cover
Contact Name
Fahruddin
Contact Email
jurnalalam84@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fahruddin65@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 20864604     EISSN : 25498819     DOI : -
Jurnal yang memuat hasil - hasil penelitian terkait ilmu alam dan lingkungan termasuk review meliputi lingkungan, kelautan, konservasi, mikrobiologi, bioaktif, dan yang relevan.
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
Diversifikasi Olahan Rumput Laut Menunjang Gizi Masyarakat di Kabupaten Takalar Magdalena Litaay; Nur Haedar; Ambeng Ambeng; Kurniati Umrah Nur
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v13i1.20625

Abstract

Kabupaten Takalar termasuk daerah sebagai penghasil berbagai jenis rumput laut. Ulva lactuca adalah jenis rumput laut yang berprotein tinggi yang belum dikenal oleh masyarakat yang dapat diolah menjadi produk makanan bergizi tinggi. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pelatihan membuat diversifikasi produk rumput laut menjadi produk olahan yang benilai gizi tinggi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari tahap pra-kegiatan yang meliputi survei lokasi dan uji coba pembuatan rumput laut menjadi produk olahan berupa nugget rumput laut, baksorumput laut, mie rumput laut dan biskuit rumput laut. Tahap pelaksanaan kegiatan dengan metode penyuluhan dan pelatihan tentang manfaat serta cara pengolahan rumput laut. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan peserta tentang rumput laut komersil dan rumput laut non komersil, kandungan gizi rumput laut serta produk olahan rumput laut. Hasil uji organoleptik menunjukkan tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, aroma, tekstur dan warna dengan hasil yang baik, dimana seluruh panelis menyukai produk olahan rumput laut.
Pengaruh Elektrokoagulasi pada Penurunan Kadar BOD, COD, dan Amonia untuk Mengolah Limbah Cair Industri Pembekuan Udang (Cold Storage) Sugito Sugito; Muhammad Al Kholif; Yolanda Ayu Ning Tyas; Joko Sutrisno
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v13i1.20691

Abstract

Elektrokoagulasi dapat digunakan sebagai salah satu alternatif penanganan air limbah pada industri pembekuan udang. Limbah cair pada industri udang berasal dari proses berbahan dasar udang dimana dalam limbah cair tersebut mengandung zat organik yang berbahaya diantaranya mengandung unsur karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), dan sulfur (S). Proses eletrokoagulasi merupakan adaptasi dari proses elektrokimia dan proses koagulasi - flokulasi yang digabungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jarak plat elektroda, besarnya tegangan dan waktu kontak dalam menurunkan kadar BOD, COD, dan amonia sebelum dan sesudah diolah dengan proses elektrokoagulasi. Variabel penelitian ini menggunakan yaitu variasi tegangan 15, 18, dan 24 volt, variasi waktu proses adalah 90, 120 dan 180 menit dan perbedaan jarak plat elektroda yaitu 2 cm dan 4 cm. Hasil penelitian menunjukan bahwa elektrokoagulasi mampu menurunkan kadar BOD, COD dan amonia pada limbah cold storage dengan hasil terbaik diperoleh pada variabel tegangan 24 volt dan waktu proses 180 menit menggunakan jarak elektroda 2 cm. Variasi besarnya tegangan dan perbedaan waktu proses berpengaruh terhadap penurunan kadar BOD, COD dan amonia sedangkan jarak elektroda berpengaruh pada kecepatan transfer elektron selama proses elektrokoagulasi.
Uji Antagonisme Jamur Trichoderma sp. Terhadap Patogen Fusarium sp. Pada Tanaman Bawang Merah Allium cepa Isolat Lokal Tonsewer Secara In vitro Nianria Melyanti Pasalo; Febby Ester Fany Kandou; Marina Flora Oktavine Singkoh
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v13i2.22334

Abstract

Tonsewer termasuk desa penghasil bawang merah terbesar di Kabupaten Minahasa, namun pada saat ini hasil panen mengalami penurunan akibat penyakit moler yang disebabkan oleh jamur Fusarium sp. Sehingga perlu dilakukan pengendalian untuk menekan perkembangan jamur Patogen Fusarium sp., yang aman digunakan dalam waktu yang lama dan tidak menyebabkan pencemaran lingkungan. Pengendalian hayati menggunakan jamur antagonis Trichoderma sp. dengan mekanisme antagonis yang dilakukan yaitu kompetisi, parasitisme dan antibiosis yang menyebabkan lisis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh, mekanisme kerja Trichoderma sp. sebagai agens biokontrol terhadap Fusarium sp. dan menghitung persentase penghambatannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu biakan ganda secara in vitro yang telah dilaksanakan dari bulan November 2021-Desember 2021. Hasil yang diperoleh Trichoderma sp. dapat menghambat pertumbuhan Fusarium sp. dengan melakukan kompetisi ruang tumbuh dan nutrisi serta mikoparasitisme dan antibiosis. Daya hambat yang dilakukan Trichoderma sp. terhadap Fusarium sp. mencapai 100% pada hari ke-7 pengamatan.
Kesesuaian Jenis Pohon Berdasarkan Karakteristik Lahan di Lembang Simbuang Kabupaten Tana Toraja, Indonesia Budirman Bachtiar; Suhartati Suhartati; Resti Ura'
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v13i2.22339

Abstract

The suitability of the types of trees planted through the forest and land rehabilitation program in Simbuang District, Tana Toraja Regency, is assessed based on land characteristics. Evaluation of the suitability of tree species is carried out to determine the potential of tree species Coffea arabica, Gymnostoma rumphianum, Paraserianthes falcataria, Gliricidia sepium, and Artocarpus heterophyllus can be developed as forest and land rehabilitation plants in Simbuang District. This research was conducted through two stages, namely the field observation stage and laboratory analysis. Evaluation of land suitability is carried out using the matching method (Matching) between land characteristic data and the criteria for planting plant needs, land characteristics data are tabulated based on land suitability parameters, namely S1 (very precise), S2 (sufficiently appropriate), S3 (marginal according to), N (not appropriate) and their limiting factors. The results showed that the characteristics of the land and the suitability of tree species in the forest area SimbuangDistrict of Tana Toraja Regency have the same characteristics where the types of trees that can be developed S2 (quite appropriate) to be developed are Coffea arabica, Gymnostoma rumphianum, Paraserianthes falcataria, Gliricidia sepium Mangifera indica, and Artocarpus heterophyllus. The potential land balance for mangoes is S3 (marginal appropriate) with the limiting factors being the annual average temperature, the number of dry months, and the annual rainfall.
Kondisi Ekosistem Mangrove di Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka Ramad Arya Fitra
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v13i2.22340

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui kondisi ekosistem mangrove yang ada di wilayah pesisir Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka. Pada penelitian ini data kerapatan mangrove dilakukan dengan melakukan sampling pada tiap stasiun yang telah ditentukan dengan menggunakan metode transek garis dan petak contoh (Transect Line Plot). Pengambilan data menggunakan plot pengamatan berukuran 10x10 m2untuk data vegetasi mangrove yang masuk kategori pohon yaitu memiliki diameter batang pohon >4 cm atau keliling lingkar batang >16 cm dan tinggi >1 m. Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan tingkat kerapatan ekosistem mangrove di kawasan pesisir Kacamatan Wundulako berada pada kondisi rendah menuju padat, dimana dari total 4 titik pengamatan 2 diantaranya dengan kondisi padat, sisanya berada pada kondisi rendah. Kondisi kerapatan mangrove tertinggi ditemukan pada Stasiun WDLKM 2 berjumlah 10.600 ind/ ha. Kondisi kerapatan terendah mangrove terlihat berada pada stasiun WDLKM 3 berjumlah 580 ind/ ha. Berdasarkana hasil penelitian ini ditemukan bahwa kondisi vegetasi mangrove yang ditemukan pada 4 titik stasiun di pesisir Kecamatan Wundualako menunjukan kategori sedang sesuai dengan kepmen LH 2004 yaitu berkisar 580-10,600 Pohon/ ha. Kondisi mangrove yang padat ditemukan pada stasuin WDLKM 1 dan 2 sedangkan kerapatan mangrove yang sedang ditemukan pada stasiun WDLKM 3 dan WDLKM 4.
Eksplorasi Fungi Endofit Tumbuhan Mangrove Avicennia marina sebagai Penghasil Senyawa Antibakteri Agustina Monalisa Tangapo; Susan Marlein Mambu; Beivy Kolondam; Nelsyani Pasappa; Johanis Pelealu
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v13i2.22341

Abstract

Eksplorasi senyawa bahan alam masih terus dilakukan dari isolat-isolat mikroba baru seiring dengan resistensi terhadap senyawa antibiotik dan antimikroba. Tujuan penelitian ini untuk mengisolasi fungi endofit dari tumbuhan mangrove Avicennia marina dan mengoptimasi waktu fermentasi yang terbaik untuk aktivitas antibakteri. Metode yang digunakan adalah fermentasi fungi endofit pada media cair dan pengujian antibakteri dengan metode sumuran. Hasil penelitian ini diperoleh lima isolat fungi endofit dari A. marina yang memiliki kemampuan antibakteri terhadap bakteri jenis Escherichia coli, Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Satu isolat fungi endofit yaitu AVI.1 menunjukkan potensi yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan karena memiliki waktu fermentasi tersingkat (lima hari) dan penghambatan yang kuat terhadap ketiga bakteri uji.
Respon Pertumbuhan Biji Jeruk Keprok Citrus reticulata Blanco Pada Beberapa Teknik Sterilisasi Mustika Tuwo; Elis Tambaru; Nicen Marianty
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v13i2.22342

Abstract

Jeruk keprok selayar Citrus reticulata Blanco adalah salah satu varietas unggul asal Sulawesi Selatan dan merupakan jeruk keprok pertama yang didaftarkan sebagai varietas unggul di Indonesia sehingga sangat potensial untuk dikembangkan. Dalam usaha memenuhi kebutuhan jeruk, teknik kultur in vitro menjadi alternatif perbanyakan tanaman karena dengan teknik ini dapat diperoleh tanaman berkualitas, seragam dan cepat dengan jumlah yang banyak. Namun, kontaminasi merupakan salah satu factor pembatas sehingga dibutuhkan kajian teknik sterilisasi yang efektif meghasilkan eksplan steril dan memiliki respon pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan eksplan dari biji yang diekstrak dari buah jeruk keprok selayar Citrus reticulata Blanco. yang disterilisasi dengan tiga teknik sterilisasi. Pengamatan dilakukan terhadap waktu muncul kontaminasi (HST), persentase eksplan hidup (%) dan waktu muncul tunas (HST) sampai eksplan berumur 8 minggu setelah tanam atau 56 hari setelah tanam (hst). Data yang diambil kemudian dianalisis menggunakan software Microsoft Office Excel Worksheet. Hasil penelitian menununjukkan teknik sterilisasi 3 (fungisida, NaClO dan alkohol 96%) menghasilkan eksplan biji jeruk keprok selayar steril dengan persentase eksplan hidup 64% dan menunjukkan respon pertumbuhan melalui pembentukan tunas yang muncul 17 hari setelah tanam (HST).
Keragaman Tunikata di Pulau Pannikiang, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan Naspira Binti Jabir; Magdalena Litaay; Dody Priosambodo
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v13i2.22346

Abstract

Tunikata memiliki peran yang sangat penting karena hewan ini banyak berkontribusi bagi kestabilan ekosistem laut dengan menyediakan lahan yang subur bagi biota lain, juga bagian dari rantai makanan serta mangsa bagi banyaknya biota laut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman tunikata yang masih sangat terbatas sehingga perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam. Sampling lapangan dilakukan menggunakan metode line transek pada kedalaman 5 m dengan panjang transek 20 m dan lebar transek 2 m. Semua tunikata yang terdapat dalam transek didata untuk selanjutnya diidentifikasi. Identifikasi jenis berdasarkan karakteristik morfologi disesuaikan dengan referensi identifikasi. Hasil identifikasi menunjukan, terdapat 24 spesies tunikata di kawasan perairan pulau Pannikiang, dimana semua jenis termasuk dalam kelas Ascidiacea. Parameter lingkungan di lokasi sesuai untuk menunjang kehidupan biota laut tersebut.
Formulasi Pengelolaan Pencemaraan Logam Berat di Perairan Pelabuhan Belawan Yuni Yolanda; Nurul Amri Komarudin; Adi Mawardin; Novi Andareswari
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v13i2.22402

Abstract

Pelabuhan Belawan memiliki daerah lingkungan kerja (DLKr) dan daerah lingkungan kepentingan (DLKp). Pengoperasian dan pengembangan pelabuhan erat kaitannya dengan dampak negatif yang ditimbulkan terhadap zona pesisir dan sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah melihat konsentrasi logam berat di sedimen perairan serta merumuskan strategi yang tepat untuk pengelolaan logam berat di perairan Pelabuhan Belawan Medan. Lokasi penelitian dilakukan di DLKr dan DLKp Pelabuhan Belawan Medan dengan pengambilan sampel secara random sampling sebanyak 10 stasiun pemantauan. Logam berat yang dianalisis meliputi timbal (Pb), tembaga (Cu), cadmium (Cd), dan merkuri (Hg). Konsentrasi logam berat tertinggi adalah Pb dengan nilai 15.50-68.43 mg/kg, sedangkan konsentrasi terendah adalah Hg dengan nilai
Profil Gen Nat2 Pasien dengan Pemberian Obat Anti Tuberkulosis Menggunakan Metode PCR-RFLP Anggi Pebrianti Pasaribu; Wahyu Hendrarti; Andi Zulkifli AS; Akbar Awaluddin
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v13i2.22403

Abstract

Tuberkulosis disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan pada utamanya diberikan Isoniazid (INH), obat ini dimetabolisme oleh N-asetiltransferase 2 (Nat2) terutama pada fase II. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil dari gen Nat2 pada penderita tuberkulosis yang mengkonsumsi obat anti tuberkulosis dengan menggunakan PCR-RFLP. Penelitian ini menggunakan sampel darah pasien tuberkulosis yang diterapi INH, kemudian dilakukan ekstraksi DNA dan PCR dengan primer P1 dan P2. Penentuan profil gen Nat2 berdasarkan hasil visualisasi elektroforesis produk DNA amplifikasi PCR dan RFLP menggunakan enzim restriksi FokI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 sampel penderita TB terdapat 22 sampel yang dapat teramplifikasi gen Nat2 dan 8 sampel yang tidak teramplifikasi oleh gen Nat2 yang berasal dari sampel DBS. Frekuensi alel C282T pada sampel penelitian ini diperoleh alel CT sebanyak 10, dan CC sebanyak 12 sedangkan untuk alel TT tidak ada. Frekuensi alel CC dan CT berhubungan dengan fenotipe asetilator cepat terhadap isoniazid.

Page 10 of 16 | Total Record : 159