cover
Contact Name
M. Lutfi Firdaus
Contact Email
M. Lutfi Firdaus
Phone
-
Journal Mail Official
pascapendipa@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
PENDIPA Journal of Science Education
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 20869363     EISSN : 26229307     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
PENDIPA Journal of Science Education is a peer-reviewed, open-access journal covered all aspect of science and science education. PENDIPA journal welcomes the submission of scientific articles related to mathematics, physics, chemistry, biology, and its educational implementation in a school, higher education and other educational institution. We encourage scientist, lecturer, teacher and student to submit their original paper to the journal. PENDIPA journal is published by Graduate School of Science Education - University of Bengkulu, three times a year on February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE" : 20 Documents clear
Pengaruh Karakter Kerja Keras Terhadap Hasil Belajar Fisika Di SMA Negeri 1 Kota Jambi Endah Febri Setiya Rini; Riska Fitriani; Maria Marisa Matondang; Fauziah Yolviansyah; Novita Dwi Putri; Falentina Loveria Agatha; Nola Lolita
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.256-261

Abstract

 Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan instrumen berupa angket kerja keras dan soal pilihan ganda materi fisika. Adapun, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh karakter kerja keras terhadap hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA di SMA Negeri 1 Kota Jambi tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode survey. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan program SPSS dengan melakukan pengujian normalitas, korelasi, dan juga regresi linear sederhana. Dapat di lihat hasil signifikansi pada uji korelasi karakter kerja keras terhadap hasil belajar fisika didapatkan 0,000. Dari hasil tersebut dapat di lihat bahwa 0,000 < 0,05 yang artinya kedua variabel berkorelasi. Kemudian, ditinjau pada pearson correlation didapatkan hasil 0,927 yang berarti derajat hubungan atau nilai pearson correlation masuk pada kategori korelasi sangat kuat. Artinya, tingkat kerja keras siswa dalam mata pelajaran fisika sangat berhubungan dan berpengaruh pada hasil belajar siswa. Kemudian, dilakukan pula uji regresi linear sederhana dengan hasil analisis diperoleh persamaan regresi Y = -3,33 + 0,943 X . t hit = 15,235 dan p-value = 0,000 / 2 = 0,000 <0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara karakter kerja keras terhadap hasil belajar siswa, khususnya pada aspek kognitif.
Karakterisasi Buah Dua Puluh Enam Genotipe Melon pada Media Pasir Sistem Hidroponik Umi Salamah; Helfi Eka Saputra; Welly Herman
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.195-203

Abstract

Karakterisasi merupakan langkah awal dalam pemuliaan untuk melakukan seleksi terhadap karakter-karakter yang menjadi target. Melon (Cucumis  melo  L.)  merupakan tanaman hortikultura yang memiliki karakter bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi 26 genotipe-genotipe melon di media pasir menggunakan sistem hidroponik. Penelitian ini menggunakan   Rancangan   Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan satu faktor yaitu genotipe yang terdiri dari 2 ulangan. Jumlah genotipe yang diuji adalah 26  yaitu G23, G27, G28, G29, G38, G39, G40, G41, G42, G43, G45, G46, G47, G48, G49, G52, G53, G55, G57, G58, G60, G62, G63, G64, G65 dan G66. Berdasarkan analisis gerombol didapatkan bahwa karakter-karakter pada 26 genotipe melon mengelompok dan terpisah pada koefesien ketidakmiripan 22 dan 26. Karakterisasi buah yang diamati adalah panjang buah, diameter buah, bentuk  penampang membujur, warna dasar  kulit buah matang, intensitas warna kulit saat matang, corak dasar warna kulit, warna kulit sekunder, kerapatan noktah, ukuran noktah, warna noktah, intensitas warna noktah, warna utama daging buah, warna lapisan luar daging buah, alur buah, posisi diameter maksimum, bentuk pangkal buah, dan bentuk ujung buah.
Pengaruh Pemberian Pakan Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) dan Pelet Terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Riko Irwanto; Novia Lesti
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.115-121

Abstract

Catfish is a freshwater fish commodity that is currently being sought after by many people for consumption. The demand for catfish is increasing day by day. Catfish farming is one business that can develop rapidly. In the fish culture system, there are several factors such as fish growth. Factors that greatly affect the growth and development of fish are feed. The research objective was to determine the effect of different feeding on the growth and development of African catfish (Clarias gariepinus) and to determine the nutritional content of types of feed for African catfish (Clarias gariepinus). This research was conducted in Desa Tugang, Kelapa District, West Bangka Regency, Bangka Belitung Islands Province. The research was conducted by observing the growth of catfish seeds which included total length, total weight, height, head length, tail length and dorsal fin length. The development of catfish seeds observed was the activity of moving and eating feed for 3 weeks of maintenance. The results of the study were calculated using the absolute weight growth formula and the absolute length growth formula. The study design used a completely randomized design (CRD) using 2 variations of feed with 5 times of repetition. The data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA), to determine whether or not the feed given was significant or not on the growth of catfish. The results showed that catfish seeds fed natural earthworms had a faster growth and better development rate compared to pellet-fed catfish seeds. The ANOVA test results different feeding showed a significant effect on total length growth weight, total weight, head length, and dorsal fin length (F count?F table). Meanwhile, height and tail length did not have a significant effect (F count < F table). Keywords: Growth, Development, Catfish, Feed.
Analisis Pengaruh Faktor Demografi terhadap Lama Karantina pada Perawat Terpapar Covid-19 di Jawa Tengah Tri Winugroho; Mulya Imansyah; Ernalem Bangun; Rio Khoirudin Apriyadi; Arip Hidayat
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.229-236

Abstract

Perawat sebagai tenaga kesehatan garda terdepan pandemi Covid-19 cenderung sangat rawan menderita gangguan kesehatan baik fisik maupun mental akibat beban kerja dan juga faktor lain di saat pandemic Covid-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh faktor demografi terhadap lamanya masa karantina pada Perawat ynag terpapar Covid-19 dengan menggunakan Teknik deskriptif kuantitif dan pendekatan cross sectional.Metode kuesioner google form digunakan sebagai intrumen dalam pengumpulan data dan diolah dengan memanfaatkan analisa chi square. Hasil penelitian didapatkan dari 91 respoden dengan sebaran usia bervariasi dengan umur terbanyak 36-40 tahun (30,8%), jenis kelamin mayoritas perempuan (71,4%), latar belakang Pendidikan diploma (57,1%), mayoritas telah menikah (81%), menduduki posisi perawat pelaksana (89%). Dengan rerata penghasilan Rp.2.000.000-Rp.4.999.999 (58,5%), mayoritas perawat memiliki jumlah tanggungan 3-5 orang (41%) dan Sebagian besar dari responden tinggal diwilayah Selatan jawa Tengah (63,7%).Pada variable tempat karantina didapatkan hasil bahwa sebagian dari respoden dengan tanpa gejala atau gejala ringan disarankan karantina mandiri dirumah (65,9%). Hal ini memberikan rasa aman dan tenang bagi responden yang mempengaruhi faktor psikis sehingga mempercepat masa karantina disamping memperhatikan faktor lain diluar penelitian. nilai p 0,019 > 0,05 yang diperoleh dari penelitian ini menyimpulkan bahwa tempat karantina memberi pengaruh terhadap masa karantina pada perawat yang terpapar covid-19.
Eksplorasi Konsep Fisika pada Tari Dhadak Merak Reog Ponorogo Nur Iva Wulansari; Setyo Admoko
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.163-172

Abstract

Indonesia terkenal akan ragam budayanya, dan tanpa disadari dari setiap budaya memiliki daya tarik yang berbeda. Didalam budaya sendiri, terdapat ilmu sains yang belum banyak diketahui oleh orang, selain itu kearifan lokal dari beberapa daerah yang berbeda dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar dalam bidang sains. Selama ini pembelajaran sains terutama pada bidang fisika yang ada di sekolah sebagian masih mengacu pada buku pegangan guru dan siswa, dimana buku pegangan memuat produk sains berupa fakta, konsep, prinsip, teori, dan hukum serta penerapannya dalam kontek kehidupan sehari-hari. Namun, dalam banyak buku seringkali memuat konteks kehidupan sehari-hari yang terkait dengan budaya barat yang tidak dikenali dengan baik oleh anak Indonesia khususnya mereka yang berada di daerah tertentu yang masih mengandalkan alam sebagai media belajar. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengamati penerapan konsep fisika yang ada dalam budaya nasional Indonesia. Dimana pada penelitian ini peneliti bermaksud mengidentifikasi kajian konsep kesetimbangan dan momen gaya pada teknik gerakan dhadakan merak dalam tari Reog Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi dokumentasi dan sasaran penelitian adalah Tari Dhadak Merak.  Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan metode analisis menggunakan dua metode, yaitu studi literatur dan video latihan. Menurut hasil penelitian, didapatkan kajian konsep fisika terutama pada materi kesetimbangan dan momen gaya dalam Tarian Dhadak Merak, dan pembelajaran dengan pendekatan etnosains memiliki potensi inovasi pembelajaran untuk diterapkan dalam pembelajaran fisika karena dapat melatih literasi sains siswa serta melatih siswa untuk berpikir kreatif.
Penerapan Model Pembelajaran Curious Note Program (CNP) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Hukum Newton Khosyi Khoirunnisa Azmi; Suliyanah Suliyanah
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.262-268

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran Curious Note Program (CNP) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan menggunakan one group pre-test post-test design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 Wonoayu dengan menggunakan dua kelas sebagai sampel, yaitu kelas X MIPA 6 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 7 sebagai kelas replikasi. Sampel yang digunakan menggunakan teknik simple random sampling dengan memberikan peluang yang sama bagi setiap populasi untuk dipilih menjadi sampel secara acak. Instrumen penelitian berupa lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dan tes keterampilan berpikir kritis yang diberikan kepada peserta didik untuk mendapatkan data penelitian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif untuk keterlaksanaan pembelajaran, uji normalitas untuk mengetahui kategori terdistribusi normal, uji homogenitas untuk mengetahui kedua kelas homogen, uji t-berpasangan untuk menguji perbedaan nilai pre-test dan post-test, dan analisis n-gain untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan adalah keterlaksanaan model pembelajaran Curious Note Program (CNP) dikategorikan sangat baik dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada kategori sedang untuk kedua kelas.
Estimasi Ancaman Tsunami di Zona Subduksi Sulawesi Bagian Utara Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Tsunami Wahyu Kurniawan; Ernalem Bangun; Bondan Prakoso
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.204-209

Abstract

Pulau Sulawesi sangat rawan akan terjadinya gempabumi. Hal ini disebabkan oleh bertemunya tiga lempeng tektonik, yakni Lempeng Eurasia, Lempeng Filipina, dan Lempeng Indo-Australia. Di Sulawesi bagian utara juga terdapat lempeng mikro yakni Lempeng Laut Sulawesi, akibat dari pergerakan Lempeng Laut Sulawesi tersebut maka terbentuklah zona subduksi atau zona penunjaman. Zona subduksi pada Lempeng Laut Sulawesi tersebut yang dikenal dengan nama Megathrust Sulawesi Utara. Jika terjadi gempabumi dengan magnitudo yang sangat besar terjadi di Zona Megathrust Sulawesi Utara yang berpotensi terjadinya tsunami, maka perlu dibuat estimasi ancaman tsunami dengan menggunakan TOAST untuk mengetahui permodelan simulasi tsunami yang menghasilkan informasi-informasi penting seperti waktu tiba tsunami, lokasi-lokasi yang berpotensi tsunami dan ketinggian maksimum tsunami akan terjadi sebagai upaya mitigasi bencana. Kemampuan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk membentuk resiliensi masyarakat yang berpotensi terdampak, khususnya dalam menghadapi ancaman bencana tsunami di Zona Megathrust Sulawesi Utara. Dengan demikian, risiko bencana tersebut dapat dikurangi atau ditekan.
Application of Gold Silica Nanocomposites in Electrochemical Biosensors: A Review Salma Nur Zakiyyah; Diana Rakhmawaty Eddy; M. Lutfi Firdaus; Yeni Wahyuni Hartati
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.122-132

Abstract

Gold silica nanocomposite-based biosensors are performing well in sensor technology for biosensor development. Due to this biosensor has good selectivity, excellent conductivity, large surface area, efficient enhancement of electron transfer between enzymes and electrodes and good biocompatibility. Therefore, gold silica nanocomposite can be an ideal matrix for immobilization of biomolecules. This review describes the method of synthesizing gold silica nanocomposites and their characterization, interaction with biomolecules and application of gold silica nanocomposites in electrochemical biosensors.
Analisis Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Fisika dengan Metoda Library Research Liestiani Dewi; Dwikoranto Dwikoranto
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.237-243

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap peningkatan hasil belajar fisika. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Metode pengumpulan data dengan menggabungkan data yang relevan sesuai dengan yang sedang diteliti. Langkah yang dilakukan yaitu dengan membaca, mempelajari dan menelaah literatur yang berkaitan dengan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan peningkatan hasil belajar. Data dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari jurnal, artikel, skripsi maupun sumber-sumber lain yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji gain, uji normalitas dan uji-t sampel berpasangan. Hasil rata-rata yang didapatkan saat pre-test yaitu sebesar 37. Sedangkan hasil rata-rata yang diperoleh post-test sebesar 83 dan rata-rata uji gain ternormalisasi sebesar 0,73. Sehingga didapat bahwa thitung lebih besar dari nilai ttabel maka dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran fisika, daripada diterapkannya pendekatan pembelajaran konvensional.
Mendeskripsikan Keterampilan Proses Sains Siswa melalui Kegiatan Praktikum Viskositas di SMAN 1 Muaro Jambi Riska Fitriani; Shella Maryani; Diki Chen; Febri Tia Aldila; Agnes Aktapianti Br.Ginting; Nanda Hasbullah Sehab; Mashelin Wulandari
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 2 (2021): MARCH - JUNE
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.2.173-179

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mendeskripsikan keterampilan proses sains siswa IPA kelas XI di SMAN 1 Muaro Jambi melalui kegiatan praktikum fisika materi viskositas. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan November tahun 2020. Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah seluruh  siswa  kelas  XI  IPA 2  di  SMAN 1 Muaro Jambi yang berjumlah 30 orang siswa dan data dikumpulkan menggunakan teknik total sampling. Dalam penelitian ini digunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi (LO) keterampilan proses sains (KPS) yang sudah divalidasi oleh validator ahli, kemudian data dari keterampilan proses sains yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian keterampilan proses sains siswa dalam praktikum viskositas menunjukan bahwa tingkat keterampilan proses sains siswa tergolong pada tingkatan yang sangat baik, siswa mampu melakukan percobaan secara terampil dan benar dimana siswa terampil dalam mengobservasi, mengklasifikasi, mengkomunikasikan, mengukur, dan memprediksi, sedangkan pada keterampilan menyimpulkan masuk dalam kategori baik. Persentase berkategori sangat baik pada keterampilan observasi 46,7%, keterampilan klasifikasi 43,3%, keterampilan mengkomunikasikan  33,3%, keterampilan mengukur 33,3 % dan keterampilan memprediksi 26,7%, sedangkan keterampilan menyimpulkan 33,3% berkategori baik.

Page 1 of 2 | Total Record : 20