cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, BUILDING AND TRANSPORTATION
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 25496379     EISSN : 25496387     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal JCEBT Program Studi Teknik Sipil merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan berkala setiap 6 bulan, yaitu Maret dan September. Jurnal JCEBT Program Studi Teknik Sipil diterbitkan untuk pertama kalinya pada tahun 2017 dengan membawa misi sebagai salah satu pelopor dalam penerbitan media informasi perkembangan ilmu Teknik Sipil di Indonesia. Sebagai media nasional, Jurnal JCEBT diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan akan sebuah media untuk menyebarluaskan informasi dan perkembangan terbaru bagi para peneliti dan praktisi Teknik Sipil di Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 218 Documents
Study of the Palembang City Watershed Sub-Flood System's Management Priority Scale Joni Rahalsyah Putra; Anis Saggaff; Arie Setiadi Moerwanto; Kiagus Muhammad Aminuddin
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 7 No. 2 (2023): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i1.9183

Abstract

A complete watershed management solution and logical outcome is a watershed approach that takes into account watershed capabilities, such as environmental services in the fields of water management and flood prevention. With integrated planning and environmentally responsible, policy-based drainage, floods can be overcome. For spectators and scholars, the topic of flooding has long been of interest as they try to understand its causes and effects. According to studies done by earlier researchers, the city of Palembang has recently been particularly vulnerable to floods, thus it is important to investigate the priority scale of flood control examined for all states in the Palembang city water catchment area. Surveys, field observations, measurements, and documentation are used as the main collecting tools, whilst study location maps are used for secondary data. The SWOT analysis method of scoring is used in the city of Palembang's priority analysis of flood management. According to the analysis's findings, the Bendung, Sekanak, and Buah watershed sub-systems have the greatest priority scales due to their extremely high priority values in comparison to the other watershed sub-systems. The Gandus watershed sub-system, the Gasing watershed sub-system, and the Aur watershed sub-system are the three least important watershed sub-systems that are not yet given priority.
Predicting Stiffness Asphalt Natural Rubber Latex Modulus Value Using Multiple Linear Regression Analysis Yudian Budi Krishna; Ramadhani; Hendrik Jimmyanto
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 7 No. 2 (2023): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i1.9184

Abstract

Every year, population growth increases, which causes a rise in the number of drivers. The road may become damaged as a result of this condition, necessitating repairs. Deformation and cracks in the pavement structure are the main contributors to damaged road conditions. Using natural rubber materials, such as natural rubber latex, is one of the modified asphalt methods that can solve this issue. The stiffness modulus is the asphalt's reaction to a load applied to it; this reaction can be used to evaluate the asphalt's rheological characteristics. While there was only an equation describing the stiffness modulus of oil asphalt up until now, and no research on the stiffness modulus model of rubber asphalt, the suggested study examines the prediction of the stiffness modulus model of latex natural rubber asphalt. The factors taken into consideration are natural rubber latex content, penetration, and softening point. Multiple linear regression analysis has been performed on the data, and the model validation results show an average error of 3.28% with a data distribution that is similar to the linear line with an R2 value of 0.9917.
Identification of Watershed Conditions and Formulation of Watershed Management Strategies : Case Study in: Musi-Sugihan-Banyuasin-Lemau River Basin, South Sumatra Province Maman Noprayamin; Anis Saggaff; Arie Setiadi Moerwanto; Kiagus Muhammad Aminuddin
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 7 No. 2 (2023): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i1.9185

Abstract

In Indonesia, 39 watersheds were deemed essential in 1994, and the importance of watersheds grew in 2000. The existence of a watershed has the role of being able to sustain water availability, maintain the balance of the ecosystem and as a container for flowing water. The Musi-Sugihan-Banyuasin-Lemau River Area (WS MSBL), which has an area of 86680 km2 and is made up of 23 primary watersheds, is one of the largest watersheds in the Sumatra region. Research was done to determine the state of the watershed so that a strategy for watershed conservation could be chosen. In-depth interviews with stakeholders in the form of focus group discussions (FGD) were utilized as the study method to collect both secondary and primary data about the circumstances of the watershed as well as to gain in-depth management outcomes. The study's findings demonstrate that managing the WS MSBL watershed involves more than only technical issues; it also necessitates involving associated institutions and stakeholders, necessitating the creation of operational watershed management strategies.
Analisis Kebutuhan Parkir Pasar Tradisional Horas Di Kota Pematang Siantar Putri Simanjuntak; Nova Purnama Lisa; Nina Fahriana
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 8 No. 2 (2024): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i2.8918

Abstract

Parkir merupakan salah satu unsur fasilitas yang tidak dapat dipisahkan dari sistem lalu lintas jalan secara keseluruhan. Bertambahnya jumlah penduduk perkotaan maka akan terjadi peningkatan kebutuhan parkir karena Pasar Tradisional Horas merupakan pusat perdagangan dan posisi ditengah pusat kota. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa kebutuhan parkir dan karakteristik parkir dengan metode kuantitatif yang dapat didefinisikan sebagai suatu proses menemukan pengetahuan dengan menggunakan data berupa angka analisa menggunakan perhitungan akumulasi parkir, volume parkir, kapasitas ruang parkir, turnover, indeks parkir, durasi parkir dan kebutuhan parkir. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan kebutuhan parkir untuk roda 2 memiliki luas sebesar 1308,98 m² dapat menampung kendaraan karena hasil perhitungan luas kebutuhan ruang parkir 748,5 m2 pada 499 kendaraan dalam akumulasi maksimal.  Untuk kendaran roda 4 jenis angkutan umum, memperoleh luas kebutuhan ruang parkir 812,5 m2 dengan jumlah petak parkir 65 kendaraan pada akumulasi maksimal. Sementara untuk kendaraan roda 3 jenis becak memperoleh kebutuhan ruang parkir 98,70 m2 dengan jumlah petak parkir 19 kendaraan pada akumulasi maksimal.
Analisis Sistem Jaringan Drainase di Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa Siti Juleha; Eka Mutia; Ellida Novita Lydia
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 8 No. 2 (2024): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i2.9046

Abstract

Kecamatan Langsa Barat merupakan kawasan yang sering terjadi banjir genangan, pada musim penghujan. Hal ini disebabkan karena kondisi drainase eksisting tidak dapat menampung limpasan air hujan. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arah aliran drainase, tinggi muka air banjir dan mengetahui kondisi eksisting jaringan drainase. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif evaluatif, pembobotan dan cluster random sampling. Hasil identifikasi menunjukan kondisi pola aliran lahan sudah sesuai dengan elevasi. Secara pola jaringan drainase, kawasan penelitian berbentuk grid iron. Tinggi muka air banjir tertinggi berada pada Desa Paya Bujok Teungoh dengan tinggi 50 cm dan tinggi muka air banjir terendah berada pada Desa Matang Seulimeng dengan tinggi 17 cm. Kondisi eksisting drainase wilayah penelitian, berdasarkan survey lapangan dan berdasarkan hasil penilaian kuesioner memiliki nilai yang baik atau layak. Akan tetapi, masih saja mengalami genangan yang di akibatkan oleh sedimentasi dan sampah yang relatif besar serta tidak memadainya pemeliharaan drainase di wilayah penelitian.
PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON NORMAL DENGAN BETON CAMPURAN FIBERGLASS Wahyu Tri Utomo; Talitha Zhafira; Purwanto
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 8 No. 2 (2024): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i2.9125

Abstract

Kebutuhan infrastruktur terus mengalami peningkatan seperti bangunan gedung, jembatan, jalan, bendungan dan lain sebagainya. Biasanya bangunan tersebut menggunakan beton sebagai bahan utama, sehingga memiliki ketahanan yang baik. Di era modern yang semakin meningkat yang di iringi oleh perkembangan teknologi, banyak di temukan beberapa bahan yang dapat di manfaatkan sebagai salah satu campuran beton. Salah satunya dengan menambahkan serat Fiberglass ke dalam campuran beton dengan komposisi tertentu. Beton menggunakan serat (fiber) merupakan beton dengan penambahan campuran potongan-potongan fiber yang di masukan ke dalam campuran beton tersebut. dapat di ketahui bahwa penambhan serat fiberglass dapat mengakibatkan pengurangan lekatan antar butiran agregat yang dapat mempengaruhi kuat tekan beton tersebut.Penurunan kuat tekan beton dapat di lihat dari hasil pengujian kuat tekan beton dengan campuran serat fiber 1% dalam usia 28 hari memiliki nilai kuat tekan yang paling tinngi dengan nilai 22,01 Mpa, sedangkan beton dengan campuran 2% memiliki kuat tekan yang paling rendah dengan hasil 18,35 MPa.
Desain Pemetaan Detail Dengan Metode Voerstral Pada Lahan Tertutup Kampus V UNS Wahyu Tri Purbaningsih; Ida Nugroho Saputro; Waluyo
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 8 No. 2 (2024): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i2.9190

Abstract

Pemetaan merupakan salah satu cara untuk menentukan letak dan posisi suatu wilayah di permukaan bumi, yang meliputi pengukuran jarak, sudut, arah vertikal, dan arah horizontal. Peta kontur adalah peta yang menunjukkan ketinggian permukaan tanah dengan garis kontur. Peta kontur di Kampus V UNS Pabelan belum memiliki peta yang akurat. Pembuatan peta kontur membutuhkan kerangka dasar yang digunakan untuk kontrol pengukuran, berupa kerangka dasar horizontal dan kerangka dasar vertikal. Adanya penelitian sebelumnya mengenai kerangka horizontal dan vertikal Kampus V UNS Pabelan menjadikan kerangka tersebut sebagai acuan dasar pembuatan peta kontur. Pengukuran kontur pada rangka dasar dilakukan dengan metode voerstral menggunakan total station. Pengukuran dengan metode ini menghasilkan data titik ke koordinat dan elevasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (RnD), yang bertujuan untuk mengembangkan produk penelitian sebelumnya dan menghasilkan citra peta kontur yang valid untuk Kampus V UNS Pabelan berdasarkan penilaian validator. Hasil validasi diperoleh persentase rata-rata penilaian sebesar 87,5% dengan kategori sangat layak. Implikasi pengukuran dengan metode voerstral adalah gambar peta kontur Kampus V UNS Pabelan yang akurat.
Analisis Dampak Lalu Lintas PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia di Kabupaten Bantaeng Muh. Nashir. T; Andriyani
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 8 No. 2 (2024): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i2.9216

Abstract

PT. Huadi Nickel-Alloy Indonesia dapat mempengaruhi pergerakan lalu lintas yang disebabkan oleh adanya pembebanan lalu lintas yang terdapat di sekitar bangunan, sehingga diperlukan adanya analisis dampak lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kinerja ruas jalan dan simpang yang terdampak pada masa sekarang dan masa 5 tahun mendatang pasca operasi, melakukan penanganan permasalahan dan konflik lalu lintas dengan melakukan simulasi model tanpa penanganan (Do Nothing) dan dengan penanganan (Do Something) serta melakukan pemodelan matriks asal tujuan. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dan kuantitatif yang mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 1997). Hasil analisis tingkat pelayanan pada ruas Ruas Jl. Poros Bantaeng - Bulukumba dalam kondisi cukup baik dengan nilai LoS A sampai B dan nilai DS 0,12 – 0,21 dengan kecepatan tempuh 40,01 – 50,21 km/jam, sedangkan kinerja jalan pada simpang Jl. Poros Bantaeng Bulukumba – Akses Pabrik memiliki nilai LoS A sampai B dengan nilai DS 0,03 – 0,27 dan waktu tundaan 4,08 detik/smp sampai 7,35 detik/smp, baik pada kondisi eksisting 2022 maupun proyeksi 5 tahun pasca operasi tahun 2028. Hasil analisis matriks asal tujuan menunjukkan volume puncak pergerakan terjadi pada sore hari dengan total volume perjalanan sebesar 750 smp/jam.
THE ANALYSIS OF THE PRIVATE GREEN OPEN SPACE REQUIREMENTS IN KUPANG CITY: (Case Study at The Area of Hatta to Sudirman Street) Pawiro, Surya A.; Fanggidae, Linda W; Messakh, Jakobis J.
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 8 No. 2 (2024): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i2.9434

Abstract

Increasing population and development will decrease land availability, specifically green open space. This phenomenon is also seen in the Hatta Street to Sudirman Street area, one of the critical arterial roads in Kupang City. In this highly developed area, there has been a decrease in the green open space area, possibly the driver of the decrease in the thermal comfort level. This study aims to determine the condition of the existing private green open space in the research location and to analyze its adequacy to the requirement. The objectives of this study are to (a) describe the conditions of the private green open space, (b) analyze the level of thermal comfort of residents, and (c) analyze the requirement for private green open space based on Oxygen (O₂) requirement. The method of this study is quantitative descriptive with data collection techniques through survey and descriptive data analysis. This study found that the thermal comfort in the study area can be categorized as "uncomfortable". It also concludes that there is a shortage of private green open space. The green open space requirement is 15.84% of the total area (5.29 Ha), while the existing green open space is only 2.73 Ha or 0.5% of the entire study area, which means there is a shortage of 2.56 hectares. This deficiency would worsen as the human and vehicle population increase over time. By 2030, the requirement for private green open space will be estimated to increase to 6.42 Ha.
Analisis Perbandingan Curah Hujan Observasi Dengan Curah Hujan Satelit Chrs Data Portal Terhadap Debit Andalan Cahya Suryadi; Fatma Nurkhaerani
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 8 No. 2 (2024): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i2.9799

Abstract

The limitations of observational rainfall data hamper the research process as well as development progress in a region. As an alternative solution, it is necessary to use optimized technology to replace observational rainfall data. CHRS Data Portal is one of the sites providing satellite rainfall data with five types of data. However, this research uses four types of data analyzed, namely PERSIANN, PERSIANN-CCS, PERSIANN-CDR, and PDIR-Now. These data are estimated from remotely sensed using Artificial Neural Network (ANN) which has a resolution of dan . The PERSIANN system is based on geostationary infrared imagery. This research discusses the effect of satellite rainfall data type on the mainstay discharge by quantifying the validity of the model using the NSE statistical parameter. For the analysis of regional rainfall using the Thiessen Polygon method, while for the analysis of the mainstay discharge using HEC-HMS software version 4.10 with the SCS Unit Hydrograph (UH-SCS) method. The results of this study show that all types of PERSIANN daily rainfall data can provide excellent simulations. The largest NSE value is generated from PERSIANN-CDR.