cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
BUAH HATI
ISSN : 2355102X     EISSN : 25026836     DOI : -
Core Subject : Education,
Buah Hati Journal (e-ISSN 2502-6836 and p-ISSN 2355-102X) is a periodical scientific publication dedicated to lecturers, students and educational observers to disseminate relevant studies, thinks and research results in early childhood education.Any visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Buah Hati journal is published twice a year March and September.
Articles 140 Documents
PENGARUH FUN BOOK LEARNING TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK Indri Dwi Isnaini
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.156 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i2.582

Abstract

PAUD learning is essentially learning while playing, playing while learning. This is consistent with the characteristics of early childhood who are active and have a high curiosity, so play activities are part of the learning process. For this reason, learning in early childhood education must be in a pleasant atmosphere so that children feel unburdened in achieving their development. Effective and fun innovative learning is learning that children need today. Fun Book Learning media is expected to be able to influence children's development, both from the moral aspects of religion, language, cognitive, physical motor, and social emotional. Therefore this study aims to determine the effect of Fun Book Learning on Group A Child Development. Where all activities in the Fun Book Learning media have been adjusted to the achievements of the 2013 curriculum. The research design used in this study is Pre- Experimental Designs with the type of One-Group Pretest-Posttest Design. by comparing the conditions before being given pretest treatment and after being given posttest treatment. Data collection methods used are the method of observation, interviews, and documentation. The sampling technique used is saturated sampling technique. The sample of this study was 15 children from all groups A. The analysis technique used was a nonparametric statistical analysis technique with the Wilcoxon Match Pairs Test. The table is 0 <20 (α = 0.01), so H0 is rejected and Ha is accepted and it can be stated that there is a significant influence of the Fun Book Learning learning media on the development of group A kindergarten children Dharmawanita Gedangan Kutorejo District Mojokerto Regency. Abstrak Pembelajaran PAUD pada hakikatnya adalah belajar seraya bermain, bermain seraya belajar. Hal ini sesuai dengan karakteristik anak usia dini yang aktif dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, maka aktifitas bermain merupakan bagian dari proses pembelajaran. Untuk itu, pembelajaran pada pendidikan anak usia dini harus dalam suasana yang menyenangkan agar anak merasa tidak terbebani dalam mencapai perkembangannya. Pembelajaran yang inovatif efektif dan menyenangkan merupakan pembelajaran yang dibutuhkan anak saat ini.Media pembelajaran Fun Book Learningdiharapkan mampu mempengaruhi perkembangan anak, baik dari aspek moral agama, bahasa, kognitif, fisik motorik, maupun social emosional.Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Fun Book Learning Terhadap Perkembangan Anak Kelompok A. Dimana seluruh kegiatan yang ada di dalam media pembelajaran Fun Book Learning ini sudah disesuaiakan dengan capaian perkembangan pada kurikulum 2013.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental Designs dengan jenis One-Grup Pretest-Posttest Design.dengan membandingkan keadaan sebelum diberi perlakuan Pretest dan sesudah diberi perlakuan Posttest.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Sampel dari penelitian ini adalah 15 anak dari seluruh kelompok A. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis statistik nonparametrik dengan Wilcoxon Match Pairs Test (Uji jenjang Bertanda Wilcoxon)Berdasarkan Hasil uji jenjang bertanda wilcoxon menunjukkan Thitung adalah 0 dan Ttabel adalah 20. Dimana Thitung < Ttabel yaitu 0<20( α=0,01), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima dan dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh signifikan media pembelajaran Fun Book Learning terhadap perkembangan anak kelompok A TK Dharma wanita Gedangan Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto. Kata Kunci: fun book learning, perkembangan anak
PERANAN EKONOMI KELUARGA DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR SISWA PAUD LAMTUBA ACEH BESAR Rahmattullah
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.308 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i2.583

Abstract

This study aims to observe the role of the family economy in increasing student enthusiasm in PAUD Lamtuba Aceh Besar. The method used is a qualitative method. Data collection is a census where all students and parents are taken by questionnaire data. Data obtained through observation interviews or observations, documentation. The research shows that the family economy has a positive effect on the education of Lamtuba PAUD students. The recommendation that can be given for this research is that it is necessary for government intervention in providing subsidies in the form of freeing the cost of education of students and assistance in teaching facilities and learning facilities, buildings. also a playground for early childhood education. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengamati peranan ekonomi keluarga dalam meningkatkan semangat belajar siswa di PAUD Lamtuba Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengambilan data adalah secara sensus dimana semua siswa beserta orang tua diambil data kuisioner. Data diperoleh melalui wawancara observasi atau pengamatan, dokumentasi. Dari penelitian menunjukkan bahwa ekonomi keluarga berpengaruh positif terhadap pendidikan siswa PAUD Lamtuba. Rekomendasi yang dapat diberikan untuk penelitian ini bahwa perlu campur tangan pemerintah dalam memberi subsidi berupa pembebasan biaya pendidikan anak didik dan bantuan fasilitas serta sarana belajar mengajar, gedung. juga alat bermain kepada PAUD. Kata Kunci: ekonomi keluarga, siswa PAUD, semangat belajar
PELATIHAN SENI TARI BAGI ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN EKSPRESI BEBAS DI STKIP BINA BANGSA GETSEMPENA BANDA ACEH Fitriani
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.515 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i2.584

Abstract

Learning art is very important in the process of personal formation and the development of early childhood creativity as a counterweight to vertical and lateral thinking. In essence, learning art if managed properly will be able to contribute a lot in increasing students' creativity. Seeing the importance of developing children's creativity, conditions need to be prepared that provide possibilities for students to be able to channel their talents and creativity optimally. One of the right strategies in learning art to foster and develop children's creativity is the free expression approach that is directed. The free expression approach is a learning strategy that involves children in solving problems together. Researcher used a non-participatory observation method which was then followed by identification (elicitation). The results of the study show that dance training for young children through the free expression approach at STKIP Bina Bangsa Getsempena is good enough. The results of counseling and training in dance learning material through the free expression approach as an effort to develop early childhood creativity towards students are as follows: The Scope of Dance and its Elements, the Process of Creativity in Early Childhood in Dance Learning, the Selection Technique for Types of Dance in Accordance with Early Childhood Level, Learning Process of Dance in Early Childhood Through Free Expression Approach, Technique to Demonstrate Motion and Song. Abstrak Pembelajaran seni sangat berperan penting dalam proses pembentukan pribadi dan pengembangan kreativitas anak usia dini sebagai penyeimbang berfikir vertikal dan lateral. Pada hakekatnya, pembelajaran seni jika dikelola dengan baik akan dapat memberikan banyak kontribusi dalam meningkatkan kreativitas anak didik. Melihat pentingnya pengem-bangan kreativitas anak, perlu dipersiapkan kondisi-kondisi yang memberikan kemungkinan pada anak didik untuk dapat menyalurkan bakat dan kreativitasnya secara optimal Salah satu strategi yang tepat dalam pembelajaran seni untuk memupuk dan mengembangkan kreativitas anak adalah pendekatan ekspresi bebas yang sifatnya terarah. Pendekatan ekspresi bebas merupakan strategi pembelajaran yang melibatkan anak dalam memecahkan masalah secara bersama-sama. Peneliti menggunakan metode observasi non partisipasi yang kemudian dilanjutkan dengan identifikasi (elisitasi). Hasil peneliti menunjukan bahwa pelatihan seni tari bagi anak usia dini melalui pendekatan ekspresi bebas di STKIP Bina Bangsa Getsempena sudah cukup baik. Hasil penyuluhan dan pelatihan materi pembelajaran seni tari melalui pendekatan ekspresi bebas sebagai upaya pengembangan kreativitas anak usia dini terhadap mahasiswa sebagi berikut: Ruang Lingkup Seni Tari serta Unsur-unsurnya, Proses Kreativitas Pada Anak Usia Dini Dalam Pembelajaran Tari, Teknik Pemilihan Jenis Tari Yang Sesuai Dengan Tingkat Anak Usia Dini, Proses Pembelajaran Seni Tari Pada Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Ekspresi Bebas, Teknik Memeragakan Gerak dan Lagu. Kata Kunci: Tari, ekspresi bebas
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FILM ANIMASI DAN PENGETAHUAN AWAL TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS NARASI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SEKOLAH DASAR Mega Prasrihamni
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.738 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i2.585

Abstract

This research is motivated by students having difficulty in writing narration and the low value obtained by students in writing narration. For this reason, a new breakthrough in learning to write narrative is needed, namely by using animated film learning media. The purpose of this study isto obtain information about the influence of the use of animated film media and initial knowledge of narrative writing skills in fifth grade students of the 11th Elementary School in Kampung Jawa, Solok City. This type of research is quasy experiment. The population is all grade V students consisting of 2 classes with a total of 40 people. Sampling was done by purposive sampling technique. Research data were collected using initial knowledge tests and narrative writing skills tests. The results showed that there was an influence of animated film media and initial knowledge on narrative writing skills in fifth grade students of the 11th Elementary School in Kampung Jawa, Solok City. The recommendation of this study is that animated film media can be submitted as a rationale that animated film media and initial knowledge are factors that can improve narrative writing skills. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa mengalami kesulitan dalam menulis narasi dan rendahnya nilai yang diperoleh siswa dalam menulis narasi. Untuk itu, perlu terobosan baru dalam pembelajaran menulis narasi yaitu dengan menggunakan media pembelajaran film animasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang pengaruh penggunaan media film animasi dan pengetahuan awal terhadap keterampilan menulis narasi pada siswa kelas VSekolah Dasar Negeri 11 Kampung Jawa Kota Solok.Jenis penelitian adalah quasy eksperiment.Populasinya adalah seluruh siswa kelas V yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 40 orang.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes pengetahuan awal dan tes keterampilan menulis narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat pengaruh media film animasidan pengetahuan awal terhadap keterampilan menulis narasi pada siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 11 Kampung Jawa Kota Solok. Rekomendasi penelitian ini adalah media film animasidapat diajukan sebagai dasar pemikiran bahwa media film animasidan pengetahuan awal merupakan faktor yang dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi. Kata Kunci: Media film animasi, pengetahuan awal, menulis narasi
PENERAPAN MEDIA TELEVISI PINTAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEAKSARAAN ANAK KELOMPOK B2 TK CUT MUTIA BANDA ACEH Fitriah Hayati; Dahliana
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.431 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i2.586

Abstract

The ability to recognize letters is needed by every child to support other aspects of development, especially language. However, not all children have adequate memory and concentration skills as of literacy is different for each child. The purpose of this study was to find out the improvement in the ability to recognize letters of children of B2 TK Cut Mutia using Smart Television media. This type of research is Classroom Action Research (CAR). The instrument used in the form of observation sheets, the number of subjects 23 children and data analyzed using the percentage formula. The results showed that in the description of observations of children's activities in the first cycle the number of scores obtained with categories not yet developed 3 children (15%), categories began to develop 3 children (15%), categories developed according to expectations 9 children (37) %) and categories developed very good 8 children (33%). Based on these data it appears that only a small proportion of children are still constrained in letter recognition. After the corrections and actions of the second cycle, the results showed that there were not yet developed as many as 2 children (8%), categories began to develop 2 children (8%), categories developed according to expectations 10 children (44%) and categories developed very good 9 children (33%). Based on these data it can be concluded that the application of the Smart Television media can improve the ability to recognize letters in children B2 Cut Mutia Banda Aceh. Abstrak Kemampuan mengenal huruf diperlukan oleh setiap anak guna menunjang aspek perkembangan lainnya terutama bahasa. Namun demikian tidak semua anak memiliki kemampuan daya ingat dan kemampuan konsentrasi yang memadai sehingga kemampuan keaksaraan juga berbeda bagi setiap anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal huruf anak kelompok B2 TK Cut Mutia menggunakan media Televisi Pintar. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, jumlah subyek 23 anak dan data dianalisis dengan menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada gambaran observasi aktivitas anak pada siklus I didapatkan hasil bahwa kemampuan anak pada tahapan belum berkembang sebanyak 3 anak (15%), pada tahapan mulai berkembang sebanyak 3 anak (15%), pada tahapan berkembang sesuai harapan sebanyak 9 (37%) dan pada tahapan berkembang sangat baik sebanyak 8 anak (33%). Berdasarkan data tersebut terlihat bahwa hanya sebagian kecil anak yang masih terkendala dalam pengenalan huruf. Setelah dilakukan releksi dan tindakan siklus II didapatkan hasil belum berkembang sebanyak 2 anak (8%), pada tahapan mulai berkembang sebanyak 2 anak (8%), pada tahapan berkembang sesuai harapan sebanyak 10 (44%) dan pada tahapan berkembang sangat baik sebanyak 9 anak (33%). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media Televisi Pintar dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok B2 TK Cut Mutia Banda Aceh. Kata Kunci: media televisi pintar , keaksaraan
PENGEMBANGAN NILAI KARAKTER ANAK MELALUI METODE BERCERITA DI TK ISLAM TERPADU AL-AZHAR BANDA ACEH Yusra; Dewi Yunisari
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.394 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i2.587

Abstract

Character is behavior, temperament, traits of the person that was not owned by every human while born, but it requires long process through nurturing and education. This study aims to indentify the development of children's independent character value ​​through storytelling method at B4 class of Al-Azhar Integrated Islamic Kindergarten Banda Aceh. This study used qualitative method through action research approach which is conducted intwo cycles.Each cycle is carried out with stage of planning, implementation, observation and reflection. The samples of this study were 32 children. Data collection was conducted through observation and children's activities. Data analysis used descriptive analysis technique. This study focused on two aspects of developing children's independent character value, namely children's independence to toilet, and the independence of sharpening pencil. The result showed that mean score of first cycle on improving children's abilities have developed as expected and developed very well on both of the aspects, there were 16.5 (51.6%). In the second cycle shown an enhancement in which the mean score gained 30.5 (95%). it can be concluded that the storytelling method can develop character value of early childhood. Then, storytelling method can be used to develop other character value and the use of story books must be appropriate with the character tobe developed. Abstrak Karakter adalah tabiat, perangai, sifat-sifat seseorang yang tidak dimiliki oleh setiap manusia ketika dilahirkan, tetapi memerlukan proses panjang melalui pengasuhan dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangkan nilai karakter mandiri anak melalui metode bercerita di kelas B4 TK Islam Terpadu Al-Azhar Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Sampel dalam penelitian ini adalah 32 orang anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Penelitian ini memfokuskan pada dua aspek pengembangan nilai karakter mandiri anak yaitu kemandirian anak ke kamar kecil, dan kemandirian meruncingkan pensil. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pada siklus 1 bahwa pengembangan kemampuan anak telah berkembang sesuai harapan dan telah berkembang sangat baik pada kedua aspek yaitu 16,5 (51,6%). Pada Siklus II telah menunjukan peningkatan yang mana nilai rata-rata memperoleh 30,5 (95%). Dapat disimpulkan bahwa metode bercerita dapat mengembangkan nilai karakter anak usia dini. Maka metode bercerita dapat digunakan untuk mengembangkan nilai karakter yang lain serta penggunaan buku cerita harus sesuai dengan karakter yang ingin dikembangkan. Kata Kunci: Nilai karakter mandiri, anak usia dini, metode bercerita
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SEA AND LAND DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA 5-6 TAHUN Marciana Pasaribu; Meta Br Ginting
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.156 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i2.588

Abstract

The purpose of this research is to improve the numeracy skills of children aged 5-6 years at TK Kartika 1-23 Medan Helvetia through the Development of Sea and Land Media. This research is a development research. The subject in this study were all children of group B Kindergarten Insan Pandhega, amount of8 children (as a small group) and all children of group B of Jeruk TK Kartika 1-23 Medan Helvetia, amount of 20 children (as a large group). Data collection techniques were carried out by giving questionnaires to the team of practitioners and academics to determine the level of eligibility of Sea and Land media and observations to determine the effectiveness of Sea and Land Media in increasing children's numeracy skills. Based on the results of data collection, it was obtained the level of eligibility of Sea and Land media is 92.3%, so that the Sea and Land Media is very appropriate to use. The results of data collection through observation sheets, the average of substraction ability of small groups when pre-test was 37.5%. increase to 95.8% in the post-test and the average of addition ability when pre-test was 50%, increased to 95.8% in the post-test. Based on the results of the analysis of large groups of data the average ability to substract for children when pre-test was 35%, an increase of 96.7% in the post-test. The average of addition number of children when pre-test 41.7%, increased to 96.7% in the post-test. It was concluded that Media Sea and Land was effective in increasing the numeracy skill of children aged 5-6 years. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun di TK Kartika 1-23 Medan Helvetia melalui Pengembangan Media Sea and Land. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Insan Pandhega yang berjumlah 8 anak (sebagai kelompok kecil) dan seluruh anak kelompok B Jeruk TK Kartika 1-23 Medan Helvetia yang berjumlah 20 anak (sebagai kelompok besar). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian angket kepada tim praktisi dan akademisi untuk mengetahui tingkat kelayakan media Sea and Land dan observasi untuk mengetahui tingkat keefektifitas Media Sea and Land dalam meningkatkan kemampuan Berhitung anak. Berdasarkan hasil pengumpulan data diperoleh nilai tingkat kelayakan media Sea and Land 92,3%, Media Sea and Land sangat layak digunakan. Hasil pengumpulan data melalui lembar observasi,rata-rata kemampuan pengurangan kelompok kecil ketika pre-test 37,5%, meningkat 95,8% pada post-test. Rata-rata kemampuan penjumlahan kelompok kecilketika pre-test 50%,meningkat menjadi 95,8% pada post-test. Berdasarkan hasil analisis data kelompok besar rata-rata kemampuan pengurangan anak ketika pre-test 35% , meningkat 96,7% pada post-test. Rata-rata kemampuanpenjumlahan anak pada kelompok besar ketika pre-test 41,7%, meningkat menjadi 96,7% pada post-test.Disimpulkan bahwa Media Sea and Land efektif meningkatkan kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun. Kata Kunci: media, kemampuan berhitung,penjumlahan, pengurangan
PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS PADA KEGIATAN MAKAN ANAK DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Yenni Mutiawati
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.447 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i2.589

Abstract

Religious characters in eating activities are attitudes and behaviors that adhere to religious norms that are reflected in the value of obedience and good deeds formed through the process of social interaction and socialization in eating activities. The purpose of this study is to find out how the process of religious character formation in children aged 5-6 years through eating activities. Field data shows that eating activities can shape religious character in children through the process of identifying values ​​(moral knowing), internalizing values ​​(moral understanding), and habituation of values ​​(moral acting). eating activities are also a very good time for children to learn various values ​​and concepts of knowledge because eating activities are able to present concrete concepts that make it easier for children to accept a concept according to their cognitive development stage. The very important thing is how the teacher acts as a role model, facilitator and motivator for children in eating activities to form religious character in children. Abstrak Karakter religius pada kegiatan makan adalah sikap dan prilaku yang patuh pada norma-norma agama yang tercermin pada nilai ketaatan dan perbuatan baik yang terbentuk melalui proses interaksi sosial dan sosialisasi pada kegiatan makan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pembentukan karakter religius pada anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan makan. Data lapangan menunjukan bahwa kegiatan makan dapat membentuk karakter religius pada anak melalui proses identifikasi nilai (moral knowing), internalisasi nilai (moral understanding), dan pembiasaan nilai (moral acting). kegiatan makan juga waktu yang sangat baik bagi anak untuk belajar berbagai nilai dan konsep pengetahuan karena kegiatan makan mampu menghadirkan konsep yang konkrit sehingga memudahkan anak menerima suatu konsep sesuai tahap perkembangan kognitifnya. Hal yang sangat penting adalah bagaimana guru berperan sebagai contoh teladan, fasilisator dan motivator bagi anak di kegiatan makan sehingga terbentuk karakter religius pada anak. Kata Kunci: Karakter, religius, kegiatan makan
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK TERPADU BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING di KELAS IV SD NEGERI 030 PALEMBANG Triyana Yetra
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.955 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i2.590

Abstract

The type of research used is the development research using 4-D model consisting of 4 stages, namely: defining (define), design, development and disseminate. The disseminate stage is performed on a limited scale. The developed teaching materials are validated by experts in language, content, and design. Then integrated thematic materials are experimented to see the practicality and effectiveness of thematic integrated teaching materials. The practicality of teaching material is seen from questionnaire of teacher and student response, effectiveness seen from activity observation and student learning result in using integrated thematic material based on Discovery Learning model. The results obtained, validation of learning materials obtained 3.6 with the category is very valid. At the stage of practicality, the results obtained that the teaching materials are practical to use. The use of teaching materials can improve student activities and learning outcomes. Student achievement completeness reaches 83%. This means that teaching materials are effective in improving student learning outcomes. From the research result, it is found that the developed teaching material has been valid, practical and effective as one of the teaching materials in the fourth grade of elementary school. Abstrak Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Tahap disseminate dilakukan pada skala terbatas. Rancangan yang telah didesain kemudian divalidasi oleh 3 orang ahli. Kepraktisan dilihat melalui hasil analisis angket respon siswa dan guru. Keefektifan dilihat melalui hasil analisis observasi aktivitas dan hasil belajar siswa. Hasil yang diperoleh, validasi bahan ajar diperoleh rata-rata 3,6 dengan kategori sangat valid. Pada tahap praktikalitas, diperoleh hasil bahwa bahan ajar sudah praktis untuk digunakan. Penggunaan bahan ajar dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 83%. Ini berarti bahan ajar efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa bahan ajar yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif digunakan sebagai salah satu bahan ajar di kelas IV sekolah Dasar. Kata Kunci: Bahan ajar, pembelajaran integrasi, discovery learning model, model 4-D
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK DENGAN PENGGUNAAN GAMBAR BERSERI PADA KELOMPOK B DI PAUD TGK. M. SYARIEF ACEH BESAR Lina Amelia; Lindawati
Jurnal Buah Hati Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.092 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v6i1.930

Abstract

Speaking is a form of language verbally. In everyday life speaking activities exceed the count of writing activities. By speaking messages or desires can be conveyed a lot with a short time. Problem formulation in this study 1. How to improve speaking skills of group B children in PAUD Tgk Muhammad Syarief using serial images 2. How is the improvement of speaking skills of group B children in PAUD Tgk Muhammad Syarief using serial images? The aim is 1. To find out how to improve the speaking skills of group B children. Muhammad Syarief Aceh Besar by using serial image media 2. Knowing the improvement in the speaking skills of group B Tgk Muhammad Syarief Aceh Besar by using serial image media. This type of research is Classroom Action Research (CAR). The instrument used is the observation sheet. The observation sheet is an activity of observing children's activities to obtain data about speaking ability. The number of samples is 10 children and the researchers' data were analyzed using a percentage formula. The results showed that in the description of children's activities in the first cycle the number of percentages with undeveloped categories 40% (4 children) categories began to develop 40% (4 children) categories developed according to expectations 20% (2 children) and very good developing categories did not exist. Whereas in the second cycle there was no category yet to develop, began to develop, the category developed according to expectations was 20% (2 children) the category of very good developing was 80% (8 children) Based on these data it can be concluded that the use of serial image media can improve children's speech. AbstrakBerbicara adalah wujud dari bahasa secara lisan. Dalam kehidupan sehari-hari kegiatan berbicara melebihi hitungan kegiatan menulis. Dengan berbicara pesan atau keinginan dapat tersampaikan banyak dengan waktu singkat. Rumusan masalah dalam penelitian ini 1. Bagaimana cara meningkatkan keterampilan berbicara anak kelompok B di PAUD Tgk Muhammad Syarief dengan menggunakan gambar berseri 2. Bagaimanakah peningkatan keterampilan berbicara anak kelompok B di PAUD Tgk Muhammad Syarief dengan menggunakan gambar berseri?. Tujuannya adalah 1. Untuk mengetahui cara meningkatkan keterampilan berbicara anak kelompok B Tgk. Muhammad Syarief Aceh Besar dengan menggunakan media gambar seri 2. Mengetahui peningkatan keterampilan berbicara kelompok B Tgk Muhammad Syarief Aceh Besar dengan menggunakan media gambar seri. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Istrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Lembar observasi adalah kegiatan mengamati aktivitas anak untuk memperoleh data tentang kemampuan berbicara. Jumlah sampel adalah 10 anak dan data peneliti dianalisis dengan menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada gambaran aktivitas anak pada siklus I jumlah presentase dengan katagori belum berkembang 40% (4 anak) kategori mulai berkembang 40% (4 anak) kategori berkembang sesuai harapan 20% (2 anak) dan kategori berkembang sangat baik tidak ada. Sedangkan pada siklus II tidak ada kategori belum berkembang, mulai berkembang, kategori berkembang sesuai harapan adalah 20% (2 anak) kategori berkembang sangat baik adalah 80% (8 anak) Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar berseri dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak. Kata kunci: Media Gambar Seri, Kemampun Berbicara Anak

Page 7 of 14 | Total Record : 140