cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
TUNAS BANGSA
ISSN : 23550066     EISSN : 2502681X     DOI : -
Core Subject : Education,
Tunas Bangsa Journal is a periodical scientific publication dedicated to lecturers, students and educational observers to disseminate relevant studies, thinks and research results in the field of primary school education, critical study of teaching and learning for primary school, classroom action research on education for children curriculum, learning methods and medias for students, research on teacher and student assessment, and research on the development of primary school teaching and learning. The History of Tunas Bangsa Journal was published by Department of Primary School Education of STKIP Bina Bangsa Getsempena on 2003. Tunas Bangsa Journal was formed on Februari 2012, and began releasing the first time in Volume 1 Number 1 Februari 2014. Any visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. E-ISSN: 2502-681X and P-ISSN 2355-0066 Tunas Bangsa Journal has become a CrossRef Member. Numeracy is currently indexed and included in Sinta, Google Scholar, Garuda, etc. And than Elkawnie has H-index 7 in Google Scholarand accredited 4 in Sinta.
Articles 185 Documents
ANALISIS PENGELOLAAN EVALUASI PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR Winarti Dwi Febriani; Geri Syahril Sidik; Riza Fatimah Zahrah
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.251 KB) | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i1.976

Abstract

The background of this research is that the evaluation of learning conducted in the 2013 curriculumbased learning process is often not optimally prepared and has not held fast to the guidelines so that there are still many teachers who have not optimally implemented the 2013 curriculum. The purpose of this study was to describe and analyze the teacher's cognitive readiness in implementing the 2013 curriculum and the management of learning evaluation of cognitive and affective aspects at SDN Cipadung, Kab. Tasikmalaya. This research use desciptive qualitative approach. Data collection techniques using triangulation with instruments used were teacher's cognitive readiness questionnaire, observation sheet and interview sheet for evaluating the 2013 curriculum learning management. The population of this research is all teachers of SDN Cipadung in Parungponteng District, Tasikmalaya Regency. The results showed that based on the results of calculation and analysis of questionnaires, aspects of teacher cognitive readiness obtained good categories. Based on the results of observations and interviews regarding the management of 2013 curriculum learning evaluations on the cognitive aspects get a good category, while the affective aspects get enough categories. It can be concluded that the cognitive readiness of teachers in implementing the 2013 curriculum is good and the management of learning evaluation of cognitive and affective aspects is good. Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah Evaluasi pembelajaran yang dilakukan dalam proses pembelajaran berbasis Kurikulum 2013 sering kali tidak dipersiapkan secara maksimal dan belum berpegang teguh pada pedoman sehingga masih banyak guru yang belum maksimal mengimplementasikan kurikulum 2013.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan menganalisis tentang kesiapan kognitif guru dalam menerapkan kurikulum 2013 dan pengelolaan evaluasi pembelajaran aspek kognitif dan afektif di SDN Cipadung Kab. Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasidengan instrumen yang digunakan adalah angket kesiapan kognitif guru, lembar observasi dan lembar wawancara pengelolaan evaluasi pembelajaran kurikulum 2013. Populasi penelitian ini adalah seluruh guruSDN Cipadung di Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil perhitungan dan analisis angket, aspek kesiapan kognitif guru memperoleh kategori baik. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara mengenai pengelolaan evaluasi pembelajaran kurikulum 2013 pada aspek kognitif memperoleh kategori baik, sedangkan pada aspek afektif memperoleh kategori cukup. Dapat disimpulkan bahwa kesiapan kognitif guru dalam menerapkan kurikulum 2013 sudah baik dan pengelolaan evaluasi pembelajaran aspek kognitif dan aspek afektif sudah baik. Kata Kunci: Evaluasi, Sekolah Dasar, Kurtilas, Kesiapan Kognitif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PKN MATERI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM PRAKTIK PENYELENGGARAAN PEMERINTAH NEGARA PADA SISWA KLEAS X SMAN 5 KOTA BANDA ACEH Musdiani; Muslia
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.957 KB) | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i1.977

Abstract

This research is titled “Application of Model learning Based Learning to improve learning performance of PKN value material of Pancasila in the practice of State Government implementation in grade X students SMAN 5 Banda Aceh”. The problem in this research is the implementation of the students ' learning outcomes on the value of Pancasila material in the practice of government administration in the students of class X SAMN 5 Banda Aceh? This research aims to know the application of the problem based learning model to improve learning performance of PKN material value Pancasila in the practice of government administration in class X SMAN 5 Banda Aceh. The approach in this study is quantitative, while the type of research is PTK. The population in this study is the students of SMAN 5 Banda Aceh. Meanwhile, the student samples of Kleas X IPA 5 are 29 students using conventional learning models. For data collection This research uses pretes and postes. Data is analyzed by using the test-t formula. Data analysis results show that the problem based learning model can improve the learning performance of grade X students of SMAN 5 City Banda Aceh. This suggests that conventional learning models can improve the learning performance of the grade X students of SMAN 5 in Banda Aceh. Abstrak Penelitian ini berjudul "Penerapan Model Pembelajaran Based Learning Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar PKN Materi Nilai Nilai Pancasila Dalam Praktik Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Pada Siswa Kelas X SMAN 5 Kota Banda Aceh”. Adapun Permasalahan dalam penelitian ini adalah penerapan ketuntasan hasil belajar siswa pada materi nilai pancasila dalam praktik penyelenggaraan pemerintah negera pada siswa kelas X SAMN 5 Kota Banda Aceh? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan prestasi belajar PKN materi nilai pancasila dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan negara pada kelas X SMAN 5 Kota Banda Aceh. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, sedangkan jenis penelitiannya adalah PTK. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 5 Kota Banda Aceh. Sedangkan sampel siswa kleas X IPA 5 yang berjumlah 29 orang siswa dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Untuk pengumpulan data Penelitian ini menggunakan pretes dan postes. Data dianalisis dengan menggunakan rumus uji-t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMAN 5 Kota Banda Aceh. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran konvensional dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMAN 5 Kota Banda Aceh. Kata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning, Materi Nilai Nilai Pancasila Dalam Praktik Penyelenggaraan Pemerintahan Negara
PENGARUH MEDIA BIG BOOK TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA SEKOLAH DASAR Sigit Vebrianto Susilo; Devi Afriyuni Yonanda; Rieta Pratiwi
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.573 KB) | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i1.978

Abstract

This research is motivated by the lack of students in poetry writing skills. This study aims to determine the effect ofmedia Big Book on poetry writing skills as well as differences in poetry writing skills between groups of students who take thelearning media Big Book and groups of students who take conventional learning. This research is a quasi-experimental design with Nonequivalent Control Group Design. The sample in this study were students in class IVA with a total of 20 students and students in class IVB with a total of 20 students, students of SD Negeri Kalapadua I, Lemahsugih Sub-district, Majalengka Regency, who were determined by simple random sampling technique by lottery. Data collection techniques through written tests using the Process Worksheet (LKP), observation sheets and documentation. Analysis of the data used is qualitative data and quantitative data. Qualitative data were obtained from teacher and student observation sheets and quantitative data were analyzed through statistical description tests, normality tests and Mann-Whitney tests or U tests. Based on the results of data analysis, it showed that: 1) there were significant differences in the initial ability of poetry writing skills between experimental classes and control class. But it can be seen from the results of the average value that the experimental class data of 34.00 lower than the average value of the overall control class of 42.00 can be said that the initial ability of the control class is better than the experimental class before the treatment is given. 2) there is a significant difference in poetry writing skills between classes using big book media and those applying conventional learning that is Sig. (2-tailed) 0,000 <0.05. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya siswa dalam keterampilan menulis puisi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media Big Book terhadap keterampilan menulis puisi serta perbedaan keterampilan menulis puisi antara kelompok siswa yang mengikuti media pembelajaran Big Book dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Desain. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IVA dengan jumlah 20 siswa dan siswa kelas IVB dengan jumlah siswa 20, siswa SD Negeri Kalapadua I Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka yang ditentukan dengan teknik simple random sampling dengan cara undian. Teknik pengumpulan data melalui tes tertulis menggunakan Lembar Kerja Proses (LKP), lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari lembar observasi guru dan siswa dan data kuantitaif dianalisis melalui uji deskripsi statistik, uji normalitas dan uji Mann-Whitney atau uji U. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa : 1) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan awal keterampilan menulis puisi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Tetapi dapat dilihat dari hasil nilai rata-rata bahwa data kelas eksperimen sebesar 34,00 lebih rendah dibandingkan dengan nilai rata – rata kelas kontrol secara keseluruhan sebesar 42,00 dapat dikatakan bahwa kemampuan awal kelas kontrol lebih baik dibandingkan dengan kelas eksperimen sebelum diberikannya perlakuan. 2) terdapat perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan menulis puisi antara kelas yang menggunakan media big book dengan yang menerapkan pembelajaran konvensional yaitu nilai Sig. (2-tailed) 0,000 <0,05. Kata Kunci: Big Book, Keterampilan Menulis Puisi
PERANAN ORANGTUA, GURU, DAN TEMAN SEBAYA DALAM PROSES PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Durachman; Zaki Al Fuad
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i1.979

Abstract

Moral deterioration of a nation is caused by lack of character education in its people. It is found that social infraction, immoral infraction, and free sex has become a culture and habit. It seems that a child considered these morality infractions as usual thing for him/her. Thus, where this nation will go? The next generation as realization of struggle in doing improvement and the maintenance of the truth which based on honesty should be given firm foundation by character education which is started from parent, teacher and peer modelling in their neighbourhood. Parent modelling become first and main factor in children’s character education, because parent is closest persons with their personality in the whole. Then teacher “is obeyed and imitated”, which means children will see example from teacher modelling in learning routine in elementary school, while peers in neighbourhood as second realization who will build a life morality. Good or bad morality depended on who is their closest friend. Parent, teacher, and peer in children neighbourhood should be able to become good modelling in order to give motivation, inspiration in children’s character education toward 2045 golden Indonesia. Abstrak Terjadinya keterpurukan moralitas suatu bangsa disebabkan lunturnya pendidikan karakter pada rakyatnya. Banyak ditemukan pelanggaran sosial, pelanggaran asusila, pergaulan bebas yang sudah membudaya dan terbiasa. Seakan-akan seorang anak sering menemukan pelanggaran moralitas tersebut menjadi hal yang biasa dalam dirinya. Maka, akan dibawa kemana arah bangsa ini? Generasi penerus bangsa, tunas-tunas harapan sebagai wujud perjuangan dalam melakukan sebuah perbaikan serta tegaknya kebenaran yang berladaskan kejujuran seharusnya diberikan pondasi yang kokoh dengan pendidikan karakter yang dimulai dari keteladanan orangtua, guru, dan teman di lingkungannya. Keteladanan orangtua menjadi faktor yang pertama dan utama dalam pendidikan karakter anak, karena orangtua merupakan orang yang paling dekat dengan kepribadiannya secara utuh, kemudian guru “digugu dan ditiru” yang berarti anak akan melihat contoh dari keteladanan seorang guru dalam rutintas pembelajaran di sekolah dasar, sedangkan teman di lingkungan sebagai perwujudan kedua yang akan menunjang sebuah pendidikan moralitas kehidupan, baik buruknya moralitas anak tergantung siapa teman yang berada didekatnya. Orangtua, guru, dan teman di lingkungan anak harus mampu menjadi teladan yang baik sehingga dapat memberikan motivasi, insfirasi dalam pendidikan karakter anak dalam rangka menuju Indonesia emas 2045. Kata Kunci: Keterpurukan Moralitas, Ketauladanan Orangtua, Guru, Teman Membangun Pendidikan Karakter
PENERAPAN INKUIRI DAN SIKAP ILMIAH SISWA SEKOLAH DASAR SERTA PENGEMBANGANNYA DALAM PEMBELAJARAN PELESTARIAN MAKHLUK HIDUP Evi Apriana; Samsul Bahri
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.989 KB) | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i1.980

Abstract

Nature conservation activities aim to keep up plant and animal species to stay sustainable. Efforts to conserve nature can done through education. One strategy that can used by elementary schools is to raise students' awareness of the environment through learning to conserve living things by using a scientific attitude-based inquiry learning model.This study aims to identify the application of inquiry and scientific attitudes of students in learning to conserve living things through needs analysis, documentation studies, and field studies. This study uses a Qualitative Research design, carried out using direct observation methods in class VI students of the semester I who participated in the study of the preservation of living things in three elementary schools in Banda Aceh and deep interviews with key informants teachers and students. After identifying the application of inquiry and scientific attitudes of students, the development of learning to preserve living things is carried out using developmental analysis related to environmental issues. From observations and interviews the results show that the application of inquiry and scientific attitude of students there is no planning on the learning tools for the preservation of living things, the average value of the percentage of inquiry activities is 29% (low), the average value of the percentage of scientific attitude activities is 61% (moderate), and must be improved through learning to conserve living things. Development of an inquiry syllabus based on scientific attitudes, teaching materials, student activity sheets (LKS), tests of preservation of living things, and attitude scales integrated into targets, principles, and methods in inquiry models based on scientific attitude. Learning to conserve living things with a scientific attitude-based inquiry learning model is expected to be able to build student and community awareness of the preservation of Aceh's forests and the environment in a sustainable manner. Abstrak Kegiatan pelestarian alam bertujuan untuk mempertahankan spesies-spesies tumbuhan dan hewan agar tetap lestari. Upaya untuk melakukan pelestarian alam dapat dilakukan melalui pendidikan. Salah satu strategi yang dapat digunakan sekolah dasar untuk menyadarkan kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui pembelajaran pelestarian makhluk hidup dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri berbasis sikap ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan inkuiri dan sikap ilmiah siswa dalam pembelajaran pelestarian makhluk hidup melalui analisis kebutuhan, studi dokumentasi, dan studi lapangan. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Kualitatif (Qualitative Research), dilakukan menggunakan metode observasi langsung pada siswa kelas VI semester I yang mengikuti pembelajaran pelestarian makhluk hidup di tiga SD Kota Banda Aceh dan wawancara mendalam (deep interview) dengan informan (key person) guru dan siswa. Setelah mengidentifikasi penerapan inkuiri dan sikap ilmiah siswa maka dilakukan pengembangan pembelajaran pelestarian makhluk hidup menggunakan analisis pengembangan yang berhubungan dengan isu-isu lingkungan. Dari observasi dan wawancara diperoleh hasil bahwa penerapan inkuiri dan sikap ilmiah siswa tidak ada perencanaan pada perangkat pembelajaran pelestarian makhluk hidup, nilai rata-rata persentase aktivitas inkuiri adalah 29% (rendah), nilai rata-rata persentase aktivitas sikap ilmiah adalah 61% (sedang), dan harus ditingkatkan melalui pembelajaran pelestarian makhluk hidup. Pengembangan silabus inkuiri berbasis sikap ilmiah, bahan ajar, lembar kegiatan siswa (LKS), tes pelestarian makhluk hidup, dan skala sikap terintegrasi ke dalam sasaran, prinsip, dan metode dalam model pembelajaran inkuiri berbasis sikap ilmiah. Pembelajaran pelestarian makhluk hidup dengan model pembelajaran inkuiri berbasis sikap ilmiah diharapkan mampu membangun kesadaran siswa dan masyarakat akan pelestarian hutan dan lingkungan Aceh secara berkelanjutan. Kata Kunci: Pembelajaran Pelestarian Makhluk Hidup, Aktivitas Inkuiri, Aktivitas Sikap Ilmiah
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MEMPERBAIKI MISKONSEPSI SISWA TENTANG MATERI IPA KELAS V SD Wawan Eka Setiawan; Neri Egi Rusmana
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.391 KB) | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i1.981

Abstract

This research was conducted to determine the effect of PBL learning models on improving understanding of concepts, and improvement of misconceptions of grade V elementary school students in science lessons, and to find out the increase in understanding of the concepts and misconceptions of V grade elementary school students. The research was conducted in elementary schools in the District of North Sumedang Sumedang as an experimental class and one of the elementary schools in Cibugel District, Sumedang Regency as a control class. The research method used was pre-experimental research design with pretest-posttest control design. The results of this study indicate: 1) Knowing the effect of PBL models on understanding concepts based on the t test is 0.05 (0,000 <0.05), this shows that PBL models have a significant influence on concept understanding. 2) Knowing the effect of PBL models on students 'misconceptions shows the results of t test as follows 0.05 (sig. 0,000 <0.05), PBL learning models have a significant influence on the improvement of students' misconceptions. 3) Based on the test withney posttest the control class and the experimental class showed (sig. 0,000 <0.05), based on the calculation of the control class gain an average of 0.58 while the average value of the experimental class gain of 0.71 in the high category. 4) An increase in the misconception of the experimental class students was seen from the results of the pretest-posttest test of the experimental class which showed (sig. 0,000 <0.05), Calculation of experimental class gain shows the number 0.71 in the high category, while the control class gain test results show the number 0.44 in the medium category. Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PBL terhadap peningkatan pemahaman konsep, dan perbaikan miskonsepsi siswa kelas V SD dalam pelajaran IPA, serta untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep dan miskonsepsi IPA siswa kelas V SD. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang sebagai kelas eksperimen dan salah satu Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang sebagai kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain penelitian pretest-posttest control design. Hasil penelitian ini menunjukan: 1) Mengetahui pengaruh model PBL terhadap pemahaman konsep berdasarkan uji t adalah 0,05 (0,000<0,05) hal ini menunjukan model PBL memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep. 2) Mengetahui pengaruh model PBL terhadap miskonsepsi siswa menunjukan hasil uji t sebagai berikut 0,05 (sig. 0,000<0,05), model pembelajaran PBL memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perbaikan miskonsepsi siswa. 3) Berdasarkan uji withney postes kelas kontrol dan kelas eksperimen menunjukan (sig. 0,000<0,05), berdasarkan penghitungan gain kelas kontrol rata-ratanya 0,58 sedangkan nilai rata-rata gain kelas eksperimen sebesar 0,71 dalam kategori tinggi. 4) Peningkatan miskonsepsi siswa kelas eksperimen dilihat hasil pengujian pretest-postest kelas eksperimen yang menunjukan (sig. 0,000<0,05). Penghitungan gain kelas eksperimen menunjukan angka 0,71 kategori tinggi, sedangkan hasil pengujian gain kelas kontrol menunjukan angka 0,44 kategori sedang. Kata Kunci: Problem Based Learning, Pemahaman Konsep, Miskonsepsi, dan Gaya
PENERAPAN MEDIA POP-UP BOOK UNTUK PEMAHAMAN SUB TEMA KETAMPAKAN RUPA BUMI DI SEKOLAH DASAR Safrina Junita; Munzir
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.419 KB) | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i1.982

Abstract

This research is motivated by the results of observations and interviews conducted by researchers in several elementary schools in Aceh Besar and Banda Aceh which explain that teachers are still having trouble finding suitable media for learning, especially on themes that contain a lot of reading, one of them is in grade III elementary school , as in the sub-theme of the appearance of the earth with the characteristics of the sub-theme in the form of abstract material concepts and understanding is obtained by reading a lot so that an innovation is needed so that students remain active and can increase students' understanding during learning. The purpose of this research is to apply pop-up book learning media for students' understanding of the sub-theme of the appearance of the earth. The results of the application of the pop-up book media on the sub-theme of appearance of the earth can improve the understanding of students in class III SD 69 of the sub-theme. This is evidenced by the acquisition of student learning outcomes in the posttest with a percentage of 86.2% of students included in the category "Completed". Whereas in the pretest no students were declared "Complete". The results of student motivation to pop-up book media were very high at 87.6% and students stated that they were motivated by using pop-up book learning media. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi dan wawancara yang peneliti lakukan di beberapa sekolah dasar di Aceh Besar dan Banda Aceh yang menjelaskanbahwa guru masih kesulitan menemukan media yang cocok untuk pembelajaran terutama pada tema-tema yang mengandung banyak bacaan salah satunya adalah di kelas III SD,seperti pada sub tema ketampakan rupa bumi dengan karekteristik sub tema tersebut berupa konsep materi yang bersifat abstrak dan pemahamanannya didapat dengan banyak membaca sehingga dibutuhkan suatu inovasi supaya peserta didik tetap aktif dan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik selama pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan media pembelajaran pop-up bookuntuk pemahaman siswa terhadap sub tema ketampakan rupa bumi. Hasil penerapan media pop-up book pada sub tema ketampakan rupa bumi dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas III SD 69 terhadap sub tema tersebut. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai hasil belajar siswa pada posttest dengan persentase 86,2% siswa termasuk dalam katagori ”Tuntas” . Sedangkan pada pretest tidak ada siswa yang dinyatakan “Tuntas”. Hasil motivasi belajar siswa terhadap media pop-up book sangat tinggi yaitu 87,6% dan siswa menyatakan termotivasi dengan penggunaan media pembelajaran pop-up book. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Ketampakan Rupa Bumi, Pop-Up Book
PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION DAN METODE MIND MAP TERHADAP KOGNITIVITAS MATEMATIS SISWA DI SEKOLAH DASAR Rahmatul Ilmi; Alwen Bentri
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.167 KB) | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i1.983

Abstract

This research aims to determine the effect of realistic mathematic education approach and mind map method on the mathematical Kognitivitas in elementary school. The method used in this study uses experimental methods. The data collection techniques used in this study were tests and observations. The data analysis techniques used are descriptive statistics and test-T. Sampling is done in Simple random sampling. This research sample amounted to 100 elementary school students. The result of Realistic Mathematic Education has an effect on the student's mathematical kognitivitas of 17.3%. It can thus be clear that 17.3% of the variances occurring in mathematical kognitivitas are influenced by the Realistic Mathematic Education approach. Mind Mapping further affects the 7.4% of student Kognitivitas where the variances that occur also affect students ' mathematical kognitivity. Together Realistic Mathematic Education and Mind Mapping have an effect of 22.3% on the student's kognitivity. Thus the study showed that there was a significant influence from the use of the Realistic Mathematic Education approach and the Mind Map method on the mathematical Kognitivitas students in elementary school. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan realistic mathematic education dan metode mind map terhadap kognitivitas matematis siswa di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan uji-t. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple random sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 100 siswa sekolah dasar. Hasil penelitian ini Realistic Mathematic Education berpengaruh terhadap kognitivitas matematis siswa sebesar 17,3%. Dengan demikian dapat jelas bahwa 17,3% variansi yang terjadi pada kognitivitas matematis siswa yang dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran Realistic Mathematic Education . Selanjutnya Mind Mapping berpengaruh terhadap kognitivitas siswa 7,4% dimana variansi yang terjadi juga mempengaruhi kognitivitas matematis siswa. Sedangkan secara bersama-sama Realistic Mathematic Education dan Mind Mapping berpengaruh 22,3% terhadap kognitivitas siswa. Dengan demikian penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan Pendekatan Realistic Mathematic Education dan Metode Mind Map terhadap Kognitivitas Matematis Siswa di Sekolah Dasar. Kata Kunci: Pendekatan Realistic, Mathematic Education, Metode Mind Map, Kognitivitas Matematis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECKS BERBANTUAN KARTU SOAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII Lisbet Sihombing
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1049

Abstract

This study aims to determine whether the Pair Checks Cooperative model can improve the learning outcomes of students of class VIII in SMP Negeri 2 Tanah Java. The research model used is quantitative research. The population is all eighth grade students of SMP Negeri 2 Tanah Java by taking a purposive sampling technique, two classes were selected as the sample of this study, namely VIII IPS 1 class as an experimental class of 32 people and VIII IPS 2 as a control class of 32 people too. The instrument used was a social studies achievement test in the form of multiple choice. The data analysis technique used in this study is the t-test. In testing the hypotheses used the statistical test t test results obtained calculations tcount> t table at the level = 0.05 with dk 62 = = 32 + 32-2 = 62 ie (5.50> 1.99) thus H0 is rejected and H1 is accepted . In other words after the experiment was carried out there was a significant influence between the use of the Effect of Cooperative Learning Model Type Pair Checks Assisted by Problem Cards to Integrated Social Studies Learning Outcomes of Class VIII Students of SMP Negeri 2 Tanah Java in Academic Year 2019/2020. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model Kooperatif Tipe Pair Checks dapat meningkatkan hasil belajar Ekonomi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tanah Jawa. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tanah Jawa dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Purposif sampling, dipilih dua kelas sebagai sampel penelitian ini, yaitu kelas VIII IPS 1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 32 orang dan VIII IPS 2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 32 orang juga. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar IPS berbentuk pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t. Dalam pengujian hipotesis digunakan uji statistik uji t hasil perhitungan tersebut diperoleh thitung > ttabel pada taraf = 0,05 dengan dk 62 = = 32+32-2=62 yakni ( 5,50>1,99) dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan kata lain setelah eksperimen dilakukan ada pengaruh yang signifikan antara penggunakan Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Checks Berbantuan Kartu Soal Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Tanah Jawa Tahun Ajaran 2019/2020. Kata Kunci : Model Pembelajaran , Kooperatif Tipe Pair Checks, Berbantuan Kartu Soal, Hasil Belajar
ANALISIS KEMAMPUAN MENGURAIKAN PENDAPAT PRIBADI TENTANG ISI BUKU SASTRA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN STAD Dwi Sri Utaminingrum; Alfi Laila; Erwin Putera Permana
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1107

Abstract

This study aims to describe the learning outcomes of the STAD model in realizing the ability of students to elaborate personal opinions about the contents of literature books on aspects; 1) mention personal opinions about intrinsic elements, 2) identify personal opinions about intrinsic elements, 3) express personal opinions intrinsic elements. This research uses test, interview, observation and documentation methods. This article is a qualitative descriptive study with 31 students. From 31 students the researchers took 5 students who were interviewed to get the data that the technique can be done through three stages, namely: (1) Reducing Data; (2) Data Presentation; (3) Conclusion Withdrawal. The data source obtained in this article is a matter of description relating to the learning of the STAD model on the material outlining personal opinions about the contents of the literary book in fairy tales. In this study the STAD method can make students to develop skills, be more active in learning and respect the opinions of others. Based on the analysis found good learning outcomes. Based on the data obtained get a good percentage there are 60% of 31 with a value of 85.95 students and less good there are 40% of 31 students with a value of 65.70. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan hasil pembelajaran model STAD dalam mewujudkan kemampuan siswa menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra pada aspek; 1) menyebutkan pendapat pribadi tentang unsur intrinsik, 2) mengidentifikasi pendapat pribadi tentang unsur intrinsik, 3) mengemukakan pendapat pribadi unsur intrinsik. Penelitian ini menggunakan metode tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Artikel ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jumlah subjek 31 siswa. Dari 31 siswa peneliti mengambil 5 siswa yang diwawancarai untuk mendapatkan data yang tekniknya dapat dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: (1) Mereduksi Data; (2) Penyajian Data; (3) Penarikan Kesimpulan. Sumber data yang diperoleh pada artikel ini yaitu soal uraian yang berkaitan dengan pembelajaran model STAD (Student Team Achievement Devision) pada materi menguraikan pendapat pribadi tentang isi buku sastra pada dongeng. Pada penelitian ini adalah metode STAD (Student Team Achievement Devision) dapat membuat siswa untuk mengembangkan keterampilan, lebih aktif dalam pembelajaran dan menghargai pendapat orang lain. Berdasarkan analisis maka ditemukan hasil pembelajaran yang baik. Berdasarkan data yang diperoleh mendapatkan presentase yang baik ada 60 % dari 31 dengan nilai 85,95 siswa dan kurang baik ada 40% dari 31 siswa dengan nilai 65,70. Kata Kunci : Model STAD, Pendapat Pribadi, Unsur Intrinsik