cover
Contact Name
Asrul Saputra
Contact Email
asrulsaputra.as7@gmail.com
Phone
+6282312952338
Journal Mail Official
tekniksipil@um-sorong.ac.id
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 27 Kelurahan Klabulu, Distrik Malaimsimsa, Kota Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Rancang Bangun
ISSN : 24768928     EISSN : 26144344     DOI : http://doi.org/10.33506/rb
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun (p-ISSN: 2476-8928, e-ISSN:2614-4344) is a peer-reviewed scientific journal published by LPPM Muhammadiyah University of Sorong which is managed by the Civil Engineering Journal Management Team, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Sorong. This journal is published twice a year, in April and October. The focus and scope of this journal are: Structural Engineering, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Ocean Engineering, Earthquake Engineering, Water Resources Engineering, Construction Management and Building Materials and Structures
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 185 Documents
Perencanaan Instalasi Air Bersih Desa Lembangloe Kabupaten Gowa Kasmawati, Kasmawati; Latif, Fausiah; Indriyanti, Indriyanti; G, Farida; Djunur, Lutfi Hair
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 8, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.395 KB) | DOI: 10.33506/rb.v8i1.1533

Abstract

Instalasi air bersih merupakan perencanaan pembangunan alur air bersih dari sumber air melalui komponen penyalur dan penyambungnya ke bak – bak penampungan air maupun kran-kran yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk setiap tahun, maka Desa Lembangloe setiap tahun harus meningkatkan jumlah ketersediaan air bersihnya dalam pemenuhan kebutuhan masyarakatnya. Di mana Desa Lembangloe ini jauh dari jangkauan proiritas pemenuhan air yag disediakan Pemerintah, dalam hal ini PDAM, sehingga diperlukan adanya perencanaan instalasi air bersih. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui berapa proyeksi jumlah kebutuhan air selama 10 tahun mendatang dan kapasitas tampungan yang dibutuhkan berapa kubik dalam pemenuhan kebutuhan air serta jarak dan alur pipa yang akan dilalui. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pengambilan data secara secara langsung kemudian menghitung proyeksi kebutuhan dengan metode aritmetik dan metode geometric. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyeksi kebutuhan air di Desa Lembangloe meningkat 1% setiap tahun, kapasitas tampungan Reservoir/PMA sebesar 9,44 m3 serta jarak pipa yang dilalui dari PMA sampai ke rumah-rumah warga yaitu sejauh 2000 meter.
ANALISA TINGKAT KEBISINGAN LALU LINTAS DI JALAN BASUKI RAHMAT KOTA SORONG Hendrik Pristianto; Suci Nurul Hidayati
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 3 No. 1 (2017): Jurnal Rancang Bangun
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v3i1.6

Abstract

Perkembangan perekonomian di Indonesia , diiringi dengan berkembangnya jaringan transportasi yang pesat mengakibatkan jumlah atau volume lalu lintas terus meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini menimbulkan dampak pada lingkungan sekitar lintasan kendaraan. Salah satu dampaknya adalah polusi suara berupa kebisingan yang ditimbulkan oleh lalu lintas. Kebisingan didefinisikan sebagai suara yang tidak dikehendaki manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan yang terjadi pada Jalan Basuki Rahmat kemudian di bandingkan dengan Standar baku mutu tingkat kebisingan Menurut KepMen N0.48/MENLH/11/1996. Metode yang digunakan adalah survei langsung menggunakan alat Sound Level Meter. Dimana pengambilan data dilakukan selama 10 menit dan  pembacaan selama 5 detik sehingga di didapatkan 120 data nilai kebisingaan dalam satu kali pengamatan untuk rentang waktu satu jam. Penelitian ini juga mengambil data volume lalu lintas  dan data kecepatan kendaraan karena jumlah kendaraan dan kecepatan kendaraan juga menjadi faktor utama yang mempengaruhi dan erat kaitannya dengan kebisingan lalu lintas.. Selanjutnya data survei di analisis untuk didapatkan nilai Leq dimana nilai Leq adalah nilai tingkat kebisingan kendaraan. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan tingkat kebisingan berkisar antara 62,04 dBA – 66,67 dBA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kebisingan pada ruas Jalan Basuki Rahmat telah melampaui baku tingkat kebisingan yang ditetapkan untuk kawasan pemukiman dan perumahan , tempat ibadah, rumah sakit dan sarana pendidikan yaitu sebesar 58 dBA ( 55 dBA + toleransi 3 dBA ). Penanganan kasus kebisingan dapat dilakukan sesuai pedoman mitigasi dampak kebisingan akibat lalu lintas jalan sehingga dapat dilakukan tindakan penanganan sesuai tingkat efektifitas yang dibutuhkan.
FORMULASI PROPORSI STYROFOAM TERHADAP PASIR MERAPI DAN PENGARUHNYA PADA KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BATAKO RINGAN Imam Trianggoro Saputro
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 3 No. 1 (2017): Jurnal Rancang Bangun
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.812 KB) | DOI: 10.33506/rb.v3i1.8

Abstract

Pada saat ini, dunia konstruksi mengalami perkembangan yang pesat. Inovasi terhadap bata sebagai bahan bangunan banyak dilakukan. Hal ini karena bata konfensional cukup berat dengan berat volume lebih besar dari 1850 kg/m3. Batako ringan dihasilkan dengan mencampurkan material ringan ke dalam batako yaitu styrofoam. Styrofoam merupakan material ringan yang banyak dihasilkan dari barang buangan sehingga mudah diperoleh. Penelitian ini mencoba membuat batako ringan dengan mencampurkan bahan ringan styrofoam ke dalam batako. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formulasi proporsi,berat volume, kuat tekan, dan kuat lentur dari batako styrofoam. Batako dibuat dari campuran semen, pasir, dan styrofoam. Proses pembuatan batako dilakukan dengan menggantikan volume agregat terhadap styrofoam sebesar 15%, 30%, 45%, dan 60%. Benda uji kuat tekan berupa silinder sedangkan benda uji kuat lentur berupa balok. Klasifikasi kuat tekan dilakukan menurut SNI 03-0349-1989. Hasil pengujian sampel silinder tanpa Styrofoam dan sampel silinder dengan penggantian volume styrofoam sebesar 15%, 30%, 45%, dan 60% menghasilkan berat volume yaitu 2052,92 kg/m3, 1866,58 kg/m3, 1639,01 kg/m3, 1396,26 kg/m3, dan 1044,68 kg/m3. Kuat tekan rata-rata setiap variasi silinder sebesar 8,703 MPa, 7,160 MPa, 6,012 MPa, 4,881 MPa, dan 2,876 MPa. Kuat Lentur rata-rata setiap variasi balok sebesar 1,810 MPa, 1,552 MPa, 1,495 MPa, 1,301 MPa, dan 0,883 MPa. Sesuai dengan hasil pengujian, batako dengan rasio styrofoam 30% dan 45% mempunyai kekuatan yang memenuhi klasifikasi III (SNI 03-0349-1989). Dengan memilih yang ringan dari 2 variasi batako, variasi styrofoam 45% yang paling sesuai untuk direkomendasikan.
STUDI KELAYAKAN KAPASITAS TAMPUNG DRAINASE JALAN FRANS KAISEPO KELURAHAN MALAINGKEDI KOTA SORONG Ahmad Fauzan; Hendrik Pristianto
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 3 No. 1 (2017): Jurnal Rancang Bangun
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.249 KB) | DOI: 10.33506/rb.v3i1.9

Abstract

Kondisi dari keadaan di kawasan Jalan Frans Kaisepo Kelurahan Malaingkedi Kota Sorong. Hampir setiap tahun pada musim penghujan air meluap dari saluran drainase, sehingga terjadi genangan/banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat. Berdasarkan identifikasi, genangan yang terjadi disebabkan oleh karena banyaknya sedimentasi sampah dan material bangunan di dalam saluran tersebut, sehingga air di dalam saluran drainase tidak mengalir dan kapasitas saluran drainase yang tidak mampu menampung akumulasi air hujan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kapasitas tampung drainase dan untuk mengetahui penyebab banjir, serta mencari solusinya. Setelah curah hujan maksimum didapat, maka dilanjutkan dengan perhitungan intensitas curah hujan. Selanjutnya perhitungan standar deviasi untuk mendapatkan perhitungan kala ulang dengan menggunakan metode log person type III. Dari perhitungan periode ulang tersebut, baru dilakukan perhitungan debit saluran yang ada.  Dari analisa yang telah dilakukan, kapasitas saluran tanpa adanya sedimentasi kondisi optimalnya didapat saluran ruas kanan mampu menampung 92.81%, saluran ruas kiri mampu menampung 73.31% intensitas hujan 2 tahun. Saluran ruas Kanan mampu menampung 72.02% dan ruas kiri mampu menampung 56.91% akibat intensitas hujan periode ulang 5 tahun. Saluran kanan mampu menampung 63.10% sedangkan kiri mampu menampung 49.08% akibat intensitas hujan periode ulang 10 tahun. debit banjir periode ulang untuk ruas jalan Frans Kaisepo di dapat: Ruas kanan : Q2 = 2.82 m3/dtk, Q2 = 3.64 m3/dtk, dan Q10 = 4.15 m3/dtk . Ruas kiri  : Q2 = 4.33 m3/dtk, Q5 = 5.58 m3/dtk, dan Q10 = 6.37 m3/dtk. Jadi Untuk mengatasi genangan yang ada pada ruas jalan tersebut perlu dilakukan pengerukkan/pembersihan sedimentasi terhadap saluran drainase yang ada sehingga bisa menampung Q2th, Q5th dan Q10th terhadap drainase ruas kanan, ruas kiri hanya bisa menampung Q2th. Sehingga drainase ruas kiri harus desain penampang baru agar bisa menampung Q5th dan Q10th.
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG THE PLAZA SORONG Didie Setya; Talabudin M. Hatta
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 3 No. 1 (2017): Jurnal Rancang Bangun
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.472 KB) | DOI: 10.33506/rb.v3i1.10

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang terletak diatas lempengan tektonik, sehingga menjadi rawan gempa, utamanya pada daerah sorong, sehingga untuk mengurangi resiko bencana yang ditimbulkan oleh gempa diperlukan konstruksi yang tahan terhadap gempa. Gedung The Plaza Sorong adalah gedung tertinggi di Papua maupun Papua Barat yang telah dibangun di Kota Sorong. Gedung ini berlokasi di jalan Jendral Ahmad Yani samping kanan Hasrat Abadi Kota Sorong. Desain struktur yang difungsikan sebagai plaza yang menyediakan tempat belanja, rumah sakit dan hotel dalam satu gedung sehingga diharapkan akan mampu melayani kebutuhan domestic, pelayanan kesehatan dan hunian masyarakat  di Kota Sorong maupun diluar Sorong. Dalam tugas akhir ini struktur gedung The Plaza Sorong didesain berdasarkan SRPMK atau Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus. Pedoman utama dalam perencanaan ini dipakai SNI beton 03-2847-2002 dan SNI Gempa terbaru 03-1726-2012. Adapun pemodelan yang dibuat dilakukan dengan menggunakan bantuan software Structural Analisis Program (SAP) versi 14 dan Auto Cad. Untuk menganalisis beban gempa pada struktur dilakukan dengan menggunakan metode analisis dinamis. Beberapa item pekerjaan yang diperhitungkan meliputi elemen – elemen utama struktur diantaranya: balok, kolom dan pelat lantai. Dari hasil analisis dan perhitungan menunjukan bahwa struktur gedung The Plaza Sorong aman dan mampu dipertanggung jawabkan secara analitis maupun secara teoritis. Perencanaan ini di analisis dengan menggunakan metode dinamis. Hasil dari analisis ini berupa beban Aksial, Momen dan Geser. 
TINJAUAN PERENCANAAN STRUKTUR ATAS BANGUNAN GEDUNG VEGA HOTEL Achmad Rusdi; Abdul Haji Kilian; Diedie Satya
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 3 No. 1 (2017): Jurnal Rancang Bangun
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1440.286 KB) | DOI: 10.33506/rb.v3i1.35

Abstract

Ada berbagai penyebab yang bisa menjadi faktor tidak efektifnya perencanaan ( analisa struktur ) pada suatu struktur bangunan gedung, sering terjadi kekeliriuan yang tidak diketahui sebelumnya. Untuk itu kiranya perlu dilakukan tinjauan ulang untuk mengetahui kekuatan struktur gedung terhadap beban beban yang bekerja. Dari latar belakang t ersebut diatas dapat dirumuskan permasalahan yang timbul yaitu : apakah penampang kolom dan balok, serta tulangan yang digunakan telah aman terhadap beban beban yang bekerja? Tujuan penelitian ini adalah : tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan struktur yaitu kolom dan balok, terhadap beban beban yang bekerja. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi owner, konsultan, dan kontraktor dan mahasiswa teknik sipil yang ada di kota sorong dan pihak-pihak terkait langsung sehingga kendala-kendala yang dapat terjadi pada analisa struktur gedung di kota sorong dapat diantisipasi.
Profil Daya Saing Kontraktor Lokal Papua Dalam Sistem Pelelangan Secara Elektronik (SPSE) di Wilayah Propinsi Papua Barat Slamet Widodo; Faried Desembardi; Hendrik Pristianto
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 4 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.142 KB) | DOI: 10.33506/rb.v4i2.159

Abstract

Dengan dilaksanakannya Otonomi Khusus sejak tahun 2001, Percepatan Pembangunan Propinsi Papua Barat, Pasar Tunggal ASEAN 2015 serta belum meratanya kualitas SDM Konstruksi pada kontraktor lokal Papua, dan saat ini ditambah lagi dengan pembaharuan teknologi dalam penerapan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) yang dimulai sejak tahun 2008 dan akan diupdate sepenuhnya dari versi 3 ke versi 4 pada tahun 2018, maka dipandang perlu mengevaluasi kapasitas daya saing kontraktor lokal Papua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi  profil daya saing kontraktor lokal Papua dalam mengikuti pelelangan pekerjaan melalui aplikasi SPSE. Penelitian dilaksanakan dengan  mereview data paket pekerjaan yang pelelangnya dimenangkan kontraktor lokal Papua di wilayah Propinsi Papua Barat.  Hasil penelitian didapatkan adalah profil daya saing kontraktor lokal Papua dalam memenangkan pelelangan melalui Layanan Pelelangan Secara Online (LPSE) pada kurun waktu 2015-2018 adalah berada dalam kisaran rata-rata 25,96% dari total pekerjaan yang dilelangkan di Provinsi Papua Barat. Mengingat kualifikasi perusahaan adalah bagian utama yang dinilai dalam sistem pelelangan secara online ini, dan dengan rata-rata baru 25,96% yang bisa dimenangkan oleh kontraktor lokal Papua maka mekanisme perusahaan dalam pengelolaan sumberdaya masih sangat perlu ditingkatkan kapasitasnya.
Analisis Percepatan Tanah Puncak Akibat Gempa Pada Kota Sorong Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Imam Trianggoro Saputro; Mohammad Aris
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 4 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.767 KB) | DOI: 10.33506/rb.v4i2.168

Abstract

Sorong merupakan salah satu kota yang terletak di Provinsi Papua Barat. Daerah ini memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap ancaman bahaya gempa bumi karena lokasinya terletak di antara pertemuan lempengan tektonik dan beberapa sesar aktif. Tingkat kerawanan terhadap gempa pada daerah ini cukup tinggi. Pada September 2016, BMKG mencatat bahwa terjadi gempa bumi dengan skala magnitudo sebesar 6,8 SR (Skala Ritcher) dengan kedalaman 10 meter dari permukaan laut dan berjarak 31 km arah timur laut kota Sorong. Gempa ini bersifat merusak. Akibat gempa ini, sebanyak 62 orang terluka dan 257 rumah rusak. Untuk itu diperlukan suatu analisis terhadap percepatan tanah puncak (Peak Ground Acceleration) terbaru sebagai langkah mitigasi yang nantinya dapat digunakan untuk perencanaan gedung tahan gempa.Pengumpulan data gempa pada peneltian ini yaitu data gempa yang terjadi sekitar kota Sorong pada rentang waktu 1900-2017. Data gempa yang diambil adalah yang berpotensi merusak struktur yaitu dengan magnitudo (Mw) ≥ 5 dengan radius gempa 500 km dari kota Sorong dan memiliki kedalaman antara 0 - 300 km. Setelah diperoleh data gempa maka dibuat peta sebaran gempa di wilayah kota Sorong. Percepatan tanah puncak dihitung berdasarkan fungsi atenuasi matuscha (1980) dan menggunakan pendekatan metode Gumbel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai percepatan tanah puncak (PGA) di wilayah kota Sorong pada periode ulang 2500 tahun atau menggunakan probabilitas terlampaui 2% dalam 50 tahun umur rencana bangunan diperoleh sebesar 708.9520 cm/dt2 atau 0.7227 g. Apabila melihat peta gempa SNI 1726-2012 yang menggunakan probabilitas yang sama maka nilai percepatan tanah puncak (PGA) ketika gempa bumi berkisar antara 0.4 g - 0.6 g. Nilai ini mengalami peningkatan yang berarti tingkat resiko terhadap gempa bumi pada wilayah kota Sorong meningkat.
Perbandingan Laju Sedimentasi pada Embung Beroangin dengan Metode USLE dan Pengukuran Langsung Hasdaryatmin Djufri; Indra Mutiara
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 4 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.231 KB) | DOI: 10.33506/rb.v4i2.170

Abstract

Salah satu upaya dalam rangka pemenuhan kebutuhan air di Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan yang rentan terhadap kekeringan adalah dengan membangun Embung Beroangin pada tahun 2015 dengan kapasitas tampungan mati awal sebesar 1.307,49 m3, penurunan kapasitas tampungan mati embung dipengaruhi oleh erosi pada DAS yang selanjutnya terdeposit menjadi sedimen pada area tampungan embung. Penelitian ini dilakukan untuk memprediksi laju sedimentasi yang terjadi pada Embung Beroangin dengan metode analisis USLE menggunakan hasil analisa data sekunder meluputi: Luas DAS, curah hujan, jenis tanah, kelerengan dan penggunaan lahan. Analisa sedimentasi juga dilakukan melalui pengukuran langsung menggunakan echosounder dengan memetakan dan menghitung volume tampungan mati saat ini yang selanjutnya dibandingkan volume tampungan mati awal.  Laju sedimentasi yang diperoleh dengan metode USLE adalah sebesar 492.34 m3/tahun, sedangkan metode pengukuran langsung sebesar 435.38 m3/tahun
Potensi Pemanfaatan Material Kapur Dari Kabupaten Sorong Selatan Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung Pada Ruas Jalan Di Kabupaten Sorong Achmad Rusdi; Dwi Guntoro Sikowati
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 4 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.617 KB) | DOI: 10.33506/rb.v4i2.171

Abstract

Menurut hasil survey Direktorat Investigasi Sumber Daya Mineral disebutkan bahwa potensi bahan galian batu kapur di Kabupaten Sorong Selatan mempunyai sumber daya hipotetik sebesar 375.000.000 m3. Disisi lain, kondisi umum jaringan jalan di Kabupaten Sorong beberapa tahun terakhir terus mengalami penurunan. Data dari BPS Kabupaten Sorong menunjukkan bahwa 50% rusak sampai rusak berat; 27,65% rusak sedang serta hanya 21,5% dalam kondisi baik. Yang menjadi sorotan juga pada beberapa ruas adalah terkait daya dukung tanah dasar (sub-base), yang mana pada daerah tersebut mempunyai tanah dasar lempung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh penambahan kapur dari Kabupaten Sorong Selatan pada tanah lempung di ruas jalan Kabupaten Sorong terhadap kekuatan daya dukung tanahnya. Dan yang kedua adalah untuk mengidentifikasi kelayakan penambahan kapur dari Kabupaten Sorong Selatan dalam menstabilisasi tanah lempung di ruas jalan Distrik Mariat Kabupaten Sorong. Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan di laboratorium. Penelitian yang menggunakan jenis material tanah lempung dari Distrik Mariat. Sampel tanah yang diambil akan dicampur kapur untuk kemudian diketahui karakteristik daya dukungnya berdasarkan uji CBR. Pengujian CBR akan di lakukan di Laboratorium Mekanika Tanah  Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Sorong. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan kapur pada tanah lempung mampu menaikkan nilai CBR dari yang semula 46,48% menjadi 48% pada penambahan 6% kapur. Namun sebaliknya pada penambahan kapur diatas 6% justru mengalami penurunan nilai CBR. Hasil ini juga menunjukkan material kapur yang berasal Kabupaten Sorong Selatan dapat dijadikan sebagai bahan stabilisasi tanah lempung di ruas jalan Kabupaten Sorong dengan persentase penambahan kapur sebesar 6%.

Page 7 of 19 | Total Record : 185