cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-MARSHAD: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan
ISSN : 24425729     EISSN : 25982559     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan, published by the Observatorium Ilmu Falak, University of Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Indonesia, which includes articles on the scientific research field of Islamic astronomy observatory and others. Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan accepts manuscripts in the field of research includes scientific fields relevant to: Islamic astronomy observatory and others. Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan published Twice a year in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 138 Documents
Parameter Pos Observasi Hilal (POB) di Pondok Assalam Surakarta Machzumy Machzumy
Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan Vol 6, No 2 (2020): Al-Marshad
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jam.v6i2.5244

Abstract

Pos Observasi Bulan Pondok Assalam Surakarta merupakan salah satu POB yang ditetapkan oleh Pemerintah sebagai lokasi pengamatan hilal. Namun penetapan ini sebagai salah satu POB perlu ditelaah lebih lanjut mengingat Pondok Assalam Surakarta berada di tengah-tengah perkotaan dan jauh dari tepi pantai. Penelitian ini menggunakan metode field research dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian hilal yang dapat diamati pada POB ini adalah hilal dengan ketinggian di atas 50, karena terhalang oleh gunung. Selain itu, POB Pondok Assalam Surakarta juga terkendala dengan polusi udara dan cahaya yang mencapai ketinggian 30.
Perancangan Aplikasi Arah Kiblat dan Jadwal Waktu Shalat Berbasis Android AQ-Shalat Sunardi Sunardi; Abdul Fadlil; Muhammad Nashiruddin Darajat
Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan Vol 7, No 2 (2021): Al-Marshad
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jam.v7i2.8029

Abstract

The five daily prayers are an obligation that must be carried out by Muslims every day. Carrying out in accordance with the times that have been determined and facing the Qibla is a virtue in carrying out this obligatory worship. Of course, in this modern era, Muslims should not use their busy lives as an excuse to neglect the command to pray. Therefore, Muslims need to be disciplined in dividing their time. The use of mobile devices as a companion in carrying out daily activities is very common for some people. This is because some cellphones already have more functions and capabilities than just their basic functions. Android as an operating system that can be embedded in mobile devices has the ability to install applications needed by users. In this final project, a prayer application and Qibla direction are developed, it is hoped that Muslims who use mobile devices based on the Android operating system can be helped to continue to carry out worship on time and in accordance with the correct Qibla direction.
Telaah Matematis Perhitungan Arah Kiblat Rumus Cos-Sin Dengan Rumus Tan dalam Dasar- Dasar Ilmu Ukur Segitiga Bola Agus Solikin
Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan Vol 6, No 2 (2020): Al-Marshad
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jam.v6i2.5023

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu telaah matematis terhadap rumus cos – sin dan rumus tan perhitungan arah kiblat dalam ilmu ukur bola, serta relasinya dengan rumus perhitungan arah kiblat dalam literatur falak. Untuk menjawab  masalah tersebut, maka penelitian ini dirancang ke dalam penelitian deskriptif kualitatif, Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diambil kesimpulan  dua hal bahwa, pertama secara matematis rumus cos – sin dan rumus tan  perhitungan arah kiblat dalam ilmu ukur bola memiliki relasi dengan rumus perhitungan arah kiblat dalam literatur falak yaitu aturan cos dan sin  segitiga bola. Kedua, ada bentuk rumus arah kiblat lain namun jarang diketemukan dalam literatur falak.
Pembelajaran Ilmu Falak di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Munawir Pasaribu
Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan Vol 6, No 2 (2020): Al-Marshad
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jam.v6i2.5251

Abstract

Pembelajaran ilmu falak  dilaksanakan oleh program studi eksakta atau program studi  sainstek. Jika dilihat dari program studi di lingkungan perguruan tinggi Islam yaitu UIN, IAIN atau PTKIS maka pembelajaran ilmu falak ini di bawah fakultas Syariah. Peminat yang ingin masuk dalam program studi ini sangat rendah. Walaupun diketahui ilmu falak dipelajari oleh program studi tertentu namun ada dibeberapa fakultas menjadikan ilmu falak salah satu mata kuliah wajib fakultas, seperti di Fakultas Agama Islam Universitas Muhamamdiyah Sumatera Utara. Penelitian ini menemukan bahwa pembelajaran ilmu falak bagi mahasiswa sangat menyenangkan dan materi pembelajarannya tidaklah sulit, dosen pengampu mata kuliahnya sesuai dengan keahliannya.
Pengembangan Media Pembelajaran Astronomi Rasi Bintang untuk Anak Usia Dini Muhammad Qorib; Zailani Zailani; Radiman Radiman; Amrizal Amrizal; Abu Yazid Raisal
Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan Vol 7, No 2 (2021): Al-Marshad
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jam.v7i2.8057

Abstract

Astronomy is important to be introduced and taught to children because many things related to it are closely related to the actual lives of children. To introduce astronomy to children, the thing that is most considered as an obstacle is the availability of astronomical tools and the practical use of children learning astronomy. The method used in this research is Research and Development (research and development). Based on the assessments of the two validators for the media, the average value obtained is 76.88%. In terms of media, this constellation board is categorized as quite feasible to be developed. Based on the assessments of the two validators for the material, the average value obtained is 80.36%. From a media perspective, this constellation board is in the category worthy of being developed. The average validation from media experts and material experts was obtained at 78.62% with a fairly decent category.
Rumus Arah Kiblat Saadoeddin Djambek Perspektif Spherical Trigonometry fatmawati .; Muhammad Shuhufi; Rahma Amir; Saiyed Amar Ahmad
Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan Vol 6, No 2 (2020): Al-Marshad
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jam.v6i2.5092

Abstract

Saadoeddin Djambek adalah tokoh yang sangat berperan dalam memperkenalkan rumus-rumus ilmu falak yang didaptasi dari rumus astronomi. Hal yang menarik bagi peneliti adalah tentang komparasi rumus arah kiblat Saadoeddin Djambek ditinjau dari teori spherical trigonometry dalam hubungannya tentang eksistensi suatu teori lama dan teori baru dalam satu bidang kajian ilmu Penelitian ini mengukur tingkat akurasi rumus. Hal ini karena rumus dipaparkan secara sederhana dengan rumus turunan berasal dari sumber yang sama maka hasil perhitungannya juga akan sama. Dengan demikian akan tersedia opsi/pilihan rumus yang dapat digunakan dalam pengukuran arah kiblat sehingga pengukuran arah kiblat akan lebih mudah dan sederhana.
Pemikiran Syeikh Thahir Jalaluddin tentang Awal Waktu Shalat dalam Kitab Pati Kiraan Siti Muslifah
Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan Vol 6, No 2 (2020): Al-Marshad
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jam.v6i2.5374

Abstract

Thahir Jalaluddin seringkali disebut sebagai tokoh falak Indonesia pertama. Pemikirannya berbeda dengan kitab lain yang juga memakai logaritma dalam perhitungannya. Artikel ini membahas bagaimana Thahir Jalaluddin memformulasikan perhitungan waktu shalat dalam kitab Pati Kiraan. Artikel disusun menggunakan metode library research dengan deskriptif-analitik untuk menganalis dan mendeskripsikan pemikirannya. Kesimpulan yang diperoleh bahwa pemikiran Thahir Jalaluddin banyak dipengaruhi oleh guru-gurunya, terlihat pada penggunaan tabel logaritma sebagai media menghitung. Konsep astronomi modern juga dipakai dalam menghisab waktu shalat, seperti konsep koreksi dalam menentukan ketinggian Matahari. Konsep matematika yang dipakai sudah menggunakan teori spherical trigonometry walaupun dalam merumuskannya masih sangat rumit apabila dibandingkan dengan tokoh falak yang sezaman dengannya dimana sama-sama memakai logaritma dalam menghitung.
Menghitung Diameter Mare Bulan dengan Menggunakan Teleskop dan Kamera CCD singgih prana putra
Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan Vol 7, No 2 (2021): Al-Marshad
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jam.v7i2.7743

Abstract

The moon is the only natural satellite of the earth in space that has many variety of surface profiles. These profiles are Crater and Maria. Lunar maria and craters vary widely in size from small to large. This journal aims to measure the diameter of the lunar mare using a comparison of the pixel values of the image and laptop screen as well as the specifications of the refractor telescope and CCD camera. This method also aims to be used with or without a telescope like using only DSLR cameras. The Maria that we measured its diameter were Nectaris, Serenitatis, Tranquilitatis and Vaporum. These Maria are close to the center of the lunar circle to avoid the darkening effect. The diameters of the mare Nectaris, Serenitatis, Tranquilitatis and Vaporum are 380.5 km, 651.5 km, 439.9 km and 323.1 km, respectively, with an error range of 3.38 49.77 %.
Problematika Syafak dan Fajar dalam Menentukan Waktu Salat Isyak dan Subuh Marataon Ritonga
Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan Vol 7, No 2 (2021): Al-Marshad
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jam.v7i2.8200

Abstract

The issue of syafaq and fajr resurfaced when the ISRN UHAMKA institute presented the results of its research related to the position of syafaq and fajr using Sky Quality Meter (SQM) and All Sky Camera (ASC). The results showed that the time for the Isha prayer was too long and the Fajr too early. Meanwhile, in Indonesia, the sun's altitude that has been used so far through the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia and Islamic organizations ranges from -18 degrees for Isha prayer time and -20 degrees for fajr prayer time. The results of several studies that have been carried out have obtained varying results ranging from -13 to -20 degrees. The purpose of this study is to find out the problems that exist in determining the sun's altitude for the Isha and Fajr prayers time. This study shows that there are differences in criteria in determining the sun's altitude for the Isha and Fajr prayer times.
Tinjauan Astronomi Terhadap Hisab Gerhana Bulan dalam Kitab Ittifāq Żāt al-Bain Karya Moh. Zubair Abdul Karim Hasna Tuddar Putri
Al-Marshad: Jurnal Astronomi Islam dan Ilmu-Ilmu Berkaitan Vol 6, No 2 (2020): Al-Marshad
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jam.v6i2.5186

Abstract

Penentuan gerhana salah satu hisab yang memiliki algoritma yang rumit. Peranan astronomi membantu memahami hisab gerhana dalam kitab Ittifāq Żāt al-Bain menjadi lebih mudah. Istilah dalam hisab gerhana Bulan kitab tersebut bisa diterjemahkan dalam bahasa astronomi murni. Keduanya bisa saling memberi kontribusi dalam hisab gerhana bulan dari segi data maupun algoritma. Kitab tersebut mengkombinasikan data, algoritma klasik dan modern. Jika ditinjau dari segi astronomi, hisab gerhana bulan dalam kitab tersebut memiliki kekurangan dalam ketelitian dari segi data. Algoritmanya lebih minimalis daripada algoritma hisab gerhana bulan dalam astronomi modern. Namun kitab Ittifāq Żāt al-Bain memberi warna baru terhadap hisab gerhana Bulan.

Page 9 of 14 | Total Record : 138