cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 25487841     EISSN : 2614011X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agrotekma is a Scientific Journal of Agro Technology located at the Faculty of Agriculture, University of Medan Area. Journal of Agrotekma presents the results of research with quantitative and qualitative approaches that are sourced on the development of cultivation research of plants and the protection of organic crops that are environmentally friendly and sustainable. It is published twice a year, every December and June.
Arjuna Subject : -
Articles 183 Documents
Budidaya Tanaman Sawi ( Brassica juncea L. ) Pada Media Tanam Yang Berbeda Secara Vertikultur Munthe, Kamelia; Pane, Erwin; Panggabean, Ellen L.
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v2i2.1632

Abstract

Penelitian Budidaya Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Pada Media Tanam Yang Berbeda Secara Vertikultur. Tujuan penelitian untuk mengetahui teknik budidaya tanaman Sawi yang lebih efisien dengan menggunakan media tanam yang berbeda secara vertikultu. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan dengan ketinggian tempat  25 m dari permukaan laut, topografi datar dan jenis tanah alluvial.  Penelitian ini dilaksanakan Mei 2014 / Juli  2014, penelitian mengunakan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu Faktor pertama Pola Budidaya (P) yang terdiri dari 3 taraf, P1 = Konvensional P2 = Vertikultur bambu P3 = Vertikultur botol plastik bekas. Faktor kedua Media tanam (M) yang terdiri dari 2 taraf : M1  =  tanah  + pupuk kandang sapi dan  M2  =  tanah  + pupuk kompos sayuran. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang sapi dan kompos sayur tidak menunjukan perbedaan yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman sawi, tetapi pola tanam menunjukan pengaruh yata pada pertumbuhan tanaman sawi hijau (P1) konvesional dan disusul dengan pelakuan perikultur yang tidak jauh berbeda yaitu P2 (verikultur dengan Bambu). Secara umum penelitian tidak menunjukan hasil yang berbeda nyata tetapi pengunaan pola tanam verikultur dengan bambu dapat digunakan karea hasil tidak jauh berbeda dengan konvensional.
Kajian Agronomis Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Pada Berbagai Jenis Bahan Kompos Syahputra, Edy; Astuti K, Retno; Indrawaty, Asmah
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1127

Abstract

Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan April 2012 sampai Juli 2012. Tujuan penelitian untuk mengkaji pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah pada berbagai jenis bahan kompos sebagai media tumbuh di polibag. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu : K0 = Cara konvensional (Urea, TSP. KCl masing-masing 3 g/polibeg), K1 = Kompos daun (50 g/polibag), K2 = Pupuk kandang sapi (25 g/polibag), K3 = Pupuk kandang ayam (12,5 g/polibag), dan K4 = Pupuk kandang kambing (25 g/polibag). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman, intensitas serangan hama, dan inventarisasi hama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pnggunaan berbagai jenis bahan kompos sebagai media tumbuh dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah, dimana perlakuan terbaik adalah kompos daun, kemudian diikuti pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing dan  secara konvensional. Intensitas serangan hama lebih kecil dengan menggunakan media kompos daun dan pupuk kandang sapi, dan intensitas serangan paling tinggi ditemukan pada perlakuan konvensional.
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Terhadap Pemberian Pupuk Cair Bayprint Dan Sekam Padi Agustiar, Agustiar; L. Panggabean, Ellen; Azwana, Azwana
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk cair Bayprint dan media sekam padi sebagai media tumbuh tanaman terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan faktor yang diteliti, yaitu: perlakuan sekam padi dan pupuk cair Bayprint. Faktor sekam padi (P) yang terdiri dari: P0 = tanpa sekam, P1 = 2 kg/plot, P2  = 4 kg/plot dan P3 = 6 kg/plot.  Faktor pupuk cair Bayprint (B) yang terdiri dari: B0 = tanpa pupuk cair Bayprint, B1 = 1 cc/l air, B2 = 2 cc/l air dan  B3 = 3 cc/l air. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang tongkol, dan berat tongkol per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sekam padi hingga dosis 6 kg/plot dapat  meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, panjang tongkol, berat tongkol per tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun tanaman jagung manis. Perlakuan pupuk cair Bayprint hingga konsentrasi 3 cc/l air dapat  meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, panjang tongkol, berat tongkol per tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun tanaman jagung manis. Tidak ada interaksi  antara sekam padi dan pupuk cair Bayprint terhadap semua parameter yang diamati.
Biomatriconditioning Benih dengan Rizobakteri untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L.) Handayani, Fitrianti; Sutariati, Gusti Ayu Kade; Madiki, Abdul
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 4, No 1 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v4i1.2949

Abstract

The experiment was aimed to know the effect of seed biomatriconditioning with rhizobacteria to improve growth and yield of sorghum (Sorghum bicolor L.). The experiment was conducted in the Field of Animal Husbandry Agriculture Faculty, Haluoleo University from August up to November 2010. The experiment was arranged based on randomized completely design (CRD) which consisted of 5 seed biomatriconditioning with rhizobacteria treatments, namely: without seed biomatriconditioning (M0), seed biomatriconditioning with Bacillus sp. CKD061 + rice hulls charcoal (M1), seed biomatriconditioning with Bacillus sp. CKD061 + red brick powder (M2), seed biomatriconditioning with Pseudomonas fluorescens PG01 + rice hulls charcoal (M3), and seed biomatriconditioning with Pseudomonas fluorescens PG01 + red brick powder (M4). Every treatment was replicated 3 times, therefore, overall there were 15 experimental units. Data obtained were analized using analysis of variance and followed with Duncan’s Multiple Range Test. The result showed that seed treatment with biomatriconditioning using rhizobacteria gave significant effect in improving growth and yield of sorghum. Seed biomatriconditioning with sp. Bacillus CKD061 + red brick powder was the most effective treatment in increasing plant height, leaf area, dry weight of plant bomass, grain weight, and 1000 seed weight of sorghum.
Rendemen dan Komponen Minor Minyak Sawit Mentah Berdasarkan Tingkat Kematangan Buah pada Elevasi Tinggi Rangkuti, Ika Ucha Pradifta
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v3i1.1933

Abstract

The Indonesian government has a vision to become the world's best sustainable palm oil producer with the aim of producing 40 million tons of palm oil in 2020 for food and for energy. The country must produce must double in the next 10 years. This condition raises black campaign from various parts of the world. Palm oil is a destroyer of the earth, but on the other hand the potential for food security in the world plays a very big role, especially for edible oil and energy.. This study aimed to determined the oil extraction rate in crude palm oil and minor components (tocol content and beta-carotene) at altitudes of 650 meters above sea level and 850 meters above sea level. This study used a completely non-factorial randomized design with parameters of unriped, riped and over riped. The results showed that the maturity level of oil palm fruit affected the oil extraction rate, beta-carotene, tocol content (tocopherol and tocotrienol) of crude palm oil produced at altitude of 650 meters above sea level and 850 meters above sea level. Riped fruit has high oil extraction rate, and the minor component were measured by tocol content and beta-carotene contained in crude palm oil.
Pengaruh Pemberian Biochar Dan Pupuk Bregadium Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi Hijau (Brassica rapa var. parachinensis L) Musnoi, Adi; Hutapea, Sumihar; Aziz, Rizal
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1132

Abstract

Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan tanaman sayur-sayuran yang banyak bermanfaat bagi manusia. Sehingga ditinjau dari aspek klimatologis Indonesia sangat tepat untuk dikembangkan budidaya sayuran secara organik yaitu dengan memanfaatkan biomasa dari sisa-sisa tanaman berupa  “Biochar dan pupuk Bregadium”. Penelitian tentang pengaruh pemberian biochar dan pupuk bregadium terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau (brassica pekinensia L) dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Medan Area yang dimulai dari bulan Juli sampai bulan September 2013. Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Biochar dan pupuk Bregadium Nutritions Gel UX-88 yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 kombinasi perlakuan dan di ulang sebanyak 3 ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan Pemberian biochar memberikan pengaruh yang nyata untuk parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, tanaman sampel, berat tanaman per plot untuk parameter berat akar tanaman sampel dan berat akar tanaman per plot menunjukan tidak berbeda nyata , sedangkan untuk Pemberian pupuk cair bregadium memberikan pengaruh yang tidak nyata untuk semua parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, tanaman sampel, berat tanaman per plot,berat akar tanaman sampel dan berat akar tanaman per plot.
PENGARUH PENINGKATAN DOSIS KALIUM DAN JENIS PESTISIDA NABATI TERHADAP PERSENTASE SERANGAN HAMA DAN PRODUKSI KENTANG DI SUMATERA UTARA Sidauruk, Lamria; Kaban, Masdasari; Sihombing, Parsaoran
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 4, No 1 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v4i1.2713

Abstract

Potato production in Karo and Simalungun Regency of North Sumatra is severely limited by the high number of pest attacks,  so that the use of pesticides is absolutely necessary. Increasing potassium doses and application botanical  pesticides can be used as a strategy to reduce pest attacks on potatoes. This study aims to determine whether an increase in potassium dose and application of some botanical pesticides can reduce the percentage of pest attacks and then increasing potato production. Research was designed by factorial Randomized Block Design (RBD) with 2 factors, namely Potassium Dosage consist of 4 levels: K0 = Control; K1 = 100 kg / ha (30 g / plot); K2 = 150 kg / ha (45 g / plot); K3 = 200 kg / ha (60 g / plot). And the second factor is the type of botanical pesticide which consist of 3 levels, namely: N1 = 20 g Neem leaves/ liter of water; N2 = 20 g babadotan leaves/ liter of water; N3 = 20 g Kipahit leaves/ liter of water. Data were analyzed by analyzed of variance.The results showed that an increase in potassium dosage did not significantly affect the percentage of pest attacks and plant production variables. Botanical pesticides have a significant effect on the percentage of pest attacks, but have not significant effect on crop production variables. The lowest percentage of pest attacks was obtained from the application of botanical  pesticides from babadotan leaf extract.  In general, the percentage of pest attacks in the category was very low  (<25%), so that not significantly affect to production variables.
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tiga Jenis Tanaman Sayuran Dengan Sistem Aeroponik Sianipar, Saut Marodjahan; Pane, Erwin; Maimunah, Maimunah
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v2i1.1107

Abstract

Peluang kebutuhan akan sayuran berkualitaas sangat terbuka dengan makin banyaknya masyarakat yang berbelanja ke pasar swalayan. Diversifikasi jenis sayuran perlu dilaksanakan untuk memenuhi berbagai permintaan pasar. Hingga saat ini jenis sayuran yang banyak dibudidayakan secara aeroponik antara lain berbagai kultivar selada (lettuce keriting hijau, cos/romaine, butterhead, batavia, lollo rossa, iceberg, head lettuce), pakchoy hijau dan putih, caysim, dan kailan serta horenzo yang baru mulai dikembangan. Kangkung dan bayam juga dapat diusahakan secara aeroponik.  Tujuan dari penelitian ini untuk melihat bagaimana pengaruh pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sayur-sayuran dengan sistem aeroponik. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, yaitu: 3 x 4 dengan 3 kali ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 3 konsentrasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat di simpulkan bahwa pemberian pupuk cair Herbafarm tidak memberikan pengaruh yang nyata untuk semua jenis tanaman yang ditanam (sawi, kangkung, bayam).
Respon Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dan Super Bokasi Aos Amino Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium ascanicum L.) Nasution, Rohima; Pane, Erwin; Gusmeizal, Gusmeizal
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian pupuk Kandang Sapi dan Super Bokasi AOS Amino memberikan respon yang baik terhadap pertumbuhan dan produksi  bawang merah. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No.1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian ini di laksanakan mulai bulan juni  sampai dengan Agustus 2014, mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, dengan dua ulangan, 16 kombinasi sehingga didapat 32 plot tanaman dari seluruh kombinasi dan ulangan. Faktor pertama yang diuji adalah pupuk kandang sapi yaitu K0 = tanpa pupuk kandang sapi, K1 =  mengunakan pupuk dengan dosis 200 gram /plot, K2 = mengunakan pupuk kandang sapi 400 gram/plot, K3= mengunakan pupuk kandang sapi dengan dosis 600 gram /plot. Faktor kedua yang diuji adalah Super Bokasi AOS Amino yaitu A0 = Tanpa mengunakan AOS Amino, A1= mengunakan AOS Amino (1,875 ml/l air), A2 =  mengunakan AOS Amino (3,75 ml/l air), A3= mengunakan AOS Amino (5,625 ml/l air). Hasil  penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang sapi  dan AOS Amino  perpengaruh nyata pada pengamatan bobot basah perplot dengan nilai F-hitung 4,13 pada perlakuan AOS Amino dan tidak perpengaruh nyata pada parameter lainya, dan hasil rata bobot umbi perplot menunjukan hasil yang tinggi pada perlakuan  A3 (5,625 ml/l air).
Analisis Perilaku Konsumen dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Sayur Organik di Kota Medan Utami, Khairuna; Rauf, Abdul; Salmiah, Salmiah
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v3i2.2241

Abstract

Research to explain the characteristics of organic vegetable consumers, analyze the decision-making process for purchasing organic vegetables, analyze consumer behavior towards organic vegetables and analyze the relationship between consumer characteristics and consumer behavior towards organic vegetables in July-December 2018. The research area was determined by purposive sampling, namely in the Market Modern Lotte Mart, Transmart Care Shop and Forward Together Pulo Brayan. The number of samples taken is 90 samples. The method of collecting data in this study is primary and secondary. Data analysis used descriptive analysis, Fishbein multi-attribute and Spearman Rank correlation. The attributes studied include; price, taste, nutrient content, color, aroma, freshness, packaging, neatness, durability, shape and size, brand, product quality, and expired information. The results of the study showed that the majority of organic consumers of women aged 31-40 years, work as private employees who have an income level of Rp. 2,000,000-Rp. 3,000,000 per month and have two family members covered. The decision making process for purchasing organic vegetables, consumers have a safe motivation for health by consuming organic vegetables and the realization of a healthy lifestyle into the expected benefits. Organic vegetables have the advantage of freshness attributes, nutrient content, and expired information from other attributes after consuming them. Consumer characteristics do not have a real relationship with consumer behavior towards organic vegetables.

Page 8 of 19 | Total Record : 183


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2025): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 10 (1) Desember 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 9 (2) Juni 2025 Vol. 9 No. 1 (2024): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, 9 (1)Desember 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 8 No. 1 (2023): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol. 7 No. 2 (2023): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 7 No. 1 (2022): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol. 6 No. 2 (2022): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol. 6 No. 1 (2021): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 5, No 2 (2021): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 5, No 1 (2020): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 4, No 2 (2020): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 4, No 1 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Desember Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember More Issue