan secara manual dan sekarang akan dilakukan secara on-line. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas layanan terhadap niat penggunaan, dan manfaat bersih bagi SDN Wedoro Waru Sidoarjo. Variabel eksogen dalam penelitian ini adalah kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas pelayanan. Niat menggunakan variabel endogen dan manfaat bersih. Populasi sasarannya adalah guru dan siswa di SDN Wedoro Waru Sidoarjo. Untuk menguji hipotesis digunakan Structural Equation Model. Hasil penelitian ini adalah: (1) Kualitas sistem tidak mempengaruhi niat penggunaan; (2) Kualitas informasi mempengaruhi niat penggunaan; (3) Kualitas layanan mempengaruhi niat penggunaan; (4) Niat untuk Menggunakan berdampak pada manfaat bersih.Kata kunci: kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layananAbstract: Nowadays, information system has a strategic role in providing support to a school, which provide support for administrative services, as a teaching tool and a means of communication and the use of Information Technology to help make decisions. ULO_21 application program serves as a substitute for the evaluation of student exams of processes  previously done manually and will now be done by on-line. The purpose of this study was to determine the effect of system quality, information quality and service quality to the intention of using, and the net benefit to SDN Wedoro Waru Sidoarjo. Exogenous variables in this study is the quality of the system, the quality of information and service quality. Intention to use endogenous variables and net benefits. The target population is teachers and students at SDN Wedoro Waru Sidoarjo. To test the hypothesis used Structural Equation Model. The results of the study are: (1) System quality does not affect the of Intention to Use; (2) Quality of information affect the Intention to Use; (3) The service quality affect the Intention to Use; (4) Intention to Use an effect on  net benefits.Keywords: system quality, information quality, service quality
Analis Puisi Stopping By Woods On The Snowy Evening Byrobert Frost: Aspek Grammar dan Level Fonologi Ihsan, Pramudana
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i1.1390

Abstract

Abstrak: Robert Frost memenangkan empat Hadiah Pulitzer dengan puisi ini, Stopping by Woods on The Snowy Evening bukanlah puisi biasa yang ditulis untuk sebuah kesempatan biasa. Puisi ini penuh makna yang harus diungkapkan dan dianalisis.Banyak kritikus memiliki persepsi yang berbeda sesuai dengan arti sebenarnya dari karya agung ini.Penulis mencoba menganalisis puisi ini dari analisis tingkat grammatical, analisis bahasa figuratif yang mengandung tingkat fonologis dan gambaran analisis wicara.Analisis ini bertujuan untuk mengungkapkan setiap baris puisi ini menjadi salah satu unsur diskusi sastra.Beberapa elemen puisi dan pola grammatical yang dianalisis, membentuk perspektif di otak pembaca tentang bagaimana kompleks puisi ini diciptakan.Kata Kunci: Robert Frost, Stopping by Woods on The Snowy Evening, grammatical level, Phonological levelAbstract: Robert Frost won four Pulitzer Prizes by this poem, Stopping by Woods on The Snowy Evening is not an ordinary poem which is written for an ordinary occasion. This poem is full of meanings which should to be revealed and analyzed. Many critics have different perception according the truly meaning of this great masterpiece. The writer tries to analyze this poem from analyzing tools of grammatical level, figurative language analysis containing phonological level and figure of speech analysis. These analyzing tools are purposed to reveal each line of this poem become one element of literary discussions. Several poetry elements and grammatical patterns which are analyzed, establish a perspective on the reader’s brain of how complex this poem was created.Key Words: Robert Frost, Stopping by Woods on The Snowy Evening, grammatical level, Phonological level
Kesetaraan Gender dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Putra, Deni Adi
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i1.1400

Abstract

Abstrak: Penulisan artikel ini yaitu bertujuan untuk mendeskripsikan serta memberikan rekomendasi tentang masalah kesetaraan gender dalam pembelajaran di sekolah dasar khususnya pada buku ajar tematik kelas IV. Secara umum, istilah gender oleh masyarakat sering diartikan sebagai jenis kelamin. Masalah kesetaraan gender sering dijumpai di lingkungan sekolah dan masyarakat. Pada lingkungan sekolah masalah kesetaran gender salah satunya dapat ditemukan pada bahan ajar yang berupa buku ajar tematik atau buku paket untuk siswa. Dalam buku tema tematik untuk siswa sekolah dasar terdapat poin-poin materi yang tidak mendukung adanya ketidaksetaraan gender, hal ini sangat kontradiksi dengan isi poin-poin dari progam Sustainable Development Goals yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia demi menciptakan masyarakat yang demokratis. Keseteraan gender perlu diberikan kepada siswa sekolah dasar melalui buku ajar atau kurikulum buku yang telah disusun, terutama dalam materi mengenai cita-cita yang seharusnya profesi apapun ditampilkan dalam bentuk dua gender, misalkan profesi polisi juga menampilkan gender perempuan.Kata Kunci: Kesetaraan Gender dan Pembelajaran di SDAbstract: The writing of this article is aimed to describe and provide recommendations on the issue of gender equality in learning in elementary schools, especially in fourth grade thematic textbooks. In general, the term gender by society is often defined as gender. The issue of gender equality is often found in schools and communities. In the school environment the problem of gender equality one of them can be found in teaching materials in the form of thematic textbooks or book packages for students. In the thematic theme book for elementary school students there are material points that do not support the existence of gender inequality, this is very contradiction with the contents of the points of the Sustainable Development Goals proclaimed by the Indonesian government to create a democratic society. Gender equality needs to be given to elementary school students through textbooks or book curricula that have been developed, especially in material about ideals that should be any profession presented in the form of two genders, eg the police profession also displays women's gender.Keywords: Gender Equality and Learning in Elementary School
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Terhadap Motivasi Belajar Siswa Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Faradita, Meirza Nanda
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1404

Abstract

Kegiatan pembelajaran IPA pada umumnya hanya dilakukan dengan ceramah dan pemberiantugas berupa soal latihan kepada siswa, sehingga kegiatan pembelajaran IPA tidak berjalan denganmaksimal dan siswa menjadi kurang  aktif dalam kegiatan pembelajaran yang diduga berpengaruh terhadap   motivasi   belajar   siswa.  Tujuan   penelitian   untuk   mendeskripsikan   pengaruh   model pembelajaran Kooperatif tipe course review horay terhadap motivasi belajar siswa Mata Pelajaran IPA di sekolah dasar. Rancangan penelitian ini jenis kuasi eksperimen dengan non equivalent pretest– posttest design. Data dikumpulkan dengan instrument kuesioner dan dianalisa dengan uji paired t test. Hasil uji paired t test menunjukkan bahwa nilai ρ kedua kelompok = 0,000, dengan α = 0,05. Hasil ini menunjukkan nilai ρ < α berarti ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horray terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Menurut nilai thitung  menunjukkan nilai thitung  kelompok eksperimen = 8,074 dan nilai t hitung  kelompok kontrol = 5,037, pada tabel diatas didapatkan nilai  df  =  29  maka  nilai  t tabel   dengan  df  =  29  dan  α  =  0,05  adalah  1.699.  Hal  ini menunjukkan nilai thitung kedua kelompok lebih besar dari nilai ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima berarti  dapat dikatakan  ada  pengaruh  model  pembelajaran  kooperatif  tipe  Course  Review Horay terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Model pembelajaran kooperatif tipe Course Review  Horay (CRH) yang diterapkan pada  kelas  eksperimen  memiliki  pengaruh  motivasi  yang berbeda dibanding model pembelajaran konvensional yang diterapkan pada kelas kontrol. Pengaruh motivasi belajar terlihat dari hasil pretest dan posttest yang diisi oleh siswa. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan sebesar 37,6% model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar.Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay, Motivasi Belajar, IPA
Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Menumbuhkan Nilai Moral Siswa Sekolah Dasar Martati, Badruli
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i1.1405

Abstract

Abstrak: Pokok pikiran keempat Pembukaan UUD 1945 mewajibkan pemerintah dan para penyelenggaran negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur. Cita-cita luhur bangsa Indonesia tersebut tertuang dalam pasal 3 Undang-Undang No. 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003. Tujuan tersebut dapat dilaksanakan melalui mata pelajaran PKn yang dapat mendukung pendidikan dalam menjadikan warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Karena seorang guru-setiap kata, pikiran, tindakan  dan asosiasinya  menjadi berarti bagi siswa. Untuk itu guru perlu memiliki kemampuan menerapkan model-model pembelajaran inovatif. Salah satu model pembelajaran yang baik digunakan adalah pembelajaran kooperatif. Slavin menyatakan pembelajaran koperatif, memiliki banyak perbedaan bentuk (tipe), tetapi semuanya melibatkan siswa yang bekerja dalam kelompok kecil atau tim yang saling membantu satu sama lain dalam mempelajari materi akademik. Dalam model pembelajaran kooperatif dapat ditemukan pendidikan nilai moral yaitu: siswa belajar sesuatu, terdapat penghargaan terhadap kelompok, tanggung jawab perseorangan, kesempatan yang sama untuk berhasil, belajar itu menyenangkan, bekerja berpasangan, bekerja kelompok dan lain - lain.Kata kunci: model pmbelajaran, PKn, guru,  kooperatif, nilai moralAbstract: The idea of awakening the 1945 Constitution obliges the government and the state to maintain the noble humanitarian character of the noble and full of the moral ideals of the lofty people. The noble ideals of the Indonesian nation are contained in article 3 of Law no. 20 on the National Education System Year 2003. The objective can be implemented through Civics subjects that can support education in realizing democratic and responsible citizens. Because a teacher - every word, thought, action and association becomes a means for students. For that teachers need to have the ability to apply innovative learning models. One of the good learning models used is cooperative learning. Slavin states cooperative learning, has many different forms (types), but all involve students working in small groups or teams that help each other in learning materials. In the cooperative learning model can be found moral education that is: students learn something, there are awards to the group, individual responsibility, equal opportunity for success, learning is fun, work in pairs, work groups and others.Keywords: model of learning, Civics, teacher, cooperative, moral
Pengembangan Bahan Ajar IPA Berbasis Inkuiri Untuk Siswa Kelas V SD Khair, Baiq Niswatul; Susilo, Herawati; Suarsini, Endang
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i1.1426

Abstract

Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar IPA berbasis inkuiri untuk kelas V SD. Bahan ajar ini berupa bahan ajar siswa dan pegangan guru berbasis inkuiri yang sahih atau valid, efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa dan praktis digunakan oleh siswa dan guru. Peneliti mengembangkan bahan ajar menggunakan model penelitian dan pengembangan modifikasi Borg and Gall (2003). Adapun tahapan yang dilalui terdiri dari 6 langkah, yakni: 1) studi pendahuluan; 2) perencanaan; 3) pengembangan; 4) validasi; 5) uji coba; 6) produk akhir.Hasil validasi ahli bahan ajar IPA berbasis inkuiri mendapatkan perolehan sebesar 97.56% terhadap isi/materi, 92.39% terhadap bahasa, dan 81.25% terhadap desain bahan ajar. Hasil uji coba kelas terbatas menunjukkan perolehan hasil belajar siswa sebesar 88.7 dan 100% siswa telah mencapai KKM, serta persentase keterampilan proses sains siswa sebesar 78.51%. Selain itu persentase kepraktisan yang diperoleh adalah 89.59% bagi siswa dan 92.85% bagi guru. Berdasarkan paparan data tersebut, bahan ajar IPA berbasis inkuiri layak digunakan karena telah dikategorikan sangat valid, efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterampilan proses siswa, serta praktis digunakan dalam proses pembelajaran IPA pada kelas Vb di SDN 4 Praya.Kata Kunci: bahan ajar, IPA, inkuiri, hasil belajar, keterampilan proses sainsAbstract: The aim of this research and development is to produce science’s teaching material based on inquiry which is valid and effective in improving student’s achievement and science’s process skill and also practically used for student and teacher. Researcher developed this instructional material by using a modified model of research and development by Borg and Gall (2003). The 6 phases of this model are: 1) preliminary study, 2) planning, 3) development, 4) validation, 5) trials and 6) final product. The results of the expert validation acquired 97.56% for the contents/material, 92.39% for the language, and 81.25% for the design. The trial results of limited class shown student learning outcomes at 88.7 and 100% of students achieved KKM, and also the percentage of student’s science process skills is 78.51%. In addition, the percentage of practicality for students is 89.59% and 92.85% for teachers. Based on data, science’s teaching material based on inquiry effective in improving student achievement and science process skills and also practical use in the process of learning science at class Vb SDN 4 Praya.Keywords: teaching materials, science, inquiry, learning, science process skills
Perkuliahan Bermodel Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction (ARCS) Menumbuhkan Motivasi Belajar Calon Guru SD DA, Fenia Reny
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i2.1664

Abstract

Abstrak: Pembelajaran yang dikembangkan ARCS dapat meningkatkan perhatian mahasiswa, mengembangkan relevansi kebutuhan mahasiswa, membuat harapan positif untuk sukses dan memiliki kepuasan dalam keberhasilan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh motivasi belajar colon dosen SD Universitas PGRI Palembang melalui penerapan model pembelajaran Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction (ARCS). Metode penelitian Quasy Experimental Design dengan rancangan Posttest-Only Control Design. Populasi seluruh mahasiswa semester dua PGSD Universitas PGRI Palembang. Sampel adalah Kelas 2A dan 2C. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes prestasi belajar yakni Ujian Akhir Semester. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t untuk tes akhir pada taraf signifikan α=0,05 diperoleh thitung = 2,799 >  ttabel = 1,665, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh model ARCS  menumbuhkan motivasi belajar calon guru SD.   Kata kunci: Model ARCS, Motivasi BelajarAbstract: Learning developed by ARCS can increase student attention, develop the relevance of student needs, create positive expectations and succeed in success. The purpose of this study is to determine the motivation of teacher studying candidates SD Palembang PGRI University through the application of Attention model, Relevance, Confidence, Satisfaction (ARCS). Quasy Experimental Design research method with Posttest-Only Control Design design. Population of all students of second semester of PGSD PGRI University of Palembang. The samples are Class 2A and 2C. Sampling in this research using cluster random sampling technique. The data used is a learning test that is the Final Test of Semester. The data obtained were analyzed using t-test. Based on the result of t-test analysis for the final test at significant level α = 0,05 obtained thitung = 2,799 > ttabel = 1,665, so it can be concluded there is influence of ARCS model motivate learn elementary school teacher candidate.Keywords: ARCS Model, Learning Motivation
Penerapan Metode Dongeng dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Menggosok Gigi pada Anak Taman Kanak-Kanak Rachmayani, Dita; Kurniawati, Yunita; Lestari, Sumi
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 2 (2018): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i2.1678

Abstract

Abstrak: Pentingnya pemahaman perilaku sehat sejak usia dini dapat berdampak positif bagi tumbuh kembang anak. Salah satu perilaku sehat pada anak yaitu menggosok gigi. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku menggosok gigi pada anak taman kanak-kanak dengan menggunakan metode dongeng. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen dengan desain the one-group pretest-posttest. Hasilnya diperoleh nilai Z = -3.241 dengan signifikansi 0.001 (<0.05) maka dapat disimpulkan bahwa metode dongeng efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku anak.           Kata kunci: Dongeng, Perilaku, Menggosok, Gigi, AnakAbstract: The importance of understanding healthy behavior from early age has positive impact on children development. One of the healthy behaviors in children is brushing teeth. Therefore, the purpose of this study is to improve knowledge and behavior of brushing teeth in children by using fairytale method. The research method used is experimental research with the one-group pretest-posttest design. The result is Z = -3.241 with significance of 0.001 (<0.05) it can be concluded that the fairytale method is effective in improving child knowledge and behavior.Keywords: Storytelling, Behavior, Brushing, Teeth, Child