cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
AL-JAZARI JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
ISSN : 25024922     EISSN : 26150867     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini membuat Jurnal Ilmiah hasil-hasil penelitian Teknik Mesin, Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Mei dan Nopember dan terdaftar di LIPI dengan kode persi cetak p-ISSN 2502-4922 dan persi online e-ISSN 2615-0867.
Arjuna Subject : -
Articles 217 Documents
OPTIMASI PARAMETER STRATEGI PEMOTONGAN 2D CONTOUR CNC MILLING TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN KEBULATAN DENGAN METODE TAGUCHI DAN ANOVA Aditya Nugraha; FX Ristiawan Tri Saputro; Arif Kurniawan
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 8, Issue 1, Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v8i1.10470

Abstract

Perkembangan teknologi mengalami perubahan yang sangat pesat terutama pada sektor industri manufaktur. Penggunakan mesin milling CNC menjadi salah satu proses pemesinan dalam industri manufaktur. Penelitian ini melakukan optimasi parameter strategi pemotongan dari 2D Contour terhadap kekasaran permukaan pada material mild steel dan kebulatan pada diameter Ø32 mm. Penelitian ini menggunakan metode Taguchi untuk mendapatkan kombinasi terbaik dari parameter strategi pemotongan dan metode ANOVA yang berguna untuk mendapatkan seberapa besar pengaruh dari faktor parameter strategi pemotongan. Pengujian kekasaran permukaan menggunakan alat ukur Surface Roughness Tester Mitutoyo SJ-210 dan metode pengujian kebulatan dengan alat ukur 3-Point Micrometer 30-35mm Tesa. Parameter optimal yang diperoleh untuk mendapatkan hasil kekasaran permukaan yang rendah yaitu depth of cut 0,5 mm, feed rate 0,05 mm/menit dan spindle speed 2000 rpm. Variabel yang mempengaruhi hasil kekasaran adalah 91,4% depth of cut, feeding 5,4%, spindle speed  2,3%. Kebulatan dalam penelitian ini memperoleh hasil parameter yang optimal dengan depth of cut 0,5 mm, feed rate 0,05 mm/menit dan spindle speed 2000 rpm. Variabel depth of cut  berpengaruh sebesar 89,01%, sedangkan feeding dan spindle speed sebesar 5,35%.Kata kunci : milling CNC, strategi pemotongan, kekasaran permukaan, kebulatan
ANALISIS VARIASI BEBAN PENUMPANG TERHADAP EFISIENSI GAYA PENGEREMAN PADA SISTEM REM ANTI LOCK BRAKING (ABS) DAN NON ABS Dodik Purwanto; Puji Saksono; Marsius Ferdnian
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 9, Issue 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i1.14439

Abstract

Sistem rem berfungsi mengontrol kecepatan, menahan beban dan berat dari kendaraan. Adanya teknologi sistem anti lock braking (ABS) diharapkan mampu meningkatkan kinerja sistem rem terutama efisiensi gaya pengereman. Penelitian dilakukan pada kendaraan Toyota Avanza tipe 1.3 G dengan sistem rem ABS dan non ABS. Variasi beban pada 103,5 kg, 183 kg, 274,55 kg, dan 362,3 kg. Hasil penelitian didapatkan bahwa hubungan antara beban penumpang terhadap efisiensi gaya pengereman berbanding terbalik. Semakin besar beban penumpang maka nilai efisiensi gaya pengereman semakin kecil. Pada beban yang sama, efisiensi gaya pengereman pada sistem rem ABS lebih tinggi dibanding non ABS. Pada beban 103,5 kg nilai efisiensi rem ABS 62,2% sedangkan non ABS 60%, pada  beban 183 kg nilai efisiensi rem ABS  53,7% sedangkan non ABS 51,6%, pada beban 274,55 kg nilai efisiensi rem ABS 46,8% sedangkan non ABS 44,3%, dan pada beban 362,3 kg maka nilai efisiensi rem ABS 40,9% sedangkan rem non ABS 38%.Kata Kunci : variasi beban, sistem rem, pengujian, efisiensi pengereman 
Analisis Sifat Mekanik Sambungan Las Smaw Pada Rangka Motor Gl Max Neotech Dengan Variasi Kuat Arus Dan Jenis Elektroda Melalui Pendinginan Cepat Menggunakan Media Oli Kaka Denawa Martha Yoga; Muhammad Rizal Febriansyah; Moh. Nor Ali Aziz
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 10, Issue 1, Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v10i1.16341

Abstract

Kenyamanan saat berkendara sangat penting. Rangka atau chasis sepeda motor berfungsi untuk menghubungkan bagian motor dengan mesin. Selain itu, rangka dan chasis berfungsi untuk mengurangi getaran. Menurut Labertus (2007), dalam penelitian tentang sifat mekanis dan fisis material rangka dan chasis sepeda motor, baja ringan adalah pilihan terbaik. Proses pengelasan sangat penting dalam pembuatan rangka dan chassis. Pengelasan arus metal terlindung (SMAW) dapat digunakan untuk pengelasan baja ringan. Namun, panas pengelasan yang tidak merata yang dihasilkan oleh proses ini tidak menghilangkan kemungkinan tegangan sisa dan perubahan sifat mekanik pada bagian tertentu. Dalam penelitian tentang analisis kekerasan dan pengujian tarik terhadap pengelasan baja SS400 berkualitas tinggi menggunakan variasi arus listrik las SMAW (Shielded), untuk hasil terbaik variasi arus pengelasan logam SS400 dengan arus listrik 60A, 80A,100A dan jenis kawat las NK68,RD260 dan RD460 dengan media pendingin oli. Dari pengujian yang telah kami lakukan nilai kekerasan tetinggi diperoleh pada daerah HAZ dengan ampere 80A menggunakan elektroda RD260 dengan nilai 52,7 HRC dan nilai kekerasan tertinggi pada daerah logam las diperoleh dengan ampere 80A menggunakan elektroda RD260 dengan nilai 53,2 HRC sedangkan tidak menutup kemungkinan hasil dari pengelasan menggunakan ampere 60A mendapatkan nilai kekerasan yang rendah. Dari pengujian kekerasan dapat disimpulkan bahwa semakin besar arus ampere yang digunakan maka nilai kekerasan pada daerah HAZ semakin turun. Dari hasil analisis pengujian tarik didapatkan tegangan maximum diperoleh dengan menggunakan elektroda jenis RD260 dan RD460 dengan ampere 100A menunjukan tegangan maximum sebesar 15,7kg dan regangan maximum diperoleh menggunakan elektroda jenis RD460 dengan ampere 100A. Hasil dari data pengujian tarik dapat disimpulkan bahwa semakin besar ampere yang digunakan pada proses pengelasan akan menghasilkan tegangan dan regangan semakin besar.Kata kunci: rangka,las SMAW,uji kakerasa ,uji tarik
ANALISA PENGARUH FRAKSI VOLUME TERHADAP SERAT/SERBUK KAYU MAHONI (SWIETENIA MAHOGONI) TERHADAP PENGUJIAN IMPAK MENGGUNAKAN CAIRAN NaOH BERMATRIK POLIESTER saifullah arief
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 8, Issue 2, Nopember 2023
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v8i2.12587

Abstract

ABSTRAK Pohon mahoni memiliki nama latin Swietenia Mahagoni ,Pohon mahoni tersebar tumbuh di pulau jawa,Sulawesi dan Kalimantan,Karna sering dipakai buat pembangunan rumah , bangunan tradisional dan furniture jd limbah serbuk kayu mahoni sangatlah melimpah, Serbuk gregaji adalah mutiran yang dihasilkan dari proses penggregajian. Serbuk serbuk gregaji ini dapat diperoleh dari beragam sumber, seperti limbah pertanian dan perkayuan. Jumlah serbuk geregaji yang dihasilkan dari eksploitasi/pemanenan dan pengolahan kayu bulat sangat banyak. Produksi total kayu geregaji Indonesia mencapai 2,6 juta m3 pertahun. Dengan asumsi sebanyak 1,4 juta m3 pertahun dan angka ini cukup besar karena mencapai sekitar separuh produksi kayu geregaji ( pari,dkk,2002). Balai Pelatihan hasil Hutan (BPHH) pada kilang penggregajian di Sumatra dan Kalimantan serta Perum perhutanan di jawa menunjukan bahwa rendamen rata-rata penggregajian adalah 45% sisanya, Maka dari itu saya selaku penulis berinisiatif untuk memanfaatkan limbah serbuk kayu mahoni tersebutuntuk menjadi bahan campuran material terbarukan. Dari hasil pengujian Impak yang saya lakukan fraksi volume   ,30 %,50 % dan 70 %. Perlakuan allkalisasi serat memakai NaOH 5% , 2 jam dan variasi volume 10% , 30%,  50%, 70%. Hasil pengujian impek didapatkan nilai kekutan tertinggi ada pada serat yang persentasenya 70% sebesar 0.059 J
ANALISA PENGARUH TEMPERATUR TEMPERING PADA PROSES HEAT TREATMENT BAJA ST.40 TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO suwarto - polnes
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 9, Issue 2, Nopember 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i2.16659

Abstract

Hardening merupakan proses perlakuan panas pada baja yang bertujuan untuk meningkatkan kekerasan baja. Oleh karena itu pada baja tersebut perlu dilakukan proses lanjut yaitu tempering untuk menurunkan tegangan dalam dan kerapuhan hingga memenuhi syarat penggunaan. Metode yang digunakan adalah experimental research. Spesimen uji yang digunakan baja ST.40. Penelitian ini dilakukan dengan memanaskan spesimen uji pada suhu pemanasan 9000C selama 90 menit, dan kemudian dilanjutkan proses Heat Treatmen dengan pendingin oli. Lalu ditemper dengan variasi suhu 2000C, 3000C, 4000C, 5000C dan 6000C selama 30 menit. Setelah itu spesimen diuji terhadap sifat mekanik serta dilihat mikrostrukturnya. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu tempering, kekerasan cenderung menurun dan tidak berpengaruh terhadap kekuatan tarik, sedangkan regangan total semakin meningkat. Hal ini menunjukkan spesimen semakin ulet disebabkan oleh semakin besarnya ukuran butiran ferit dan perlit. Kekerasan rata-rata terendah adalah 200,64 VHN pada suhu tempering 6000C. Kekuatan tarik rata-rata terendah adalah 27,31 kg/mm2 berada pada suhu tempering 5000C.
Analisa Sifat Mekanik Baling-Baling Perahu Ketinting Berbahan Dasar Limbah Alumunium Kampas Rem dan Limbah Alumunium CVT rendi ,; Muhammad Abduh; Saifullah Arief
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 8, Issue 1, Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v8i1.10594

Abstract

Perahu ketinting adalah perahu tradisional Indonesia yang umumnya digunakan untuk transportasi di sungai dan danau. Biasanya, perahu ini menggunakan mesin bensin yang terhubung dengan baling-baling berbahan alumunium. Limbah alumunium seperti bekas kampas rem dan bekas CVT memiliki potensi untuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan baling-baling perahu ketinting dengan menggunakan teknologi daur ulang. Studi ini bertujuan untuk menguji sifat mekanik baling-baling perahu ketinting yang dibuat dari limbah alumunium kampas rem dan limbah alumunium CVT. Metode yang digunakan adalah membandingkan sifat mekanik baling-baling perahu ketinting yang dijual di pasaran dengan yang dibuat dari limbah alumunium kampas rem dan CVT. Hasil studi menunjukan bahwa komposisi campuran antara limbah kampas rem dengan limbah CVT yang paling mendekati kekerasan baling-baling yang dijual dipasaran adalah komposisi 35 persen limbah kampas rem dan 56 persen limbah CVT. Pencampuran limbah kampas rem yang terlalu banyak akan menyembabkan terjadinya penurunan tingkt kekerasan sedangkan pencampuran limbah CVT yang banyak akan meningkatkan kekerasan.
PENGARUH VARIASI KUAT ARUS DAN KECEPATAN PENGELASAN SUBMERGED ARC WELDING (SAW) PADA BAJA AISI 1526. TERHADAP KEKERASAN SERTA UJI STATISTIKNYA wajilan - polnes
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 9, Issue 2, Nopember 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i2.14677

Abstract

Pengelasan adalah suatu proses penyambungan dua logam dimana logam menjadi satu akibat adanya panas dengan atau tanpa tekanan. Las SAW merupakan bentuk pengelasan yang banyak digunakan untuk fabrikasi. Luasnya pemakaian las SAW disebabkan karena pengelasan dapat dilakukan secara otomatis dan memiliki keandalan yang tinggi. Ketangguhan las dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya masukan panas, kuat arus, filler, fluks,dan kecepatan pengelasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat arus dan kecepatan pengelasan pada proses las busur rendam terhadap kekerasan. Percobaan dilakukan menggunakan bahan baja AISI 1526 dengan variasi kuat arus DC yaitu 300 Ampere, 350 Ampere, 400 Ampere,dan 450 Ampere dengan kecepatan pengelasan 1 mm/detik, 2 mm/detik,3 mm/detik dan Tegangan 35 volt. Pengujian diawali dengan menguji daerah las kemudian  daerah HAZ. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Kuat arus dan kecepatan pengelasan mempengaruhi kekerasan baik di daerah HAZ maupun di daerah Kampuh las dengan bentuk polynomial, sedangkan kuat arus yang sesuai adalah 350 A dan kecepatan pengelasan 2 mm/detik
RANCANG BANGUN BRACKET SISTEM STEERING RODA DEPAN PADA PROTOTIPE MOBIL LISTRIK HEULANG GALUNGGUNG Irfan Aditia Pratama; Anes Inda Rabbika
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 9, Issue 1, Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v9i1.14239

Abstract

Bracket sistem steering roda depan merupakan salah satu komponen kendaraan roda empat yang berfungsi sebagai penopang atau dudukan dari poros roda dan sistem kemudi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alur perancangan, proses manufaktur, serta pengujian dengan metode Finite Element Analysis. Perancangan gambar teknik (CAD), program NC (CAM), dan Finite Element Analysis (FEA) menggunakan software Solidworks dan proses manufaktur menggunakan mesin milling CNC. Hasil perancangan didapatkan jenis material yang digunakan adalah Alumunium 6061-T6. Proses pengujian menggunakan metode FEA dengan variasi beban 100 N, 125 N, dan 150 N. Beban maksimal 150 N didapatkan hasil pengujian menunjukan bahwa nilai Von mises stress adalah 438325,09 N/mm2, besar nilai displacement yang terjadi sebesar 0,000293 mm, nilai minimum safety factor adalah 125,86. Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa bracket sistem steering roda depan yang didesain aman digunakan maksimal beban 150 N. Kata kunci : Bracket, CAD, CAM, FEA
Peningkatan Peforma Design Gasifier Tipe Downdraft Dengan Variasi Jumlah Aliran Udara Rizki Hidayat; Purbo Suwandono; Wisnu Setyo Catur Pambudi; Hanif Dwi Saputra
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 10, Issue 1, Mei 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v10i1.16257

Abstract

Penelitian ini membahas tentang konversi biomassa menjadi energi menggunakan teknologi gasifier tipe downdraft, yang dikenal efisien dalam menghasilkan gas sintetis (syngas) sebagai sumber energi. Gasifier ini beroperasi dengan membakar biomassa dalam kondisi oksigen yang terbatas, sehingga aliran gas yang dihasilkan bergerak ke bawah, meningkatkan efisiensi konversi dan mengurangi emisi. Namun, salah satu tantangan yang dihadapi adalah tingginya kandungan tar dalam syngas yang dihasilkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan memperbaiki desain reaktor gasifier agar distribusi bahan bakar lebih merata. Pelet kayu dipilih sebagai bahan bakar utama karena memiliki kelembaban yang rendah, sehingga meningkatkan nilai kalor dan efisiensi pembakaran. Penelitian dilakukan di Laboratorium Proses Produksi dan Laboratorium Konversi Energi Universitas Widyagama Malang, dengan berbagai variasi masukan udara (2:6 m/s, 4:4 m/s, dan 6:2 m/s) untuk mengoptimalkan produksi syngas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi masukan udara 4:4 m/s memberikan hasil terbaik dengan kandungan hidrogen (H2) tertinggi sebesar 80-90 PPM, metana (CH4) terendah sebesar 60-70 PPM, dan karbon monoksida (CO) sebesar 60-70 PPM. Variasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas syngas, karena kandungan H2 yang tinggi dan CH4 yang rendah berkontribusi pada nilai kalor yang lebih tinggi serta dampak lingkungan yang lebih baik. Penelitian ini menegaskan bahwa pengaturan masukan udara yang tepat sangat penting untuk meningkatkan efisiensi produksi syngas dan mengurangi emisi berbahaya.
Rancang Bangun Dan Uji Coba Alat Uji Jominy Terhadap Kekerasan Material Muhammad Fathoni Nasrullah
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 8, Issue 2, Nopember 2023
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/al-jazari.v8i2.12361

Abstract

Dalam era kemajuan ilmu dan teknologi, tuntutan kerja cepat, efisien, dan berkualitas muncul. Peningkatan kecepatan produksi dan kualitas produk dapat dicapai dengan memanfaatkan mesin. Material elemen mesin umumnya menggunakan logam, di mana kekerasan logam menjadi faktor krusial dalam pemilihan elemen mesin. Penelitian ini menguji Baja ST 42 menggunakan alat uji jominy. Proses melibatkan pemanasan spesimen menggunakan oven laboratorium dan pendinginan instan menggunakan alat uji jominy. Hasil analisis rancangan alat menunjukkan dimensi dan spesifikasi sesuai standar ASTM A255. Dalam uji eksperimental, spesimen jominy menunjukkan rata-rata kekerasan 77.8 HRB, lebih tinggi dari bahan mentah (76.5 HRB). Namun, spesimen quenching memiliki kekerasan 74.3 HRB, lebih rendah. Dalam kesimpulan, spesimen jominy memiliki nilai kekerasan tertinggi, sementara spesimen quenching memiliki nilai terendah. Hasil ini memberikan pandangan tentang pengaruh metode perlakuan panas terhadap sifat kekerasan logam.