cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 25484435     EISSN : 26158752     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika Reflesia telah memiliki P-ISSN: 2548-4435 (Media Cetak) dan E-ISSN : 2615-8752 (Media Online) yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu, yang memuat artikel-artikel yang berisi tentang hasil-hasil penelitian, telaah/tinjauan pustaka, kasus lapangan atau gagasan dalam bidang ilmu matematika dan Pendidikan Matematika.
Arjuna Subject : -
Articles 174 Documents
Bagaimana Pembelajaran Daring di Tengah Wabah Covid 19 melalui Grup WhatsApp? Eka Susilowati
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 5, No 3 (2020): Innovative Mathematics Learning
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v5i3.12896

Abstract

Adanya pandemik Covid 19, membuat semua kegiatan di luar dihentikan dan dialihkan ke dalam rumah. Kegiatan belajar pembelajaran pun dialihkan ke rumah untuk menghindari persebaran wabah Covid 19 yang semakin meluas. Akibatnya, banyak pendidik (guru/ dosen) yang menggunakan pembelajaran daring melalui berbagai macam aplikasi. Namun, terkadang aplikasi butuh kuota yang banyak, untuk bisa menggunakannya. Peneliti berinisiatif menggunakan media WhatsApp untuk melakukan pembelajaran daring. Pembelajaran daring menggunakan WhatsApp ini dapat juga sebagai forum diskusi antara pendidik(guru/dosen). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas pembelajaran daring melalui  grup WhatsApp serta menganalisis sebab keefektifan (efektif atau tidaknya) proses pembelajaran daring melalui Grup WhatsApp dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik(mahasiswa) di Prodi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara kepada mahasiswa yang menjadi peserta didik, model pembelajaran seperti apa yang mereka inginkan jika melalui grup WhatsApp dan menggunakan kuosioner tertutup. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala pengukuran menggunakan skala likert, analisa tabulasi sederhana, menghitung skor rata-rata. Hasil penelitian ini adalah proses pembelajaran daring melalui Grup WhatsApp efektif dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik(mahasiswa). Ada beberapa hal yang menyebabkan model pembelajaran ini efektif, yaitu mahasiswa sangat familiar dalam menggunakan grup WhatsApp, serta model pembelajaran yang diterapkan pada pembelajaran online melalui media grup WhatsApp ini mendorong setiap mahasiswa untuk ikut berpartisipasi aktif/ berdiskusi. Selain itu, mahasiswa dapat dengan mudah memperoleh informasi, berupa file materi pembelajaran, foto penyelesaian soal-soal, penjelasan dosen melalui chat atau voice note sehingga mahasiswa tidak perlu mencatat. Diskusipun berjalan lancar, karena dosen da mahasiswa saling memberikan umpan balik pertanyaan dan jawaban sehingga mahasiswa semakin mengerti materi yang diberikan. Namun, ada point yang perlu diperbaiki mengenai kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah atau soal yang diberikan dosen melalui grup WhataApp ini.
Kajian Etnomatematika terhadap Tradisi Weh-wehan di Kecamatan Kaliwungu Kendal Aini Fitriyah
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v6i1.14691

Abstract

Penelitian ini mengkaji etnomatematika pada tradisi weh-wehan yang ada di Kecamatan Kaliwungu Kendal. Weh-wehan merupakan salah satu tradisi keagamaan di Kaliwungu Kendal yang dilakukan dengan cara saling menukar makanan antar tetangga dalam memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW. Data diperoleh dari sumber dokumentasi dan wawancara beberapa tokoh masyarakat. Selanjutnya penelitian disajikan secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Merujuk aktivitas fundamental matematis menurut Bishop, diperoleh  bahwa tradisi weh-wehan memuat lima dari enam aktivitas fundamental matematis yang ada, yaitu counting, locating, designing, playing dan explaining.
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa melalui Model Reciprocal Teaching dan Problem Based Learning (PBL) di SMA Vevi Sumantri; Ristontowi Ristontowi
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 5, No 3 (2020): Innovative Mathematics Learning
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v5i3.11503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Reciprocal Teaching, PBL, dan konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitin eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA SMA N 4 Bengkulu Utara, sampel penelitian yaitu siswa kelas X MIPA 1 yang diberikan perlakuan dengan model pembelajaran Reciprocal Teaching, siswa kelas X MIPA 2 dengan model pembelajaran problem based learning  dan siswa kelas X MIPA 3  dengan model pembelajaran konvensional. Tes kemampuan berpikir kreatif matematis siswa diperoleh bahwa ada perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran Reciprocal Teachimg, Problem Based learning dan model konvensional. Model Reciprocal teaching dan model pembelajaran Problem Based Learning memberikan rata – rata hasil kemampuan berpikir kreatif lebih baik dari model pembelajaran konvensional.Kemampuan Berpikir Kreatif, Reciprocal Teaching, Problem Based Learning
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Komunikasi Matematis Dengan Strategi Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions Lois Oinike Tambunan
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v6i1.12156

Abstract

Penelitian ini berfokus pada proses untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis mahasiswa melalui pembelajaran matematika dengan strategi kooperatif tipe STAD. Untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis siswa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe STAD, penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol pretes-postes. Pembelajaran dengan kooperatif tipe STAD diberlakukan pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional diberlakukan pada kelas kontrol. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan matematika Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Kelas eksperimen dan kelas kontrol dipilih secara acak, dengan menggunakan instrumen yaitu tes berupa soal-soal pemecahan masalah dan komunikasi matematis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan komunikasi matematis mahasiswa yang mendapat pembelajaran kooperatif Tipe STAD lebih tinggi secara daripada mahasiswa yang mendapat pembelajaran konvensional.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Calon Guru Matematika Melalui Aplikasi E-Learning Zoom pada Mata Kuliah Microteaching di Universitas Bengkulu Dita Yustika Septiyani Saleh Haji; Wahyu Widada
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 5, No 3 (2020): Innovative Mathematics Learning
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v5i3.13063

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui metode pembelajaran Inkuiri dengan menggunakan aplikasi zoom pada mata kuliah micro-teaching di Universitas Bengkulu. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subyek penelitian adalah 10 orang mahasiswa semester VI Program Studi S-1 pendidikan matematika FKIP UNIB tahun akademik 2019/2020. Data dikumpulkan dengan metode observasi, dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa meningkat setelah diberikan pembelajaran Inkuiri dengan aplikasi zoom. Pada pra siklus, nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis mahasiswa adalah 59,5 dengan kelulusan klasikal sebesar 40%. Pada siklus I mengalami peningkatan nilai rata-rata menjadi 70,4 dengan kelulusan klasikal sebesar 70%. Meningkat lagi pada siklus II, yaitu nilai rata-rata menjadi 83,2 dengan kelulusan klasikal sebesar 100%.
Evaluasi Formatif Berbantuan Komputer Untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Butir Soal Mahasiswa FKIP Universitas Bengkulu Zamzaili Zamzaili; Baki Swita
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v6i1.14428

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besar sumbangan efektif evaluasi formatif berbantuan komputer terhadap kemampuan analisis butir soal mahasiswa dan membandingkan rata-rata kemampuan analisis butir soal mahasiswa yang diajar dengan evaluasi formatif berbantuan komputer dengan rata-rata kelas diajar tanpa bantuan komputer. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 32 mahasiswa untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian adalah tes kemampuan analisis butir soal dengan indikator indek kesukaran, daya beda, validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan anava dua jalur. Hasil penelitian: (1) terdapat sumbangan yang efektif evaluasi formatif berbantuan komputer terhadap kemampuan analisis butir sebesar 52,47%; (2) terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan statistik terhadap kemampuan analisis butir soal; dan (3) rata rata kemampuan analisis butir mahasiswa yang mengikuti evaluasi formatif berbantuan komputer (65,63) lebih tinggi dari rata-rata yang diajar tanpa bantuan komputer (59,13).
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Dalam Model Problem Based Learning Di SMP Elin Novita Sari; Ristontowi Ristontowi
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 5, No 3 (2020): Innovative Mathematics Learning
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v5i3.11504

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kesignifikan antara pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 27 Seluma yang berjumlah 30 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional, dalam penelitian ini istrumen yang digunakan berupa angket motivasi belajar dan lembar tes kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, analisis korelasi, analisis regresi sederhana dan persentase determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif motivasi belajar terhadap kemampuan berpikir kretif matematis siswa dalam model pembelajaran problem based learning di Kelas VII SMP Negeri 27 Seluma.
Building Student Abilities: Making Reports And Demonstrations Through Project-Based Learning Hanifah Hanifah
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v6i1.14333

Abstract

The Project-Based Learning (PjBL) Model was used to carry out Primary Level Mathematics Capita Selecta Learning. PjBL was used in seven steps: 1) Discussing the syllabus, materials, groups, math problem, math props, and report form; 2) Collecting data, write reports, and create math props; 3) Presentation; 4) Revising the report in light of the discussion's findings; 5) Reports are being uploaded in revised form; 6) Each group assesses the report of the other group; 7) Implementing Posttest. The purpose of this study was to determine students' creativity and teaching ability in PjBL in the Subject Primary Level Capita Selecta Learning in 2019/2020. The subjects were class B of the fourth semester of Mathematics Education FKIP UNIB2019/2020, with a total of 28 students. This research was conducted ex-post facto, which means that it examined events that had already occurred and then traced back to determine the factors that caused these events. The instrument used to collect information about student creativity was developed as a result of group evaluations of previous group reports. Post-test results are used to calculate the value of learning ability. The results were obtained after the data was processed: The average report score for each group was 83.88, the post-test average score was 85.85, and both were categorized as very good.
Pengembangan E-modul Berbasis Etnomatematika Motif Batik Adi Purwo untuk Siswa SMP Medita Wahyu Sintiya; Erni Puji Astuti; Riawan Yudi Purwoko
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v6i1.12556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul matematika yang mengintegrasi motif Batik Adi Purwo untuk siswa SMP dan mengetahui kelayakannya. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Uji coba penelitian ini dilaksanakan pada siswa SMP kelas IX. Instrumen yang digunakan meliputi lembar panduan wawancara, lembar validasi, lembar angket respon, dan soal tes. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis valid, praktis, dan efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul matematika yang mengintegrasi motif Batik Adi Purwo berdasarkan penilaian ahli mendapatkan skor rata-rata total penilaian sebesar 3,8 memenuhi kriteria valid. Berdasarkan respon siswa dan guru diperoleh skor rata-rata 3,5 dengan persentase sebesar 87% dalam kategori sangat positif, sehingga e-modul dikatakan praktis. Sedangkan berdasarkan ketuntasan hasil belajar siswa, diperoleh persentase ketuntasan sebesar 83% sehingga e-modul dikatakan efektif. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa e-modul matematika yang mengintegrasi motif Batik Adi Purwo untuk siswa SMP layak digunakan dalam proses pembelajaran matematika.
Analisis Kesalahan Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Pemahaman Konsep Berdasarkan Tahapan Kastolan Iqbal Dzikril Hakim; Ramlah Ramlah; Alpha Galih Adirakasiwi
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v6i1.14517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan dan faktor penyebab kesalahan siswa (tahapan kastolan) dalam menyelesaikan soal pemahaman konsep yang dialami oleh siswa SMP kelas 8. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian fenomenologi. Subjek penelitian ini terdiri dari 3 siswa dengan ketegori tinggi, sedang dan rendah. Pengumpulan data menggunakan teknik tes, wawancara, dokumentasi dan dianalisis dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan tapahan kastolan yang dilakukan siswa. Pada kesalahan konseptual mayoritas siswa mengalami kesalahan dalam memahami konsep dari maksud soal. Pada kesalahan prosedural mayoritas siswa menjawab soal dengan tidak sesuai langkah-langkahnya dalam menyelesaikan soal. Pada kesalahan teknik operasional seringkali siswa mengalami kesalahan dalam menghitung nilai dari suatu penyelesaian soal. Faktor penyebab kesalahan tersebut yaitu siswa tidak memahami maksud dari soal, siswa tidak sesuai langkah-langkahnya dalam menyelesaikan soal, siswa kurang teliti dalam menjawab soal dan siswa tidak mengecek kembali hasil pekerjaannya dikarenakan siswa terburu-buru dengan waktu yang diberikan.