cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA
ISSN : 20890117     EISSN : 25805932     DOI : -
JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA diterbitkan sejak 1 April 2011 oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) dengan Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI) Cabang Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin dan Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia (HISKI) Daerah Banjarmasin.
Arjuna Subject : -
Articles 295 Documents
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN KARYA ASMA NADIA (INNER CONFLICTS OF THE MAIN CHARACTER OF SURGA YANG TAK DIRINDUKAN NOVEL BY ASMA NADIA) Rini Aulia
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 1 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.043 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i1.4816

Abstract

AbstractInner conflict of the main character of Surga yang Tak Dirindukan Novel by Asma Nadia. Thisstudy aims to describe and explain the picture of the inner conflict experienced by the main characterin the story. The method used in this research is descriptive method. The source of this research data isa novel Surga yang Tak Dirindukan and Surga yang Tak Dirindukan 2 by Asma Nadia, published byAsma Nadia Publishing House, Depok 2014 and 2016. The data of this research is in the form of wordsor sentences in the novel. The results of this study are (1) The inner conflicts of the main character Ariniin the novel Surga yang Tak Dirindukan and Surga yang Tak Dirindukan 2 of Asma Nadia, in the formof conflict within Arini. (2) The motive of the inner conflicts of the main character of Arini in this Surgayang Tak Dirindukan novel is the contradiction in him, when the Arini figure knows that the heavenshe had built with Pras ran aground since the presence of another ideal woman in a new paradise Prascreated himself behind him while Arini’s inner conflicts of the Surga yang Tak Dirindukan 2 were whenArini received a doctor’s verdict of his illness. Making the inner turmoil Arini increasingly tangled. Arinifeels worried that if anything happens to her there’s still Mei Rose who can replace her role as a motherand wife to Pras her husband.Key words: inner conflict, id, ego, super egoAbstrakKonflik Batin Tokoh Utama Novel “Surga yang Tak Dirindukan” Karya Asma Nadia. Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan gambaran konflik batin yang dialami tokohutama dalam cerita tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Sumber data penelitian ini adalah novel yang berjudul Surga yang Tak Dirindukan dan Surga yang TakDirindukan 2 karya Asma Nadia, yang diterbitkan oleh Asma Nadia Publishing House, Depok 2014dan 2016. Data penelitian ini adalah berupa kata-kata atau kalimat di dalam novel. Hasil penelitianini adalah (1) Konflik batin tokoh utama Arini dalam novel Surga yang Tak Dirindukan dan Surgayang Tak Dirindukan 2 karya Asma Nadia, berupa pertentangan dalam diri Arini. (2) Motif terjadinyakonflik batin tokoh utama Arini dalam novel Surga yang Tak Dirindukan ini adalah pertentangandalam dirinya, ketika tokoh Arini mengetahui bahwa surga yang sudah dibangunnya bersama Praskandas semenjak kehadiran wanita idaman lain di dalam surga baru yang Pras ciptakan sendiri di114belakangnya sedangkan konflik batin pada diri Arini pada novel Surga yang Tak Dirindukan 2 adalahketika Arini menerima vonis dokter akan penyakit yang dideritanya. Membuat pergolakan batin Arinisemakin kusut. Arini merasa khawatir jika terjadi apa-apa dengannya masih ada Mei Rose yang bisamenggantikan perannya sebagai seorang ibu dan istri untuk Pras suaminya.Kata-kata kunci: konflik batin, id, ego, super ego
STRUKTUR KLAUSA BAHASA MAANYAN DALAM PANGUNRAUN TALIWAKAS PAADU (THE STRUCTURE OF THE MAANYAN CLAUSE IN PANGUNRAUN TALIWAKAS PAADU) Lazarus Linarto
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 5, No 1 (2015): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.17 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v5i1.3706

Abstract

Struktur Klausa Bahasa Maanyan dalam Pangunraun Taliwakas Paadu. Penelitian ini bertujuanmemerikan secara lengkap struktur klausa bahasa Maanyan dalam Pangunraun Taliwakas Paadu(nasihat pernikahan), yaitu struktur kalimat dasar, struktur klausa relatif atau klausa perwatasan,dan struktur klausa pemerlengkapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodedeskriptif. Deskripsi penelitian semata-mata hanya berdasarkan fakta yang nyata atau fenomenayang secara empiris hidup pada penuturnya, sehingga yang dihasilkan atau dicatat berupa pemerianbahasa.Berdasarkan hasil penelitian struktur bahasa Maanyan dalam Pangunraun Taliwakas Paadu(nasihat pernikahan) terdapat struktur klausa sebagai berikut: (1) Klausa relatif/perwatasan, terdiriatas pewatas frasa nomina objek, pewatas frasa nomina subjek sama, (2) Klausa pemerlengkapan,terdiri atas klausa pemerlengkap frasa verba berfungsi sebagai pelengkap, klausa pemerlengkap frasaverba berfungsi sebagai keterangan, dan klausa pemerlengkap frasa nomina subjek, (3)Struktur kalimatdasar, yang terdiri atas frasa nomina + frasa nomina, frasa nomina + frasa verba, dan frasa nomina +frasa numeralia.Kata-kata kunci: klausa relatif, klausa pemerlengkapan, struktur kalimat dasar
KATA TUGAS BAHASA NGAJU DALAM MAHAGA ANAK AWAU KARYA ROSA KÜHNLE (THE PARTICLE WORDS OF NGAJU LANGUAGE IN MAHAGA ANAK AWAU BY ROSA KÜHNLE) Sri Ratna Dewi
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 5, No 2 (2015): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.652 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v5i2.3725

Abstract

Kata Tugas Bahasa Ngaju dalam Mahaga Anak Awau karya Rosa Kühnle. Bahasa Ngaju adalahbahasa Barito (Austronesia) yang dituturkan oleh suku besar Dayak Ngaju dan suku-suku lainnya diProvinsi kalimantan Tengah. Suku Dayak Ngaju menempati DAS Sungai Kapuas, Kahayan, Katingan,Mentaya, Seruyan dan Barito. Kata tugas bahasa Ngaju dapat dibedakan sesuai bentuknya yang terdiridari preposisi, konjungsi, interjeksi, penegas, penjelas, keterangan dan klitik. Berdasarkan fungsinya,kata tugas bahasa Ngaju dapat dikelompokkan menjadi (1) KTatributif yang terbagi menjadi tigasubkelompok, yaitu (1.1) Kelompok KT atributif yang dapat berpasangan dengan Inti nominal danverbal, (1.2) Kelompok KT atributif yang terbatas pasangan intinya, (1.3) Kelompok KT atributifyang berpasangan longgar dengan intinya.(2) KT direktif (3) KT konektif yang terbagi pula dalam 2subkelompok, yaitu (3.1) konektif koordinatif dan (3.2) konektif subordinatif.(4)KTkoherensif yangterdiri dari 2 subkelompok, yaitu koherensif regresif dan koherensif progresif. Kata tugas mengemban189berbagai makna struktural, diantaranya adalah hubungan penegas, penyebab, pengantar, pembanding,penjelas kuantitas, kualitas dan hubungan keraguan.Kata-kata kunci: bahasa ngaju, bentuk, fungsi, makna
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM KOMUNIKASI PERAWAT DI RUMAH SAKIT PERTAMINA TANJUNG (LANGUAGE POLITENESS OF NURSES AT PERTAMINA HOSPITAL TANJUNG IN COMMUNICATION) Yuni Yuni
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 6, No 1 (2016): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4844.55 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v6i1.3736

Abstract

Kesantunan Berbahasa dalam Komunikasi Perawat di Rumah Sakit Pertamina Tanjung. Kesantunan sangat penting dalam sebuah komunikasi untuk menjaga keharmonisan dan menghindari konflik, khususnya dalam komunikasi perawat kepada pasien dan keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan wujud , strategi, dan fungsi kesantunan berbahasa dalam komunikasi perawat di Rumah Sakit Pertamina Tanjung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data utama penelitian ini adalah tuturan perawat dalam percakapan dengan pasien15dan keluarga pasien di ruang pasien. Data itu diperoleh melalui perekaman, catatan lapangan, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan wujud kesantunan berbahasa dalam komunikasi perawat melalui, 1) tindak tutur direktif meliputi perintah, permintaan, larangan, persilaan, saran, dan pertanyaan, dan 2) tindak tutur ekspresif meliputi ungkapan rasa senang dan ungkapan permintaan maaf. Wujud kesantunan tersebut dengan memperhatikan tiga skala kesantunan Brown dan Levinson yaitu 1) kekuasaan, 2) jarak, dan 3) peringkat budaya. Dalam tindak tutur direktif perintah, larangan, dan pertanyaan ditemukan tuturan yang memiliki kadar kesantunan yang rendah. Dalam tindak tutur ekspresif, ungkapan rasa tidak senang tidak ditemukan dalam tuturan. Ungkapan rasa tidak senang tersebut hanya diekspresikan melalui raut wajah. Ada empat strategi kesantunan Brown dan Levinson yang digunakan dalam kesantunan berbahasa dalam komunikasi perawat. Kesantunan berbahasa dalam komunikasi perawat memiliki fungsi sebagai tindakan untuk menyelamatkan muka, tindakan untuk menghindari konflik, tindakan untuk menghormati, tindakan untuk mengurangi beban, tindakan untuk menghibur, dan tindakan untuk memberi motivasi. Penggunaan bentuk dan strategi yang tepat cenderung menghasilkan sebuah tujuan tutur yang efektif bagi penutur dan meminimalisasi daya ancaman muka lawan tutur khususnya pasien dan keluarga pasien.Kata-kata kunci : kesantunan berbahasa, wujud, strategi, fungsi
RAGAM BAHASA ALAY DALAM JEJARING SOSIAL (THE VARIETY OF ALAY LANGUAGE USED IN SOCIAL NETWORKS) Lisa Purnama Sari
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 6, No 2 (2016): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.88 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v6i2.3753

Abstract

Ragam Bahasa Alay dalam Jejaring Sosial. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui wujudfonologi bahasa alay dalam jejaring sosial, (2) proses fonologi bahasa alay dalam jejaring sosial, (3)wujud morfologi bahasa alay dalam jejaring sosial, (4) proses morfologi bahasa alay dalam jejaringsosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun jenispenelitian ini adalah jenis penelitian sosiolinguistik dan linguistik umum. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kalimat atau kata-katayang terdapat dalam jejaring sosial. Sumber data yang digunakan berasal dari macam-macam jejaringsosial, seperti facebook, twitter, path, dan instagram. Teknik analisis data yang digunakan adalahteknik analisis isi. Hasil penelitian bahasa alay dalam jejaring sosial menunjukkan bahwa dalam prosesfonologi terdapat perubahan fonem, apokop, aferesis, sinkop, monoftongisasi, diftongisasi, epentesis, danmetasis. Sementara itu, dalam proses morfologi terdapat perubahan reduplikasi, perubahan afiksasi,dan pemendekan.Kata-kata kunci: bahasa alay, jejaring sosial
PEMIKIRAN PRESIDEN JOKO WIDODO DALAM PIDATO SAMBUTAN (THOUGHT THE PRESIDENT JOKO WIDODO IN A GREETING SPEECH) Lia Agustina
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 7, No 1 (2017): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.895 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v7i1.3769

Abstract

Pemikiran Presiden Joko Widodo dalam Pidato Sambutan. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan dan menjelaskan pikiran dan gagasan presiden Joko Widodo melalui pola penyampaianpidato sambutannya. Penelitian ini menggunakan teori Norman Fairclough tentang analisis tekstual,analisis praktik wacana, dan analisis praktik sosiokultural. Metode yang digunakan dalam penelitianini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis. Penelitian inimenggunakan teknik observasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut. (1) Analisistekstual dalam pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo terdiri atas empat bagian, yaitu struktur teks,tata bahasa, koherensi, dan leksalisasi. (2) Analisis praktik wacana terdiri atas tiga tahap, yaitu prosespenghasilan wacana, proses penyebaran, dan penggunaan wacana. (3) Analisis praktik sosiokulturaldalam pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo terdiri atas tiga tingkatan, yaitu tingkat situasional,institusional, dan sosial.Kata-kata kunci: pemikiran, pidato, sambutan
ANTOLOGI PUISI TADARUS KARYA A. MUSTOFA BISRI: KAJIAN HERMENEUTIK (THE POETRY ANTHOLOGY OF TADARUS BY A. MUSTOFA BISRI: HERMENEUTICS ANALYSIS) Dewi Susilawati
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 7, No 2 (2017): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.639 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v7i2.4427

Abstract

Antologi Puisi Tadarus karya A. Mustofa Bisri: Kajian Hermeneutik. Menganalisis puisi merupakanupaya untuk menangkap makna puisi. Arti dari sebuah puisi adalah makna yang muncul denganbahasa yang didasarkan pada struktur sastra menurut Konvensi, artinya tidak hanya arti bahasa, tetapimengandung makna tambahan, berdasarkan Konvensi Sastra yang bersangkutan simbol dan interpretasiadalah konsep yang memiliki pluralitas makna yang terkandung dalam simbol atau kata-kata sebagaiekspresi bentuk bahasa. Untuk mengungkapkan makna yang terkandung dalam karya-karya antologidari puisi Tadarus A. Mustofa Bisri’s, hal ini diperlukan untuk melakukan studi. Dari penelitian yangdilakukan itu disimpulkan bahwa pertama puisi properti menyiratkan kepercayaan Allah dan tidakmenyebabkan pengabaian untuk beribadah kepada Tuhan. Dalam puisi yang terkandung makna keduatentang sifat kesombongan tidak hanya terikat pada sosok Antikristus, tetapi juga bisa ada dalam setiaporang. Dalam puisi ketiga, terkandung makna untuk saling konseling dan menyarankan saudarasaudarakita berharap untuk ketika membuat kesalahan atau pengawasan. Dalam keempat puisi yangterkandung makna saling pengampunan adalah tidak hanya terbatas pada verbal atau pidato, tetapijuga harus disertai dengan tindakan. Kelima dan keenam puisi terkandung berarti bahwa hidup ini276sementara, sehingga tidak memanjakan diri nafsu untuk hidup tidak membawa kebahagiaan.Kata-kata kunci: puisi, hermeneutik, metafora, simbol
PEMASYARAKATAN BAHASA INDONESIA MELALUI MADIHIN BANJAR JHON TRALALA DAN HENDRA SEBAGAI UPAYA MEMPERERAT PERSATUAN BANGSA INDONESIA (THE SOCIALIZATION OF INDONESIAN LANGUAGE THROUGH MADIHIN BANJAR BY JHON TRALALA AND HENDRA AS EFFORTS TO STRENGTHEN NATIONAL UNITY OF INDONESIA) M. Rafiek M. Rafiek
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 3, No 2 (2013): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.827 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v3i2.4552

Abstract

AbstractThe Socialization of Indonesian Language through Madihin Banjar by Jhon Tralalaand Hendra as Efforts to Strengthen National Unity of Indonesia.Madihin Banjar hostedby Jhon Tralala quite known in Indonesia. Jhon Tralala and Hendra, his son is able toadjust the language of poetry or rhyme madihin that brought the audience in attendancein front of him. When many people Banjar, of language poetry or rhymes that broughtmadihin Banjar language. However, when appearing before the lot is not the Banjar,Jhon Tralala and Hendra, Indonesian children will use in its presentation. Things likethis that make madihin Banjar Jhon Tralala and Hendra, his son is able to be acceptedby the people of Indonesia. Through poems or rhymes that speak Indonesian madihinJhon Tralala and Hendra, his son is able to disseminate ideas, ideas, and messages tostrengthen national unity of Indonesia.Keywords: madihin, indonesian, unifyingAbstrakPemasyarakatan Bahasa Indonesia melalui Madihin Banjar Jhon Tralala dan Hendrasebagai Upaya Mempererat Persatuan Bangsa Indonesia. Madihin Banjar yangdibawakan oleh Jhon Tralala cukup dikenal di Indonesia. Jhon Tralala dan Hendra,anaknya mampu menyesuaikan bahasa syair atau pantun madihin yang dibawakannyadengan khalayak yang hadir di hadapannya. Bila banyak orang Banjar, tentu bahasasyair atau pantun madihin yang dibawakannya menggunakan bahasa Banjar. Akantetapi bila yang hadir di hadapan lebih banyak bukan orang Banjar, Jhon Tralala danHendra, anaknya akan menggunakan bahasa Indonesia dalam penyajiannya. Halseperti inilah yang membuat madihin Banjar Jhon Tralala dan Hendra, anaknya mampuditerima oleh masyarakat Indonesia. Melalui syair atau pantun madihin berbahasaIndonesia itulah Jhon Tralala dan Hendra, anaknya mampu menyebarluaskan ide,gagasan, dan pesan-pesannya untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsaIndonesia.Kata-kata kunci: madihin, bahasa indonesia, pemersatu bangsa
MEMAHAMI MODEL-MODEL PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM 2013 (THE UNDERSTANDING OF MODEL OF TEACHING IN CURRICULUM 2013) Akhmad Yazidi
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 4, No 1 (2014): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.983 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v4i1.3792

Abstract

Memahami Model-Model Pembelajaran dalam Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 merupakantindakan strategis dalam menyikapi permasalahan pendidikan kita dewasa ini serta untukmengantisipasi tantangan ke depan bangsa kita yang penuh dengan persaingan terbuka secaraglobal. Kebijakan yang diambil ada yang terkait dengan mata pelajaran, tujuan pembelajaran, sertastrategi pembelajaran, termasuk model pembelajaran. Model pembelajaran adalah kerangkakonseptual tentang prosedur sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untukmencapai tujuan belajar, baik pembelajar maupun pengajar. Dalam kurikulum 2013 ini, modelpembelajaran yang diketengahkan meliputi model Pembelajaran discovery atau inquiry, modelpembelajaran berbasis masalah, model pembelajaran berbasis proyek, model pembelajaran kontekstual,dan model pembelajaran kooperatif.Kata-kata kunci : kurikulum, model pembelajaran, discovery, inquiry, pembelajaran berbasismasalah, pembelajaran berbasis proyek, model pembelajaran kontekstual, modelpembelajaran kooperatif
ONLINE SHOPPING REGISTERS ON SOCIAL MEDIA APPLICATIONS (REGISTER JUAL BELI ONLINE PADA APLIKASI MEDIA SOSIAL) Wenny Noorahim
JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 8, No 1 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.798 KB) | DOI: 10.20527/jbsp.v8i1.4811

Abstract

AbstractOnline Shopping Registers on Social Media Applications. Registers is a variation of language used ina particular field in which applied in the use of selling and purchasing transaction language. Therefore,this study examines (1) the process of morphology registers in online shopping, (2) the registers syntaxstructure in online shopping, and (3) the variations of registers stylistic form in the online shopping onsocial media application. This research uses qualitative descriptive approach. Data and source of data ofthis research is in a written speech form which taken from sellers and buyers who communicate duringonline shopping transaction. Data collection technique uses observation method through intensivereading and writing techniques. Data analysis techniques of this research are through three steps suchas reduction data, presentation data and conclusion. The results obtained are as follows. First, themorphology process found in the registers includes (1) affixation, (2) reduplication, (3) composition, and(4) abbreviation. Second, the syntactic structure found in the register is in the form of ellipsis sentenceswith the subject delegation, predicate and subject with predicate. Third, the form of stylistic variationsfound in the registers include (1) code mixing, (2) interference, and (3) the use of casual variety.Key words: registers, registers morphology, registers syntax, variations of registers stylisticAbstrakRegister Jual Beli Online pada Aplikasi Media Sosial. Register merupakan variasi bahasa yangdigunakan dalam bidang tertentu yang salah satunya penggunaan bahasa dalam jual beli. Olehsebab itu, penelitian ini mengkaji tentang (1) proses morfologis register jual beli online, (2) struktursintaksis register jual beli online, dan (3) wujud variasi stilistik register jual beli online pada beberapaaplikasi media sosial. Peneltian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dan sumberdata penelitian ini ialah tuturan tertulis dari penjual dan pembeli yang berkomunikasi selama prosesjual beli online berlangsung. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak melalui teknikpembacaan intensif dan pencatatan. Teknik analisis data melalui langkah reduksi data, penyajian datadan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut. Pertama, prosesmorfologis yang ditemukan meliputi; (1) afiksasi, (2) reduplikasi, (3) komposisi, dan (4) abreviasi.Kedua, struktur sintaksis yang ditemukan berupa kalimat elipsis dengan pelesapan subjek, predikatserta subjek dan predikat. Ketiga, wujud variasi stilistik yang ditemukan meliputi; (1) campur kode, (2)interferensi, dan (3) penggunaan ragam santai.Kata-kata kunci: register, morfologis register, sintaksis register, variasi stilistik register

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 14, No 2 (2024): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 14, No 1 (2024): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 13, No 2 (2023): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 13, No 1 (2023): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 12, No 2 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 12, No 1 (2022): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 11, No 2 (2021): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 11, No 1 (2021): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 10, No 2 (2020): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 10, No 1 (2020): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 9, No 2 (2019): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 9, No 1 (2019): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 8, No 2 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 8, No 1 (2018): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 7, No 2 (2017): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 7, No 1 (2017): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 6, No 2 (2016): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 6, No 1 (2016): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 5, No 2 (2015): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 5, No 1 (2015): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 4, No 2 (2014): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 4, No 1 (2014): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 3, No 2 (2013): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 3, No 1 (2013): JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) More Issue