cover
Contact Name
Asrul Saputra
Contact Email
asrulsaputra.as7@gmail.com
Phone
+6282312952338
Journal Mail Official
tekniksipil@um-sorong.ac.id
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 27 Kelurahan Klabulu, Distrik Malaimsimsa, Kota Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Rancang Bangun
ISSN : 24768928     EISSN : 26144344     DOI : http://doi.org/10.33506/rb
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun (p-ISSN: 2476-8928, e-ISSN:2614-4344) is a peer-reviewed scientific journal published by LPPM Muhammadiyah University of Sorong which is managed by the Civil Engineering Journal Management Team, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Sorong. This journal is published twice a year, in April and October. The focus and scope of this journal are: Structural Engineering, Geotechnical Engineering, Transportation Engineering, Ocean Engineering, Earthquake Engineering, Water Resources Engineering, Construction Management and Building Materials and Structures
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 185 Documents
STUDI KENYAMANAN PEDESTRIAN DI TROTOAR S.T., M.M., Agusman
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 7, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.452 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1214

Abstract

Trotoar dibuat untuk melindungi pejalan kaki dari kendaraan yang melintas di area jalan raya. Trotoar yang semestinya digunakan para pejalan kaki untuk memudahkan mereka berjalan dengan aman diatas trotoar sudah tidak lagi dirasakan. Sebab, trotoar yang tersedia di Jalan Protokol Kecamatan Pasarwajo telah beralih fungsi sebagai tempat pedagang kaki lima dan area parkir bebas oleh masyarakat sekitar. Selain itu kebersihan trotoar juga tidak terjaga sehingga telah ditumbuhi rumput jalanan disekitar trotoar. Di trotoar itu sendiri telah terisi oleh gerobak para penjual gorengan sehingga menggangu kenyamanan pejalan kaki yang akan berjalan di trotoar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kenyaman pengguna di Kawasan trotoar jalan protokol. Berdasarkan tingkat kulitas jalur trotoar, pada lokasi penelitian disimpulkan bahwa  kualitas jalur trotoar belum memenuhi spesifikasi trotoar yang telah disyaratkan. Dimana pasa hasil pengamatan dilokasi penelitian didapatkan hasil pengukuran luas trotoar < 2 meter yaitu 1,5 meter dan ruang bebas trotoar < 2,5 meter yaitu 1,8 meter sehingga menyebabkan tingkat kenyamanan yang sangat rendah dimana fasilitas kebutuhan trotoar yang tidak tersedia dan berdasarkan hasil responden pengguna trotoar lebih mengacu pada tidak nyaman dengan jumlah persentase responden masyarakat terhadap kenyamanan 66% merasa tidak nyaman sehingga perlu perlu adanya penambahan luar trotoar dan perbaikan drainase pada daerah tersebut.
Pengaruh Tinggi Gelombang Terhadap Tekanan Pada Pompa Gelombang Tipe Pelampung Imran, Hamzah Al
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.145 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i2.1370

Abstract

Pompa merupakan peralatan mekanis yang mengubah kerja mekanis poros menjadi energi mekanis fluida, energi yang diterima oleh fluida ini digunakan untuk menaikkan tekanan dari fluida tersebut serta untuk melawan tahanan yang terdapat pada saluran,  sehingga fungsi dari pompa ialah memindahkan fluida dari suatu tempat ke tempat lain dengan cara manaikkan tekanan fluida tersebut. Penangkap energi gelombang salah satunya ialah dengan menggunakan pelampung yang bergerak secara vertikal. Pelampung didesain sedemikian rupa sehingga dapat bergerak secara kontinyu mengikuti gerakan gelombang naik turun yang datang. Maka dengan cara ini energi gelombang ditangkap melalui tabung pompa yang mempunyai lobang inlet pada bagian atas dan bawah dari tabung pompa tersebut, untuk menggerakkan piston. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tinggi gelombang (H)  terhadap tekanan (Pa) dan pengaruh periode gelombang(T) terhadap debit (Q) yang dihasilkan pada pompa gelombang tipe pelampung. Pada penelitian ini akan disimulasikan metode pompa gelombang tipe pelampung dengan arah gerakan vertikal dalam skala laboratorium. model ini diletakkan di tengah kolam simulasi gelombang dengan frekuensi dan amplitudo tertentu. Selanjutnya gerakan naik-turun pelampung akan menggerakkan poros dan akan memutar generator. Besarnya gerakan naik turun pelampung akan ditentukan oleh massa lengan dan panjang lengan. Hasil yang dicapai adalah hubungan antara tinggi gelombang (H) terhadap tekanan (Pa) pompa gelombang tipe pelampung untuk  outlet bawah dan outlet atas,  semakin tinggi gelombang maka tekanan pompa gelombang yang dihasilkan cukup besar.
Pemanfaatan Batu Kapur Jayapura Sebagai Agregat Pada Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) irianto, irianto
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.421 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i2.1442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Marshall dan volumetrik pada campuran AC-WC yang menggunakan batu kapur sebagai agregat selain itu untuk mengetahui kadar aspal optimumnya, Metode yang digunakan berisi data yang dikumpulkan secara langsung melalui pemeriksaan sampel batu kapur sebagai agregat kasar dan agregat halus yang dilakukan di laboratorium dengan menganalisa hasil dari pengujian agregat kasar dan halus meliputi analisa saringan, berat jenis dan penyerapan air, kadar lumpur dan dilakukan pengujian marshall dan volumetrik, Hasilzpengujian zMarshall untukzkadar 5% sebesar 2301,70 kg, 5,5% sebesar 2412,50 kg, 6% sebesar 2533,33 kg, 6,5% sebesar 2417,54% dan 7% denganznilai stabilitas 2402,43 kg. sedangkan nilai Flow untuk kadar 5% di peroleh nilai flow sebesar 7.61 mm,  5,5% sebesar 6,08 mm, 6% diperoleh nilai 4,49 mm, 6,5% sebesar 3,09 mm dan 7% sebesar 2,5 mm dan NilaizMarshall Quotientzpada kadar aspal 5% sebesar 302,68 kg/mm, 5,5% sebesar 396,99 kg/mm,z6% sebesar 566,29 kg/mm, 6,5% sebesar 811,89 kg/mm sedangkan pada 7 % di peroleh sebesar 973,82 kg/mm. Hasil Pengujian Volumetrik menunjukkan nilai VMA untuk kadar aspal  5% sebesar 17,87%,  5,5%  sebesar 17,53%, 6% sebesar 17,27%, 6.5% sebesar 16,43% dan pada 7 % dengan nilai VMA 15,27% , nilaizVIM padazkadar aspalz5% sebesar 8.41%,z5,5% sebesar 7,77%, 6%zsebesar 7,09 %, 6,5% sebesar 6,12% dan pada 7% sebesar 4,84% dan nilai VFB pada kadar aspal 5% sebesar 52,02%, 5.5% sebesar 56.6%, pada 6 % sebesar 58,97%, 6.5% sebesar 62,02% dan pada 7% nilai VFB sebesar 68.3%, hasil analisa nilai kadar aspal optimunzpada campuranzAC-WC dengan menggunakan batuzkapur sebagai agregat adalah 7%
CANGKANG KERANG DARAH (ANADARA GRANOSA) SEBAGAI SUBSITUSI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON Esa, Dinda Alma; Setiawan, Agustinus Agus; Subagyo, Galih Wulandari
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.385 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i2.1413

Abstract

Salah satu program internasional yang sedang di kembangkan saat ini adalah Sustainable Development Goals (SDGs) dengan 17 poin utama didalamnya. Pada penelitian ini mendukung 3 poin SDGs yaitu membangun infrastruktur yang Tangguh, meningkatkan industri inklusif dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi menjadikan kota dan pemukiman inklusif, aman, Tangguh dan berkelanjutan dan menjamin pola dan konsumsi yang berkelanjutan. Sustainable Development Goals (SDGs) disetujui pada tanggal 25 – 27 September 2015 di markas besar PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), New York, Amerika Serikat yang dihadiri oleh 193 negara termasuk Indonesia. untuk merealisasikan program tersebut, maka didalam penelitian ini digunakan cangkang kerang darah sebagai subsitusi agregat kasar beserta penambahan admixture sehingga berharap cangkang kerang darah mempunya nilai ekonomis dan juga dapat menudukung program SDGs. Hasil kuat tekan beton normal mencapai nilai 27,9 MPa pada umur 28 hari. Pada beton dengan campuran cangkang kerang darah (Anadara Granosa) sebagai subsitusi agregat kasar pada prsentase 5%, 10%, 15%, dan 20% di dapat nilai tertinggi ada pada presentase 10% dengan nilai kuat tekan sebesar 24,9 MPa hampir mendekati kuat tekan yang direncanakan yaitu 25 MPa nilai terendah adalah 19,0 MPa dengan presentase 20%. Pada beton dengan campuran cangkang kerang darah (Anadara Granosa) sebagai subsitusi agregat kasar dan  superplasticizers nilai tertinggi kuat tekan beton sebesar 42,4 MPa dengan presentase 5% dan nilai terendah 15,8 MPa dengan presentase 20%. Dapat disimpulkan bahwa beton dengan cangkang kerang darah sebagai pengganti agregat kasar sebesar 10% serta penambahan superplasticizers sebanyak 1% layak digunakan sebagai material beton struktural.
Prediksi Penggunaan Lahan Kota Sorong Menggunakan Citra Landsat Multi Waktu Dengan Metode CA-Markov Widodo, Slamet; Pristianto, Hendrik
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.239 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i2.1497

Abstract

Pertumbuhan Kota Sorong, mengalami peningkatan fisik yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan pemanfaatan lahan, arah perkembangan fisik wilayah pemukiman dan prediksi perkembangan fisik wilayah Kota Sorong. penelitian ini merupakan penelitian penginderaan jauh terapan, yang digunakan untuk mengindentifikasi, memodelkan, dan memprediksi perubahan lahan yang terjadi di wilayah Kota Sorong, dengan perangkat ( Sofware ) yaitu ArcGIS10.8 digunakan untuk pengolahan dan analisis spasial serta TERRSET 2020 untuk memprediksi perkembangan wilayah. Hasil penelitian menunjukkan hutan kering mengalami penambahan sebesar 24,1 Ha, hutan kering bercampur semak mengalami penambahan sebesar 3,83 Ha, semak belukar mengalami pengurangan sebesar 39,74 Ha, semak belukar atau rawa mengalami penambahan sebesar 10,89 Ha, hutan belukar mangrove primer pengurangan sebesar 17,98 Ha, hutan mangrove sekunder mengalami penambahan sebesar 11,94 Ha, tubuh air mengalami penambahan sebesar 14,75 Ha, tanah terbuka mengalami penambahan sebesar 15,77 Ha, savana mengalami pengurangan sebesar 103,04 Ha, dan mengalami penambahan sebesar 77,91 Ha. Perkembangan fisik wilayah membantu dari perubahan tutupan lahan tahun 2013 hingga 2017 terlihat bahwa arah perkembangan wilayah pemukiman adalah keluar menuju ke selatan. Prediksi penggunaan lahan wilayah Kota Sorong tahun 2027, mendapatkan hasil penggunaan lahan hutan kering skunder sebesar 1.714,52 Ha, pertanian lahan kering bercampur semak sebesar 493,25 Ha, semak belukar sebesar 236,51 Ha, semak belukar atau rawa sebesar 149, 00 Ha,hutan mangrove primer sebesar 63,79 Ha, hutan mangrove skunder sebesar 93,55 Ha, tubuh air sebesar 16,46 Ha, tanah terbuka sebesar 31,20 Ha, savana sebesar 50,07 Ha dan pemukiman sebesar 455,98 Ha
Karakteristik Modulus Resilien Pada Campuran Aspal Menggunakan Agregat Batok Kelapa philip, Fredy jhon; Subagyo, Galih Wulandari; putrianti, pratika riris
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 7, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.74 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i2.1507

Abstract

Pemanfaatan limbah batok kelapa sangat diperlukan mengingat tingginya hasil limbah batok kelapa yang dihasilkan di Indonesia, salah satunya untuk substitusi agregat pada campuran beraspal. Penggunaan batok kelapa sebagai agregat dalam konstruksi perkerasan aspal diharapkan dapat menghasilkan perkerasan yang awet, murah dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat mekanis atau modulus resilien pada campuran aspal yang bergradasi menerus (AC-BC) dengan menggunakan batok kelapa sebagai pengganti agregat. Berdasarkan hasil uji propertis  yang telah dilakukan dapat diambil sebuah kesimpulan sebagai berikut material agregat dan aspal memenuhi persyaratan sebagai agregat campuran aspal panas berdasarkan Spesifikasi Bina Marga Tahun 2018. Untuk material batok kelapa gumpalan  lempung dan butir mudah pecah dalam agregat masih dalam tahap pengujian. Terhadap nilai modulus resilien campuran AC-BC yang mengandung kelapa sebesar 5%  lebih superior dibandingkan dengan tanpa batok kelapa di temperature pengujian 45°C. Dalam pengujian modulus resilien mengambil hanya satu temperature saja yaitu 45°C, hal ini di karenakan Indonesia adalah negara tropis yang mana suhu di Indonesia cukup tinggi pada daerah-daerah tertentu.
ANALISIS LAJU INFILTRASI PADA RUANG TERBUKA HIJAU YANG TERBATAS DI PERMUKIMAN PERKOTAAN Subagyo, Galih Wulandari
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 8, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.944 KB) | DOI: 10.33506/rb.v8i1.1527

Abstract

Perkembangan dan pertumbuhan suatu wilayah berimplikasi terhadap pertumbuhan dan kepadatan penduduk. Pertambahan penduduk yang terus-menerus tersebut membawa konsekuensi spasial yang serius bagi kehidupan kota, yaitu adanya tuntutan akan space dalam rangka pemenuhan kebutuhan. Salah satu wilayah yang kerap kali berkembang adalah wilayah perkotaan. Perumahan Pondok Pucung 1, Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Pondok Aren yang memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Dengan kepadatan penduduk yang demikian tinggi, maka sebagian besar lahan digunakan untuk bangunan, terutama untuk perumahan, sarana dan prasarana publik, serta sedikit saja lahan yang digunakan untuk penghijauan dan perkebunan. Guna mendukung gerakan pengelolaan lahan hijau tersebut, diperlukan penelitian terlebih dahulu, yaitu mengenai anlisis besar nilai laju infiltrasi di wilayah permukiman perkotaan. Diharapkan hasil dari penelitian dapat mengetahui laju resapan air ke dalam tanah dengan luas lahan hijau yang tersedia. Perhitungan nilai laju infiltrasi dilakukan menggunakan dua metode yaitu metode Horton dan metode aktual, perhitungan menggunakan dua metode ini dilakukan agar meyakinkan hasil baik hasil pengukuran dilapangan atau hasil perhitungan rumus. Dari hasil uji linier menyatakan nilai laju infiltrasi metode aktual dan horton memiliki pola positif dan keterkaitan kedua variabel sebesar 98.88%, sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil perhitungan nilai laju infiltrasi dari kedua metode. Sehingga didapat indeks laju infiltrasi sebesar . Luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada Perumahan Pondok Pucung yang memiliki prosentasi 2% dari total luas wilayah, memiliki potensi untuk menyerapkan air ke dalam tanah. Sehingga upaya konservasi air dan upaya penghijauan dapat dilakukan dengan baik.
Hunian Tetap Pasca Banjir Bandang di Desa Patikalain: Adaptasi dan Tantangan Rizani, Muhammad Alfreno; Wulandari, Fitri
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 8, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.143 KB)

Abstract

Banjir bandang yang menerjang kabupaten Hulu Sungai Tengah pada 14 Januari 2021 mengakibatkan 264 buah hilang dan 340 buah mengalami rusak ringan hingga berat. Salah satu kawasan yang terdampak cukup parah merupakan desa Patikalain. Terdapat 32 keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Merespon kondisi tersebut, MDMC daerah Hulu Sungai Tengah bersama MDMC wilayah Kalimantan Selatan menginisiasi pembangunan hunian tetap untuk para korban di desa tersebut. Sulitnya akses pasca banjir bandang  ke lokasi tersebut akibat tertimbun longsoran, menjadi salah satu hambatan yang dialami. Selain itu, adanya isu penebangan liar turut berdampak pada terbatasnya material lokal, khususnya kayu. Untuk itu, ditetapkan beberapa kriteria bantuan untuk hunian tetap seperti berbiaya murah, mudah dibangun, berkarakater lokal, dan berdasarkan adaptasi kebiasaan baru. Perencanaan dan pembangunan hunian tetap ini bertujuan untuk memberikan bantuan kepada korban bencana banjir bandang yang kehilangan huniannya. Meskipun sudah ada beberapa desain rumah bantuan untuk korban bencana alam, tetapi karena lokasinya yang berada di pegunungan dan akses yang sulit dilewati, sehingga perlu adanya inovasi rancangan. Adapun proses perencanaan menggunakan metode studi kasus dan deskripsi kualitatif. pada beberapa bangunan pasca bencana. Pada akhirnya, keberadaan hunian tetap diharapkan menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan dan isu yang terjadi. Selain itu, melalui pembangunan hunian tetap tersebut diharapkan mampu mendorong pemerintah dan masyarakat untuk membangun rumah berbasis mitigasi bencana di kawasan rawan bencana.
PENGARUH SUDUT TULANGAN GESER TERHADAP PERILAKU GESER BALOK BETON BERTULANG DENGAN SOFTWARE ATENA 3D Munandar, Deden Aris; Zaki, Ahmad
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 8, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.471 KB) | DOI: 10.33506/rb.v8i1.1575

Abstract

Keruntuhan geser terjadi secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda terlebih dahulu, sehingga perencanaan untuk menahan gaya geser memerlukan perhatian khusus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi sudut sengkang terhadap perilaku balok dan jenis keruntuhan balok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan software ATENA 3D. Dari hasil penelitian didapatkan nilai kekakuan tertinggi terdapat pada benda uji BU 21 sebesar 9,2934, sedangkan nilai kekakuan terendah terdapat pada benda uji BU 5 sebesar 7,5405. Untuk nilai daktilitas tertinggi terdapat pada benda uji BU 20 sebesar 1,5007 dan nilai daktilitas terendah terdapat pada benda uji BU 1 sebesar 1,1958. Sudut tulangan sengkang berpengaruh terhadap pola retak, balok dengan sudut tulangan sengkang yang mendekati sudut 45Ëš memiliki tipe keruntuhan geser yang ditandai dengan retakan-retakan pada balok dengan arah diagonal, sedangkan untuk balok dengan sudut tulangan sengkang yang menjauh dari sudut 45Ëš memiliki tipe keruntuhan lentur yang ditandai dengan banyaknya retakan-retakan dengan arah vertikal.
Analisis Resapan Tanah Dengan Sistem Biopori Sebagai Alternatif Pengendalian Banjir Nurzanah, Wiwin
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 8, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.122 KB) | DOI: 10.33506/rb.v8i1.1540

Abstract

Banjir merupakan masalah yang hampir setiap tahun melanda wilayah perkotaan maupun pedesaan. Banjir disebabkan karena tidak lancarnya saluran pembuangan air yang menyebabkan terjadinya luapan air, kurangnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke aliran air, dan berkurangnya lahan sebagai area untuk resapan air. Karenanya dilakukan penelitian guna mengetahui perbandingan penyerapan air dengan penggunaan bantuan biopori dan tanpa menggunakan  biopori. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya debit banjir di jalan luku 1 Kwala Bekala, Medan Johor dan mengetahui besar laju infiltrasi tanah bisa atau tidaknya ditangani dengan biopori. Penelitian ini, akan mendeskripsikan solusi untuk mengurangi terjadinya banjir dengan cara penerapan biopori disekitar daerah yang rawan banjir. Ini salah satu solusi yang cukup ampuh dan simple dalam penangan banjir. Dari perhitungan jumlah resapan  biopori untuk kawasan Kwala Bekala Medan Johor tepatnya dijalan luku 1. Dibutuhkan 75 buah lubang biopori yang mendekati nilai Qbanjir  sebesar 0,06 m3/dtk. Dan Dari hasil uji tanah di laboratorium untuk jenis tanah pada lokasi jalan luku 1 Kwala Bekala Medan Johor, memiliki tekstur tanah sandy loam (lempung berpasir) di kedalaman 30 cm dan sandy clay (tanah liat berpasir) dikedalaman 60 cm.

Page 6 of 19 | Total Record : 185