cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Majalah Farmaseutik
ISSN : 1410590x     EISSN : 26140063     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah Farmaseutic accepts submission concerning in particular fields such as pharmaceutics, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmacology, and social pharmacy.
Arjuna Subject : -
Articles 492 Documents
Pengaruh Biji Kopi dalam Formulasi Sabun Padat Aromaterapi sebagai Produk Perawatan Kulit Sukoharjanti, Bintari Tri; Sholikhati, Anisa; Mundiyastutik, Yayuk; Janatullaili, Anisa Luthfia
Majalah Farmaseutik Vol 21, No 4 (2025)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v21i4.110096

Abstract

Biji kopi berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan alami dalam produk perawatan kulit karena aroma khas dan teksturnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serbuk biji kopi (Coffea sp.) dan menentukan formulasi optimal sabun padat yang mengintegrasikan serbuk biji kopi aromaterapi berbasis minyak zaitun dan Virgin Coconut Oil (VCO). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan tiga variasi konsentrasi serbuk biji kopi yaitu 15%, 30%, dan 45%. Evaluasi meliputi pengamatan organoleptik, homogenitas, pH, tinggi busa, hedonik. Efek aromaterapi dinilai berdasarkan kestabilan aroma dan respons sensoris selama pemakaian. Hasil menunjukkan seluruh formula memiliki mutu fisik yang baik, pH sesuai untuk sabun mandi. Seluruh formula memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI 3532:2016) untuk sabun padat, dengan nilai pH yang berada dalam rentang aman (9,0–11,0) dan homogenitas yang baik. Formula F2 (30%) menghasilkan kinerja optimal. Aroma kopi tetap stabil dan memberikan sensasi nyaman bagi pengguna. Dapat disimpulkan bahwa sabun padat aromaterapi berbahan biji kopi aman digunakan dan berpotensi dikembangkan sebagai produk perawatan kulit berbasis bahan alami. Disimpulkan bahwa konsentrasi biji kopi F2 (30%) adalah titik keseimbangan terbaik untuk menghasilkan sabun aromaterapi yang berkualitas, aman, dan dapat diterima secara sensoris.
Optimasi Gelling Agent Karbopol Dan Na-CMC Serta Uji Aktivitas Gel Heksagamavunon-5 Sebagai Tabir Surya Secara In Vitro Muhlida, Vinilia Ihramatul; Zulkarnain, Abdul Karim; Ritmaleni, Ritmaleni
Majalah Farmaseutik Vol 21, No 4 (2025)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v21i4.110976

Abstract

Heksagamavunon-5 (HGV-5) merupakan senyawa analog kurkumin yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai sediaan tabir surya. Untuk memudahkan penggunaannya pada kulit, senyawa tersebut dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan gel. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula optimum basis gel, mengevaluasi stabilitas fisik basis dan gel HGV-5, serta mengevaluasi aktivitas tabir surya gel HGV-5 secara in vitro. Metode Simplex Lattice Design dengan software Design Expert digunakan untuk mengoptimasi kadar gelling agent karbopol (0,5-1,5%) dan Na-CMC (2,0-3,0%). Delapan run formula gel dievaluasi sifat fisiknya untuk menentukan formula optimum. Stabilitas gel diuji dengan metode cycling test selama tiga siklus. Aktivitas gel HGV-5 sebagai tabir surya diuji dengan metode spektrofotometri dengan menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF), persen transmisi eritema, dan persen transmisi pigmentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel HGV-5 dengan konsentrasi karbopol 0,5% dan Na-CMC 3,0% memiliki pH sebesar 5,71; viskositas 290,51 dPa.s; daya sebar 10,64 cm2; serta daya lekat 10,20 detik. Gel HGV-5 memiliki nilai SPF sebesar 37,14; %TE 0,133; dan %TP 0,002. Basis gel dan gel HGV-5 stabil terhadap respons viskositas, daya sebar, dan daya lekat selama penyimpanan 3 siklus. Gel HGV-5 stabil terhadap respons pH, sedangkan pH basis gel bergeser namun masih dalam ring aman pada kulit selama penyimpanan 3 siklus.