cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 25484435     EISSN : 26158752     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika Reflesia telah memiliki P-ISSN: 2548-4435 (Media Cetak) dan E-ISSN : 2615-8752 (Media Online) yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu, yang memuat artikel-artikel yang berisi tentang hasil-hasil penelitian, telaah/tinjauan pustaka, kasus lapangan atau gagasan dalam bidang ilmu matematika dan Pendidikan Matematika.
Arjuna Subject : -
Articles 174 Documents
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau dari Gaya Kognitif Impulsif dalam Menyelesaikan Masalah pada Materi SPLTV Novferma Novferma; Mujahidawati Mujahidawati; Erin Setiana
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v6i3.18419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif impulsif dalam menyelesaikan masalah  pada materi SPLTV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Kabupaten Tebo, Jambi. Subjek dari Penelitian ini terdiri atas empat siswi kelas 10 yang mempunyai gaya kognitif impulsif dari hasil tes gaya kognitif. Data diolah menjadi tiga tahap yaitu reduksi data, sajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menujukan bahwa dari indikator kemampuan komunikasi matematis dari empat subjek, dua subjek mampu mencapai lima indikator dan dua subjek hanya mampu mencapai satu idikator kemampuan matematis pada siswa bergaya kognitif impulsif.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Realistic Mathematics Education (RME) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Kelas X SMA Rendi Hidayat; Edwin Musdi; Yerizon Yerizon
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v6i3.15469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Realilstic Mathematics Education (RME) untuk meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Kelas X SMA yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Media pembelajaran ini di awali dengan permasalahan sehari-hari untuk membangun pengetahuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu menggabungkan desain model Plomp dengan Gravemeier dan Cobb. Media pembelajaran pada penelitian ini dikembangkan melalui beberapa tahap, yaitu tahap investigasi awal (mempersiapkan percobaan), tahap pengembangan atau pembuatan prototipe (percobaan desain), dan tahap penilaian (analisis retrospektif). Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas X SMAN 12 Padang, Sumatera Barat. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, wawancara, angket peserta didik dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran matematika sudah memenuhi kriteria valid dan praktis.
Inspirasi Siswa dalam Belajar Matematika; Studi Kasus Pengalaman Mahasiswa Calon Guru Matematika Rustam Effendy Simamora
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v6i3.17866

Abstract

Rendahnya prestasi dan motivasi merupakan masalah yang sering dihadapi di bidang pendidikan Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana mahasiswa calon guru Matematika dalam mendapatkan titik pangkal atau titik balik sehingga terinspirasi untuk belajar Matematika. Temuan penelitian ini diharapkan dapat membantu penyelesaian masalah rendahya prestasi dan motivasi tersebut. Jenis penelitian ini merupakan studi kasus kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan Matematika dengan kriteria tertentu. Hasil penelitian berdasarkan wawancara dan formulir menunjukkan bahwa inspirasi muncul ketika: siswa berkesempatan belajar dengan guru yang cakap dalam menjelaskan, penyabar, bersahabat dengan siswa, humoris, senang memberikan pujian dan hadiah ketika mendapat prestasi; timbul kesadaran dalam diri siswa bahwa siswa tersebut cakap dalam Matematika; muncul persepsi dalam diri siswa bahwa Matematika itu menantang; siswa menemukan sosok motivator dan panutan untuk belajar Matematika. Sumber-sumber inspirasi tersebut terkait erat dengan sumber-sumber efikasi diri. Kepada para pendidik diharapkan untuk mengintegrasikan sumber-sumber inspirasi tersebut dalam pembelajaran Matematika.
Eksplorasi Etnomatematika pada Balai Adat Melayu Khairunnisa Khairunnisa; Siti Salamah Br Ginting
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v7i1.20703

Abstract

Penelitian ini bertujuan memvariasikan pembelajaran dengan menghubungkan matematika dan budaya yang disebut sebagai etnomatematika. Penelitian berfokus pada salah satu benda dari prosesi adat istiadat yaitu Balai pada pernikahan Melayu di Sumatera Utara.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara etnografi yang menganalisa dan menggambarkan sebuah budaya setempat berdasarkan fakta yang didapatkan di lapangan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pada Balai adat Melayu terdapat berbagai terapan dari konsep ilmu matematika seperti; (1) mengukur kayu untuk membentuk balai, (2) merancang bangun yang sesuai dilakukan dengan menyusun setiap tingkatan balai, (3) konsep himpunan yang terbukti bahwa terdapat beberapa variasi isian balai sesuai dengan selera pihak yang berhajatan, dan (4) kajian konsep geometri terdapat pada bagian balai dan ornamen pendukung balai yang erat hubungannya dengan bentuk-bentuk geometri.
Pengembangan Instrumen Tes Matematika TIPE TIMSS Untuk Siswa SMP Konteks Bengkulu Edi Susanto Susanto; Rusdi Rusdi
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v7i1.19944

Abstract

This study aims to develop a TIMSS type of mathematical instrument and improve students' ability to develop evaluation tool. The research conducted is research and development. The development stages consist of: (1) compiling test specifications, (2) writing test questions, (3) reviewing test questions, (4) conducting test trials, (5) analyzing items, (6) improving the test. The research subjects were 32 students of the Mathematics Education Study Program, FKIP Bengkulu University. The test subjects in this study were 24 students of class VIII SMP in Bengkulu City. The results of the research are: (1) TIMSS type SMP mathematics questions in Bengkulu context as many as 15 multiple choice questions and 5 descriptions (2) TIMSS type mathematics questions meet the valid and reliable criteria. (4) there is an increase in students' ability about the instrument from the pretest and posttest with an average increase of 45.25%.
Peran Channel Youtube Sebagai Media Alternatif untuk Membantu Proses Pembelajaran Matematika dan Media Informasi pada Tingkat Perguruan Tinggi Yuan Anisa
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v7i1.20966

Abstract

Mahasiswa merupakan generasi milineal yang melek internet sehingga sangat sering menggunakan sosial media melalui smartphone. Fakta penggunaan internet dan smartphone ini menunjukkan bahwa perkembangan internet dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Salah satu media sosial yang digunakan sebagai alternatif pembelajaran adalah saluran youtube. Berdasarkan ulasan tersebut peneliti melakukan penelitian untuk menganalisis seberapa besar peran serta efektifnya belajar menggunakan saluran youtube sebagai media sosial alternatif dalam proses pembelajaran khususnya pembelajaran matematika sehingga dapat diperoleh manfaatnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan google form sebagai media pengisian kuesioner. Pengukuran data menggunakan skala likert dengan 3 kategori sebagai alternatif jawaban yaitu setuju, netral dan tidak setuju sehingga dapat diperoleh manfaat dari penggunaan channel youtube sebagai mesia sosial alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 89,74% mahasiswa setuju bahwa dosen perlu terlibat dalam penggunaan youtube sebagai media sosial alternatif dalam pembelajaran di perkuliahan, 83,33% setuju youtube sebagai tempat diskusi, 79,92% setuju bahwa akses penggunaan youtube sangat mudah dan dapat dijadikan sebagai media informasi seputar perkuliahan, 64,1 % setuju youtube dapat membantu dalam mengerjakan tugas, 51,28% setuju youtube sebagai media tambahan pembelajaran dan akses dalam menambah jaringan pertemanan.
Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa: Studi pada Siswa SMPN Satu Atap Imaludin Agus; Amiluddin Nur Purnama
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v7i1.20143

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematika merupakan kemampuan yang harus dimiliki siswa dalam menyongsong perkembangan IPTEK. Namun, faktanya kemampuan siswa Indonesia masih berada pada level menengah kebawah. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis matematika siswa pada sekolah SMPN Satu Atap di Kecamatan Kabawo. Jenis penelitian ini adalah penilitian kualitatif. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN Satu Atap 1 Kabawo tahun pelajaran 2020/2021. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis dan wawancara. Data yang telah dihimpun dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa kemampuan berpikir kritis matematika siswa SMPN Satu Atap 1 Kabawo masih tergolong rendah yaitu 0 % dengan katogori tinggi, 5.6% (2 siswa) dengan kategori sedang, dan 94.4% (34 siswa) dengan kategori rendah. Selain itu, jika ditinjau dari setiap aspek kemampuan berpikir kritis matematika, diperoleh hasil bahwa 30,2% mampu menyelesaikan soal pada aspek interpretasi, 20,1% mampu menyelesaikan soal pada aspek mengalisis, 20,1% menyelesaikan soal pada aspek mengevaluasi, dan 1,7% menyelesaikan soal pada aspek menyimpulkan.
Pemetaan Ketercapaian Materi Matematika Tingkat SMP Se-Provinsi Bengkulu Per-Indikator dan Wilayah Berdasarkan Nilai UN Tahun 2015-2019 Abdul Rahman Singkam; Hari Sumardi; Ridwanul Fata
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v7i1.20901

Abstract

Meskipun telah melakukan pergantian kurikulum hingga 10 kali, data PISA tahun 2018 menunjukkan bahwa kualitas sumber daya Indonesia masih berada pada peringkat 75 dari 81 negara yang disurvei. Kemampuan matematika Indonesia berada pada peringkat 74 dengan skor 371. Salah satu dugaan penyebab masih rendahnya kualitas pembelajaran di Indonesia adalah karena kurangnya evaluasi terhadap proses dan hasil pembelajaran yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat capaian materi matematika tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Provinsi Bengkulu berdasarkan nilai Ujian Nasional (UN) tahun 2015-2019. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memetakan tingkat kesulitan per indikator dan capaian masing-masing wilayah untuk mata pelajaran matematika SMP. Data yang digunakan adalah hasil UN matematika dalam rentang 2015-2019 yang tersedia di hasilun.puspendik.kemendikbud.go.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Rata-rata nilai UN Matematika tingkat SMP se-Provinsi Bengkulu dalam periode 2015-2019, selalu berada di bawah nilai ratarata nasional. Selisih capaian antara Provinsi Bengkulu dan nasional mencapai angka 21%; 2). Pemetaan per-indikator menunjukkan bahwa secara umum nilai untuk indikator terkait topik Bangun Geometri memiliki nilai yang rendah. Sebaliknya, indikator terkait topik statistika dan peluang memiliki nilai yang tinggi; 3. Hasil pemetaan per wilayah menunjukkan bahwa Kaur dan Lebong memiliki nilai rata-rata UN Matematika SMP terendah. Sebaliknya Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu memiliki nilai rata-rata tertinggi. Hal yang disarankan untuk meningkatkan nilai UN Matematika SMP di Provinsi Bengkulu adalah 1). Pembuatan media/bahan ajar yang lebih variatif untuk topik terkait bangun geometri; dan 2). Memberikan perlakuan khusus untuk pembelajaran matematika di wilayah Kaur dan Lebong.
Efektivitas Penggunaan Pen Tablet Berbasis Zoom terhadap Minat Belajar Matematika Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19 Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan Widyawanti Rajiman; Samsinar Samsinar
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v7i1.19918

Abstract

Sesuai dengan instruksi pemerintah bahwa masa pandemi covid-19 mengharuskan semua lembaga pendidikan membatasi pembelajaran tatap muka secara langsung, maka proses perkuliahan dilakukan secara online dengan memanfaatkan aplikasi zoom. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran berupa respon Mahasiswa tentang seberapa efektif penggunaan pen tablet berbasis zoom terhadap minat belajar matematika ekonomi mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan di Universitas Muhammadiyah Palopo selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan pen tablet berbasis zoom dalam pembelajaran matematika ekonomi dapat menarik minat belajar Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan di Universitas Muhammadiyah Palopo.
Kemampuan Mahasiswa dalam Membuktikan Teorema pada Pelabelan Graceful Graph A- Bintang Hari Sumardi; Agus Susanta; Teddy Alfra Siagian
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v7i1.19777

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan mahasiswa dalam membuktikan teorema pada pelabelan graceful pada graph A-Bintang. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan analisis kualitatif. Dari hasil dan pembahasan dapar disimpulkan bahwa pada indikator melabelkan verteks dan sisi sebanyak 3 orang (23,08%) dengan kriteria A, 2 orang (15,38%) dengan kriteria D, dan 8 orang (61,54%) dengan kriteria E. Pada indikator menggenaralisasi verteks ke dalam fungsi f sebanyak 2 orang (15,38%) dengan kriteria A, 4 orang (30,77%) dengan kriteria B, 1 orang (7,69%) dengan kriteria C, 5 orang (38,46%) dengan kriteria D, dan 1 orang (7,69%) dengan kriteria E. Pada indikator menggenaralisasi sisi ke dalam fungsi f' sebanyak 2 orang (15,38%) dengan kriteria A, 4 orang (30,77%) dengan kriteria B, 1 orang (7,69%) dengan kriteria C, 5 orang (38,46%) dengan kriteria D, dan 1 orang (7,69%) dengan kriteria E. Pada indikator mereduksi fungsi menjadi lebih sederhana sebanyak 6 orang (46,15%), 1 orang (7,68%) dengan kategori C, 5 orang (38,66%) dengan kategori D, 1 orang (7,69%) dengan kategori E. Pada indikator menuliskan argument pada pembuktian sebanyak 2 orang (15,38%) dengan kriteria A, 7 orang (53,85%) dengan kriteria B, 1 orang (7,69%) dengan kategori D, dan 3 orang (23,08%) dengan kategori E.