cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Numeracy : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 23550074     EISSN : 25026887     DOI : -
Core Subject : Education,
Numeracy Journal is a journal on mathematics education. The Journal publishes articles comprising on mathematics learning, critical study of mathematics learning, classroom action research research on mathematics curriculum, learning method of mathematic, learning media of mathematic, research on mathematics assessment, and research on the development of mathematics learning.
Articles 201 Documents
RESIKO OPERASIONAL DALAM BIDANG ASURANSI Amsal Loviansi
Jurnal Numeracy Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.109 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v2i2.165

Abstract

Krisis finansial dapat berwujud runtuhnya bursa efek, krisis mata uang, perbankan dan resesi. Resiko operasional melibatkan resiko dalam berbagai masalah Misalnya, kesalahan transaksi, peristiwa eksternal seperti banjir, gempa bumi, atau kebakaran serta Tindakan Resiko.Kriteria pengukuran yang terkait dalam Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Bayesian untuk estimasi parameter dan menghitung kebutuhan modal dan fungsi asuransi. Peran yang penting dalam asuransi yang berfungsi mengurangi dampak keuangan dari kerugian operasional bank. Asuransi dapat digunakan sebagai alat untuk mengurangi dampak keuangan dari resiko operasional bagi bank, yang berarti bahwa jenis tertentu dari asuransi terhadap resiko operasional menyebabkan tingkat yang lebih rendah dari modal minim dialokasikan untuk kategori resiko tertentu.
DESAIN PEMBELAJARAN OPERASI PECAHAN MENGGUNAKAN KERTAS BERPETAK DI KELAS IV Lukluk Khuriyati
Jurnal Numeracy Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.102 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v2i2.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan lintasan belajar untuk membantu siswa dalam memahami operasi pecahan dengan menggunakan kertas berpetak di kelas IV SD. Penelitian ini berdasarkan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah design research type validation study yang bertujuan untuk membuktikan teori-teori pembelajaran. Desain research terdiri dari tiga tahap; desain pendahuluan, desain percobaan, dan retrospective analysis. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 130 Palembang dengan melihatkan siswa kelas IV yang berjumlah 38 siswa. aktivitas-aktivitas pembelajaran yang dilakukan siswa meliputi: 1) memahami arti pecahan, 2) menemukan pecahan senilai, dan 3) memahami konsep operasi pecahan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui serangkaian aktivitas yang telah dilakukan membantu siswa dalam pembelajaran operasi pecahan.
HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN MENELITI DAN PEMBUATAN SKRIPSI MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Rully Charitas Indra Prahmana
Jurnal Numeracy Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.634 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v2i2.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterampilan meneliti terhadap hasil pembuatan skripsi mahasiswa program studi pendidikan matematika. Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara keterampilan meneliti terhadap hasil pembuatan skripsi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai dalam bentuk korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa angkatan 2010 progam studi pendidikan matematika STKIP Surya, Tangerang, dengan sample penelitiannya adalah seluruh mahasiswa angkatan 2010 program studi pendidikan matematika STKIP Surya yang telah menyelesaikan sidang skripsi. Data yang dikumpulkan menggunakan angket yang terdiri dari 25 butir pertanyaan dengan tingkat reliabilitas yang tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara keterampilan meneliti terhadap hasil pembuatan skripsi, yang berarti semakin tinggi keterampilan mahasiswaa dalam melakukan penelitian, maka hasil pembuatan skripsi mahasiswa juga semakin tinggi.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MELALUI PENDEKATAN PROBLEM SOLVING PADA MATERI LIMAS KELAS VIII MTSN MODEL BANDA ACEH Rimilda
Jurnal Numeracy Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.335 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v2i2.171

Abstract

Matematika tidak hanya sekedar alat bantu berpikir, alat untuk menemukan pola, menyelesaikan masalah atau mengambil kesimpulan, tetapi matematika juga sebagai suatu alat yang berharga untuk mengkomunikasikan berbagai ide secara jelas, tepat, dan cermat. Selain itu, materi matematika juga mengandung aspek komunikasi yang digunakan untuk dapat menyelesaikan soal pemecahan masalah yang diberikan. Komunikasi matematika dapat diartikan sebagai suatu kemampuan siswa dalam menyampaikan sesuatu yang diketahuinya melalui peristiwa dialog, saling hubungan yang terjadi di lingkungan kelas atau terjadi pada tempat pengalihan pesan. Sedangkan problem solving dalam matematika adalah proses seorang siswa atau kelompok siswa (cooperative group) menerima tantangan yang berhubungan dengan persoalan matematika yang penyelesaian dan caranya tidak langsung bisa ditentukan dengan mudah. Adapun tujuan penulisan makalah ini yaitu untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal pada materi limas kelas VIII MTsN Model Banda Aceh. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan yaitu melalui pendekatan problem solving. Berdasarkan hasil uji coba melalui pendekatan problem solving pada materi limas di kelas VIII MTsN Model Banda Aceh dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal memperoleh skor rata-rata 71,3. Dari hasil tersebut mengungkapkan bahwa pemberian soal melalui pembelajaran dengan pendekatan problem solving dapat diterapkan khususnya pada materi limas.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECHAN MASALAH MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK PADA MATERI PELUANG Eva Maulida; Lili Kasmini; Rita Novita
Jurnal Numeracy Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.159 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v2i2.175

Abstract

Matematika merupakan ilmu dasar yang harus kita kuasai untuk bisa memahami ilmu lainnya. Dan selama ini pembelajaran matematika cenderung berjalan satu arah, siswa tidak dididik untuk menemukan konsep sendiri, sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai dengan baik. Begitu juga halnya pada pelaksanaan pembelajaran materi peluang, siswa tidak dibiasakan untuk menemukan sendiri konsep-konsep peluang, sehingga siswa menjadi pasif dalam belajar. Oleh karena itu salah satu pendekatan pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa adalah melakukan pendekatan pembelajaran Matematika Realistik. pendekatan ini merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang yang diawali dengan dunia nyata dan bisa menemukan sendiri konsep-konsep matematika sehingga melibatkan siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran, sedangkan guru berperan sebagai pembimbing atau tutor. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X MAN 3 Banda Aceh yang berjumlah 124 siswa, sampel yang di ambil yaitu kelas X IPS 1 dan X IPS 2. Instrument yang digunakan adalah tes awal dan tes akhir, data tersebut diolah dengan menggunakan statistik. Berdasarkan rumus uji t dengan taraf siknifikan α = 0,05 dan derajat kebebasan 49 dari tabel distribusi t diperoleh t tabel : t0,975(49) = 2,44, Dan t hitung = 1,69. sehingga thitung > t(tabel) yaitu 2,44 > 1,67, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan matematika Realistik lebih baik dan meningkat dibandingkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional pada materi peluang.
ANALISA PERTUMBUHAN PENDUDUK YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERSEDIANYA JUMLAH SEKOLAH DI KABUPATEN DELI SERDANG Ratna Wahyuni
Jurnal Numeracy Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.629 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v2i2.179

Abstract

Pertumbuhan penduduk usia pra sekolah mengalami peningkatan mencapai ± 11 % yaitu dari 198.545 jiwa menjadi 222.534 jiwa dan peningkatan jumlah siswa mencapai ± 13 % sedangkan penambahan sekolah mencapai ± 8 % yaitu dari 814 sekolah menjadi 885 sekolah. Penelitian dilakukan dengan pengambilan data di Badan Pusat Statistik Deli Serdang, dengan populasi adalah seluruh siswa Tingkat Dasar di Kabupaten Deli Serdang yang berjumlah ± 897.890. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 1 Tingkat Dasar di Kabupaten Deli Serdang yang berjumlah ± 198.333.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN CTL PADA MATERI PELUANG KELAS X SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Sri Muryani
Jurnal Numeracy Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.031 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v2i2.183

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana model pembelajaran CTL digunakan oleh guru Matematika di SMA Negeri 3 Banda Aceh?, (2) bagaimana guru mengembangkan model pembelajaran CTL dalam pembelajaran Matematika yang dilakukannya?, dan (3) bagaimana persepsi siswa kelas X terhadap pembelajaran guru Matematika yang menggunakan model pembelajaran CTL di SMA Negeri 3 Banda Aceh?. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui pelaksanaan model pembelajaran CTL yang digunakan oleh guru Matematika di SMA Negeri 3 Banda Aceh, (2) untuk mengetahui pengembangan model pembelajaran CTL dalam pembelajaran Matematika yang dilakukannya, dan (3) untuk mengetahui persepsi siswa kelas X terhadap pembelajaran guru. Guru adalah komponen utama yang paling berperan dalam peningkatan hasil belajar siswa, oleh karena itu guru harus menguasai sejumlah metode pembelajaran. Hasil penelitian ini hendaknya bermanfaat bagi semua pihak dalam rangka peningkatan mutu pendidikan terutama: Bagi siswa, Bagi Guru, Bagi Sekolah. Ruang lingkup dalam penelitian ini adalah hanya pada materi Peluang. Materi tersebut merupakan materi pada mata pelajaran matematika kelas X semester genap pada kurikulum 2013. Berdasarkan rumusan masalah di atas hipotesis dalam penelitian ini adalah diduga melalui pembelajaran CTL pada materi Peluang, siswa dapat peningkatan hasil belajar. Pendekatan yang digunakan dalam metode ini adalah kualitatif. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini akan dilaksanakan observasi dan tes. Dengan Penerapan Metode Pembelajaran CTL, terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Dibuktikan dengan hasil nilai ketuntasan dari 66,7% pada siklus I dan menjadi 93,3% pada akhir siklus II.
DESAIN PEMBELAJARAN SUDUT PADA BANGUN RUANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN PMRI DI KELAS X Yulianita; Somakim; Ely Susanti
Jurnal Numeracy Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.37 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v3i1.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lintasan belajar yang dapat membantu siswa memahami materi bentuk sudut pada bangun ruang dengan menggunakan PMRI di kelas X. Design research dipilih sebagai jenis penelitian untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam penelitian ini, serangkaian aktivitas pembelajaran didesain dan dikembangkan berdasarkan hipotesis proses pembelajaran siswa. Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah pendekatan PMRI dengan melibatkan 40 orang siswa kelas X SMA Negeri 15 Palembang. Penelitian ini menghasilkan Learning Trajectory (LT) yang memuat serangkaian proses pembelajaran dalam 2 aktivitas yaitu memahami cara menentukan sudut dari dua garis yang bersilangan dan cara menentukan sudut antara garis dan bidang dalam bangun ruang. Hasil dari percobaan pembelajaran menunjuk bahwa dengan pendekatan PMRI dapat menentukan konsep sudut pada bangun ruang Dengan adanya lintasan belajar mulai dari pembuatan bangun ruang dengan pipet plastik sampai dengan penentuan sudut pada bangun ruang dengan dua garis dan antara garis dan bidang dapat membantu pemahaman, penalaran siswa untuk materi sudut pada bangun ruang.
BERPIKIR REFLEKTIF SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI PERBEDAAN GAYA KOGNITIF Ahmad Nasriadi
Jurnal Numeracy Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.471 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v3i1.195

Abstract

Salah satu tujuan pembelajaran matematika di sekolah adalah agar siswa memiliki kemampuan memecahkan masalah. Pemecahan masalah matematika merupakan suatu proses atau sekumpulan aktifitas siswa yang dilakukan untuk menemukan solusi dari masalah. Dalam memecahkan masalah matematika, perbedaan karakteristik siswa perlu mendapat perhatian guru. Salah satu karakteristik yang penting untuk diperhatikan guru adalah gaya kognitif. Hal ini dikarenakan bahwa gaya kognitif berhubungan dengan cara penerimaan dan pemrosesan informasi seseorang, sehingga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan siswa memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana berpikir reflektif siswa SMP dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari perbedaan gaya kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, subjek penelitian terdiri dari dua siswi kelas VIII SMP Al-Azhar Menganti-Gresik Jatim. Penelitian dimulai dengan menentukan subjek penelitian menggunakan instrumen MFFT. Kemampuan matematika yang relatif sama serta kesediaan siswa juga menjadi pertimbangan dalam memilih subjek, kemudian peneliti memberikan TPM dan wawancara kepada setiap subjek. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian yang diperoleh adalah berpikir reflektif subjek yang bergaya kognitif reflektif dan subjek yang bergaya kognitif impulsif dalam memecahkan masalah matematika adalah berbeda. Dalam melaksanakan tahapan pemecahan masalah matematika, subjek yang bergaya kognitif reflektif terlihat sangat berhati-hati dalam setiap tahapannya. Sehingga saat terjadi kesalahan subjek yang bergaya kognitif reflektif sadar akan kesalahannya dan memperbaiki kesalahan tersebut. Sedangkan subjek yang bergaya kognitif impulsif cenderung cepat dan kurang berhati-hati dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Sehingga ketika terjadi kesalahantidak menyadarinya.
DESKRIPSI PROBLEMATIKA GURU MATEMATIKA SMA SE-KOTA BANDA ACEH DALAM MENERAPKAN KURIKULUM 2013 Aulia Afridzal; Oktaviani
Jurnal Numeracy Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.632 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v3i1.198

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan problematika yang dialami guru matematika SMA se-Kota Banda Aceh dalam menerapkan Kurikulum 2013. Problem mencakup cara menerapkan kurikulum 2013, masalah yang dihadapi dan cara mengatasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika yang dihadapi guru matematika SMA se-Kota Banda Aceh dalam menerapkan Kurikulum 2013. Instrumen yang dilakukan adalah angket. Untuk mendapatkan data penelitian ini, angket di edarkan kepada guru yang telah menerapkan kurikulum 2013. Data yang diperoleh di analisi melalui reduksi data. Dari hasil analisis diperoleh masalah yang di alami guru matematika dalam melaksanakan kurikulum 2013 ialah pelaksanaan dan penerapan Kurikulum 2013 pada proses pembelajaran, ketika menyampaikan materi, alokasi waktu dan mencari sumber belajar.

Page 3 of 21 | Total Record : 201