cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 4 (2022)" : 39 Documents clear
Kelayakan Usaha Agrowisata Jeruk Margototo Dan Agrowisata Jeruk Sungai Langka Di Provinsi Lampung Jovitha Azalia Hutasoit; Fembriarti Erry Prasmatiwi; Zainal Abidin
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial dan sensitivitas Agrowisata jeruk Sungai Langka dan Agrowisata jeruk Margototo di Provinsi Lampung.  Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah metode studi kasus.  Lokasi penelitian dipilih pada dua lokasi yakni Agrowisata jeruk Sungai Langka di Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran dan Agrowisata jeruk Margototo di Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur.  Pemilik dan karyawan agrowisata dipilih menjadi responden dalam penelitian karena merupakan pihak-pihak yang mengetahui informasi dan terlibat langsung dalam kegiatan agrowisata jeruk.  Pengambilan data penelitian dilakukan dari bulan April – Juni 2021.  Penelitian ini menggunakan analisis sensitivitas dan analisis kelayakan finansial.  Analisis finansial dihitung menggunakan kriteria investasi.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara finansial Agrowisata Margototo dan Agrowisata Sungai Langka layak dan menguntungkan dengan Net B/C dan Gross B/C bernilai lebih dari satu, Payback Period menunjukkan nilai yang lebih kecil dari umur ekonomis tanaman jeruk yaitu 15 tahun, IRR bernilai lebih besar dari suku bunga yang berlaku yaitu 6% dan NPV bernilai positif. 
Tingkat Kerentanan Petani Mangga Podang Melalui Pendekatan Sustainable Livelihood Di Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri Demmy Filsafa Ratna Putra; Dwi Retno Andriani; Fadli Mulyadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.12

Abstract

Kondisi kerentanan rumah tangga petani efek dari adanya perubahan iklim. Hal tersebut dikarenakan intensitas hujan yang tidak menentu dalam 2 tahun terakhir. Pernyataan diatas sesuai dengan kondisi lapang, bahwa perubahan iklim berdampak pada proses pembungaan yang tidak maksimal sehingga produksi manga podang menjadi turun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan penghidupan petani manga podang di Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan model survei, melalui penggalian data menggunakan kuisioner. Alat analisis dengan pendekatan kuantitatif berupa livelihood vulnerability index (LVI) untuk mengetahui sejauh mana tingkat kerentanan melalui sustainable livelihood framework (SLF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 modal utama dalam analisis  livelihood vulnerability index (LVI) yaitu modal manusia (48,81 %), modal sosial  (41.42%), modal fisik (63.33) modal alam (51.42 %) dan modal finansial (44,83 %). Tingkat kerentanan dari ke-5 modal, maka modal yang paling rentan dalam menunjang pengembangan usahatani mangga podang di Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri adalah modal fisik.
Daya Saing Produk Kelapa Indonesia Di Negara Tujuan Ismuhar Andhika; Rachmat Pambudy; Ratna Winandi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.35

Abstract

Indonesia merupakan negara produsen kelapa terbesar di dunia, namun potensi tersebut belum dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia yang mana ekspor produk kelapa dunia masih di dominasi oleh negara produsen lainnya. Penelitian ini menganalisis daya saing ekspor tiga produk unggulan kelapa Indonesia yaitu kelapa parut atau kering, crude coconut oil (CCO), dan virgin coconut oil (VCO) terhadap negara tujuan utama dengan meilihat keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif. Metode yang digunakan Revealed Symetric Comparative Advantage (RSCA) dan Export Product Dynamic (EPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor produk kelapa kering atau parut, Virgin Coconut Oil (VCO), Crude Coconut Oil (CCO) Indonesia memiliki daya secara komparatif dan kompetitif yang beragam. Namun, daya saing ekspor produk kelapa kering atau parut Indonesia di negara tujuan memiliki daya saing yang lebih rendah jika dibandingkan dengan negara pesaing utama Filipina. Posisi pangsa pasar ekspor produk kelapa parut atau kering Indonesia ke sebagain besar negara tujuan berada di falling star, sedangkan untuk ekspor produk kelapa VCO sebagian besar negara tujuan berada di lost opportunity dan retreat untuk ekspor produk kelapa CCO.
Analisis Preferensi Konsumen terhadap Pembelian Gula Semut di Daerah Istimewa Yogyakarta Meita Puspa Dewi; Marosimy Millaty; Liana Fatma Leslie Pratiwi; Yunita Puspitasari
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen produk gula semut, menganalisis atribut produk gula semut yang menjadi preferensi konsumen dan menganalisis atribut yang paling dipertimbangkan konsumen dalam keputusan membeli produk gula semut. Penelitian dilakukan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 1 Juni – 1 Agustus 2021. Penelitian ini dilakukan kepada responden yang pernah membeli produk gula semut dengan jumlah 100 orang. Atribut yang diamati pada penelitian ini adalah harga, kemasan, manfaat untuk kesehatan, kandungan gizi, inovasi kandungan rempah-rempah. Kadaluwarsa, pengawet, merek, keorganikan, kehalalan, bentuk, ukuran, warna, rasa, aroma, estetika, kelarutan, kebersihan, daya tahan, promosi, kemudahan didapat dan diskon. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan convenience sampling menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis multi atribut fishbein. Berdasarkan hasil penelitian  diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Sikap konsumen terhadap atribut gula semut yang dipertimbangkan dalam memilih produk gula semut di Kota Yogyakarta secara berturut-turut dari yang paling dipertimbangkan sampai dengan kurang dipertimbangkan yaitu  (2) kehalalan, kebersihan, manfaat untuk kesehatan, daya tahan, kandungan gizi, kadaluwarsa, rasa, keorganikan, kemudahan didapat, aroma dan kelarutan. Konsumen memilih kehalalan sebagai atribut yang paling diutamakan ketika melakukan pembelian gula semut.
Pengaruh Fluktuasi Harga Komoditas Pangan Strategis Terhadap Inflasi Di Kota Makassar Nurhudayah Hafied; Sri Mardiyati; Muh. Arifin Fattah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fluktuasi harga komoditas pangan strategis di pasar tradisional dan pengaruhnya terhadap inflasi di Kota Makassar. Sumber data penelitian ini adalah data sekunder time series bulanan (Januari 2017 – Mei 2021). Teknik analisis data adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa harga komoditas pangan strategis di pasar tradisional Kota Makassar secara umum memiliki fluktuasi relatif tinggi. Harga pangan strategis yang memiliki fluktuasi tertinggi hingga terendah berturut-turut adalah cabai rawit, cabai merah, daging ayam, bawang merah, bawang putih, telur ayam, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, dan beras. Harga komoditas pangan strategis yang memiliki trend menurun dari tertinggi hingga terendah berturut-turut adalah daging ayam, cabai rawit, dan bawang putih. Harga pangan strategis yang memiliki trend menaik dari tertinggi hingga terendah berturut-turut adalah telur ayam, daging sapi, beras, minyak goreng, bawang merah, cabai merah, dan gula pasir. Trend inflasi di Kota Makassar menurun sebesar 0,0042 persen per bulan. Harga pangan strategis yang berpengaruh nyata terhadap  inflasi adalah harga daging ayam, bawang putih, dan daging sapi. Jika harga daging ayam naik satu persen maka inflasi akan naik sebesar 0,0000162 persen. Apabila harga bawang putih naik satu persen maka inflasi akan naik sebesar 0,0000115 persen. Jika harga daging sapi naik satu persen maka inflasi akan naik sebesar 0,0000112 persen.
Strategi Pemasaran Usaha Kecil Menengah Kerajinan Bambu Dan Rotan Di Kabupaten Sambas Olivia Syafa Husna; Dewi Kurniati; Josua Parulian Hutajulu
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.17

Abstract

Kerajinan dari bambu dan rotan adalah produk andalan daerah Desa Parit Raja Kecamatan Sejangkung. Aksesibilitas bahan mentah adalah salah satu alasan spesialisasi kerajinan tangan masih berlangsung. Usaha kerajinan masih dihadapkan pada persoalan mendasar, khususnya dalam memasarkan produk kerajinan. Sampai saat ini, para pekerja terampil mengandalkan pengecer dalam memasarkan produk yang siap jual. Tujuan dari penelitian yaitu dapat menentukan pilihan strategi pemasaran dengan tepat. Untuk menentukan alternatif strategi, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis SWOT. Terdapat 29 orang responden yang mana 8 orang dari mereka merupakan informan kunci, dan 21 lainnya merupakan informan biasa. Analisis SWOT yang dilakukan menunjukkan hasil yang mengarah kepada strategi SO (Strengths – Opportunity) dan memiliki 4 alternatif strategi, yaitu  meningkatkan kualitas barang dengan cara berinovasi untuk menciptakan produk baru,  pemanfaatan fasilitas pemerintah, memanfaatkan digital marketing dan  memperluas jaringan kerjasama.
Analisis Efisiensi Pemasaran Jamur Tiram Di Kota Pontianak Bayu Try Wibowo; Erlinda Yurisinthae; Wanti Fitrianti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.7

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh adanya perbedaan harga jamur tiram di tingkat konsumen dengan harga di tingkat petani dan dugaan adanya peran beberapa pedagang dalam memasarkan jamur tiram di Kota Pontianak. Berdasarkan kondisi tersebut, maka tujuan penelitian: (1) mengidentifikasi saluran pemasaran; (2) menganalisis margin pemasaran (3) menganalisis farmer’s share. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive di Kota Pontianak. Selanjutnya penentuan sampel penelitian menggunakan metode snowball sampling, jumlah sampel ada 15 petani, 2 reseller, 2 retailer, dan 6 pengecer. Data diperoleh dengan wawancara dan dari beberapa referensi yang tersedia. Hasil penelitian di lapangan disajikan dalam bentuk tabel, kemudian dianalisis secara kuantitatif yang terdiri dari marjin pemasaran dan bagi hasil. Analisis kualitatif digunakan untuk menginterpretasikan hasil pengolahan data yang telah diperoleh. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan: (1) Pemasaran jamur tiram di Kota Pontianak terdiri dari 4 saluran pemasaran; (2) Total marjin pemasaran adalah sebagai berikut: Saluran I, marjin pemasaran Rp. 0; Saluran II, marjin pemasaran Rp.32.000; Saluran III, marjin pemasaran Rp.45.000; Saluran IV, marjin pemasaran Rp.40.000 (3) Bagian petani adalah sebagai berikut: Saluran I, bagian petani adalah 100%; Saluran II, bagian tani 69,3%; Saluran III, bagian petani 40%; Saluran IV, bagian petani 42,9%.
Efektivitas Pendampingan Berbasis Internet untuk Mengoptimalkan Program Batu Smart City ditengah Pandemi Covid-19 Alia Fibrianingtyas; Mas Ayu Ambayoen
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.40

Abstract

Sejak mewabahnya virus Corona di Indonesia, industri berbasis online mengalami kenaikan yang pesat dibandingkan sebelumnya. Perubahan perilaku konsumen ini mengarah kepada berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari, seperti sayuran dan buah-buahan melalui online. Tentunya hal ini menjadi peluang besar bagi petani di Kota Batu dengan memanfaatkan Aplikasi Among Tani untuk memasarkan produknya. Namun hal ini tidak sebanding dengan fakta yang disampaikan oleh salah satu tim smart city, yakni pada Bulan Desember 2019, jumlah pengguna aktif Aplikasi Among Tani hanya berjumlah kurang dari 1.000 petani. Padahal data yang tercatat di BPS (2018), jumlah petani yang ada di Kota Batu berjumlah 21.252 petani. Tentunya, ini menjadi tantangan tersendiri bagi Tenaga Pendamping Petani (TPP) dalam menjalankan tugasnya untuk memfasilitasi petani dalam penggunaan aplikasi Among Tani melalui online ditengah wabah Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan untuk menganalisis efektivitas pendampingan online dan mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pendampingan berbasis internet di Kota Batu secara keseluruhan tergolong kurang efektif. Hal ini dikarenakan, pendampingan melalui internet tidak mampu membuat petani merasa paham, tidak ada kesenangan, tidak membawa dampak pada perubahan sikap, tidak menjadikan hubungan lebih baik, dan tidak ada tindakan nyata yang nampak.
Integrasi Vertikal Pasar Bawang Merah Di Provinsi Jawa Timur Firdah Zaeniyah; Titin Agustina
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.31

Abstract

Bawang merah memilki karakteristik mudah rusak (perishable) dan fluktuasi harga bawang merah berkontribusi terhadap inflasi. Di Jawa Timur harga bawang merah di tingkat konsumen lebih berfluktuasi dari pada harga bawang merah di tingkat produsen dan perubahan harga bawang merah di tingkat produsen tidak selalu diikuti oleh perubahan harga bawang merah di tingkat konsumen begitu sebaliknya. Kedua permasalahan tersebut terjadi karena proses transmisi harga bawang merah dari tingkat produsen ke konsumen atau sebaliknya belum berjalan secara sempurna dan bersifat asimetris. Transmisi harga yang demikian itu dapat menyebabkan pasar produsen bawang merah dan pasar konsumen bawang merah di Jawa Timur tidak terintegrasi secara vertikal. Analisis yang digunakan adalah dengan koefisien variasi (KV) dan VECM. Hasil analisis fluktuasi harga menunjukkan bahwa nilai KV untuk harga bawang merah di Jawa Timur di tingkat produsen dan konsumen masing-masing sebesar 28% dan 39% yang menunjukkan bahwa harga bawang merah tidak stabil. Hasil analisis integrasi pasar menunjukkan bahwa antara pasar produsen dan pasar konsumen bawang merah di Jawa Timur terintegrasi dalam jangka panjang dan tidak terintegrasi dalam jangka pendek. 
Analisis Pendapatan Usahatani Kakao (Theobroma Cacao) Di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Limapuluh Kota Elva Rahmi Fitri; Rita Erlinda; Nelson Nelson
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.04.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui besarnya pendapatan yang diperoleh petani dari usahatani kakao dan mengetahui kelayakan usahatani kakao yang dilakukan oleh masyarakat di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Lima Puluh Kota. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 30 orang petani kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani tanaman kakao yang dilakukan oleh petani di Kecamatan Lareh Sago Halaban layak untuk dilanjutkan. Hal ini dilihat dari nilai B/C rasio >1. Namun perlu adanya upaya untuk meningkatkan penerimaan petani kakao salah satunya dengan perluasan lahan dan perawatan secara intensif sehingga dapat menunjang kehidupan petani kakao dan mampu menghasilkan penerimaan bersih yang lebih besar daripada biaya.

Page 2 of 4 | Total Record : 39