cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanggul Krueng Aceh No.34 Rukoh – Darussalam, Banda Aceh 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
BUAH HATI
ISSN : 2355102X     EISSN : 25026836     DOI : -
Core Subject : Education,
Buah Hati Journal (e-ISSN 2502-6836 and p-ISSN 2355-102X) is a periodical scientific publication dedicated to lecturers, students and educational observers to disseminate relevant studies, thinks and research results in early childhood education.Any visitor to this site can browse abstracts, read journal contents and download PDF files. Buah Hati journal is published twice a year March and September.
Articles 140 Documents
MOTIVASI MAHASISWA MEMILIH PROGRAM STUDI PG PAUD: Studi Kasus Pada Mahasiswa PG PAUD UNISRI Sidik Nuryanto; Yetty Isna Wahyu Septiana; Wini Agustina
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v7i2.1103

Abstract

Solo as a big city has many public and private campuses. UNISRI as one of the private campuses in the city of Bengawan. PAUD PG PAUD is a study program that was opened in 2014 at FKIP. As a new study program the distribution of students does not only come from the Solo residency, but also from outside Java such as (Kalimantan, Sumatra, and Nusa Tenggara). On the other hand the phenomenon of selection of teacher training programs has recently declined, bearing in mind that there are still many graduates who have not absorbed work. The purpose of this study is to describe students' understanding of the study program, as well as their motivation to study at PG PAUD UNISRI. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data mining techniques using interviews, observation and documentation. The results of the study are students understanding study programs such as vision, mission, goals, graduate profiles through the website or brochure when registering to become new students. Internal motivation (1) profiles of PAUD teacher graduates, PAUD managers, dancers and musicians, APE developers as well as motion and song. (2) Achievement motivation where lectures are not just looking for a diploma but self-actualization. External motivation (1) Campus conditions include transportation access, lecturer quality and adequate and adequate infrastructure. (2) encouragement of parents who want their children to become PAUD teachers. Abstrak Solo sebagai kota besar memiliki banyak kampus negeri dan swasta. UNISRI sebagai salah satu kampus swasta yang ada di kota bengawan ini. PG PAUD merupakan Program studi yang dibuka pada tahun 2014 di FKIP. Sebagai program studi baru persebaran mahasiswanya tidak hanya berasal dari karisidenan Solo saja, namun berasal dari luar pulau jawa seperti (Kalimantan, Sumatra, dan Nusa Tenggara). Di sisi lain fenomena pemilihan program studi keguruan belakangan ini menurun, mengingat masih banyak lulusannya belum terserap kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pemahaman mahasiswa tentang program studi, serta motivasi mereka untuk kuliah di PG PAUD UNISRI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penggalian data dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah mahasiswa memahami program studi seperti visi, misi, tujuan, profil lulusan melalui website atau brosur pada saat akan mendaftar menjadi mahasiswa baru. Motivasi internal (1) profil lulusan guru PAUD, pengelola PAUD, penari dan pemusik, pengembang APE serta gerak dan lagu. (2) Motivasi berprestasi di mana kuliah bukan hanya cari ijasah tapi aktualisasi diri. Motivasi eksternal (1) Kondisi kampus meliputi akses transportasi, kualitas dosen dan sarana prasarana yang sudah layak dan memadai. (2) dorongan orang tua yang menghendaki anaknya menjadi guru PAUD. Kata Kunci: Motivasi Mahasiswa, Kuliah, Pendidikan Guru PAUD
PENINGKATAN KREATIVITAS BERKARYA ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PEMBELAJARAN JARAK JAUH BERBASIS STEAM DENGAN MEDIA LOOSE PARTS Anita Damayanti; Sriyanti Rahmatunnisa; Lia Rahmawati
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v7i2.1124

Abstract

The purpose of this study is to describe the process and learning outcomes through STEAM based on loose parts that can improve the creativity of working children aged 5-6 years in group B Kindergarten Juara Bekasi City in 2019. The subjects of this study were 12 children. The research method used in this study is Classroom Action Research by Kemmis and Mc. Taggart which includes four stages, namely planning, action, observation, and reflection. This study consisted of 2 cycles, each cycle consisting of 4 meetings. The data analysis technique used in this study is qualitative and quantitative data analysis. Qualitative data analysis by analyzing data from observations, documentations, and interviews. Quantitative data analysis uses descriptive statistical analysis that compares results obtained from pre-intervention, first cycle and second cycle. The results of this study indicate an increase in early childhood creativity through STEAM learning based on loose parts, it can be proved completeness of pre-intervention creativity by 31%. Then it increased in the first cycle by 56,50% and the second cycle by 83,70%. It was concluded that to improve the creativity of working children aged 5-6 years, teachers can use STEAM learning based on loose parts. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran Jarak Jauh berbasis STEAM dengan Media loose parts yang dapat meningkatkan kreativitas berkarya anak usia 5-6 tahun kelompok B TK Juara Bekasi Tahun 2020. Subjek penelitian ini berjumlah 12 anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasil observasi, dokumentasi, dan wawancara selama penelitian. Analisis data kuantitatif menggunakan analisis statistik deskriptif yaitu membandingkan hasil yang diperoleh dari pra-siklus, siklus pertama dan siklus kedua. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kreativitas berkarya anak usia5-6 tahun melalui pembelajaran berbasis STEAM dengan media loose parts, dapat dibuktikan ketuntasan kreativitas pra-intervensi sebesar 31%. Kemudian mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 56,50% dan siklus II sebesar 83,70%. Disimpulkan bahwa untuk meningkatkan kreativitas berkarya anak usia 5-6 tahun, guru dapat menggunakan pembelajaran Jarak Jauh berbasis STEAM dengan media loose parts. Kata Kunci: Kreativitas, STEAM, Loose Parts
PERKEMBANGAN INTERAKSI SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL MELALUI PERMAINAN CONGKLAK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Siti Nurhayati; Melwany May Pratama; Ida Windi Wahyuni
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v7i2.1146

Abstract

The ability to behave socially needs to be educated since children are still small. Hampered social development of children from childhood will cause difficulties for children in developing themselves in the future. Efforts to help the social development of children, there should be cooperation between parents and teachers. In the social development of children, the interactions caused by the people around them will have a strong influence on the formation of children's emotional social behaviors. The purpose of this study was to determine the effect of traditional Congklak games on social interaction in enhancing the emotional social abilities of children aged 5-6 years in RA Al-Kautsar Pekanbaru. The method used in this study is a qualitative method with a descriptive approach, the researcher wants to describe factually and objectively the facts in the field. The results showed that the activities of playing congklak affect the social interaction of early childhood in RA Al-Kautsar Pekanbaru. This is evident from the pre-test scores carried out showing an average of 58.3% of children who still need help. After the researchers took action by showing the ways and rules of playing congklak to obtain the post-test results of 2.75% of children who need help. Abstrak Kemampuan berperilaku sosial perlu dididik sejak anak masih kecil. Terhambatnya perkembangan sosial anak sejak kecil akan menimbulkan kesulitan bagi anak dalam mengembangkan dirinya di kemudian hari. Upaya untuk membantu pengembangan sosial anak, selayaknya ada kerjasama antara orang tua dan guru. Dalam perkembangan sosial anak, interaksi yang ditimbulkan dengan orang-orang di sekitarnya akan memberikan pengaruh yang kuat bagi pembentukan perilaku-perilaku sosial emosional anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh permainan tradisional congklak terhadap interaksi sosial dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di RA Al-Kautsar Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu peneliti ingin mendeskripsikan secara faktual dan objektif fakta-fakta yang ada di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan bermaian congklak berpengaruh terhadap interaksi sosial anak usia dini di RA Al-Kautsar Pekanbaru. Hal ini terbukti dari nilai pre tes yang dilakukan menunjukkan hasil rata-rata 58,3% anak yang masih membutuhkan bantuan. Setelah peneliti melakukan tindakan dengan menunjukkan cara dan aturan bermain congklak sehingga diperoleh hasil post test 2,75% anak yang memerlukan bantuan. Kata Kunci: Perkembangan, Interaksi Sosial, Sosial Emosional, Permainan Congklak, Anak
MENGEMBANGKAN NILAI KEMANDIRIAN ANAK MELALUI METODE BERCERITA PADA USIA 5-6 TAHUN Yusra; Dewi Yunisari; Muhammad Qadri
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v7i2.1147

Abstract

Independence is a condition that reflects a child becoming an independent person without being dependent on others even though still under adult supervision. This study aims to indentify the development of children's independent character value through storytelling method. This study used qualitative method through action research approach which is conducted intwo cycles. Each cycle is carried out with stage of planning, implementation, observation and reflection. The samples of this study were 32 children. Data collection was conducted through observation and children's activities. Data analysis used descriptive analysis technique. The result showed that mean score of first cycle on improving children's independence have developed as expected (BSH) and developed very well (BSB), which was 9 children (28.2%). In the second cycle shown an enhancement in which the mean score gained 25 children (78.2%). it can be concluded that the storytelling method can develop independence value of early childhood. Then, implication of this study that storytelling method can be used to develop other development value of early childhood. Abstrak Kemandirian adalah suatu kondisi yang mencerminkan seorang anak dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain meskipun tetap dalam pengawasan orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangkan kemandirian anak melalui metode bercerita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Sampel dalam penelitian ini adalah 32 orang anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan unjuk kerja. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pada siklus 1 bahwa pengembangan kemandirian anak telah berkembang sesuai harapan (BSH) dan telah berkembang sangat baik (BSB) yaitu 9 anak (28,2%). Pada Siklus II telah menunjukan peningkatan dengan nilai rata-rata 25 anak (78,2%). Penggunaan metode bercerita dapat mengembangkan kemadirian anak usia dini. Maka, implikasi kajian ini bahwa metode bercerita dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak. Kata Kunci: Kemandirian, Anak Usia Dini, Metode Bercerita
FAKTOR HEREDITAS DALAM MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN INTELLIGENSI ANAK USIA DINI Nur Amini; Naimah Naimah
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v7i2.1162

Abstract

Heredity is defined as the totality of individual characteristics inherited from parents to children, or all potential, both physical and psychological, that an individual has since the conception (fertilization of the ovum by sperm) as inheritance from parents through genes. The genes a child receives from its parents at conception will affect all the characteristics and appearance of the child in the future. As for what parents pass down to their children is structural characteristics, not behavior obtained as a result of learning or experiences such as talents, hereditary traits, intelligence and also personality. This heredity factor has a greater influence on the development of a child's intelligence than the other two factors, namely environmental factors and general factors. Therefore, the researcher wants to examine more deeply the heredity factor (heredity) in influencing the development of early childhood intelligence. This research is a qualitative descriptive field research. Where the type of research used is the type of library research (library research), which is a study conducted in the library room to find and analyze data sourced from the library, whether in the form of books, magazines, newspapers, and so on. The data collection technique used by researchers is the documentation method, namely the method of collecting data or information by reading books, letters, announcements, meeting summaries, written statements, and other similar materials. Abstrak Hereditas diartikan sebagai totalitas karakteristik individu yang diwariskan orangtua kepada anak, atau segala potensi, baik fisik maupun psikis yang dimiliki individu sejak masa konsepsi (pembuahan ovum oleh sperma) sebagai pewarisan dari orangtua melalui gen-gen. Gen yang diterima anak dari orang tuanya pada saat pembuahan akan mempengaruhi semua karakteristik dan penampilan anak kelak. Adapun yang diturunkan orangtua kepada anaknya adalah sifat strukturnya bukan tingkah laku yang diperoleh sebagai hasil belajar atau pengalaman seperti bakat, sifat-sifat keturunan, intelligensi dan juga kepribadiannya. Faktor hereditas ini memberikan pengaruh lebih besar terhadap perkembangan intelligensi seorang anak dibanding dua faktor lainnya yaitu faktor lingkungan dan faktor umum. Maka dari itu peneliti ingin mengkaji lebih dalam faktor hereditas (keturunan) tersebut dalam mempengaruhi perkembangan intelligensi anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Dimana jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kepustakaan (library research), yaitu suatu penelitian yang dilakukan di ruang perpustakaan untuk mencari dan menganalisis data yang bersumber dari perpustakaan, baik berupa buku, majalah, koran, dan lain sebagainya. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah metode dokumentasi, yakni metode pengumpulan data atau informasi dengan cara membaca buku-buku, surat-surat, pengumuman, iktisar rapat, pernyataan tertulis, dan bahan-bahan sejenis lainnya. Kata Kunci : Faktor Hereditas, Perkembangan Intelligensi Anak Usia Dini
PENERAPAN MEDIA AUDIO-VISUAL DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI KELAS AKHIR YANG TEPAT DI PAUD TSABITA KALIANDA LAMPUNG SELATAN Ulfah Nabilla Maghfi; Na’imah Na’imah
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v7i2.1163

Abstract

Early childhood education (PAUD) is the provision of efforts to stimulate, guide, nurture, and provide learning activities that will produce children's abilities and skills. How is the Application of Audio Visual Media in Improving the Appropriate Final Grade Early Childhood Learning in PAUD Tsabita Kalianda, South Lampung. This study aims to see the application of audio-visual media in improving late grade early childhood learning. In this study the authors used a qualitative descriptive study, with the subject of the study were 20 final grade early childhood students in PAUD Tsabita Kalianda, South Lampung, while the object in the study was Improving Late Class Early Childhood Learning through Audio-Visual Media in PAUD Tsabita. Kalianda South Lampung. Data collection was carried out by observation, interview, and documentation. Based on the results of observations, interviews and documentation, the application of audio-visual media in improving late-grade early childhood learning at Tsabita Kalianda PAUD, South Lampung can improve late-grade early childhood learning. Abstrak Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah pemberian upaya untuk menstimulasi, membimbing,mengasuh, dan pemberian kegiatan pembelajaran yang akan menghasilkan kemampuan dan keterampilan anak. Bagaimanakah Penerapan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Pembelajaran Anak Usia Dini Kelas Akhir yang Tepat Di PAUD Tsabita Kalianda Lampung Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penerapan media audio-visual dalam meningkatkan pembelajaran anak usia dini kelas akhir. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian adalah peserta didik anak usia dini kelas akhir di PAUD Tsabita Kalianda Lampung Selatan sebanyak 20 Anak , Sedangkan Objek dalam penelitian adalah Meningkatkan Pembelajaran Anak Usia Dini Kelas Akhir Melalui Media Audio-Visual di PAUD Tsabita Kalianda Lampung Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan Observasi, Interview, dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil Observasi, Interview dan Dokumentasi tersebut bahwa Penerapan Media Audio-Visual dalam meningkatkan pembelajaran Anak Usia Dini Kelas Akhir di PAUD Tsabita Kalianda Lampung Selatan dapat Meningkatkan Pembelajaran Anak Usia Dini Kelas Akhir . Kata Kunci: Penerapan Media Audio-Visual, Pembelajaran Anak Usia Dini, Kelas Akhir
ANALISIS KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK KELOMPOK B TK BUNGONG SEULEUPOK SYIAH KUALA BANDA ACEH BERBANTUKAN MEDIA AUDIO VISUAL Riza Oktariana; Wiwik Yeni Herlina
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v7i2.1169

Abstract

The ability to listen is a big process of listening to, recognizing, and interpreting spoken symbols. Audio Visual Media is a type of media that in addition to containing sound elements also contains visible image elements, such as video recordings, various sizes of films, sound slides, and so on. The formulation of the problem in this study How is the listening ability of group B children in Bungong Seuleupok Kindergarten Syiah Kuala Banda Aceh assisted by audio-visual media. The reason the researcher uses audio visual is because audio visual can attract children's attention to listen because by displaying videos that are played by children and can see and hear directly. The aim is to determine the listening ability of group B children at Bungong Seuleupok Kindergarten Syiah Kuala Banda Aceh assisted by audio visual media. The instrument used was interviews with a sample size of 4 (four) childrens and the data were analyzed using qualitative methods with interviews. From the results of the research analysis on listening to children through audio-visual media at TK Bungong Seulupok Syiah Kuala Banda Aceh, it can be seen that the four children have no problem listening. With this, the researchers suggested that the children's listening ability was included in the visual character. And with the help of audio-visual media, children become interested in listening to the learning given according to the learning character they have and the comfortable atmosphere for the child. Abstrak Kemampuan menyimak adalah proses besar mendengarkan, mengenal, serta menginterpretasikan lambang-lambang lisan. Media Audio Visual yaitu jenis media yang selain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang dapat dilihat, seperti rekaman video, berbagai ukuran film, slide suara, dan lain sebagainya. Rumusan masalah dalam penelitian ini Bagaimanakah kemampuan menyimak anak kelompok B TK Bungong Seuleupok Syiah Kuala Banda Aceh berbantukan media audio visual. Alasan peneliti mengunakan audio visual yaitu: karena audio visual dapat menarik perhatian anak untuk menyimak karena dengan menampilkan vidio yang diputarkan anak dan dapat melihat dan mendengar secara langsung. Tujuannya adalah untuk mengetahui kemampuan menyimak anak kelompok B TK Bungong Seuleupok Syiah Kuala Banda Aceh berbantukan media audio visual. Instrumen yang digunakan adalah wawancara dengan jumlah subjek adalah 4 (empat) orang anak dan data dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif dengan wawancara. Dari hasil analis penelitian tentang menyimak anak melalui media audio visual di TK Bungong Seuleupok Syiah Kuala Banda Aceh terlihat bahwa ke empat anak tidak ada masalah dalam menyimak. Dengan hal tersebut maka peneliti mengemukakan bahwa kemampuan menyimak anak masuk pada karakter visual. Dan dengan berbantukan media audio visual anak menjadi tertarik dalam menyimak pembelajaran yang diberikan sesuai dengan karakter belajaran yang dimiliki dan suasana yang nyaman bagi anak. Kata Kunci: Kemampuan Menyimak, Media Audio Visual
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI COVID 19 Jauhari
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v7i2.1172

Abstract

Children are vulnerable to the risk of contracting the disease covid 19. Clean and healthy living habits are needed in an effort to reduce the risk of contracting this disease. This study aims to explain the behavior of clean and healthy living in early childhood during the Covid 19 pandemic. The research method is to use literature research. The object of this research is obtained through: books, scientific journals, newspapers, magazines, and other documents. The data was collected through the documentation method. The results of the study found that healthy behavior in children during the Covid 19 pandemic was maintaining cleanliness, using personal protective equipment and increasing endurance. Maintaining cleanliness is done by maintaining hand hygiene through washing hands, cleaning the body after leaving the house and keeping a distance from other people. Personal protective equipment using a mask that can cover the nose and mouth and apply cough etiquette. To increase immune power, it is done by consuming balanced nutrition, regular exercise, adequate sleep and creating a happy atmosphere. By increasing hygiene and healthy living habits, it can reduce the risk of exposure and fortify oneself from transmission of the Covid disease 19. Abstrak Anak rentan terhadap resiko penularan penyakit covid 19. Diperlukan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya menurunkan resiko tertularnya penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia dini di masa pandemi covid 19. Metode penelitian adalah menggunakan penelitian kepustakaan. Obyek penelitian ini didapatkan melalui: buku, jurnal ilmiah, koran, majalah, serta dokumen lainya. Pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi. Hasil peneltian didapatkan bahwa perilaku sehat pada anak di masa pandemi covid 19 adalah menjaga kebersihan, menggunakan alat pelindung diri dan meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk menjaga kebersihan dilakukan dengan menjaga kebersihan tangan melalui cuci tangan, membersihkan badan setelah keluar rumah dan menjaga jarak dari orang lain. Alat pelindung diri dengan menggunakan masker yang dapat menutup bagian hidung dan mulut serta menerapkan etika batuk. Untuk meningkatkan daya kekebalan tubuh dilakukan dengan mengkonsumsi gizi seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup dan menciptakan suasana yang bahagia. Dengan peningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat tersebut dapat menurunkan resiko terjadinya paparan dan membentengi diri dari penularan penyakit covid 19. Kata Kunci: Anak, Bersih, Covid 19, Perilaku, Sehat
PENDIDIKAN KEARIFAN LOKAL UNTUK ANAK USIA DINI MELALUI TARI RANUP LAMPUAN PADA ANAK DI TKIT ATHFAL AL QUR’ANIYYAH KOTA BANDA ACEH Fitriani Fitriani
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v7i2.1182

Abstract

Ranub Lampuan dance is danced in groups by 7 female dancers consisting of 1 queen and 6 maids (regular dancers). Ranub Lampu dance is danced to honor and officially welcome guests. The work of the Ranub Lampu dance art created by Yuslizar by observing social phenomena and the behavior of the Acehnese people is the basis for his work. The choreography of the Ranub Lampuan dance tells about Acehnese girls serving betel to the guests who come and the movement tells of the process of picking, wrapping, putting betel leaves into Puan, to serving betel to guests who come. This research uses qualitative research by using field research method (field research). The results of the research show that Local Wisdom Education for Early Childhoods through Ranup Lampuan Dance in Children at Tkit Athfal Al Qur'aniyyah Banda Aceh City is quite good with the number of children in dance training process for 14 children in 2 dance groups tested at 1 school in July 2020. an overview of the results of education. Local wisdom can be carried out well through the Ranup Lampuan dance. It can be seen from the way children move in layers according to the next one movement stage by following the rhythm of the Ranup Lampuan music, by being able to remember the arrangement of floor patterns in the Ranup Lampuan dance. Abstrak Tari Ranub Lampuan ditarikan secara berkelompok oleh 7 orang penari wanita yang terdiri dari 1 orang Ratu dan 6 dayang (penari biasa). Tari Ranub Lampuan ditarikan untuk penghormatan dan penyambutan tamu secara resmi. Hasil karya seni tari Ranub Lampuan yang diciptakan oleh Yuslizar dengan mengamati fenomena sosial dan tingkah laku masyarakat Aceh menjadi dasar pijakan dalam karyanya. Secara koreografi tari Ranub Lampuan menceritakan tentang gadis-gadis Aceh menghidangkan sirih kepada tamu yang datang dan geraknya menceritakan proses memetik, membungkus, meletakkan daun sirih ke dalam Puan, sampai menyuguhkan sirih kepada tamu yang datang. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan mumasatkan pada metode fieldreseacrh (riset lapangan),Hasil peneliti menunjukan bahwa Pendidikan Kearifan Lokal Untuk Anak Usia Dini Melalui Tari Ranup Lampuan Pada Anak Di Di Tkit Athfal Al Qur’aniyyah Kota Banda Aceh sudah sangat baik dengan melihat anak mampu bergerak dengan melihat dari daya ingat anak ketika menghafal bentuk gerakan tari yang mengikutin proses dalam latihannya dengan jumlah anak dalam proses latihan tari 14 anak dalam 2 kelompok tari yang di uji pada 1 sekolah pada bulan juli 2020. gambaran hasilnya pendididkan. Kearifan lokalnya dapat dilaksanakan dengan baik melalui tari ranup lampuan ini terlihat dari cara anak bergerak bersusun sesuai tahap gerak satu gerak selanjutnya dengan mengikuti irama musik ranup lampuan, dengan mampu mengingat susunan pola lantai dalam tarian ranup lampuan. Kata Kunci: Pendidikan Kearifan Lokal, Ranup Lampuan
PERBANDINGAN MUTU PAUD YANG DIKELOLA DENGAN DIDANAI DANA GAMPONG DAN YANG TIDAK DIDANAI OLEH DANA GAMPONG DI KOTA BANDA ACEH Lina Amelia; Aulia Afridzal; Hasdiana Hasdiana
Jurnal Buah Hati Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v7i2.1185

Abstract

The purpose of this study is to provide an overview of the quality of PAUD which is managed by village funds and those that are not funded by village funds in Banda Aceh. This research is descriptive qualitative research. The data collection technique is done through interviews. The research sample consisted of 2 schools, namely PAUD Sejahtera (funded by village funds) and TK Aisiyiyah (not funded by village funds). Interviews conducted by researchers included: (1) village PAUD principals and independent PAUD school principals, (2) teachers, (3) village officials (village heads) (4) Banda Aceh City Education Office. The findings in the field indicate that all districts/cities receive funds from the APBN which are used to develop PAUD administration. Through the one village one PAUD program, the government hopes that village institutions will become one of the funders or organizers of paud in their respective villages. The government program which launched one village with one paud seems to be no longer difficult to implement because of the existence of village funds that can be allocated for the operational costs of the village paud itself. So that the achievement of the goals of early childhood education can be achieved properly and the quality of the village paud institution itself meets the eligibility requirements of a paud education institution. After the Banda Aceh city regulation, the development of village villages was quite developed compared to before the assistance of village funds. This can be seen from the results of research at Paud Sejahtera village Ilie Banda Aceh which was compared with Paud Mandiri Tk Aisyiyah Lhong Raya Banda Aceh. Although there are several types of equipment for games and education at Paud Sejahtera that have not met the eligibility standards, the quality of the students produced is not much different from those of the comparable TK graduates. Paud Sejahtera can be a model in terms of managing village funds for human resource development in terms of community education. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran mutu PAUD yang dikelola dengan didanai dana gampong dengan yang tidak didanai oleh dana gampong di kota banda aceh. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Sampel penelitiannya ada 2 sekolah yaitu PAUD Sejahtera (didanai dana gampong) dan TK Aisiyiyah (tidak didanai dana gampong). Wawancara dilakukan oleh peneliti antara lain kepada: (1) kepala sekolah PAUD desa dan kepala sekolah PAUD mandiri, (2) guru, (3) perangkat desa (kepala desa) (4) Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa semua kabupaten/ kota menerima dana y ang b er sumber dar i APBN yang digunakan untuk pengembangan penyelenggaraan PAUD. Melalui program satu desa satu PAUD pemerintah mengaharapkan lembaga desa menjadi salah satu pendana ataupun penyelenggaran paud di desa mereka masing – masing. Program pemerintah yang mencanangkan satu desa satu paud tampaknya tidak sulit lagi untuk diterapkan hal itu di sebabkan karena adanya dana desa yang bisa dialokasikan untuk biaya operasional paud desa itu sendiri. Sehingga pencapaian tujuan dari pendidikan anak usia dini bisa dicapai dengan baik dan mutu dari lembaga paud desa itu sendiri memenuhi syarat kelayakan dari sebuah lembaga pendidikan paud. Setelah adanya Perwal kota Banda Aceh perkembangan Paud gampong lumayan berkembang dibandingkan sebelum adanya bantuan dari dana desa. Ini bisa dilihat dari hasil penelitian di Paud Sejahtera gampong Ilie Banda Aceh yang dibandingkan dengan Paud Mandiri Tk Aisyiyah Lhong Raya Banda Aceh. Walaupun ada beberapa kelengkapan alat permaninan dan edukasi di Paud Sejahtera belum memenuhi standar kelayakan tapi mutu dari anak didik yang dihasilkan tidak jauh berbeda dengan lulusan Tk pembandingnya. Paud sejahtera bisa menjadi percontohan dalam hal pengelolaan dana gampong untuk pengembangan sumber daya manusia dalam hal pendidikan masyarakat. Kata Kunci: Mutu PAUD, Dana Gampong, PAUD Mandiri, Kelola, Didanai

Page 9 of 14 | Total Record : 140