Articles
42 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 11 No. 2 (2022)"
:
42 Documents
clear
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah bagi Guru di Kabupaten Sragen
Muhammad Noor Kholid;
Nuqthy Faiziyah;
Christina Kartika Sari;
Muhamad Toyib;
Sri Rejeki;
Adi Nurcahyo;
Sutama Sutama;
Tika Andriani;
Mohammad Rifki Maulana;
Khofifah Titan Palupi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.9680
Background: Untuk keperluan kenaikan pangkat/golongan guru harus memiliki karya ilmiah. Sayangnya, banyak guru yang masih belum memiliki pengalaman dalam kepenulisan karya ilmiah. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk melatih guru dalam menuliskan karya ilmiah dan mengenalkan jenis-jenis desiminasi seperti publikasi melalui jurnal ataupun sebuah konferensi. Metode: Pelatihan ini diikuti oleh guru-guru di Kabupaten Sragen dengan jumlah 25 orang. Guru-guru tersebut akan menempuh sertifikasi atau mengajukan kenaikan golongan sehingga mereka membutuhkan pelatihan untuk menulis karya ilmiah. Kegiatan dilaksanakan secara Luring selama 32 JP di SMP Muhammadiyah 5 Tanon Sragen secara tatap muka dan mandiri. Hasil: Output yang dicapai selama rangkaian kegiatan diantaranya draft artikel ilmiah, serta pengalaman dan pengetahuan tentang: 1) pengertian artikel ilmiah, 2) Urutan penulisan artikel karya ilmiah, 3) perbedaan PTK dengan artikel ilmiah, serta kesinambungannya, dan 4) Cara menentukan dan menulis judul serta upaya mendapatkan inspirasi ketika kehabisan ide saat menulis. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil menanamkan urgensi penulisan artikel ilmiah pada guru serta bagaimana menyusunnya dan mengetahui proses publikasinya. Adapun luaran berupa produk yaitu draft artikel ilmiah.
Pelatihan Mengelola Sumber Daya Sekolah Di Smkn 14 Jakarta Pusat
Istaryatiningtias Istaryatiningtias;
Rismita Rismita
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.7292
Background: Pendidikan di Indonesia merupakan aspek yang sangat penting untuk mencerdaskan bangsa, sehingga untuk saat ini memerlukan evaluasi dan peningkatan yang sistematis. Kegiatan ini penting dilaksanakan untuk meningkatkan profesionalisme dalam mengelola sumber daya manusia di sekolah baik guru maupun tenaga kependidikan dengan prinsip good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik. Metode: Kegiatan ini bermitra dengan SMKN 14 Jakarta Pusat dengan jumlah peserta kegiatan sebanyak 67 orang yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan tahap berikut: Tahap Pertama, Pendekatan persuasif, Tahap kedua, pelaksanaan pelatihan pengelolaan sumber daya sekolah dan Tahap ketiga, evaluasi. Hasil: Peserta mampu mengembangkan kariernya melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang meliputi 3 unsur yaitu, pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Kesimpulan: Pengembangan dan ekspresi keterampilan dan kecerdasan yang bermanfaat bagi para guru mencapai kinerja, sebagai aspek penilaian yang merupakan bagian penting dari manajemen dan mendapatkan nilai tambah bagi sekolah, yang outputnya juga untuk para peserta didik.
Bioma (Basic Information of Mangrove) sebagai Media Edukasi Pentingnya Tanggap Bencana dengan Vegetasi sebagai Pembatas Alami di Pekon Biha Pesisir Barat Lampung
Rizka Nabilah;
Rian Adetiya Pratwi;
Septi Maulidyah;
Martin Muljana
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.7359
Background: Pekon Biha Pesisir Barat is one of the villages directly adjacent to a body of sea water. This is a concern if it is not balanced with supporting information about the importance of mangrove habitat for rehabilitation. There is very little understanding of mangroves in this area. It can be seen from the people who carry out large-scale land conversion. This PKM aims to introduce the benefits of mangroves in a module with the BIOMA (Basic Information of Mangrove) concept as an effort to prevent disaster risk at SDN 1 Biha, Pekon Biha, Pesisir Barat Lampung. Methods: BIOMA is arranged based on tiered material that stimulates the sense of sight. The Village Partner is Pekon Biha, West Coast of Lampung. The method is carried out by teaching mangrove modules and interactive videos and evaluation through pre and post-test. Result: BIOMA mangrove education media received very high attention from elementary students, there was an increase in knowledge of 36% (very good). The pre-test showed that knowledge about mangroves in the good category was only 13%, after the provision of educational media, there were 76% of students who had very good knowledge about mangroves. The novelty of this PKM is creating interactive modules with live demonstrations with storylines that are close to the community. Conclusion: This media is effective in providing information related to mangroves.
Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 di Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri
Mohammad Qomarul Huda;
Abdul Mujib;
Mubaidi Sulaeman
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8111
Background: Lembaga pendidikan Islam yang dikelola oleh sekelompok masyarakat, selalu saja membutuhkan kerjasama dan campurtangan pihak lain sebagai penyangga utama. Pengabdian ini bertujuan untuk menertibkan pelaksanaan protokol kesehatan di Lingkungan Pesantren Lirboyo di masa pandemi COVID-19. Metode: pendekatan yang digunakan adalah Asset Based Community Development. Pendekatan ini menekankan pada inventarisasi aset yang terdapat di dalam kelompok masyarakat yang dipandang mendukung pada kegiatan pemberdayaan masyarakat. Hasil: Pemberian edukasi secara langsung telah berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman santri mengenai pentingngnya menerpkan protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19. Kesimpulan: Kesadaran akan pentingnya kesehatan dalam lingkungan pondok pesantren Lirboyo sudah terlaksana dengan baik.
Penerapan dan Pelatihan Mouse Difabel pada Disabilitas Tunadaksa
Romy Budhi Widodo;
Yusuf Giovanno;
Yoga Cahyo Utomo;
Kevin Christopher Wungow
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8220
Background: Some physically disabled people cannot operate a computer mouse due to their limitations. But the rest of the arm or thigh can still be moved so that it has the opportunity to be used to move the mouse cursor on the computer screen. The purpose of this activity is to implement a proposed new mouse for physically disabled people, this prototype has reached the technology readiness level (TRL) 6th level. Method: The implementation techniques are as follows: 1) Cloning and repairing the prototypes; 2) Participate in the disablement community; 3) Training disabled persons in Pendopo Lawang Subdistrict, Malang Regency, and getting feedback from subjects and prospective employers of the disabled person. The suggestion of future development of the proposed mouse should be towards spreadsheet processing easily, such as Excel. Results: The prototype was successfully operated, and the basic functions included left-right and top-down cursor movement, and left-click working properly. The feedback from three subjects, two of them successfully used the proposed mouse, while one subject had difficulty. The application of the proposed mouse needs to pay attention to the characteristics of every disabled people. Conclusions: This activity successfully applies the proposed mouse and gets suggestions, as well as prospective employers of the disabled person.
Making Hydroponics as a Conservation-Based Learning Media for Elementary School Teachers 3 Peganjaran Kudus
Mohammad Syaffruddin Kuryanto;
Siti Masfuah;
Fina Fakhriyah
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8279
Background: Pengenalan konservasi merupakan tanggung jawab bersama dan harus dikenalkan sejak dini diantaranya pada lingkungan sekolah dasar melalui media pembelajaran berbasis konservasi sehingga mudah diterima oleh siswa. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan kepada guru tentang pemanfaatan barang bekas sebagai media tanam hidroponik dan media edukatif untuk menanamkan karakter konservasi dan penggunaannya dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. Metode: Metode yang digunakan dalam proses pelatihan adalah dengan memberikan pelatihan interaktif dan pendampingan sehingga memberikan kesempatan kepada guru SD 3 Peganjaran Kudus sebagai peserta pelatihan untuk menyumbangkan ide, pendapat, pikiran, dan pengalamannya. Pelaksanaan pendampingan pembuatan dan penggunaan hidroponik dan media edukatif untuk menanamkan karakter konservasi pada guru SD 3 Peganjaran Kudus dirancang dalam beberapa tahap, antara lain: perencanaan, pelaksanaan, follow up, dan evaluasi. Hasil: Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu guru di SD 3 Peganjaran Kudus mampu membuat, menggunakan alat peraga, dan melakukan simulasi dan praktik pembelajaran tematik menggunakan hidroponik dan media edukatif berbasis konservasi. Kesimpulan: Alat peraga mampu dijadikan sebagai media edukatif yang bersifat konservatif tematik di sekolah.
Pelatihan Energi Surya di SMP Paramarta Unggulan Tangerang Selatan
Rifky Rifky;
Oktarina Heriyani;
Dan Mugisidi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8573
Background: Penelitian tentang teknologi energi surya sudah banyak yang dipublikasikan. Akan tetapi, setiap hasil penelitian termasuk penelitian energi surya tidak cukup terpublikasi hanya di kalangan masyarakat ilmiah atau akademis dalam media dan forum ilmiah saja. Salah satu masyarakat yang memerlukan pengetahuan energi surya adalah siswa sekolah menengah. Metode: Adapun kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pre-test tentang energi surya terhadap 23 orang siswa yang akan mengikuti pelatihan, kemudian dilakukan pemberian teori materi energi surya, melakukan post-test untuk mengetahui pengetahuan siswa hasil penyampaian materi tentang energi surya tersebut, dan ditutup dengan memperagakan dan praktik perakitan rangkaian sistem fotovoltaik. Hasil: Hasil pre-test rata-rata siswa sebesar 4,86, sedangkan hasil post-test rata-rata siswa sebesar 6,52. Dari kedua tes tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan dan pemahaman yang signifikan tentang energi surya antara sebelum dan sesudah pemberian materi. Kesimpulan: Hasil kegiatan ini menghasilkan peningkatan kemampuan siswa dalam pengetahuan dan pemahaman tentang energi surya.
Aksi Mahasiswa STAI Muhammadiyah dalam Membangun Semangat Literasi Warga Desa Sumber Sari, Kabupaten Bandung
Iim Ibrohim;
Mirna Kartika;
Muhtadin Muhtadin;
Sitti Chadidjah
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8620
Background: Desa Sumber Sari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, merupakan salah satu daerah yang menjadi binaan Perguruan Tinggi STAI Muhammadiyah Bandung. Sebagai perwujudan pengabdian, maka pihak Perguruan Tinggi menetapkan mahasiswa dan dosen untuk melakukan pengabdian. Data menunjukkan, bahwa di lokasi tersebut, ada satu Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 2 yang belum menerapkan program gerakan literasi sekolah dan sebuah perpustakaan di kantor kecamatan yang tidak berfungsi. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian warga masyarakat terhadap literasi masih minim. Metode: Dengan membangun motivasi warga sekolah dan warga masyarakat untuk mau membaca dan berupaya menghadirkan ruang baca publik yang dapat memfasilitasi warga sekolah maupun warga masyarakat. Hasil: Aksi mahasiswa dapat dikatakan berhasil, karena keberhasilan tersebut ditunjukkan dengan terbangunnya kembali semangat santri Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 2 dalam membaca. Kesimpulan: Dengan sistem yang telah dibangun, para santri dibiasakan membaca buku-buku bacaan yang telah disedianakan di Madrasah. Pun demikian, fasilitas buku bacaan serta rekondisi perpustakaan di kantor Kecamatan Ciparay terjadi. Kini, setiap masyarakat yang berkunjung ke kantor Kecamatan, dapat menikmati sajian buku-buku yang tertata rapi dengan berbagai judul bacaan yang dapat lebih mencerdaskan.
Pendampingan Pemasaran Tape Ketan Pada UMKM Desa Bakunglor Kec Jamblang Menuju Enterpreneur Berbasis Teknologi
Mei Lestari;
Rayung Wulan;
Elfitria Wiratmani;
Ridwan Usman;
Sutrisno Sutrisno;
Agus Riyanto;
Ni Wayan Parwati S.;
Irwan Agus;
Dwi Nurmita Sari;
Sri Sugesma Wardani
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8701
Background: Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang cukup signifikan bagi pelaku usaha. Kebijakan pembatasan mobilitas dan tempat-tempat wisata berdampak pada turunnya omset penjualan pelaku usaha tape di desa Bakunglor yang masih mengandalkan pemasaran produk secara konvensional. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan masukan dan pelatihan kepada UMKM untuk dapat memanfaatkan jejaring media sosial dan pasar digital yang ada untuk memasarkan produk yang dimiliki. Pemasaran yang luas akan memberikan keuntungan agar produksi yang telah dilakukan dapat terdistribusi dengan baik maka perlu meguasai berbagai macam e-commerce dalam sistem penjualan yang melibatkan teknologi infomasi dan komunikasi Metode: Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa workshop, pelatihan dan pendampingan simulasi iptek terkait bagaimana pemasaran yang tepat sehingga dapat memberikan keuntungan serta perbaikan ekonomi masyarakat sekitar yang bergantung pada kegiatan produksi dan penjualan tape ketan Bakunglor. Tahapan kegiatan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil: Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pemahaman dan penguasaan saluran pemasaran ecommerce seperti Tokopedia, shopee, serta media sosial tiktok shop, instagram, facebook Kesimpulan: Peserta dapat meningkatkan fungsi sosial media yang ada untuk menunjang pemasaran produk tape yang mampu memberikan jangkauan pemasaran yang lebih maksimal sehingga tape ketan Bakunglor dapat dinikmati oleh pecinta tape ketan tanpa harus menunggu waktu tertentu untuk menikmatmatinya.
Pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Bandicam dan Google Classroom untuk Pembelajaran Online
Widyah Noviana;
Tri Hidayati;
Ines Heidiani Ikasari;
Ita Handayani;
Dena Wulandari;
Windia Hadi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v11i2.8804
Background: The teachers of SMP Negeri 14 Tangerang still have many teachers who use Whatsapp groups as a medium for online learning, and some teachers have not been able to make learning videos and have not been able to use LMS (Learning Management System). The purpose of this service is to provide counseling and training on the use of bandicam and google classroom applications for online learning. Methods: There are three stages, namely, 1) Observation stage, location survey, a survey of problems experienced by schools, data collection of teachers to be included and signing of cooperation 2) Pre-training stage, teachers are given counseling related to google classroom and bandicam application 3) Training stage, given training on making video screen recording techniques using the bandicam application and practicing as students when in google classroom 4) Discussion stage, the service team and teachers discussed each other regarding difficulties in making videos and problems that arose during the making of video 5) Evaluation stage, the PkM team knew the obstacles and successes achieved during the activity. The number of participants amounted to 10 teachers, 5 lecturer teams, and 5 students. Result: Teachers can make learning videos using the bandicam app and can use google classroom. Conclusion: Teachers are able to understand the creation of learning videos uploaded into google classroom.