cover
Contact Name
Acep Roni Hamdani
Contact Email
acepronihamdani@unpas.ac.id
Phone
+6287726846888
Journal Mail Official
jurnalilmiahpendas@unpas.ac.id
Editorial Address
Jl. Taman Sari No. 6-8 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 24772143     EISSN : 25486950     DOI : 10.23969
Core Subject : Education,
Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar is a journal published twice a year, namely in June and December that aims to be a forum for scientific publications to pour ideas and studies complemented with the results of research related to primary school education. To achieve this, basic education journals will selectively disseminate ideas and studies complemented by quality research results related to basic education, develop an education center to the elementary-school that can produce innovative, creative and original work and tested in the field of education and learning elementary School to be disseminated and implemented for improving the quality of primary-to-national education at the national, regional and international levels.
Articles 13,524 Documents
SELF LOVE POWER DALAM MENGUJI KEEFEKTIFAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENGHAPUS BODY IMAGE NEGATIF DI KALANGAN SISWA SMK N 8 PALEMBANG
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38654

Abstract

Body image positive (citra tubuh positif) merupakan penerimaan diri yang baik, di mana individu merasa yakin dan puas dengan bentuk tubuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan konseling kelompok dengan teknik self-love dalam meningkatkan body image positive siswa SMK Negeri 8 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pree eksperimen dengan jenis one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 5 siswa kelas XI jurusan perhotelan yang memiliki body image positive sedang dan rendah, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dan analisis menunjukkan adanya perubahan signifikan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Rata-rata skor pretest sebesar 69,8 (kategori rendah) meningkat menjadi 119,2 (kategori tinggi) pada posttest. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai Z hitung -2,023 dengan nilai signifikansi 0,043 (<0,05) , sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Temuan ini membuktikan bahwa konseling kelompok dengan teknik self-love efektif meningkatkan body image positive siswa SMK Negeri 8 Palembang secara signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru BK dan sekolah dalam merancang layanan bimbingan yang efektif untuk pengembangan soft skills siswa.
POLITIK OLIGARKI DAN TATA KELOLA PERTAMBANGAN: ANALISIS PERAN POLITIKUS PEMILIK TAMBANG DALAM KEBIJAKAN PUBLIK DIINDONESIA
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38655

Abstract

This study analyzes the consolidation of oligarchic power within Indonesia’s mining governance by examining how politicians who own or are affiliated with mining companies influence public policy. Their dual position as state officials and business actors enables direct intervention in legislative processes, licensing decisions, and the formulation of strategic regulations, including the 2020 revision of the Mineral and Coal Law. Using a qualitative library research design, this study synthesizes academic literature, civil society reports, and policy documents to identify patterns of politico business alliances, patronage networks, and regulatory capture within the mining sector. The findings reveal that politician miners serve as pivotal actors in shaping permissive regulatory frameworks, centralizing licensing authority, and sustaining electoral transactions that secure long term corporate interests. This dynamic illustrates a form of state capture in which public authority is steered toward protecting elite economic coalitions rather than promoting transparency, accountability, or distributive justice. The study contributes to the ongoing debate on oligarchic entrenchment in post authoritarian Indonesia by highlighting the mechanisms through which political access is converted into economic advantage and vice versa. Strengthening mining governance therefore requires comprehensive reforms, including conflict of interest safeguards, transparent ownership and licensing disclosures, and stricter oversight institutions. Keywords: Oligarchy, Politician Miners, Mining Governance, state capture, Public Policy
Dari Tafsir Klasik ke Tafsir Tarbawi: Fondasi, Metodologi, dan Implikasi untuk Pendidikan Islam Kontemporer
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38666

Abstract

Tujuan artikel ulasan ini adalah untuk menyusun peta komprehensif tentang bagaimana warisan tafsir klasik (al-Tabari, al-Qurtubi, Ibnu Katsir, dan Fakhr al-Din al-Razi) berkontribusi pada kelahiran, pola, dan praktik tafsir tarbawi yang digunakan dalam pendidikan Islam saat ini. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan sintesis naratif terhadap karya-karya interpretatif klasik dan penelitian kontemporer yang mengaktualisasikannya dalam kerangka tarbiyah. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Secara historis, prinsip-prinsip tarbawi seperti penanaman tauhid, penguatan literasi, dan pembangunan akhlak telah melekat dalam interpretasi klasik; (2) mufassir klasik menyajikan spektrum metodologis yang melengkapi sejarah (bil-ma'tsur), rasionalitas, fiqh al-ahkam, dan cerita-cerita yang saat ini menjadi dasar pendekatan tematik-pedagogis; (3) tiga kelompok ayat kunci (QS al-'Alaq 1–5; QS Luqman 12-19; ​​​​QS al-An'am 151) menceritakan secara konsistensi dengan konten pendidikan yang dapat diterjemahkan ke dalam tujuan pembelajaran, isi, dan penilaian; dan (4) menyusun model integrasi '4I' (I'tiqad–Sains–Ihsan–Ijtima'i) untuk membantu dosen/guru merancang pengalaman belajar Al-Qur'an kontekstual. Artikel ini memberikan pemahaman praktis berupa contoh indikator prestasi belajar, rubrik penilaian karakter, dan strategi pembelajaran berbasis cerita yang mengandalkan penafsiran klasik. Batasan utama penelitian ini adalah ketergantungan pada sumber sekunder; Oleh karena itu, studi lapangan di madrasah dan PTKI disarankan untuk memvalidasi efektivitas model 4I dalam praktik. Tujuan artikel wawasan ini adalah menyusun peta komprehensif tentang bagaimana warisan tafsir klasik (al-Tabari, al-Qurtubi, Ibnu Katsir, dan Fakhr al-Din al-Razi) berkontribusi pada lahirnya, corak, dan praktik tafsir tarbawi yang digunakan dalam pendidikan Islam masa kini. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan sintesis naratif terhadap karya-karya tafsir klasik dan penelitian kontemporer yang mereaktualisasikannya dalam kerangka tarbiyah. Hasil kajian menunjukkan: (1) Secara historis, prinsip-prinsip tarbawi seperti penanaman tauhid, penguatan literasi, dan pembinaan akhlak sudah melekat dalam tafsir klasik; (2) para mufassir klasik menyajikan spektrum metodologis yang saling melengkapi sejarah (bil-ma'tsur), rasionalitas, fiqh al-ahkam, dan kisah yang hari ini menjadi landasan pendekatan tematik-pedagogis; (3) tiga gugus ayat kunci (QS al-'Alaq 1–5; QS Luqman 12–19; QS al-An'am 151) secara konsisten dengan muatan pendidikan yang dapat diterjemahkan ke dalam tujuan, konten, dan asesmen pembelajaran; dan (4) dirumuskan model integrasi '4I' (I'tiqad–Ilmu–Ihsan–Ijtima'i) untuk membantu dosen/guru merancang pengalaman belajar berkarakter Qur'ani yang kontekstual. Artikel ini memberikan pemahaman praktis berupa contoh indikator pencapaian pembelajaran, rubrik penilaian karakter, dan strategi pembelajaran berbasis kisah (story-based learning) yang bersandar pada tafsir klasik. Batasan utama kajian ini adalah ketergantungan pada sumber sekunder; oleh karena itu studi lapangan di madrasah dan PTKI disarankan guna memvalidasi efektivitas model 4I dalam praktik.
PENERAPAN METODE MENDONGENG DENGAN MEDIA BONEKA JARI UNTUK MENEKANKAN PERILAKU BULLYING ANAK USIA DINI DI TK NEGERI BANYUMANIK SEMARANG
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38669

Abstract

This study aims to describe the application of storytelling methods using finger puppet media to reduce bullying behavior in early childhood at TK Negeri Banyumanik Semarang. This research employed a qualitative descriptive approach with four teachers and group B children as participants. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing through source triangulation. The results showed that the storytelling method with finger puppet media was effective in instilling positive social values in children. Through storytelling, children better understood respect, cooperation, and empathy. Teachers played an important role as facilitators who guided children in distinguishing good and bad behavior through engaging stories. The implementation of this method successfully reduced negative attitudes and fostered a more empathetic and harmonious classroom environment.
AFFECTIVE CANONICAL ANALYSIS OF HYPNOTEACHING AND STUDENT ENGAGEMENT OUTCOMES
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38673

Abstract

This study investigates the interrelated dynamics between affective-oriented instructional practices particularly Hypnoteaching and multiple dimensions of student engagement in Indonesian senior high schools. Utilizing Canonical Correlation Analysis (CCA), the research examined two variable sets: affective instructional components (positive suggestion, empathy, motivational induction, and focus guidance) and learning outcomes (behavioral, emotional, cognitive, and digital engagement). Data were gathered from 120 students across Banten, Yogyakarta, and East Java using validated Likert-scale instruments. The analysis identified two significant canonical functions (Rc₁ = 0.812, p < .001; Rc₂ = 0.517, p = .016). The first function, termed Affective Resonance, revealed strong associations between empathy, motivation, and emotional engagement. The second function, labeled Regulatory Control, demonstrated that focus guidance enhances digital self-regulation. The findings indicate that affective-based pedagogy strengthens both emotional involvement and behavioral discipline. Theoretically, this study integrates affective learning principles with motivational constructs within a multivariate analytical framework; practically, it offers a data-driven foundation for improving engagement and digital well-being in contemporary classrooms.
Analisis Nilai Karakter Kedisiplinan dalam Ekstrakurikuler Paduan Suara Petra School Tahun 2025
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38678

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya siswa yang kurang menunjukkan kedisiplinan dalam ekstrakurikuler paduan suara, seperti datang tidak tepat waktu, kurang fokus saat latihan. Berdasarkan wawancara dengan pembina dan pelatih, diketahui bahwa sebagian siswa masih kurang memperhatikan instruksi, tidak menunjukkan keseriusan dalam mengikuti setiap tahap latihan, serta belum sepenuhnya menaati peraturan yang telah disepakati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai karakter kedisiplinan dalam ekstrakurikuler paduan suara Petra School tahun 2025 serta menganalisis dampak kedisiplinan yang diterapkan dalam kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa kepala sekolah, pembina, pelatih, serta anggota ekstrakurikuler paduan suara yang mengikuti kompetisi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kedisiplinan yang ditekankan meliputi ketepatan waktu, kesiapan perlengkapan latihan, kepatuhan terhadap instruksi pelatih, sikap yang baik selama latihan, serta kepatuhan terhadap tata tertib seperti tidak berbicara sendiri, merapikan sepatu, dan menjaga kebersihan ruang latihan. Dampak penerapan kedisiplinan terlihat pada meningkatnya kemampuan siswa dalam menghargai waktu, bertanggung jawab terhadap peran masing-masing, membagi waktu antara sekolah dan latihan, serta menunjukkan peningkatan konsistensi, kepercayaan diri, dan kemampuan beradaptasi terhadap aturan dalam berbagai situasi.
Eksistensi Kesenian Jaranan Turonggo Budoyo di Desa Mulyorejo, Kecamatan Sungai Lilin untuk Pendidikan dan Pelestarian Budaya Lokal
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38704

Abstract

Traditional arts reflect the identity and social values ​​of the community. In Mulyorejo Village, Jaranan Turonggo Budoyo is an expression of Javanese transmigrant culture, facing modernization, shifting youth interests, and social dynamics. This study aims to analyze the existence of Jaranan Turonggo Budoyo Art, understand the factors that support its sustainability, and assess the role of this art in education and local cultural preservation. The study uses a descriptive qualitative approach with Berger and Luckmann's Social Construction Theory as an analytical framework. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with members of the arts group, community leaders, and village officials, and documentation of Jaranan Turonggo Budoyo performances. Data analysis was carried out thematically through the stages of reduction, presentation, and verification, so as to obtain a deep understanding of social processes, cultural values, and the mechanisms of internalization of art in society. The results of the study indicate that Jaranan Turonggo Budoyo Art is in an active, stable, and institutionalized condition. The sustainability of this art is supported by internal factors, namely member solidarity, maintenance of traditional authenticity, and selective innovation, as well as external factors, such as village government support, community appreciation, and the use of digital media for the adaptation and dissemination of cultural values. Dialectically, Jaranan Turonggo Budoyo is objectified as a social fact in the Suro traditional ritual and internalized as a collective identity, thus functioning as a spectacle, cultural education, and formation of local character. These findings indicate the potential of this art as a model for cultural preservation through non-formal education, strengthening community identity, digital innovation, regeneration of artists, and strengthening social values ​​in society.
Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI): Upaya Peningkatan Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan Anak Ahmad Fauzi; Sihaloho, Rosana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) sebagai upaya untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam membesarkan anak di Indonesia. Program tersebut adalah dikembangkan sebagai tanggapan terhadap rendahnya tingkat partisipasi ayah dalam harian anak-anak hidup, meskipun ada bukti substansial yang menunjukkan bahwa kehadiran ayah memainkan peran penting peran dalam perkembangan emosional, sosial, dan kognitif anak-anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui analisis dokumen program, tinjauan literatur dan wawancara pendukung untuk memahami konteks GATI Implementasi. Temuan menunjukkan bahwa GATI terdiri dari empat komponen utama yang secara kolektif memperkuat keterlibatan ayah, yaitu layanan konseling ayah, kelompok masyarakat ayah, inisiatif Ayah Teladan / Kelurahan, dan Sekolah dengan program ayah. Komponen-komponen ini selaras dengan tiga Lamb dimensi keterlibatan ayah, termasuk keterlibatan, aksesibilitas, dan tanggung jawab. Hasil penelitian juga menyoroti beberapa tantangan implementasi seperti norma budaya, ayah’ waktu terbatas karena tuntutan kerja, dan akses yang tidak memadai untuk pendidikan parenting. Secara keseluruhan, GATI menunjukkan potensi yang kuat sebagai model intervensi penguatan keluarga, terutama bila didukung oleh yang tepat kebijakan dan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan
EVALUASI EKSTRAKURIKULER MELUKIS DAN MEWARNAI BERBASIS CIPP UNTUK PENGUATAN KREATIVITAS SISWA DI SDN 5 OLEAN SITUBONDO
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38743

Abstract

Rendahnya stimulasi kreativitas di sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam sistem pendidikan, khususnya ketika pembelajaran lebih menekankan aspek kognitif daripada pengembangan potensi kreatif siswa. Kegiatan ekstrakurikuler seni visual, khususnya melukis dan mewarnai, memiliki potensi strategis dalam mengembangkan kemampuan ekspresi, imajinasi, dan keterampilan artistik peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan ekstrakurikuler melukis dan mewarnai berbasis model CIPP (Context, Input, Process, Product) dalam penguatan kreativitas siswa di SDN 5 Olean Situbondo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, pembina ekstrakurikuler, dan 2 siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada evaluasi context, program relevan dengan kebutuhan dan minat siswa serta selaras dengan visi sekolah. evaluasi input, kompetensi pembina dinilai memadai dan didukung ketersediaan sarana dasar meskipun masih terbatas. Pada evaluasi process, kegiatan berlangsung terstruktur melalui metode demonstrasi dan praktik langsung yang efektif meningkatkan keterlibatan siswa. Sedangkan evaluasi product, program berdampak positif terhadap peningkatan kreativitas, kualitas karya, kepercayaan diri, serta prestasi siswa. Penelitian ini masih memiliki keterbatasan, namun penulis meyakini bahwa temuan penelitian ini dapat memberikan kontribusi penting sebagai dasar pengambilan kebijakan dan pengembangan program ekstrakurikuler seni visual yang lebih efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Kesalahan Kesalahan Kohesi Gramatikal Pada Media Berita Online Tribun Medan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38748

Abstract

ABSTRACT This study aims to describe the forms of grammatical cohesion errors found in an online news text published on the Tribun Medan portal. The research data consist of phrases and sentences taken from the news article titled “Prabowo Immediately Dismisses South Aceh Regent Mirwan, Orders the Minister of Home Affairs to Process Immediately” (December 8, 2025). This study employs a descriptive qualitative method using the observation and note-taking techniques to identify linguistic units that show inaccurate use of cohesive devices, along with deletion and substitution techniques to analyze the grammatical accuracy based on Halliday and Hasan’s (1976) theory. The findings reveal three main types of grammatical cohesion errors: substitution, ellipsis, and conjunction. Substitution errors occur due to inconsistent use of pronouns or the absence of clear referents. Ellipsis errors arise from the omission of subjects, resulting in incomplete and ambiguous sentence structures. Meanwhile, conjunction errors appear in the use of linking words that do not match their semantic functions, disrupting the logical connection between sentences. On the other hand, no errors were found in reference, as each pronoun in the text has a clear antecedent. These findings emphasize that the accuracy of grammatical cohesion plays a crucial role in ensuring clarity, coherence, and effective information delivery in online news texts. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan kohesi gramatikal dalam teks berita daring pada portal Tribun Medan. Data penelitian berupa frasa dan kalimat dalam berita berjudul “Prabowo Copot Langsung Bupati Aceh Selatan Mirwan, Minta Mendagri Segera Proses” (8 Desember 2025). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat untuk mengidentifikasi unit bahasa yang menunjukkan ketidaktepatan penggunaan perangkat kohesi, serta teknik lesap dan ganti untuk menganalisis ketepatan unsur gramatikal berdasarkan teori Halliday dan Hasan (1976). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan kohesi gramatikal yang ditemukan meliputi tiga bentuk utama, yaitu substitusi, elipsis, dan konjungsi. Kesalahan substitusi terjadi akibat penggunaan pronomina yang tidak konsisten atau tidak memiliki referen yang jelas. Kesalahan elipsis muncul karena penghilangan unsur subjek yang menyebabkan struktur kalimat menjadi tidak lengkap dan ambigu. Sementara itu, kesalahan konjungsi tampak pada penggunaan kata hubung yang tidak sesuai fungsi semantis sehingga mengganggu hubungan logis antarkalimat. Di sisi lain, aspek referensi tidak ditemukan mengalami kesalahan karena setiap pronomina memiliki rujukan yang jelas. Temuan ini menegaskan bahwa ketepatan penggunaan kohesi gramatikal sangat berpengaruh terhadap kejelasan, keterpaduan, dan efektivitas penyampaian informasi dalam teks berita daring.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Produce Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Press Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Press Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Process Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Process Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Press Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 t Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Progres Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025 Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 in progress Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press. Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order Vol. 10 No. 02` (2025): Volume 10 No. 2 Juni 2024 In Built Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025 Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025. Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 No. 2 Juni 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): Volume10 Nomor 2, Juni 2025 Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024 Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024. Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 December 2024 In Press. Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024 Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024 Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09, Nomor 03, September 2024 In Progres Vol. 9 No. 01 (2024): Volume 09 No. 01 Maret 2024 Vol. 9 No. 4 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09, No. 03, September 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024. Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024 Vol. 8 No. 02 (2023): Volume 08 No 02, September 2023 Vol. 8 No. 01 (2023): Volume 08 No. 01 Juni 2023 Vol. 8 No. 01 (2023): Volume 08 No. 01 Maret 2023 Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 08, Nomor 01, Juni 2023 Vol. 8 No. 03 (2023): Volume 08 No. 3 Desember 2023 Vol. 8 No. 03 (2023): Volume 08 No. 3 September 2023 Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022 Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7 Nomor 1 Juni 2022 Vol. 6 No. 2 (2021): Volume 6 Nomor 2 Desember 2021 Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6 Nomor 1 Juni 2021 Vol. 5 No. 2 (2020): Volume 5 Nomor 2 Desember 2020 Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 5 Nomor 1 Juni 2020 Vol. 4 No. 2 (2019): Volume 4 Nomor 2 Desember 2019 Vol. 4 No. 1 (2019): Volume 4 Nomor 1 Juni 2019 Vol. 3 No. 2 (2018): Volume 3 Nomor 2 Desember 2018 Vol. 3 No. 1 (2018): Volume 3 Nomor 1 Juni 2018 Vol. 2 No. 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Desember 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): Volume 2 Nomor 1 Juni 2017 Vol. 1 No. 1 (2016): Volume 1 Nomor 1 Desember 2016 More Issue