Articles
1,627 Documents
Pelatihan Teknik Sitasi dan Pencarian Referensi untuk Meningkatkan Publikasi Ilmiah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Daniel Fernandez;
Merina Merina;
Susilo Susilo
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.757 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.4049
Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan bagi dosen-dosen di Universitas Sumatra Barat adalah hal penggunaan Reference Manager untuk penulisan artikel yang tepat. Mitra dari kegiatan ini adalah para dosen di lingkungan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Materi yang diberikan antara lain penggunaan aplikasi Mendeley dan cara mencari referensi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu praktek secara langsung. Pemberian materi dilakukan dengan dua cara yaitu penyampaian materi secara klasikal dan penyampaian materi dengan praktik. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan skill para peserta dalam menggunakan template sebuah jurnal. Salah satu yang menjadi semangat mereka adalah ilmu tambahan tentang seluk beluk sebuah jurnal elektranik yang sekarang digunakan sebagai penilaian kinerja terhadap dosen oleh Kemenristekdikti.
Pendampingan Penyusunan Soal Higher Order Thinking Bagi Guru Sekolah Dasar
Ika Maryani;
Sri Tutur Martaningsih
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (527.714 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.4100
Pendampingan Guru tentang sistem evaluasi pembelajaran berbasis higher order thinking skill merupakan bagian penting dari pengembangan kurikulum 2013 versi terbaru. Sesuai dengan strategi implementasi dari Kurikulum 2013, pelatihan ini direncanakan akan dilaksanakan pada awal tahun 2017 sampai saat ini. Strategi dimulai dengan melatih master of trainer (MOT) yang termasuk instruktur nasional, Dosen LPTK, Guru berprestasi tingkat Nasional, Pengawas, Kepala Sekolah berprestasi, Widyaiswara PPPPTK dan LPMP. Langkah berikutnya adalah melatih master trainer dari guru inti, pengawas, dan kepala sekolah baru kemudian dilanjutkan dengan pelatihan secara masal yang melibatkan guru mata pelajaran tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK. Tahapan dari strategi kemendikbud ini tentu saja banyak hambatan. Sharing knowledge yang relatif lama dan kemungkinan-kemungkinan ketidakmerataan mungkin saja terjadi. Hal inilah yang mendorong Pengusul sebagai Dosen LPTK khususnya yang bergerak di bidang Pendidikan Dasar untuk ikut berpartisipasi dalam upaya pendampingan guru dalam menyusun soal berbasis higher order thinking skill. Upaya yang dilakukan adalah melalui pelatihan sistem evaluasi pembelajaran dn penyusunan soal berbasis higher order thinking skill. Program pendampingan ini sekaligus menjawab permasalahan yang terjadi pada mitra, dimana pemahaman para guru tentang sistem evaluasi pembelajaran berbasis higher order thinking skill masih sangat kurang. Guru belum mampu merencanakan soal berbasis HOTS serta melakukan analisis butir soal. Luaran yang diharapkan setelah program ini dilaksanakan adalah agar para guru mempunyai kemampuan teknis menyusun soal HOTS.
Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) Melalui Implementasi E-Commerce di Kelurahan Tlogomas
Paulus Lucky Tirma Irawan;
Kestrilia Rega Prilianti;
Melany
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (568.876 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.4347
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia kini memegang peranan yang cukup penting untuk menggerakkan roda perekonomian negara. Hal ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan UMKM yang demikian pesat sehingga membawa dampak positif terhadap perekonomian daerah yang semakin lama semakin dapat menunjukkan kemandiriannya seperti di Kelurahan Tlogomas. Cukup banyak warga Tlogomas yang mempunyai usaha sampingan dalam bentuk UMKM. Sejauh ini pemasarannya terbatas pada tetangga dan teman di sekitarnya. Meskipun telah memanfaatkan media sosial, pertumbuhan UMKM di Tlogomas terbilang lambat. Oleh karena itu, melalui program Ipteks bagi Masyarakat, Universitas Ma Chung telah melakukan pendampingan untuk pembentukan organisasi pengelola UMKM di Tlogomas. Demi mempermudah pengelolaan, dikembangkan pula sebuah media online etlogomas dalam bentuk e-commerce sebagai wadah bagi warga Tlogomas mengembangkan UMKM-nya. Untuk dapat mempertahankan eksistensinya dan terus berkembang secara berkelanjutan, etlogomas masih memerlukan dukungan dalam bentuk pendampingan dan pelatihan baik bagi pengelola e-commerce maupun para warga pemilik UMKM. Oleh karena itu, telah dilaksanakan pula program pendampingan dan pelatihan bagi kelurahan Tlogomas dengan harapan etlogomas dapat menjadi organisasi mandiri yang mampu meningkatkan perekonomian warga Tlogomas.
Pelatihan Teknik Retorika Dalam Menunjang Kepemimpinan Pemuda Berorganisasi Bagi Remaja Panti Asuhan Hidayah
Robbikal Muntaha Meliala
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (429.185 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.4357
Remaja Panti Asuhan Hidayah Bekasi selama ini mengemban pendidikan dengan metode home schooling sehingga ilmu kepemimpinan dan berorganisasi kurang dimilikinya. Sarana sosialisasi yang terbatas menyebabkan mereka kurang menggali potensi berbicara di depan umum atau retorika untuk berorganisasi. Selain itu, banyak fenomena ditemukan ketika calon pemimpin presiden kita di masa pemilihan umum 2019 lalu, menunjukan kesalahan pemilihan kata dalam berpidato sehingga pidato multitafsir makna dan cenderung menyinggung kelompok tertentu. Oleh karena itu, tim akademisi Universitas Bina Sarana Informatika membantu remaja panti asuhan ini agar piawai dalam berpidato untuk menunjang kepemimpinannya di organisasi. 20 remaja mengikuti pelatihan ini dimulai dari siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Metode penyuluhan dan latihan secara praktikal dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini. Terpilih 3 orang orator terbaik untuk mendapat hadiah menarik dari panitia dan 20 remaja kini paham tentang ilmu rentang manajemen organisasi. Kata kunci: Retorika, Kepemimpinan, Organisasi
Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Potensi Lokal untuk Meningkatan Kompetensi Profesional Guru IPA
Ade Suryanda;
Eka Putri Azrai;
Daniar Setyorini
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (633.141 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.4406
Media pembelajaran merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran. Media Pembelajaran yang disesuaikan dengan potensi yang terdapat di sekitar sekolah, dapat membantu guru dalam mengatasi kesulitan pengadaan media pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini didasari kenyataan pada umumnya guru masih memiliki kesulitan dalam mengembangkan media pembelajaran yang sederhana dengan potensi yang ada di sekitar sekolah. Tujuan umum kegiatan ini adalah mengenalkan dan meningkatkan kemampuan guru dalam mengatasi kesulitan pengadaan media pembelajaran. Secara khusus memberi bekalan kepada guru untuk mengembangkan media pembelajaran IPA yang inovatif berbasis potensi lokal. Pelatihan ini menggunakan Metode experiential learning dengan pendekatan participant-centered melalui teknik case study, dan simulasi. Pengabdian ini berhasil memberikan pemahaman dan meningkatkan kemampuan guru dalam mengatasi kesulitan pengadaan media pembelajaran mata pelajaran IPA baik secara konsepsional maupun praktikal
Pendampingan Bunda PAUD dalam Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) Sederhana untuk Pengenalan Konsep Bangun Datar
Eka Susilowati;
Nur Fathonah;
Erna Puji Astutik;
Susilo Hadi;
Lidya Lia Prayitno
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (411.789 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.4714
Bunda PAUD di Kecamatan Gondang merasa kesulitan mengenalkan bangun datar pada anak usia dini. Mereka bingung memberikan APE seperti apa kepada anak usia dini. Bunda-bunda PAUD juga menginginkan APE yang dapat dengan mudah mereka buat untuk anak didiknya dengan biaya yang ekonomis. Oleh karena itu, diperlukan adanya pelatihan untuk bunda PAUD dalam pembuatan APE yang sederhana namun mampu meningkatkan pemahaman anak usia dini mengenai konsep bangun datar. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu bunda PAUD membuat APE yang mudah dibuat dalam rangka mengenalkan bangun datar ke anak usia dini. Metode yang diterapkan dalam pelatihan ini adalah metode presentasi, metode demostrasi, dan metode praktik. Alat permainan edukatif yang dibuat selain mudah dibuat juga murah bahannya dari barang bekas, namun tetap aman untuk anak usia dini. Alat-alat permainan edukatif yang dihasilkan juga dapat melatih motorik halus dan kasar anak usia dini. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian pada Bunda PAUD se Kecamatan Gondang adalah para Bunda PAUD mampu mengkreasikan atau mengimprovisasi alat pemainan edukatif (APE) yang diberikan dalam pelatihan. Dengan adanya bunda PAUD yang dapat mengkreasikan APE sederhana yang dibuat dari barang bekas, maka dapat mengurangi sampah dan diharapkan anak usia dini dapat dengan mudah memahami apa saja bangun datar, warna, dan juga membilang dalam satu APE saja yang dihasilkan.
Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Minyak Jelantah Dengan Ekstrak Jeruk Dalam Perspektif Komunikasi Lingkungan Di Kelurahan Kaligandu
Siska Mardiana;
Rahmi Mulyasih;
Rama Tamara;
Ahmad Sururi
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.114 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.4800
Kaligandu Village is one of the villages located in the District of Serang, Serang City. The use of waste cooking oil household waste repeatedly by the community and the environment, especially those who have culinary businesses, encourage innovation in the utilization of waste cooking oil household waste with orange extract in the perspective of environmental communication. This Community Service activity includes 4 (four) stages, namely material, energy, information and evaluation. The results of these community service activities can have an impact as expected. The entire PkM program is running 100%, there is a public understanding of the importance of maintaining environmental cleanliness and an increase in community understanding about the use of waste cooking oil household waste with citrus extracts that have economic value.
Pelatihan Pengawetan Ikan dengan Menggunakan Asap Cair di Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan
Rizki Fadhillah Lubis;
Maryam Maryam;
Rudianto Rudianto;
Armen Armen;
Desniorita Desniorita
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (266.506 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.4850
Potensi ikan yang ada di Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir selatan terbilang cukup besar yaitu sebesar 140 ribu ton pertahun. Teknik pengawetan ikan diperlukan untuk memperpanjang masa simpan dan mempertahankan mutu kesegaran ikan. Penggunaan asap cair untuk mengawetkan ikan diharapkan menjadi solusi penggunaan pengawet yang berbahaya selain itu kelebihan penggunaan asap cair mudah, aman dikonsumsi dan efektif jika digunakan sesuai kadar yang telah ditentukan. Nelayan di daerah ini masih kurang memahami tentang teknis pengawetan ikan dengan menggunakan asap cair. Asap cair dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang industri seperti industri pangan sebagai pengawet dan flavour, dalam industri perkebunan maupun industri perkayuan. Program pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat khusunya nelayan tentang teknis pengawetan ikan dengan menggunakan asap cair sehingga dapat menjaga kesegaran ikan lebih lama dan meningkatkan perekonomian. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan cara demontrasi atau peragaan teknis penggunaan asap cair sebagai pengawet ikan yang dilakukan oleh instruktur (dosen) yang diikuti praktek dari peserta. Target dan luaran yang ingin dicapai adalah nelayan mampu mengaplikasikan pengawetan ikan dengan menggunakan asap cair. Masyarakat dapat menghasilkan ikan (produk olahan ikan) menggunakan pengawet asap cair. Hasil dari kegiatan ini adalah menigkatnya pemahaman nelayan sebesar 85% tentang pengetahuan asap cair dan seluruh nelayan (100%) mempu mempraktikkan dan mengaplikasikan asap cair dalam upaya mengawetkan ikan.
Pemetaan Lingkungan Madrasah Tanggap Bencana Banjir secara Partisipatif di MTsN 2 Bone
Fadhil Surur
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (605.508 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.4855
Pengetahuan dan pengalaman kepada seluruh komponen sekolah untuk tanggap terhadap bencana merupakan salah satu upaya meminimalisir korban bencana. Kemampuan dari seluruh komponen sekolah untuk mengurangi risiko bencana di lingkungan sekolah, dengan membangun kesiapsiagaan melalui penguatan pengetahuan dan sikap, implementasi rencana tanggap darurat, kebijakan kesiapsiagaan sekolah serta sistem peringatan dini sekolah dan kemampuan memobilisasi sumberdaya sekolah, sebelum, saat dan sesudah bencana datang. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pemetaan partisipatif dengan melibatkan seluruh unsur warga MTsN 2 Bone. Hasil kegiatan ini diperoleh peserta pelatihan baik siswa maupun guru telah memahami konsep madrasah tanggap bencana. Pengetahuan warga sekolah terhadap hal hal yang dapat mengakibatkan bencana dalam lingkungan sekolah sudah dapat diprediksi, sehingga dapat meningkatkan kepekaan mereka terhadap menjaga lingkungan sekitarnya. Pengabdian ini menghasilkan output berupa atribut dan peta madrasah tanggap bencana.
Peningkatan Pengetahuan dan Pemahaman Siswa SMA Nurul Hasanah terhadap Tes Berbahasa Inggris Toefl
Juliana Juliana;
Dwi Suci Amaniarsih
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (402.059 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.4877
Sertifikat tes Toefl saat ini sangat diperlukan bagi siswa sebagai syarat administratif untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi baik dalam ajang beasiswa luar negeri maupun dalam negeri. Dalam hal ini siswa dituntut mampu memiliki pengetahuan dan sekaligus kemampuan untuk bisa sukses mengikuti tes berbahasa Inggris ini. Padahal, kenyataannya masih banyak siswa yang belum mengetahui mengenai tes berbahasa Inggris ini. Salah satu contohnya adalah siswa SMA Swasta Nurul Hasanah, Deli Serdang yang bahkan masih belum mengetahui skills ataupun keahlian serta soal yang biasanya diujikan dalam tes Toefl ini. Untuk itu, diperlukan solusi alternatif guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman sekaligus kemampuan dan penguasaan siswa SMA Swasta Nurul Hasanah terhadap materi tes Toefl. Dengan demikian tujuan Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan solusi bagi siswa SMA Swasta Nurul Hasanah untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti tes Toefl dengan menyediakan media pengajaran berbasis handout berupa tips dan trik jitu menjawab soal Toefl dan metode pengajaran yang efektif melalui metode cara cepat atau teknik jitu menjawab soal-soal Toefl secara mudah, sehingga hal ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMA Swasta Nurul Hasanah, Deli Serdang mengenai tes berbahasa Inggris Toefl dan cara mudah menjawab soal-soal tes Toefl yang secara otomatis juga meningkatkan skor Toefl siswa SMA Swasta Nurul Hasanah, Deli Serdang. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terhadap tes berbahasa Inggris Toefl dan kemampuan siswa dalam menjawab soal-soal tes Toefl secara mudah dengan menerapkan trik jitu menjawab soal-soal Toefl.