Articles
1,627 Documents
Pemberdayaan Kader dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular
Nur Asiah
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v10i1s.4159
Menua adalah suatu keniscayaan. Namun masa tua dapat mandiri dan sejahtera adalah sesuatu yang harus diusahakan. Kepedulian kita terhadap kesehatan para lansia sangat diharapkan dapat membantu para lansia untuk hidup mandiri dan sejahtera. Data dari Puskesmas Cempaka Putih tahun 2016 dan kesehatan lanjut usia, bahwa penyakit terbanyak yang diderita Lansia adalah hipertensi (57%), penyakit sendi (40%), anemia (30%) dan katarak (15 %) dan penyakit degeneratif lainnya (8 %). Penyakit tersebut merupakan penyebab utama disabilitas lansia. Kegiatan edukasi komunikasi dan informasi kesehatan lansia dirasakan sangat penting guna peningkatan kesehatan, kesejahteraan dan kemandirian lansia. Namun banyak kader yang kurang percaya diri dan merasa tidak mempunyai kemampuan dalam memberikan pelayanan kesehatan pada usia lanjut. Disamping itu pembinaan terhadap kader kesehatan oleh pihak puskesmas Cempaka Putih dirasakan juga masih sangat kurang karena keterbatasan sumber daya manusia. Secara tidak langsung kegiatan ini juga telah membantu pemerintah dalam hal ini Puskesmas dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan lansia di wilayah kerja Puskesmas Cempaka Putih. Hasil dari Pengabdian masyarakat ini meningkatnya pengetahuan kader dalam gerakan masyarakat hidup sehat, status gizi dan kesehatan lansia hal ini terlihat dari nilai pretes dan postes yang diberikan, nilai pretes: mean =57.33 nilai max= 80, nilai min=40. Terjadi peningkatan nilai postes : Mean = 72,66, nilai min 60, nilai max=100. Kader merasa senang dan bersemangat serta mengalami peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri setelah kegiatan edukasi ini dilakukan.
Akurasi Arah Kiblat Masjid di Kecamatan Bekasi Barat
Mushoddik Daulay;
MB Ali Syaban
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v10i1s.4292
Pengabdian ini bertujuan mengkaji bagaimanakah pengurus masjid menetapkan akurasi arah kiblat dan seberapa akurat masjid mengarah kiblat di kec. Bekasi Barat . Pengabdian ini menggunakan pendekatan Pengabdian lapangan (field research) dengan kategori Pengabdian survei. Subjek dalam Pengabdian ini hanya mengumpulkan data temuan berdasarkan histori dan kesesuaian dalam pengukuran dilapangan. Adapun objek focus Pengabdian adalah masjid di kecamatan Bekasi Barat. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Hasil pengukuran diukur dengan menggunakan kompas (segitiga bola). Hasil Pengabdian menunjukkan dalam (1) hal siapa yang mengukur dan alat apa yang digunakan dalam pengukuran arah kiblat dari hasil Pengabdian ternyata lebih banyak dilakukan oleh Tokoh Agama atau ulama. Sedangkan alat pengukuran yang digunakan oleh para pengukur arah kiblat hampir semua memakai alat kompas, (2) Pengabdian terhadap 30 masjid yang berada di Kecamatan Bekasi Barat dari 5 (lima) kelurahan yang berbeda ditemukan 15 mesjid atau 50 % arah kiblatnya akurat, sedangkan 15 mesjid atau 50 % arah kiblatnya ada penyimpangan (Dari 15 masjid (50%) yang kurang/kelebihan, diketahui ada 4 masjid yang fisik bangunan kurang pas akan tetapi shafnya telah diakuratkan)
Gerakan Remaja Sehat di Dukuh Gedongan (GEMAS DONG)
Ema Waliyanti;
Sutantri Sutantri;
Mahrika Oktaviyanti;
Wilda Shafira
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v9i2.4829
Remaja merupakan usia rentan di mana pada masa ini remaja mempersiapkan diri untuk memasuki masa dewasa, remaja dipandang sebagai suatu masa dimana individu telah mencapai kematangan dalam proses perkembangannya. Banyak hal yang terjadi selama rentang masa remaja, diantaranya kematangan secara seksual maupun perubahan tingkah laku, sikap, dan nilai-nilai. Dukuh Gedongan berada di Kelurahan Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul. Hasil pengkajian di tiga RT menujukkan bahwa terdapat total 327 jiwa dengan total remaja sebanyak 89 jiwa atau 24%. Selain itu berdasarkan hasil pengkajian ditemukan sebanyak 45% warga merokok. Oleh karena itu pendidikan kesehatan (edukasi) dan skrining kesehatan dengan sasaran remaja perlu dilaksanakan. Hasil dari kegiatan Gerakan Remaja Sehat di Dukuh Gedongan (GEMAS DONG) menunjukan bahwa mayoritas remaja memiliki tekanan darah dalam rentang normal sebanyak 17 orang (85%), hasil skrining dengan menggunakan alat smokerlyzer menunjukkan bahwa dua orang perokok ringan dan satu orang perokok sedang. Selain itu dari kegiatan penkes terkait pergaulan bebas, rokok elektronik, dan manajemen stres menunjukan peningkatan pengetahuan yang ditandai dengan peningkatan skor rerata post-test dibandingkat pre-test. Kegiatan GEMAS DONG di Dukuh Gedongan merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dapat digunakan dalam upaya penigkatan pengetahuan serta kesehatan remaja.
Pelatihan Pembuatan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Kepala Sekolah dasar di Kota Administrasi Jakarta Barat
Ihsana El Khuluqo;
Istaryatiningtias
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v9i2.4859
Pelatihan pembuatan laporan pertanggungjawaban keuangan kepala sekolah dasar di Kota Administrasi Jakarta Barat dilaksanakan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan sehingga tidak terlibat konflik dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pelatihan ini dilakukan dengan tujuan memberikan wawasan tentang penyusunan dan penulisan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan yang baik merujuk pada peraturan yang berlaku. Metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan persuasif. metode ini digunakan karena dinilai tepat dalam melakukan analisis situasi dan menemukan permasalahan serta solusi dari permasalahan tersebut. Pelaksanaan Pelatihan pembuatan laporan pertanggungjawaban keuangan kepala sekolah dilaksanakan di Sekolah Dasar Meruya Utara 02 dengan diikuti oleh 12 Sekolah Dasar yang terdiri atas kepala sekolah dan juru bayar sekolah dasar negeri di kota administrasi Jakarta Barat. Hasil pelatihan ini yaitu kepala sekolah dan juru bayar sekolah mengetahui dimana letak kesalahan-kesalahan pada penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan sekolah terkait dengan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan Kartu Jakarta Pintar (KJP) serta memberi pengetahuan terkait panduan penyusunan laporan pertanggungjawaban keuangan sekolah berdasarkan aturan baku pemerintah.
Pelatihan Accurate Bagi Guru SMA/SMK Se-Kabupaten Banyuwangi
A.A Gde Satia Utama;
Dian Pratama
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v9i2.4892
Software ACCURATE Desktop Edition Versi 5 adalah Software Akuntansi yang dapat digunakan untuk Perusahaan Dagang, Perusahaan Jasa, Perusahaan Kontraktor ataupun untuk Perusahaan Manufaktur. Dengan menggunakan Software ACCURATE Dekstop Versi 5, pengguna akan mendapatkan Laporan Keuangan secara real time. Perkembangan zaman dan teknologi, maka para guru dituntut untuk memahami aplikasi ini agar bisa diajarkan kepada murid – muridnya. Melihat belum optimalnya kemampuan guru SMA/SMK khususnya mata pelajaran Akuntansi dalam mengoperasikan aplikasi komputer akuntansi, mendorong prodi Akuntansi PSDKU Universitas Airlangga untuk mengadakan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan dalam menggunakan aplikasi ACCURATE Versi 5. Program pengabdian ini dilaksanakan selama sehari penuh. Kegiatan dimulai dengan pengenalan terhadap aplikasi software, kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan perbedaan dan keunggulan ACCURATE Versi 5 dibandingkan software lain, selanjutnya praktik langsung penggunaan software, dan sharing discussion dengan pemateri untuk menambah pemahaman dan kemampuan peserta. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan pemahaman dan skill peserta menjadi lebih meningkat, sehingga diharapkan dengan memanfaatkan aplikasi software tersebut dapat memperlancar proses pembelajaran.
Pelatihan Pembelajaran Biologi Berbasis ICT bagi Guru Muhammadiyah DKI Jakarta
Maesaroh maesaroh;
Gufron Amirullah;
Eka Kartikawati;
Mega Elvianasti
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v9i2.4897
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi atau Information and Communication of Technology (ICT) tidak dipungkiri telah memasuki berbagai lini kehidupan, salah satunya dalam bidang pendidikan. Sistem teknologi informasi dan komunikasi dapat digunakan hampir pada semua sektor manajemnen pendidikan. Meluasnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi berdampak pada karakter peserta didik. Hal ini menjadikan proses pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran yang up to date atau berbasis ICT. Perbedaan generasi antara pendidik atau guru dan peserta didik dapat menghasilkan sebuah gap dalam komunikasi belajar atau penyampaian materi yang efektif dan efisien. Dalam hal ini akan lebih baik jika guru dapat mengimbangi atau menyamakan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang ICT guna pencapaian tujuan pembelajaran dengan baik. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan metode pelatihan yang bekerjasama dengan majlis Dikdasmen PWM Muhammadiyah DKI Jakarta. Diketahui bahwa 1) penggunaan perangkat pembelajaran berbasis ICT diantaranya yang berupa personal Computer, Proyektor, Compact Disc, Internet dan Software dalam pembelajaran rutin oleh guru Biologi peserta pelatihan sebanyak 47 %; 2) seluruh peserta pelatihan pembelajaran biologi berbasis ICT menyatakan bahwa kegiatan ini bermanfaat untuk mereka sebagai guru biologi dengan persentase jawaban sebanyak 100 %. Hal ini menunjukkan bahwa guru bersemangat dan memiliki kemauan untuk belajar meningkatkan kompetensi terkait dengan pembelajaran berbasis ICT.
Pemanfaatan Limbah Cangkang Rajungan Sebagai Bahan Kitin Dan Kitosan Di Purchasing Crap Unit Eretan “Atul Gemilang”, Indramayu
Aqil Azizi;
Sirin Fairus;
Eli Jamilah Mihardja
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v9i2.4902
Indramayu terkenal sebagai salah satu sentra produk kelautan dengan adanya pusat pemprosesan dan pengolahan rajungan. Salah satu perusahaan pengolahan rajungan bernama Purchasing Crap Unit Eretan “Atul Cemerlang” yang dalam proses pengolahan dan pengambilan dagingnya menghasilkan limbah kulit (cangkang) hingga mencapai sekitar 40-60% dari total berat rajungan. Limbah cangkang rajungan tersebut belum dimanfaatkan secara baik, bahkan sebagian besar merupakan buangan yang juga berpotensi ikut andil dalam mencemari lingkungan. Melalui program kemitraan bagi masyarakat (PkM) Universitas Bakrie telah melakukan abdimas dengan Purchasing Crap Unit Eretan “Atul Cemerlang” yang bertujuan memanfaatan cangkang rajungan dengan mengolah menjadi kitin dan kitosan yang kemudian diperuntukan untuk berbagai kebutuhan seperti nutrisi pangan, farmasi dan biomedis, kosmetik, lingkungan dan pertanian. Tim abdimas bertindak sebagai fasilitator dan instruktur dalam kegiatan pelatihan yang meliputi kegiatan (a) pembuatan kitin dan kitosan skala laboratorium, (b) pelatihan dan diseminasi teknologi pembuatan kitin dan kitosan serta aplikasinya dalam berbagai bidang. Hasil dari pelatihan diketahui dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam (a) mengolah limbah cangkang menjadi kitin dan kitosan (b) aplikasi kitin dan kitosan dalam berbagai bidang industri. Harapan kedepannya adalah meningkatnya pendapatan mitra dan juga kesejahteraan masyarakat nelayan secara luas.
Pendidikan Ibu Berbasis Masyarakat (PIBM) dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Pemenuhan Gizi Balita Stunting
Titih Huriah;
Yunita Lestari;
Tiwi Sudyasih;
Sutantri Sutantri;
Bambang Edi Susyanto
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v9i2.4930
Stunting merupakan salah satu bentuk malnutrisi pada anak, sebanyak 156 juta anak di dunia terkena stunting. Prevalensi balita yang mengalami kejadian sangat pendek di DIY sebesar 8,3%, sedangkan prevalensi balita yang mengalami kejadian pendek sebesar 12,2 %. Kelurahan Bumijo merupakan salahsatu Kelurahan di Kecamatan Jetis dengan angka prevalensi stunting paling tinggi. Stunting merupakan masalah kesehatan yang dapat dicegah dengan memberdayakan masyarakat, khususnya ibu untuk diberikan pendidikan kesehatan mengenai pentingnya gizi bagi anak balita. Perilaku gizi ibu yang baik dapat memberikan dampak positif pada nutrisi balita. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi balita stunting di Kota Yogyakarta. Kegiatan pengembangan model pendidikan ibu berbasis masyarakat dalam pencegahan stunting di fokuskan di RW 09 Bumijo sebagai RW percontohan dan merupakan RW dengan prevalensi stunting tertinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan selama 2 bulan yaitu dari Bulan Januari sampai dengan Februari 2020, dimana dilaksanakan pertemuan rutin dengan kelompok ibu balita setiap 1 minggu sekali sehingga total kegiatan pendampingan adalah 5 kali pertemuan. Hasil pengabdian masyarakat memperlihatkan tidak terjadi peningkatan pengetahuan namun terjadi peningkatan sikap ibu dalam pemenuhan gizi pada balita dengan p value 0,001. PIBM diharapkan menjadi salahsatu program dalam penanganan masalah stunting pada balita.
Sosialisasi Pemilihan Sampah Rumah Tangga untuk Meningkatkan Pengetahuan Anak-anak dalam Pengolahan Sampah di Yatim Piatu Muhammadiyah Tanah Abang
Mega Puspa sari;
Nia Musniati;
Roudhatul Zannah;
Assya Zazhilla
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v10i1.4949
Panti Asuhan Muhammdiyah Tanah Abang memiliki 2 jenis tempat sampah berdasarkan fungsinya yaitu tempat sampah berwarna biru yang fungsinya untuk sampah organik, sampah basah seperti sisa – sisa makanan, dedaunan, dan lainnya. Tempat sampah berwarna orange yang fungsi sebenarya untuk sampah anorganik, sampah kering, kertas, kaleng, plastik, dan lainnya. Namun, dalam penggunaannya tempat sampah di panti belum sesuai dengan jenisnya. Kurangnya pengetahuan anak – anak panti tentang kebermanfaatan sampah serta tidak adanya pembiasaan dalam pemilah sampah ini menjadi faktor utama menumpuknya sampah. Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pemahaman anak –anak tentang sampah organik dan anorganik dan meningkatkan kesadaran dalam mebiasakan perilku hidup bersih terutama dalam memilah sampah. Program pengabdian masyarakat dilakukan di Panti Asuhan Muhammadiyah Tanah Abang Jakarta Pusat, pada Bulan Januari – April, kegiatan ini diikuti oleh 14 orang anak – anak panti. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua tahap yaitu : penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan permainan (games) untuk meningkatkan keterampilan. Berdasarkan hasil pre dan post test dari 12 orang anak – anak panti didapatkan adanya peningkatan pengetahuan anak – anak panti tentang pemilahan sampah dari 66,7% menjadi 91,7%. Setelah dilakukan kegiatan ini diharapakan dapat dilanjutkan dengan pelatihan pengolahan sampah baik itu pengolahan sampah organik dan anorganik.
Pelatihan Mubaligh Bagi Majelis Ta'lim Raudhatun Nisa Palmerah Jakarta Barat
Heni Ani Nuraeni;
Indah Rahmayanti
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 1s (2021): Spesial Issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v10i1s.4978
Pengabdian masyarakat ini berjudul “Pelatihan Mubaligh Bagi Majelis Ta’lim Raudhatun Nisa ”. Mitra yang dipilih menjadi lokasi pengabdian masyarakat didasarkan pada pertimbangan dan skala prioritas untuk dijadikan sasaran kegiatan. Hal ini berdasarkan kepatutan sumber data dan informasi yang dikumpulkan melalui observasi, diskusi, tanya jawab dengan pimpinan dan pengurus majelis ta’lim Raudhatun Nisa. Tujuan dilaksanakan pengabdian masyarakat yaitu agar pengurus dan jamaah majelis ta’lim memiliki keterampilan untuk menjadi mubaligh minimal bisa kultum. Program kegiatan yang ditawarkan berupa adalah pelatihan mubaligh kepada pengurus dan jamaah minimal mahir dalam kultum dan ada demontrasi kultum bagi pengurus maupun jamaah. Target yang ingin dicapai dari pelatihan ini jasa yang ditawarkan kepada pengurus dan jamaah majelis ta’lim berupa keterampilan kultum dan wawasan tentang fungsi mubaligh. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pengurus dan jamaah majelis ta’lim ,mengaplikasikan kultum secara bergantian setiap ada kegiatan majelis ta’lim, dan bertambah wawasan tentang fungsi mubaligh.