cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
TUNAS BANGSA
ISSN : 23550066     EISSN : 2502681X     DOI : -
Core Subject : Education,
Tunas Bangsa Journal is a periodical scientific publication dedicated to lecturers, students and educational observers to disseminate relevant studies, thinks and research results in the field of primary school education, critical study of teaching and learning for primary school, classroom action research on education for children curriculum, learning methods and medias for students, research on teacher and student assessment, and research on the development of primary school teaching and learning. The History of Tunas Bangsa Journal was published by Department of Primary School Education of STKIP Bina Bangsa Getsempena on 2003. Tunas Bangsa Journal was formed on Februari 2012, and began releasing the first time in Volume 1 Number 1 Februari 2014. Any visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. E-ISSN: 2502-681X and P-ISSN 2355-0066 Tunas Bangsa Journal has become a CrossRef Member. Numeracy is currently indexed and included in Sinta, Google Scholar, Garuda, etc. And than Elkawnie has H-index 7 in Google Scholarand accredited 4 in Sinta.
Articles 185 Documents
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN PSIKOMOTORIK BERBASIS PEER ASSESSMENT PADA KEGIATAN PRAKTIKUM IPA Haris Munandar; Safrina Junita
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1127

Abstract

Psychomotor assessment can be carried out in every learning activity, one of them is in the science practicum activities. The implementation of science practicum for students of Elementary School Teacher Education Study Program also demands aspects of skills in carrying out practical activities. The large number of students in one class causes educators to only be able to assess the ability of student performance in groups. One strategy that can help educators in assessing student performance in science practicum activities is through peer assessment techniques. The research design used here is a research development with a 4-D model, namely Define, Design, Development and Disseminate. Based on the results of the needs analysis carried out at the define stage, it was obtained that psychomotor evaluation instruments are needed in the implementation of practical science activities. In the design phase, an initial draft of the instrument sheet will be carried out in accordance with the stages contained in the science practicum activities. At the development stage, an instrument sheet development phase will be carried out through expert validation activities and limited field trials. Disseminate stage which is the last stage, which is carried out dissemination of products on a larger sample. The results of the responses obtained from students showed that all students involved found it easier to carry out the assessment process with peer assessment techniques. They can use the time well in the assessment process so that the science practicum activities can run optimally. Every student who acts as a practitioner also seems eager to do practical activities because they know that they are being assessed directly, so that the assessment process becomes more objective. Abstrak Penilaian psikomotorik dapat dilaksanakan pada setiap kegiatan pembelajaran, salah satunya pada kegiatan praktikum IPA. Pelaksanaan praktikum IPA bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar juga menuntut aspek keterampilan dalam pelaksanaan kegiatan praktikum. Jumlah mahasiswa yang banyak dalam satu kelas menyebabkan pendidik hanya mampu menilai kemampuan kinerja mahasiswa secara berkelompok. Salah satu strategi yang dapat membantu pendidik dalam menilai kinerja mahasiswa pada kegiatan praktikum IPA yaitu dengan teknik peer assessment (penilaian teman sejawat). Desain penelitian yang digunakan di sini adalah penelitian pengembangan dengan model 4-D yaitu Define, Design, Development dan Disseminate. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang dilakukan pada tahap define diperoleh informasi bahwa Instrumen evaluasi psikomotorik sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan praktikum IPA. Pada tahap design akan dilakukan sebuah perancangan draft awal lembar instrumen disesuaikan dengan tahapan-tahapan yang terdapat dalam kegiatan praktikum IPA. Pada tahap development akan dilakukan tahap pengembangan lembar instrumen melalui kegiatan validasi para ahli dan uji coba lapangan terbatas. Tahap disseminate yang merupakan tahap terakhir, yaitu dilakukan penyebarluasan prosuk pada sampel yang lebih banyak. Hasil respon yang diperoleh dari peserta didik menunjukkan bahwa seluruh peserta didik yang dilibatkan merasa lebih mudah dalam melaksanakan proses penilaian dengan teknik peer assessment. Mereka dapat memanfaatkan waktu dengan baik dalam proses penilaian sehingga kegiatan praktikum IPA dapat berjalan maksimal. Setiap peserta didik yang berperan sebagai praktikan juga terlihat bersemangat melakukan kegiatan praktikum karena mengetahui bahwa mereka sedang dinilai secara langsung, sehingga proses penilaian menjadi lebih objektif. Kata Kunci: Psikomotorik, Peer Assessment, Praktikum IPA
MEDIA GAMBAR TERHADAP DISKALKULIA DI SEKOLAH DASAR Reflina Sinaga; Ester Julinda Simarmata
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1135

Abstract

This type of research is research and development with quantitative and qualitative descriptive methods. The purpose of the implementation of this research is to analyze the development of media images of dyscalculia in primary schools. In this study using data analysis with interactive media validation through two stages namely qualitative and quantitative descriptive analysis the percentage of aspects of the display given by the validator is 82.30%. For operational aspects, the percentage score data obtained is 90.20% and the validator interaction aspect gives a percentage score of 90.25%. Based on these data, the learning media developed can be categorized as very good and feasible to be used as supporting analysis. Abstrak Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan metode deskriptif kuantitaif dan kualitatif. Adapun tujuan dari pelaksanaan penelitian ini untuk menganalisis pengembangan media gambar terhadap diskalkulia di sekolah dasar. Pada penelitian ini menggunakan analisis data dengan validasi media interaktif melalui dua tahap yakni analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif skor persentase aspek tampilan yang diberikan validator adalah 82,30%. Untuk aspek operasional didapat data skor persentase 90,20% dan aspek interaksi validator memberikan skor persentase sebesar 90,25%. Berdasarkan data tersebut maka media pembelajaran yang dikembangkan dapat dikategorikan sangat baik dan layak untuk digunakan sebagai pendukung analisis. Kata Kunci : Media Gabar, Diskalkulia, Sekolah Dasar
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SD ISLAM LABORATORIUM ACEH BESAR Helminsyah Helminsyah; Zaki Al Fuad; Aprian Subhananto; Melva Agustina
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1155

Abstract

The use of video Animation effect on student learning outcomes in Islamic Elementary Laboratory on on the material influence of weather changes on human life process of the fall of the rain. This research type is research of experiment in this research is using the method Pre Test-Post Test Control Group Design. Sampling was done randomly and obtained the class III-B as the experimental class and the class III-A as a control class, To determine the influence of student learning outcomes with the use of media a video animation of the results of the students on the material influence of weather changes on human life process of the fall of the rain on III of SD Islam Laboratorium Aceh besar used t-test. The results of data processing obtained that tcount = 2,1423 Meanwhile, at the level of significance α = 0.05 with degrees of freedom dk= 40 is obtained t table= 1,72. Because tcount > 1,72 ttable result occurs the rejection of Ho. With this it can be concluded that the Use of media a video animation affect learning outcomes of students at SD Islam Laboratorium on the on the material the influence of weather changes on human life process of the fall of the rain. So hopefully the next researcher can develop the research on other materials. Abstrak Penggunaan video Animasi berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada SD Islam Laboratorium pada pada materi pengaruh perubahan cuaca terhadap kehidupan manusia proses turunya hujan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode Pre Test-Post Test Control Group Design. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan diperoleh kelas III-B sebagai kelas eksperimen dan kelas III-A sebagai kelas kontrol, Untuk mengetahui pengaruh hasil belajar siswa dengan menggunakan media video animasi terhadap hasil siswa pada materi pengaruh perubahan cuaca terhadap kehidupan manusia proses turunya hujan di III SD Islam Laboratorium Aceh Besar digunakan uji-t. Hasil pengolahan data diperoleh bahwa thitung = 2,1423 Sementara itu, pada taraf signifikansi α = 0,05 dengan derajat kebebasan dk= 40 diperoleh ttabel= 1,72. Oleh karena thitung> 1,72 ttabel berakibat terjadi penolakan H0. Dengan ini maka dapat disimpulkan bahwa Penggunaan media video animasi berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada SD Islam Laboratorium pada pada materi pengaruh perubahan cuaca terhadap kehidupan manusia proses turunya hujan. Sehingga diharapkan pada peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini pada materi lain. Kata Kunci: Hasil Belajar, Video Animasi
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN GOOGLE CLASSROOM DENGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR MASSA COVID- 19 DI LUBUK PAKAM Alexander Samosir; Salim Efendi; Imelda Gultom
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1159

Abstract

This study to determine the effect of learning methods and parenting styles on learning outcomes in Lubuk Pakam. This study used a 2 x 2 factorial design. The sample consisted of 30 students. The data analysis technique was a two-way analysis of variance and at the α level of significance = 0.05. To test the normality of the data using the Liliefors test and the homogeneity test using the Barlett test. The results of this study indicate that 1) Social studies learning outcomes in groups of students who are taught using the google classroom method are higher than social studies learning outcomes in groups of students who are taught using the Expository learning metode. 2) The social studies learning outcomes of students who cared for using the democratic pattern are higher than students who are cared for using the authoritarian pattern. 3) There is an influence of the interaction between learning methods and parenting styles on students' social studies learning outcomes. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran dan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar di Lubuk Pakam. Penelitian ini menggunakan Desain factorial 2 x 2. Sampel terdiri dari 30 siswa. Teknik analisis data adalah analisis varians dua jalur danpada tingkat signifikansi α= 0.05. Untuk menguji normalitas data menggunakan uji liliefors dan uji Homogenitas menggunakan uji barlett. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Hasil belajar IPS pada kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan metode google classroomlebih tinggi dibandingkan hasil belajar IPS pada kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan metode pembelajaran Ekspositori. 2) Hasil belajar IPS siswa yang diasuh lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diasuh menggunakan pola Otoriter. 3) Terdapat pengaruh interaksi antara metode pembelajaran dengan pola asuh orang tua terhadap hasil belajar IPS siswa. Kata Kunci: Metode, Pola Asuh, Hasil
PERBEDAAN SIKAP ILMIAH SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION Dyan Wulan Sari Hs; Agus Kistian
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1160

Abstract

This study aims to analyze the differences in scientific attitudes of students using inquiry training learning models with direct instruction learning models. This research is a quasi-experimental study. In this study there are two classes that are used as an experimental class and a control class, the experimental class is a class that is treated with learning with inquiry training models, while the control class is a class using the direct instruction learning model. The instrument used consisted of a questionnaire to measure students' scientific attitudes in the posttest, as well as an observation sheet. The results of this study indicate that the average value of the scientific attitude of learning in the experimental class is 75.01 with a standard deviation of 7.373, while in the control class is 71.60 with a standard deviation of 7.935. The results of this research suggest that inquiry training learning model is a solution and an alternative choice for teachers in improving students' scientific attitudes. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan sikap ilmiah siswa menggunakan model pembelajaran inquiry training dengan model pembelajaran direct instruction. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Dalam penelitian ini terdapat dua kelas yang digunakan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol, kelas eksperimen merupakan kelas yang diberi perlakuan pembelajaran dengan model inquiry training, sedangkan kelas kontrol adalah kelas dengan menggunakan model pembelajaran direct instruction. Instrumen yang digunakan terdiri dari berupa angket untuk mengukur sikap ilmiah siswa dalam posttest, serta lembar observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai sikap ilmiah belajar pada kelas eksperimen sebesar 75,01 dengan simpangan baku sebesar 7,373, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 71,60 dengan simpangan baku sebesar 7,935. Hasil penelitan ini menyarankan bahwa model pembelajaran inquiry training merupakan solusi dan alternatif pilihan guru dalam meningkatkan sikap ilmiah siswa. Kata Kunci: Sikap Ilmiah, Inquiry Training, Direct Instruction
KEMAMPUAN PEDAGOGIK CALON PENDIDIK TINGKAT SEKOLAH DASAR DALAM MEMBUAT RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERMUATAN NILAI KARAKTER Dyoty Auliya Vilda Ghasya; Tahmid Sabri
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1175

Abstract

One of the actions for prospective educators and educators at the elementary school level when going to carry out teaching learning activities is to create a Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Making and developing RPP is a pedagogical competence that must be mastered by teachers. Pedagogic competence is a competency that absolutely needs to be mastered by educators. The purpose of this research is to analyze the pedagogical ability of prospective primary school educators in making a plan for the implementation of character-grade learning. The method used in this study is with a qualitative descriptive approach with the type of field research or field study. Qualitative research is defined as a research procedure that produces descriptive data in the form of written words. The novelty of this research is at the same time analyzing the making of RPP when students learn from home due to the Covid-19 virus pandemic. The results of this research are the average pedagogical ability of prospective primary school educators in terms of developing a lesson plan (RPP) in accordance with Permendiknas No. 22 of 2016 contains good character values. However, prospective educators when developing components of learning objectives and assessment of learning outcomes are still inaccurate. Abstrak Salah satu tindakan awal bagi calon pendidik dan pendidik jenjang sekolah dasar pada saat akan melaksanakan kegiatan belajar mengajar adalah yakni membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Mengembangkan serta membuat RPP merupakan salah satu dari kompetensi pedagogik yang harus di kuasai oleh pendidik. Kompetensi pedagogik adalah kompetensi yang mutlak perlu dikuasai pendidik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pedagogik calon pendidik tingkat sekolah dasar dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajaran bermuatan nilai karakter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian field research atau studi lapangan. Penelitian kualititatif dimaknai sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Kebaruan dari penelitian ini adalah sekaligus menganalisis pembuatan RPP pada masa peserta didik belajar dari rumah akibat pandemi virus Covid-19. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata kemampuan pedagogik calon pendidik tingkat sekolah dasar dalam hal mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sesuai dengan Permendiknas No. 22 tahun 2016 bermuatan nilai karakter sudah baik. Akan tetapi calon pendidik pada saat mengembangkan komponen tujuan pembelajaran dan penilaian hasil belajar masih ada yang kurang tepat. Kata Kunci: Pedagogik, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Nilai Karakter
PERSEPSI GURU SDN 1 KOTA BANDA ACEH TERHADAP UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK DALAM MENJALANKAN DISIPLIN Ayuningsih; Faisal Anwar; Hafidh Maksum
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1176

Abstract

After the enactment of the UUPA in Indonesia, many educators have to deal with law enforcers, these educators are rendered helpless in enforcing discipline in schools. The purposes of this study were : 1) to find out teachers' perceptions of UUPA in enforcing discipline on students at SD Negeri 1 Banda Aceh. 2) to determine the effect of UUPA in enforcing discipline on students at SD Negeri 1 Banda Aceh. 3) To find out what teachers should do so that they do not get entangled with the UUPA in disciplining students at SD Negeri 1 Banda Aceh. The approach in this research used qualitative research. The subjects in this study were 6 classroom teachers at SD Negeri 1 Banda Aceh. Data collection techniques in this study used observation and interviews. Data were analyzed using data reduction, and conclusion drawing / verification. The results showed that the teachers at SD Negeri 1 Banda Aceh have a positive perception of the application of UUPA in enforcing discipline in students. The UUPA has a positive influence on teachers in enforcing discipline in students, so that students can be educated in a good and correct way to realize the importance of discipline for themselves. The teachers take appropriate disciplinary action against students so that they were not entangled with the UUPA. The give punishments were tend to educate students, not to hurt students both physically and psychologically. Abstrak Setelah diberlakukanya UUPA di Indonesia tidak sedikit para pendidik harus berurusan dengan penegak hukum, para pendidik ini dibuat seperti tidak berdaya dalam menegakkan disiplin di sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui persepsi para guru terhadap UUPA dalam menengakkan disiplin pada siswa di SD Negeri 1 Banda Aceh. 2) untuk mengetahui pengaruh UUPA dalam menengakkan disiplin pada siswa di SD Negeri 1 Banda Aceh. 3) Untuk mengetahui hal-hal yang harus dilakukan oleh para guru agar tidak terjerat dengan UUPA dalam mendisiplinkan siswa di SD Negeri 1 Banda Aceh. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 6 orang guru kelas di SD Negeri 1 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan data reduction, dan conclusion drawing/ verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru di SD Negeri 1 Banda Aceh memiliki persepsi positif terhadap penerapan UUPA dalam menegakkan kedisiplinan pada siswa. UUPA memberikan pengaruh yang positif bagi guru dalam menegakkan disiplin pada siswa, sehingga siswa dapat didik dengan cara yang baik dan benar agar menyadari pentingnya disiplin bagi dirinya sendiri. Guru melakukan tindakan pendisiplinan yang wajar kepada siswa agar tidak terjerat dengan UUPA. Hukuman yang diberikan lebih kepada mendidik siswa, bukan menyakiti siswa baik secara fisik maupun secara psikis. Kata Kunci: Undang-Undang Perlindungan Anak, Mendisiplinkan Siswa, Persepi Guru
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MIND MAPPING PADA PEMBELAJARAN IPA TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA Nurul Huda Panggabean; Amir Danis; Nadriyah
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1177

Abstract

Teaching materials can be designed according to the needs of students so that students are always interested in learning them. One method that is thought to be able to create an interesting, motivating and enjoyable learning atmosphere when students learn material is a mind map. This study aims to develop Mind Mapping-based teaching materials in science learning with our friends' environmental themes and to monitor the practicality and effectiveness of the teaching materials used. This study uses the Research and Development (R&D) method with a 4 D model, namely the model consists of four development stages, namely Define, Design, Develop, and Limited Disseminate. This research was conducted in June 2020 at the MIS Tarbiyatul Islamiyah Guppi Medan elementary school with a sample students in class V-B. Based on the results obtained, the total validity average was 4.68. Based on the criteria for average total validity, it can be said that the mind mapping-based teaching materials developed are very valid and the proportion of feasibility is 93.61%, with proportions for each aspect: content (91.82%), presentation (93.75%), mind mapping (98.00%) and graphics (90.87%). The analysis of students was obtained based on the results of the N -gain test where the average N-gain test results for class V - B were high with a result of 0.8 with student learning completeness 88.46%. Based on the student response questionnaire, the results can be obtained from the aspects that can be the aspect of interest with the respondent agreeing that the percentage is 49.36% and strongly agrees at 50.64%. The assessment of the material aspect obtained the results of the student's response to agree 75.96% and strongly agree 29.04%, the assessment of the language aspect obtained the results of agreeing 36.54% and 63.46% strongly agree. The conclusion of this research is that science with the theme of mind mapping-based friendly environment gets the validity of media experts and teaching materials experts and can be declared very feasible, practical and effective where students also experience completeness in learning, besides that the students' responses to teaching materials provide a response agree and totally agree. Abstrak Bahan ajar dapat didesain sesuai dengan kebutuhan siswa agar siswa senantiasa tertarik untuk mempelajarinya. Salah satu metode yang diduga mampu membuat suasana pembelajaran yang menarik, memotivasi siswa dan menyenangkan ketika siswa mempelajari materi adalah mind map. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis Mind Mapping pada pembelajaran IPA Tema lingkungan sahabat kita dan mengetahui tingkat kepraktisan serta keefektifan bahan ajar yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4 D yaitu Model ini terdiri dari empat tahap pengembangan, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate terbatas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni 2020 di sekolah dasar MIS Tarbiyatul Islamiyah Guppi Medan dengan sampel penelitian peserta didik kelas V B. Berdasarkan hasil yang diperoleh rata – rata total validitas adalah 4,68. Berdasarkan kriteria rata – rata total validitas dapat dikatakan bahwa bahan ajar berbasis mind mapping yang dikembangkan sangat valid dan persentase kelayakan 93,61%, dengan persentase untuk tiap aspek : isi (91,82%), penyajian (93,75%), mind mapping (98,00%) dan kegrafikan (90,87%). Analisis kognitif peserta didik diperoleh berdasarhan hasil uji N –gain dimana rata – rata hasil uji N – gain keseluruhan kelas V – B tergolong tinggi dengan hasil 0,8 dengan ketuntasan belajar siswa 88,46%. Berdasarkan anget respon siswa dapat diperoleh hasil dari aspek yang dinilai yaitu aspek ketertarikan dengan responden setuju persentasenya sebesar 49,36% dan sangat setuju sebesar 50,64%. Penilaian dari aspek materi diperoleh hasil respon siswa setuju 75,96% dan sangat setuju 29,04%, Penilaian dari aspek bahasa memperoleh hasil setuju 36,54% dan sangat setuju 63,46%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahan ajar IPA dengan Tema lingkungan sahabat kita berbasis mind mapping mendapatkan kevalidan dari ahli media dan ahli bahan ajar serta dapat dinyatakan sangat layak, praktis dan efektif dimana peserta didik juga mengalami ketuntasan dalam pembelajaran, selain itu respon peserta didik terhadap bahan ajar memberikan respon setuju dan sangat setuju. Kata Kunci : Pengembangan, Bahan Ajar, Mind Mapping, IPA, Sekolah Dasar
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK DAN AKTIVITAS SISWA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS DESKRIPSI SISWA DI KELAS V SDS GRACIA SUSTAIN MEDAN Juliana Juliana
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1178

Abstract

This research is based on: (1) students have not been able to apply ideas, opinions in writing specifically in descriptive writing; (2) teachers have not used innovative learning approach, so student learning activities did not increase; (3) the learning outcomes in descriptive writing on 5th grade student Gracia Sustain is low. This research is a quasi-experimental research. The population research are students of class Va and Vb Gracia Sustain Private Elementary School. The sample in this research is class Va as the control class that consist of 28 students which were taught using the an expository approach and for class Vb for the experimental class which were taught using scientific approach. The instruments used were: (1) the learning outcomes test, that was descriptive writing essay test; (2) student learning activity observation sheet. Those instruments had fulfilled the terms of content validity, construct validity and reliability coefficient. The findings of the research showed that: (1) the learning outcomes of students who received the scientific learning approach got mean score = 71.607 while the learning outcomes of student were using expository approach got the mean score = 53,929 (μA1> μA2); (2) based on the results of data calculations can be seen that students who were taught using high learning activity got mean score = 66.724, while the learning outcomes of students were taught using low learning activity got the mean score = 58,519; and (3) the hypothesis result testing showed that there is no interaction between of the use of scientific approach and student activities towards students ability in descriptive writing. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh: (1) siswa belum mampu menuangkan ide, pendapat dalam bentuk tulisan secara khusus menulis deskripsi; (2) guru belum menggunakan pendekatan pembelajaran yang inovatif, sehingga tidak meningkatkan aktivitas siswa; (3) hasil belajar menulis deskripsi siswa kelas V SDS Gracia Sustain rendah. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas Va dan Vb Sekolah Dasar Swasta Gracia Sustain dan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah kelas Va untuk kelas kontrol sebanyak 28 siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan ekspositori dan untuk kelas kontrol kelas Vb sebanyak 28 siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan saintifik. Instrumen yang digunakan terdiri dari: (1) tes hasil belajar yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk essay test menulis deskripsi; (2) lembar observasi aktivitas siswa. Instrumen tersebut telah memenuhi syarat validitas isi dan validitas konstruk serta koefisien reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pendekatan saintifik memperoleh nilai rata-rata 71.607 sedangkan hasil belajar siswa yang diajar dengan pendekatan ekspositori memperoleh nilai rata-rata 53.929 ( ; (2) berdasarkan hasil perhitungan data dapat diketahui bahwa siswa yang diajarkan dengan menggunakan aktivitas tinggi memperoleh nilai rata-rata = 66.724, sedangkan hasil belajar kemampuan menulis deskripsi yang menggunakan aktivitas rendah memperoleh nilai rata-rata = 58.519; dan (3) hasil pengujian hipotesis diperoleh tidak terdapat interaksi antara pendekatan saintifik dan aktivitas siswa terhadap kemampuan menulis deskripsi siswa. Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Pendekatan Ekspositori, Hasil Belajar, dan Aktivitas Siswa
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM ADIWIYATA UNTUK PESERTA DIDIK DI KELAS V SDN KEBON BESAR 1 KOTA TANGERANG Umi Sumiati As; I Made Astra; Rusmono
Jurnal Tunas Bangsa Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v7i2.1181

Abstract

This evaluation study was conducted aimed to find out how effective the Adiwiyata program was in habituating Kebon BESAR SDN 1 students in Tangerang City. In this study is a program evaluation with a qualitative approach using the CIPP model developed by Stufflebeam which includes 4 (four) components, namely: 1) context (Countek), 2) Input (Input), 3) Process (Process), 4) Results (Product). Data retrieval is done by observation, interviews, documentation studies, and questionnaires. The Adiwiyata school program is evaluated as follows: 1) UKS, 2) Thursday without plastic, 3) Bathroom cleanliness, 4) Learning innovations, 5) Saturday lunch, 6) Biopori, 7) Swimming, 8) Plant nurseries, 9) Parks . Evaluation results have shown that habituation effectiveness reaches 84, 45% results with this indicating that the Adiwiyata school program has a very good contribution to the habituation of Kebon Besar 1 Elementary School students in Tangerang City. The results of this study imply that the school adiwiyata program needs to be implemented as part of how to habituate students. Abstrak Penelitian evaluasi ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif program Adiwiyata dalam pembiasaan peserta didik SDN Kebon BESAR 1 Kota Tangerang. Dalam penelitian ini merupakan evaluasi program dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan model CIPP yang dikembangkan oleh Stufflebeam yang mencakup 4 (empat) komponen yaitu: 1) kontek (Countek), 2) Masukan(Input), 3) Proses (Process), 4) Hasil (Product). Pengambilan data yang dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan angket. Program Adiwiyata sekolah yang dievaluasi sebagai berikut: 1) UKS, 2) kamis tanpa plastik, 3) Kebersihan kamar mandi, 4) Inovasi pembelajaran, 5) Sabtu bersi, 6) Biopori, 7) Kolam, 8) Pembibitan tanaman, 9) Taman. Hasil evaluasi telah menunjukan bahwa efektifitas pembiasaan mencapai hasil 84, 45 % dengan ini menunjukan bahwa program Adiwiyata sekolah memiliki kontribusi yang sangat baik terhadap pembiasaan peserta didik SDN Kebon Besar 1 Kota Tangerang. Hasil penelitian ini memberikan implikasi bahwa program adiwiyata sekolah perlu dilaksanakan sebagai bagian dari cara pembiasaan peserta didik. Kata kunci : Program Adiwiyata, Evaluasi Program, Pembiasaan