cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Metamorfosa
ISSN : 23380306     EISSN : 25026895     DOI : -
Core Subject : Education,
Metamorfosa Journal (e-ISSN 2502-6895 and p-ISSN 2338-0306) is a periodic scientific publication intended for lecturers, students and educational observers to disseminate the results of studies, thoughts and research that are relevant in the fields of language, Indonesian literature and regions. Every visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Metamorfosa journal is published twice a year, July and January.
Articles 200 Documents
NILAI SOSIAL DALAM PERMAINAN TRADISIONAL BETAWI : (Kajian Antrpolinguistik) Ayu Wijiastuti; Nur Aini Puspitasari
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i2.1421

Abstract

Playing games is an activity favored by children, but digital games are becoming more popular rather than traditional games which contain more benefits, one of the benefits of traditional games is social values. This study aims to describe the social values ​​of Betawinese traditional through anthropolinguistic approach. This study is focused on five Betawinese traditional games, which is dampu, permainan karet, wak wak gung, galasin, and tuk tuk ubi. Using qualitative description is the method in this research that will describe the form of social values ​​ and ethnographic approach, this study tries to describe the form of social values found in the five Betawinese traditional games. The data were taken using non-participatory observation techniques on children playing traditional Betawi games in Kampung Makasar, East Jakarta, which was also the source of the data. The results of this study indicate that from the verbal and nonverbal communication of the players during games there are social values ​​in the form of harmony, discipline, affection, kinship, tolerance, and cooperation. Abstrak Bermain permainan merupakan kegiatan yang disukai oleh anak-anak, tetapi diera globalisasi permainan digital lebih digemari dari pada permainan tradisional yang memiliki banyak manfaat, salah satunya kandungan nilai sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kandungan nilai sosial dalam permainan tradisional Betawi dengan pendekatan antropolinguistik. Permainan tradisional Betawi difokuskan pada lima permainan yaitu dampu, lompat karet, wak wak gung, galasin, dan tuk tuk ubi. Kualitatif deskripsi menjadi metode pada penelitian ini yang akan mendeskripsikan bentuk nilai sosial yang terdapat pada lima permainan tradisional Betawi dengan pendekatan etnografi. Data diambil dengan teknik observasi non partisipasi pada anak-anak yang bermain permainan Tradisional Betawi di Kampung Makasar Jakarta Timur yang juga sebagai sumber data. Hasil penelitian ini menunjukkan dari komunikasi verbal dan nonverbal para pemain selama bermain terdapat nilai sosial berupa kerukunan, disiplin, kasih sayang, kekeluargaan, toleransi, dan kerja sama. Kata Kunci: Permainan Tradisional, Nilai Sosial, Antropolinguistik, Betawi
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA SMA NU-1 MODEL SUNGELEBAK KARANGGENENG LAMONGAN Mustofa Mustofa; Bisarul Ihsan
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i2.1422

Abstract

This scientific writing aims to examine learning the ability to write drama scripts using image media. Based on the explanations above, it can be stated that the research objectives are to determine student activity, teacher activity, student responses, and student learning completeness in writing drama scripts using picture media. This research was conducted in Class XI SMA NU-1 MODEL Sungelebak Karanggeneng, Lamongan Regency, amounting to 41 students who have different characteristics. This research was conducted collaboratively which was carried out based on teacher activities, student activities, and students' abilities in writing drama scripts using picture media. Data collection techniques used observation and tests. Based on the research results, it is known that learning with picture media is very effective to be applied to the material of writing drama scripts in terms of: (1) student activity is at an effective level with a positive activity percentage of 93.745%. (2) teacher activity is at a very effective level with an average active teacher activity of 90.93 which is in the good category. (3) student responses are at the effective level with a positive response percentage of 86.178%. (4) student learning completeness is at an effective level with classical learning completeness of 90.243%, so that it meets classical completeness ≥70. With the research results, it can be taken into consideration by all educators to apply learning to write drama scripts using image media in learning activities. Abstrak Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk meneliti pembelajaran kemampuan menulis naskah drama dengan media gambar. Penelitian ini dilaksanakan pada Kelas XI SMA NU-1 MODEL Sungelebak Karanggeneng Kabupaten Lamongan yang berjumlah 41 siswa dengan karakteristik berbeda-beda. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif yang dilaksanakan berdasarkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan kemampuan sisiwa dalam menulis naskah drama dengan menggunakan media gambar. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pembelajaran dengan media gambar sangat efektif untuk diterapkan pada materi menulis naskah drama ditinjau dari: (1) aktivitas siswa berada pada tingkat efektif dengan presentase aktivitas positifnya sebesar 93,745%. (2) aktivitas guru berada pada tingkat sangat efektif dengan rata-rata aktivitas guru aktif sebesar 90,93 yang termasuk dalam kategori baik. (3) respon siswa berada pada tingkat efektif dengan presentase respon positifnya sebesar 86,178%. (4) ketuntasan belajar siswa berada pada tingkat efektif dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 90,243%, sehingga memenuhi ketuntasan klasikal ≥70. Dengan adanya hasil penelitian, maka bisa dijadikan pertimbangan oleh semua pendidik untuk menerapkan pembelajaran menulis naskah drama dengan menggunakan media gambar dalam kegiatan pembelajaran. Kata Kunci: Menulis, Naskah Drama, Media Gambar
ANALISIS NILAI PATRIOTISME NOVEL 693 KM JEJAK GERILYA SUDIRMAN KARYA AYI JUFRIDAR Nurjannah Nurjannah; Radhiah Radhiah; Trisfayani Trisfayani
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i2.1428

Abstract

This research aims to describe the value of patriotism in the novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar. This research is qualitative descriptive. The data in this research are sentences containing the value of patriotism in the novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar. The data source is the novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar. Data collection techniques used literature review and reading-note techniques. The data analysis technique in this study uses flow analysis technique which include three components, such as data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that there was a value of patriotism in the novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar. The value of patriotism for loving the homeland is 8 data, willing to sacrifice is 23 data, emphasizes unity, integrity and safety of the nation above personal interest is 7 data, patriotism with a reformer spirit is 10 data, and never giving up is 22 data. The most value of patriotism in the novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar is willing to sacrifice totaling 23 data. The least value of patriotism is emphasizes unity, integrity and safety of the nation, which also amounts to 7 data in the novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman by Ayi Jufridar. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai patriotisme novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini ialah kalimat-kalimat yang mengandung nilai patriotisme dalam novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar. Sedangkan sumber datanya ialah novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik kepustakaan dan teknik baca-catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis mengalir yang meliputi tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai patriotisme dalam novel 693 KM Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar. Nilai patriotisme cinta tanah air berjumlah 8 data, rela berkorban 23 data, mementingkan persatuan dan kesatuan serta keselamatan bangsa di atas kepentingan pribadi berjumlah 7 data, nilai patriotisme berjiwa pembaharu 10 data, serta nilai pantang menyerah berjumlah 22 data. Nilai patriotisme yang dominan dalam novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar adalah nilai patriotisme rela berkorban berjumlah 23 data. Sedangkan nilai patriotisme yang minim adalah nilai patriotisme mementingkan persatuan dan kesatuan serta keselamatan bangsa juga berjumlah 7 data dalam novel 693 Km Jejak Gerilya Sudirman karya Ayi Jufridar. Kata Kunci: Analisis, Nilai, Patriotisme, Nilai Patriotisme, Novel
ANALISIS EKOKRITIK DALAM NOVEL KEKAL KARYA JALU KANCANA Apriyanti Sihotang; Een Nurhasanah; Slamet Triyadi
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i2.1482

Abstract

This research is motivated by the amount of environmental damage that occurs and the lack of understanding of the position of humans with the natural environment, this study aims to build awareness to care for the universe so that it can form a generation that cares and loves its environment. This study describe (1) the intrinsic elements of the novel Kekal by Jalu Kancana, (2) the environmental crisis in the novel Kekal by Jalu Kancana with an ecocritical approach. This study uses an approach with descriptive analysis method, which presents facts in the form of descriptions. The theory used in this research is Nurgiyantoro's intrinsic theory and literary ecocriticism, Greg Garrard's environmental crisis. The subject of this research is the novel Kekal by Jalu Kancana, the object of this research is the intrinsic elements and forms of environmental crisis in the novel Kekal by Jalu Kancana. The results of this study are: (1) intrinsic theory of the novels include the theme of environmental damage; a plot divided into five stages; characters and characterizations include Alit, Pepep, Tama, Alit's father, Mr. Murat, Kastia, Riski, Triyogo and Hassan; the background consists of place setting, namely Bandung and the area on the island of Sumatra, time setting (Morning, Afternoon, Evening, Four years ago, September, 2017), socio-cultural background (life habits of people who do not take care of the natural environment); the point of view of the main character's "I" first persona; language includes language variations and figure of speech; moral or mandate, namely loving the natural environment, (2) The environmental crisis in Jalu Kancana's Eternal novel includes Pollution, Wilderness, Apocalypse, Dwelling, Animals, Earth. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kerusakan lingkungan yang terjadi dan kurangnya pemahaman mengenai kedudukan manusia dengan lingkungan alam, serta membangun kesadaran untuk merawat alam semestra hingga dapat membentuk generasi yang peduli dan cinta dengan lingkungannya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) unsur-unsur intrinsik novel Kekal karya Jalu Kancana, (2) krisis lingkungan dalam novel Kekal karya Jalu Kancana dengan pendekatan ekokritik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis, yaitu menyajikan fakta-fakta dalam bentuk deskripsi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori unsur intrinsik Nurgiyantoro dan ekokritik sastra, krisis lingkungan Greg Garrard. Subjek dalam penelitian ini adalah novel Kekal karya Jalu Kancana, objek penelitian ini adalah unsur-unsur intrinsik dan bentuk krisis lingkungan dalam novel Kekal karya Jalu Kancana. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Unsur intrinsik novel meliputi tema yaitu kerusakan lingkungan; plot yang terbagi dalam lima tahapan; tokoh dan penokohan di antaranya Alit, Pepep, Tama, Ayah Alit, Pak Murat, Kastia, Riski, Triyogo dan Hassan; latar terdiri dari latar tempat yaitu Bandung dan beberapa daerah di pulau Sumatra, latar waktu (Pagi, Siang, Malam, Empat tahun yang lalu, Bulan September, Tahun 2017), latar sosial budaya (kebiasaan hidup masyarakat yang tidak menjaga lingkungan alam); sudut pandang persona pertama “aku” tokoh utama; bahasa meliputi variasi bahasa dan majas; moral atau amanat yaitu mencintai lingkungan alam, (2) Krisis lingkungan dalam novel Kekal karya Jalu Kancana meliputi Pencemaran (Pollution), Hutan belantara (Wilderness), Bencana (Apocalypse), Perumahan/tempat tinggal (Dwelling), Binatang (Animals), Bumi (Earth). Kata Kunci: Novel, Unsur Intrinsik, Ekokritik Sastra
REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO Sari Rosdiani; Een Nurhasanah; Slamet Triyadi
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i2.1483

Abstract

This research is motivated by the social reality contained in Dian Purnomo's novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam which can be studied using George Ritzer's theory, the results of which are objective social reality and subjective social reality. The purpose of this study is to describe the objective social reality and subjective social reality contained in the novel. This research is a qualitative research with descriptive method. The results of this study indicate that there are 4 aspects of objective social reality and subjective social reality. Among them are aspects of culture, oppression, economy, and religion. The objective social reality of culture includes 8 forms, namely the Yappa Mawine tradition, the Kalangngo tradition, the function of a machete, Sumba women's traditional clothing, Sumbanese men's traditional clothing, belis, wedding ceremonies, and stone graves. The objective social reality of oppression includes 4 forms, namely verbal and physical violence, human trafficking, sexual violence, and domestic violence. The objective socio-economic reality includes 2 forms, namely work and daily activities in Karang village and hunting activities. The objective social reality of religion includes 2 forms, namely about adherents of Marapu teachings on their KTP written as Christians and praying for Marapu adherents using chicken intestine media. The subjective social reality of culture includes 3 forms, namely the prohibition of marrying one kabisu/tribe, the Wulla Poddu tradition, and about marriage. The subjective social reality of oppression includes 2 forms, namely sexual harassment experienced by Magi and sexual violence perpetrated by lecturers to students. The subjective socio-economic reality includes one form, namely Magi's work in Soe City. The subjective social reality of religion includes 2 forms, namely the teachings of Marapu and the chicken belly book. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya realitas sosial yang terdapat dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo yang dapat dikaji dengan menggunakan teori George Ritzer, yang hasilnya berupa realitas sosial objektif dan realitas sosial subjektif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan realitas sosial objektif dan realitas sosial subjektif yang terdapat dalam novel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 aspek realitas sosial objektif dan realitas sosial subjektif. Diantaranya adalah aspek kebudayaan, penindasan, ekonomi, dan agama. Realitas sosial objektif kebudayaan mencakup 8 bentuk yaitu tradisi Yappa Mawine, tradisi Kalangngo, fungsi parang, pakaian adat perempuan Sumba, pakaian adat laki-laki Sumba, belis, upacara pernikahan, dan kubur batu. Realitas sosial objektif penindasan mencakup 4 bentuk yaitu kekerasan verbal dan fisik, perdagangan manusia, kekerasan seksual, dan kekerasan dalam rumah tangga. Realitas sosial objektif ekonomi mencakup 2 bentuk yaitu pekerjaan dan kegiatan sehari-hari di kampung Karang dan kegiatan berburu. Realitas sosial objektif agama mencakup 2 bentuk yaitu tentang penganut ajaran Marapu di KTP-nya ditulis beragama Kristen dan Sembahyang penganut Marapu dengan menggunakan media usus ayam. Realitas sosial subjektif kebudayaan mencakup 3 bentuk yaitu larangan menikah dengan satu kabisu/suku, tradisi Wulla Poddu, dan tentang pernikahan. Realitas sosial subjektif penindasan mencakup 2 bentuk yaitu pelecehan seksual yang dialami oleh Magi dan Kekerasan seksual yang dilakukan oleh dosen ke mahasiswa. Realitas sosial subjektif ekonomi mencakup 1 bentuk yaitu pekerjaan Magi di Kota Soe. Realitas sosial subjektif agama mencakup 2 bentuk yaitu tentang ajaran Marapu dan buku perut ayam. Kata Kunci: Novel, Realitas Sosial Objektif, dan Realitas Sosial Subjektif
KESALAHAN DIKSI DALAM KARANGAN YANG DITULIS SISWA SEKOLAH DASAR PADA MASA PEMBELAJARAN DARING Rio Pranata; Asmayani Salimi; Gio Mohamad Johan
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i2.1491

Abstract

The background of this research is the researcher's interest in the focus of the research in the form of essays produced by elementary school students in online learning during the pandemic. This study also aims to describe the diction errors in essays written by elementary school students during the online learning period. This research is a qualitative research with descriptive method. The sources of data in this study were third grade students of SDN 17 Pontianak Kota. The data collection technique in this study was in the form of documentation and note-taking techniques. Analysis of the data used using content analysis or content. The results of this study indicate that there are diction errors found in essays written by elementary school students in online learning during the pandemic. Suggestions in this study are in the form of further research that focuses on errors in the use of two languages ​​in elementary school students because based on research findings there are many errors in the use of regional languages ​​that are included in essays written by students. Thus, further research is expected to focus on the error area. Abstrak Latar belakang dari penelitian ini berupa ketertarikan peneliti terhadap fokus penelitian berupa karangan yang dihasilkan oleh siswa sekolah dasar dalam pembelajaran daring di masa pandemi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan diksi yang ada dalam karangan yang ditulis oleh siswa sekolah dasar selama masa pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 17 Pontianak Kota. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini berupa Teknik dokumentasi dan catat. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis isi atau konten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kesalahan diksi yang ditemukan dalam karangan yang ditulis siswa sekolah dasar pada pembelajaran daring di masa pandemi. Saran dalam penelitian ini berupa penelitian lanjutan yang memfokuskan pada kesalahan penggunaan dua Bahasa pada siswa sekolah dasar karena berdasarkan temuan penelitian terdapat banyak keselahan penggunaan Bahasa daerah yang masuk dalam karangan yang ditulis siswa. Dengan demikian penelitian lanjutan diharapkan dapat memfokuskan pada bidang kesalahan tersebut. Kata Kunci: Diksi, Karangan, Daring, Sekolah Dasar
DESKRIPSI KELAYAKAN ASPEK BAHASA PADA PROTOTIPE E-BOOK MITIGASI BENCANA SEBAGAI EDUKASI SADAR BENCANA SISWA SEKOLAH DASAR Dyoty Auliya Vilda Ghasya; Kartono Kartono
Jurnal Metamorfosa Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v9i2.1506

Abstract

The geographical condition of Pontianak City, which is located in West Kalimantan Province, includes disaster-prone areas, especially floods, fires, droughts, smog, hurricanes, disease outbreaks and social conflicts that can cause environmental damage, property losses, psychological impacts, and victims. Therefore, it is necessary to take various anticipatory and countermeasures efforts. So that the community must have the knowledge, understanding, preparedness and skills to detect and anticipate early various kinds of disasters or better known as disaster mitigation. Therefore, disaster mitigation education in schools needs to be carried out from an early age in order to provide deepening of knowledge and readiness for actions or activities that need to be carried out before or during an unexpected natural disaster. In this regard, researchers conducted research on the development of disaster mitigation ebooks as a means of disaster awareness education for elementary school students. The research approach used to develop this e-book of disaster mitigation materials is a mixed method approach because the research conducted is classified as research and development or R&D research. In the process of developing a disaster mitigation ebook, researchers carried out a process of validating the language feasibility aspect in order to obtain quality book products. The value of the validation of the feasibility aspect of the disaster mitigation e-book prototype language carried out by experts in the Indonesian language field is 3.6 with a very good interpretation. Meanwhile, the average percentage gain from all component indicators is 91.66% with a very decent category. Abstrak Kondisi geografis Kota Pontianak yang terletak pada Provinsi Kalimantan Barat termasuk daerah rawan bencana, terutama bencana banjir, kebakaran, kekeringan, kabut asap, angin putting beliung, wabah penyakit dan konflik sosial yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis, dan korban jiwa sehingga perlu dilakukan berbagai upaya antisipasi dan penanggulangan. Sehingga masyarakat harus memiliki pengetahuan, pemahaman, kesiapsiagaan dan keterampilan untuk mendeteksi serta mengantisipasi secara lebih dini berbagai macam bencana atau lebih dikenal dengan istilah mitigasi bencana. Oleh karena itu, pendidikan mitigasi bencana di sekolah perlu dilakukan sejak dini guna memberikan pendalaman pengetahuan serta kesiapan terhadap tindakan-tindakan atau aktivitas yang perlu dilakukan sebelum atau pada saat terjadinya bencana alam yang tidak terduga. Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti melakukan penelitian pengembangan e book mitigasi bencana sebagai sarana edukasi sadar bencana untuk siswa sekolah dasar. Pendekatan penelitian yang digunakan untuk mengembangkan e-book materi mitigasi bencana ini adalah pendekatan mixed method dikarenakan penelitian yang dilakukan tergolong penelitian research and development atau R&D. Pada proses pengembangan e book mitigasi bencana, peneliti melakukan proses validasi aspek kelayakan Bahasa agar diperoleh hasil produk buku yang berkualitas. Adapun nilai validasi aspek kelayakan Bahasa prototipe e book mitigasi bencana yang dilakukan oleh ahli di bidang Bahasa Indonesia, yaitu sebesar 3,6 dengan intepretasi sangat baik. Sedangkan pemerolehan rata-rata persentase dari semua indicator komponen adalah 91,66% dengan kategori sangat layak. Kata Kunci: Kelayakan Aspek Bahasa, E book, Mitigasi Bencana
NILAI MORAL DALAM CERPEN “ANTING” KARYA RATNA INDRASWARI IBRAHIM Aulia Zahra Fadhila; Ekarini Saraswati
Jurnal Metamorfosa Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v10i1.1500

Abstract

Short story is a literary work that has a story written by the author with one of the goals to provide a moral value for the reader. The short story "Anting" by Ratna Indraswari Ibrahim contains moral values ​​conveyed by the author by describing the characters in the short story for the readers as a life lesson that they are currently living. The purpose of this study is to describe what forms of moral values ​​exist in the short story "Anting" by Ratna Indraswari Ibrahim. This research was conducted using a qualitative method with a descriptive analysis approach. The results of this study found that; (1) 2 moral values ​​of courage, (2) 3 moral values ​​of generosity, (3) 9 moral values ​​of honesty, and (4) 4 moral values ​​of loyalty to family. Abstrak Cerpen merupakan karya sastra yang memiliki cerita yang dituliskan pengarang dengan salah satu tujuannya untuk memberikan sebuah nilai moral untuk pembacanya. Cerpen “Anting” karya Ratna Indraswari Ibrahim terdapat nilai moral yang disampaikan pengarang dengan mengambarkan tokoh yang ada di cerpen tersebut untuk para pembacanya sebagai pembelajaran hidup yang sedang mereka jalani sekarang ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan apa saja bentuk-bentuk nilai moral yang ada di cerpen “Anting” karya Ratna Indraswari Ibrahim. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya; (1) nilai moral keberanian ditemukan sebanyak 2 data, (2) nilai moral kemurahaan hati ditemukan sebanyak 3 data , (3) nilai moral kejujuran ditemukan sebanyak 9 data, dan (4) nilai moral kesetiaan kepada keluarga ditemukan 4 data. Kata Kunci: karya sastra, cerpen, nilai moral
KODE SASTRA DALAM SYAIR DIDONG Ismawirna Ismawirna; Erfinawati Erfinawati; Manis Fitri Binti Binti
Jurnal Metamorfosa Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v10i1.1597

Abstract

The study is titled“Literature Code In Didong Poetry”.The problem formulation in this research is "How is the literary code contained in Syair Didong?".The purpose of this research is to describe the literary code contained in Syair Didong.This research uses descriptive method and qualitative approach.Data collection is done by using text analysis technique. The data source in this research is Didong Jalu video recording between club Arita Mude and Biak Cacak in June 2020 ago in Darussalam Village, District Bener Kelipah, Bener Meriah Regency published by Gumara Enterteiment.The results of data analysis show Didong Jalu poem between clubs Arita Mude and Biak Cacak in June 2020 ago in Darussalam Village, Bener Kelipah Subdistrict, Bener Meriah Regency known that generally the theme of art itself about Islamic values ​​such as the words described in the Qur'an that is true words, imprinting words, good words, noble words and gentle words and interspersed with allusions between the two groups. In the Didong poem there are many icons and indexes used to embellish the contents of the poem. Furthermore, Didong's poem generally uses more icons and indexes. In the Didong poem there is no use of symbols in it. Abstrak Penelitian ini berjudul “Kode Sastra dalam Syair Didong”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kode sastra yang terdapat dalam syair didong? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kode sastra yang terdapat dalam syair didong. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif dan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis teks. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah video rekaman didong Jalu antara klub Arita Mude dan Biak Cacak pada bulan Juni 2020 yang lalu di Desa Darussalam, Kecamatan Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah yang diterbitkan oleh Gumara Enterteiment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar syair didong bertemakan kesenian tentang nilai-nilai Islam seperti perkataan-perkataan yang diterangkan dalam Al-Qur’an yaitu perkataan benar, perkataan membekas, perkataan baik, perkataan mulia dan perkataan lemah lembut serta diselingi dengan sindiran-sindiran antara dua grup syair tersebut. Hasil analisis pada syair didong pada umumnya lebih banyak menggunakan ikon dan indeks. Dalam syair Didong tidak ditemukan penggunaan simbol. Kata Kunci: kode, Sastra, Syair, Didong
ANALISIS GAYA BAHASA PADA ANTOLOGI PUISI 99 UNTUK TUHANKU DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Riyan Munajat; Andrie Chaerul; Imam Muhtarom
Jurnal Metamorfosa Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v10i1.1729

Abstract

The background of this research is the fact that language style learning is very important because in addition to helping students to be skilled in language, it can also help students understand literary works. The purpose of this study is to (1) describe the style of language in the poetry anthology “99 for my Lord” by Emha Ainun Nadjib. (2) describe the use of the results of the analysis as an audio-visual-based learning media in the form of animated videos for poetry learning. The research method used is qualitative. The data sources of this research are 10 poetry fragments contained in the poetry anthology "99 for my Lord". The research data is an array of phrases, or words in the poems by Emha Ainun Nadjib. Data collection techniques using documentation studies. The results of the research are findings of 103 use of language styles. Based on a number of stylistic findings, the inferred meaning is a description of a servant's anxiety in facing the end of time which is full of tyranny and disobedience. A faithful servant must always maintain the purity of his heart, mind, and actions, and always repent when he has made a mistake. The results of the study were then designed as learning media in the form of animated videos. Abstrak Latar belakang dari penelitian ini adalah fakta bahwa pembelajaran gaya bahasa sangatlah penting karena selain membantu peserta didik agar terampil dalam berbahasa tetapi juga dapat membantu peserta didik dalam memahami karya-karya sastra. Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan gaya bahasa dalam antologi puisi “99 untuk Tuhanku” karya Emha Ainun Nadjib. (2) mendeskripsikan pemanfaatan hasil analisis sebagai media pembelajaran berbasis audio visual dengan bentuk video animasi untuk pembelajaran puisi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah 10 fragmen puisi yang terdapat di dalam antologi puisi “99 untuk Tuhanku”. Data penelitian adalah larik-larik frasa, atau kata dalam puisi-puisi karya Emha Ainun Nadjib. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian berupa temuan 103 penggunaan gaya bahasa. Berdasarkan sejumlah temuan gaya bahasa, makna yang tersimpul adalah penggambaran keresahan seorang hamba dalam menghadapi akhir zaman yang penuh dengan kedzaliman dan kemaksiatan. Seorang hamba yang beriman harus senanatiasa menjaga kesucian hati, pikiran, dan, perbuatannya, serta senantiasa bertaubat apabila telah melakukan kekhilafan. Hasil penelitian tersebut kemudian dirancang sebagai media pembelajaran dalam bentuk video animasi. Kata Kunci: puisi, gaya bahasa, media pembelajaran