Articles
1,627 Documents
Pelatihan dan Workshop Pembuatan Hand Sanitizer Bahan Alami Bagi Guru dan Para Wali Murid TK Aisyiyah 71 Duren Sawit Jakarta Timur
Ari Widayanti;
Hariyanti;
Sri Nevi Gantini
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v10i1s.3262
Penyakit menular atau penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh sebuah agen biologi (seperti virus, bakteria atau parasit). Salah satu lingkungan yang rentan penularan penyakit terutama pada anak-anak adalah lingkungan sekolah. Oleh karena itu perlu dibiasakan melakukan kebiasaan hidup sehat dengan kebiasaan mencuci tangan dan menggunakan antiseptik. Salah satu yang umum dipakai di kegiatan sehari-hari adalah hand sanitizer. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan informasi tentang kesehatan salah satunya tentang kebiasaan hidup sehat pada anak-anak sejak dini dengan kebiasaan mencuci tangan agar dapat mencegah penularan penyakit dan workshop pembuatan Hand sanitizer bahan alami. Peningkatan pemahaman tentang penularan penyakit dan cara pembuatan hand sanitizer sebagai salah satu solusi permasalahan tersebut. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian masyarakat pada Mitra dilakukan dengan beberapa tahap meliputi penyampaian dalam bentuk edukasi tentang penyakit menular, tata cara mencuci tangan yang benar, pelatihan dan workshop pembuatan “Hand sanitizer” dari bahan alami. Berdasarkan hasil pengabdian yang dilakukan di TK Aisyiyah diketahui tingkat pengetahuan peserta tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masih rendah (35,1%) sedangkan hasil post test menunjukkan tingkat pengetahuan peserta tentang PHBS menjadi tinggi yaitu 81,1 %. Hasil positif tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan pada mitra tersebut cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta pengabdian mengenai penyakit menular, tata cara mencuci tangan yang benar dan pengetahuan tentang handsanitizer.
Pelatihan Pengukuran Kadar Kejernihan Air yang Terkena Limbah Pabrik dan Pembuatan Filtrasi Air Layak Pakai pada Masyarakat dan Ibu-ibu PKK Coco Garden Kelapa Nunggal Kabupaten Bogor
Yulia Rahmadhar;
Ferawati;
Gloria Rachmat
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v10i1s.3320
Kegiatan pengabdian masyarakat yang mengusung tema “Pelatihan Pengukuran Kadar Kejernihan Air yang Terkena Limbah Pabrik dan Pembuatan Filtrasi Air Layak Pakai pada Masyarakat dan Ibu-ibu PKK Coco Garden Kelapa Nunggal Kabupaten Bogor”, dilaksanakan selama 4 bulan secara berjenjang. Metode pelatihan bersifat pelatihan dan praktek langsung. Sasaran kegiatan pemberdayaan adalah masyarakat Coco Garden yang dibagi menjadi 3 bagian: bapak-bapak dan ibu-ibu di berikan pengetahuan dan menentukan PH air dan kandungan logam pada air sumur rumah dan pelatihan membuat alat filtrasi sederhana. Materi yang akan disampaikan yaitu mengenai PH air dan kandungan logam yang terkandung pada air sumur warga, dan pelatihan mengenai pembuatan alat filtrasi air sederhana yang mampu dimiliki oleh warga dengan nilai ekonomis.
Pemanfaatan Aplikasi Perkantoran untuk Pembuatan Presentasi Pada Lembaga Kursus Kecantikan Anggota HISPPI Kota Tegal
Ida Afriliana;
Jatmiko Indriyanto;
Eko Budihartono;
Arif Rakhman;
Nurohim Nurohim
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v9i2.3338
Kegiatan pengabdian masyarakat kepada anggota Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Pendidikan Seluruh Indonesia (HISPPI) ini merupakan pengabdian masyarakat yang kedua kalinya. Pada kesempatan ini pengabdian masyarakat ini membahas pemanfaatan aplikasi perkantoran khususnya Microsoft Power Point untuk pembuatan materi presentasi anggota HISPPI dalam mendemontrasikan cara merias pengantin di Lembaga Kursus Kecantikan. Sebagian besar anggota HISPPI tidak mempunyai latar belakang komputasi, bahkan ada yang buta dengan penggunaan Ms.Office. Padahal setiap acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Kursus, diharuskan menggunakan materi presentasi dimana isi presentsi tersebut adalah langkah-langkah tata rias yang langsung dipraktikkan kepada model. Maka para anggota HISPPI dituntut untuk dapat membuat materi presentasi yang dipersembahkan dengan praktik kepada model tanpa harus dioperasikan oleh operator yang mengoperasikan komputer. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 1–3 Maret 2019 diikuti oleh anggota HISPPI yang kebanyakan para-para ibu pemilik Salon. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara pendampingan langsung pada pembuatan materi presentasi dengan luaran adalah video presentasi. Hanya 10% anggota HISPPI yang memiliki latar belakang komputer, dan 90% masih buta terhadap pembuatan materi presentasi. Setelah dilakukan pengabdian masyarakat ini 60% anggota HISPPI telah membuat materi presentasi berupa video presentasi.
GERAKAN KELUARGA SADAR OBAT pada KELUARGA PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) KOTA DEPOK
Faridlatul Hasanah;
Zainul Islam;
Septianita Hastuti
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Program pengabdian Gerakan Keluarga Sadar Obat (GKSO) ini merupakan kerjasama antara dosen UHMKA dengan Dinas sosial Kota Depok yang merupakan pengelola Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Depok. GKSO merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan sekaligus mencerdaskan masyarakat dalam berperilaku sehat, khususnya terkait dengan obat. Gerakan ini diawali dengan melakukan penyuluhan terkait bagaimana cara mendapatkan obat yang benar, cara menyimpan obat agar tetap aman dikonsumsi serta mempraktekkan bagaimana cara membuang (DAGUSIBU) obat yang benar dengan menggunakan contoh berbagai sediaan farmasi seperti tablet, sirup, puyer dan salep. Sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan peserta diwajibkan mengisi lembar test (pre dan post test) untuk menilai efektifitas kegiatan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah menerima penyuluhan tentang DAGUSIBU. Hal ini terlihat pada pie chart pre-test dan post-test dimana terjadi peningkatan jumlah peserta yang mendapatkan nilai 80 dari 21% menjadi 48% dan 10% peserta mendapatkan nilai 100.
Pelatihan Pembuatan Sabun Pepaya Pembersih Wajah Alami Yang Ekonomis Bagi Siswa Smk Muhammadiyah Cabang Serpong, Tangerang Selatan
Fitri Yuniarti M.Si;
Fitriani;
Wahyu Hidayati
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v10i1s.3759
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan atas kerjasama Tim pengabdian masyarakat yang merupakan dosen program studi farmasi dan D4 analis kesehatan FFS UHAMKA dengan mitra dari siswi SMK muhammadiyah serpong, Tangerang Selatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menumbuhkan keterampilan dan kreatifitas dari remaja putri khususnya siswi SMK di kelurahan setu, Serpong Tangerang Selatan. Luaran utama dari pengabdian ini ialah menghasilkan produk sabun pembersih wajah alami dan jasa yaitu keterampilan dari para peserta untuk membuat sabun pembersih wajah alami, cara pengemasan dan pemasarannya, serta manfaatnya bagi kesehatan. Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain dapat memberikan keterampilan pada Remaja atau siswi SMK Muhammadiyah agar dapat membuat produk sabun pembersih wajah alami dengan baik dan benar.
Program Pendidikan Keluarga Sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Menghemat Energi Listrik Guna Mengefisienkan Pengeluaran Keuangan Keluarga
Rosalina;
Akhmad Haqiqi Ma’mun
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v10i1s.3866
Penghematan energy listrik atau konservasi energy pada perumahan belum dilaksanakan secara konsisten sebagai tindakan yang menekan penegeluaran biaya permbayaran tagihan listrik perbulannya. Pada kenyataannya dilapangan setiap individu menggunakan energi listrik tanpa memperhatikan peluang penghematan yang seharusnya dilakukan.Kegiatan penyuluhan pada masyarakat ini berorientasi pada pengajaran kepada masyarakat akan pentingnya penghematan energy listrik guna menghemat keuangan keluarga untuk kesejahteraan keluarga, yang meliputi, audit energi, serta peluang penghematan energi dengan menerapkan peralatan listrik yang lebih hemat baik secara teknis maupun ekonomis.Penghematan energi listrik adalah penggunaan energi listrik secara efisien dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut : Mematikan peralatan listrik setelah selesai digunakan, Membatasi waktu pemakaian peralatan listrik, Melakukan pengecekan ulang instalasi listrik secara berkala per 10 tahun, Melakukan perbaikan faktor daya, Menggunakan peralatan listrik hemat energi. Pada laporan ini penghematan dilakukan dengan cara menekan penggunaan energi listrik, melakukan pergantian peralatan listrik yang lebih hemat lagi.
Pelatihan Pembuatan Minuman Kesehatan dari Bahan Alam Bagi Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II A Pondok Bambu Jakarta Timur
Vera Ladeska;
Ema Dewanti;
Rini Prastiwi
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v10i1s.3868
Obat tradisional berasal dari bahan alam (tanaman) banyak manfaatnya dan perlu dikembangkan. Usaha untuk lebih mengenalkan obat tradisional kepada masyarakat modern bisa dilakukan dengan cara mengubah tampilan jamu yang biasa kita minum menjadi sediaan instan atau minuman segar yang lebih baik dari segi kemasan tanpa mengurangi manfaat dari tanaman obat tersebut. Sediaan instan dan minuman kesehatan selain bermanfaat dalam kesehatan sebagai pencegahan dan pengobatan penyakit juga dapat dijadikan usaha untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Warga binaan Lapas Wanita Pondok Bambu Jakarta perlu diberi ketrampilan sebagai bekal untuk melangsungkan kehidupan setelah selesai menjalani masa hukuman. Salah satu ketrampilan yang dapat dijadikan usaha adalah pembuatan minuman kesehatan dari bahan alam. Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan mengenai manfaat obat tradiasional dan memberikan ketrampilan pembuatan minuman kesehatan dari bahan alam. Manfaat dari kegiatan ini adalah upaya meningkatkan pengetahuan mitra mengenai manfaat obat tradisional dan upaya untuk memberikan ketrampilan pembuatan minuman kesehatan dari bahan alam yang bernilai jual sehingga nantinya dapat menjadi usaha bagi warga binaan. Bahan uji utama yang digunakan adalah jahe dan bahan tanaman obat lain. Target dan luaran dari program PKM ini adalah : a) Terciptanya kelompok masyarakat yang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang manfaat obat tradisional. b) Terciptanya ketrampilan untuk melakukan pembuatan minuman kesehatan dari bahan alam. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan metode ceramah (pemberian materi) oleh salah seorang panitia dan dilanjutkan dengan praktek secara langsung pembuatan minuman kesehatan dan diskusi. Praktek pembuatan bir pletok dan jahe instan dibimbing langsung oleh panitia.
ASGAR (Animasi Software Geogebra Dan Alat Peraga) untuk Mendukung Proses Pembelajaran Matematika di Kelas
Usman Aripin;
Wahyu Setiawan;
Heris Hendriana;
Ani Ainun Masruroh
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v9i2.3975
Perkembangan teknologi mempengaruhi semua aspek kehidupan, begitupun di dunia pendidikan. Tuntutan guru menjadi lebih banyak, selain administrasi yang harus diselesaikan, ditambah dengan keharusan untuk mampu menggunakan teknologi. Salah satu alternatif solusinya adalah dengan menerapkan pelatihan ASGAR yang bertujuan untuk mendukung kegiatan guru-guru dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan yaitu berupa workshop dan pelatihan secara langsung menggunakan ASGAR kepada guru mulai dari tingkatan SD, SMP dan SMA yang ada di pangalengan. Hasil pelatihannya yaitu pelatihan ASGAR ini mndapat respon positif dari para guru peserta pelatihan.mengetahui bahwa pembelajaran matematika bisa dilakukan dengan menarik sehingga pembelajaran tidak akan terasa membosankan, dan menggunakan media tersebut dalam penyampaian konsep dari suatu materi dengan efisien dan efektif, mengeksplorasi media tersebut sesuai dengan materi yang ingin disampaikan oleh guru.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu dalam Pengukuran Antropometri di Kelurahan Cilandak Barat Jakarta Selatan
Anna Fitriani;
Desiani Rizki Purwaningtyas
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v9i2.4087
The low knowledge and skills of posyandu cadres in anthropometric measurements, from installing and measuring measuring instruments, weighing, measuring body length and height of toddlers to recording measurement results have an impact on inaccurate data collection and reporting of nutritional status. One of the contributing factors is the lack of counseling and training for posyandu cadres. Therefore, this community partnership program (PKM) provides solutions in the form of counseling and training on anthropometric measurements for posyandu cadres in West Cilandak Village. The knowledge and skills of cadres before and after the intervention were measured. The results of the analysis showed a significant increase in the average score of knowledge (11.13 to 14.67) and skills score (26.59 to 39.00) (p value = 0.001). This shows that counseling and training are effective in increasing the knowledge and skills of posyandu cadres.
Implementation of Clean and Healthy Behavior to Achieve a Healthy Lifestyle from Early on at SDN Pekayon 18, East Jakarta
Ana Utami Zainal
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v10i1s.4109
Background: Perilaku Hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan langkah yang harus dilakukan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal bagi setiap orang termasuk di sekolah. SD Negeri Pekayon 18 Jakarta Timur pada saat dilakukan observasi, pada siswa-siswa di sana masih terlihat kurangnya keterlibatan siswa SD Negeri Pekayon 18 Jakarta Timur dalam melakukan cuci tangan dengan baik dan benar menggunakan sabun walaupun sudah tersedia wastafel di dalam kelas dan depan sekolah. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan wawasan, meningkatkan kesadaran, dan adanya perubahan perilaku yang lebih baik pada anak-anak sekolah tentang pentingnya hidup bersih dan sehat khususnya langkah cuci tangan pakai sabun dengan benar. Metode:Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan cara sosialisasi (ceramah), pemutaran video dan praktik cuci tangan.Hasil: Hasil pre-post-test menunjukkan ada peningkatan dari skor sebelum penyuluhan (5,50) dengan skor sesudah penyuluhan (5,67). Hasil uji paired sampel T test menunjukkan ada hubungan antara pemberian intervensi penyuluhan PHBS dengan kenaikan skor pengetahuan (Pvalue < 0,05). Kesimpulan:Kegiatan penyuluhan telah meningkatkan pengetahuan PHBS.