cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Al-Ashlah
Published by STAI Ma'arif Jambi
ISSN : 2581107X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Al-Ashlah adalah Jurnal dengan Kajian Islamic Studies mencakup keilmuan ke-Islaman secara umum yaitu pendidikan agama Islam, hukum keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syaraih, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Ilmu Al Qur'an Tafsir dan Bimbingan Konseling Islam berdasarkan hasil kajian penelitian atau tulisan ilmiah berdasarkan studi kepustakaan. Jurnal Al-Ashlah diterbitkan oleh STAI Ma'arif Jambi dengan dasar menyampaikan prinsip-prinsip Ahlisunnah Waljama'ah.
Arjuna Subject : -
Articles 59 Documents
Karakteristik Kepemimpinan Umar ibn Khattab Nasution, Rahmat Nasution
Jurnal Al-Ashlah Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mencari pemimpin yang dapat dijadikan model dalam implementasi kepemimpinan dapat dikatakan sesuatu yang tidak mudah. Sebagai pemimpin yang tidak terlepas dari sifat kemanusiannya sudah barang tentu ada lebih dan kurangnya dalam memimpin. Boleh jadi, di satu sisi memiliki kelebihan tetapi di sisi lain memiliki banyak kekurangan. Tulisan ini menampilkan pembahasan tentang kepemimpinan Umar ibn Khattab sebagai salah satu khalifah sesudah Nabi Muhammad saw. Kepemimpinan Umar dalam memimpin suatu negara boleh dikatakan memiliki keberhasilan yang cukup tinggi terutama dalam menata sistem pemerintahan dan perluasan wilayah. Tidak terkecuali juga dalam menyejahterakan rakyat dan menstabilkan pemerintahan. Makalah ini lebih pada menyoroti kepemimpinan khalifah Umar dalam hal mengambil keputusan penting dan kecerdasannya dalam memimpin suatu negara. Di samping itu dikemukakan juga hal-hal yang ada kaitannya dengan dua poin penting tersebut. Sesungguhnya makalah ini ingin memberi rangsangan bagi mereka yang ingin menjadi pemimpin atau yang sedang memimpin untuk dijadikan inspirasi dalam mengembangkan kepemimpinannya.Kata kunci: model, kepemimpinan, keberhasilan.
PEMETAAN SISTEM MANAJEMEN PENDIDIKAN (Paradigma Baru Manajemen Pendidikan) Yunus, Abdullah
Jurnal Al-Ashlah Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh manajemen pendidikan itu sendiri, bila manajemennya bagus maka pendidikan yang dihasilkan pasti bagus. Pada tugas MID. Semester ini penulis akan menyampaikan gambaran pemetaan sistem manajemen pendidikan yang berorientasi pada paradigma baru pendidikan. Pendidikan memang pada hakikatnya krusial karena bertautan langsung dengan ranah hidup dan kehidupan manusia. Berbicara pendidikan berarti berbicara kebutuhan primer manusia. Kemudian pendidikan juga merupakan wahana strategis bagi upaya perbaikan mutu kehidupan manusia, yang ditandai dengan meningkatnya level kesejahteraan, menurunnya derajat kemiskinan dan terbukanya berbagai alternatif opsi dan peluang mengaktualisasikan diri di masa depan. Dalam tataran nilai, pendidikan mempunyai peran vital sebagai pendorong individu dan warga masyarakat untuk meraih progresivitas pada semua lini kehidupan. Di samping itu, pendidikan dapat menjadi determinan penting bagi proses transformasi personal maupun sosial. Dan sesungguhnya inilah idealisme pendidikan yang mensyaratkan adanya pemberdayaan. Namun dalam tataran ideal, pergeseran paradigma yang awalnya memandang lembaga pendidikan sebagai lembaga sosial, kini dipandang sebagai suatu lahan bisnis basah yang mengindikasikan perlunya perubahan pengelolaan. Perubahan pengelolaan tersebut harus seirama dengan tuntutan zaman. Situasi, kondisi dan tuntutan pasca booming-nya era reformasi membawa konsekuensi kepada pengelola pendidikan untuk melihat kebutuhan kehidupan di masa depan. Maka merupakan hal yang logis ketika pengelola pendidikan mengambil langkah antisipatif untuk mempersiapkan diri bertahan pada zamannya. Mempertahankan diri dengan tetap mengacu pada pembenahan total mutu pendidikan berkaitan erat dengan manajemen pendidikan adalah sebuah keniscayaan.Kata Kunci: Pemetaan, Sistem, Manajemen Pendidikan
MEMBUAT KEPUTUSAN BERBASIS MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Yunus, Abdullah
Jurnal Al-Ashlah Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran dari kepala sekolah atau pemimpin sangat penting dalam memberikan pengaruh kepada seluruh anggotanya melalui aturan dan kebijakan yang telah diputuskannya. Tetapi setiap keputusan yang ditetapkan haruslah berdasarkan hasil rapat atau musyawarah dengan para anggotanya atau perwakilan anggotanya, untuk meminta berbagai saran dan pendapat terhadap sesuatu yang di agendakan. Sehingga keputusan yang berdasarkan Al Qur’an dan Hadits adalah keputusan secara musyawarah begitu juga dengan manajemen pendidikan Islam. Betapapun terdapat banyak kritik yang dilancarkan oleh berbagai kalangan terhadap manajemen pendidikan Islam, atau tepatnya terhadap praktek pendidikan secara umum, namun hampir semua pihak sepakat bahwa nasib suatu komunitas atau suatu bangsa di masa depan sangat bergantung pada kontribusi pendidikan, pendidikanlah yang dapat memberikan kontribusi pada kebudayaan di hari esok. Sementara itu pihak lain manusia ditutut untuk mampu mengantisipasi, merumuskan nilai-nilai dan menetapkan prioritas-prioritas pengambilan keputusan dalam suasana yang tidak pasti agar generasi-generasi mendatang tidak menjadi mangsa dari proses yang semakin tidak terkendali di zaman mereka dikemudian hari dan kesemuanya itu ditentukan oleh keputusan-keputusan yang di ambil dalam hal ini kaitannya dengan Manajamen Pendidikan Islam. Situasi pengambilan keputusan yang dihadapi seseorang akan mempengaruhi keberhasilan suatu keputusan yang akan dilakukan. Setelah seseorang berada dalam situasi pengambilan keputusan maka selanjutnya dia akan melakukan tindakan untuk mempertimbangkan, menganalisa, melakukan prediksi, dan menjatuhkan pilihan terhadap alternatif yang ada. Sebagaimana dalam pembahasan makalah ini adalah Pengambilan Keputusan Secara Musyawarah dalam Manajemen Pendidikan Islam.Kata Kunci: Keputusan, Manajemen Pendidikan Islam
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS X SMAN 4 KERINCI Sefrizal, Levy
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membuktikan pengaruhppenggunaan pendekataan CTL dan motivasi belajar dalam keterampilan menuliskarangan deskripsi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif denganmenggunakan metode kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalahsiswa kelas X SMAN 4 Kerinci yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017sebanyak 5 kelas. Kelas yang terpilih menajdi sampel yaitu kelas XA untuk kelaseksperimen dan kelas XB untuk kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukandengan teknik random sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak dalammenetapkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan analisis data dalampenelitian ini terdapat empat hasil penelitian sebagai berikut. (1) terdapatperbedaan yang signifikan antara keterampilan menulis karangan deskripsi siswayang menggunakan pendekatan CTL dan keterampilan menulis siswa yangmenggunakan pendekatan konvensional dengan t hitung = 3,460 pada taraf α =0,05diperoleh t tabel = 1,684 sehingga t hitung > t tabel ; (2) terdapat perbedaan yangsignifikan antara keterampilan menulis karangan deskripsi siswa yang memilikimotivasi tinggi yang diajar menggunakan pendekatan CTL dan siswa yangmemiliki motivasi belajar tinggi yang diajar menggunakan pendekatankonvensional dengan t hitung = 2,089 pada taraf α =0,05 diperoleh t tabel = 1,684karena t hitung > t tabel ; (3) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menuliskarangan deskripsi siswa motivasi rendah yang diajar dengan pendekatan CTLdan siswa yang memiliki motivasi rendah yang diajar menggunakan pendekatankonvensional karena t hitung = 2,089 pada taraf α =0,05 diperoleh t tabel = 1,684karena t hitung > t tabel ; dan (4) tidak terdapat interaksi antara pendekatan CTL danmotivasi belajar dalam mempengaruhi keterampilan menulis karangan deskripsikarena F hitung sebesar 12319100,48 dan F tabel 4,60 yang berarti bahwa F hitung > F tabel.Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan: (1) pendekatan CTLmemberikan pengaruh terhadap hasil menulis karangan deskripsi; (2)keterampilan siswa dengan pendekatan CTL lebih tinggi dari siswa yang diajardengan pendekatan konvensional; (3) motivasi belajar tidak berpengaruh terhadapketerampilan menulis karangan deskripsi siswa; (4) antara pendekatan CTL danmotivasi belajar dalam PBM menulis karangan deskripsi tidak terdapat interaksi.Kata Kunci : Kontekstual (CTL), Motivasi, Karangan Deskripsi
PEMBELAJARAN SENTRA UNTUK MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI PAUD UNGU DUSUN LUBUK LANDAI KECAMATAN TANAH SEPENGGAL KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI Anisyah, Nur
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman kanak-kanak merupakan salah satu bentuk layanan pendidikan anakusia empat tahun sampai memasuki tahap pendidikan dasar. Pendidikan diarahkanuntuk mengembangkan potensi anak seoptimal mungkin sesuai dengan tahap tumbuhkembang anak melalui kegiatan pembelajaran sentra. Pendidikan anak usia dini padahakekatnya adalah pendidikan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangananak secara menyeluruh atau menekankan pada pengembangan seluruh dimensiperkembangan anak yang meliputi kognitif, sosial, emosi, fisik dan motorik. Sosialemosional pada anak penting dikembangkan, karena semakin banyaknyapermasalahan yang terjadi di sekitar anak, misalnya lingkungan yang tidak baikataupun perkembangan teknologi yang semakin canggih seperti televisi yang akanmembawa dampak luar biasa pada anak karena tontonan yang tidak layak akanmempengaruhi perkembang emosi anak.Di kembangkannya sosial emosional agar ada penanaman kesadaran bahwaanak adalah penerus, pencipta, pengevaluasi, investasi masa depan yang perludipersiapkan secara maksimal, baik aspek perkembangan emosinya maupunketerampilan sosialnya, perkembangan emosi perlu di kembangkan sejak dini karenaanak memiliki masa emas perkembangan sosial emosional sesuai tahapperkembangannya. Jadi, harus di lengkapi kebutuhannya seoptimal mungkin agartidak ada satu tahapan pun yang terlewatkan, yang terakhir karena anak tidak akanberkembang lebih baik apabila hanya IQ saja yang di kembangkan, karena EmotionalIntelligence jauh lebih dibutuhkan untuk itu sejak dini anak harus di lengkapiperkembangan sosial emosionalnya.Kata Kunci : Pembelajaran, Sentra, Anak Usia Dini, Sosial Emosional
PEMBINAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KARYA TULIS ILMIAH (KTI) BIDANG IPS DI MI NO. 25/E.3 AMBAI BAWAH KABUPATEN KERINCI TAHUN AJARAN 2017/2018 Dewi, Citra
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan belajar mengajar dipendidikan formal seperti padatingkat MI tentunya tidak lepas dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan diluar jam sekolah yang bertujuan untuk mengembangkan bakat, minat danpotensi yang dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler karya tulis ilmiah bidangIPS di MI No. 25/E.3 Ambai Bawah.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menjelaskan program kegiatanekstrakurikuler KTI bidang IPS di MI No. 25/E.3 Ambai Bawah, (2)Menjelaskana penerapan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler KTI bidang IPSdi MI No. 25/E.3 Ambai Bawah, dan (3) Menjelaskan evaluasi penerapanpembinaan kegiatan ekstrakurikuler KTI bidang IPS di MI No. 25/E.3 AmbaiBawah.Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Program kegiatanekstrakurikuler KTI bidang IPS merupakan kegiatan yang cukup menonjol,kegiatan ini disuguhkan agar siswa dapat mengembangkan potensi di bidangakademik atau non akademik dalam hal menulis dan penelitian, (2) evaluasipembinaan kegiatan ekstrakurikuler KTI bidang IPS di MI No. 25/E.3 AmbaiBawah dilakukan secara bersama-sama apa yang masih kurang, apa yangdibutuhkan serta melakukan evaluasi dengan cara tanya jawab dengan siswa.Kata Kunci: Pembinaan, Kegiatan Ekstrakurikuler, Karya Tulis Ilmiah
Optimalisasi Peran Komite Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Model Kota Sungai Penuh Jaya, Edi Putra
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang “Optimalisasi Peran Komite MadrasahDalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri ModelKota Sungai Penuh”. Latar belakang masalah: Komite dan pihak TsanawiyahModel Kota Sungai Penuh dapat akur dan bekerjasama dalam meningkatkan mutupendidkan di Madrasah, sedangkan pada umumnya hubungan madrasah dengankomite yang lebih banyak bertugas untuk mengawas tidak akur.Hasil penelitian: (1) Komite Madrasah Tsanawiyah Negeri Model KotaSungai Penuh telah ada sejak tahun 1990 dan dibentuk berdasarkan hasilmusyawarah antara wali murid dengan pihak Madrasah. Komite Madrasahberperan aktif mengawasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Madrasah danKomite Madrasah bersifat independen. (2) Komite Madrasah telah melaksanakanperannya sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, sebagaimediator dengan baik. Keberhasilannya ini diawali dengan dilaksanakan ketigaprinsip manajemen modern, yaitu transparan, akuntabel dan demokratis dalamproses pembentukan Komite Madrasah. (3) Kontribusi Komite Madrasah dalamMeningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah adalah meningkatan sarana danprasarana pendidikan, dan meningkatan kemampuan profesionalitas sertakesejahteraan pendidik.Kata Kunci : Peran Komite Madrasah, Mutu Pendidikan
URGENSI PUBLIC RELATION DALAM PELAKSANAAN DAKWAH Bahri, Samsul
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apabila diperhatikan Al-Qur’an dan As-Sunnah, maka sesungguhnya kitaakan mengetahui bahwa dakwah menduduki tempat dan posisi utama, sentral,strategis dan menentukan. Namun demikian suatu hal yang masih sangat dirasakankurang dalam pelaksanaan dakwah Islamiyah selama ini adalah kurangnyakesadaran para pelaksana dakwah itu sendiri dalam rangka mengadakansingkronisasi, koordinasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan dakwahnya.Untuk menghadapi masalah-masalah dakwah seperti dikemukakan diatas yangsemakin berat dan rumit itu, maka dirasa perlu adanya pengintegrasian danhubungan harmonis terhadap pelaksanaan dakwah dan sasarannya, dimanadidalamnya tercakup persoalan-persoalan pengintegrasian dan kontrol disegenapunsur dan organisasi dakwah yang ada dalam masyarakat. Penyelenggaraan dakwahperlu memakai system kerja yang efektif dan efisien, apabila telah terwujudpengendalian, koordinasi dan integrasi serta komunikasi antar subjek dan objekdakwah, dan yang paling penting adalah kemampuan untuk mewujudkan hubunganyang harmonis secara timbal balik antara komunikator (da’i) dengan komunikasi(objek dakwah).Public Relation sebagai aktivitas komunikasi yang terencana untukmenciptakan, membina dan memelihara sikap budi yang menyenangkan bagiorganisasi disuatu pihak dengan public di lain pihak, ia mempunyai gejala dan ciriyang erat hubungannnya dengan dakwah. Public Relation dalam mencapai tujuannyamerupakan usaha untuk memperoleh dan membina pengertian, simpati dandukungan, baik dari dalam (karyawan) maupun dari luar (masyarakat).Dengan demikian penggunaan public relation dalam pelaksanaan dakwahmerupakan system yang tepat guna dalam usaha mengajak dan meyakinkan umatIslam terhadap ajaran agamanya, dalam hal ini diperlukan adanya hubungan yangefektif dan intensif agar dapat lebih mengenal pada sasaran dan tujuan yang dicita-citakan.Kata Kunci : Public Relation, Dakwah
IMPLIKASI PENYELENGGARAAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU TERHADAP REFORMASI BIROKRASI Kusuma, Dicky Pranata
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandangan yang melekat pada sebagian besar pelayanan publik diIndonesia salah satunya dikarenakan masih kurangnya profesionalismepetugas pada organisasi pelayanan. Kenyataan ini menuntut perhatian yangkhusus pada para pegawai terutama yang bertugas langsung dalam penyediaanpelayanan publik. Pengelolaan pegawai yang tepat atau sesuai dengankompetensi yang dimiliki juga menjadi keharusan bagi organisasi penyediapelayanan publik.Pemberian pelayanan tidak akan berjalan dengan baik apabila tidakdidukung oleh pegawai yang memiliki kemampuan yang baik di bidang jasapelayananan yang disediakan. Bagi aparatur pelayanan yang perlu mendapatperhatian adalah orang yang sangat puas akan mempunyai ikatan emosionaldengan suatu produk, dan ini menyebabkan loyalitas pelanggan menjaditinggi. Oleh karena itu, aparatur pelayanan dihadapkan pada tantanganmembangun budaya organisasi, yaitu agar semua orang yang berada dilingkungan organisasi bertujuan untuk memuaskan pelanggan.Pelayanan publik menjadi salah satu indikator dalam menentukankeberhasilan pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan. Salah satudiantaranya adalah penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu dalampengurusan perizinan. Pelayan terpadu satu pintu dimaksudkan untukmenyederhanakan birokrasi sehingga lebih efektif dan efisien. Sehinggapublik merasakan pelayanan yang mudah, murah dan memuaskan.Kata Kunci: Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Reformasi Birorasi Birokrasi
PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM MELAHIRKAN PEMIMPIN MASA DEPAN, YANG KOMPETEN DAN BERAKHLAKUL KARIMAH K, Kartika
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang seputar pemimpin-pemimpin di Indonesiapada saat global sekarang ini. diketahui bahwa pemimpin-pemimpin yang sedangberkuasa di Indonesia saat ini adalah semuanya lulusan dari perguruan tinggi bahkantidak hanya lulusan dari perguruan tinggi dalam negeri namun tidak sedikit yanglulusan dari luar negeri, namun bisa dilihat dan dirasakan bagaimana dinamikakekuasaan mereka? apa yang sudah mereka kerjakan? Sudah sampai mana kemajuanIndonesia sekarang ini? apakah mereka sudah berbuat dengan kompeten danberakhlakul karimah? Untuk menjawab itu maka jurnal ini akan mencoba membahaskondisi Indonesia pada zaman global ini dan betapa berperannya perguruan tinggidalam melahirkan pemimpin masa depan bagi bangsa Indonesia yang memilikikompetensi yang unggul dan akhlakul karimah secara islami.Kata Kunci: Perguruan Tinggi, Pemimpin, kompeten, akhlakul Karimah