cover
Contact Name
Supriyono
Contact Email
supriunihaz@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
georaflesia@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Georafflesia : Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi
ISSN : 2541125X     EISSN : 26154781     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Journal Of Georafflesia: Scientific Article Education This Geography focuses on the problems that exist in the realm of education, physical geography, and social geography. The educational domain is all articles that illustrate the problem of education in all science clusters and Applied Models of Educational Sciences. Physical Geography is an entire article with geo-studies Geography, Geology, Geomorphology, Hydrology, Regional / Space Arrangement Planning, GIS and Remote Sensing. Social Geography publishes articles relating to social issues, Human Geography, Demography, Anthropology, Social Sciences.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2020)" : 9 Documents clear
wisata Pengembangan Desa Wisata di Kelurahan Kemumu Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara Mirna Yunita; Warsa Sugandi; Edwar Edwar; Yuneva Syukur; Fevi Wira Citra; Nurmintan Silaban
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v5i2.1099

Abstract

Against the background, the potential for tourism has not been managed into a single tourism package that can contribute to Local Original Revenue if it is managed properly. The purpose of this study is to formulate alternative strategies for developing tourism villages in Kemumu Village, Arma Jaya District, North Bengkulu by making physical, cultural and artificial potential into an attractive tour package. This type of research is a qualitative descriptive type conducted at the Office of Tourism and Culture of North Bengkulu Regency, Muara Bangkahulu District, Society and tourists. Determination of the informant is done purposively. Data collection is done through observation, interviews, and documentation. Data management is done through SWOT analysis. The results of the study can be formulated by six development strategies that the government must undertake: 1) improving access roads for connecting with other regions; 2) building supporting facilities around attractions (such as toilets, places of worship, restaurants, temporary dwellings, villas, parking lots and culture areas); 3) provide a place for cultural arts performances; 4) cooperating with farmers regarding permits to use terraced rice terraces or terraces for tourism activities (such as: tourists may participate in farming activities); 5) cooperating with private parties; 6) provide training to the community.
Tingkat Pengetahuan Lingkungan Hidup dengan Sikap Peduli Lingkungan Hidup Pada Siswa SMP Negeri Se Kluet Raya Kabupaten Aceh Selatan Hifjir Hifjir; Agustizar Agustizar
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v5i2.1498

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat hubungan dan kontribusi antara tingkat pengetahuan lingkungan hidup dengan sikap peduli lingkungan siswa di SMP Negeri Se Kluet Raya. Penelitian ini dilakukan terhadap seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 20 kelas, dengan jumlah populasi 360 orang dan sampel 130 orang siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan teknik korelasi. Teknik pengampilan sampel dilakukan dengan cara Random Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pengetahuan lingkungan, angket sikap peduli lingkungan, lembar observasi dan wawancara. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi yang terbentuk dari tingkat pengetahuan lingkungan hidup siswa dengan sikap peduli lingkungan siswa adalah sebesar 0,327 (rendah) dengan kontribusi sebesar 10,7 % dan analisis regresi menunjukkan persamaan regresi ? = 81,557 + 0,157 X. Dari hasil perhitungan diperoleh thitung 3,915 > ttabel 1,9978. Hal ini mengindikasikan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, dengan kata lain ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan lingkungan hidup dengan sikap peduli lingkungan siswa di SMP Negeri Se Kluet Raya.
Pemanfaatan Biopori Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Nagari Pangkalan, Kecamatan X Koto Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota Lailatur Rahmi; Azhari Syarief
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v5i2.1139

Abstract

This activity aims to make a disaster prone Nagari district base of the subdistrict of the regency of fifty cities, became the Nagari alert disaster, so the community Nagari the base is tough and standby if there is suddenly a flood disaster, so the impact is not too big. The lack of knowledge and public awareness of flood disaster and environmental concern, as a result of prioritizing economic interests, so that many communities do land clearing and reduced green open land in the base area. In fact, with the clearing of land that is not balanced with environmental conditions, then there is rain with great intensity, then the area becomes a region that is prone to flood disaster. It is proven two years in a row (2016 and 2017) flooding occurs that exceeds 1 meter so it has a big impact on all the facilities and infrastructure including agriculture and plantation owned by Nagari Pangkalan community. Some approach methods offered to support the realization of this dedication program are training and demonstration with the descriptions, among others: (1) Case studies, (2) practice/demonstration primarily in the study of Biopori, (3) Brains Storming/Community Ideas Gathering, (4) questions and answers between community and instructors or related governments, (5) lectures that contain core material and advanced activities plan that is a solution to the problems faced by the community. This activity is expected to be in accordance with the plan of activity and can be measured in order: (1) assisting the community in improving their knowledge and skills in utilizing biopolar as one of the efforts to overcome flooding, (2) assisting local governments in an effort to improve community knowledge and skills through the transfer of knowledge and skills so as to anticipate flood disaster and to remind the welfare of
Zona Potensial Tangkapan Ikan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh Untuk Model Pemetaan Zona Potensial Penangkapan Ikan di Perairan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu Ari Yusup; Roshatoe Roshatoe; Bintang Mahesa; Lili Somatri
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v5i2.1535

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi kekayaan laut yang besar, akan tetapi besarnya kekayaan laut Indonesia ini belum sepenuhnya dapat dimaksimalkan pemanfaatannya. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti infrastruktur yang belum memadai hingga kurangnnya pemanfaatan teknologi dalam memanfaatkan hasil laut. Dasar pernyataan ini yang mendorong dilakukannya penelitian ini diharapkan bahwa melalui Pemetaan Zona Potensial Tangkapan ikan ini dapat meningkatkan kegiatan pemanfaatan sumber daya kelautan. Penelitian ini sepenuhnya menggunakan citra satellite dari Citra Landsat 8 Oli yang kemudian diekstrak dan dianalisis menggunakan aplikasi pemetaan seperti Arcgis dan Envi. Dalam metode penelitiannya menggunakan metode analisis Spasial dengan memanfaatkan parameter-parameter yang sebelumnya telah dirumuskan . Hasil penelitian dapat terpetakan bahwa perairan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu memiliki Zona Potensial Tangkapan ikan yang luas bahkan hamper semua wilayah perairannnya merupakan zona potensial. Zona potensial paling tinggi mencakup wilayah perairan mulai dari tepi pantai sampai 2,5 kilometer kearah laut sampai 12 kilometer keaah pantai.
Pemetaan Kerawanan Banjir Bandang di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process Damar Panoto; Listyo Yudha Irawan; Syarah Dahlia; Gilang Aulia Herlambang; Annisa Nur Rasyidah
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v5i2.1630

Abstract

Banjir Bandang merupakan salah satu ancaman bencana di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Tercatat kejadian bencana banjir bandang terjadi di tahun 2002, 2012 dan 2020. Tahun 2002 kejadian banjir bandang mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia dan mengakibatkan 67 rumah rusak. Sebagai upaya mitigasi bencana, penelitian ini melakukan pemetaan tingkat kerawanan banjir bandang di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Pemetaan tingkat kerawanan banjir bandang dalam penelitian ini menggunakan metode AHP (Analytic Hierarvhy Process). Terdapat empat tahapan dalam proses penelitian ini, yaitu: 1) analisis parameter kriteria, 2) analisis AHP, 3) reclassify data raster, dan 4) kalkulasi data raster. Hasil penilai tingkat kerawanan banjir bandang di bagi menjadi lima kelas, yaitu: sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, sangat tinggi. Secara umum Kacamatan Dau memiliki tingkat baya banjir bandang dengan kelas rendah hingga sedang. Umumnya Kacamatan Dau memiliki tingkat kerawanan banjir bandang dengan kelas rendah hingga sedang. Tingkat kerawanan banjir bandang sangat tinggi terdapat pada Desa Kucur. Sementara itu, tingkat kerawanan sangat rendah ada pada Desa Mulyoagung dan Landungsari. Distribusi tangkat kerawanan tinggi berada pada jarak 10—25 dari saluran drainase atau sungai. Sementara kelas sangat tinggi berada pada jarak 0—10 dari saluran drainase atau sungai.
Pengetahuan dan Sikap Kesiapsiagaan Siswa SMP Dalam Menghadapi Bencana Gunungapi Gamalama Kota Ternate Syahril Lukman; Alwi La Masinu
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v5i2.1526

Abstract

Abstrak Bencan alam di Indonesia setiap tahun terus megalami peningkatan, baik itu bencana geologi maupun bencana hidrometeorologi. Salah satu bencana yang sering terjadi di Kota Ternate adalah bencana alam letusan Gunungapi Gamalama. Letusan Gunungapi Gamalama memiliki bahaya secara langsung maupun tidak langsung, sehingga sangat membahayakan masyarakat khususnya siswa di SMP. Oleh karena itu perlu diketahui pengetahuan bencana dan sikap kesiapsiagaan siswa, serta pengaruh pengetahuan bencana terhadap sikap kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana alam Gunungapi Gamalama. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 151 siswa, yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif persentase dan analisis regresi sederhana. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan bencana siswa secara keseluruhan kategori “baik”. Demikian juga Sikap kesiapsiagaan siswa secara keseluruhan kategori “baik”. Kemudian hasil analisis regresi linier sederhana menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara pengetahuan bencana dengan sikap kesiapsiagaan siswa. Pengetahuan tentang bencana perlu ditingkatkan bagi sekolah yang berada di kawasan rawan bencana Gunungapi Gamalama melalui pembelajaran di sekolah, agar siswa memiliki kesiapsiagaan saat menghadapi bencana. Kata Kunci: Pengetahuan Bencana, sikap Kesiapsiagaan Siswa
Upaya SD Pelita Kasih Bengkulu dalam Mengatasi Dampak Pandemi Covid-19 Dihamri Dihamri; Haimah Haimah
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v5i2.1667

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya SD Pelita Kasih Bengkulu dalam mengatasi dampak pandemi covid-19. Metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi terbatas dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian kualitatif dilakukan melalui tahapan mengkategorisasikan data, mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, mencari pola dan informasi yang diperoleh dan membuang informasi yang tidak perlu. Melalui penyajian data, maka data terorganisasikan, tersusun dalam pola hubungan sehingga mudah dipahami. Proses penarikan kesimpulan dan verifikasi dilakukan untuk menemukan bukti-bukti yang kuat sampai diperoleh simpulan yang kredibel. Hasil penelitian adalah kepala sekolah, guru, murid dan wali murid telah melakukan upaya melaksanakan pembelajaran secara daring sesuai dengan peraturan yang berlaku. Kepala sekolah, guru, murid dan wali murid juga sudah berupaya kreatif agar pembelajaran daring berjalan dengan baik. Simpulan kepala sekolah, guru, murid dan wali murid dengan segala daya upaya melaksanakan pembelajaran daring, sehingga kegiatan belajar di SD Pelita Kasih selama masa pandemi tetap berjalan baik. Pembelajaran daring menggunakan whatshapp, video call, video, classrom, webex dan zoom.
Sebuah Analisis Konservasi Ekosistem Hutan Mangrove Daerah Pesisir Kampung Nipah Kecamatan Perbaungan Meilinda Suriani Harefa; Bobby Josep Triady Pangaribuan; Amri S; Andre K.
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v5i2.1529

Abstract

The geographical condition of the State of Indonesia has great potential in the coastal area which refers to the mangrobve ecosystem area. The occurrence of land use change has an impact on mangrove damage in various areas and results in reduced mangrove land. The purpose of this study was to determine the condition of the mangrove ecosystem in Nipah Village, Sei Nagalawan Village, to see the potential of the mangrove forest ecosystem that can help the environment and the community and to analyze conservation techniques in the mangrove ecosystem in Sei Nagalawan Village, Perbaungan District. The research was conducted using observation and interview techniques to obtain primary data and conduct literacy for secondary data, then conduct qualitative descriptive analysis by providing an overview of the research results. The results showed (1) the condition of the mangroves was in good condition with a variety of mangrove types, namely there were 8 types of mangroves in the mangrove forest ecosystem of Nipah Village, Sei Nagalawan Village, Perbaungan District with good living conditions but there were different living environments, namely in the sand environment and the mud environment. experience different growth processes. (2) the potential of the mangrove ecosystem is divided into several functions, namely an ecological function as an abrasion barrier and a biological function as a spawning location, an economic function that is to increase the community's economy through the management of the potential of the mangrove forest ecosystem into food, medicinal ingredients with various types of mangroves that can be used. (3) The Mangrove Forest Conservation is carried out by the community and the local government and also involves various NGOs and student communities among students and lecturers. Where conservation is carried out by means of rehabilitation, responsibility, and responsiveness..
Kajian Mitigasi Terhadap Penyebab Bencana Banjir di Desa Sidodadi Kota Langsa Ramdan Afrian
Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/georaf.v5i2.1660

Abstract

Mitigation is a series of activities carried out to minimize and reduce the impact of risks caused by a disaster. Disaster is an event that occurs in nature, non-nature and humans that can cause loss and also loss of life. Flood disaster is a collection of stagnant water with a large volume on a low morphological plain that can cause damage and casualties. The purpose of this research is to find out the causes of flooding in Sidodadi village and to find out the proper mitigation ways against flooding in Sidodadi village, Langsa City. By using descriptive qualitative methods. In the method of information many times obtained from BPBD by interviewing and the involvement of the community to facilitate information related to flooding in the village of Sidodadi, Langsa City. In the implementation of mitigation it is necessary to have coordination, participation, and cooperation between agencies related to the government of Langsa City and the community, so that the implementation of mitigation against flood disasters can be resolved and run smoothly.

Page 1 of 1 | Total Record : 9