cover
Contact Name
M. Lutfi Firdaus
Contact Email
M. Lutfi Firdaus
Phone
-
Journal Mail Official
pascapendipa@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
PENDIPA Journal of Science Education
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 20869363     EISSN : 26229307     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
PENDIPA Journal of Science Education is a peer-reviewed, open-access journal covered all aspect of science and science education. PENDIPA journal welcomes the submission of scientific articles related to mathematics, physics, chemistry, biology, and its educational implementation in a school, higher education and other educational institution. We encourage scientist, lecturer, teacher and student to submit their original paper to the journal. PENDIPA journal is published by Graduate School of Science Education - University of Bengkulu, three times a year on February, June and October
Arjuna Subject : -
Articles 566 Documents
Pengaruh LKS Kimia Berbasis Problem Solving terhadap HOTS (Higher Order Thinking Skills) Faizah Faizah; Suciati Rahayu Widyastuti
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.331-337

Abstract

Pentingnya keterampilan abad 21 yang harus dimiliki oleh siswa diantaranya berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/ HOTS), berbagai upaya telah dilakukan agar Indonesia tidak lagi menempati peringkat bawah saat mengikuti tes Programme Internationale for Student Assesment (PISA) diantaranya melalui kurikulum 2013. Dalam kurikulum 2013 siswa diajak lebih aktif, mampu berpikir kritis, mampu memecahkan masalah dengan baik serta menggali kemampuan HOTS. Kemampuan menganalisis, mengkreasi dan mencipta merupakan komponen HOTS. Dalam kegiatan pembelajaran, salah satu media yang dapat membuat siswa aktif serta mendukung keterampilan HOTS siswa adalah dengan menggunakan LKS. Adapun Tujuan Penelitian ini sebagai berikut; 1) Mengetahui analisis deskripsi HOTS siswa sebelum dan setelah pembelajaran menggunakan LKS kimia berbasis problem solving, 2) Menemukan pengaruh penggunaan LKS kimia berbasis problem solving terhadap HOTS siswa Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Lokasi penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 dengan subjek penelitian kelas XII MIPA sebanyak 2 (kelas) masing-masing sebagai kelas kontrol dan eksperimen. Teknik pengumpulan meliputi metode dokumentasi dan tes HOTS. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, tingat kesukaran dan daya beda Terhadap soal HOTS serta uji hipotesis uji hipotesis setelah melakukan pengujian prasyarat. Uji hipotesis menggunakan uji statistic parametrik  yaitu  uji independent Sample t-test. hasil analis uji hipotesis menunjukan nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,047, artinya nilai sig.(2-tailed) 0,047 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada penerapan LKS problem solving terhadap HOTS pada siswa SMA Negeri 3 Cirebon.
Pemanfaatan Hasil Penelitian Pengaruh Logam Berat Cu Terhadap Pertumbuhan Udang Windu (Penaeus monodon) Sebagai Sumber Belajar Biologi Pada Subkonsep Pencemaran Lingkungan SMA Hesti Hesti; Etty Riani; Rida Oktorida Khastini; Sjaifuddin Sjaifuddin
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.434-442

Abstract

Sumber pembelajaran biologi berdasarkan hasil penelitian dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan aktivitas ilmiah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil penelitian pengaruh logam berat Cu terhadap pertumbuhan udang windu untuk diterapkan sebagai sumber belajar. Penelitian dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UNTIRTA Kota Serang, Banten. dan beberapa sekolah negeri di Provinsi Banten, antara lain SMAN 4 CILEGON, SMAN 5 Cilegon, SMAN 1 Anyer, dan SMAN 1 Cinangka. Tiga tahapan dilakukan: identifikasi proses dan produk penelitian, seleksi dan modifikasi hasil penelitian, serta penerapan dan pengembangan hasil penelitian untuk diimplementasikan sebagai sumber belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah awal dalam mengimplementasikan temuan penelitian sebagai sumber belajar adalah merancang tahapan pembelajaran yang menitikberatkan pada keterampilan proses sains melalui mengamati, menganalisis, menyimpulkan, dan mengomunikasikan dengan menggunakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Hasil penelitian pengaruh logam berat Cu terhadap pertumbuhan udang windu terkait KD 3.11 dan 4.11 pada subkonsep pencemaran lingkungan kelas X SMA dapat dijadikan sebagai fakta dan konsep. Pencemaran lingkungan baik yang disebabkan oleh aktivitas manusia maupun alam mengganggu keseimbangan alam lingkungan, sehingga perkembangan biota terhambat akibat cemaran logam berat Cu menjadi masalah utama yang dibahas dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Learning Cycle 7E Berbantuan QR Code Untuk Menumbuhkan Keterampilan Proses Sains Tema Air Tercemar Menjadi Bersih Riama Br Pakpahan; Suroso Mukti Leksono; Adi Nestiadi
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.371-378

Abstract

Pengembangan LKS Learning Cycle 7E berbantuan QR Code untuk menumbuhkan keterampilan proses sains tema air tercemar menjadi bersih bertujuan untuk menyajikan hasil pengembangan dan mendeskripsikan tingkat kevalidan LKS yang telah dibuat. Metode penelitian yg digunakan adalah penelitian dan pengembangan Research and Development (R &   D) dengan model penelitian dan pengembangan yang digunakan mengacu pada Borg and Gall (1983) melalui modifikasi yang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan peneliti dengan dibatasi pada 3 tahapan saja yaitu: tahap pencarian dan pengumpulan data (research and information collecting), perencanaan (planning), pengembangan awal produk (develop preliminary form of product). Instrumen yang digunakan yaitu lembar instrumen angket untuk uji kevalidan yang akan dilakukan oleh ahli materi dan desain. Data dianalisis secara deskripstif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil kevalidan LKS Learning Cycle 7E berbantuan QR Code untuk menumbuhkan keterampilan proses sains tema air tercemar menjadi bersih bahwa nilai rata-rata keseluruhan sebesar 89,72 dengan kategori “sangat valid”.
Penerapan STEM FROM HOME dengan Model PjBL untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMP Resmi Ningrum; Taufik Rahman; Riandi Riandi
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.299-307

Abstract

Learning from home is less effective, so teachers are required to be able to plan learning activities that are simpler, creative and effective. Project Based Learning (PjBL) is one of the learning models that recommended by the government. In order to combine contextual with project assignments, achieving 21st century skills is carried out through the implementation of the PjBL model with a STEM (Science, Technology, Engineering and Math) approach that is carried out at home. This study aimed to obtain information on the application of STEM from home with the PjBL model to mastery of concepts and creative thinking skills. This study used an experimental method without using a control group (Pre-Experimental) with a "One Group Pretest-Posttest Design" design by analyzing N-gain based on differences in learning outcomes before learning (pretest) and after learning (posttest). The research participants were 30, seventh grade junior high school students. Mastery of concepts and creative thinking skills as a result of implementation through STEM from home was measured by instruments in the form of a multiple choice test with 15 questions and an essay with 5 questions. The research was conducted in three times online meetings. The results showed that the application of STEM from home with the PjBL model obtained the N-gain value of students with a high category of 43% in mastery of concepts. Meanwhile, on the ability to think creatively, the N-gain value of students in the medium category was 63%. Thus the application of STEM from home with the PjBL model could improve students' mastery of concepts and creative thinking skills.
Pengembangan E-Modul berbasis Pola Argumentasi Toulmin untuk Meningkatkan Argumentasi Siswa pada Materi Asam Basa Rahmah Widiastiningsih; Asrial Asrial; Muhammad Haris Effendi-Hasibuan
PendIPA Journal of Science Education Vol 6 No 2 (2022): March - June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.410-414

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari proyek penelitian pengembangan bahan ajar berbasis argumentasi untuk membantu meningkatkan kemampuan argumentasi peserta didik dalam mata pelajaran kimia. Sementara itu, erdapat pula penelitian lain yang telah mengembangkan model pembelajaran, bahan ajar dan kumpulan soal argumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan e-modul, kelayakan e-modul berdasarkan persepsi konsep dan praktisi, serta keefektifan e-modul yang dikembangkan sebagai bahan ajar berdasarkan pola argumentasi Toulmin. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development), dengan menggunakan kerangka ADDIE. Uji coba produk dilakukan di SMA Negeri 5 Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konseptual oleh ahli materi dan ahli media mencapai kelayakan dilihat dari persentase skala interval yang meningkat dengan kategori sangat baik. Hasil kelayakan praktisi berdasarkan respon guru kategori sangat baik dan siswa dari kedua kelompok dengan hasil uji korelasi nilai Sig. (2-tailed) 0,003, maka terdpat korelasi, kemudian intaclass correlation coefficient adalah  sebesar 0,629 dalam kategori “tinggi”. Uji keefektifan dilihat dari rata-rata N-Gain score untuk kelas eksperimen adalah sebesar 43,7387 termasuk dalam kategori “kurang efektif”. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dilihat dari hasil belajar dengan nilai Sig. (2-tailes) adalah 0,000 < 0,005 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar kelas eksperimen (menggunakan e-modul berbasis pola argumentasi toulmin) dan kelas kontrol (menggunakan e-modul tanpa pola argumentasi toulmin).
Pengembangan E-modul Berbasis Flip Pdf Professional Tema Global Warming Sebagai Sumber Belajar Mandiri Siswa Kelas VII Eha Lestari; Lukman Nulhakim; Dwi Indah Suryani
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.338-345

Abstract

Pengembangan e-modul dapat digunakan sebagai sumber belajar mandiri peserta didik dalam menunjang belajar ditengah pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul berbasis flip pdf professional tema global warming dan untuk mengetahui seberapa valid media tersebut.Sebagai sumber belajar mandiri siswa kelas VII.Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D). Desain penelitian yang digunakan Borg and Gall. Jenis data yang digunakan adalah kuantitatif pengumpulan data dilakukan dengan lembar instrumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Hasil sumber belajar e-modul yang telah dikembangkan berupa aplikasi app berbentuk offline dan link berbentuk online mencangkup materi global warming. (2) Hasil media e-modul valid digunakan menurut para ahli materi, ahli media dan guru IPA dengan persentase 76%, 85%, 100%. Sehingga media yang telah dikembangkan valid digunakan sebagai sumber belajar mandiri siswa dalam proses pembelajaran.
Implementasi Model Inkuiri Terbimbing Berbasis Blended Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Laju Reaksi Resti Diah Sugita; Muchlis Muchlis
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.443-450

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing berbasis blended learning, aktivitas peserta didik saat dilaksanakannya pembelajaran, respon peserta didik terhadap pembelajaran dan peningkatan nilai hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental dengan One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI-MIPA 1 SMAN 1 Gedangan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 33 orang.  Setelah dilakukannya penelitian, didapatkan hasil yang berupa 1) Keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan pertama adalah 98,45% serta pada pertemuan kedua adalah 98,23% dengan kategori sangat baik; 2) Aktivitas peserta didik pada kegiatan pembelajaran yang dilakukan pada pertemuan satu sebesar 94,61% dan pada pertemuan kedua sebesar 95,38% dengan keduanya berada pada kategori sangat baik. 3) Respon peserta didik pada kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan memiliki persentase 96,97  dengan kategori sangat baik. 4) Terjadi peningkatan nilai hasil belajar dengan persentase N-gain sebesar 77,94% termasuk kategori tinggi dan persentase ketuntasan klasikal hasil belajar peserta didik sebesar 87,88%. Berdasarkan data hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi laju reaksi.
Studi Korelasi Pengetahuan Sains dan Sikap Terhadap Sains di SMA Santo Paulus Pontianak Suliono Suliono; Afandi Afandi; Indri Astuti
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.379-385

Abstract

Indonesian education currently focuses on improving 21st-century skills, one of which is scientific literacy. This study aims to provide information related to the profile of general science knowledge and attitudes towards science and the relationship between scientific knowledge and attitudes towards science. This research was a quantitative descriptive study using the High School General Science Knowledge Survey and Modified Attitudes toward Science Inventory instrument. The correlation of the two variables has been tested by the Pearson Product moment test using SPSS with a significance level of 5%. The results showed that the student's general science knowledge achievement was in the medium category with an average score of 44.06. Students have the lowest achievement in the aspect of designing and evaluating scientific investigations and the highest in the aspect of explaining scientific phenomena. Attitudes towards science on the indicators of perception of the teacher and the value of science to society showed positive approval in the high category, while attitudes toward the indicators of anxiety towards science, confidence in science, and the desire to do science were in the medium category. The results of the correlation test found the value of sig. (2-tailed) 0.114 > 0.05. Thus, it was concluded that there was no significant effect between attitudes towards science and knowledge of science.
Analisis Tingkat Disposisi Kreatif dan Posisi Disposisi Kreatif Siswa SMP dalam Pendidikan IPA Anggit Permanasari; Ari Widodo; Ida Kaniawati
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.308-314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat disposisi kreatif dan posisi disposisi kreatif siswa SMP dalam pendidikan IPA. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif dengan jenis survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 73 orang siswa SMP dari beberapa sekolah di muara enim, Sumatera Selatan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner tertutup untuk tanggapan atas laporan diri setiap siswa terkait beberapa pernyataan disposisi kreatif dan posisi disposisi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disposisi kreatif dan posisi disposisi kreatif siswa berada pada presentase rata-rata skor 75% dengan kategori sedang. Sedangkan rata-rata skor tertinggi dari indikator disposisi kreatif terdapat pada indikator kolaboratif 78% dan pada indikator keingintahuan 78% dari aspek posisi disposisi kreatif siswa dibandingkan dengan teman sebaya. Baik siswa laki-laki maupun perempuan memiliki rata-rata yang sama dan seimbang, akan tetapi pada siswa laki-laki lebih dominan pada aspek kegigihan dan kolaboratif sedangkan untuk siswa perempuan memiliki skor yang lebih dominan pada aspek kolaborasi saja. Disposisi kreatif dapat mempengaruhi posisi disposisi kreatif siswa, begitupun sebaliknya. Disposisi kreatif dan posisi disposisi kreatif merupakan dua aspek yang juga harus didukung dan dikembangkan dalam konteks kreativitas siswa dalam pendidikan IPA.
Pengembangan E-Modul Pelestarian Lingkungan Berbasis Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Nia Nia; Suroso Mukti Leksono; Adi Nestiadi
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.415-421

Abstract

Pengembangan e-modul pelestarian lingkungan berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siwa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan e-modul  pelestarian lingkungan berbasis PBL yang telah dibuat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research & Development), dengan model penelitian menurut Borg & Gall (1983) tetapi tahapannya dibatasi oleh peneliti dan dimodifikasi sesuai kebutuhan. Tahapan dalam penelitian ini terdiri dari tahap pertama  yaitu pencarian dan pengumpulan data, Tahap kedua yaitu tahap perencanaan, Tahap ketiga yaitu pengembangan produk awal, yang terdiri dari pembuatan desain E-Modul, validasi dan revisi produk. E-modul yang dikembangkan kemudian divalidasi dan dilakukan revisi berdasarkan saran ahli. Tingkat kevalidan e-modul yang dikembangkan berdasarkan hasil validasi ahli mempeoleh nilai persentase ahli materi sebesar 82,8% dengan kategori sangat valid. Sedangkan validasi ahli media memperoleh nilai persentase sebesar 83,3% dengan kategori sangat valid. berdasarkan hasil penilaian ahli tersebut maka E-Modul Pelestarian Lingkungan berbasis Problem Based Learning ini dinyatakan valid dan layak digunakan di lapangan setelah dilakukan revisi berdasarkan saran ahli.