cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora
ISSN : 25485067     EISSN : 25986236     DOI : -
Jurnal Ilmiah Muqoddimah merupakan kumpulan penelitian ilmiah tentang Ilmu Sosial, khususnya yang berhubungan dengan disiplin Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Humaniora, diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, tujuan pengembangan jurnal ini adalah sebagai wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan telaah kritis terhadap konsep-konsep baru dalam ilmu-ilmu sosial. Jurnal Ilmiah Muqoddimah menerima sumbangan artikel hasil penelitian dan artikel konseptual (non penelitian) dari penulis umum.Dalam setiap penerbitannya, satu tahun dua kali (periode Maret – Agustus dan September – Februari).
Arjuna Subject : -
Articles 1,622 Documents
Erosi Idealisme dan Komodifikasi Gerakan: Analisis Politisasi PC IPNU IPPNU Kabupaten Tegal Hubi, Zindan Baynal; Sulaiman, Ibnu; Solehudin, Imam; Gumilar, Agung Tesa; Pahlevi, Muhammad Reza
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1337-1346

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena erosi idealisme dan komodifikasi gerakan pada Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Tegal dalam momentum politik 2024. Masalah utama dalam kajian ini adalah terjadinya pergeseran orientasi organisasi dari wadah kaderisasi intelektual menjadi instrumen mobilisasi politik praktis. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar mekanisme komodifikasi modal sosial dan simbolik serta menganalisis dampak kooptasi politik terhadap integritas organisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, sumber penelitian melalui wawancara mendalam delapan belas informan, observasi dan dokuemntasi. Teknik validasi menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan finansial mandiri, tekanan budaya loyalitas terhadap senior, dan motif oportunisme karier menjadi faktor pendorong utama pengurus dalam menggadaikan independensi organisasi. Praktik ini bermanifestasi dalam penggunaan forum resmi dan atribut organisasi sebagai alat kampanye elektoral. Kooptasi politik praktis telah menyebabkan degradasi fungsional dan intelektual yang mereduksi peran organisasi menjadi sekadar lumbung suara bagi elit politik.
Partisipasi Masyarakat Dan Dampak Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Di Kelurahan Tanjung Riau Kota Batam Mahyudin, Mahyudin; Noer, Melinda; Ifdal, Ifdal
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.1403-1411

Abstract

Penelitian ini mengkaji partisipasi masyarakat dan dampak Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kelurahan Tanjung Riau, Kota Batam. Latar belakang penelitian didasari masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam program KOTAKU sehingga belum optimalnya dampak dari program tersebut secara keberlanjutan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat partisipasi masyarakat serta mengidentifikasi dampak program dari aspek sosial, ekonomi, dan kelembagaan/keberlanjutan. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan sampel 80 responden untuk kajian partisipasi dan wawancara kepada 15 informan untuk kajian dampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat berada pada level informing, di mana masyarakat diberikan informasi tentang hak-hak mereka, tanggung jawab dan berbagai pilihan namun masih tidak ada jaminan dalam pengambilan keputusan strategis. Perubahan program paling nyata terlihat pada perbaikan infrastruktur lingkungan, sementara dampak sosial dan ekonomi bersifat moderat dan belum berkelanjutan. Kelembagaan lokal seperti BKM dan KPP menunjukkan penguatan awal, tetapi mengalami penurunan fungsi pasca program. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh kualitas partisipasi masyarakat, di mana partisipasi bermakna mendorong efektivitas dan keberlanjutan hasil pembangunan.