cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 1411304X     EISSN : 24422266     DOI : -
Core Subject : Education,
Merupakan media informasi dan komunikasi para praktisi, peneliti, dan akademisi yang berkecimpung dan menaruh minat serta perhatian pada pengembangan pendidikan terbuka dan jarak jauh di Indonesia. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Terbuka.
Arjuna Subject : -
Articles 274 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN EFEKTIVITAS MATA KULIAH PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL PADA MAHASISWA FKIP UPBJJ-UT BANDA ACEH Malta Malta
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 14 No. 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.319 KB)

Abstract

By subject of the Pemantapan Kemampuan Profesional, it is hoped that university student will be able to improve their teaching ability. This study aims to analyze the factors related to the effectiveness of subject of the Pemantapan Kemampuan Profesional and to analyze the relationship between student characteristics, support facilities, the quantity of coaching, supervisor competence, and competence of the peer review with the effectiveness level of subject of the Pemantapan Kemampuan Profesional at UT-UPBJJ Banda Aceh. The article is based on research method used was descriptive-corelational. The research populations wasall students in the FKIP-UT at UPBJJ Banda Aceh within the period of 2012.1, a number of 915 people. Determination of study the sample using Slovin formula. Total sample was 278 students. Sample withdrawal technique is stratified random sampling, a proportional sampling at 15 study groups in the province of Aceh. The data collection was carried out from May until October 2012. Hypothesis testing using the correlation test of Rank Spearman. The research results showed that the competency of supervisor and the competency of the peer review was closely related to the effectiveness level of subject matter of the Pemantapan Kemampuan Profesional. Characteristics university student: the average age is 37.5 years, the average length education is 10.3 years, averaging of work experience is 6.7 years; levels of availability of support facilities is the medium category; quantity level coaching is the high category; supervisor competency levels is the medium category, levels of competence of the peer review is the low category. The recommendations can be given: (1) There needs to be training to improve the competence of supervisors. (2) UPBJJ must be establishing cooperation with the Department of Education at the district in recruiting of the peer review with appropriate qualifications and skills. Melalui mata kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP), mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan mengajar yang semakin mantap. Tujuan penulisan artikel adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas mata kuliah PKP; dan menganalisis hubungan karakterisitik mahasiswa, sarana dan prasarana, kuantitas pembimbingan, kompetensi supervisor, dan kompetensi teman sejawat dengan efektivitas mata kuliah PKP pada mahasiswa FKIP di UPBJJ-UT Banda Aceh. Artikel didasarkan pada penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah semua mahasiswa FKIP-UT di UPBJJ-UT Banda Aceh yang melakukan registrasi mata kuliah PKP untuk masa 2012.1, yaitu sebanyak 915 orang. Penentuan sampel penelitian menggunakan slovin formula. Jumlah sampel adalah 278 mahasiswa. Teknik penarikan sampel adalah secara acak stratifikasi (Stratified Random Sampling), diambil secara proporsional pada 15 Kelompok Belajar (Pokjar) mahasiswa Universitas Terbuka di Provinsi Aceh. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Oktober 2012. Pengujian hipotesis adalah dengan menggunakan analisis uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Karakteristik mahasiswa FKIP-UT di UPBJJ-UT Banda Aceh, yaitu: rataan umur 37,5 tahun, rataan lama pendidikan 10,3 tahun, rataan pengalaman kerja 6,7 tahun; tingkat ketersediaan sarana dan prasarana pada kategori sedang; tingkat kuantitas pembimbingan pada kategori tinggi; tingkat kompetensi supervisor pada kategori sedang; tingkat kompetensi teman sejawat pada kategori rendah, (2) kompetensi supervisor dan kompetensi teman sejawat berhubungan signifikan dengan efektivitas mata kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional. Rekomendasi yang dapat diberikan: (1) Perlu dilakukan pelatihan/pembekalan secara berkesinambungan untuk meningkatkan kompetensi supervisor mata kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional. (2) Pihak UPBJJ-UT sebaiknya merintis kerjasama dengan Dinas Pendidikan di kabupaten/kota dalam perekrutan teman sejawat dengan kualifikasi dan kemampuan yang sesuai.
ANALISIS KUALITAS DAN TINGKAT KETERBACAAN MATERI BAHAN AJAR CETAK MELALUI EVALUASI FORMATIF Idha Farida; Diarsi Eka Yani
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 14 No. 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.51 KB)

Abstract

UT printed learning materials is the main learning materials designed to be used independently by students as a substitute lecturer. This article was prepared with the aim to analyze the quality and readability printed learning materials for purposes such revision in order to achieve the goal of effective learning. The research underlying the writing of this article uses evaluative formative design research with qualitative approach. The object of research is the printed learning materials courses Administration of Agricultural Extension, Module 2 and Module 4. Data was collected through observation, in-depth interviews, and deployment evaluation form to the expert science, expert instructional design, and students. The results showed that most of the the quality of printed learning materials on Module 2 and Module 4 less valid and less advanced when compared with current scientific developments. Therefore, fundamental changes are required in order to produce enough more recent concept. The depth and breadth of the content of the module needs to be improved because the module is more directed to the technical aspects that may not be applicable in all regions in Indonesia. However, the competency that can be achieved by graduate students is sufficient. Limited use of reference associated with the latest policies led to the use of long term and terminology, which is not currently used. Instructional design analysis results indicate that need more improvement in terms of the relevance of the formulation of instructional objectives with the content material; systematic writing; uses illustrations; examples and non-examples; well as conformity exercises, summaries and formative tests. Based on the results of one-to-one and small group evaluation, the revision material accordance expert science input is generally can be understood by the students. Both modules can lead students to learn independently. However, examples and images can be added to increase the understanding of the students in learning the content of the module. In general, exercises, summaries and formative tests can be understood by the students. Bahan ajar cetak UT merupakan bahan ajar utama yang didesain untuk dapat digunakan secara mandiri oleh mahasiswa sebagai pengganti dosen. Artikel ini disusun dengan tujuan untuk menganalisis kualitas dan tingkat keterbacaan materi bahan ajar cetak untuk keperluan revisi agar bahan ajar tersebut dapat mencapai tujuan pembelajaran yang efektif. Penelitian yang mendasari penulisan artikel ini menggunakan rancangan formatif evaluatif research dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian adalah bahan ajar cetak mata kuliah Administrasi Penyuluhan Pertanian (LUHT4343), Modul 2 dan 4. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan penyebaran form evaluasi kepada ahli bidang ilmu (3 orang), ahli desain instruksional (1 orang), dan mahasiswa (13 orang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas materi bahan ajar cetak pada Modul 2 dan 4 sebagian besar kurang valid dan kurang mutakhir jika dibandingkan dengan perkembangan keilmuan saat ini. Oleh karena itu, diperlukan perubahan yang cukup mendasar agar dapat menghasilkan konsep yang lebih terkini. Kedalaman dan keluasan isi modul perlu ditingkatkan karena modul tersebut lebih mengarah pada aspek teknis yang belum tentu dapat diterapkan di semua daerah di Indonesia. Namun, untuk kompetensi yang akan dicapai oleh mahasiswa tingkat sarjana sudah cukup memadai. Penggunaan referensi yang terbatas terkait dengan kebijakan terbaru menyebabkan adanya penggunaan istilah dan terminologi lama, yang saat ini tidak digunakan. Hasil analisis desain instruksional menunjukkan bahwa perlu perbaikan dalam hal relevansi rumusan tujuan instruksional dengan isi materi; sistematika penulisan; penggunaan ilustrasi; contoh dan noncontoh; serta kesesuaian latihan, rangkuman dan tes formatif. Berdasarkan hasil evaluasi satu-satu dan kelompok kecil diperoleh bahwa materi yang telah direvisi sesuai masukan ahli materi, secara umum dapat dimengerti oleh mahasiswa. Kedua modul dapat menuntun mahasiswa untuk belajar mandiri. Namun, contoh dan gambar perlu ditambahkan untuk bisa menambah pemahaman mahasiswa dalam mempelajari isi modul. Secara umum, latihan, rangkuman dan tes formatif dapat dimengerti oleh mahasiswa.
PARTISIPASI MAHASISWA TERHADAP LAYANAN UNIVERSITAS TERBUKA-ONLINE DI UNIT PROGRAM BELAJAR JARAK JAUH-UNIVERSITAS TERBUKA PALEMBANG Mery Berlian
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 14 No. 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.486 KB)

Abstract

This article describes students' perceptions on UT Online services, level of student participation in the UT Online services, and the influence of UT Online services to student's participation in 2012.1. Total tespondents was 120 students. Data analysis was done by using the frequency distribution and the average (mean). The influence to UT Online services was analyzed by using multiple linear regression analysis. Based on the descriptive and quantitative analysis, it can be concluded that: (1) the majority of UT students said that the quality of UT online bookstore online and TAP / online tutorial is good. (2) Participation of students to UT online services ( online bookstore or TAP / tutorials online ) good. (3) Quality of service Tutorial / TAP online significant effect on student participation. Artikel ini menjelaskan persepsi mahasiswa terhadap layanan Universitas Terbuka online, tingkat partisipasi mahasiswa terhadap layanan UT online, dan pengaruh kualitas layanan UT online terhadap partisipasi mahasiswa program non pendidikan dasar UPBJJ-UT Palembang pada masa ujian 2012.1. Jumlah responden 120 orang mahasiswa. Analisis data akan dilakukan dengan menggunakan distribusi frekuensi dan nilai rata-rata (mean). Untuk melihat pengaruh kualitas layanan UT online terhadap partisipasi mahasiswa digunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis deskriptif maupun kuantitatif dapat disimpulkan bahwa: (1) sebagian besar mahasiswa UT mengatakan bahwa kualitas layanan UT online baik toko buku online maupun TAP/tutorial onlinetergolong baik. (2) Partisipasi mahasiswa terhadap layanan UT online (toko buku online maupun TAP/tutorial online) secara keseluruhan baik. (3) Kualitas layanan Tutorial/TAP online berpengaruh signifikan terhadap partisipasi mahasiswa program non pendidikan dasar UPBJJ-UT Palembang.
PENGEMBANGAN MODEL BAHAN AJAR JARAK JAUH PADA MATAKULIAH SISTEM KEPARTAIAN DAN PEMILU (IPEM4318) Siti Aisyah; Mani Festati Broto; Anto Hidayat
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 14 No. 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.512 KB)

Abstract

Teaching materialsforcoursesof Sistem Kepartaian dan Pemilu usedin Program StudiIlmu PemerintahanFISIP-UT need tobe evaluatedfor the reasonof teachingmaterialsis out of date, delivery ofinstructionalcontentnot suitableforself-learning, andstudentlearning resultsis stilllowwhich is characterized bymastery of the materialis lessthan40%.This studyis aqualitativeresearch.The purposeof this studyis to evaluateanddevelopteaching materialsin accordancewith the rules ofdistance learning.The aspectsof studied were the assessment ofthe quality ofteaching materials, the aspect of current eddition, anddesign instructional. The sampling techniquewaspurposivesampling. The sample of this study was students, a subject matter experts, and an experts ininstructionaldesignof distance learning.The results showedthat thequality of theteaching materialisa good, learning materialsare notin accordancewith the development ofthe systemof party andelectionsinIndonesia, andalso instructional designis not in accordancewith theprinciples ofdistance learning.Theresults ofthese evaluationsare usedtodevelop amodel ofdistancelearning materials. Bahan ajar untuk matakuliah Sistem Kepartaian dan Pemilu yang digunakan pada Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Terbuka perlu dievaluasi dengan alasan materi pengajaran kurang mutakhir, penyampaian dalam pengajaran konten kurang tepat untuk pembelajaran mandiri, serta hasil belajar mahasiswa masih rendah yang ditandai dengan penguasaan materi hanya mencapai kurang dari 40%. Penelitiantersebut adalah penelitian kualitatif. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dan mengembangkan bahan ajar yang sesuai dengan kaidah pembelajaran jarak jauh. Aspek-aspek yang diteliti meliputi penilaian terhadap kualitas penyajian bahan ajar, kemutakiran materi, dan desain instruksional pembelajaran. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini meliputi mahasiswa sebagai pengguna bahan ajar, ahli materi, dan ahli instruksional desain pembelajaran jarak jauh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas penyajian bahan ajar berada pada kategori baik, materi pembelajaran kurang mutakhir, dan desain instruksionalnya belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip pembelajaran jarak jauh. Hasil penelitian tersebut selanjutnya digunakan untuk mengembangkan model bahan ajar jarak jauh dalam bentuk prototype bahan ajar untuk matakuliah Sistem Kepartaian dan Pemilu.
ANALISIS BUTIR TES OBJEKTIF UJIAN AKHIR SEMESTER MAHASISWA UNIVERSITAS TERBUKA BERDASARKAN TEORI TES MODERN Dewi Juliah Ratnaningsih; Isfarudi Isfarudi
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 14 No. 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.565 KB)

Abstract

Universitas Terbuka has been applying a test of final examination for measuring student learning outcomes. Type of final examination that developed is objective test consisting of stem and option. Option of test covering answer key and detractors. A good question should have detractors relatively homogenous, so that it is difficult to guessed by a student. Criteria of good question can be determined by item analysis with using classical test theory and modern test theory. Universitas Terbuka has been doing item analysis based on classical test theory. This theory has the limitations characteristic of the index items were highly dependent on the group of test. Unlike the case with modern test theory (item response theory). Item response theory is based on the ability of individual test. The purpose of this paper is to determine: (1) how the result of the final exam item analysis using item response analysis, (2) how the comparison of the number of valid and invalid between item response analysis and classical test analysis, and (3) how to determine item characteristics of the items and estimate the ability of participants to the test item response using Rasch models. The data used are student answers that took exams on subjects selected sample in 2009.1 and 2009.2. The total sample used by 8 subjects consisting of 16 sets of questions. The study results showed: (1) average difficulty level of the sample items was subject to item response items (Rasch Model) is between 0.618 to 1.417, (2)comparison of the results of the analysis of test items using classical analysis and the Rasch model analysis is very significant, and (3)on the number of examinees who many (over 1,500 people), the number or percentage of items was valid by using item response analysis more than the classical analysis. Universitas Terbuka menerapkan tes berupa Ujian Akhir Semester untuk mengukur hasil belajar mahasiswa. Tipe soal UAS yang dikembangkan berbentuk tes objektif yang meliputi pernyataan (stem) dan alternatif jawaban (option). Option suatu tes meliputi kunci jawaban dan bukan kunci jawaban (pengecoh). Soal yang baik harus memiliki pengecoh yang relatif homogen, sehingga sulit ditebak oleh mahasiswa. Kriteria soal yang baik dapat diketahui dengan melakukan analisis butir soal baik menggunakan teori tes klasik maupun teori tes modern. Universitas Terbuka melakukan analisis butir soal UAS berdasarkan teori tes klasik. Teori ini memiliki keterbatasan yakni indeks karakteristik butir soal sangat bergantung pada kelompok peserta tes. Pada teori tes modern (teori respon butir), analisis butir soal didasarkan pada kemampuan individu peserta tes bukan berdasarkan kemampuan kelompok peserta tes. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menentukan: (1) bagaimana hasil analisis butir soal UAS menggunakan teori respon butir, (2) bagaimana perbandingan jumlah soal valid dan tidak valid antara analisis respon butir dengan analisis tes klasik, dan (3) bagaimana menentukan karakteristik soal dan estimasi kemampuan peserta tes dengan analisis respon butir menggunakan model Rasch. Data yang digunakan adalah jawaban mahasiswa yang mengikuti ujian pada 8 mata kuliah sampel terpilih masa ujian 2009.1 dan 2009.2 yang terdiri atas 16 set soal. Hasil penelitian menunjukkan, rata-rata tingkat kesukaran soal mata kuliah sampel dengan teori respon butir (model Rasch) berkisar antara 0,618 sampai dengan 1,417. Perbandingan hasil analisis butir soal model klasik dengan model Rasch sangat signifikan. Pada jumlah peserta ujian yang banyak (lebih dari 1.500 orang), jumlah atau persentase butir soal yang valid dengan menggunakan item respon butir lebih banyak dibanding dengan analisis klasik.
QUALITY ASSURANCE IN LEARNING SUPPORT IN DISTANCE EDUCATION SYSTEM: AN EFFORT TO PROVIDE QUALIFIED HIGHER EDUCATION IN INDONESIA Supartomo Corolus Boromeus; Ribut Alam Malau; Durri Andriani; Lilian Sarah Hiariey
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 14 No. 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.857 KB)

Abstract

Universitas Terbuka, a higher education institution in Indonesia which implements a distance education system with the head office located in Jakarta and 37 regional offices across the country, ensures that all activities have been conducted using quality assurance system. The system adopted from the Indonesia Accreditation Board for Higher Education and the International standard for Distance Education institution. All UTs ROs have got ISO (International Organisation for Standardisation). To ensure that the procedures in ISO have been followed accordingly, monitoring and evaluation have been done in all aspects including face-to-face tutorial. Nevertheless, Ambon RO and Kupang RO face challenges in providing qualified face-to-face tutorials as a result of limited expertise in the areas, limited facilities for face-to-face tutorials, and transportation problems. The analysis of how Ambon RO and Kupang RO implement regulations and procedures on face-to-face tutorial is carried out through document analysis. Data on face-to-face tutorial preparation and implementation in the first and second semester of 2011 for Ambon RO and first semester of 2012 for Kupang RO is analyzed. In general, Ambon and Kupang ROs have managed to follow the procedures required to ensure that they have provided quality face-to-face tutorials for students. Some adjustment have to be taken to accomodate constraints faced. Universitas Terbuka, perguruan tinggi yang menerapkan sistem pendidikan jarak jauh dengan kantor pusat di Jakarta dan 37 Unit Pelaksana Belajar Jarak Jauh UT yang tersebar di seluruh Indonesia, memastikan seluruh kegiatan dilakukan sesuai dengan sistem jaminan mutu yang telah ditetapkan. Sistem jaminan mutu di UT dikembangkan dengan merujuk pada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dan peraturan dari lembaga internaisonal. UT juga telah mendapatkan ISO. Salah satu aspek penting di UT adalah layanan bantuan belajar untuk mahasiswa dalam bentuk tutorial tatap muka. Tulisan ini menyajikan hasil analisis penanganan tutorial tatap muka di dua UPBJJ UT, Ambon dan Kupang. Mengelola tutorial tatap muka di kepulauan membuat UPBJJ UT Ambon dan Kupang mengalami kendala dalam menunjuk tutor yang kompeten, keterbatasan sarana, dan kesulitan transportasi. Data yang digunakan dalam analisis adalah data persiapan dna pelaksanaan tutorial tatap muka semester 1 dan 2 tahun 2011 di UPBJJ Ambon dan semester 1 di UPBJJ UT Kupang. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum UPBJJ UT Ambon dan Kupang sudah berhasil melakukan persiapan dan pelaksanaan tutorial tatap muak sesuai dengan prodedur yang ditetapkan. Meskipun demikian dilakukan ditemukan penyesuaian prosedur untuk mengakomodasi kendala yang ada.
KUALITAS PELAKSANAAN TUTORIAL TATAP MUKA S-1 PENDAS DI UPBJJ-UT PANGKALPINANG Haholongan Simanjuntak; Maman Rumanta
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 14 No. 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.606 KB)

Abstract

This article is a descriptive study that describes the quality of face-to-face tutorials in undergraduate studies at UPBJJ Pangkalpinang during the registration period of 2011.2. The method used in this study is a survey using a questionnaire. The population of the study consists of all tutors and undergraduate students that conduct face-to-face tutorials in all study groups throughout UPBJJ-UT Pangkalpinang region during the registration period of 2011.2. Samples were taken with a purposive random sampling. The aim of this study is focused on the implementation of the tutorial for undergraduate students. The study will also discuss a few other aspects: (a). Students profile (b). Tutors: knowledge and skills of tutors, and tutors commitment in implementing the tutorial. (c). Teaching materials and supplies. (d). Tutorial location and facilities. The results of this experiment are: (1) Students attendance and participation in tutorial activities are good enough, as seen during the tutorial almost all the students are present and active. Most students wish there is a face-to-face tutorial conducted for all offered courses. (2). Tutorial implementation run well according to the schedules. The tutorial provided good support to students in their learning process at UT and these activities can eliminate the perception that learning at UT is only needed when the final exams approach. (3). Tutors capability in implementing face-to-face tutorials in undergraduate studies within the 2011.2 PGSD registration period is categorized as good, partly because the S-1 PGSD tutors had received training and capacity building before carrying out the tutorial. (4). The District Education Office takes a solid role in organizing tutorials, including provision of tutorial venues (usually done in school buildings), provision of accommodation for students who live remotely from the tutorial venue, and keeping students informed on tutorial schedules and venues. Artikel ini adalah penelitian deskriptif yang menggambarkan kualitas TTM S-1 Pendas di UPBJJ-UT Pangkalpinang pada masa registrasi 2011.2. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan menggunakan angket dan observasi. Populasi dalam penelitian ini seluruh tutor dan mahasiswa program S-1 Pendas yang melaksanakan kegiatan TTM di seluruh pokjar yang ada di wilayah UPBJJ-UT Pangkalpinang masa registrasi 2011.2. Sampel diambil dengan purposive random sampling. Tujuan penelitian ini difokuskan pada pelaksanaan tutorial bagi mahasiswa program S-1 Pendas. Selain itu dibahas pula berbagai aspek antara lain: (a). Profil mahasiswa (b). Tutor: pengetahuan dan keterampilan tutor dan komitmen tutor dalam melaksanakan tutorial. (c). Bahan Ajar dan bahan pendukung. (d). Tempat dan fasilitas kegiatan tutorial. Hasil penelitian ini adalah: (1) Pada kegiatan tutorial, kehadiran dan peran serta mahasiswa cukup baik, hal ini terlihat pada saat tutorial berlangsung hampir semua mahasiswa hadir dan aktif. Sebahagian besar mahasiswa menginginkan agar semua matakuliah yang ditawarkan dilaksanakan tutorial tatap muka. (2). Pelaksanaan tutorial pada prinsipnya berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Pelaksanaan Tutorial sangat membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran di UT dan kegiatan ini dapat menghilangkan kesan bahwa kuliah di UT hanya cukup belajar menjelang UAS saja. (3). Kemampuan para Tutor dalam pelaksanaan TTM S-1 PGSD masa registrasi 2011.2 termasuk kategori baik, antara lain karena para tutor S-1 PGSD telah mengikuti pelatihan dan pembekalan tutor sebelum melaksanakan tutorial. (4). Peran Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sangat baik dalam penyelenggaraan tutorial, antara lain dengan menyediakan tempat tutorial (biasanya dilakukan di gedung-gedung sekolah), menyediakan tempat tinggal bagi mahasiswa yang rumahnya jauh dari tempat tutorial serta menginformasikan kepada mahasiswa tentang waktu dan tempat pelaksanaan tutorial.
ALASAN MASUK DAN ALASAN MEMILIH PROGRAM STUDI ANTARA ALUMNI DI UNIVERSITAS TERBUKA Sri Listyarini; Tina Ratnawati; Prayekti Prayekti; Milwan Milwan
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 13 No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.11 KB)

Abstract

Universitas Terbuka (UT) as an open and distance higher education institution needs to have data on the student reasons why they enrolling at UT and why they choose their study programs. The data can be obtained from alumni who recently graduated, for that UT has developed an exit survey applications. There are two programs that are managed by UT, the Regular Program or Non-Pendas and Basic Education Program (Pendas). In this study respondents of the exit survey consist of 3,190 Regular Program alumni and 34,856 Program Pendas alumni, which is a graduate of UT during 2009.2 to 2010.2 semesters. The results of exit survey data processing shows that there are some differences regarding the reasons for the UT enrollment and reasons for choosing study program, among the Regular and Pendas Program alumni. The main reason for the Regular and Pendas Program alumni enrolled at UT is "Knowledge Improvement". While the main reason for choosing study program for the Regular Programme alumni is "Supporting the Job", while alumni from Pendas Program is "Knowledge Improvement". In the future the data obtained from exit survey can be used for dissemination and promotion, increasing the number of students, as well as reducing the number of non-active students. Universitas Terbuka (UT) sebagai institusi pendidikan tinggi terbuka jarak jauh perlu memiliki data mengenai apa alasan mahasiswa masuk UT dan apa alasan mereka memilih program studi. Data tersebut dapat diperoleh dari alumni yang baru saja lulus, untuk itu UT telah mengembangkan aplikasi exit survey. Ada dua program yang dikelola oleh UT, yaitu Program Reguler atau Non-Pendas dan Program Pendidikan Dasar (Pendas). Dalam penelitian ini responden exit survey dari Program Reguler sebanyak 3.190 dan Program Pendas berjumlah 34.856, yang merupakan lulusan UT pada masa yudisium 2009.2 sampai dengan 2010.2. Hasil pengolahan data exit survey memperlihatkan bahwa terdapat beberapa perbedaan mengenai alasan masuk UT dan alasan memilih program studi, antara alumni Program Reguler dan Pendas. Alasan utama masuk UT bagi alumni Program Reguler maupun Pendas adalah Menambah Pengetahuan. Sedangkan alasan utama memilih program studi bagi alumni Program Reguler adalah Menunjang Pekerjaan, sementara alumni Program Pendas adalah Menambah Pengetahuan. Di masa yang akan datang data yang diperoleh dari exit survey dapat digunakan untuk sosialisasi dan promosi, meningkatkan jumlah mahasiswa, serta menurunkan jumlah mahasiswa non-aktif.
PENGETAHUAN MAHASISWA UNIVERSITAS TERBUKA BANDA ACEH TENTANG SISTEM BELAJAR JARAK JAUH Malta Malta
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 13 No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.114 KB)

Abstract

Students knowledge on system for open and distance learning (ODL) is important since the information will be useful in improving students services. This article discusses students understanding on ODL system and factors that affect it. The sample were 380 students from UPBJJ-UT Banda Aceh. Data collection was carried out from May to October 2011. Correlation test of Rank Spearman was used to analyze the data. The results showed that (1) students knowledge on distance learning system was low (2) factors which influence students knowledge on ODL system were the ability in using internet, study group and information access. Pengetahuan mahasiswa UT tentang sistem belajar jarak jauh adalah hal yang menarik untuk diteliti mengingat informasi dasar tersebut dapat digunakan dalam menentukan strategi pelayanan yang paling efektif. Artikel ini membahas pemahaman mahasiswa UT Banda Aceh tentang sistem belajar jarak jauh (SBJJ). Selain itu juga dipaparkan faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman mahasiswa terhadap SBJJ. Sampel adalah 380 orang mahasiswa UPBJJ-UT Banda Aceh. Data dikumpulkan dari bulan Mei hingga Oktober 2011. Untuk menganalisa data digunakan korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa UPBJJ-UT Banda Aceh tentang sistem SBJJ sangat rendah. Selain itu, kemampuan menggunakan internet, kelompok belajar, dan akses terhadap informasi berpengaruh terhadap pemahaman mahasiswa pada sistem SBJJ.
STUDENTS PERCEPTION ON QUALITY ASSURANCE SYSTEM OF DISTANCE EDUCATION AT UNIVERSITAS TERBUKA Endang Nugraheni; Aminudin Zuhairi; Ida Malati Sajati; Sri Yuniati PKH; Suci Madiarti Isman
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 13 No. 1 (2012)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.378 KB)

Abstract

This paper addresses the Universitas Terbuka (UT) students perception on quality assurance (QA) system of distance education, using an online survey method involving 306 students. The UT students perception on QA system is analyzed in terms of profile of respondents, perception on important values of QA, students satisfaction on the quality of the distance education programs and courses. The profile of the respondents shows that most of them are within the age of 25 to 30 years old. They study at UT mostly by means of reading printed materials and interactive online studies at home and at no particular place in the evenings. Students difficulties in distance related to conflicts with work responsibilities, lack of time and self motivation. Students said that they needed both academic and social psychological support. Students perception on important values in QA was expressed in terms of the availability and clear guidelines for QA system in the institution. In terms of institutional credibility, students stated that external accreditation and qualified staff are key factors to institutional quality. In terms of learning process, students valued highly the importance of well structured courses and interactivity in the learning process. Students also stated that media technology supports, faculty support, and fair assessment are important in the quality of teaching learning at a distance. In terms of learning experience, they perceived that protection of student rights, course content, and technology infrastructure were well facilitated by the institution. Makalah ini membahas persepsi mahasiswa Universitas Terbuka (UT) terhadap sistem penjaminan mutu (QA) pendidikan jarak jauh, dengan menggunakan metode survei online yang melibatkan 306 siswa. Persepsi mahasiswa dianalisis berdasarkan profil responden, persepsi pada nilai-nilai penting dari QA, kepuasan pada kualitas program pendidikan jarak jauh. Profil responden menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka berusia 25 sampai 30 tahun. Mereka belajar di UT sebagian besar dengan cara membaca materi cetak dan interaksi online di rumah dan di tempat lainnya pada malam hari. Permasalahan yang dihadapi mahasiswa terkait pada konflik dengan tanggung jawab pekerjaan, kurangnya waktu dan motivasi diri. Mereka membutuhkan dukungan secara psikologi, akademik, dan sosial. Persepsi mahasiswa pada nilai-nilai penting dalam QA diekspresikan dalam hal ketersediaan pedoman yang jelas untuk sistem QA yang berlaku. Dalam hal kredibilitas kelembagaan, mahasiswa menyatakan bahwa akreditasi eksternal dan staf yang berkualitas merupakan faktor kunci untuk kualitas kelembagaan. Dalam hal proses pembelajaran, mahasiswa menilai sangat pentingnya program terstruktur dan interaktifitas dalam proses belajar. Mahasiswa juga menyatakan bahwa dukungan media teknologi, fakultas, dan penilaian yang adil adalah penting dalam kualitas belajar mengajar secara jarak jauh. Dalam hal pengalaman belajar, mereka memandang bahwa perlindungan hak-hak siswa, materi matakuliah, dan infrastruktur teknologi telah difasilitasi dengan baik oleh lembaga.