cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
ISSN : 25811800     EISSN : 25974122     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
ELSE adalah jurnal ilmiah tentang pendidikan dan pembelajaran sekolah dasar oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 613 Documents
Peranan Budaya Lokal Dalam Materi Ajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) Hermoyo, R. Panji; M, Suher
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1060

Abstract

Materi ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) masih sangat asing ditelinga sebagian masyarakat. Bahkan dikalangan akademik juga masih awam, karena mata kuliah ini masih baru dan belum banyak dikenal luas masyarakat. Buku ajar BIPA juga sangat terbatas, hanya kalangan tertentu saja yang memilikinya. Budaya lokal khususnya di Jawa Timur sangat beragam. Budaya lokal ini yang natinya bisa digunakan dalam materi ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing agar mahasiswa asing benar-benar seperti hidup dinegaranya sendiri. Tujuan penelitian ini adanya peranan budaya lokal yang dapat dijadikan materi BIPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini tentang beberapa peranan budaya lokal Jawa Timur seperti; reog, karapan sapi, ludruk dan okol yang bisa dijadikan referensi pengenalan bahasa dan budaya Indonesia ke mahasiswa asing yang belajar di Indonesia. Sehingga dosen maupun guru yang mengajar mahasiswa asing lebih mudah mendidik dan mengenalkan  bahasa Indonesia.KataKunci: budaya lokal, BIPA, materi
Model Permainan Tradisional “Boy-Boyan” Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Anak SD Saleh, Yopa Taufik; Nugraha, Mohammad Fahmi; Nurfitriani, Meiliana
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1062

Abstract

Baru-baru ini berbagai permasalahan sosial anak kerap muncul diantaranya: anak tidak mampu bergaul dengan luwes, selalu ingin diperhatikan atau memilih-milih teman, ingin menang sendiri, sok berkuasa, tidak mau menuggu giliran bila sedang bermain bersama, agresif dengan cara menyerang orang atau anak lain, merebut mainan atau barang orang lain, merusak barang teman lain, dan ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Fenomena munculnya berbagai permasalahan sosial tersebut mendorong penulis untuk melakukan kajian pustaka yang terfokus pada peningkatan perkembangan sosial anak sekolah dasar melalui penerapan model permainan tradisional “boy-boyan” dalam pembelajaran di Sekolah Dasar. Sehingga berbagai permasalahan sosial anak yang muncul bisa teratasi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka atau studi literatur. Hasil yang diperoleh dari kajian pustaka ini adalah implikasi dari implementasi model permainan tradisional “boy-boyan” pada pembelajaran dapat meningkatkan indikator-indikator perkembangan sosial seperti adanya inisiatif untuk beraktivitas dengan teman sebaya, bergabung dalam permainan, memelihara peran dalam bermain, mengatasi konflik dalam bermain serta mengingatkan kembali perminan tradisional “boy-boyan” ke dunia pendidikan di zaman modern ini.Kata Kunci : Permainan Tradisional “Boy-boyan”, Perkembangan Sosial, Anak Sekolah Dasar.
Penerapan Model Pembelajaran SAVI Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Mirnawati, Lilik Binti; Putro Pribowo, Fitroh Setyo
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1136

Abstract

Kemampuan berbicara seseorang berpengaruh besar terhadap kemampuan orang tersebut dalam menjalin komunikasi dengan lingkungan. Berbicara merupakan cara berkomunikasi untuk bertukar pendapat dan ide. Maka peningkatan ketrampilan berbicara haruslah terus diasah agar mampu membangun jaringan sosial dan kemampuan memecahkan masalah (Problem Solving). Hasil observasi kemampuan berbicara mahasiswa Pendidikan Guru SD (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) pada matakuliah Kajian bahasa Indonesia SD cenderung rendah yaitu sejumlah 58% mahasiswa ada pada kategori pasif. Berkomunikasi membutuhkan koordinasi antara semua indra dan gerakan fisik komunikan. Model pembelajaran yang memadukan unsur gerak fisik dan koordinasi semua indra adalah model pembelajaran SAVI. Penelitian ini bertujuan untuk 1) meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa menggunakan model Pembelajaran SAVI dan 2) untuk mendeskripsikan model SAVI dalam matakuliah Kajian Bahasa Indonesia SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa. Persentase pelaksanaan pembelajaran diakhir pertemuan siklus I pertemuan 1 yaitu 87,5%. Sedangkan persentase pelaksanaan pembelajaran diakhir pertemuan siklus I pertemuan 2 yaitu 93,75%. Dengan demikian dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan pada pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran SAVI sebanyak 6,25%. Peningkatan kemampuan berbicara Mahasiswa  menggunakan model SAVI dapat meningkat dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian kemampuan berbicara Mahasiswa  pada setiap siklusnya. Berdasarkan hasil pembelajaran mulai dari siklus I pertemuan 1 dan pertemuan 2 terjadi peningkatan persentase kemampuan berbicara Mahasiswa  sebanyak 14,64%.Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Model Pembelajaran SAVI
Piagam Debest: Integrasi Komitmen Tripusat Pendidikan Untuk Penguatan Pendidikan Karakter di SD Muhammadiyah 24 Surabaya Arif, Achmad Zainuri; Setiyowati, Arin
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1154

Abstract

Tantangan pendidikan di era millenial menjadi sangat kompleks. Kemajuan teknologi, gempuran budaya asing serta erosi kearifan lokal sebagai karakter bangsa Indonesia perlu direspon dengan baik. Untuk itu diperlukan kolaborasi dari berbagai komponen pendidikan dalam menghadapi kompleksitas tantangan masa depan pendidikan tersebut. Sebagai tripusat pendidikan, peranan keluarga, sekolah dan masyarakat harus mampu dikomunikasikan dengan baik agar dapat menjadi perisai dalam membentengi generasi muda dalam menghadapi gempuran budaya yang tidak sesuai dengan karakter bangsa. Pola komunikasi yang baik bagi ketiga komponen utama pendidikan tersebut dikonsep secara matang sehingga pola integrasi komitmen dalam penguatan pendidikan karakter dapat berjalan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan integrasi komitmen tripusat pendidikan yang sudah diinisiasi dan dilaksanakan SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, pendekatan kualitatif-studi kasus SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Hasil penelitian bahwa melalui Piagam DE BEST sebagai bentuk integrasi komitmen tripusat pendidikan dalam menopang pendidikan karakter yang menjadi visi dari SD Muhammadiyah 24 Surabaya sudah berjalan efektif. Kata Kunci : TriPusat Pendidikan, Pendidikan Karakter, SD Muhammadiyah 24 Surabaya   
Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Berkesulitan Belajar Pada Pembelajaran IPS (Studi Pada Siswa Kelas III SD Negeri Porodeso, Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan) Fajariesta, Titis Kurnia E
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1155

Abstract

yang mengalami kesulitan belajar. Bentuk kesulitan belajar pada setiap anak juga berbeda-beda, sedangkan pembelajaran yang biasa dilakukan guru di sekolah masih sering menggunakan metode ceramah dan penugasan secara individu saja, sehingga hal ini menyebabkan kegiatan pembelajaran hanya berpusat pada guru dan membuat siswa yang mengalami kesulitan belajar menjadi tertinggal dalam memahami materi pembelajaran. Hal ini mengakibatkan kemampuan kognitif siswa yang mengalami kesulitan belajar menjadi rendah. Melalui kelompok sebaya anak-anak tersebut akan termotivasi untuk belajar sehingga mereka dapat memecahkan kesulitan belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teman sebaya terhadap kemampuan kognitif siswa berkesulitan belajar pada pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis metode penelitian deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan thitung (4.540 ) > ttabel (2.086) maka dapat diambil keputusan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa teman sebaya berpengaruh positif terhadap kemampuan kognitif siswa berkesulitan belajar. Kata Kunci : teman sebaya, kemampuan kognitif siswa berkesulitan belajar, pembelajaran IPS 
Strategi, Model, Media dan Teknologi Pembelajaran di Sekolah Dasar Anjarini, Titi
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1156

Abstract

 Pada   dasarnya   peran strategi,   model,   media   dan teknologi pembelajaran di sekolah dasar dalam pembelajaran khususnya di Sekolah Dasar sangatlah berperan penting, kerena dengan adanya strategi, model, media dan teknologi pembelajaran di sekolah dasar maka akan dapat merangsang minat, perasaan dan kinerja siswa untuk dapat melakukan kegiatan baik di dalam kelas maupun di luar kelas yang dikemas secara menarik dan mudah dipahami  oleh  siswa.  Dalam  makalah  ini  dijelaskan  tentang strategi, model, media dan teknologi pembelajaran di sekolah dasar.Kata Kunci: strategi, model, media dan teknologi pembelajaran 
Strategi Metakognitif Untuk Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris Hamsia, Waode
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1182

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan strategi metekognitif dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Inggris. Perlunya strategi pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan berbahasa khususnya berbahasa Inggris menggunakan strategi pembelajaran metakognitif. Teori strategi metakognitif berdasarkan O'Malley dan Chamot (1990: 46) sebagai landasan teori. Pelaksanaan strategi metakognitif menerapkan tiga tahapan yaitu: 1) Perencanaan diri, 2) Pemantauan diri, dan 3) Evaluasi diri. Tahapan-tahapan tersebut dilakukan dengan menciptakan hubungan yang menyenangkan dengan siswa. Siswa sangat termotivasi dengan proses pembelajaran dengan menunjukkan semangat, prestasi, kesadaran dan kemandirian dalam belajar khususnya pada ketrampilan berbicara. Pada akhirnya siswa menggunakan strategi tertentu untuk menangani kesulitan yang dihadapi dalam kelas speaking. Sehingga siswa mampu berbicara bahasa Inggris dengan lancar.   Kata kunci: keterampilan berbicara; pembelajaran bahasa inggris; strategi metakognitif
Pengembangan Instrumen Validasi Media Boneka Tangan dengan Metode Bercerita Chrisyarani, Denna Delawanti
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i1.1204

Abstract

Abstrak: Pembelajaran Bahasa Indonesia seringkali disampaikan tanpa menggunakan media pembelajaran dalam penyampaian materi, menjadi salah satu faktor penyebab materi pelajaran tidak dapat diserap seutuhnya. Guru juga merasa kesulitan dalam menyesuaikan media dengan materi bahasa Indonesia. Metode bercerita dengan menggunakan media boneka tangan lebih berkesan daripada nasihat sehingga cerita terekam jauh lebih kuat di dalam memori siswa sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. Evaluasi media multi kriteria menjadi masalah yang sangat penting untuk diperhatikan sebelum diaplikasikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun instrumen validasi/kelayakan media boneka tangan berbasis metode bercerita segi materi dan desain. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development teori four D models Thiagarajan, dkk. Pengembangan model four D models meliputi empat tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan disseminate penyebaran. Pada penelitian ini berhenti sampai tahap ke tiga, develop. Mengembangkan yang dimaksud mengarah pada pengembangan instrumen validasi media. Hasil penelitian pengembangan ini menghasilkan instrumen yang memperhatikan unsur kelayakan isi/materi dan desain.Kata kunci: instrumen validasi, media boneka tangan, metode berceritaAbstract: Learning Indonesian Language is often delivered without the use of learning media in the delivery of material, became one of the factors that cause lesson material can not be absorbed completely. Teachers also find it difficult to adjust the media with Indonesian language material. The storytelling method using hand puppet media is more memorable than advice so that the recorded story is much stronger in the student's memory so that student learning outcomes can increase. Evaluation of multi-criteria media becomes a very important issue to consider before being applied in the learning process. This study aims to develop a validation instrument / feasibility of hand-puppet media based on the method of telling the material and design aspects. This research uses research and development approach of the theory of four D models Thiagarajan, et al. The development of four D models includes four stages of development, ie define, design, develop, and disseminate deployment. In this study stopped until the third stage, develop. Developing the intended leads to the development of media validation tools. The results of this development research produce an instrument that takes into account the element of content / material feasibility and design.Keywords: validation instrument, hand puppet media, story telling method
Kecerdasan Interpersonal Siswa Melalui Model Student Teams Achievement Divisions Hakim, Arief Rahman
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i1.1210

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif student teams achievement divisions (STAD) dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal pada siswa. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah classroom action research dengan mendeskripsikan kegiatan yang terjadi di dalam kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Tanjungrujo 4 Kota Malang dengan jumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan interpersonal siswa kelas IV SDN Tanjungrejo 4 Kota Malang dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran STAD. Pembelajaran dengan penggunaan model STAD ini menggunakan kelompok kecil sehingga siswa dapat bekerja sama untuk memaksimalkan pembelajarannya sendiri dan orang lain, sehingga dapat mendorong siswa untuk meningkatkan kepekaan sosial, pemahaman sosial, dan komunikasi sosial bisa maksimal.Kata kunci: kecerdasan interpersonal, pembelajaran kooperatifAbstract: This study aims to describe the application of cooperative learning models student teams achievement divisions (STAD) in improving students' interpersonal intelligence. The approach taken in this research is classroom action research by describing what activities happens in the classroom. The subjects in this study are the fourth grade students SDN Tanjungrejo IV Malang with 30 people. The results showed that interpersonal intelligence of fourth grade students of SDN Tanjungrejo IV Malang can be improved through this STAD model. This learning STAD model uses with small groups so that students can work together to maximize their own learning and others, so as to encourage students to increase social sensitivity, social understanding, and social communication can be maximized.Keywords: interpersonal intelligence, cooperative learning
Analisis Perencanaan Pembelajaran Tematik Pada Kurikulum 2013 di SD Negeri Kauman I Malang Suwandayani, Beti Istanti
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 2 No 1 (2018): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v2i1.1214

Abstract

Abstrak: Perkembangan zaman turut menyertai perkembangan penerapan kurikulum pendidikan di Indonesia. Kurikulum di Indonesia saat ini menggunakan Kurikulum 2013. Dalam implementasi kurikulum 2013 dibutuhkan perencanaan yang matang untuk mengintegrasikan beberapa mata pelajaran ke dalam sebuah tema. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, faktor penghambat dan pendukung pembelajaran tematik di SDN Kauman I. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa di SDN Kauman I. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpilan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran tematik di SDN Kauman I sesuai dengan Kurikulum 2013, namun masih terdapat beberapa kendala yaitu pendistribusian buku, alokasi waktu dan pembuatan media. Faktor pendukung perencanaan kurikulum 2013 sarana prasrana di kelas yang memadai, buku referensi pendukung, dan pelatihan kurikulum 2013 untuk guru kelas di SDN Kauman I.Kata Kunci: Perencanaan, Pembelajaran Tematik, Kurikulum 2013Abstract: The development of the times helped accompany the development of the application of educational curriculum in Indonesia. Curriculum in Indonesia is currently using the Curriculum 2013. In the implementation of the 2013 curriculum requires careful planning to integrate some subjects into a theme. This study aims to describe the planning, inhibiting factors and supporting thematic learning in SDN Kauman I. The subjects of this study are teachers and students at SDN Kauman I. The research approach used is descriptive qualitative approach. Data collection techniques used in this study include interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that thematic learning planning in SDN Kauman I in accordance with Curriculum 2013, but there are still some obstacles that is the distribution of books, allocation of time and making of media. Supporting factors of curriculum planning 2013 in adequate classroom infrastructure, supporting reference books, and 2013 curriculum training for classroom teachers at SDN Kauman I.Keywords: Planning, Thematic Learning, Curriculum 2013