cover
Contact Name
Abdul Kadir Jaelani
Contact Email
alanzaelani50@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
alanzaelani50@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25982273     EISSN : 25982281     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 539 Documents
Pemberdayaan Perempuan Melalui Pembuatan dan Pemasaran Tas Anyaman Plastik di Dukuh Bawang, Kelurahan Poleng, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen Puspita, Shafira; Handini, Oktiana
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i2.3991

Abstract

Pemberdayaan perempuan adalah upaya yang dilakukan untuk memperbaiki status dan peranan perempuan melalui pendampingan dalam melakukan suatu hal. Dukuh Bawang, Kelurahan Poleng, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jawa Tengan merupakan tempat dimana pengabdian masyarakat berupa pemberdayaan perempuan dengan pembuatan dan pemasaran tas anyaman plastik ini dilakukan. Hal ini karena masih banyaknya perempuan yang belum memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan dan menghasilkan selain dari pertanian. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi para perempuan di desa untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki. Kegiatan pengabdian yang dilakukan berupa pelatihan keterampilan perempuan dengan pembuatan dan pemasaran tas anyaman yang terbuat dari bahan plastik.
PELATIHAN PACKAGING YANG SUSTANABLE DAN RAMAH LINGKUNGAN DI UKM KAMPUNG JOYORAHARJAN SURAKARTA Murni, Endri Sintiana; Handayani, Endang Sri; Fuad, Figur Rahman
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4638

Abstract

Abstract Joyoraharjan village is a densely populated village. This densely populated village has a creative village empowerment program that supports the Surakarta City tourism awareness program. However, the existing potential needs to be supported by efforts to support the products contained in the village to become selling power and able to boost the residents' economy. The packaging for the products in Joyoraharjan Village has not been able to attract tourists to buy their products. So that the packaging training is held. Training on product packaging in Joyoraharjan Village as a tourism village has been started and in its manufacture through several activities both making logos and making packaging. The final result of the packaging training using printing techniques is in the form of several packaging models that are environmentally friendly and sustainable. Product packaging is made with environmentally friendly and easy-to-obtain manufacturing materials so that they are able to independently package their superior products. Abstrak Kampung Joyoraharjan merupakan kampung padat penduduk. Kampung dengan kondisi lingkungan padat penduduk ini memiliki program pemberdayaan kampung kreatif yang mendukung program sadar wisata Kota Surakarta. Namun, dari potensi yang ada perlu didukung dengan adanya upaya dalam mendukung produk-produk yang terdapat di kampung tersebut menjadi berdaya jual dan mampu mendongkrak perekonomian warga. Packaging pada produk yang terdapat di Kampung Joyoraharjan belum dapat menarik minat wisatawan dalam membeli produknya. Sehingga diadakannya pelatiahan packaging. Pelatihan packaging produk di Kampung Joyoraharjan sebagai kampung wisata mulai dilakukan dan dalam pembuatannya melalui berberapa kegiatan baik membuat logo dan membuat packaging. Hasil akhir dari pelatihan pembuatan packaging dengan teknik cetak ini berupa beberapa model packaging ramah lingkungan dan suistanable. Packaging produk dibuat dengan bahan pembuatan yang ramah lingkungan dan mudah didapatkan sehingga mampu untuk membuat packaging produk-produk unggulan mereka secara mandiri.
MEMPERHATIKAN KARAKTERISTIK BUDAYA DALAM FENOMENA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT Hastuti, Nurnawati Hindra; Supriyadi, Agus
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i2.3883

Abstract

Nilai sosial sebagai petunjuk umum yang telah berlangsung lama, yang  mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menentukan sesuatu itu dikatakan baik atau buruk, pantas atau tidak pantas harus melalui proses menimbang. Hal ini tentu sangat dipengaruhi oleh kebudayaan yang dianut masyarakat. tak heran apabila antara masyarakat yang satu dan masyarakat yang lain terdapat perbedaan tata nilai.Kata kunci: Fenomena, Bermasyarakat
PRODUK PENDAFTARAN TANAH SISTIM LENGKAP BERUPA SERTIFIKAT Samadi, Wibowo Murti; Budiastuti, Shinta Rukmi
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4541

Abstract

We do this Community Service activity with the aim of increasing the understanding of Pulisen residents, especially RT.07 / RW.08 in understanding about obtaining certificates through the PTSL program, this is done incidentally as a State program carried out by BPN The method used in the implementation of this Community Service activity is to use the lecture method, followed by a question and answer (discussion) related to the theme of this activity. Based on observations that we have done some time ago, and also accompanied by the results of interviews that are casual in nature, Pulisen residents, especially RT.07 / RW.08, in understanding about obtaining certificates through the PTSL program this is done incidentally as a State program carried out by BPN, including among others: 1. Low understanding of Prona 2. Low understanding of Ayudication 3. The low level of citizen participation in understanding PTSL
Pemberdayaan Perempuan Melalui Media Online GMeet dalam Meningkatkan Keterampilan Mengajar di Rumah Bagi Guru TK Budi Mulia, Banjarbaru-Kalimantan Selatan Ramadhani, Nindita Kurnia; Handayani, Asih
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i2.4012

Abstract

Pemberdayaan perempuan merupakan suatu upaya untuk membangun kemampuan kaum perempuan melalui proses penyadaran dan pendidikan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberdayaan perempuan melalui media online GMeet dalam meningkatkan keterampilan mengajar di rumah bagi guru TK ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan pelatihan tentang bagaimana menggunakan Google Meet sebagai salah satu media mengajar yang efektif di tengah masa pandemi COVID-19. Sehingga guru-guru tetap dapat tetap mengajar dan memantau perkembangan murid-muridnya. Pengabdian kepada masyarakat ini hendaknya bermanfaat bagi para guru. 
Model Desain Kemasan Untuk Pelaku Usaha Kerupuk Mie Karadenan Bogor di Era New Normal Purnengsih, Iis; Pratama, Dendi; Amzy, Nurulfatmi; Pramudita, Pandu
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4595

Abstract

Seiring era adaptasi kebiasaan baru (new normal) akibat pandemi Covid-19. pelaku industri kecil menengah (IKM) selain mengedepankan fungsi pada umumnya juga harus dapat memperhatikan desain produknya agar dapat mendukung penerapan protokol kesehatan. Sebab, dengan desain yang menarik, daya saing dan nilai jual produk diyakini akan meningkat karena itu desain produk IKM mulai dituntut untuk bisa mendukung implementasi protokol kesehatan. Tujuan artikel ini adalah merancang model desain kemasan untuk para IKM kerupuk mie Karadenan Bogor di era new normal. metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian berbasis praktik (Practice Based Research) dalam upaya mencari informasi, menganalisa data dan memecahkan permasalahan. Dengan komposisi elemen grafis, tipografi, ilustrasi yang epiks sehingga menghasilkan model desain kemasan kerupuk mie yang menarik dan sesuai dengan protokol kesehatan.
PENYULUHAN HUKUM PENGHAPUSAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KEL. PURWOSARI, KEC. LAWEYAN, KOTA SURAKARTA Irpan, YB; Susilowati, Endang Yuliana; Sekartaji, Cindi; Rahman, Zulfi
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i2.4226

Abstract

Forms of domestic violence action in the community Kel. Purwosari, Kec. Laweyan, the city of Surakarta still does not need to be reported by the surrounding community. This is because there is a reason that acts of domestic violence are internal family matters and other people do not need to interfere to then be able to intervene or even report these acts of domestic violence. From the above conditions, it can be seen that not many people know that anyone can report this action to anyone who knows about the incident. This is a mandate from the existence of Law no. 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence. Meanwhile, if you look at the conditions in the community, it turns out that domestic violence is taboo for others to know and it is a shame for the head of the family that he is considered unable to take care of his household affairs properly until he has to commit domestic violence to his family members. In addition, there are also Kelurahan officials who do not know that this is also a collective responsibility in order to minimize the increase in cases of domestic violence in Indonesia. Where this usually leads to divorce in marriage and the psychology of children from victims of domestic violence.
APLIKASI DIGITALIS SEDERHANA DALAM UPAYA PENINGKATAN PEREKONOMIAN PADA KADER KESEHATAN DI DESA JETIS KABUPATEN SUKOHARJO maryatun, Maryatun; Widodo, Sri; Suparmi, Suparmi; Indarwati, Indarwati
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i2.3942

Abstract

Latar Belakang : Kader kesehatan adalah seseorang yang dekat dengan masyarakat dan mebantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kelurahan Jetis terdapat 75% kader adalah rumah tangga yang memiliki pekerjaa tidak tetap, sedangkan sebagai petugas kader kesehatan tidak mendapatkan upah dan hanya diberikan reward untuk periksa kesehatan gratis ke puskesmas sehingga kondisi ini memprihatinkan bagi kesejahteraan kader. Kader kesehatan kelurahan Jetis selama ini hanya membantu mengelola jajanan tradisional dan tidak menjadi penjual jajanan tersebut, tetapi ada kader yang sudah memiliki usaha sendiri tetapi belum memanfaatkan internet atau online. Tujuan : melakukan pembinanaan kader dalam peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam bidang kesehatan pelayanan sederhana perlunya melakukann pembinanaan dalam bidang perekonomian sebagai upaya membantu berdirinya usaha yang dikelola oleh kader bersama-sama secara mandiri. Metode : Pelaksanaan kegiatan meliputi 4 tahap yaitu (1). Pelatihan kader dalam bidang perkenomian, (2). Melatih kader dalam menggunakan aplikasi dalam pemasaran online bisnis, (3). Memberikan tantangan untuk kader dalam pembuatan jajanan sehat yang dapat dikembangkan sehingga meningkatkan pendapatan, (4). Memotivasi dan melakukan pendampingan untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha mereka sendiri. Hasil : 55% kader kesehatan dapat menggunakan aplikasi yang dapat membantu mengelola data posyandu tetapi dapat dijadikan tempat untuk memasarkan dari usaha mandiri kader sehingga dapat meningkatkan perekonomian kader. Kesimpulan : Kegiatan PPDM dengan 4 (empat) tahap dalam meningkatkan Kesejahteraan kader kesehatan Kelurahan Jetis dapat ditingkatkan melalui usaha mandiri dengan strategi marketing yang baik yaitu melalui internet atau online.Kata Kunci : Kader Kesehatan, reward, ekonomi, aplikasi, online.
Penguatan UKM Produk Eksport Berbasis Bahan Baku Lokal Melalui Strategi Peningkatan Kualitas Produk dan Pengelolaan Manajemen Sarwono, Aris Eddy
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.5427

Abstract

This activity is carried out at SMEs made from sheepskin which produce calligraphy ornaments with a market share of 95% in the Middle East. The location of the activity was carried out in Sukoharjo Regency, Central Java. The purpose of this activity is to improve the quality of the products produced and improve the quality of their management. The results of the activities carried out to improve quality are by improving the storage method, the process of managing raw leather and the drying process, while for the management process, the resulting activities are improving managerial and simple bookkeeping for UKM Partners.
MEMBERIKAN PEMAHAMAN TENTANG PENGHAPUSAN ESELON III DAN IV PADA PEGAWAI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BLORA Purwanto, Adi; Nurati, Dian Esti
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2021): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v5i1.4639

Abstract

Bureaucracy has a heavy duty to implement the government’s vision and mission. Therefore, reliable, integrated, honest, capable, and high-motivation personnel are required. Bureaucratic reform should be implemented using master plan of human resource with massive bureaucratic simplification, because the existing bureaucratic is too long. The position of ASN (State Civil Apparatuses) will be based on functional position only, requiring more skill and competency. In bureaucratic reform, ASN faces a problem, that is, government’s plan to remove structural post of echelons III and IV. The government wants to break the too long procedure in bureaucracy and expect to accelerate decision making and to accelerate public service when bureaucratic reduction is implemented. There are some solutions to the problem discussed, among others: a. amending ASN Law, particularly related to ASN position and ASN management; b. reorganizing the institutional structure (central and regional) in order to adapt to the bureaucratic function needed; c. reinforcing the integrated carrier building for ASN personnel emphasizing more on functional position; d. the establishment of work relation pattern and inter-function coordination that can project the quick and simple bureaucratic working system; changing ASN personnel’s mindset into work professionalism-orientation based on merit system. Internal expectation in the discussion resulting from this socialization includes: a) Regency Government gives inadequate socialization to ASNs, so that they have not understood completely the echelon removal policy; b) the echelon officials approaching pension age can accept the echelon removal policy; c) the young and productive echelon officials prefer structural position because they get more facilities and wellbeing than they do in functional position; d) potential staffs often attend education and training, have visionary perspective, and prefer functional position because they can get position promotion more quickly impacting on the increasing income; e) the staffs without structural position prefer functional position because their pension age can be up to 60 years. Recommendation and expectation to be obtained from this socialization is that all ASNs in DLH Blora will acquire complete information on echelon removal plan and keep their working spirit