cover
Contact Name
Pradi Khusufi Syamsu
Contact Email
pradi1403@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
pradi1403@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
ISSN : 2303260X     EISSN : 25798456     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
The EL-IBTIKAR Journal focuses on the theme and topic of Arabic teaching, Arabic linguistics and literature, including: 1) Methodology of Arabic teaching for non-native speakers. 2) Arabic Morphology and Syntax. 3) Teaching for Arabic Competences. 4) Strategy for teaching and learning Arabic for non-native speakers. 5) Models of Arabic teaching for non-native speakers. 6) Arabic linguistics. 7) Arabic literatures. 8) The technology of Arabic teaching. 9) Design of Arabic teaching for non-native speakers. 10) Evaluation in Arabic teaching for non-native speakers.
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
PERAN MEDIA GAMBAR BERSERI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN BAHASA ARAB Muhammad Rizal Rizqi
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.273 KB) | DOI: 10.24235/ibtikar.v7i2.3363

Abstract

Penelitian yang berjudul peningkatan motivasi dan kemampuan menulis kara-ngan bahasa Arab dengan menggunakan media gambar berseri bagi siswa Madrasah Ibtidaiyyah At-tahdzibiyah Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media gambar berseri dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun cerita menjadi karangan yang utuh sesuai dengan rangkaian gambar yang urut, bagaimana penerapan media gambar berseri dalam pembelajaran menulis bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyyah At-Tahdzibiyyah Kecamatan Babat Kabupa-ten Lamongan. Untuk memperoleh hasil penelitian tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Untuk meningkat-kan kemampuan siswa dalam menulis karangan bahasa Arab, peneliti mengambil tindakan pembelajaran melalui pengguna-an media gambar berseri yang dilakukan dengan dua siklus. Model penelitian tinda-kan kelas yang digunakan yaitu model Kurt Lewin. Dimana dalam satu siklus terdiri dari empat komponen, meliputi: perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observation), dan refleksi. Adapun teknik pengumpulan data yang di-gunakan adalah wawancara, observasi, catatan lapangan dan tes. Adapun data yang diperoleh di analisis secara deskriptif dan di analisis dengan menggunakan ru-mus nilai rata-rata dan persentase ketunta-san belajar. 
استخدام أسلوب لعبة مفردة الحائط (Word Wall) في ترقية حفظ الطلاب على المفردات Santi Apriyanti; Muhsin Riyadi
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1281.151 KB) | DOI: 10.24235/ibtikar.v7i2.3329

Abstract

Penerapan permainan word wall merupakan salah satu strategi yang dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan hafalan Kosakata siswa, selain itu dengan penggunaan permainan ini guru dapat menghilangkan rasa bosan siswa dalam kegiatan pembelajaran bahasa arab, adapun tujuan umum dari implementasi permainan word wall dalam kegiatan pembelajaran bahasa arab adalah untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap Kosakata.Dasar pemikiran dari penggunaan permainan word wall dalam kegiatan pembelajaran kosakata bahasa arab dikarenakan permainan tersebut secara teori dapat meningkatkan pemahaman kosakata siswa.Tujuan yang hendak dicapai dalam peneitian ini adalah (1) untuk mengetahui kemampuan hafalan siswa sebeum penggunaan permainan word wall dalam kegiatan pembelajaran kosakata (2) untuk mengetahui kemampuan hafalan siswa setelah penggunaan permainan word wall dalam kegiatan pembelajaran kosakata (3) untuk mengetahui pengaruh penggunaan permainan word wall terhadap peningkatan kemampuan menghafal kosakata siswa.Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen, adapun tujuan penggunaan metode ini adalah untuk menganalisis penggunaan permainan word wall dalam kegiatan pembelajaran kosakata bahasa arab serta pengaruhnya terhadap kemampuan hafalan kosakata siswa.Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah (1) kemampuan menghafal siswa kelas VIII MTs KMI sebelum di implementasikannya permainan word wall dalam kegiatan pembelajaran bahasa arab sebesar 36,4% nilai tersebut bermakna lemah (2) kemampuan menghafal siswa kelas VIII MTs KMI sesudah di implementasikannya permainan word wall dalam kegiatan pembelajaran bahasa arab sebesar 61,81% nilai tersebut bermakna cukup (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan permainan word wall dan peningkatan hafalan siswa meningat f-hitung (27,009) lebih besar daripada f-table (4,18), sementara itu nilai pengaruh penggunaan permainan word wall terhadap kemampuan hafalan siswa sebesar 0,81, nila tersebut mempunyai maksud pengaruh penggunaan permainan word wall terhadap peningkatan hafalan isiswa Kelas VIII MTs KMI Tanjungsari Majalengka kuat. Kata Kunci : Word Wall, Hafalan kosa kata
Analisis Perbandingan Konsep Subyek Antara Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia Dini Handayani; Erfan Gazali
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.522 KB) | DOI: 10.24235/ibtikar.v7i2.3334

Abstract

Bahasa-bahasa yang ada di dunia ini adalah sama karena di dasari oleh satu sistem yang universal. Namun, masing-masing bahasa memiliki karakteristik yang berbeda, contohnya dalam segi tata bahasa. Setiap bahasa pasti memiliki kedudukan dalam kalimat seperti subyek, predikat, obyek. Namun, karakteristiknya masing-masing berbeda antara bahasa satu dan lainnya. Seperti subyek, dalam bahasa Indonesia hanya ada satu jenis dan satu nama. Sementara dalam bahasa Arab, memiliki ragam sinonim dan jenis. Penting bagi kita untuk mengetahui dan memahami keduanya agar tidak ada penyempitan maupun penghilangan makna di salah satu bahasa tersebut.Maka dari itu, perlu diadakan perbandingan antara subyek dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Beberapa penelitian tentang perbandingan dua bahasa telah banyak dilakukan, tetapi bukan pada ranah fungsi sintaksis khususnya perbandingan subyek antara bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Oleh sebab itu, kajian ini akan membahas perbandingan tentang konsep subyek antara bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian “Library Reseacrh”. Teknik pengumpulan datanya menggunakan triangulasi yaitu menggabungkan teknik wawancara, observasi dan dokumen. Hasil dari kajian ini adalah, terdapat perbedaan pada pengertian, jenis, beberapa karakteristik dan beberapa unsur pembentuk subyek antara bahasa arab dan bahasa Indonesia serta terdapat persamaan pada beberapa karakteristik dan beberapa unsur pembentuk subyek antara bahasa arab dan bahasa Indonesia.
PENGARUH METODE DEDUKTIF DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU DALAM MEMAHAMI “JUMLAH FI’LIYAH” (Ma’had Al-Jami’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon) Neli Sa'adah; Khasan Aedi
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1395.688 KB) | DOI: 10.24235/ibtikar.v7i2.3335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan Kemampuan mahasantri dalam memahami kaidah Nahwu pada materi “Jumlah Fi’liyah” dengan menerapkanmetode deduktif menggunakan media kartu terhadap mahasantri Ma’had Al-Jami’ah IAIN Syekhnurjati Cirebon.Adapun Metode penelitian yang digunakan Dalam penelitian ini adalah eksperimen (Quasi Experimental) dengan pendekatan Kuantitatif dan desainnya yaitu(Nonequivalent Control Group Design). Populasi Penelitian ini yaitu mahasiswi tingkat pertama IAIN Syekh Nurjati Cirebon 2017.Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Sampling.Instrumen untuk pengumpulan data menggunakan tes. hasil Penelitian ini menunjukan bahwa : hasil tes pemahaman bahasa Arab “jumlah Fi’liyah” sebelum pembelajaran menggunakan metode Deduktif dengan media Kartu dikelas eksperimen menunjukan (Rata-rata) 44, nilai (minimum) 32 dan nilai (maksimum) 72 . sedangkan tes sesudah pembelajaran menunjukan (rata-rata) 78, nilai (minimum) 56 dan nilai(maksimum) 100. adapun hasil tes pemahaman bahasa Arab “jumlah Fi’liyah” sebelum pembelajaran dengan tanpa menggunakan metode Deduktif dan media Kartu dikelas kontrol menunjukan (Rata-rata) 41, nilai (minimum) 28 dan nilai (maksimum) 68.Sedangkan tes sesudah pembelajaran menunjukan (rata-rata) 64, nilai (minimum) 48 dan nilai (maksimum) 92. Berdasarkan data dari Hasil T-Test Independent menunjukan nilai t=  4,641dengan (df)= 78, Sig.(2-Tailed)= 0,000 < 0,05. Ini artinya  Ho ditolak dan Ha diterima yang menunjukan bahwa adanya pengaruh metode deduktif dengan menggunakan media kartu dalam memahami  “jumlah Fi’liyah”  di kelas eksperimen ma’had al-Jami’ah IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun ajaran 2016/2017.
ANALISIS BAHAN AJAR “BUKU SISWA BAHASA ARAB” UNTUK KELAS 6 MADRASAH IBTIDAIYAH (PENDEKATAN SAINTIFIK 2013) Nursobah Fitriani; Hasan Saefulloh
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.434 KB) | DOI: 10.24235/ibtikar.v7i2.3336

Abstract

Dewasa ini bahan ajar mempunyai peran yang penting dalam mencapai keberhasilan belajar. Maka pembelajaran akan berjalan dengan efektif jika bahan ajar yang digunakan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Namun fenomena dilapangan berbicara bahwa bahan ajar digunakan menjadi satu-satunya sumber ajar yang dijadikan pegangan oleh guru, sehingga fokus guru adalah bagaimana menghabiskan materi yang terdapat dalam bahan ajar tersebut tanpa melihat kepada kurikulum, Kompetensi Inti (KI), dan Kompetensi Dasar (KD). Pertanyaannya kemudian adalah apakah bahan ajar yang selama ini digunakan sudah memenuhi kriteria bahan ajar yang baik? Analisis ini menggunakan insrumen dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan teori Mackey. Dalam penelitian ini, menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif yaitu metode untuk mendapatkan informasi-informasi yang akurat dari informasi-informasi yang benar dan mengambil kesimpulan dari informasi-informasi yang ada. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Penelitian kepustakaan adalah beberapa kegiatan penelitian yang menghubungkan dengan kegiatan membaca dan pencatatan
Implementasi Ice Breaking dalam Pembelajaran Bahasa Arab bagi Non-Arab Siti Maisah
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1037.479 KB) | DOI: 10.24235/ibtikar.v8i1.4718

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan ice breaking diimplementasikan dalam pembelajaran bahasa Arab. Selama ini bahasa Arab sering diajarkan dengan cara konvensional. Sehingga menyebabkan pembelajaran bahasa Arab berlangsung datar, membuat siswa bosan dan tidak memperhatikan ketika guru menyampaikan materi pembelajaran. Hal ini dapat dirubah dengan cara memasukkan ice breaking dalam proses pembelajaran. Sebab dalam implementasi ice breaking, siswa diajak bermain sambil belajar. Selain itu, dengan penyampaian ice breaking juga dapat menarik siswa untuk lebih menyukai bahasa Arab. Guru dapat menjadikan ice breaking sebagai salah satu cara untuk meriew pelajaran yang telah disampaikan sebelumnya. Perlu diingat, bahwasanya penyampaian ice breaking tidak boleh mengesampingkan materi pembelajaran yang wajib tersampaikan kepada siswa karena durasi maksimal penyampaian ice breaking yaitu 15 menit. Adapun tujuan utama ice breaking yaitu mengembalikan konsentrasi  dan semangat belajar siswa. Penelitian tersebut menggunakan metode penelitian pustaka (library research). Dalam artikel ini ditulis beberapa contoh ice breaking serta dijelaskan pula kaitannya dengan keterampilan bahasa (maharah al-lughah). Adapun hasil dari penelitian ini yaitubebrapa bentuk ice breaking yang dapat mengembalikan konsentrasi dan semangat mempelajari bahasa Arab sesuai dengan jenis keterampilan bahasa (maharah al-lughah) yang dituju.
Pengaruh Metode Qawaid dan Tarjamah Terhadap Kemampuan Membaca Nyaring Siswa MA Nurul Huda Munjul Cirebon Abdullah Salman; Khasan Aedi
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.381 KB) | DOI: 10.24235/ibtikar.v8i1.4440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca nyaring dengan menerapkan metode Qawaid dan Tarjamah terhadap siswa MA Nurul Huda Munjul Cirebon. Adapun Metode penelitian yang digunakan Dalam penelitian ini adalah eksperimen (Quasi Experimental) dengan pendekatan Kuantitatif dan desainnya yaitu Nonequivalent Control Group Design. Populasi Penelitian ini yaitu siwa kelas 10 IPS MA Nurul Huda Munjul Cirebon tahun ajaran  2018/2019. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Sampling. Instrumen untuk pengumpulan data menggunakan tes. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : hasil tes kemampuan membaca nyaring sebelum pembelajaran menggunakan metode Qawaid dan Tarjamah dikelas eksperimen menunjukan (Rata-rata) 30, nilai (minimum) 15 dan nilai (maksimum) 60. Sedangkan tes sesudah pembelajaran menggunakan metode Qawaid dan Tarjamah menunjukan nilai (rata-rata) 70, nilai (minimum) 20 dan nilai (maksimum) 95. Adapun hasil tes kemampuan membaca nyaring sebelum pembelajaran dengan tanpa menggunakan metode Qawaid dan Tarjamah dikelas kontrol menunjukan (Rata-rata) 30, nilai (minimum) 10 dan nilai (maksimum) 50. Sedangkan tes sesudah pembelajaran menunjukan (rata-rata) 30, nilai (minimum) 10 dan nilai (maksimum) 50. Berdasarkan data dari Hasil T-Test Independent menunjukan nilai t= 10.267 dengan (df)= 28, Sig(2-Tailed)= 0,000 < 0,005. Ini artinya Ho ditolak dan Ha diterima yang menunjukan bahwa adanya pengaruh metode Qawaid dan Tarjamah terhadap kemampuan membaca nyaring di kelas eksperimen MA Nurul Huda Munjul Cirebon tahun ajaran  2018/2019.
Pengaruh Metode Pembelajaran Guided Discovery Terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Pada Materi Tarakib di Madrasah Aliyah Mafatihul Huda Cirebon Utiyani Utiyani; Hasan Saefuloh
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.219 KB) | DOI: 10.24235/ibtikar.v8i1.4817

Abstract

Penelitian ini dilakukan di kelas XI Madrasah Aliyah Mafatihul Huda Depok Cirebon dengan tujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa pada materi tarakib.  Dalam hal ini peneliti menguji cobakan metode pembelajaran penemuan terbimbing (Guided Discovery Learning) dalam pembelajaran tarakib, yang kemudian menganalisis pengaruh metode tersebut berdasarkan hasil tes siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian uji coba, dengan teknik Pre-Experiment dan desain penelitiannya adalah Intact Group Comparison.  Dalam penelitian ini terdapat kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.  Dan alat yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data adalah melalui tes.  Oleh karena itu peneliti menggunakan uji t untuk mengetahui kebenaran Ho dan Ha.Hasil dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh metode pembelajaran Guided Discovery terhadap tingkat pemahaman siswa pada materi tarakib di kelompok eksperimen.  Hal tersebut berdasarkan nilai rata-rata kelompok eksperimen yaitu 79 lebih tinggi dari kelompok kontrol yaitu 41,2.  Dan berdasarkan hasil analisis regresi sederhana menghasilkan Y = 88,429 + 1,179 X  dengan nilai korelasi sebesar 0,606 dan koefisien determinasi (R-Square) sebesar 0,367.  Melalui analisis regresi sederhana dengan menggunakan Software SPSS mengahasilkan nilai Sig. 0,000 < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima.  Dikuatkan juga melalui Uji-t untuk menguji hipotesis yaitu mengahasilkan nilai  2,745 dan nilai  1,705 sehingga  >  yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak.
Korelasi Kemampuan Menyimak dan Aktifitas Berpidato Terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Bagi Siswa Ipah Fakhrunnissa; Erfan Gazali; Wawan Arwani
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.125 KB) | DOI: 10.24235/ibtikar.v8i1.4263

Abstract

Kegiatan menyimak tidak dapat dipisahkan dengan kegiatan berbicara dalam kehidupan sehari-hari.  Tidak mungkin orang menyimak jika tidak ada orang yang berbicara. Begitu pula sebaliknya, tidak mungkin orang berbicara tanpa ada yang menyimak. Dua kegiatan ini saling melengkapi dan berpadu menjadi komunikasi lisan, seperti dalam bercakap-cakap, diskusi, bertelepon, tanya jawab dan interview. Keterampilan berbicara merupakan salah satu jenis kemampuan berbahasa yang ingin dicapai dalam pengajaran bahasa modern termasuk bahasa Arab. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan menyimak dan aktifitas berpidato, serta korelasi keduanya terhadap kemampuan berbicara bahasa Arab pada siswa kelas XI Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Madrasah Aliyah Manba’ul ‘Ulum Dukupuntang-Cirebon. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post-facto, sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan rancangan deskriptif-korelasional. Adapun populasinya adalah seluruh siswa kelas XI Madrasah Aliyah Manba’ul ‘ulum Dukupuntang-Cirebon yang berjumlah 100 siswa. Sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling berupa Cluster Random Sampling yaitu kelas XI IPS yang berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data diperoleh melalui tes dan wawancara tidak terstruktur. Teknik analisis datanya menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis. Adapun hasil penelitiannya adalah : (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara siswa dengan nilai rhitung lebih besar dari rtabel (0,769>0,4438) dan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,5 maka Ho ditolak; (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara aktifitas berpidato dengan kemampuan berbicara siswa dengan nilai rhitung lebih besar dari rtabel (0,786>0,4438) dan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,5 maka Ho ditolak; (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kemampuan menyimak dan aktifitas berpidato dengan kemampuan berbicara siswa dengan nilai rhitung lebih besar dari rtabel (0,822>0,4438) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti kurang dari 0,05 (0,000<0,5) maka Ho ditolak. Artinya, bahwa ada hubungan antara kemampuan menyimak  dan aktifitas berpidato dengan kemampuan berbicara. Dengan demikian, secara bersama-sama kemampuan menyimak dan aktifitas berpidato mempunyai peran yang penting dalam meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Arab siswa. 
At-Tafa'ul Ash-Shaffiyyu Athifah Saifurrahman
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.21 KB) | DOI: 10.24235/ibtikar.v8i1.4851

Abstract

التفاعل الصفي هو عملية اجتماعية تربوية يفرضها الأستاذ في الصف الدراسي، ويتحدد أسلوبه في: تنظيم غرفة الصف، إدارة الصف، إدارة الوقت، ضبط الصف، تقويم سلوكات التلاميذ، حلّ مشاكل التلاميذ، تسيير العلاقات بين الأستاذ والتلاميذ وبين التلاميذ فيما بينهم.والتفاعل الصفي يزيد حيوية التلاميذ في الموقف التعليمي، إذ يعمل على تحريرهم من حالة الصمت والسلبية إلى حالة البحث والمناقشة، وتبادل وجهات النظر مما يساعدهم على اكتساب اتجاهات إيجابية نحو المعلم والمادة الدراسية.ويتضمن هذا التفاعل نمط الإرسال اللفظي وغير اللفظي. للتفاعل الصفي اللفظي أربع طرق يمكن استخدامها في العملية التعليمية، وهي 1) إدارة التفاعل الصفي بطريقة الاتصال وحيد الاتجاه، 2) إدارة التفاعل الصفي بطريقة الاتصال ثنائي الاتجاه، 3) إدارة التفاعل الصفي بطريقة الاتصال ثلاثي الاتجاه، 4) إدارة التفاعل الصفي بطريقة الاتصال متعدد الاتجاهات. أما التفاعل الصفي غير اللفظي، فينقسم إلى قسمين، هما التفاعل الذهني والتفاعل الجسدي.ومن مظاهر هذا التفاعل هو تنظيم وترتيب غرفة الصف، عدم احتكار وقت الحصة، التطبيع الاجتماعي للعلاقات داخل الصف، تحسين الاتصال أو التفاعل مع التلاميذ.

Page 5 of 16 | Total Record : 159