cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No. 34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penjaskesrek
ISSN : 23550058     EISSN : 25026879     DOI : -
Articles to be published on Penjaskesrek should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is sports science.
Articles 195 Documents
MODEL SENAM DAYAK KALIMANTAN TENGAH Jurdan Martin Siahaan1; Haryono; Dicky Arianto Kamin
Jurnal Penjaskesrek Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.475 KB)

Abstract

This research is directed to high school students in the City of Palangkaraya, Central Kalimantan, with the aim to cultivate the community and promote sports in order to nourish the life of the nation in general and make the people of Palangkaraya fit and love the culture of Central Kalimantan in particular. This research can be used as one of the guidelines or considerations in the development of Central Kalimantan Dayak aerobics. This research uses Research and development method refers to the method of Borg and Gall. The research instrument data was validated by several expert experts in their field which were then applied to the Central Dayak gymnastics. Data retrieval in this study was conducted through in-depth interviews, observation, questionnaires. Analysis of data from observations with Descriptive qualitative shows the desire of children to practice Central Kalimantan Dayak exercises and are interested in doing so because it shows the characteristics of the movement and lifts the local wisdom of Central Kalimantan. thus it can be concluded that the Kalteng Dayak gymnastic model is very popular and suitable for high school students because it is very pleasant and thick with local culture. Abstrak Penelitian ini diarahkan kepada siswa siswi SMA Negeri se-Kota Palangkaraya Kalimantan tengah bertujuan untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga guna untuk menyehatkan kehidupan bangsa pada umumnya dan membuat masyarakat palangkaraya bugar dan cinta akan budaya kalimantan tengah pada khusunya. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu pedoman atau pertimbangan dalam pengembangan senam aerobik dayak Kalimantan tengah. Penelitian ini menggunakan metode Research and development mengacu kepada metode Borg dan Gall. Data instrumen penelitian divalidasi oleh beberapa pakar ahli dibidangnya yang kemudian diterapkan pada senam dayak kalteng.Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara yang mendalam, observasi, kuisioner. Analisis data hasil pengamatan dengan kualitatif deskriptif menunjukkan keinginan anak untuk berlatih senam dayak kalteng dan tertarik untuk melakukanya karena sangat menunjukkan ciri khas gerakan dan mengangkat kearifan lokal Kalimantan Tengah. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model senam dayak Kalteng sangat diminati dan cocok untuk Siswa SMA N karena sangat menyenangkan dan kental akan budaya lokal. Kata Kunci : Pengembangan model, senam aerobik, anak SMA, dayak kalimantan tengah
PENGEMBANGAN OLAHRAGA BELA DIRI PRAKTIS UNTUK MENCEGAH DAN MENGANTISIPASI ANCAMAN FISIK BAGI WANITA Muhammad Syaleh; Ramadan
Jurnal Penjaskesrek Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.571 KB)

Abstract

Practical self-defense is a sport that utilizes the motion of muscles, brain and conscience in a realistic and rational way. Practical self-defense is obtained through the exercise of movement of all body members to apply 5 (five) elements of moral power, namely: strength, speed, accuracy, courage, and tenacity. Practical martial arts that are applied as self-protection for women of young adult age (15-20 years of age) from crime disorders. Self-defense began to be applied to students in schools as a basis for establishing physical resilience. The development of practical martial arts is carried out through the stages of analysis, design, development and implementation, as well as evaluation. The result of development is a pattern of gestures when receiving an attack or a crime occurs. The pattern of motion consists of 5 sets of martial arts movements based on received threats. Practical self-defense is obtained through small group testing, large group testing, group discussion (FGD) and expert testing using instruments such as questionnaires, interviews, and observations. The development of practical martial arts to prevent and anticipate physical threats for women is done by producing products in the form of practical martial arts for young adults (15-20 years of age). The results of the development of this research are: 1) Development of practical martial arts to prevent and anticipate physical threats for women can improve the skills of young adult women in the field of sports, 2) Through the development of practical martial arts this can provide the maturity of martial women young adults to prevent and anticipate if a physical threat occurs. Abstrak Bela diri praktis merupakan olahraga yang memanfaatkan senyawa gerak otot, otak serta nurani secara realistis dan rasional. Bela diri praktis diperoleh melalui latihan gerakan seluruh anggota tubuh untuk menerapkan 5 (lima) unsur daya moral yaitu : kekuatan, kecepatan, ketepatan, keberanian, dan keuletan. Seni bela diri praktis yang diterapkan sebagai perlindungan diri bagi wanita kelompok usia dewasa muda (usia 15-20 tahun) dari gangguan kejahatan. Bela diri mulai diterapkan pada siswa di sekolah-sekolah sebagai dasar pembentukan ketahanan fisik. Pengembangan bela diri praktis dilakukan melalui tahap analisis, desain, pengembangan dan implementasi, serta eavaluasi. Hasil pengembangan adalah pola gerak tubuh saat menerima serangan atau terjadi kejahatan. Pola gerak terdiri dari 5 rangkaian gerak bela diri berdasarkan ancaman yang diterima. Bela diri praktis diperoleh melalui uji kelompok kecil, uji kelompok besar, forum group discussion (FGD) dan uji pakar dengan menggunakan instrument berupa angket, wawancara, dan pengamatan. Pengembangan olahraga bela diri praktis untuk mencegah dan mengantisipasi ancaman fisik bagi wanita dilakukan dengan menghasilkan produk berupa gerakan bela diri praktis wanita kelompok usia dewasa muda (usia 15-20 tahun). Hasil pengembangan penelitian ini adalah: 1) Pengembangan bela diri praktis untuk pencegahan dan mengantisipasi ancaman fisik bagi wanita dapat meningkatkan kemampuan keterampilan wanita usia dewasa muda dalam bidang olahraga, 2) Melalui pengembangan olahraga bela diri praktis ini dapat memberikan kemapanan bela diri wanita usia dewasa muda untuk mencegah dan mengantisipasi jika terjadi ancaman fisik. Kata Kunci: Pengembangan, bela diri, praktis
MODEL PENGEMBANGAN LARI SPRINT UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR SE-KELURAHAN TANJUNG MULIA Fajar Sidik Siregar; Devi Catur Winata; Andi Nur Abady
Jurnal Penjaskesrek Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.474 KB)

Abstract

A long-term goal of this research is expected to resolve a problem that occurs during the time in the world of education especially of physical education at school that had problems that occur in field, be it in the form of a teacher teaching method always a monotone so that students are not interested in the lessons as well as sports facilities and prasara which is not provided at the school so that the research was able to be the answer to every problem that occurs in field, and from this research can be eject the CD-RW drive to give to the teacher olahrga in SD to add learning materials in the process of learning. The specific purpose of this research is to develop a model of learning run sprint on grade V SD the village of Tanjung Mulia Hilir which is located in Medan Deli Sumatera Utara as for the elementary school which is located in the village of lower Noble Promontory are: 1. SD Swasta Bina Guna Medan, 2. SD Swasta Karya Bakti Medan, 3. SD Swasta Amal Bakti II Medan, 4. SD Swasta Yayasan Perguruan Asuhan Medan and 5. SD Swasta Bina Satria Medan. The early stages of this research tests to the students of classes V SD partners in research and development is given to students who run learning development costs have been passed on by experts in the field of Athletics experts especially run Sprint, however, before the development is given to students-the village of Tanjung Mulia Downstream will be on trial first in the primary small group who were in the neighborhood Brayan Workshop to suppress errors that occur at the time of research. Abstrak Tujuan jangka panjang dari penelitian adalah ini diharapkan mampu mengatasi masalah yang terjadi selama ini dalam dunia pendidikan khususnya pendidikan Jasmani di sekolah yang selama ini masalah yang terjadi dilapangan, baik itu berupa metode mengajar guru yang selalu monoton sehingga siswa tidak tertarik dengan pelajaran olahraga maupun sarana dan prasara yang tidak disediakan di sekolah sehingga penelitian ini mampu untuk menjadi jawaban setiap masalah yang terjadi dilapangan, dan dari penelitian ini dapat mengeluarkan CD-RW untuk di berikan kepada guru olahrga di SD untuk menambah bahan ajar dalam proses pembelajaran. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran lari sprint pada Siswa kelas V SD se-kelurahan Tanjung Mulia Hilir yang berada di daerah Medan Deli Sumatera Utara adapun SD yang berada di kelurahan Tanjung Mulia Hilir adalah: 1. SD Swasta Bina Guna Medan, 2. SD Swasta Karya Bakti Medan, 3. SD Swasta Amal Bakti II Medan, 4. SD Swasta Yayasan Perguruan Asuhan Medan dan 5. SD Swasta Bina Satria Medan. Tahap awal penelitian ini memberikan tes kepada siswa kelas V SD yang menjadi mitra dalam penelitian ini, lalu diberikan pengembangan pembelajaran lari kepada siswa yang pengembangan tersebut telah di sahkan oleh para ahli pakar di bidang atletik khusunya lari sprint, namun sebelum pengembangan ini di berikan kepada siswa SD se-kelurahan Tanjung Mulia Hilir maka akan di ujicoba kelompok kecil dahulu di SD yang berada di kelurahan Brayan Bengkel agar mampu menekan kesalahan yang terjadi pada saat penelitian. Kata Kunci: Pengembangan model, lari sprint
EVALUASI KONDISI FISIK DOMINAN PADA ATLET DAYUNG DRAGON BOAT USM TAHUN 2018 Aldiansyah Akbar; Junaidi
Jurnal Penjaskesrek Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.215 KB)

Abstract

Research entitled. "Evaluation of dominant physical conditions in rowing sports (a study on USM rowing athletes in 2018" raised the physical condition of one component that must be improved by each athlete. With the presence of an athlete's physical abilities greatly affect the development of achievement. In rowing physical abilities an athlete can be seen from the ability of athletes to demonstrate perfectly rowing skills throughout the race.To support physical abilities during the race an exercise program is required in a physical condition that is arranged in a planned, programmed, and carried out continuously.The dominant physical condition needs to be improved in rowing is cardiovascular endurance, endurance of arm muscles, endurance of abdominal muscles, arm strength, arm muscle power, shoulders and flexibility. Research conducted was population research, which included all individuals who became the population in this study. This subject is all USM rowing athletes in 2018 totaling 16 athletes. From the data analysis the results of lung cardiac endurance ability are at a very low category level, with an average value of 1,774. The endurance ability of the arm and shoulder muscles is at the level of the less category, with an average value of 5.75. Endurance ability of abdominal muscles is at the level of good category, with an average value of 63.1. Arm muscle strength is at an adequate category level, with an average value of 31.75. The ability of the arm and shoulder muscles to be at the level of the category is less, with an average value of 3. The ability of sit and rich is in good category with the average value of 17.75. Abstrak Penelitian yang berjudul. “evaluasi kondisi fisik dominan pada cabang olahraga dayung (suatu penelitian pada atlet dayung USM tahun 2018” ini mengangkat kondisi fisik salah satu komponen yang harus ditingkatkan oleh setiap atlet. Dengan adanya Kemampuan fisik seorang atlet sangat mempengaruhi perkembangan prestasi. Pada cabang olahraga dayung kemampuan fisik seorang atlet dapat dilihat dari kemampuan atlet memperagakan dengan sempurna keterampilan dayung sepanjang perlombaan. Untuk mendukung kemampuan fisik selama perlombaan diperlukan suatu program latihan kondisi fisik yang disusun secara terencana, terprogram, teratur dan dilaksanakan secara kontinyu. Kondisi fisik dominan perlu ditingkatkan dalam cabang olahraga dayung adalah daya tahan jantung paru, daya tahan otot lengan, daya tahan otot perut, kekuatan lengan, power otot lengan, bahu dan kelentukan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian populasi yaitu semua individu yang menjadi populasi dijadikan sampel dalam penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh atlet Dayung USM Tahun 2018 yang berjumlah 16 atlet. Dari analisis data diperoleh hasil kemampuan daya tahan jantung paru berada pada tingkat katagori kurang sekali, dengan nilai rata-rata 1.774. Kemampuan daya tahan otot lengan dan bahu berada pada tingkat katagori kurang, dengan nilai rata-rata 5.75. Kemampuan daya tahan otot perut berada pada tingkat katagori baik, dengan nilai rata-rata 63.1. Kemampuan kekuatan otot lengan berada pada tingkat katagori cukup, dengan nilai rata-rata 31.75. Kemampuan power otot lengan dan bahu berada pada tingkat katagori kurang, dengan nilai rata-rata 3. Kemampuan sit and rich berada pada kaegori baik dengan nila rata – rata 17.75. Kata kunci: Evaluasi, kondisi fisik dominan, olahraga dayung
PENGARUH MODEL LATIHAN DAN KOORDINASI MATA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN JUMP SHOOT BOLA BASKET Halim Akbar Hasibuan; Moch. Asmawi; Wahyuningtyas Puspitorini
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.024 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of the Barrier Hop exercise and the Box Jump exercise models and hand eye coordination toward the jump shoot skills of basketball. The research is conducted at Student of Recreation Health and Physical Education UNIMED. This study uses treatment by level 2 x 2. The samples is consisted of 40 student which is divided into four groups. Each group consists of 10 student. The technique of data analysis is two ways analysis of variance (ANAVA) and followed by Tukey's test at significance level of α = 0.05. The results of this study shows that (1) Barrier Hop exercises models has a better effect than Box Jump exercises models toward jump shoot skills of basketball. (2) there is an interaction between Barrier Hop exercises models and Box Jump exercises models and the hand eye coordination toward the jump shoot skills of basketball. (3) Barrier Hop exercises models have a better effect than Box Jump exercises models toward jump shoot skills of basketball on student which have high hand eye coordination. 4) Barrier Hop exercises models have a better effect than Box Jump exercises models toward jump shoot skills of basketball on student which have low hand eye coordination. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari model latihan Barrier Hop dan Model Latihan Box Jump dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap keterampilan Jump Shoot Bola Basket. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi UNIMED, penelitian ini menggunakan treatment by level 2 x 2. Sampel terdiri dari 40 mahasiswa dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing terdiri dari 10 mahasiswa. Teknik analisis data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA) dan selanjutnya dilanjutkan dengan uji Tukey pada tingkat signifikansi α = 0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) model latihan Barrier Hop memiliki pengaruh yang lebih baik daripada Model Latihan Box Jump terhadap keterampilan Jump Shoot Bola Basket. (2) terdapat interaksi antara model latihan Barrier Hop dan Model Latihan Box Jump dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap keterampilan Jump Shoot Bola Basket. (3) Model Latihan Barrier Hop memiliki pengaruh yang lebih baik dari pada Model Latihan Box Jump terhadap keterampilan Jump Shoot Bola Basket bagi mahasiswa yang memiliki koordinasi mata tangan tinggi. (4) Model Latihan Barrier Hop memiliki pengaruh yang lebih baik dari pada Model Latihan Box Jump terhadap keterampilan Jump Shoot Bola Basket bagi mahasiswa yang memiliki koordinasi mata tangan rendah. Kata Kunci: Keterampilan Jump Shoot Bola Basket, Koordinasi Mata Tangan, Model latihan Barrier Hop dan Model Latihan Box Jump
EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN CABANG OLAHRAGA KARATE SATLAK PRIMA TAHUN 2011-2017 Endah Sari Damayanti
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.817 KB)

Abstract

This research is aimed to help the body intituition on this case SATLAK PRIMA who managed the programme of sports atlethe especially Karate National team in order to get the best performance with an existed programme. This study is using description toqualitative methodology dan evaluation. Reasearcher used evaluation methodology with CIPP (Context, Input, Process, and Product). Some issues on this study were unpredictable target that can caused delaying the result of each Karate athelete. Therefore, the achievement is not as predicted. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membantu suatu organisasi dalam hal ini SATLAK PRIMA yang mengelola program latihan atlet khususnya cabang olahraga karate dalam mencapai prestasi setinggi-tingginya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan evaluasi program. Peneliti menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, and Product). Permasalah dalam penelitian ini adalah adanya hal yang tidak terduga dalam proses pembinaan latihan yang menyebabkan proses latihan tidak berjalan dengan rencana yang sudah dibuat. Sehingga target tidak dapat dicapai dengan maksimal. Kata Kunci: Metode evaluasi, satlak prima, model kualitatif
PENGARUH METODE LATIHAN GAYA KOMANDO, GAYA EKSPLORASI DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KEMAMPUAN SMASH PEMAIN BULUTANGKIS CLUB PB FORTUNA PASIR ROKAN HULU, RIAU Lolia Manurizal; Made Armade
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.61 KB)

Abstract

Based on the observations of the researcher in the field showed that the players of PB Fortuna Pasir Rokan Hulu, RIAU when performing smash often fail, moreover method of training was not systematically and ability of player technique was still not perfect. This research aimed to show the influence of Command method, Exploration and emotional intelligence toward smash ability. This research was quasi-experimental research; population of the research was PB Fortuna Pasir Rokan Hulu, Riau totally in 79 students, while the samples of this research were 73 students after was distributed into group, 27% high level of emotional intelligence and 27% low levels of emotional intelligence. The instrument of the research was smash ability tests which gave an opportunity to sample to do ten times smash which purposed to specified boxes and assessed by judge evaluation. After analyzing the data the results of data analysis showed that: 1) there is a difference in group training method between group with command and exploration, (2) there is interaction between training method and emotional intelligence in their influence on smash capabilities, (3) the high level of emotional intelligence, command methods more effective than exploration methods in smash capabilities, (4) furthermore, in the low of learning emotional intelligence, exploration methods is more not effective than command method in smash capabilities. Abstrak Berdasarkan pengamatan peneliti di lapangan terlihat bahwa para pemain Club Pb Fortuna Pasir Rokan Hulu, Riau ketika melakukan smash sering kali gagal, selain itu metode latihan belum sistematis dan kemampuan teknik pemain masih belum sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh metode Komando, Eksplorasi dan kecerdasan emosional terhadap kemampuan smash. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, populasi penelitian ini adalah pemain Club Pb Fortuna Pasir Rokan Hulu, Riau yang berjumlah 79, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 73 orang pemain, kemudian dilakukan pembagian kelompok 27% tingkat kecerdasan emosional tinggi dan 27% tingkat kecerdasan emosional rendah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan Smash dimana memberikan kesempatan kepada sampel sepuluh kali melakukan smash dengan tujuan kotak yang telah ditentukan serta dinilai oleh judge. Hasil analisis data menunjukan bahwa: (1) Metode latihan gaya Komando lebih efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan Smash dari pada metode latihan gaya eksplorasi, (2) Terdapat interaksi antara metode latihan dengan kecerdasan emosional terhadap kemampuan Smash, (3) Pada tingkat kecerdasan emosional tinggi, metode latihan gaya Komando lebih efektif dari pada metode latihan gaya eksplorasi untuk meningkatkan kemampuan Smash, (4) Pada tingkat kecerdasan emosional rendah, metode latihan gaya Eksplorasi tidak efektif dari pada metode latihan gaya Komando untuk meningkatkan kemampuan Smash. Kata Kunci: Pengaruh Metode Latihan, Kecerdasan Emosional, Kemampuan Smash
MENINGKATKAN KETERAMPILAN DRIBBLING BOLA BASKET MELALUI METODE BERMAIN Tenten Nurba as; James Tangkudung; Nofi Marlina Siregar; Widiastuti
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.281 KB)

Abstract

The purpose of this research was carried out to find out whether exercise can be used or cannot be used through basketball dribbling skills play improvement method. Students were defeated at the match in Garut and it was caused by a lack of dribbling skills. It can be seen from the students when their dribbling was often stolen by their opponent. The Kemmis and Mc. Taggart design are used as a method of this research. Taggart includes four stages, namely planning, action, observation, and reflection. It consists of several cycles. By this procedure, if one cycle does not reach the target of 80%, then do the second and so on until the cycle has been reached 80%. The results obtained from the data beginning from students who graduated. They are 6 people (30% of all students who follow the extracurricular activities) with the lowest value is 43.8 and the highest value is 81.3. After giving an action on cycle I, then there is an increasement as much as 10 people (50%) with the lowest value is 54.2 and the highest value is 82.3. It meets the standards desired researchers. It continued with a cycle II. The results of the skills tests of dribbling a basketball on cycle II as many as 17 people (85%) who graduated with the lowest value of 72.9 and the highest value of 86.5. Thus, there is an increasement in the exercise with each cycle through the playing method. Because of the cycle II is sued, the target has been reached. Then, the researchers do not continue to research on the next cycle. Thus, it can be concluded that exercise with the playing method can improve the skills of a basketball dribbling at a Junior High School basketball-playing Country 1 Kadungora. Abstrak Tujuan penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui bisa atau tidaknya meningkatkan keterampilan dribbling bola basket melalui metode bermain. Karena siswa mendapatkan kekalahan pada saat pertandingan di Kabupaten Garut dan disebabkan oleh kurangnya keterampilan dribbling, dilihat dari siswa saat menggiring bola sering dicuri oleh lawannya pada saat pengamatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan dengan desain Kemmisd dan Mc. Taggart meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Yang terdiri dari beberapa siklus dengan prosedur ini jika siklus kesatu tidak mencapai target sebesar 80%, maka dilakukan siklus kedua dan seterusnya hingga tercapai 80%. Hasil yang diperoleh dari data awal siswa yang lulus sebanyak 6 orang (30% dari keseluruhan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler) dengan nilai terendah 43.8 dan nilai tertinggi 81.3. setelah diberi tindakan pada siklus I maka terdapat peningkatan sebanyak 10 orang (50%) dengan nilai terendah 54.2 dan nilai tertinggi 82.3. dikarenakan belum memenuhi standar yang diinginkan peneliti maka dilanjutkan dengan siklus II. Hasil tes keterampilan dribbling bola basket pada siklus II sebanyak 17 orang (85%) yang lulus dengan nilai terendah 72.9 dan nilai tertinggi 86.5. maka terdapat peningkatan pada setiap siklus dengan latihan melalui metode bermain. Karena pada siklus II target keberhasilan telah tercapai maka peneliti tidak melanjutkan penelitian pada siklus berikutnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa layihan dengan metode bermain dapat meningkatkan keterampilan dribbling bola basket di ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 1 Kadungora. Kata Kunci: Bola Basket, Dribbling, Metode Bermain
MODIFIKASI ALAT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN TOLAK PELURU Haris Suharyan; Widiastuti; Samsudin
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.353 KB)

Abstract

This study aims to determine the improvement of bullet skills of students of SMAN 4 Pandeglang in sports loads using tool modifications. This study uses the action research method model Kemmis and Mc. Taggart with 4 stages, namely the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The instrument used in this study was a bullet resistance skill test and observation. The results of tool modification studies can improve student bullet resistance skills. Students who passed the KKM test of the bullet repulsion skills of the students in the first cycle were as many as 20 people (56%) from the pre-cycle only 8 people (22%). Furthermore, the results of the bullet rejecting skill test in the second cycle were 30 people (83%). Thus the modification of the tool can improve students' bullet resistance skills. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan tolak peluru siswa SMAN 4 Pandeglang dalam muatan olahraga menggunakan modifikasi alat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan model Kemmis dan Mc. Taggart dengan 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes keterampilan tolak peluru dan observasi. Hasil penelitian modifikasi alat dapat meningkatkan keterampilan tolak peluru siswa. Siswa yang lulus KKM tes keterampilan tolak peluru siswa tindakan siklus I adalah sebanyak 20 orang (56%) dari prasiklus hanya 8 orang (22%). Selanjutnya, hasil tes keterampilan tolak peluru pada siklus II adalah 30 orang (83%). Dengan demikian modifikasi alat dapat meningkatkan keterampilan tolak peluru siswa. Kata Kunci: Modifikasi alat, Keterampilan Tolak peluru, Penelitian Tindakan
PENGEMBANGAN KARTU PENGUKUR KOMPETENSI SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN PJOK DI KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Soni Frenki Tamonob
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.407 KB)

Abstract

The purpose of this research was to develop and produce a product in the form of a card measuring the competence of middle school students First to the study of physical education of sports and health in Kupang Regency Taebenu. These products cover all core competencies and competency of the basic subjects of physical education of sports and health of the junior high school level. This study refers to the model of research and development (researh and development). As a percentage of the engineering analysis techniques of data analysis. The results of the validation study one and two experts showed that the products were worth tested cobakan. Field trial results one and two indicate that measuring the competence card products middle school students First to the study of physical education of sports and health in Kupang Regency Taebenu worth to. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menghasilkan sebuah produk berupa kartu pengukur kompetensi siswa Sekolah Menengah Pertama pada pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Produk tersebut mencakup seluruh kompetensi inti dan kompetensi dasar mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan tingkat Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini mengacu pada model penelitian dan pengembangan (researh and development). Teknik analisis presentase sebagai teknik analisis data. Hasil validasi ahli pembelajaran satu dan dua menunjukan bahwa produk tersebut layak diuji cobakan. Hasil uji coba lapangan satu dan dua menunjukan bahwa produk kartu pengukur kompetensi siswa Sekolah Menengah Pertam pada pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang layak untuk digunakan. Kata Kunci: Guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, Evaluasi, Penilaian, dan Pengukuran

Page 8 of 20 | Total Record : 195