cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 937 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS KOPI ARABIKA  KINTAMANI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DIPASAR LOKAL DIDESA GUNUNG BAU KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI Risalati Arifina; Ervin Putri Sundari; Artika Sari Devi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kopi Arabika Kintamani merupakan salah satu komoditas unggulan dari Bali yang telah mendapatkan pengakuan pasar nasional maupun internasional karena cita rasanya yang khas dan sistem budidaya berbasis tradisi lokal. Namun, pengembangannya masih menghadapi berbagai hambatan, terutama dalam aspek produksi, distribusi, dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan serta strategi pengembangan agribisnis kopi Arabika Kintamanidi Desa Gunung Bau, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap petani, pelaku usaha, serta koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama dalam produksi meliputi keterbatasan teknologi, modal, kualitas SDM, dan perubahan iklim. Dalam distribusi, hambatan mencakup infrastruktur yang buruk, rantai pasok tidak efisien, dan minimnya fasilitas penyimpanan. Sementara dalam pemasaran, tantangan utama adalah kurangnya akses informasi pasar, promosi, sertifikasi mutu, dan branding. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup peningkatan efisiensi produksi melalui penerapan teknologi modern, pemanfaatan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar, dan penguatan kelembagaan petani. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan terintegrasi dan kolaboratif antara petani, pemerintah, dan swasta guna meningkatkan daya saing kopi Arabika Kintamani secara berkelanjutan.
PEMETAAN KONDISI RANTAI PASOK BELIMBING KOTA DEPOK, PROPINSI JAWA BARAT Anna Rahmawati; Nunuk Adiarni; Zulmaneri
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Depok’s Star fruit has many advantages rising to high demands that have not been fully met. These advantages need to be optimized to increase competitiveness by maintaining fruit quality along the supply chain through the implementation of Good Logistic Practices (GLP). The implementation of GLP requires resources, capabilities and needs of each business actor along the supply chain. Considering the capacity and capabilities of star fruit business actors in Depok City, most of whom are micro and small-scale entrepreneurs, the implementation of standards will face difficulties.  In this case, an active initiatives is needed from the government and associations to create programs and regulations that can improve the capabilities of star fruit agribusiness actors. This study aims to ensure the readiness of the star fruit supply chain in Depok City in implementing Good Logistic Practices (GLP) starting from mapping the supply chain conditions. The study is qualitative using the Food Supply Chain Network (FSCN) analysis framework from Van der Voorst. The results of the study found that there were 6 supply chain patterns formed in an effort to deliver star fruit from Depok City to consumers. In addition, this research also describes in detail the targets, management, structure, business processes and resources used in the supply chain.
PERILAKU PETANI MUDA TERHADAP RISIKO USAHATANI KETIMUN: KASUS USAHATANI DI LAHAN GAMBUT Urrohmah, Syifa'; Jajat Sudrajat; Wanti Fitrianti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Perilaku terhadap risiko pada petani muda penting untuk eksplorasi lebih jauh, sebagai jalan untuk memantapkan cara pelatihan mereka. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risiko produksi usahatani ketimun pada petani muda, serta perilaku terhadap risiko, dan faktor – faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan teknik observasi dan wawancara terhadap 68 petani sedangkan analisis data menggunakan Koefisien Variasi, fungsi utilitas kuadratik, dan regresi logistik . Hasil penelitian membuktikan bahwa tingkat risiko produksi usahatani ketimun berada dalam kategori tinggi, yaitu ditunjukkan dengan variasi koefisien sebesar 0,69. Selanjutnya ditemukan bahwa 68% petani muda berperilaku berani mengambil risiko (risk taker). Faktor – faktor yang menentukan perilaku pengambilan risiko adalah variabel pengalaman usahatani, jumlah komoditas yang diusahakan, dan keikutsertaan dalam kelompok tani. Sebaliknya, variabel afiliasi dengan pedagang pengumpul merupakan ciri petani berperilaku menghindari risiko.
Analisis Tingkat Efisiensi Teknis Usahatani Kentang (Solanum Tuberosum) Di Provinsi Jawa Timur Wahyu, Yanuar; Rosihan Asmara; Dwi Retno Andriani; Nuhfil Hanani; Fahriyah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This study aims to analyze the level of technical efficiency in potato farming (Solanum tuberosum) in East Java Province, using the Data Envelopment Analysis (DEA) approach. The research locations were selected in Sumber Brantas Village, Batu City, and Wonokerso Village, Probolinggo Regency, involving 120 potato farmers as respondents. The analysis results indicate that the majority of respondent farmers are in the Increasing Return to Scale (IRS) production scale, with 36 farmers, or about 30% of the total respondents, being in a Constant Returns to Scale (CRS) condition, which indicates that they are at a relatively optimal efficiency level, with 71 farmers, or approximately 59.17% of the total respondents, achieving an efficient score of 1.00. On the other hand, there are 13 farmers, or about 10.83% of the total respondents, who are in a Decreasing Return to Scale (DRS) production scale. The average technical efficiency of potato farmers in this study reached 81.2%, with a percentage of 48.33%. Most farmers from the total respondents successfully achieved an efficient value with a score of 1.00. However, there are also two farmers categorized as having very low efficiency at 1.67%. Meanwhile, the percentage of low efficiency is 11.67%, moderate efficiency is 22.50%, and high efficiency is 15.83%, indicating significant potential for improvement. These findings suggest that inefficiency is caused by suboptimal input management and the need for training and guidance to enhance farmers' understanding of better cultivation practices. Therefore, this study recommends interventions in agricultural input management and increased access to technology, capital, and infrastructure support as strategic steps to improve the overall technical efficiency of potato farming
Strategi Pengembangan Agribisnis Kentang di Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Lutfi, Burhanudin; Budi Dharmawan; Yusmi Nur Wakhidati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kecamatan Kejajar merupakan kecamatan penghasil kentang terbesar di Kabupaten Wonosobo. Meskipun didukung oleh kondisi agroklimat yang ideal, produktivitas kentang di Kecamatan Kejajar belum mencapai potensi maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis strategi pengembangan agribisnis kentang di Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan informan kunci melalui metode purposive sampling, yaitu pihak yang dianggap memiliki pengetahuan, pengalaman dan keterlibatan langsung dalam agribisnis kentang. Analisis dilakukan menggunakan Matriks IFE, EFE, IE, SWOT dan QSPM. Hasil analisis pada penelitian agribisnis kentang di Kecamatan Kejajar diperoleh total skor matriks IFE sejumlah 3,23, total skor matriks EFE sejumlah 3,53. Kombinasi total skor matriks IFE dan EFE menjadikan posisi matriks IE berada di Kuadran I, yaitu strategi pertumbuhan dan pembangunan (growth and build strategy). Analisis SWOT menghasilkan sepuluh alternatif strategi. Analisis QSPM diperoleh tiga prioritas strategi yaitu pertama adalah pelatihan teknologi modern berbasis pengalaman petani, kedua adalah diversifikasi produk olahan berbasis kentang dan ketiga adalah diversifikasi pola tanam dan varietas adaptif iklim. Kata kunci: kentang, agribisnis, SWOT, QSPM
DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP KINERJA RANTAI PASOK AGRIBISNIS: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIK Ichsan, Khoirul; Saragi, Novia Suryani; Hanifah, Asri Fani; Suprehatin; Yanti Nuraeni Muflikh
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Perubahan iklim telah mengganggu kinerja rantai pasok agribisnis secara signifikan, sehingga diperlukan pemetaan sistematis terhadap dampaknya serta strategi adaptasi dan mitigasi yang relevan untuk menjaga keberlanjutan dan ketahanan sistem pangan global. Tujuan penelitian ini mengkaji dampak perubahan iklim terhadap kinerja produksi, distribusi, logistik, dan ketersediaan bahan baku dalam rantai pasok agribisnis, serta mengidentifikasi strategi adaptasi dan mitigasi yang telah dibahas dalam literatur untuk mengatasi dampak tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 17 artikel yang relevan dengan topik yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan iklim berdampak signifikan terhadap penurunan produktivitas, gangguan distribusi, serta ketidakpastian logistik dan pasokan bahan baku dalam rantai pasok agribisnis. Strategi adaptasi yang umum diterapkan mencakup diversifikasi tanaman, penggunaan varietas tahan iklim, serta penguatan kapasitas petani dan sistem distribusi. Sementara itu, strategi mitigasi meliputi efisiensi input produksi, pengurangan emisi, serta adopsi teknologi rendah karbon dan sistem logistik berkelanjutan. Kata kunci: Perubahan iklim, Rantai pasok agribisnis, Strategi adaptasi Strategi mitigasi, Systematic Literature Review    
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Jeruk Di Desa Punten Kecamatan Bumiaji Kota Batu Wulan, Wulan Puspitasari; M Zul Mazwan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This study aims to determine the factors that affect orange production in Punten Village, Bumiaji District, Batu City. The population was selected by purposive sampling, namely orange farmers who previously planted apples and then switched to oranges. From a total population of 240 farmers, 36 respondents were selected through random sampling. The analysis method used was the Cobb-Douglas production function. The independent variables include land area (m3), seedlings (trees), labor (working days/HOK), organic fertilizer (kg), inorganic fertilizer (kg), liquid pesticide (milliliters), and herbicide (milliliters), while orange production is the dependent variable. The results showed that land area had a significant positive effect on production. Inorganic fertilizer had a significant negative effect, while labor, seedlings, liquid pesticides, organic fertilizers, and herbicides did not have a significant effect on orange production in Punten Village, Bumiaji District. An increase in land area by 1 m3 will increase the orange harvest by 1,024 kg. On the other hand, the addition of 1 kg of inorganic fertilizer decreased production by 0.101 kg, indicating that excessive inorganic fertilizer application decreased soil fertility. Adding or reducing labor by 1 working day (HOK) did not affect production, as did adding or reducing one seedling. Likewise, variations in the volume of liquid pesticides, organic fertilizers, or herbicides did not have a significant impact on orange yields in Punten Village, Bumiaji District, Batu City.   Keywords: Coub Doglass production function, production factors, orange business, production