cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Visipena
ISSN : 20861397     EISSN : 25026860     DOI : 10.46244/visipena
Core Subject : Education,
Articles to be published on Visipena should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is Education.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 2 (2019)" : 14 Documents clear
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP DAN PSYCHOLOGICAL CONTRACT TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR DOSEN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA Mi’raj; Matin; Rugaiyah; Lamria
Jurnal Visipena Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.81 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i2.501

Abstract

This study aims to determine the effect of servant leadership and psychological contract on organizational citizenship behavior (OCB). To achieve this goal, this study uses a quantitative approach and data collection techniques using questionnaires. The survey was conducted from June 2018 - March 2019 by involving of 115 lecturers at the Faculty of Tarbiyah and Teachers Training, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. The sample in this study was determined by purposive sampling technique using the Slovin formula and instrument testing as many as 20 lecturers. The findings from the results of this study indicate: first, the existence of leadership influences that serve directly positively and significantly towards organizational citizenship behavior with a path coefficient of 0.332. Second, there is a direct positive psychological contract influence on organizational citizenship behavior with a path coefficient of 0.304. Third, the influence of leadership that serves is directly positive and significant for psychological contracts with a path coefficient of 0.290. Based on the results of this study, organizational citizenship behavior of lecturers can be improved by strengthening leadership that serves, namely leadership that prioritizes the interests of lecturers (subordinates) compared to the interests of their own leadership.Psychological contracts intended to improve organizational citizenship behavior of lecturers by fulfilling shared obligations, lecturers' trust in promises and agreements with organizations. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh servant leadership (kepemimpinan yang melayani) dan psychological contract (kontrak psikologis) terhadap oraganizational citizenship behavior (OCB). Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket. Survey dilakukan sejak bulan Juni 2018 – Maret 2019 dengan melibatkan 115 dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive samplingmenggunakan rumus Slovin dan ujicoba instrumen sebanyak 20 dosen. Temuan dari hasil penelitian ini mengindikasikan: pertama, adanya pengaruh kepemimpinan yang melayani secara langsung positif dan signifikan terhadap organizational citizenship behavior dengan koefisien jalur 0,332. Kedua, adanya pengaruh kontrak psikologis secara langsung positif terhadap organizational citizenship behavior dengan koefisien jalur 0,304. Ketiga, adanya pengaruh kepemimpinan yang melayani secara langsung positif dan signifikan terhadap kontrak psikologis dengan koefisien jalur 0,290. Berdasarkan hasil penelitian ini, organizational citizenship behavior dosen dapat ditingkatkan dengan memperkuat kepemimpinan yang melayani, yaitu kepemimpinan yang mengutamakan kepentingan dosen (bawahan) dibanding kepentingan pimpinannya sendiri. Kontrak psikologis yang dimaksudkan untuk meningkatkan organizational citizenship behavior dosen dengan memenuhi kewajiban bersama, kepercayaan dosen terhadap janji dan kesepakatan dengan organisasi. Kata kunci: Kepemimpinan Yang Melayani, Kontrak Psikologis, Organizational Citizenship Behavior
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DENGAN KONSEP DIRI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Yana Supriatna; Anton Noornia; Deasiyanti; Lamria
Jurnal Visipena Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.3 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i2.502

Abstract

This study aims to determine the effect of Contextual learning models and Conventional learning models with Self Concepts on Understanding Mathematical Concepts in Class VI Elementary School Mathematics. The research sites were SDIT El-Ma'mur and SDIT Al-Munawar. The study was conducted using an experimental method involving two sample groups namely students who learned to use contextual and conventional approaches. Thus it is expected to be compared with the same two study groups. The results of this study indicate that there are differences in the ability of Mathematical Concept Understanding of elementary school students between students who learn to use the contextual learning model with students who learn to use conventional learning models. In addition, the Self Concept also influences the ability of students to understand Mathematical Concepts. The results of data analysis have been carried out. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kontekstual dan model pembelajaran Konvensional dengan Konsep Diri terhadap Pemahaman Konsep Matematika pada pelajaran Matematika Kelas VI Sekolah Dasar. Tempat yang dijadikan penelitian adalah SDIT El-Ma’mur dan SDIT Al-Munawar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan melibatkan dua kelompok sampel yaitu siswa yang belajar menggunakan pendekatan kontekstual dan konvensional. Dengan demikian diharapkan dapat dibandingkan dua kelompok belajar yang sama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan Pemahaman Konsep Matematika siswa sekolah dasar antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Kontekstual dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Konvensional. Selain itu, Konsep Diri juga memberikan pengaruh terhadap kemampuan Pemahaman Konsep Matematika siswa. Adapun hasil analisis data yang telah dilakukan Kata kunci: Model Pembelajaran Kontekstual, Konsep Diri, Pemahaman Konsep Matematika
EFEKTIFITAS PENDEKATAN REALISTIC APPROACH DALAM MENINGKATKAN EMOTIONAL QUOTIENT (EQ) SISWA Cut Eva Nasryah; Arief Aulia Rahman
Jurnal Visipena Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.125 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i2.503

Abstract

EQ is ability to recognize feelings of self and others, cooperate, motivate, and manage emotions and use these feelings to guide thoughts and actions to achieve a goal. Education in schools trains IQ rather than EQ on students. So that not a few students who are weak in self efficacy, self-regulation, not adaptive and innovative. Lack of Motivation, pessimism, and not being able to work with teams. For this reason, this study see the effectiveness of the Realistic Approach (RA) in developing student EQs. RA is one of the learning that is suitable in training students' EQs with a RA’s characteristic that trains students in teamwork to conduct guided discoveries, self-develop models, and can activate cognitive and affective abilities students through real-world activities and imaginable for students. This research was conducted in seventh grade junior high school in Aceh Barat with a purposive sampling using predetermined characteristics. Furthermore, EQ grouping is done based on the Likert scale Questioner 1-4 to determine the number of groupings of students who have high, medium and low EQ. Then the students were given treatment that is the learning process using a RA for 3 months of fractional material, it was found that there was an increase in students' abilities in the high category from 8% to 12%, the category was experiencing an increase of 20% to 28% and 32% and in the low category decreased from 72% to 60% and 56%. This shows that the RA has an impact on students' EQ growth. Abstrak Emotional quotient (EQ) merupakan kemampuan mengenali perasaan diri dan orang lain, bekerjasama, memotivasi, dan mengelola emosi diri serta menggunakan perasaan tersebut dalam memandu pikiran dan tindakan demi mencapai suatu tujuan. Namun pendidikan di sekolah melatih intelligence Quotient (IQ) dari pada EQ terhadap siswa. Sehingga tidak sedikit siswa yang lemah dalam hal kepercayaan, Pengaturan diri, tidak adaptif dan inovatif. Kurangnya Motivasi, pesimis, dan tidak mampu bekerjasama dengan tim. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan realistic approach dalam menumbuhkembangkan EQ siswa di sekolah. Realistic approach merupakan salah satu pendekatan belajar yang cocok dalam melatih EQ siswa dengan karkateristik realistic approach yang melatih siswa dalam bekerjasama tim melakukan penemuan terbimbing, self-develop models, dan mampu mengaktifkan kemampuan kognitif dan afektif dalam diri siswa melalui kegiatan-kegiatan yang real-world dan imaginable bagi siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP kelas VII di Aceh Barat dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling menggunakan karakteristik yang telah ditentukan. Selanjutnya dilakukan pengelompokan EQ berdasarkan Questioner berskala likert 1-4 untuk menentukan jumlah pengelompokan siswa yang memiliki EQ tinggi, sedang dan rendah. Lalu siswa diberikan treatment yaitu proses pembelajaran mengggunakan realistic approach selama 3 bulan materi pecahan, didapat hasil bahwa terjadi peningkatan kemampuan siswa pada kategori tinggi yaitu dari 8% menjadi 12% pada uji coba I dan II, kategori sedang mengalami peningkatan 20% menjadi 28% dan 32% pada uji I dan II serta kategori rendah mengalami penurunan dari 72% menjadi 60% dan 56% pada uji coba I dan II. Hal ini menunjukkan bahwa realistic approach berdampak pada tumbuhkembang EQ siswa. Kata kunci: Pendekatan realistik, Emotional Quotient.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TS – TS) DENGAN AKTIVITAS WINDOW SHOPPING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA IAIN BONE Rina Novianty
Jurnal Visipena Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.809 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i2.504

Abstract

This research was a Classroom Action Research (CAR) which aimed to improve the students learning motivation in IAIN Bone through the application of the Two Stay Two Stray (TS-TS) learning model with Activity Window Shopping. This research was conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, action, observation, and reflection. The techniques in Data collection used in this research were questionnaire and documentation. The instrument used in this research was a list of questions on the questionnaire. The technique in data analysis used was descriptive data analysis by looking at the average score percentage by describing the quantitative data obtained. Based on the results of the research, it was concluded that the Application of Two Stay Two Stray (TS - TS) Learning Model with Window Shopping Activity can increase the students learning motivation in IAIN Bone. From the result of questionnaire data analysis the research showed that the percentage of the students learning motivation was obtained by an average score of 77.10% in the first cycle and then increases to 82.07% in the second cycle or increase of 4.97%. Abstrak Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa IAIN Bone melalui penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TS - TS) dengan Aktivitas Window Shopping. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah daftar pertanyaan pada angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dengan melihat persentase skor rata- rata dengan mendeskripsikan data kuantitatif yang diperoleh. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TS - TS) dengan Aktivitas Window Shopping dapat Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa IAIN Bone. Dari hasil analisis data angket penelitian menunjukkan bahwa persentase motivasi belajar mahasiswa diperoleh rata –rata skor 77,10 % pada siklus I dan kemudian meningkat menjadi 82,07 % pada siklus II atau terjadi peningkatan 4,97%. Kata kunci: Two Stay Two Stray, Window Shopping, motivasi belajar
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK DAN KERJASAMA TIM TERHADAP EFEKTIFITAS KERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KOTA BEKASI Rabiatul Adawiyah; Neti Karnati; Siti Rochanah
Jurnal Visipena Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.144 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i2.505

Abstract

This study aims to determine the effect of academic supervision and teamwork on the effectiveness of the work of State Junior High School teachers in Bekasi City. This research was conducted using a quantitative approach and data collection techniques using questionnaires involving 243 public junior high school teachers in Bekasi City as a research sample. The sample in this study was determined randomly using Slovin formula. Analysis and interpretation of data indicate; First, the influence of academic supervision is directly positive and significant for teacher work effectiveness with a path coefficient of 0.249. Second, the influence of teamwork is directly positive on teacher work effectiveness with path coefficients of 0.557. Third, the influence of academic supervision is directly positive on teamwork with a path coefficient of 0.383. Based on the results of this study, teacher work effectiveness can be improved with appropriate academic supervision. Teamwork through coordination, interpersonal activities, responsibility, support between individuals and collaboration can improve teacher work effectiveness. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik dan kerjasama tim terhadap efektivitas kerja guru Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kota Bekasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan angketdengan melibatkan 243 guruSMP Negeri di Kota Bekasi sebagai sampel penelitian. Sampel dalam penelitian ini ditentukan secara acak dengan menggunakan rumus Slovin. Analisis dan interpretasi data menunjukkan indikasi; Pertama, adanya pengaruh supervisi akademik langsung positif dan signifikan terhadap efektivitas kerjaguru dengan koefisien jalur0,249. Kedua, adanya pengaruh kerja sama tim secara langsung positif terhadap efektivitas kerja guru dengan koefisien jalur0,557. Ketiga, adanya pengaruh supervisi akademik secara langsung positif terhadap kerja sama tim dengan koefisien jalur 0,383. Berdasarkan hasil penelitian ini, efektivitas kerja guru dapat ditingkatkan dengan supervisi akademik yang dilakukan secara tepat. Kerjasama tim melalui koordinasi, aktivitas interpersonal, tanggung jawab, dukungan antara individu dan kerjasama dapat meningkatkan efektivitas kerja guru. Kata kunci: Supervisi Akademik, Kerjasama Tim, Efektifitas Kerja
PEMAHAMAN MASYARAKAT GOWA TENTANG NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM YANG TERINTEGRASI DALAM SARAK SEBAGAI UNSUR PANGNGADAKKANG DI KABUPATEN GOWA Rusli Malli; Sumiati; St. Rajiah; Nurani Asiz
Jurnal Visipena Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.453 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i2.506

Abstract

The values of Islamic education are integrated in Sarak as a Pangngadakkang element for the community of Gowa. This research aims to describe the public understanding of Gowa about Islamic blowing values integrated in Sarak as a pangngadakkang element, and further listen to the level of its application in Gowa Regency. The research methodology used in research is a type of qualitative study, a method of approach based on theories of Islamic education approaches and other areas of science that support such as normative theological approaches, Psychological and sociological and historical approaches that include an interdisciplinary approach, whose data refers to field research and is supported by the library research. Data obtained, directly from the research site by means of meeting the informant. The data collection procedures are through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Processing and analyzing their data qualitatively. The results of this study concluded that the values of Islamic education in Sarak as an element in the community of Gowa in the form of ethical rules, customs, social conventions that govern the order of society based on Islam. These values partially filter the indigenous peoples and on the other hand rather enrich the customs in various aspects of Islamic education values such as spiritual, intellectual, moral, social and ritual values. The values are also reflected in the tradition of Kasiratangngang (in conformity) in the election of the match, the custom of the marriage event, for the people of Gowa. The implications of Islamic education values integrated in Sarak as a form of pangngadakkang for the community of Gowa, can be seen in the increasing faith of the community, the implementation of good worship, and the establishment of noble morality. Abstrak Nilai-nilai pendidikan Islam yang terintegrasi dalam sarak sebagai unsur pangngadakkang bagi masyarakat Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman masyarakat Gowa tentang Nilai-nilai penidikan Islam yang terintegrasi dalam sarak sebagai unsur pangngadakkang,serta menyimak lebih lanjut pada tataran penerapannya di Kabupaten gowa. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian kualitatif, metode pendekatan yang berdasar pada teori-teori pendekatan ilmu kependidikan Islam dan bidang ilmu lain yang mendukung seperti pendekatan teologis normatif, pendekatan psikologis dan sosiologis dan historis sehingga tercakup pula di dalamnya pendekatan antardisipliner, yang datanya merujuk pada field research dan ditnunjang library research. Data yang diperoleh, langsung dari lokasi penelitian dengan cara menemui informan. Adapun prosedur pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Pengolahan dan analisis datanya secara kualitatif. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam dalam sarak sebagai unsur pangngadakkang di kalangan masyarakat Gowa berupa aturan-aturan etika, adat istiadat, kaidah-kaidah sosial yang mengatur tata tertib masyarakat berdasarkan Islam. Nilai-nilai tersebut sebagian memfilter adat masyarakat dan di sisi lain justru lebih memperkaya adat istiadat dalam berbagai aspek tata nilai pendidikan Islam seperti nilai spiritual, intelektual, moral, sosial dan ritual. Nilai-nilai itu tercermin pula dalam tradisi kasiratangngang (kesepadanan) dalam pemilihan jodoh, adat acara perkawinan, bagi masyarakat Gowa. Implikasi nilai-nilai pendidikan Islam yang terintegrasi dalam sarak sebagai unsur pangngadakkang bagi masyarakat Gowa, dapat dilihat pada semakin meningkatnya keimanan masyarakat, pelaksanaan ibadah secara baik, dan pembentukan akhlak mulia. Kata kunci: Nilai-Nilai Pendidikan Islam, Terintegrasi, Sarak, Pangngadakkang
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN PROSES IPA DI SEKOLAH DASAR Fetty Primadini; Nadiroh; Edwita; Lamria
Jurnal Visipena Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.282 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i2.508

Abstract

The research aims to find out the effect of learning media and learning independence on the skills of science processes in elementary schools. The method used in this study was an experiment with design research with 2x2 by level treatment design. Sampling in this study was carried out by simple random sampling, namely Duren Sawit Village Primary School and selected Duren Sawit 07 Pagi State Elementary School. The results of this study indicate that the science process skills between students taught using visual learning media are higher than students taught using audio visual learning media. The average science process skills of students who learn use visual learning media are higher than students who learn by using audio visual learning media. Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui perngaruh media pembelajaran dan kemandirian belajar terhadap keterampilan proses IPA di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain peneitian eksperimen dengan rancangan treatment by level 2x2, Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara simple random sampling yaitu Sekolah Dasar Negeri Kelurahan Duren Sawit dan yang terpilih Sekolah Dasar Negeri Duren Sawit 07 Pagi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Keterampilan proses IPA antara siswa yang diajarkan menggunakan media pembelajaran visual lebih tinggi dari pada siswa yang diajarkan menggunakan media pembelajaran audio visual. Rata-rata keterampilan proses IPA siswa yang belajar menggunakan media pembelajaran visual lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar dengan menggunakan media pembelajaran audio visual. Kata kunci: Media Pembelajaran, Kemandirian Belajar, Keterampilan Proses IPA
PERMAINAN TRADISIONAL ENGLOLIBABA BISKUIT MENINGKATKAN KELINCAHAN ANAK SEKOLAH DASAR Didi Yudha Pranata; Tuti Sarwita
Jurnal Visipena Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.261 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i2.509

Abstract

The development of technology today is very helpful to human needs in daily life, but if not, then it is expected that negative things can be used. Gadgets or smartphones are now items that are no longer for school-age children, for them gadgets or smartphones are playing tools on the sidelines of the time needed to recompile after school. This is one of the factors of today's children who are less mobile, making their level of agility low. Based on the above questions, the researchers tried to put a solution to the yaiyu by implementing the traditional englolibaba biscuit game to improve the agility of children of primary schoolNegeri 3 Banda Aceh. The purpose of this research is to study the traditional English game of biscuits to improve the agility of elementary school children 3 Banda Aceh. The method used in this research is quantitative descriptive. The sample in this study changed 20 fourth grade children of primary schoolNegeri 3 Banda Aceh. This is proven based on the significant level taken ie 5% or 0.05. Then if the value of sig. (2-tailed) <0.05, then the stated results are significantly different between the pre test and post test results. However, the value of sig. (2-tailed)> 0.05, then the stated results differ significantly between pre test and post test results. Based on the data obtained Obtained sig. (2-tailed), that is 0.00 <0.05. Then it can be concluded that it is the result of buying children after being given the traditional Alibabaengland biscuit game. Abstrak Perkembangan teknologi saat ini sangat membantu keperluan manusia dalam kehidupan sehari-hari, namun apabila tidak dimanfaatkan sebagaimana fungsinya akan mengakibatkan hal yang negatif. Gadget ataupun smartphone saat ini menjadi barang yang tidak asing lagi bagi anak-anak usia sekolah dasar, bagi mereka gadget ataupun smartphone merupakan alat bermain disela-sela waktu ulang ketika sepulang sekolah. Hal ini merupakan salah satu faktor anak zaman sekarang kurang melakukan gerak, sehingga membuat tingkat kelincahan mereka rendah. Berdasarkan permasalahan di atas, maka peneliti mencoba untuk member solusi yaitu dengan menerapkan permainan tradisional englolibaba biscuit untuk meningkatkan kelincahan anak sekolah dasarNegeri 3 Banda Aceh. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui permainan tradisional englolibaba biskuit dapat meningkatkan kelincahan anak sekolah dasar negeri 3 Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 anak kelas IV sekolah dasarNegeri 3 Banda Aceh.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kelincahan pada anak kelas IV sekolah dasar Negeri 3 Banda Aceh setelah diberikan tindakan permainan tradisional englolibaba biskuit. Hal ini terbukti berdasarkan dengan taraf signifikan yang diambil yaitu 5% atau 0,05. Maka jika nilai sig.(2-tailed)<0,05, maka hasil dinyatakan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre test dan post test. Namun apabila nilai sig.(2-tailed)>0,05, maka hasil dinyatakan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan post test. Berdasarkan dari hasil data yang sudah diperoleh diketahui bahwa nilai sig.(2-tailed) yaitu 0,00<0,05. Maka dapat di simpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil kelincahanpada anak setelah diberikan permainan tradisional englolibaba biskuit. Kata kunci: Permainan Tradisional, Englolibaba Biskuit, Kelincahan
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSAKSIONAL DAN PENGHARGAAN TERHADAP KINERJA GURU SMK NEGERI BISNIS MANAJEMEN DI JAKARTA PUSAT Riza Mardiana; Matin; Neti Karnati
Jurnal Visipena Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.689 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i2.511

Abstract

The purpose of this study was to study the Effect of Transactional Leadership and the Appreciation of Teacher Performance at State Vocational Business Management in Central Jakarta. This study uses path analysis is a technique to estimate the effect of variables, namely exogenous and endogenous variables. This approach was chosen to analyze the pattern of relationships between variables in order to determine the direct or indirect effects of a set of exogenous variables (independent variables) and endogenous variables (dependent variables). The sample from this study were 98 teachers in the State Vocational Business and Management Vocational School in Central Jakarta. The results of this study indicate that; (1) Effect of Transactional Leadership on Performance with a correlation coefficient of 0.467 and path coefficient values ​​of 0.365, (2) Effect of Award on Performance with a correlation coefficient of 0.446 and path coefficient values ​​of 0.334, (3) Effect of Transactional Leadership on Awards with the correlation coefficient value is 0.307 and the path coefficient value is 0.307. Thus the increase in performance can be achieved well if there is a strong influence of transactional leadership, and rewards that are built well. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari Pengaruh Kepemimpinan Transaksional dan Penghargaan Terhadap Kinerja Guru SMK Negeri Bisnis Manajemen di Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan analisis jalur adalah suatu teknik untuk mengestimasi pengaruh variabel yaitu variabel eksogen dan endogen. Pendekatan ini dipilih untuk menganalisis pola hubungan antar variabel dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung seperangkat variabel eksogen (variabel bebas) dan variabel endogen (variabel terikat). Sampel dari penelitian ini adalah 98 orang guru di lingkungan SMK Negeri Bisnis dan Manajemen di Jakarta Pusat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) Pengaruh Kepemimpinan Transaksional terhadap Kinerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,467 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,365, (2) Pengaruh Penghargaan terhadap Kinerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,446 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,334, (3) Pengaruh Kepemimpinan Transaksional terhadap Penghargaan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,307 dan nilai koefisien jalur sebesar 0,307. Dengan demikian peningkatan kinerja dapat diraih dengan baik apabila adanya pengaruh kuat dari kepemimpinan transaksional, dan penghargaan yang terbina dengan baik . Kata kunci: Kepemimpinan Transaksional, Penghargaan, Dan Kinerja Guru
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS MATERI KEGIATAN JUAL BELI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) : (Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas III SD Negeri Ancol Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang Tahun Pelajaran 2018/2019) Avini Martini; Cep Deni Wahyudin
Jurnal Visipena Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.582 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v10i2.512

Abstract

This research is motivated by the lack of student activities that include attention, activity, and work together, so impressed passive learning and results in a low learning outcomes in social studies class III material purchase. This study has two formulation of the problem, namelywhether the model of Problem Based Learning (PBL) can increase the activity of social studies material trading activities and whether the model of Problem Based Learning (PBL) can improve learning outcomes IPS material trading activities of third grade students of SDN Ancol subdistrict Darmaraja, as well as the purpose of this research is, to enhance the activity and results of social studies in materials trading activities in the third grade students of SDN Ancol subdistrict Darmaraja. This study uses classroom action research (PTK) with a research design Kemmis and MC models. Taggart covering the planning, implementation, observation, and reflection. Subjects of this study third grade students of SDN Ancol subdistrict Darmaraja the Academic Year 2018/2019 of 16 people. Data collection techniques in this study is the observation techniques and engineering tests on the material buying and selling activities. After research and analysis of the data is completed, the researchers obtained data activity and learning outcomes of students has increased from the initial data to the second cycle. It is seen from the student activity on preliminary data the average amount of student activity score is 54.1, the student who gets good criteria only 3 people (18.75%), in the first cycle the average number of students activity score is 66.19 students who get good criteria to 7 students (43.75%) and the second cycle an average score of student activity is 80.75 and students who get good criteria increased to 12 (75.00%). Improved student learning activities to impact on improving student learning outcomes. This is evident from the average value of students' test results prior to implementation action planmodel of Problem Based Learning (PBL) is the average value of only 60 students by the number of students who completed only 3 people (18.75%), then after the action is taken the average value of students in the first cycle to 68.13 to the number of students who completed as many as 9 people (56.25%), and the second cycle of the average value of students has increased to 80 the number of students who completed a total of 14 people (87.50%). Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya aktivitas siswa yang meliputi perhatian, keaktifan, dan bekerja sama, sehingga pembelajaran terkesan pasif dan berakibat pada hasil belajar yang rendah pada mata pelajaran IPS kelas III materi jual beli. Penelitian ini memiliki dua rumusan masalah, yaitu apakah model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas belajar IPS materi kegiatan jual beli dan apakah model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPS materi kegiatan jual beli siswa kelas III SDN Ancol Kecamatan Darmaraja, serta tujuan pada penelitian ini yaitu, untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS dalam materi kegiatan jual beli pada siswa kelas III SDN Ancol Kecamatan Darmaraja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain penelitian model Kemmis dan MC. Taggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini siswa kelas III SDN Ancol Kecamatan Darmaraja Tahun Pelajaran 2018/2019 sebanyak 16 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa teknik observasi dan teknik tes pada materi kegiatan jual beli. Setelah penelitian dan analisis data selesai dilaksanakan, peneliti memperoleh data aktivitas dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari data awal sampai siklus II. Hal ini terlihat dari aktivitas siswa pada data awal rata-rata jumlah skor aktivitas siswa yaitu 54,1 , siswa yang mendapat kriteria baik hanya 3 orang (18,75%), pada siklus I rata-rata jumlah skor aktivitas siswa yaitu 66,19 siswa yang mendapat kriteria baik menjadi 7 orang siswa (43,75%) dan pada siklus II rata-rata skor aktivitas siswa yaitu 80,75 dan siswa yang mendapat kriteria baik meningkat menjadi 12 orang (75,00%). Peningkatan aktivitas belajar siswa berdampak pula pada peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata hasil tes belajar siswa sebelum diterapkan tindakan perencanaan model Problem Based Learning (PBL) rata-rata nilai siswa hanya 60 dengan jumlah siswa yang tuntas hanya 3 orang (18,75%), selanjutnya setelah tindakan dilakukan nilai rata-rata siswa pada siklus I menjadi 68,13 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 9 orang (56,25%), dan pada siklus II nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan menjadi 80 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 14 orang (87,50%). Kata kunci: Model Problem Based Learning, Aktivitas Dan Hasil Belajar

Page 1 of 2 | Total Record : 14