cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No.34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Visipena
ISSN : 20861397     EISSN : 25026860     DOI : 10.46244/visipena
Core Subject : Education,
Articles to be published on Visipena should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is Education.
Articles 343 Documents
PENGARUH GAYA BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X DAN X1 SMK BINA UTAMA DEPOK Iin Asikin
Jurnal Visipena Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.144 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i1.378

Abstract

The purpose of this study was to obtain an answer empirically the effect (1) the learning style to learning interest partially, (2) the emotional Intelligence to learning interest partially, and (3) the learning style and emotional Intelligence on learning interest simultaneously. This research was conducted at SMK Bina Utama Depok with 103 students as respondents.The method used was a survey with multiple linear regression analysis approach. Based on the research an calculations SPSS obatained the following results: (1 )There is the effect of learning style to learning interest partially, (2) There is the effect of emotional Intelligence to learning interest partially, and (3) There are the effect of the learning style and emotional Intelligence on learning interest simultaneously. Therefore, it could be concluded that high or low of learning interest effected directly by the learning style and emotional Intelligence. This conclucion implies that when we want to improve learning interest, we have to take on to consideration those two variables, learning style and emotional Intelligence as well. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah ingin memperoleh jawaban secara empirik pengaruh (1) gaya belajar terhadap minat belajar secara parsial, (2) kecerdasan emosional terhadap minat belajar secara parsial, dan (3) gaya belajar dan kecerdasan emosional terhadap minat belajar secara simultan. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Bina Utama Depok, dengan responden sebanyak 103 peserta didik. Metode yang digunakan adalah survey dengan pendekatan analisis regresi linear ganda. Berdasarkan penelitian dan perhitungan SPSS diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : (1) Terdapat pengaruh gaya belajar terhadap minat belajar secara parsial, (2) Terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap minat belajar secara parsial, dan (3) Terdapat pengaruh gaya belajar dan kecerdasan emosional terhadap minat belajar secara simultan. Dari kesimpulan tersebut dapat dikatakan bahwa tinggi rendahnya minat belajar peserta didik ditentukan oleh gaya belajar dan kecerdasan emosional peserta didik. Oleh karena itu perbaikan pada minat belajar harus mempertimbangkan variabel gaya belajar dan kecerdasan emosional. Kata Kunci : Gaya Belajar, Kecerdasan Emosional, dan Minat Belajar
PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN ISO 9001:2008 : (Studi Kasus di SMP Negeri Jakarta) Herlina
Jurnal Visipena Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.901 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i1.379

Abstract

The objective of this research is to comprehend contribution of ISO 9001:2008 in improving school quality management. It is a qualitative research with a case study method conducted in Jakarta State Junior High School.The data were collected through participant observation using interview, observation, document study, and recording. The data analysis and interpretation indicates that (1) continuous improvement is a cycle of plan, do, check, and act to achieve quality; (2) work process, teamwork, and communication are needed by team work in achieving the quality; (3) training is held by the school to improve the quality of human resources. Those aspects done effectively since school management of Junior High School implemented ISO 9001:2008. The findings lead to the recommendation that (1) continuous improvement should be done though not monitored by ISO; (2) increasing commitment to team work; (3) monitoring and evaluation on training should be done internally and externally. It is also recommended for education stakeholders to improveaccountability in assessing standard of education.
PENGARUH SKEMA PESERTA DIDIK DAN MEMBACA EKSTENSIF TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS Natalia Tri Astuti
Jurnal Visipena Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.809 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i1.380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh skema dan pemberian tugas membaca ekstensif terhadap hasil belajar bahasa Inggris peserta didik di SMA PGRI Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu, dengan populasi seluruh SMA PGRI di Jakarta Selatan, dan Sample dua SMA PGRI di Jakarta selatan. Penelitian ini menggunakan beberapa instrument dan tahapan. Berdasarkan hasil pengujian yang dibantu dengan SPSS 15.0. pada taraf signifikansi 0,05 maka diperoleh semua data berdistribusi normal dan homogen. Dan diperoleh hasil terdapat pengaruh yang signifikan antara skema dengan hasil belajar bahasa Inggris, Pengaruh yang cukup signifikan antara pemberian tugas membaca ekstensif dengan tidak membaca ektensif terhadap hasil belajar bahasa Inggris, dan terdapat sinergi atau pengaruh yang sangat signifikan secara bersama-sama antara skema dan membaca ekstensif terhadap hasil belajar bahasa Inggris peserta didik.
PENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK ANAK MELALUI GERAK DAN LAGU PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK CUT MUTIA BANDA ACEH Elvinar; Nurbaiti
Jurnal Visipena Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.899 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i1.381

Abstract

Penelitan ini berjudul: Peningkatan kemampuan motorik anak melalui gerak dan lagu pada anak usia 4-5 tahun di TK Cut Mutia Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah gerak dan lagu dapat meningkatkan kemampuan motorik anak usia 4-5 tahun di TK Cut Mutia Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik anak usia 4-5 tahun melalui gerak dan lagu pada anak usia 4-5 tahun di TK Cut Mutia Banda Aceh Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian siswa adalah kelompok A sebanyak 10 orang murid di TK Cut Mutia Banda Aceh yang belajar pada kelompok A terdiri dari 6 laki-laki dan 4 perempuan pada tahun pelajaran 2014-2015. Instrumen digunakan berupa lembaran observasi, dan lembaran wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuanitatif dengan analisis data menggunakan uji persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui gerak dan lagu sebagai media atau metode pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan motorik anak di kelompok A TK Cut Mutia Banda Aceh. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi perubahan kemampuan motorik anak setelah proses pembelajaran melalui gerak dan lagu. Perubahan tersebut diperlihatkan berdasarkan hasil siklus I pertemuan ke tiga anak yang mengalami ketuntasan belajar adalah 32% terjadi peningkatan pada hasil siklus II pada pertemuan ketiga 74%. Dengan demikian melalui gerak dan lagu dapat meningkatkan kemampuan motorik anak di kelompok A Cut Mutia Banda Aceh.
ANALISIS KESALAHAN MORFOLOGIS DALAM PROSES DISKUSI SISWA SEKOLAH DASAR Gio Mohamad Johan; Dyoty Auliya Vilda Ghasya
Jurnal Visipena Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.629 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i1.382

Abstract

The general objective of this research is to describe Indonesian error in the discussion process students of sixth gradestudents SDN 1 Miri. The specific purpose of this research is, describe morphological error in Indonesian language in the discussion process students of class VI SDN 1 Miri. This research is a descriptive research. Sources of data in this study are the students of sixth grade SDN 1 Miri Jenangan district Ponorogo. The instruments used in this research are observation sheet and oral data recorder. Data collection using nontes techniques such as record, record, and observation. Data analysis techniques using qualitative data analysis techniques. The results of this study indicate that there are errors in Indonesian language in the discussion process students of sixth grade SDN 1 Miri. The result of this research is morphological error consisting of mistake of improper usage of affix, omission of affix, and morph increase. Abstrak Tujuan umum penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan berbahasa Indonesia dalam proses diskusi siswa kelas VI SDN 1 Miri. Adapun tujuan khusus penelitian ini yakni, mendeskripsikan kesalahan berbahasa Indonesia secara morfologis dalam proses diskusi siswa kelas VI SDN 1 Miri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 1 Miri Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yakni lembar observasi dan alat perekam data lisan. Pengumpulan data menggunakan teknik nontes seperti rekam, catat, dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kesalahan berbahasa Indonesia dalam proses diskusi siswa kelas VI SDN 1 Miri. Hasil penelitian ini yakni kesalahan secara morfologis terdiri atas kesalahan penggunaan afiks yang tidak tepat, penghilangan afiks, dan penyingkatan morf. Kata Kunci : Analisis Kesalahan, Morfologi, Diskusi
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII MELALUI PENDEKATAN KOOPERATIF LEARNING TIPE JIGSAW PADA MATERI PETA DI SMP NEGERI 16 BANDA ACEH Nurhayati
Jurnal Visipena Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.958 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i1.383

Abstract

Kooperatif learning tipe jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif dengan cara siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 4-6 orang secara heterogen dan siswa bekerja sama saling ketergantungan secara positif dan bertanggung jawab secara mandiri. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) apakah pendekatan kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII pada materi peta di SMP Negeri 16 Banda Aceh. (2) bagaimana aktivitas siswa kelas VII dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kooperatif learning tipe jigsaw pada materi peta di SMP Negeri 16 Banda Aceh. tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII melalui pendekatan kooperatif Learning tipe jigsaw pada materi peta di SMP Negeri 16 Banda Aceh; (2) untuk mengetahui aktivitas siswa kelas VIII dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kooperatif learning tipe jigsaw pada materi peta di SMP Negeri 16 Banda Aceh. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-1 sebanyak 32 siswa yang terdiri dari 12 laki-laki dan 20 perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatan aktivitas siswa, dan soal tes siswa. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh: (1) hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu dari 62,50% siklus pertama menjadi 93,8% pada siklus kedua. (2) aktivitas siswa meningkat dari siklus pertama 75,80% menjadi 88,25% pada siklus kedua. Sehingga dari hasil yang didapat maka peneliti tidak melanjutkan penelitian untuk siklus ketiga karena pada siklus kedua siswa sudah mencapai ketuntasan belajar.
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM LIRIK LAGU ACEH ALBUM BOH HATE 2 GOYANG LAGI Trisfayani
Jurnal Visipena Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.455 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i1.384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jenis campur kode dalam lirik lagu Aceh album Boh Hate 2 Goyang Lagi, dan (2) mengetahui faktor-faktor timbulnya campur kode dalam lirik lagu Aceh album Boh Hate 2 Goyang Lagi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Sumber data penelitian ini adalah sepuluh lirik lagu yang terdapat di dalam album Boh Hate 2 Goyang Lagi. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik simak atau observasi. Proses penelitian diawali dengan membaca data yang telah dikumpulkan, memilih yang sesuai dengan penelitian, yaitu campur kode, mengklasifikasikan berdasarkan campur kode, menganalisis data, menentukan penyebab terjadinya campur kode, kemudian menarik kesimpulan. Hasil analisis data menunjukkan jenis campur kode yang terjadi adalah jenis campur kode ke dalam yaitu bersumber dari bahasa asli dan segala variasinya, yaitu campur kode dalam bahasa Indonesia. Kemudian campur kode keluar yang bersumber dari bahasa asing yang merupakan campur kode dari bahasa Inggris. Penyebab terjadinya campur kode adalah untuk (a) mengakrabkan suasana, (b) meyakinkan topik pembicaraan, (c) membangkitkan rasa humor, (d) sekedar bergaya atau bergengsi, (e) untuk menegaskan maksud tertentu, dan (f) memamerkan keterpelajarannya atau kedudukannya.
PEMBERIAN PENGUATAN (REINFORCEMENT) TERHADAP MOTIVASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH TEORI SASTRA Radhiah
Jurnal Visipena Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.386 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i1.385

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pemberian penguatan (reinforcement) terhadap motivasi mahasiswa pada mata kuliah Teori Sastra. Penelitian ini menggunakan dua instrumen, yaitu lembar observasi dan angket. Sumber data penelitian adalah mahasiswa semester II tahun pelajaran 2016/2017. Subjek data tersebut diambil dari kelas A1 yang berjumlah 29 orang. Penganalisisan lembar observasi dan data angket dilakukan dengan mempersentasekan jumlah terbanyak dari pilihan. Penganalisisan lembar observasi dan data angket dilakukan dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian penguatan yang berupa reward dan punishment pada mata kuliah Teori Sastra dapat memengaruhi motivasi mahasiswa dalam pembelajaran. Motivasi mahasiswa menjadi lebih meningkat sehingga proses pebelajaran pun menjadi lebih hidup dan hasil pembelajaran pun tentunya meningkat juga. Jadi, pemberian penguatan yang berupa reward dan punishment dalam pembelajaran sangat cocok digunakan untuk meningkatkan motivasi mahasiswa.
KUALITAS BUTIR SOAL UJIAN DITINJAU DARI SEGI BAHASA (ANALISIS KUALITATIF BUTIR SOAL) Syahriandi
Jurnal Visipena Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.494 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i1.386

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ketepatan penggunaan komponen/aturan kebahasaan dalam sebuah butir soal. Data dalam penelitian ini diambil pada soal semester ganjil pada kelas VI di SD Negeri BTN Seuriget. Data juga diambil hanya mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jadi, sumber data penelitian ini adalah butir soal mata pelajaran Bahasa Indonesia semester ganjil di SD Negeri BTN Seuriget. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan teknik pengumpulan data dengan studi dokumen. Analisis bahasa akan dianalisis dengan menggunakan kartu telaah soal, yaitu bentuk pilihan ganda dan uraian. Setiap soal akan diberi tanda letak ketidaklayakan soal. Setelah soal diberi tanda, soal tersebut akan dijelaskan secara terperinci apa yang menjadi kesalahan soal tersebut, lalu setiap soal akan diperbaiki sehingga menjadi soal yang layak dipakai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas butir soal dari segi bahasa umumnya dapat dikatakan sudah sesuai walaupun ada aspek yang masih belum sempurna, yaitu adanya soal yang menimbulkan penafsiran ganda
MENINGKATKAN KUALITAS BERFIKIR KRITIS CALON GURU SEKOLAH DASAR PADA PEMBELAJARAN SOAL CERITA MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN METAKOGNITIF Roslina; Murni
Jurnal Visipena Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.984 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i1.387

Abstract

Meningkatkan kualitas berfikir kritis Calon Guru SD (mahasiswa PGSD) adalah penting. Untuk itu perlu ditingkatkan tarap berfikir kritis Calon Guru SD melalui suatu pendekatan pembelajaran untuk mengembang kognitifnya. Maka menjadi suatu keharusan adanya suatu pembelajaran matematika yang pada intinya mengharuskan keterlibatan mahasiswa PGSD dalam proses pembelajaran itu sendiri. Oleh karena itu perlu adanya bimbingan yang mendalam bagi calon guru SD mengenai keterlibatan secara aktif yang menanamkan kesadaran metakognitif, dapat dikembangkan dengan memperkaya pengalaman yang bermakna melalui persoalan penyelesaian masalah yang diawali dari pemecahan masaalah. Sampelnya dari penelitan ini adalah mahasiswa PGSD di Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh yang merupakan level awal dalam mengaplikasikan Kurikulum Nasional khususnya dalam mempelajari Soal Cerita Matematika. Pengembangan penelitian ini dilakukan mengikuti 5 (lima) tahapan pengembangan Plomp yang dimodifikasi dengan memadu tahapan pengembangan material (produk) oleh Nieveen dengan memperhatikan 3 aspek kualitas, yakni aspek kevalidan, aspek kepraktisan, dan aspek keefektifan (Metode). Pada tahun pertama dilakukan uji caba pada dua kali pertemuan Pada Buku I untuk mendapat gambaran yang lebih meyakinkan peneliti tentang kualitas kemampuan Berfikir Kritis Mahasiswa PGSD USM (calon guru yang ada pada Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh). Tahun Kedua: Buku 1, di ujicobakan kembali pada tahun kedua ini dan diteruskan Buku 2, Buku, 3 dan Buku 4. Berdasar analisis topik ditetapkan banyak waktu yang tersedia untuk mengajarkan kompetensi yang berkenaan dengan Soal Cerita Matematika 6 kali pertemuan.